cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 780 Documents
Intervensi E-Motive Dalam Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Postpartum Hemorrhage: Studi Kasus Mayasari; Riski Oktafia; Agustin Eko Puji Rahayu
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.754

Abstract

Perdarahan postpartum (PPH) merupakan komplikasi obstetri yang berpotensi meningkatkan morbiditas dan mortalitas maternal sehingga memerlukan penanganan cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan E-MOTIVE dalam asuhan keperawatan pada pasien dengan PPH. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada pasien postpartum spontan usia 27 tahun dengan perdarahan ±600 ml/24 jam disertai anemia dan ketidakstabilan hemodinamik. Intervensi dilakukan melalui bundle E-MOTIVE yang meliputi deteksi dini perdarahan, massage uterus, terapi cairan intravena, serta evaluasi dan eskalasi sumber perdarahan. Hasil menunjukkan bahwa setelah intervensi selama 2×24 jam, perdarahan dapat terkontrol tanpa peningkatan jumlah, serta terjadi perbaikan kondisi hemodinamik dan penurunan gejala klinis. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan E-MOTIVE efektif dalam meningkatkan respon cepat dan terintegrasi dalam manajemen PPH. Kesimpulannya, penerapan E-MOTIVE efektif dalam mengontrol perdarahan postpartum dan mencegah komplikasi lebih lanjut, sehingga direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan berbasis bukti dalam penanganan PPH. Kata kunci: Postpartum Hemorrhage, E-MOTIVE, keperawatan.
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Kemampuan Bicara dan Bahasa Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Sirajul Muna; Afriana Afriana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.756

Abstract

Tumbuh kembang anak tidak dapat dilepaskan dari fungsi bermain yang dimiliki oleh anak, tumbuh kembang masa anak meliputi kemampuan berbahasa, berbicara, kreativitas, bagi tumbuh kembang kognitif dan sosial anak. Fungsi bermain tidak saja dapat meningkatkan tumbuh kembang kognitif dan sosial, tetapi juga tumbuh kembang bahasa, disiplin, tumbuh kembang moral, kreativitas dan tumbuh kembang fisik anak. Data survey dari Januari s/d Agustus 2025 didapatkan jumlah balita 0-5 tahun sebanyak 148 (80,5%), dan balita 2-5 tahun sebanyak 98 jiwa, balita dengan speech delay sebanyak 54 jiwa (36,4%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan kemampuan bicara dan bahasa pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2025”. Penelitian ini merupakan penelitian analitik secara cross sectional, menggunakan uji Chi Square Test Window 25. Penelitian dilakukan pada tanggal 23 Agustus s/d 04 September 2025. Populasi pada penelitian ini adalah balita di Wilayah Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh sebanyak 148 orang, sampel dalam penelitian dilakukan secara Stratified Random Sampling, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 orang. Hasil uji statistik dengan Chi Square didapatkan nilai p-value 0,000 berarti ada hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan perkembangan bicara dan bahasa pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Kesimpulan menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan perkembangan bicara dan bahasa pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh dengan p-value = 0,000. Diharapkan orang tua dapat meningkatkan sikap dalam mengawasi anak dalam bermain gadget dengan membatasi waktu pemakaian gadget.
Pengaruh Budaya Madeung Terhadap Percepatan Penurunan Tinggi Fundus Uteri Pada Ibu Post Partum Di BPM Maryam Desa Peuneuleut Baroh Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen Ferinawati; Afriana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.758

Abstract

Proses involusio uteri dikatakan berjalan normal dapat dilihat dari penurunan tinggi fundus uteri atau TFU, pengeluaran (lochea) cairan sekret yang berasal dari cavum uteri dan vagina dalam masa nifas dan adanya kontraksi uterus. Dalam keseharian budaya ada daerah yang masih menggunakan pemakaian gurita serta budaya bakar batu dengan pandangan dapat membuat Rahim Kembali seperti semula. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat pengaruh budaya madeung terhadap percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu postpartum di BPM Maryam, A. Md. Keb Desa Peuneuleut Baroh Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. Pendekatan metodologis yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan jenis studi analitik dengan rancangan case control study. Penelitian ini telah dilaksanakan di BPM Maryam, A. Md. Keb Desa Peuneuleut Baroh Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang ada di BPM Maryam, A. Md. Keb Desa Peuneuleut Baroh Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen sebanyak 15 orang yang menerapkan budaya madeung dan 15 orang yang tidak menerapkan budaya madeungPenelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2026 sampai 8 Maret 2026. Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh nilai p value 0,042 artinya terdapat pengaruh antara budaya madeung dengan penurunan tinggi fundus uteri. Nilai OR diperoleh 0,667 artinya budaya madeung memiliki risiko besar 0,667 berpengaruh terhadap tinggi fundus uteri pada masa nifas. Kata Kunci : Pemakaian Gurita, Bakar Batu, Tinggi Fundus Uteri
Penerapan Terapi Distraksi Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Menjalani Kemoterapi Di Rumah Sakit Alviatun Nayiroh; Rima Berliana Putri; Ricky Riyanto Iksan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.761

