cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 1,062 Documents
Hubungan Efikasi Diri Dengan Kepatuhan Restriksi Cairan Pada Pasien Hemodialisis Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Chiesa Nadia Putri Benno; Supono; Maria Diah Ciptaningtyas; Tri Anjaswarni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1060

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang memerlukan terapi hemodialisis seumur hidup. Kepatuhan terhadap restriksi cairan menjadi aspek penting dalam mencegah peningkatan interdialytic weight gain (IDWG) dan komplikasi serius. Namun, ketidakpatuhan masih sering terjadi pada pasien hemodialisis. Efikasi diri merupakan faktor psikologis yang diyakini berperan dalam membentuk perilaku kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan restriksi cairan pada pasien hemodialisis di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 83 pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dan diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner efikasi diri dan kuesioner kepatuhan restriksi cairan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat efikasi diri kategori sedang (38,6%) dan kepatuhan restriksi cairan kategori cukup patuh (41,0%). Uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan kepatuhan restriksi cairan dengan nilai koefisien korelasi r = 0,909 dan nilai signifikansi p < 0,001, yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sangat kuat. Semakin tinggi tingkat efikasi diri pasien, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan terhadap pembatasan cairan. Diskusi: Peningkatan efikasi diri melalui strategi pengaturan asupan cairan seperti edukasi berulang, pemantauan asupan cairan harian, pembatasan natrium, serta dukungan psikososial diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan restriksi cairan dan mencegah komplikasi pada pasien hemodialisis.
Analisis Implementasi Program Kelas Ibu Hamil Dengan Inovasi Pemberian Madu Kurma Untuk Penanganan Anemia Di TPMB Veronika Sinaga Fitriani; Ridni Husnah; Afizah Ratu Amaryllis
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1063

Abstract

Anemia among pregnant women is a significant global and regional health issue; Batam City has recorded a prevalence of 37%, driven by low adherence to consumption and suboptimal iron absorption from Blood-Supplementing Tablet (TTD) supplementation. This study aimed to analyze the implementation of a "Pregnant Women's Class" program integrated with an innovation involving the administration of date honey to manage anemia among pregnant women at the Veronika Sinaga Independent Midwifery Practice (TPMB) in Batam City. A quasi-experimental design (specifically, a Non-Equivalent Control Group Design) was employed, involving 34 pregnant women in their second and third trimesters with mild to moderate anemia; participants were selected via purposive sampling and proportionally divided into intervention and control groups. Bivariate analysis revealed that the mean hemoglobin (Hb) level rose from 9.42 g/dL pre-intervention to 10.85 g/dL post-intervention, representing a mean difference of 1.43 g/dL. A Paired Sample t-Test yielded a p-value of 0.0001 (p<0.05), demonstrating a clinically significant effect resulting from the integration of this innovation. Biochemical analysis confirms that the combination of iron, B-complex vitamins, and folic acid in dates—synergizing with the high vitamin C and fructose content in honey—acts as a natural enhancer for non-heme iron absorption. This process accelerates erythropoiesis while minimizing gastrointestinal complaints often associated with the side effects of TTDs alone. The study is limited by an evaluation scope focused on a local primary care facility and a monitoring duration of 14 days. It is recommended that practicing midwives adopt the date honey administration innovation within pregnant women's classes as a standard procedure for complementary midwifery care—offering a persuasive, practical, and sustainable approach to alleviating maternal anemia. The study concludes that the implementation of the Pregnant Women's Class, integrated with the innovative administration of date palm honey, is effective and significantly increases hemoglobin levels in pregnant women suffering from anemia at the Veronika Sinaga Independent Midwifery Practice (TPMB) in Batam City.
Pengaruh Terapi Dzikir Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Chronic Limb-Threatening Ischemia (CLTI) Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Auliya Nur Asri; Tri Sumarni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1064

