cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 780 Documents
Gambaran Kualitas Tidur Pada Anak Usia Sekolah Dasar Dengan Menggunakan Gadget Di SDN 12 Dungaliyo Kabupaten Gorontalo Siti Rahmadina Deluma; Zuriati Muhamad; Ani Retni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.935

Abstract

Penggunaan gadget sebelum tidur malam dapat memperburuk jam internal tubuh untuk istirahat pada waktunya,sehingga menekan pelepas pada hormon melatonin yang memicu kesulitan tidur. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis hubungan gambaran kualitas tidur pada anak usia 9-12 tahun dengan menggunakan gadget. Desainpenelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 55 siswa usia 9-12 tahundan jumlah sampel sebanyak 55 siswa. Teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data dalampenelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan kualitas tidur anak di SDN 12 DungaliyoKabupaten Gorontalo yang tertinggi yaitu kualitas tidur kurang sedangkan penggunaan gadget yang tertinggimenggunakan gadget >2 jam/hari dengan nilai signifikan 0,000. kualitas tidur anak yang menggunakan gadget>2 jam/hari rata-rata kurang baik atau kualitas tidur kurang sedangkan kualitas tidur anak yang bermain gadget1-2 jam/hari rata-rata baik atau kualitas tidur baik sehingga terdapat hubungan antara kualitas tidur pada anakusia 9-12 tahun dengan menggunakan gadget. Saran untuk pihak sekolah agar dapat bekerja sama denganorangtua siswa dalam memberikan pengawasan Ketika anak bermain gadget hal ini untuk membantu anak agartidak mengalami dampak negatif dari gadget seperti gangguan tidur.
Hubungan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Terhadap Panjang Badan Bayi Lahir Di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo Candrawati Kadir; Ani Retni; Andi Nur Aina Sudirman
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.936

Abstract

Anemia pada ibu hamil apabila tidak segera ditangani yaitu terjadinya penurunan daya tahan tubuh, perdarahan,pertumbuhan dan perkembangan janin terhambat seperti panjang badan rendah. Panjang badan merupakan indikatoryang baik untuk pertumbuhan fisik yang sudah lewat (stunting). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungankejadian anemia pada ibu hamil terhadap panjang badan bayi lahir. Desain penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif.Jumlah populasi sebanyak 115 orang dengan jumlah sampel sebanyak 115 atau total sampling. Analisis data dalampenelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan kejadian anemia pada ibu hamil tertinggi yaitukategori tidak anemia sebanyak 59 orang sedangkan ibu mengalami anemia sebanyak 56 orang sedangkan panjangbadan BBL tertinggi yaitu kategori normal sebanyak 56 orang sedangkan kategori pendek sebanyak 50 orang dankategori sangat pendek sebanyak 9 orang dengan nilai Pvalue 0,000 dimana nilai ini < 0,05 yang artinya Ha diterimadan H0 ditolak. Kesimpulan terdapat hubungan kejadian anemia pada ibu hamil terhadap panjang badan bayi lahir diRSIA Sitti Khadijah Gorontalo. Saran untuk pihak rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan lainnya agar selalumemberikan edukasi pada ibu hamil tentang nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil untuk mencegah anemia serta dampakanemia saat hamil.
Potensi Tepung Kacang Kenari (Canarium Indicum L.) sebagai Bahan Baku Pangan Bergizi: Studi Kandungan Zat Gizi Reski Pebriani; Nani Apriani Natsir Djide
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.939

Abstract

Kacang kenari (Canarium Indicum L.) merupakan komoditas lokal bernilai gizi tinggi yang melimpah di wilayah Indonesia bagian timur, namun pemanfaatannya masih terbatas dan rentan mengalami ketengikan akibat tingginya kadar lemak. Konversi biji kenari menjadi tepung merupakan langkah strategis untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan fleksibilitas aplikasinya dalam industri pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam potensi tepung kacang kenari sebagai bahan baku pangan bergizi melalui analisis komprehensif terhadap kandungan zat gizi makro, mikro, serta komponen senyawa aktif di dalamnya. Metode penelitian diawali dengan preparasi sampel meliputi sortasi, pengeringan oven suhu 50–60°C, penggilingan, dan pengayakan berukuran 80 mesh. Analisis laboratorium dilakukan dalam tiga kali ulangan (Canarium Indicum L) menggunakan metode Kjeldahl untuk pengujian kadar protein, metode gravimetrik untuk serat kasar setelah proses defatting, serta spektrofotometri UV-Vis dengan radikal DPPH untuk evaluasi aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung kacang kenari memiliki kandungan protein sebesar 13,12%, serat kasar sebesar 5,26%, dan aktivitas antioksidan yang sangat masif mencapai 3854,75 mg/kg. Proses penepungan memicu efek pemekatan yang meningkatkan kadar protein dibandingkan bentuk kernel utuh (12,611%), sementara kadar serat kasar mengalami penurunan dari bentuk kernel asli (8,459%) akibat pemisahan kulit ari saat pengayakan 80 mesh. Karakteristik ini menghasilkan tepung bertekstur homogen yang ideal untuk formulasi pangan tanpa merusak preferensi sensori. Kelimpahan aktivitas antioksidan didukung oleh retensi senyawa fitokimia alami (tokoferol dan polifenol) serta pembentukan produk reaksi Maillard (melanoidin) selama pengeringan terkontrol. Secara keseluruhan, tepung kacang kenari memiliki potensi besar sebagai bahan baku komposit bergizi tinggi untuk aplikasi pangan fungsional guna mendukung perbaikan gizi dan komersialisasi pangan lokal.
Pengaruh Pemberian Hiperoksigenasi Pada Pasien Yang Terpasang Closed Suction Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Di Ruangan ICU RSAB Batam Indah Purnama Sari; Wulan Pramadhani; Fransiska Fransiska
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.942

