cover
Contact Name
JEDMI
Contact Email
jedmi.megantaraabdinusa@gmail.com
Phone
+6285707409486
Journal Mail Official
jedmi.megantaraabdinusa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sidomukti, Dolopo, Kec. Dolopo, Kab. Madiun, Jawa Timur 63174
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
ISSN : -     EISSN : 31232388     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus And Scope JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies is a scientific journal that publishes research findings, literature reviews, and conceptual studies from various fields of education in a multidisciplinary context. The journals scope includes, but is not limited to, the following major areas: Early Childhood Education Primary and Secondary Education Higher Education Non-formal and Informal Education Inclusive and Special Education Educational Technology and Learning Media Educational Management and Leadership Education Policy and Reform Educational Psychology and Guidance Counseling Vocational and Technical Education Entrepreneurship Education Literacy and Numeracy Character and Values Education Education Based on Local Wisdom Integration of Education with Social Sciences, Humanities, Science, and Technology Innovative Learning and Instructional Models Curriculum Development and Learning Evaluation Education in the Digital Era and Industry 4.0 or Society 5.0
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Transformasi Epistemologis dan Disiplin Etis: Analisis Mendalam terhadap Pemikiran Brian Silverstein mengenai Sufisme dan Modernitas di Turki Ayyasy, Muhammad
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Brian Silverstein mengenai transformasi sufisme di Turki dalam konteks modernitas sekuler pasca penutupan tekke tahun 1925. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis terhadap karya-karya utama Silverstein serta literatur akademik yang relevan mengenai sufisme dan modernitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sufisme di Turki tidak mengalami kemunduran akibat modernitas, tetapi mengalami transformasi epistemologis dan institusional melalui praktik disiplin etis, pembentukan diri religius, serta penguatan komunitas melalui praktik sohbet dan institusi vakıf. Analisis juga menunjukkan bahwa model disciplinary sufism yang dikemukakan Silverstein lebih merefleksikan dinamika sufisme urban kelas menengah sehingga belum sepenuhnya merepresentasikan keragaman praktik sufisme kontemporer. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan multidimensional untuk memahami transformasi sufisme dalam konteks masyarakat Muslim modern.
Peran Literasi Digital dalam Pembentukan Perilaku Anti-Hoaks pada Generasi Z Pengguna TikTok Weridity, Telly Prisilia Laura
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi digital dalam membentuk perilaku anti-hoaks pada Generasi Z pengguna TikTok serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kemampuan mereka dalam mengidentifikasi dan memverifikasi informasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan literasi digital sebagai kerangka kognitif-sosial yang memediasi hubungan antara paparan algoritma TikTok dan pembentukan perilaku anti-hoaks. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi terhadap 15 informan Generasi Z berusia 17–25 tahun di Kota dan Kabupaten Madiun. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital Generasi Z masih dominan pada aspek teknis, sementara kemampuan evaluatif dan kritis belum konsisten. Perilaku anti-hoaks dipengaruhi faktor internal seperti pengalaman, kewaspadaan, dan berpikir kritis, serta faktor eksternal berupa lingkungan sosial, edukasi literasi digital, dan algoritma TikTok. Analisis menegaskan bahwa literasi digital membentuk kesadaran kritis dan praktik verifikasi, tetapi implementasinya dipengaruhi konteks sosial dan struktur platform digital.
Strategi Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Penguatan Spiritualitas Qur'ani dan Maqamat Sufi Ayyasy, Muhammad; Fathoni, M. Iqbal
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi, validitas, dan keterbatasan maqamat sufi sebagai strategi preventif kekerasan seksual, termasuk Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), melalui integrasi dengan perspektif keadilan gender dan kerangka hukum Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan maqamat sufi sebagai paradigma preventif yang tidak hanya bersifat spiritual-individual, tetapi juga etis-struktural dan kontekstual melalui integrasi tasawuf, kritik gender, dan sistem hukum modern dalam pencegahan kekerasan seksual. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain normatif-kritis yang dipadukan dengan analisis sosio-legal dan hermeneutik filosofis model Hans-Georg Gadamer dan Paul Ricoeur. Data primer berupa tafsir sufistik Ibn ‘Ajibah dalam al-Bahr al-Madid, sedangkan data sekunder mencakup literatur tasawuf, kajian gender, dokumen hukum, serta studi kekerasan seksual kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maqam wara’, iffah, muraqabah, dan ihsan memiliki relevansi operasional dalam membentuk self-regulation, etika relasi, dan kesadaran moral yang berfungsi mencegah kekerasan seksual pada level personal, digital, dan institusional. Konsep muraqabah digital dan iffah digital memperlihatkan perluasan etika spiritual dalam merespons KBGO. Namun, efektivitas pendekatan spiritual bergantung pada integrasinya dengan kesadaran struktural, perspektif gender, dan kebijakan implementatif dalam penegakan hukum.
