cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 591 Documents
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Sikap Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II Katrin Septia Rini; Esitra Herfanda; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.306

Abstract

ASI Eksklusif merupakan pemberian ASI dari lahir sampai umur 6 bulan tanpa makanan tambahan sehingga merangsang produksi untuk mencukupi kebutuhan bayi serta bisa terhindar dari penyakit. Menurut Dinkes Bantul cakupan ASI Eksklusif Di Puskesmas Sewon II sebesar 65,7%. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu terhadap sikap pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II, serta menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Intrumen penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pemberian ASI eksklusif dengan metode accidental sampling. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mempunyai pengetahuan baik (89,4%) dan pengetahuan cukup (10,6%). Adapun ibu hamil yang mempunyai sikap mendukung (85,1%) dan sikap tidak mendukung (14,9%). Uji statistik yang digunakan untuk mengalisis hubungan antar variabel menggunakan uji chi-square dengan hasil analisis menunjukkan pengetahuan (p = 0,000) dan sikap (p = 0,000) dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap sikap pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Video Terhadap Pengetahuan Anak Tentang Kekerasan Seksual Pada Anak Di SD Negeri Sinduadi 1 Novita Aprilia Chandra Dewi; Herlin Fitriani Kurniawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.307

Abstract

Kekerasan seksual pada anak merupakan kekerasan yang terjadi pada anak berkaitan dengan kegiatan seksual untuk memuaskan pelaku, yang dilakukan secara paksa, sehingga mengakibatkan korban mengalami penderitaan baik fisik, psikis, ataupun kerugian lainnya. Faktor penyebab kekerasan seksual pada anak dapat disebabkan karena adanya faktor disorientasi seksual pada orang dewasa, faktor keluarga, faktor media massa, dan faktor budaya. Kekerasan seksual pada anak akan berdampak buruk pada fisik, psikologis, dan sosial anak. Pengetahuan anak yang rendah membuat anak rentan mengalami kekerasan seksual, sehingga kapasitas pengetahuan anak tentang kekerasan seksual pada anak perlu ditingkatkan supaya anak dapat mawas diri untuk menjaga dirinya dari hal-hal yang mengarah pada seksualitas. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan video terhadap pengetahuan anak tentang kekerasan seksual pada anak di SD Negeri Sinduadi 1. Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Pre-Eksperimen dengan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 56 siswa. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling seluruh siswa kelas 5 di SD Negeri Sinduadi 1. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan anak tentang kekerasann seksual pada anak. Analisa data non parametrik ini menggunakan uji wilcoxon dan didapatkan hasil pengetahuan dengan hasil p value 0,029 (<0.05). Simpulan: ada pengaruh penyuluhan menggunakan video terhadap pengetahuan anak tentang kekerasan seksual pada anak di SD Negeri Sinduadi 1. Saran: diharapkan agar pihak sekolah SD Negeri Sinduadi 1 untuk menambah wawasan dasar atau memberikan sosialisasi berkala terkait kekerasan seksual pada anak. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian menggunakan variabel serupa atau lainnya yang dapat mempengaruhi edukasi tentang kekerasan seksual pada anak.
Efektivitas Pelvic Rocking Terhadap Durasi Kala I Persalinan Di TPMB Bidan Yuyun Tahun 2025 Indah Dwi Apriyani; Rosi Kurnia Sugiharti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Rohani Siregar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.310

Abstract

Lama kala I persalinan yang berlebihan dapat menyebabkan komplikasi seperti kelelahan ibu, distress janin, dan meningkatnya kebutuhan intervensi medis. Oleh karena itu, intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh teknik pelvic rocking terhadap durasi kala I persalinan pada ibu bersalin di TPMB Bidan Yuyun Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pra-eksperimen dengan desain static group comparison dan total sampling terhadap 30 ibu bersalin. Variabel independen adalah pelvic rocking, sementara variabel dependen adalah lama kala I persalinan; analisis data dilakukan dengan uji chi-square (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa 73,3 % ibu pada kelompok intervensi mengalami durasi kala I normal, dibandingkan 73,3 % pada kelompok kontrol tidak normal, dengan nilai p = 0,011, menunjukkan pengaruh signifikan. Teknik pelvic rocking terbukti efektif, sederhana, dan fisiologis mempercepat pembukaan serviks serta memperpendek kala I persalinan. Meskipun demikian, keterbatasan penelitian ini adalah ukuran sampel yang kecil dan desain pra-eksperimen tanpa randomisasi penuh. Disarankan penelitian lanjutan menggunakan desain quasi-eksperimental dengan ukuran sampel lebih besar dan kontrol yang lebih ketat. Pelvic rocking layak direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam praktik kebidanan.
Hubungan Kecemasan Dengan Tekanan Darah Pada Pasien General Anestesi Di Ruang Pre Operasi Rumah Sakit Umum Daerah Pandega Pangandaran Sony Sanjaya Deol; Danang Tri Yudono; Amin Susanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.311

