cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6285280983983
Journal Mail Official
journals@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No.1, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Proceeding of Community Service and Engagement
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 29862892     DOI : https://doi.org/10.25124/cosecant
Core Subject :
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Perancangan dan Implementasi Mesin Pencacah Rumput untuk Mendukung Produktivitas Domba di Pusat Sosial Bina Laras Sumedang Agus Kusnayat; Aji Pamoso; Mira Rahayu
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10330

Abstract

Pengembangan teknologi tepat guna dalam sektor peternakan menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Penelitian ini berfokus pada pengembangan mesin pencacah rumput berbasis smart development dalam kerangka Industrial Engineering 5.0 sebagai sarana penyediaan pakan pada program pelatihan beternak domba di Satuan Pelayanan Bina Laras Subang. Mesin pencacah rumput dirancang dengan pendekatan yang mengutamakan kebutuhan pengguna, efisiensi energi, serta keandalan operasional dalam mendukung produktivitas peternakan domba. Metode pengembangan dilakukan melalui pendekatan Community-Based Research (CBR), Participatory Rural Appraisal (PRA), serta mengadopsi prinsip Kolaborasi Pentahelix, yaitu sinergi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media untuk menjamin keberlanjutan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin beroperasi stabil, lebih cepat dibanding metode manual, menghasilkan cacahan lebih seragam, dan mengurangi beban kerja operator. Pelatihan juga meningkatkan keterampilan peserta binaan dalam mengoperasikan alat. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknologi yang dikembangkan berpotensi meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan sosial.
Institutionalisasi Pemahaman tentang Penipuan Online di kalangan Generasi Z melalui Talkshow dan Digital Literasi Yuliani Rachma Putri; Nur Atnan; Diah Agung Esfandari; Naufan Zhafarrel Harish; Fazli Rajendra Ghazanfar
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10332

Abstract

Program kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginstitusionalkan pemahaman tentang penipuan online (online scam) pada Generasi Z (Gen Z) sebagai generasi yang paling intens terkoneksi dengan dunia digital sehingga memiliki risiko yang besar dan nyata untuk menjadi korban penipuan online (online scam), mulai dari phishing, love scamming, lowongan kerja palsu, beasiswa palsu, penipuan berkedok kegiatan sosial, hingga penipuan investasi yang dikemas secara meyakinkan. Melihat fenomena rentannya Gen Z tersebut, maka sangat penting untuk dilakukan institusionalisasi pemahaman tentang bahaya penipuan online serta cara pencegahan yang efektif agar masuk ke dalam pola pikir, kesadaran dan perilaku sehingga menjadi kebiasaan dalam keseharian. Kegiatan dilakukan melalui program talk show dan literasi digital dengan tema: “Scam Alert! Cara Gen Z Lindungi Diri dari Penipuan Online”, yang dilaksanakan pada hari Jumat, 07 November 2025 dengan jumlah mahasiswa sekitar 52 mahasiswa PGSD Universitas Halim Sanusi. Pada kegiatan tersebut dihadirkan 2 nara sumber yaitu Diah Agung Esfandari dengan pemaparan materi: “Love Scam” dan Nur Atnan dengan pemaparan materi: “Modus Penipuan Daring yang Mengincar Gen Z- Peta Taktik dan Cara Menangkalnya”. Program ini memberikan pelatihan dan simulasi kasus nyata, bukan hanya teori, agar mahasiswa mengetahui langkah konkret yang harus dilakukan saat menghadapi potensi penipuan. Melalui acara yang dikemas secara semi-formal, mahasiswa diajak untuk mengetahui, menggali dan memahami betapa banyak korban kasus-kasus penipuan online serta diberikan pemaparan bahwa hal tersebut bisa terjadi kepada siapa saja dan kapan saja tanpa melihat latar belakang pendidikan ataupun status ekonomi. Mahasiswa juga secara langsung diajarkan dan dipandu untuk melakukan proteksi dengan mengaktifkan fitur-fitur proteksi pada telepon seluler masing-masing, serta pada berbagai akun media sosial maupun patform-platform digital berbasis internet lainnya. Kegiatan juga dilengkapi dengan kuis interaktif untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap berbagai penipuan online. Dari hasil observasi kegiatan serta feecback yang diberikan mahasiswa, dapat diketahui bahwa pemahaman terhadap penipuan online serta upaya-upaya pencegahan yang dapat dilakukan sudah masuk ke dalam tahap pemahaman, dan diharapkan akan menjadi pola pikir dan kesadaran berkelanjutan sehingga terinstitusionalisasi ke dalam perilaku keseharian dimana mahasiswa akan terus waspada dan mampu mengenali jebakan digital yang mengancam keamanan data, finansial, bahkan masa depan mereka.
Peningkatan Kompetensi Guru SMK melalui Literasi dan Pemanfaatan Generative AI untuk Pengembangan Pembelajaran Inovatif Alfian Akbar Gozali; Cahyana; Asep Deffy Ciptady
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10333

