cover
Contact Name
JEDMI
Contact Email
jedmi.megantaraabdinusa@gmail.com
Phone
+6285707409486
Journal Mail Official
jedmi.megantaraabdinusa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sidomukti, Dolopo, Kec. Dolopo, Kab. Madiun, Jawa Timur 63174
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
ISSN : -     EISSN : 31232388     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus And Scope JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies is a scientific journal that publishes research findings, literature reviews, and conceptual studies from various fields of education in a multidisciplinary context. The journals scope includes, but is not limited to, the following major areas: Early Childhood Education Primary and Secondary Education Higher Education Non-formal and Informal Education Inclusive and Special Education Educational Technology and Learning Media Educational Management and Leadership Education Policy and Reform Educational Psychology and Guidance Counseling Vocational and Technical Education Entrepreneurship Education Literacy and Numeracy Character and Values Education Education Based on Local Wisdom Integration of Education with Social Sciences, Humanities, Science, and Technology Innovative Learning and Instructional Models Curriculum Development and Learning Evaluation Education in the Digital Era and Industry 4.0 or Society 5.0
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 37 Documents
Desain Pembelajaran Project-Based Learning Berbasis Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Desain Busana Digital Mahasiswa nurfathonah nurfathonah; Nurul Hidayah Sutpratman; Nurhaliza; Abd Muis Mappalotteng; Imran
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyajikan rancangan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan desain pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) berbasis digital sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan desain busana digital mahasiswa pada mata kuliah Desain Busana. Rancangan penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Busana, Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar. Tindakan yang dirancang meliputi penerapan Project-Based Learning berbasis digital menggunakan aplikasi Ibis Paint X dan Canva dalam kegiatan proyek desain busana digital. Teknik pengumpulan data yang direncanakan meliputi observasi, penilaian hasil proyek, dokumentasi, dan refleksi pembelajaran. Data akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan kajian teoretis dan rancangan pembelajaran yang telah disusun, penerapan Project-Based Learning berbasis digital diperkirakan dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan mendukung pengembangan keterampilan desain busana digital yang mencakup kemampuan mengembangkan konsep desain, membuat sketsa digital, menggunakan aplikasi desain digital, menyusun komunikasi visual, dan menyusun portofolio digital. Dengan demikian, desain pembelajaran Project-Based Learning berbasis digital ini diharapkan menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang relevan pada mata kuliah Desain Busana.
Sosiologi Lembaga Pendidikan: Pramuka, Rohis, dan OSIS sebagai Ruang Produksi Modal Sosial Siswa Madrasah Aliyah Siti faradina; Muh. Hanif
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi pelajar dalam membentuk modal sosial siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Banyumas. Fokus penelitian meliputi proses pembentukan jaringan sosial, kepercayaan, tanggung jawab, komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama melalui kegiatan organisasi pelajar seperti OSIS, Pramuka, dan Rohis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pembina dan siswa organisasi, serta dokumentasi berupa struktur organisasi, laporan kegiatan, dan program kerja. Data dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi pelajar berfungsi sebagai arena produksi modal sosial melalui interaksi lintas kelas yang berlangsung secara intensif dan berulang. Kegiatan kolektif dalam organisasi membentuk jaringan sosial, solidaritas, kepercayaan, dan tanggung jawab antarsiswa melalui kerja sama dan komunikasi yang dialogis. Selain itu, pengalaman organisasi juga memperkuat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim siswa melalui proses learning by doing. Dukungan kelembagaan sekolah berupa fasilitas, kebijakan, dan pendampingan pembina turut memperkuat keberlangsungan proses tersebut. Dengan demikian, organisasi pelajar tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kompetensi sosial siswa.