Abstract

affect patient comfort and compliance with therapy. Distraction therapy is a non-pharmacological intervention that aims to divert patient attention to reduce anxiety and pain. Objective: This EBN is to determine the effectiveness of distraction therapy in reducing patient anxiety levels compared to patients who did not receive intervention. Method: EBN data were measured before and after the intervention using a standard scale. Analysis was conducted to compare anxiety levels between the two groups. Results: Before the intervention, anxiety levels in both groups were relatively similar and did not differ statistically significantly (p = 0.210). After being given distraction therapy, the intervention group showed a significant decrease in anxiety with a mean value = 12.3 and SD = 1.15, compared to the control group with a mean = 27.5 and SD = 1.41. The analysis showed a p-value = 0.018 (<0.05), indicating a significant difference between the two groups. Conclusion: Distraction therapy has been proven effective in reducing patient anxiety levels during medical procedures. This intervention can be a safe and effective non-pharmacological strategy to improve patient comfort and promote a more positive care experience.
Beban Kerja Perawat Penanggung Jawab Asuhan Dalam Kaitannya Dengan Kepatuhan Dokumentasi Asuhan Keperawatan: Scoping Review Sulastri Sulastri; Cau Kim Jiu; Wida Kuswida Bhakti; Haryanto Haryanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.766

Abstract

Latar Belakang: Beban kerja perawat berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan dokumentasi, namun scoping review komprehensif khusus perawat penanggung jawab asuhan masih terbatas. Tujuan: Memetakan bukti yang ada mengenai hubungan beban kerja perawat penanggung jawab asuhan dengan kepatuhan dokumentasi asuhan keperawatan. Metode: Scoping review dilakukan mengikuti panduan PRISMA-ScR dan JBI, mencari di database Scopus, PubMed, dan jurnal Indonesia periode 2005-2026. Hasil Utama: Sebelas studi utamanya dari Indonesia menunjukkan hubungan terbalik konsisten antara beban kerja perawat dan kelengkapan/kepatuhan dokumentasi, dengan pendekatan mixed-methods mendominasi. Faktor utama meliputi jumlah pasien, durasi shift, dan kompleksitas sistem dokumentasi. Kebaruan/Orisinalitas: Review ini unik fokus pada "perawat penanggung jawab asuhan" dalam konteks Indonesia, mengisi celah scoping review spesifik beban kerja. Kontribusi: Menyediakan sintesis bukti untuk formulasi kebijakan, standardisasi beban kerja, dan pengembangan sistem dokumentasi elektronik guna meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas asuhan.
Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Kualitas Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman Sri Ameliati; Yesi Maifita; Roza Putri Yenti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.767

Abstract

Dokumentasi keperawatan merupakan bukti pencatatan dan laporan perawat yang digunakan untuk kepentingan klien, masyarakat, serta tim kesehatan dalam memberikan pelayanan data kesehatan yang akurat, valid serta dapat dipertanggung jawabkan. Beban kerja perawat adalah suatu dimensi dari semua aktivitas yang dilakukan perawat selama bertugas disuatu unit kesehatan untuk memberikan pelayanan keperawatan secara cepat, cermat, dan akurat dalam waktu yang ditentukan. Studi yang dilakukan di Ethopia pada salah satu rumah sakit Amhara Ethiopia dengan hasil penelitian didapatkan sebanyak 142 perawat mendokumentasikan asuhan keperawatan untuk semua pasien sedangkan 98 perawat tidak mendokumentasikan. Hasil penelitian di Indonesia sendiri pendokumentasian dilakukan pada tahun 2024, menunjukan dari 25 perawat di Ruang Bugenvile RSUD MGR. Gabriel Manek, SVD Atambua didapatkan sebanyak 9 perawat melakukan dokumentasi asuhan keperawatan dengan kategori baik, 11 perawat dengan kategori cukup, dan 5 perawat dengan kategori kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap rumah sakit aisyiyah pariaman.desain penelitian adalah descriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan diruang rawat inap di rumah sakit aisyiyah pariaman. Penelitian ini dilaksanakan Juli-Agustus tahun 2025. Jumlah sampel 34 Orang dengan pengambilan sampel total sampling. Pengolahan data dilakukan secara Univariat dan Bivariat serta analisa data memakai uji Chi-Square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden (52,9%) beban kerja berat dan sebagian besar responden (55.9%) kualitas pendokumentasian baik Analisa bivariat didapatkan P=0,001 menunjukan adanya hubungan beban kerja perawat dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan. Diharapkan dapat mengelola beban kerja secara baik sehingga beban kerja perawat dalam pelaksanaan pendokumentasian lebih dioptimalkan.
Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre-Operasi Bedah Mayor Sofiyan Kurniawan; Erfin Firmawati; Ana Widyastuti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.768

