cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana@uniku.ac.id
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
journal.fon@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien nomor 36A Cijoho Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : https://doi.org/10.25134/
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia serta sastra Indonesia. Ruang lingkup penelitian mencakup penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama, bahasa kedua, maupun bahasa asing. Penelitian dapat dilakukan di jenjang pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Subruang lingkup jurnal ini meliputi: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik, menyimak, berbicara, membaca, menulis, teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranisasi, sosiologi sastra, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, kurikulum, bahan ajar, dan media pembelajaran.
Articles 341 Documents
MEMBACA STYLE KEBAHASAAN SAPARDI DJOKO DAMONO DALAM PUISI PERCAKAPAN DI LUAR SUARA RIUH Nurwardhani; Muhammad Darwis; Aziz Thaba; Asriani Abbas
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/hea6a496

Abstract

ABSTRAK: Salah satu keunggulan sastrawan adalah menciptakan estetika dan identitas dengan bahasa. Salah satu caranya adalah melakukan deviasi. Demikian tujuan penelitian ini yaitu mengetahui style kebahasaan Sapardi Djoko Damono dalam puisi Percakapan di Luar Suara Riuh. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data berpola interaktif dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa diksi bermakna konotatif lebih dominan daripada diksi bermakna denotatif pada puisi Percakapan di Luar Suara Riuh karya Sapardi Djoko Damono. Penggunaan diksi bermakna konotatif lebih banyak digunakan penyair untuk mengkomunikasikan makna yang ingin disampakan menggunakan kata yang mengandung makna komunikatif yang terlepas dari makna harfihnya berdasarkan pemikiran/perasaan penyair atau persepsi penyair yang dibahasakan dan tidak menggunaka makna sebenarnya. Hal ini bertujuan agar pembaca dapat menginterpretasikan puisi Karya Sapardi Djoko Damono dengan luas dan sesuai pendapat masing-masing pembaca.
PENGGUNAAN MODEL LEARNING START WITH QUESTION DALAM MENULIS KESIMPULAN INFORMASI Nadra Amalia; Isthifa Kemal
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/whc18j12

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengadakan evaluasi pada penggunanan model Learning Start With Question dalam meningkatkan literasi menulis khususnya menulis kesimpulan informasi. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi yang didapatkannya apakah informasi itu benar atau bermanfaat bagi dirinya sedangkan, jangka pendeknya adalah mengasah daya nalar mahasiswa dalam menulis kesimpulan informasi yang didapatkan dari materi Ruang Lingkup Penyuntingan. Mengingat zaman digital saat ini sangat banyak informasi yang didapatkan dalam dunia maya tanpa diketahui kebenaran dan manfaatnya. Namun, pada penelitian ini mahasisiswa diarahkan pada materi Ruang Lingkup Penyuntingan oleh Mahasiswa Semester VII B pagi Program Studi Pendidkan Bahasa Indonesia FKIP UMSU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan menulis kesimpulan informasi melalui penerapan model Learning Start With A Question yang dapat dilihat dari hasil observasi mahasiswa belajar pada 2 siklusnya yang mengalami peningkatan. Peningkatan mahasiswa dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 21,7 % dilihat dari hasil pretest dan pada siklus II sebesar 95,6%. Keaktifan mahasiswa untuk bertanya, menanggapi, memperhatikan dan menjelaskan pertanyaan dosen dan teman diskusinya pada siklus sebesar 95% dan hasil pengamatan aktivitas dosen berjalan dengan aktif sebesar 97,5%. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan model pembelajaran LSQ (Learning Start With A Question ) dapat meningkatkan kemampuan menulis kesimpulan informasi mahasiswa.
PENGARUH MEDIA ANIMASI DAN VIDEO DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA FANTASI PADA SISWA KELAS VII SMP KATOLIK RAJAWALI MAKASSAR Priskilia Ratu Maraya; Ramly; Sulastriningsih Djumingin
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/hdff7n36

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan hasil belajar menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali dengan memanfaatkan media animasi. (2) Mendeskripsikan hasil pembelajaran menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali dengan memanfaatkan media video. (3) Membuktikan ada atau tidaknya pengaruh media animasi atau video terhadap pembelajaran menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali yang berjumlah 246 siswa yang tersebar ke dalam enam kelas. Mulai dari kelas VII S, VII T, VII U, VII V, VII W, VII X. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas eksperimen pada kelas VII V dan kelas kontrol pada VII U yang dipilih secara random atau acak. Instrumen yang digunakan yaitu instrument tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII V SMP Katolik Rajawali dengan menggunakan media animasi termasuk kategori sangat tinggi pengaruhnya dengan nilai rata-rata 87; (2) pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII U SMP Katolik Rajawali dengan menggunakan media video termasuk kategori sangat berpengaruh dengan nilai rata-rata 87; (3) media animasi dan video sangat berpengaruh dalam pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII SMP Katolik Rajawali. Hal ini dibuktikan dengan uji-t pada kelas eksperimen nilai signifikansi adalah 14,678 > ttabel = 1,99. Jadi, H1 diterima dan H0 ditolak, ada perbedaan yang signifikan posttest pada kelas eksperimen. Pada kelas kontrol diperoleh thitung = 14,238 > ttabel = 1,99. Jadi, H1 diterima dan H0 ditolak.
SUMBER DAN SIKAP BAHASA TERHADAP FENOMENA ARGOT KOMUNITAS LGBT DI MEDIA SOSIAL Joko Santoso; Agus Budi Wahyudi; Atiqa Sabardila; Eko Purnomo; Anggara Tiyo; Rani Seriawaty
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/a1ket961