Abstract

Pemanfaatan generative artificial intelligence (GenAI) dalam pendidikan vokasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, namun literasi dan kesiapan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mengintegrasikannya secara pedagogis masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMK dalam memahami, memanfaatkan, dan mengimplementasikan GenAI secara produktif dan etis dalam pengembangan konten ajar dan asesmen pembelajaran. Metodologi kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif yang meliputi analisis kebutuhan, pre-test literasi AI, workshop literasi AI dan GenAI, pelatihan pengembangan konten ajar serta asesmen berbasis GenAI, dan evaluasi melalui post-test. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 18 guru dari berbagai kompetensi keahlian di SMKN 1 Garut sebagai mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi guru, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor literasi AI dari 74,44 pada tahap pre-test menjadi 92,78 pada tahap post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 18,33 poin dan 17 dari 18 peserta mengalami peningkatan skor. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan modul ajar dan contoh asesmen berbasis GenAI serta meningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan GenAI secara pedagogis dalam pembelajaran vokasi. Temuan ini menunjukkan bahwa model pelatihan literasi GenAI yang diterapkan efektif dan berpotensi direplikasi pada SMK lain dengan karakteristik serupa.
Implementasi Presensi Siswa Berbasis Machine Learning Di SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi Suci Aulia; Sugondo Hadiyoso; Ridha Muldina Negara; Aulia Ayu Dyah Lestari; Audry Stevany; Patricia Lovenia Garcia; Muhammad Alfachri Akbar
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10334

Abstract

Sistem presensi manual berbasis kertas yang masih digunakan di SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi menimbulkan berbagai permasalahan seperti proses double entry yang memakan waktu, kerentanan terhadap kesalahan pencatatan, dan keterlambatan pelaporan data kehadiran. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem presensi siswa berbasis Machine Learning menggunakan teknologi deteksi wajah dan deteksi senyuman untuk meningkatkan efisiensi administrasi sekolah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pihak sekolah pada setiap tahapan, mulai dari diskusi awal, pengumpulan dan analisis data, pengembangan sistem berbasis Python dan OpenCV, pelatihan dan sosialisasi, hingga evaluasi dan monitoring implementasi. Sistem yang dikembangkan terdiri dari tiga komponen utama yaitu aplikasi presensi berbasis Python dan OpenCV, model deteksi wajah serta senyuman sebagai validator presensi, dan dashboard web berbasis cloud untuk pemantauan kehadiran. Hasil implementasi menunjukkan bahwa fitur pendeteksian wajah, pembuatan dataset, dan proses face recognition berjalan dengan baik meskipun modul penyimpanan otomatis ke cloud masih dalam tahap pengembangan. Evaluasi melalui post-test terhadap 142 responden menunjukkan mayoritas peserta memberikan respons positif dan mengalami peningkatan pemahaman konsep Machine Learning. Sistem ini berhasil meningkatkan efisiensi proses presensi, mengurangi ketergantungan pencatatan manual, serta meningkatkan literasi teknologi siswa dan guru dalam bidang Artificial Intelligence, Computer Vision, dan pemrograman Python yang selaras dengan pendidikan vokasi berbasis teknologi.
Penerapan Jaringan Fiber To Home (FTTH) Pada Lingkungan MGMP TKJT Kab. Sumedang Hafidudin; Muhammad Iqbal; Suci Aulia; Ryandhika Gumelar; Siti Syahnah Syahrial
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10336