Persepsi Mahasiswa UPI terhadap Penggunaan Styrofoam sebagai Kemasan Makanan Aghisya Isnaeni Putri; Allysa Rifqa Nursyifa; Alfianda Rahayu; Ghitha Faza Ramadhani; Raya Zakia Azzahra; Ratna Fitria
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terhadap penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa UPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai dampak penggunaan styrofoam terhadap kesehatan dan lingkungan. Meskipun demikian, penggunaan styrofoam masih cukup tinggi karena faktor kepraktisan, kemudahan akses, harga yang relatif murah, serta keterbatasan alternatif kemasan yang tersedia di lingkungan kampus. Selain itu, mayoritas responden menunjukkan sikap yang kurang mendukung penggunaan styrofoam dan menyatakan kesediaan untuk beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Kemasan kertas food grade dan wadah baja tahan karat merupakan alternatif yang paling banyak dipilih oleh responden. Temuan penelitian menunjukkan perlunya upaya pengurangan penggunaan styrofoam melalui peningkatan edukasi, penyediaan alternatif kemasan yang ramah lingkungan, serta penerapan kebijakan kampus yang mendukung kebijakan green campus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan kemasan makanan yang lebih berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Pelatihan Pembuatan Bakpia Ubi Ungu sebagai Upaya Pemberdayaan Warga, Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan Evita Sari; Abdur Rohim
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak ibu rumah tangga yang mempunyai waktu luang namun tidak bekerja karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan. Oleh karena itu adanya pelatihan yang diikuti peserta ibu-ibu di RT 10/RW 003, Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengisi waktu luang sehingga mampu membuka usaha pembuatan bakpia ubi ungu sebagai usaha sampingan. Metode kegiatan pelatihan ini menerapkan 4 tahapan yang meliputi: tahap pertama survey dengan metode studi literatur, wawancara dan observasi langsung; tahap kedua pemaparan materi dengan metode pembelajaran langsung atau ceramah dan tanya jawab; tahap ketiga pelatihan dengan metode praktek secara langsung; dan tahap keempat pendampingan dengan metode pengamatan langsung. Hasil dari pengabdian yang pertama meningkatkan kesadaran di kalangan ibu-ibu akan pentingnya perbaikan struktur usaha bagi perekonomian pedesaan. Kedua memanfaatkan pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kemampuan membuat bakpia ubi ungu. Berdasarkan nilai akhir yang diperoleh yaitu 94% untuk aspek antusias, 86% untuk aspek pengetahuan, dan 89% untuk aspek keterampilan. Dari aspek kompetensi, secara umum kegiatan ini dapat dikatakan tergolong berhasil, peserta antusias mengikuti pelatihan, memahami materi yang disampaikan, dan mampu terampil menerapkan materi pelatihan. Pelatihan ini mendapat tanggapan positif sehingga harus terus dikembangkan dan perlu ada kegiatan lanjutan yang terorganisir.
Pendidikan Inklusif dan Praktik Solidaritas Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus di Madrasah Ibtidaiyah Nuha Adibah; Muh. Hanif
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan inklusif dan praktik solidaritas sosial siswa berkebutuhan khusus di Madrasah Ibtidaiyah NU Kincang melalui perspektif sosiologi pendidikan. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana integrasi siswa berkebutuhan khusus dalam interaksi harian kelas mampu membentuk solidaritas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari siswa reguler, siswa berkebutuhan khusus, serta aktor pendidikan yang terlibat dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga dimensi utama dalam pembentukan solidaritas sosial, yaitu keterlibatan siswa reguler dalam membantu teman berkebutuhan khusus dalam aktivitas belajar dan bermain, strategi guru dalam menciptakan pembelajaran yang mencegah isolasi sosial, serta budaya madrasah yang menekankan nilai kasih sayang dan tolong-menolong. Ketiga aspek tersebut berperan dalam membangun penerimaan sosial dan interaksi yang positif di lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan inklusif tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan hak pendidikan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan nilai sosial. Dengan demikian, lembaga pendidikan berperan sebagai ruang sosial yang membentuk solidaritas, identitas, dan sikap inklusif peserta didik.
Pemanfaatan Media Video Animasi dalam Pembelajaran Fikih Materi Tayamum bagi Siswa Sekolah Dasar Atiqoh Salsabila; Nazwa Aulia Putri; Dita Putri Ramadhani; Muhamad Afandi
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media video animasi dalam pembelajaran fikih materi tayamum pada siswa sekolah dasar, serta menganalisis pengaruhnya terhadap pemahaman dan keterampilan praktik peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka (library research) dengan mengumpulkan berbagai sumber data berupa jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, memahami, dan mengkaji literatur yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media video animasi dalam pembelajaran fikih materi tayamum terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Media ini mampu meningkatkan motivasi, minat, dan keaktifan siswa, serta membantu peserta didik dalam memahami materi yang bersifat praktik. Selain itu, penggunaan video animasi juga berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar, keterampilan menyimak, serta pembentukan karakter Islami siswa apabila didukung dengan kegiatan refleksi dan bimbingan dari guru. Dengan demikian, media video animasi menjadi alternatif pembelajaran yang relevan dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran fikih di sekolah dasa.