Pengaruh Strategi Coping, Self-Efficacy, dan Hardiness terhadap Stres Akademik Mahasiswa Penyusun Skripsi Oktavia, Dewi
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi sering menghadapi tuntutan akademik yang dapat memicu stres akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi coping, self-efficacy, dan hardiness terhadap stres akademik mahasiswa penyusun skripsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional pada 100 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi coping (β = −0,356; p < 0,001), self-efficacy (β = −0,269; p = 0,005), dan hardiness (β = −0,402; p < 0,001) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres akademik mahasiswa. Model penelitian mampu menjelaskan 55,9% variasi stres akademik (R² = 0,559), dengan hardiness sebagai variabel yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan coping, keyakinan terhadap kemampuan diri, dan ketangguhan kepribadian berperan penting dalam menurunkan stres akademik mahasiswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan coping, self-efficacy, dan hardiness melalui dukungan akademik dan psikologis di perguruan tinggi untuk membantu mahasiswa mengelola stres selama penyelesaian skripsi.
Relevansi Teori Living Law Eugen Ehrlich dalam Membangun Legitimasi Sosial Hukum Formal di Indonesia Saputra, Tegar
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi teori living law Eugen Ehrlich dalam praktik penegakan hukum di Indonesia serta perannya dalam membangun legitimasi sosial hukum formal. Teori living law menegaskan bahwa hukum tidak hanya dipahami sebagai norma tertulis yang dibentuk oleh negara, tetapi juga sebagai norma sosial yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan sosiologi hukum dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa living law berfungsi sebagai mekanisme pengendalian sosial, integrasi sosial, dan penyelesaian konflik berbasis musyawarah dalam masyarakat Indonesia. Meskipun sistem hukum nasional telah mengakui keberadaan hukum yang hidup dalam masyarakat, hubungan antara hukum formal dan living law masih bersifat dinamis dan terkadang menimbulkan ketegangan antara legitimasi sosial dan legitimasi formal. Oleh karena itu, integrasi keduanya penting untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan legitimasi sosial hukum di Indonesia.
Peran Intensitas Penggunaan Media Sosial dalam Memediasi Hubungan FOMO dan Cyberbullying pada Remaja Indonesia Hardiyanti, Lia Dania
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran intensitas penggunaan media sosial sebagai variabel intervening dalam hubungan antara FOMO (Fear of Missing Out) dan bullying digital pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori pada 150 remaja usia 15–18 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berpengaruh positif terhadap intensitas penggunaan media sosial dan bullying digital, serta intensitas media sosial berpengaruh positif terhadap bullying digital. Selain itu, intensitas penggunaan media sosial terbukti memediasi pengaruh FOMO terhadap bullying digital. Nilai koefisien jalur menunjukkan hubungan yang signifikan, dengan kemampuan model menjelaskan variabel intensitas media sosial sebesar 0,821 dan bullying digital sebesar 0,891. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi FOMO, semakin meningkat intensitas penggunaan media sosial yang pada akhirnya mendorong munculnya perilaku bullying digital pada remaja. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan penggunaan media sosial dan penguatan literasi digital sebagai upaya pencegahan bullying digital pada remaja.
Analisis Etika Ekofeminisme Vandana Shiva tentang Tanggung Jawab Manusia terhadap Alam dalam Krisis Lingkungan di Indonesia Sandrina
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis lingkungan di Indonesia serta mengkaji tanggung jawab manusia terhadap alam melalui perspektif ekofeminisme Vandana Shiva. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang berada dalam paradigma interpretatif-kritis, data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif-analitis melalui tahapan identifikasi konsep, interpretasi tekstual, dan kontekstualisasi dengan pendekatan hermeneutik kritis. Hasil menunjukkan bahwa krisis lingkungan berkaitan erat dengan paradigma pembangunan modern yang memisahkan manusia dari alam dan mendorong eksploitasi sumber daya alam. Perspektif ekofeminisme Vandana Shiva menegaskan bahwa tanggung jawab manusia terhadap alam mencakup dimensi etis, sosial, struktural, dan pendidikan yang menekankan relasi harmonis antara manusia dan lingkungan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi paradigma pembangunan serta penguatan peran komunitas lokal dan perempuan menjadi langkah penting dalam membangun keberlanjutan ekologis dan keadilan lingkungan.  