Abstract

Kecemasan menjelang operasi merupakan masalah umum yang dapat mempengaruhi kondisi fisiologis pasien, salah satunya tekanan darah. Peningkatan tekanan darah praoperasi dapat menimbulkan risiko komplikasi baik selama maupun setelah pembedahan, khususnya pada pasien yang menjalani anestesi umum. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecemasan dengan tekanan darah pada pasien di ruang praoperasi RSUD Pandega Pangandaran. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode cross sectional. Sampel sebanyak 109 responden diperoleh melalui teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur mengunakan kuesioner APAIS, sedangkan tekanan darah dinilai dengan tensimeter digital. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan adanya korelasi bermakna antara kecemasan dan tekanan darah (p < 0,05). Semakin tinggi tingkat kecemasan pasien, semakin besar kemungkinan terjadi peningkatan tekanan darah. Penanganan kecemasan praoperasi perlu dilakukan untuk menekan risiko komplikasi kardiovaskular.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketuban Pecah Dini Di RS Bunga Bangsa Medika Yogyakarta Etika Nur Ilmawati; Elika Puspitasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.312

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) merupakan kondisi pecahnya ketuban sebelum proses persalinan dimulai (sebelum inpartu), termasuk pada fase laten dengan pembukaan lebih dari 4 cm. KPD dapat terjadi baik di akhir kehamilan maupun sebelum usia kehamilan cukup bulan, seperti pada kasus KPD preterm (<37 minggu). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian KPD di RS Bunga Bangsa Medika Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control dimana sampel terdiri dari 164 ibu bersalin, masing-masing 82 kasus KPD dan 82 sebagai kontrol yaitu ibu bersalin yang tidak mengalami KPD. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi Square terhadap variabel usia, malpresentasi, gemelli, paritas, dan infeksi saluran kemih (ISK). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia ibu (p=0,001) dan ISK (p=0,002) dengan kejadian KPD. Tidak ditemukan hubungan signifikan pada variabel malpresentasi (p=0,246), gemelli, dan paritas (p=0,620). Ibu dengan usia <20 tahun atau >35 tahun serta yang mengalami ISK memiliki risiko lebih tinggi mengalami KPD. Penelitian ini menekankan pentingnya pemeriksaan antenatal secara rutin dan pemeriksaan laboratorium sesuai standar untuk mencegah dan menangani KPD.
Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Overweight Pada Remaja Di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta Bari Sofyana; Dewi Rizzky Mutiarasari; Nor Eka Noviani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.313

Abstract

Overweight saat ini masih menjadi permasalahan gizi di Indonesia hingga dunia bahkan WHO mengumumkan sebagai epidemic global. Berbagai macam faktor yang menyebabkan overweight/obesitas pada remaja diantaranya adalah asupan makan, faktor genetik/keturunan, pola tidur tidak teratur dan aktivitas fisik yang kurang. Tujuan: mengetahui adanya hubungan aktivitas fisik terhadap overweight pada remaja di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan data menggunakan Purposive Sampling dengan total sampel 42 responden. Data aktivitas fisik pada remaja di ukur menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data antropometri diukur menggunakan alat timbangan berat badan dan alat ukur tinggi badan (Mikrotoise). Analisa data menggunakan aplikasi SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan prevalensi kejadian remaja usia 13-14 tahun yang mengalami overweight dengan aktivitas fisik cukup dengan overweight sebanyak 11 responden (61 %), sedangkan responden yang tidak mengalami overweight dengan aktivitas fisik kurang sebanyak 13 responden (54 %). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik remaja dengan kejadian overweight.
Hubungan Keterpaparan Iklan Makanan Junk Food Terhadap Status Gizi Siswa SMP Negeri 1 Godean Sleman Ina Istiqlal Yati Tokan; Ririn Wahyu Hidayati; Ibtidau Niamilah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.314