Abstract

Penggunaan alat ventilator mekanik mempengaruhi munculnya masalah pada bersihan jalan nafas, diantaranya adalah meningkatnya produksi sputum sehingga diperlukan tindakan perawatan yang tepat. Salah satu intervensi keperawatan yang efektif untuk menjaga kepatenan jalan nafas akibat penumpukan sekret yaitu dengan melakukan tindakan suction. Hiperoksigenasi merupakan tehnik yang terbaik harus dilakukan untuk meningkatkan nilai saturasi oksigen pada setiap prosedur suction. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian hiperoksigenasi pada pasien yang terpasang closed suction terhadap perubahan saturasi oksigen di ruangan ICU RSAB Batam. Metode penelitian yang digunakan jenis rancangan penelitian pra experiment, populasi pada penelitian ini sebanyak 20 orang, instrument penelitian menggunakan alat suction. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian didapatkan rata-rata perubahan saturasi oksigen sebelum pemberian hiperoksigenasi adalah 98,75, rata-rata perubahan saturasi oksigen sesudah pemberian hiperoksigenasi adalah 100. Ada pengaruh pemberian hiperoksigenasi pada pasien yang terpasang closed suction terhadap perubahan saturasi oksigen di Ruangan ICU RSAB Batam dengan p-value 0,025. Penelitian ini dapat menjadi acuan dan evidence-based practice yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan asuhan keperawatan yang komperehensif pada pasien.
Efektivitas Latihan Low Impact dan High Impact terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Total pada Penderita Hipertensi Najla Iffathiya; Ummy A'isyah Nurhayati; Rizky fis Wulandari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.944

Abstract

Hypertension is a major cardiovascular risk factor often associated withhypercholesterolemia. Aerobic exercise is recommended as a non-pharmacological intervention toimprove lipid profiles. Objective: To determine and compare the effectiveness of low-impact and high-impact exercise in reducing total cholesterol levels among patients with hypertension. Methods: Aquasi-experimental study with a pretest–posttest two-group design was conducted on 28 hypertensivepatients aged 50–70 years at Mlati 2 Community Health Center. Participants were assigned to a low-impact group (n = 14; brisk walking) and a high-impact group (n = 14; High-Intensity IntervalTraining [HIIT] running in place) for four weeks, three sessions per week. Data were analyzed usingthe Paired Sample t-test and Mann–Whitney test (α = 0.05). Results: The low-impact group showed anon-significant reduction in total cholesterol levels from 213.93 ± 8.66 mg/dL to 210.93 ± 13.88mg/dL (p = 0.503). In contrast, the high-impact group demonstrated a significant reduction from224.93 ± 20.13 mg/dL to 201.86 ± 22.66 mg/dL (p = 0.011). However, no significant difference ineffectiveness was found between the two exercise modalities (p = 0.077). Conclusion: High-impactexercise effectively reduced total cholesterol levels, while low-impact exercise showed only a slightreduction. Nevertheless, both interventions demonstrated comparable effectiveness statistically.
Edukasi Perawatan Kulit Wajah Terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri pada Remaja di Pondok Pesantren Putri Darussalam Blokagung Banyuwangi Luluk Faridatul Mukaromah; Shally Ayu Chintya
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.946

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap perubahan fisik dan psikologis, termasuk masalah kulit wajah yang dapat memengaruhi kepercayaan diri. Kurangnya pengetahuan tentang perawatan kulit wajah dapat memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang tepat untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 26 remaja putri di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepercayaan diri yang diadaptasi dari Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri setelah diberikan edukasi perawatan kulit wajah. Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki kepercayaan diri rendah (57,7%), sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi kategori sedang (46,2%) dan tinggi (34,6%). Nilai rata-rata kepercayaan diri meningkat dari 18,65 menjadi 24,10 dengan p-value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Edukasi perawatan kulit wajah berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja putri. Intervensi ini efektif sebagai upaya promotif dalam mendukung kesehatan fisik dan psikologis remaja. Kata kunci: edukasi perawatan kulit wajah, kepercayaan diri, remaja, jerawat, self-esteem
Efektivitas Edukasi Gizi Pada Tenaga Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Anemia Ibu Hamil di Kota Makassar Dinda Tri Lestari; Masdalis Masdalis; Reski Pebriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.949