Perilaku Frequent Story Posting pada Pengguna Instagram: Kajian Psikologis terhadap Kebutuhan Validasi dan Konstruksi Identitas Digital Setyawan, Romal Hadi
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku frequent story posting pada pengguna media sosial dengan menitikberatkan pada kebutuhan validasi sosial, pengaruh respons digital terhadap evaluasi diri dan regulasi emosi, serta perannya dalam konstruksi identitas digital. Kajian ini dilandasi oleh kesenjangan penelitian, di mana studi sebelumnya masih berfokus pada penggunaan media sosial secara umum dan belum secara spesifik mengkaji dinamika psikologis pada fitur story yang bersifat temporer dan berbasis respons real time. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis terhadap delapan pengguna aktif berusia 19–25 tahun yang secara rutin mengunggah story minimal tiga kali per hari. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi digital, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan validasi sosial menjadi pendorong utama intensitas unggahan, respons digital berfungsi sebagai mekanisme evaluasi diri dan regulasi emosi yang memengaruhi kepercayaan diri maupun kecemasan, serta frequent story posting berperan dalam proses kurasi dan negosiasi identitas digital secara dinamis berdasarkan umpan balik audiens. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur psikologi media dengan menempatkan frequent story posting sebagai praktik psikososial berbasis platform yang mengintegrasikan validasi sosial, respons digital, dan konstruksi identitas dalam satu kerangka analisis yang komprehens.
Desain Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Berbasis Sosiolinguistik Digital:Mengintegrasikan Fenomena Bahasa Plesetan Dalam Media Sosial Rachmawati, Putri Nova; Darni; Fanani, Urip Zaenal
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis desain pembelajaran bahasa dan sastra berbasis sosiolinguistik digital dengan mengintegrasikan fenomena bahasa plesetan di media sosial pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain ethnographically informed case study yang dilaksanakan selama empat bulan pada satu kelas VII di sebuah SMP negeri. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, focus group discussion, dan analisis dokumen pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis data autentik dari media sosial meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong berkembangnya kesadaran metalinguistik. Perubahan terlihat pada kemampuan siswa membedakan serta menggunakan ragam bahasa informal dan formal sesuai konteks komunikasi dalam diskusi kelas, tugas tulis akademik, dan produksi konten digital. Pembelajaran juga menciptakan dinamika kelas yang lebih partisipatif melalui diskusi kolaboratif dan praktik peer editing. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan desain pembelajaran bahasa Indonesia berbasis sosiolinguistik digital yang memanfaatkan bahasa plesetan sebagai sumber belajar untuk mengembangkan kesadaran register, literasi bahasa digital, dan kompetensi komunikatif kontekstual. Temuan ini memperluas kajian sebelumnya yang umumnya bersifat deskriptif dengan menawarkan model pedagogis aplikatif yang relevan dengan praktik kebahasaan siswa di era digital.
Implementasi Pertanggungjawaban Hukum Perawat dalam Kasus Kelalaian Medis (Studi Kasus Putusan Nomor: 75/Pid.Sus/2019/PN Mbo) Mahardika, Aden
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pertanggungjawaban hukum perawat dalam kasus kelalaian medis serta pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 75/Pid.Sus/2019/PN Mbo. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para terdakwa terbukti melakukan kelalaian dalam pemberian obat kepada pasien akibat kesalahan dalam membaca instruksi dokter dan tidak melakukan verifikasi obat secara teliti. Kelalaian tersebut memenuhi unsur culpa dalam hukum pidana serta termasuk dalam malpraktik medis karena tidak sesuai dengan standar profesi dan prosedur pelayanan kesehatan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, majelis hakim menyatakan para terdakwa bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 84 ayat (2) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun.

Page 2 of 2 | Total Record : 20