Abstract

Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi (TKJT) Kabupaten Sumedang memerlukan konektivitas internet yang stabil untuk mendukung koordinasi program, kolaborasi berbasis cloud, pelaksanaan pelatihan, dan akses sumber belajar teknis. Namun, pada pusat kegiatan mitra masih ditemukan keterbatasan akses internet yang berdampak pada rendahnya efektivitas aktivitas kolaboratif dan pembelajaran berbasis digital. Program pengabdian ini bertujuan menerapkan jaringan Fiber To The Home (FTTH) sebagai akses utama internet dan mengintegrasikannya dengan distribusi LAN serta Wi-Fi terkelola untuk meningkatkan kualitas layanan konektivitas di lingkungan MGMP. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dengan tahapan: diskusi kebutuhan dan survei teknis, perancangan topologi jaringan, pengadaan dan instalasi perangkat (ONT, router, access point, dan material pendukung), konfigurasi keamanan dan manajemen dasar jaringan, uji fungsi dan uji kinerja operasional, serta pelatihan pengelolaan dan trouble shooting dasar disertai penyusunan dokumentasi teknis. Hasil kegiatan menunjukkan infrastruktur FTTH berhasil diimplementasikan dan didistribusikan melalui LAN/Wi-Fi sehingga akses internet lebih andal untuk mendukung rapat kerja, berbagi materi, dan kegiatan penguatan kompetensi berbasis digital. Peningkatan kapasitas pengelola mitra melalui pelatihan dan dokumentasi memperkuat keberlanjutan, karena mitra memiliki acuan operasional dan pemeliharaan dasar jaringan. Dengan demikian, integrasi pembangunan konektivitas FTTH dan transfer pengetahuan pengelolaan jaringan relevan untuk di replikasi pada komunitas pendidik vokasi yang membutuhkan dukungan transformasi digital berbasis infrastruktur.
Optimasi Kompetensi Visual Siswa SMK Negeri 7 Bandung Melalui Pelatihan Fotograf Haris Annisari Indah NR; Aiza Nabila Arifputri; Syakirah Ramsi Hasbi; Kayla Aulia Zaelani; Fazle Mawla Kurniadi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10338

Abstract

Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan visual siswa SMKN 7 Bandung melalui pelatihan Fotografi yang langsung dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan pasca-kegiatan. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis siswa. Metode pembelajaran yang memadukan teori dengan praktif efektif dalam meningkatkan partisipasi, motivasi, dan kepercayaan diri, sementara publikasi melalui media massa dan aftermovie memperluas dampak program. Dukungan SMKN 7 Bandung sebagai mitra berperan penting dalam kelancaran kegiatan. Pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mendorong siswa untuk pengembangan kreativitas secara berkelanjutan.
Strategi Desain 3D Berbasis Template Small–Medium–Large untuk Mass Customization Tata Letak pada Lahan Terbatas Raden Muhammad Fadhlan Kautsar; Dias Octa Rizqina Angel; Muhamad Faiz Shakil Hakeem; Raden Muhamad Rasya Rizki Ramadhan; Bela Pitria Hakim; Teddy Sjafrizal; Rino Andias Anugraha
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10340

Abstract

Industri manufaktur furnitur memandang perubahan tata letak (layout) sebagai desain yang bersifat dinamis, ditandai dengan serangkaian penambahan, perpindahan area kerja, dan perubahan kebutuhan ukuran fasilitas yang terus-menerus. Namun, ketika perancangan tata letak hanya bergantung pada sketsa 2D atau gambar yang versi nya tidak konsisten, proses pengambilan keputusan sering menjadi lambat, komunikasi antar tim rentan terhadap kesalahan, dan revisi cenderung berulang. Untuk mengatasi kendala tersebut, penerapan desain 3D di bidang furnitur diterapkan sehingga dapat membangun dan menguatkan kemampuan tim internal. Tim didorong untuk membuat dan mengelola model tata letak fasilitas berbasis 3D sebagai sumber kebenaran tunggal. Model 3D ini, yang memiliki sifat parametrik, harus dapat direvisi dengan cepat dan diturunkan menjadi dokumentasi 2D kapan pun diperlukan, bukan hanya berfungsi sekadar gambar statis. Dalam kajian ini, Teknik Template Small/Medium/Large diperkenalkan sebagai pendekatan terstruktur untuk desain tata letak 3D dengan menggunakan kasus nyata industri. Proses perancangan diawali dengan pengambilan data ukuran dan kondisi lapangan, pemetaan zona kerja, serta analisis kebutuhan ruang. Proses ini dilanjutkan dengan praktik membangun model 3D dan menyusun beberapa skenario tata letak. Tinjauan dilakukan secara iteratif bersama engineer perusahaan agar model yang dihasilkan tetap realistis dan siap menjadi acuan operasional. Luaran utamanya adalah model 3D tata letak fasilitas, beserta turunan gambar 2D, dan paket dokumentasi sederhana yang mudah diperbarui. Pendekatan ini secara signifikan diharapkan mampu mempercepat revisi tata letak, mengurangi miskomunikasi lintas fungsi (produksi, pemeliharaan, dan manajemen), serta membuat keputusan pengembangan fasilitas menjadi lebih terukur dan akurat.
Pembuatan Konten Berbasis Storytelling untuk Meningkatkan Engagement Audiens Anggian Lasmarito Pasaribu; Alila Pramiyanti; Syakirah Ramsi Hasbi; Kayla Aulia Zaelani; Fazle Mawla Kurniadi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10341