Abstract

Latar belakang: Kecemasan pre-operasi bedah mayor merupakan masalah umum yang dapat mempengaruhi kondisi psikologis maupun fisiologis pasien. Intervensi non farmakologis seperti terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman diyakini mampu memberikan efek menenangkan melalui stimulasi auditori. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi bedah mayor. Metode: Penelitian studi kasus dilakukan pada tiga pasien dewasa di Rumah Sakit yang ada di kota magelang (20 Oktober-1 November 2025). Instrumen yang digunakan adalah Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Intervensi berupa mendengarkan murottal Surah Ar-Rahman selama 25–30 menit, dengan pengukuran kecemasan sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Sebelum intervensi, seluruh pasien menunjukkan tingkat kecemasan sedang sampai dengan berat. Setelah intervensi, seluruh pasien mengalami penurunan kecemasan menjadi kategori baik. Kesimpulan: Terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman efektif menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi bedah mayor. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis dalam praktik keperawatan perioperatif.
Pengaruh Pemberian Biji Klabet terhadap Produksi ASI Ibu Systematic Literature Review Fitria Tristianti; Sarah Sausan; Vina Nurmayanti; Lisa Trina Arlym; Vivi Silawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian biji klabet (Trigonella foenum-graecum) terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode yang digunakan adalah Systematic literature review (SLR) dengan sumber data dari PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, Wiley, dan Taylor & Francis tahun 2021–2026, yang diseleksi menggunakan kriteria PICOS serta dianalisis berdasarkan pedoman PRISMA dan penilaian kualitas CEBM. Hasil menunjukkan bahwa pemberian biji klabet dapat membantu meningkatkan produksi dan volume ASI pada ibu postpartum. Kandungan fitoestrogen pada biji klabet diduga berperan dalam merangsang hormon prolaktin dan oksitosin sehingga mendukung kelancaran produksi ASI. Disimpulkan bahwa biji klabet memiliki potensi sebagai galaktagogum herbal dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.
Perbedaan Biaya Riil Dengan INA-CBG’s Pada Pengobatan Tuberkulosis Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. Aloei Saboe Sitti Rahmawaty Sisilia Mursidi; Madania; Mohamad Reski Manno; Teti Sutriyati Tuloli; Ariani H. Hutuba
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.771

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular dengan beban pembiayaan tinggi, sehingga diperlukan efisiensi dalam pelayanan kesehatan, khususnya melalui sistem INA-CBG’s pada era Jaminan Kesehatan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya pengobatan pasien TB, membandingkan biaya riil dengan tarif INA-CBG’s, serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perbedaan biaya di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 250 pasien TB rawat inap dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan bagian keuangan rumah sakit, kemudian dianalisis secara deskriptif serta menggunakan uji Wilcoxon dan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan total biaya riil sebesar Rp1.324.913.033 dan tarif INA-CBG’s sebesar Rp1.327.547.900, dengan selisih surplus Rp2.634.867. Terdapat perbedaan signifikan antara biaya riil dan tarif INA-CBG’s (p < 0,05). Lama rawat inap (LOS) merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perbedaan biaya (p < 0,001). Secara umum, tarif INA-CBG’s mampu menutupi biaya riil, namun pengendalian LOS tetap diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan.
Efektivitas Swedish Massage untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Rumah Sakit X Nova Siburian; Rima Berlian Putri; Maria Susila Sumartiningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.773

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kardiovaskular, sehingga diperlukan intervensi komplementer yang aman dan mudah diterapkan untuk membantu mengontrol tekanan darah. Swedish Massage merupakan terapi non-farmakologis yang diketahui mampu meningkatkan relaksasi, memperlancar sirkulasi darah, serta menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis. Tujuan dari penerapan intervensi ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas Swedish Massage terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest with control group, melibatkan kelompok intervensi yang diberikan Swedish Massage dan kelompok kontrol tanpa perlakuan. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah sesi intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji t-dependent dan t-independent. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,002). Kelompok intervensi mengalami penurunan tekanan darah yang lebih konsisten dengan nilai Mean 1,41 (SD 0,401), sedangkan kelompok kontrol hanya menunjukkan perubahan minimal dengan Mean 1,09 (SD 0,001). Temuan ini membuktikan bahwa Swedish Massage lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi dibandingkan tanpa intervensi. Dengan demikian, Swedish Massage dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi komplementer dalam praktik keperawatan gerontik untuk membantu pengelolaan hipertensi secara holistik.