Abstract

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, obesitas pada remaja usia 13-15 tahun sebesar 41%. Masalah status gizi seperti obesitas pada remaja semakin meningkat yang dipengaruhi oleh konsumsi makanan tinggi kalori rendah nutrisi atau junk food. Paparan iklan yang mudah diakses melalui media sosial memicu peningkatan konsusmi makanan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterpaparan iklan makanan junk food terhadap status gizi siswa/siswi SMP Negeri 1 Godean. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitic dengan desain cross sectional. Jumlah populasi adalah 382 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sehingga diperoleh jumlah responden 42 siswa. Data keterpaparan iklan makanan junk food diperoleh melalui pengisian kuesioner, data status gizi diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan kemudian dihitung menggunakan WHO Antroplus. Analisis data keterpaparan iklan terhadap status gizi menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara keterpaparan iklan makanan junk food terhadap status gizi dan niai korelasi negative atau tidak searah yang menggambarkan hubungan yang lemah (r = -0,1248; p = 0,4311). Sehingga disarankan untuk siswa/siswi agar dapat memilah iklan-iklan makanan yang dilihat dan tetap mempertahankan pola makan yang sehat saat ini.
Hubungan Antara Faktor-Faktor Klinis Dan Kejadian Ruptur Perineum Pada Ibu Bersalin Di TPMB Silvy Kusmiran Amd.Keb, 2024 Ai Hanifah Nurlatifah; Rosi Kurnia Sugiharti; Yulianti; Ika Kania Fatdo Wardani; Ismah Khaerunisa
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.315

Abstract

Latar Belakang: Ruptur perineum adalah robekan jalan lahir yang terjadi saat persalinan, baik dengan bantuan alat maupun tidak. Menurut WHO, ada sekitar 2,7 juta kasus ruptur perineum pada ibu bersalin, dan jumlah ini diperkirakan meningkat hingga 6,3 juta pada tahun 2050. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya ruptur perineum pada ibu bersalin di TPMB Silvy Kusmiran Amd.Keb tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah semua ibu bersalin periode Januari–Desember 2024 sebanyak 86 orang, dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara paritas (p=0,003), jarak kehamilan (p=0,004), dan berat badan bayi lahir (p=0,031) dengan kejadian ruptur perineum. Untuk faktor umur ibu (p=0,063), hasil menunjukkan ada kecenderungan hubungan, meski tidak signifikan. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan ruptur perineum adalah paritas, jarak kehamilan, dan berat badan bayi lahir. Temuan ini dapat menjadi masukan bagi bidan untuk memberikan pelayanan kebidanan yang lebih baik guna mengurangi risiko ruptur perineum.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Siswa/I Kelas VII Di SMP Negeri 8 Palangkaraya Melda Korniasi; Maria Adelheid Ensia; Suryagustina
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.316

Abstract

Latar Belakang : Kurangnya pengetahuan dapat mengakibatkan sikap seseorang menjadi negatif. Sifat khas remaja mempunyai rasa mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung berani menanggung risiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan yang matang. Apabila keputusan yang diambil dalam menghadapi konflik tidak tepat, maka remaja akan jatuh dalam perilaku berisiko dan menanggung akibat baik jangka pendek dan jangka panjang. Selain itu, Masalah kesehatan utama yang hampir terjadi di seluruh negara adalah Penyakit Menular Seksual (PMS) Dampak negatif dari PMS sangat bervariasi mulai dari infertilitas, kelahiran mati, kelainan kongenital, hingga kanker serviks bagi wanita. Tujuan : Menganalisis Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa/i Kelas VII di SMP Negeri 8 Palangkaraya. Metode : Kuantitatif - pre experimental dengan pendekatan one group pretest- posttest design, sampel sebanyak 41, pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap, pendidikan kesehatan, dan analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik wilcoxone p value = 0,00<0,05 untuk pengetahuan dan p value = 0,00<0,05 untuk sikap. Penelitian menunjukan H1 dan H2 diterima, sehingga ada pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa/i di SMP Negeri 8 Palangkaraya. Kesimpulan : Ada pengaruh pengetahuan dengan pendidikan kesehatan, sikap dengan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada siswa/i kelas vii di SMP Negeri 8 Palangkaraya.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Baby Blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Sukabumi Tahun 2025 Lilis Setiawati; Neneng Julianti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Ida Widaningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.317

Abstract

Latar Belakang: Baby blues merupakan gangguan emosional yang dialami ibu pasca persalinan dan sering kali diabaikan. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang baby blues dapat meningkatkan risiko kejadian tersebut. Pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III. Tujuan: Mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III tentang baby blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Sukabumi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar umur ibu hamil tidak berisiko (20-35 tahun) yaitu sebanyak 23 orang (76,7%), berpendidikan tinggi (≥SMA) sebanyak 24 orang (80%), dan tidak bekerja sebanyak 21 orang (70%). Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar ibu hamil trimester III memiliki pengetahuan baik sebanyak 21 responden (70%). Setelah intervensi, Sebagian besar ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan menjadi 29 responden (96,7%) dengan kategori baik. Analisis bivariat dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,011 (<0,05), yang berarti pendidikan kesehatan menggunakan leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang baby blues di TPMB S Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi Tahun 2025. Diharapkan tenaga kesehatan dapat menjadikan leaflet sebagai media edukasi rutin dalam pelayanan antenatal care.