Abstract

Bercerita merupakan hal yang krusial dalam kehidupan kita sebagai manusia, dengan bercerita, informasi yang diberikan mampu meningkatkan perhatian dari audiens. Penelitian ini membahas tentang perkembangan media yang fokus dengan pengembangan media digital, pendorongan brand, organisasi, dan perusahaan. Di tengah tingginya arus informasi, brand dan kreator dituntut untuk menghadirkan konten yang tidak hanya informatif tetapi juga mampu membangun kedekatan emosional. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengarah kepada pendekatan emosional untuk brand dengan memberikan cerita bagi audiens tersebut. Era digital dengan cepatnya informasi yang masuk dengan jumlah yang masif juga mudah, pembuatan konten merupakan salah satu media untuk meningkatkan engagement pada brand, organisasi dan perusahaan. Kolaborasi antara pembuatan konten dan story-telling adalah hal yang efektif untuk meningkatkan engagement audiens.
Implementasin Sistem CCTV Berbasis Fiber Optik Untuk Meningkatkan Keamanan Pada SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi Muhammad Iqbal; Suci Aulia; Unang Sunarya; Lestari; Siti Syahnah; Syahrial; Ryandhika Gumelar
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10342

Abstract

Sistem keamanan sekolah yang belum terintegrasi secara optimal serta keterbatasan pemanfaatan jaringan fiber optik menjadi permasalahan yang dihadapi oleh SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi. Sistem CCTV yang digunakan masih memiliki cakupan pengawasan terbatas dan belum didukung oleh infrastruktur jaringan berkecepatan tinggi, sehingga kualitas pemantauan dan pengelolaan keamanan belum maksimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem CCTV berbasis jaringan fiber optik sekaligus meningkatkan literasi dan kompetensi teknis guru dan siswa melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan pihak sekolah dalam setiap tahapan, meliputi koordinasi awal, observasi dan analisis kebutuhan teknis, perancangan sistem dan materi pelatihan, implementasi perangkat CCTV berbasis fiber optik, serta evaluasi dan monitoring keberlanjutan. Sistem yang diimplementasikan mencakup kamera CCTV IP, jaringan fiber optik sebagai media transmisi, perangkat NVR, dan switch PoE yang terintegrasi dalam satu ekosistem jaringan sekolah. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan kualitas dan keandalan transmisi video CCTV serta perluasan cakupan pengawasan di area strategis sekolah. Evaluasi melalui post-test dan survei kepuasan terhadap guru dan siswa menunjukkan mayoritas responden memberikan respons positif dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep jaringan fiber optik, sistem CCTV IP, dan keamanan jaringan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keamanan lingkungan sekolah, tetapi juga memperkuat kompetensi praktis peserta yang relevan dengan kebutuhan industri telekomunikasi dan jaringan.
Pelatihan Story Telling untuk Promosi Produk di Media Sosial Sherly Artadita; Didin Kristinawati; Tarandhika Tantra; Zalfa Qathrunnada
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10345

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi di era modern telah mengubah cara masyarakat dalam menerima dan mencari informasi, termasuk dalam konteks pariwisata. Media sosial kini berperan tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai platform penting untuk pemasaran dan promosi destinasi wisata. Salah satu platform berbasis visual yang populer adalah Instagram, yang menawarkan fitur foto, video, stories, reels, dan hashtags, sehingga memungkinkan pengelola desa wisata untuk mempromosikan produk atau jasa secara lebih interaktif. Desa Wisata Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, dikenal sebagai desa wisata edukasi berbasis agro dan budaya yang menawarkan pengalaman tinggal di homestay, belajar bertani, mengenal kesenian lokal, serta membuat kuliner tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola desa wisata dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial melalui pelatihan storytelling marketing. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, perancangan materi, pelaksanaan pelatihan praktik pembuatan konten storytelling, hingga pengisian kuesioner umpan balik peserta. Antusiasme yang tinggi pada peserta terlihat khususnya ketika sesi praktik terkait artikulasi, intonasi, dan penekanan suara untuk konten storytelling. Umpan balik juga menunjukkan bahwa 65% peserta menilai materi sangat sesuai dengan kebutuhan, dan 60% menilai materi mudah dipahami, sementara sebagian besar menginginkan pelatihan lanjutan terkait hospitality, public speaking, dan manajemen keuangan. Pelatihan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat strategi pemasaran digital Desa Wisata Lebakmuncang, meningkatkan keterikatan emosional dengan audiens, serta memperkuat daya saing produk dan layanan desa wisata melalui media sosial.