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sumber dan sikap bahasa masyarakat dalam penggunaan argot di media sosial. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa bahasa argot yang digunakan komunitas LGBT di media sosial. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode dokumentasi, simak, dan dilanjutkan dengan teknik catat. Dokumentasi digunakan oleh peneliti untuk mendokumentasikan data yang terkumpul. Simak dilakukan peneliti dengan menyimak bahasa yang digunakan komunitas LGBT dalam media sosial. Kemudian data yang sudah terkumpul dicatat dalam kartu data yang sudah disediakan peneliti. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP). Teknik validasi data yang dipergunkan adalah teknik triangulasi teori. Teknik triangulasi yaitu teknik pemeriksaan keabsahan data dengan memanfaatkan sesuatau yang lain diluar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Trianggulasi teori dilakukan dengan mengecek data dengan teori yang digunakan. Hasil penelitian ini yaitu ditemukan tiga sumber penggunaan bahasa argot oleh komunitas LGBT di Indonesia yaitu (1) bersumber dari bahasa asing (bahasa Inggris dan bahasa Jepang), (2) bersumber dari bahasa gaul, dan (3) bersumber dari bahasa asing campur dengan wujud bahasa singkatan. Adapun sikap bahasa komunitas LGBT yaitu cenderung negatif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa argot bersumber dari bahasa asing agar bahasa tersebut tidak diketahui artinya oleh masyarakat lain di luar komunitasnya.
DINAMIKA KEPRIBADIAN DAN GANGGUAN KEJIWAAN TOKOH AZURA DALAM NOVEL PERSONA KARYA FAKHRISINA AMALIA Erfinda Violita; Redyanto Noor
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/6ft0pm66

Abstract

ABSTRAK: Masalah dalam penelitian ini adalah perubahan psikologis yang terjadi pada tokoh Azura dalam novel Persona karya Fakhrisina Amalia. Perubahan psikologis tersebut disebabkan oleh ketidakseimbangan aspek kepribadian sehingga mengakibatkan gangguan kejiwaan, Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan dinamika kepribadian yang dialami tokoh Azura dalam novel Persona karya Fakhrisina Amalia, 2) Memaparkan aspek gangguan kejiwaan yang dialami tokoh Azura, 3) Menjelaskan penanganan perilaku abnormal yang dialami oleh tokoh Azura. Untuk mengungkapkan permasalahan tersebut maka digunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Teori psikoanalisis digunakan sebagai pembedah dinamika kepribadian dan gangguan kejiwaan yang terjadi. Sumber data penelitian ini adalah kata-kata, kalimat, maupun paragraf yang ada dalam novel Persona karya Fakhrisina Amalia terbitan Gramedia Pustaka Utama tahun 2016. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Instrument penelitian adalah peneliti sendiri (human instrument).Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi dokumen. Hasil penelitian ini adalah 1) Dinamika kepribadian tokoh Azura dibagi menjadi tiga bentuk, yakni id, ego, dan super ego. Apek Id tokoh Azura meliputi mencari kenyamanan dan kebutuhan dicintai. Aspek ego dalam tokoh Azura adalah menyakiti dirinya sendiri, aspek superego ditunjukkan dengan mampu berdamai dengan diri sendiri. 2) Gangguan kejiwaan yang tampak dalam tokoh Azura adalah gangguan kecemasan, gangguan mood (mood disorder), dan gangguan kepribadian (personality disorder) skizofrenia. 3) Penanganan perilaku abnormal dilakukan dengan cara psikoterapi. Penelitian ini secara teoretis bermanfaat memberikan sumbangan pengetahuan psikologi sastra dan aspek kepribadian, manfaat secara praktis diharapkan dapat mengembangkan daya pikir dalam mengembangkan karya sastra berbetuk novel dari segi psikologi. Manfaat bagi peneliti lain memberikan acuan terkait pemecahan masalah psikologi.
PRODUK TUTUR ANAK REMAJA USIA 18 TAHUN DENGAN KELAINAN DENGAR KONDUKTIF Marti Marganingsih; Odien Rosidin
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/b9cwyf76