Abstract

Chronic Limb-Threatening Ischemia (CLTI) merupakan stadium lanjut dari Peripheral Artery Disease yang ditandai dengan penurunan perfusi jaringan sehingga menimbulkan nyeri iskemik, kerusakan jaringan, hingga meningkatkan risiko amputasi. Nyeri yang dialami pasien dengan diagnosis medis Chronic Limb-Threatening Ischemia (CLTI) sering kali belum teratasi secara optimal sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis sebagai terapi pendamping. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan terapi dzikir dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien CLTI pasca amputasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien yang dirawat di Ruang Teratai RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan terapi dzikir diberikan selama 10–15 menit setiap hari selama tiga hari dengan melafalkan istigfar sebanyak 33 kali, tasbih (Subhanallah) 33 kali, tahmid (Alhamdulillah) 33 kali, takbir (Allahu Akbar) 33 kali, dan tahlil (Lā ilāha illallāh) sebanyak 1 kali. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dari skala 6 (nyeri sedang) pada hari pertama menjadi skala 3 (nyeri ringan) pada hari ketiga. Selain itu, pasien tampak lebih rileks, ekspresi meringis dan gelisah berkurang, kualitas tidur membaik, serta merasa lebih nyaman selama menjalani perawatan. Penerapan terapi dzikir dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mendukung penatalaksanaan nyeri pada pasien CLTI.
Pengaruh Pola Hidup Terhadap Risiko Hipertensi Pada Dewasa Usia ≥18 Tahun Cesaltina Bui Pereira; Gipta Galih Widodo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1067

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease that poses a significant public health challenge both globally and nationally, with its prevalence continuously increasing among adults aged ≥18 years. This study aims to analyze the influence of lifestyle on the risk of hypertension in adults through a literature review, examining recent studies on diet, physical activity, smoking habits, caffeine consumption, and stress management. The review findings indicate that unhealthy lifestyle behaviors, such as excessive intake of salt, sugar, and fat, lack of physical activity, smoking, high caffeine consumption, and chronic stress, significantly increase the risk of hypertension. Conversely, adopting a healthy lifestyle can reduce blood pressure, prevent complications, and improve quality of life. These findings highlight the importance of community-based nursing interventions that include patient education, monitoring, and guidance to consistently implement lifestyle modifications
Pengaruh Kombinasi Terapi Foot Massage Dan Senam Kaki Diabetik Terhadap Nilai Ankle Brachial Indeks Pada Lansia DM Tipe 2 Di Puskesmas Polowijen Kota Malang Eirya Ertistiarsa; Tri Nataliswati; Maria Diah Ciptaningtyas; Fitriana Kurniasari Solikhah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1076

Abstract

Lansia dengan Diabetes Melitus tipe 2 berisiko mengalami gangguan sirkulasi darah perifer akibat aterosklerosis dan hiperglikemia kronis yang menurunkan elastisitas pembuluh darah serta meningkatkan kekakuan arteri. Kondisi ini menyebabkan penurunan nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan meningkatkan risiko komplikasi kaki diabetik, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis untuk memperbaiki sirkulasi perifer. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi foot massage dan senam kaki diabetik terhadap nilai ABI pada lansia DM tipe 2 di Puskesmas Polowijen Kota Malang. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan two group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 32 responden yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Dimana kelompok perlakuan mendapatkan kombinasi intervensi foot massage dan senam kaki diabetik, sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan intervensi senam kaki diabetik. Analisis data menggunakan Uji statistic Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ABI sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori iskemia arteri ringan. Setelah intervensi, pada kelompok perlakuan hampir setengahnya mengalami peningkatan nilai ABI ke kategori borderline dan normal. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna nilai ABI sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan (p = 0,001). Uji Mann–Whitney menunjukkan peningkatan nilai ABI kelompok perlakuan secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol nilai U = 56.500 (p = 0,003). Disimpulkan bahwa kombinasi foot massage dan senam kaki diabetik berpengaruh terhadap peningkatan nilai ABI pada lansia DM tipe 2 dan diharapkan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu memperbaiki sirkulasi perifer pada lansia DM tipe 2.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenorea Siti Naili Ilmiyani; Dwi Wirastri; Eka Mustika Yanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1110

Abstract

Dismenorea merupakan masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsentrasi belajar, serta kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenorea. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest pada 50 remaja putri yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup, sedangkan setelah diberikan edukasi kesehatan, sebagian besar responden meningkat menjadi kategori pengetahuan baik. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p=0,001 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi kesehatan dan peningkatan pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenorea. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja sehingga dapat dijadikan strategi promotif untuk mendukung penanganan dismenorea yang lebih tepat.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keberhasilan ASI Eksklusif Rizki Muji Lestari; Sri Mularsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.838

Abstract

Family support is the external factor that has the greatest influence on the success of exclusive breastfeeding. The existence of family support, especially from the husband, will have an impact on increasing the confidence or motivation of mothers in breastfeeding. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and the success of exclusive breastfeeding in the Campurdarat Community Health Center work area. The design of this study was a quantitative correlational study with a cross-sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling with a sample size of 38 respondents. From the results of data analysis using Chi Square, it was found that there was a relationship between family support and the success of exclusive breastfeeding (0.000). This study shows that family support is good. This can occur because it is influenced by several factors such as education level and employment status.
Perbandingan Hold Relax Stretching dan Dynamic Stretching terhadap Fleksibilitas Hamstring pada Pemain Sepak Bola Imam Safi'i; Siti Nadhir Ollin Norlinta
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.902