Upaya Pemerintah Dalam Menjaga Keseimbangan Ekologi Melalui Sumber Bahan Baku Program Makanan Bergizi Gratis Vitri Chayanti; Aisyah Maulidia
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian alam melalui pengelolaan sumber bahan baku pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanaan program skala nasional ini membutuhkan pasokan pangan yang masif, sehingga berpotensi memicu degradasi lingkungan jika tidak mengedepankan prinsip keberlanjutan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini menganalisis dokumen kebijakan dan laporan akademis terkait ketahanan pangan. Hasil telaah menunjukkan bahwa pemerintah dapat meminimalisasi dampak ekologis melalui tiga langkah strategis: pengutamaan rantai pasok pangan lokal untuk mereduksi emisi karbon transportasi, penerapan sistem pertanian organik guna mencegah degradasi tanah, dan pengelolaan limbah makanan melalui sistem pengomposan terpadu. Lebih lanjut, analisis menyoroti perlunya mitigasi terhadap kendala implementasi, seperti disparitas kapasitas produksi petani lokal dan tantangan infrastruktur pengelolaan limbah. Kesimpulannya, program MBG dapat berjalan selaras dengan pelestarian ekologi apabila didukung oleh regulasi yang mengintegrasikan efisiensi anggaran dengan daya dukung lingkungan.
Analisis Implementasi Nilai-Nilai Akhlakul Karimah dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar Aida Putri; Silvi Marselina; Yulia Rahmawati; Muhamad Afandi
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Penguatan karakter di kalangan siswa pada tingkat sekolah dasar adalah elemen yang merupakan unsur penting Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya dalam membentuk dan menumbuhkan nilai-nilai akhlakul karimah, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap hormat kepada guru, orang tua, dan sesama. Namun, pelaksanaan nilai-nilai ini masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk strategi pengajaran yang tidak selalu efektif, keteladanan dari guru yang belum stabil, serta dampak dari kondisi sosial di sekitar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana nilai-nilai akhlakul karimah diterapkan dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan berupa studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data di peroleh melalui penelaahan berbagai buku serta artikel jurnal ilmiah yang terbit dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Tamuan dari kajian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan nilai-nilai tersebut dilakukan melalui contoh keteladanan dari guru, pembiasaan perilaku positif, integrasi nilai-nilai akhlak dalam materi ajar, serta penerapan metode pembelajaran yang aktif dan kontekstual yang di dukung oleh peran sekolah dan orang tua.
Manajemen Kelas Digital sebagai Representasi Kompetensi Pedagogik Guru Abad Ke-21 Umi Nistira; Dwi Aulia Atefia; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kelas digital sebagai representasi kompetensi pedagogik guru abad ke-21. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tuntutan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan jenis narrative review, melalui pengkajian berbagai sumber literatur yang relevan. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi keterkaitan antara manajemen kelas digital dan kompetensi pedagogik guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelas digital mencakup kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis teknologi, serta mengelola interaksi dan keterlibatan siswa secara efektif. Kemampuan ini berkaitan erat dengan kompetensi pedagogik, khususnya dalam perancangan pembelajaran dan pengembangan lingkungan belajar yang interaktif. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan literasi digital dan pengelolaan kelas daring. Kesimpulannya, manajemen kelas digital menjadi indikator penting dalam mencerminkan kompetensi pedagogik guru abad ke-21, sehingga diperlukan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Penguatan Kompetensi Kepribadian Guru melalui Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta Siti Nurhidayah; Lulu Ramadhani Farhanani; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan kompetensi kepribadian guru melalui pendekatan kurikulum berbasis cinta. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terbaru yang relevan dalam rentang tahun 2020 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru memiliki peran penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, humanis, dan berkarakter. Pendekatan kurikulum berbasis cinta menekankan nilai-nilai kasih sayang, empati, kepedulian, serta hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik. Implementasi pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran, motivasi belajar siswa, serta pembentukan karakter yang positif. Namun demikian, penerapannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya pemahaman guru dan keterbatasan pelatihan yang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dari lembaga pendidikan untuk memperkuat kompetensi kepribadian guru melalui pelatihan dan pendampingan yang sistematis. Dengan demikian, kurikulum berbasis cinta dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

Page 3 of 4 | Total Record : 37