Abstract

Pemerintah Indonesia saat ini telah berupaya memperbaiki masalah gizi melalui berbagai macam program khususnya program untuk ibu hamil. Program intervensi ibu hamil tidak terlepas dari peran tenaga kesehatan di wilayah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Edukasi tenaga gizi memiliki peran penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pelatihan gizi tentang anemia terhadap pengetahuan tenaga kesehatan di Puskesmas Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan one group pre-post test. Subjek dalam penelitian ini adalah 77 tenaga kesehatan yang melaksanakan program gizi di Puskesmas. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 di Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan menunjukkan peningkatan setelah pelatihan. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa pelatihan terkait anemia berpengaruh signifikan sebesar < 0,001 (nilai p < 0,05) terhadap perubahan pengetahuan tenaga kesehatan di Puskesmas wilayah Kota Makassar. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan tenaga kesehatan melalui pelatihan gizi tentang pencegahan anemia pada ibu hamil.
Analisis Hubungan Status Gizi Dan Anemia Dengan Kesiapan Prakonsepsi Pada Wanita Pranikah Di Puskesmas Tamalanrea Jaya Dan Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar Kiki Amelia; Ratneeni Ratneeni; Lilis Lilis
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.958

Abstract

Latar Belakang: Kesiapan prakonsepsi merupakan faktor penting dalam mewujudkan kehamilan yang sehat. Status gizi dan anemia merupakan masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan pada wanita usia reproduksi dan berpotensi memengaruhi kesiapan prakonsepsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dan anemia pada wanita pranikah dengan kesiapan prakonsepsi di Puskesmas Tamalanrea Jaya dan Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 wanita pranikah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), status anemia berdasarkan kadar hemoglobin, sedangkan kesiapan prakonsepsi diukur menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05). Hasil: Sebagian besar responden memiliki status gizi normal (60,0%), tidak mengalami anemia (62,5%), dan memiliki kesiapan prakonsepsi yang baik (57,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kesiapan prakonsepsi (p=0,002) serta antara status anemia dengan kesiapan prakonsepsi (p=0,001). Kesimpulan: Status gizi dan anemia berhubungan secara signifikan dengan kesiapan prakonsepsi pada wanita pranikah. Optimalisasi status gizi dan pencegahan anemia melalui skrining, konseling gizi, serta edukasi kesehatan reproduksi perlu diperkuat sebagai bagian dari pelayanan prakonsepsi di fasilitas kesehatan primer.
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Di Desa Tijayan Fatya Nurul Hanifa; Zesika Intan Navelia; Novita Puspita Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.979

Abstract

Introduction: Adolescents are an age group that is vulnerable to reproductive health problems due to limited accurate and reliable information. Along with the development of digital technology, social media has become one of the main means for adolescents to obtain information, including related to reproductive health. Implementation: This study aims to determine the relationship between social media utilization and the level of reproductive health knowledge among adolescents in Tijayan Village, Klaten Regency. Research methods: This study used a descriptive quantitative approach with a cross-sectional design. The research sample was 90 adolescents aged 15-23 years who were taken with total sampling technique. Instruments in the form of questionnaires. Data analysis used Spearman correlation test with a significance level of 0.05. Results: Most respondents utilize Instagram (42%), TikTok (33%), and YouTube (25%) as sources of reproductive health information. The level of knowledge of respondents was mostly in the good (46%) and sufficient (40%) categories. The Spearman test results showed that there was a significant relationship between social media utilization and the level of reproductive health knowledge (ρ = 0.212; p = 0.044). Conclusion: There is a significant relationship between social media utilization and the level of reproductive health knowledge in adolescents. Social media can be used as a potential educational tool to increase adolescents' understanding of reproductive health issues in adolescents.
Efektivitas Aroma Terapi Lemon Terhadap Penurunan Derajat Emesis Gravidium Pada Ibu Hamil Trimester I Rika Safitri; Rika Ruspita; Rifa Yanti; Fajar Sari Tanberika
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.995

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan mual dan muntah yang sering terjadi pada kehamilan trimester pertama akibat perubahan hormonal, terutama peningkatan hormon Human Chorionic Gonadotrophin dan estrogen. Kondisi ini apabila tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi hiperemesis gravidarum yang berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya penanganan nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aromaterapi lemon terhadap penurunan derajat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di UPT Puskesmas Alahair Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 18 ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Derajat emesis diukur menggunakan kuesioner Pregnancy Unique Quantification of Emesis (PUQE-24) sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lemon. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor PUQE-24 sebelum intervensi sebesar 9,94 dan setelah intervensi menurun menjadi 4,72. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,747 dengan nilai p = 0,000. Pemberian aromaterapi lemon ini diketahui efektif dalam menurunkan derajat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.