cover
Contact Name
JEDMI
Contact Email
jedmi.megantaraabdinusa@gmail.com
Phone
+6285707409486
Journal Mail Official
jedmi.megantaraabdinusa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sidomukti, Dolopo, Kec. Dolopo, Kab. Madiun, Jawa Timur 63174
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
ISSN : -     EISSN : 31232388     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus And Scope JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies is a scientific journal that publishes research findings, literature reviews, and conceptual studies from various fields of education in a multidisciplinary context. The journals scope includes, but is not limited to, the following major areas: Early Childhood Education Primary and Secondary Education Higher Education Non-formal and Informal Education Inclusive and Special Education Educational Technology and Learning Media Educational Management and Leadership Education Policy and Reform Educational Psychology and Guidance Counseling Vocational and Technical Education Entrepreneurship Education Literacy and Numeracy Character and Values Education Education Based on Local Wisdom Integration of Education with Social Sciences, Humanities, Science, and Technology Innovative Learning and Instructional Models Curriculum Development and Learning Evaluation Education in the Digital Era and Industry 4.0 or Society 5.0
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 37 Documents
Profesionalisme Guru dalam Bingkai Regulasi Nasional dan Tantangan Disrupsi Teknologi Marma Safitri; Putri Patrika; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadi salah satu indikator keberhasilan sistem pendidikan nasional. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, guru tidak hanya dituntut menguasai kompetensi dasar profesinya, tetapi juga mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profesionalisme guru dalam perspektif regulasi nasional serta menganalisis tantangan yang dihadapi guru pada era disrupsi teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kajian berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel akademik, penelitian terdahulu, dokumen pemerintah, dan regulasi nasional yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahap deskripsi, perbandingan, dan interpretasi terhadap informasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru di Indonesia didukung oleh berbagai regulasi, terutama Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang menegaskan pentingnya penguasaan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Di sisi lain, era disrupsi teknologi menghadirkan berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital sebagian guru, keterbatasan fasilitas teknologi, serta minimnya pelatihan yang berkelanjutan. Untuk meningkatkan profesionalisme guru diperlukan berbagai upaya, antara lain pelatihan kompetensi digital secara rutin, penguatan kemampuan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, penyediaan infrastruktur yang memadai, serta dukungan pemerintah dan lembaga pendidikan.
Integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam Praktik Profesionalisme Guru Berbasis Nilai dan Teknologi Tasya Etriani; Andina Anggraina; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam praktik profesionalisme guru yang berbasis nilai dan teknologi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional, buku, dokumen kebijakan pendidikan, serta hasil penelitian yang relevan dengan profesionalisme guru, pendidikan karakter, teknologi pendidikan, dan Profil Pelajar Pancasila. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menginterpretasikan, dan menyintesis berbagai temuan yang berkaitan dengan fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam profesionalisme guru menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Guru dituntut tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik dan literasi teknologi, tetapi juga mampu menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi digital dapat mendukung pengembangan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti bernalar kritis, kreatif, mandiri, gotong royong, dan berkebinekaan global apabila diimplementasikan secara tepat. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital guru, keterbatasan sarana teknologi, dan belum optimalnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru serta dukungan berbagai pihak untuk mewujudkan pembelajaran yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
Transformasi Kompetensi Pedagogik Guru melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Aliya Meisi; Septika Ramayanti; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi kompetensi pedagogik guru melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan dokumen pendidikan yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan cara mengidentifikasi, mengkaji, dan menginterpretasikan berbagai informasi yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik guru dan penerapan pembelajaran mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam mampu mendorong transformasi kompetensi pedagogik guru, terutama dalam merancang pembelajaran yang lebih aktif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Guru juga dituntut untuk lebih kreatif dalam menggunakan metode pembelajaran serta memanfaatkan teknologi sebagai media pendukung pembelajaran. Selain itu, pendekatan ini membantu peserta didik memahami materi secara lebih mendalam melalui kegiatan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pembelajaran kontekstual. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran mendalam dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru di era modern
Pemanfaatan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Akidah Akhlak Siswa MI Rifqah Miranda; Ahmad Ramadhani Almunawir; Rio Romansa; Muhamad Afandi
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (MI) memegang peranan strategis dalam pembentukan karakter dan keimanan siswa sejak dini. Namun, rendahnya hasil belajar yang kerap ditemukan di studi literatur sistematis mengindikasikan adanya celah antara tujuan pembelajaran dan praktik di kelas. Salah satu faktor yang berpotensi menjembatani kesenjangan ini adalah pemanfaatan media pembelajaran yang tepat dan variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis konsep, penerapan, dan pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa MI, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan pendekatan analisis deskriptif-kritis terhadap berbagai penelitian relevan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran baik yang berbasis visual, audio-visual, maupun digital secara konsisten mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan capaian belajar siswa. Akan tetapi, keberhasilan implementasinya sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogis guru, ketersediaan infrastruktur, serta relevansi media dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh mata pelajaran ini. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengembangan profesional guru yang berkelanjutan, kolaborasi antara pemangku kebijakan dan praktisi, serta desain media yang kontekstual dan integratif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak di MI secara lebih komprehensif.Mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (MI) memegang peranan strategis dalam pembentukan karakter dan keimanan siswa sejak dini. Namun, rendahnya hasil belajar yang kerap ditemukan di studi literatur sistematis mengindikasikan adanya celah antara tujuan pembelajaran dan praktik di kelas. Salah satu faktor yang berpotensi menjembatani kesenjangan ini adalah pemanfaatan media pembelajaran yang tepat dan variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis konsep, penerapan, dan pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa MI, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan pendekatan analisis deskriptif-kritis terhadap berbagai penelitian relevan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran baik yang berbasis visual, audio-visual, maupun digital secara konsisten mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan capaian belajar siswa. Akan tetapi, keberhasilan implementasinya sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogis guru, ketersediaan infrastruktur, serta relevansi media dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh mata pelajaran ini. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengembangan profesional guru yang berkelanjutan, kolaborasi antara pemangku kebijakan dan praktisi, serta desain media yang kontekstual dan integratif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak di MI secara lebih komprehensif.