Abstract

Latar Belakang: Fleksibilitas otot hamstring merupakan salah satu komponen penting dalam menunjang performa pemain sepak bola, khususnya pada usia 12–14 tahun. Penurunan fleksibilitas hamstring dapat meningkatkan risiko cedera, menurunkan lingkup gerak sendi, serta mempengaruhi kemampuan sprint, shooting, dan kelincahan pemain. Latihan peregangan seperti Hold Relax Stretching dan Dynamic Stretching diketahui efektif dalam meningkatkan fleksibilitas otot hamstring. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Hold Relax Stretching dan Dynamic Stretching terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring serta membandingkan efektivitas kedua latihan tersebut pada pemain sepak bola. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan two group Pre-Test and Post-Test design. Penelitian dilakukan di SSB Kridhaning Karsa Ksatria (KKK) Sleman, Yogyakarta. Sampel penelitian berjumlah 36 pemain sepak bola usia 12–14 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberikan latihan Hold Relax Stretching dan kelompok kedua diberikan latihan Dynamic Stretching sebanyak 3 kali seminggu selama 4 minggu. Pengukuran fleksibilitas hamstring menggunakan Sit and Reach Test (SRT). Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring (p < 0,05). Terdapat peningkatan nilai fleksibilitas setelah diberikan intervensi pada kedua kelompok. Hasil uji perbedaan antar kelompok menunjukkan adanya perbedaan efektivitas antara Hold Relax Stretching dan Dynamic Stretching terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring. Kesimpulan: Latihan Hold Relax Stretching dan Dynamic Stretching efektif dalam meningkatkan fleksibilitas otot hamstring pada pemain sepak bola usia 12–14 tahun. Namun, Hold Relax Stretching lebih efektif dibandingkan Dynamic Stretching dalam meningkatkan fleksibilitas otot hamstring.
Korelasi Karakteristik Ibu Menyusui dengan Pengetahuan Ibu tentang ASI Perah di Puskesmas Turi Imellia Febria Pangestu; Elika Puspitasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.904

Abstract

ASI perah merupakan solusi bagi ibu menyusui, khususnya ibu bekerja, untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik ibu menyusui dengan pengetahuan tentang ASI perah di Puskesmas Turi. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 55 ibu menyusui. Data dianalisis menggunakan uji Kendall’s tau dan Chi-Square. Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara usia dengan pengetahuan ASI perah (p = 0,009), sedangkan pendidikan (p = 0,085) dan pekerjaan (p = 0,235) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Disimpulkan bahwa usia berperan terhadap pengetahuan ibu tentang ASI perah.
Hubungan Picky Eater dan Pola Asuh Orang Tua terhadap Status Gizi Pada Anak Prasekolah Ichwanul Alif Ramadhan; Agrina Agrina; Ari Pristiana Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.907

Abstract

Pendahuluan: Status gizi anak prasekolah dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya Picky Eater dan pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Picky Eater dan pola asuh orang tua terhadap status gizi pada anak prasekolah. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif korelasi pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 98 orang dipilih secara accidental sampling dan two stage cluster sampling. Instrumen menggunakan kuesioner, timbangan digital, dan microtoise. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat yaitu uji pearson chi square dan fisher’s exact test. Hasil: Mayoritas anak berusia 4 tahun berjumlah 36 orang (36,7%), memiliki status gizi baik 71 orang (72,4%), mengalami Picky Eater 52 orang (53,1%), dan orang tua menerapkan pola asuh demokratis 86 orang (87,8%). Berdasarkan uji pearson chi square menunjukkan anak yang mengalami Picky Eater maka cenderung memiliki status gizi kurang berjumlah 22 orang (22,4%) dibandingkan Non-Picky Eater berjumlah 5 orang (5,1%). Sedangkan berdasarkan uji fisher’s exact test menunjukkan orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis maka anak cenderung memiliki status gizi baik berjumlah 68 orang (69,4%) dibandingkan orang tua dengan pola asuh permisif berjumlah 3 orang (3,1%). Berdasarkan hasil kedua uji tersebut terdapat hubungan signifikan antara Picky Eater dan pola asuh orang tua terhadap status gizi (P-Value = 0,001 dan 0,000). Kesimpulan: Picky Eater dan pola asuh orang tua menjadi faktor penentu yang krusial dalam status gizi yang optimal pada anak prasekolah.

Page 88 of 107 | Total Record : 1062