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Peningkatan Minat Literasi pada Era Digital di MIS Hasanuddin Kaliasem Uswatun Hasanah; Muhammad Husni
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di MIS Hasanuddin yang dilaksanakan pada tanggal 2–6 Juni 2026 berfokus pada program Peningkatan Minat Literasi pada Era Digital sebagai upaya memperkuat kemampuan literasi dasar dan literasi digital peserta didik. Program ini dimaksudkan untuk membantu siswa mengatasi tantangan pembelajaran kontemporer yang membutuhkan kemampuan membaca, berpikir kritis, dan menggunakan teknologi dengan bijak. Pendampingan membaca berbasis media digital, pelatihan penggunaan aplikasi edukatif, pengenalan etika berinternet, dan simulasi pencarian informasi yang aman dan bertanggung jawab adalah semua bagian dari kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih tertarik untuk membaca dan lebih baik dalam menggunakan dan memahami informasi digital. Diharapkan program ini akan menjadi langkah awal menuju lingkungan belajar MI Hasanuddin yang inovatif, fleksibel, dan relevan dengan perkembangan era digital.
Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Refleksi Diri untuk Membentuk Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar Kelas V Kinanti Febriani; Alyya Zahra Wulandari; Zahra Maharani; Muhammad Afandi
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi pembelajaran Akidah Akhlak berbasis refleksi diri sebagai strategi pembentukan karakter disiplin pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada melemahnya nilai-nilai karakter disiplin di kalangan siswa sekolah dasar, yang ditandai dengan rendahnya ketaatan terhadap aturan sekolah, kecenderungan menunda tugas, dan kurang optimalnya pemanfaatan waktu belajar. Pendekatan refleksi diri dalam pembelajaran Akidah Akhlak dipandang mampu mendorong kesadaran moral siswa secara intrinsik, sehingga perubahan perilaku disiplin tidak sekadar bersifat ekstrinsik, melainkan berakar dari pemahaman nilai Islam yang dihayati secara mendalam. Pengumpulan data melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, jurnal refleksi siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator karakter disiplin, mulai dari kedisiplinan waktu, ketaatan prosedur, hingga tanggung jawab menyelesaikan tugas. Aktivitas refleksi diri seperti diskusi kelompok reflektif, dan pemetaan nilai diri terbukti efektif meningkatkan kesadaran siswa terhadap keterkaitan antara nilai akidah dan perilaku sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi refleksi diri dalam pembelajaran Akidah Akhlak tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual, tetapi juga secara nyata membentuk karakter disiplin siswa secara berkelanjutan.
Pembiasaan Akhlakul Karimah dalam Membentuk Karakter Sopan Santun Siswa SD/MI Asti Arlita; Adelia Septriana; Pera Tri Wahyuni; Muhamad Afandi
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter sopan santun pada anak usia dasar saat ini menghadapi tantangan besar akibat pergeseran budaya dan pengaruh media digital. Oleh karena itu, penanaman nilai moral sejak dini menjadi menjadi hal yang sangat mendesak untuk dilakukan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode pembiasaan akhlakul karimah dalam membentuk karakter sopan santun siswa di tingkat SD/MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pembentukan karakter sopan santun tidak dapat dilakukan hanya melalui teori di kelas, melainkan harus melalui habituasi nyata. Bentuk pembiasaan tersebut meliputi penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), pembiasaan berbicara santun kepada guru, serta sikap saling menghargai antar teman. Konsistensi dalam pembiasaan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran moral dan menjaga etika berperilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Page 4 of 4 | Total Record : 37