Abstract

ABSTRAK: Proses tutur bahasa seseorang akan berjalan baik dan lancar jika berbagai organ yang terdapat pada tubuhnya dalam kondisi normal. Gangguan pendengaran sebagai salah satu faktor yang dapat menyebabkan terhambatnya proses komunikasi seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan berbicara anak remaja yang mengalami kelainan dengar konduktif dan menjelaskan kesalahan pengucapan kata maupun kalimatnya. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode merekam, menyimak dan mencatat. Teknik catat merupakan cara lanjutan yang dilakukan saat menerapkan metode simak. Di saat melakukan teknik rekam, peneliti melakukan teknik simak- catat. Subjek penelitian yaitu anak remaja usia 18 tahun. Pada penelitian ini, produk tutur yang dihasilkan mengalami hambatan yaitu terdapat 5 substitusi, 3 adisi, 2 distorsi, 2 pemanjangan, dan 6 omisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak remaja yang mengalami kelainan mendengar konduktif mampu melafalkan kata dan kalimat dengan cukup baik meskipun dengan suara sengau. Terjadi gangguan artikulasi di antaranya substitusi yaitu terjadinya penggantian fonem, omisi yaitu terjadinya penghilangan fonem, distorsi yaitu terjadinya kekacauan pengucapan, dan adisi yaitu terjadinya penambahan fonem. Persamaan dengan penelitian sebelumnya bahwa aspek omisi atau penghilangan banyak ditemukan juga pada penelitian ini. Sedangkan kebaruan pada penelitian ini adalah ditemukannya aspek pemanjangan.
PESAN MORAL PADA TRADISI LISAN MERDANG MERDEM KALAK KARO Faisal Fahri; Rosmawati Harahap; Elly Prihasti Wuriyani; Rini Haryani; Herni Meilani
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/w4z8k785

Abstract

ABSTRAK: Tulisan ini secara umum memaparkan tentang pesan moral yang terdapat pada Tradisi Lisan Merdang Merdem Kalak Karo di desa Juhar, Kabupaten Karo Sumatera Utara. Kajian ini juga diharapkan dapat menjadi pengajaran atau amanat yang untuk melakukan sesuatu kebaikan untuk setiap orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliput; studi kepustakaan, yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam mengecek keasbsahan data peneliti melakukan teknik Triangulasi dimana teknik ini digunakan untuk memeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu Merdang merdem atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan istilah kerja tahun merupakan suatu pesta adat yang dilakukan secara turun menurun oleh kalak Karo di seluruh wilayah taneh Karo dengan tujuan menjaga ketentraman dan keseimbangan bermasyarakat serta membangun komunikasi dengan keluarga yang sudah lama tidak bertemu. Adapun sepuluh pesan moral atau amanat yang terdapat di dalam Tradisi Kerja Tahun (Merdang Merdem) Karo tiga diantaranya adalah; (1)Selalu mengucapkan rasa syukur kepada TuhanYang Maha Esa, (2) Selalu memanfaatkan tanaman “Padi” sebagai makanan pokok dan membantu prekonomian, (3) Selalu menjaga ketentraman dan keseimbangan bermasyarakat serta membangun komunikasi antar keluarga.
KEKERASAN DALAM NOVEL MASYITOH KARYA AJIP ROSIDI Deta Aulia; Mulyanto Widodo; Siti Samhati
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/kj691q44

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan memerikan bentuk dan faktor penyebab kekerasan yang tergambar dalam novel Masyitoh karya Ajip Rosidi. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan sosiologi sastra. Data dalam penelitian ini berwujud kutipan-kutipan kalimat yang merepresentasikan bentuk tindak kekerasan dan faktor yang melatarbelakanginya. Data yang dimaksud dikumpulkan melalui teknik baca-catat. Kedua teknik pengumpulan data tersebut dilakukan secara bersama-sama dan terus-menerus. Setelah terkumpul, data dianalisis menggunakan teknik interaktif. Teknik interaktif dalam penelitian ini terdiri atas beberapa tahapan, (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) interpretasi data, (4) simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Masyitoh karya Ajip Rosidi merepresentasikan bentuk dan faktor penyebab kekerasan yang beragam. Bentuk-bentuk kekerasan yang dimaksud terdiri atas kekerasan psikologis dan kekerasan fisik. Kekerasan psikologis meliputi tindakan perampasan hak, pemerasan, pembentakan, tertawa merendahkan, desakan, dan penghinaan. Kekerasan fisik meliputi tindakan penombakan dan pematahan, penyepakan, pengikatan dan pencambukan, penyeretan dan pencambukan, serta perebusan. Adapun faktor penyebab terjadinya tindak kekerasan meliputi kediktatoran penguasa, perlawanan, kurangnya kehati-hatian, dan perbedaan cara pandang.
REFLEKSI SOSIAL INDONESIA DALAM CERPEN “MERDEKA” KARYA PUTU WIJAYA: PERSPEKTIF ALAN SWINGEWOOD Martha Lusiana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/v6gv2039

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dan bertujuan untuk mengungkapkan refleksi sosial masyarakat Indonesia yang ada di dalam cerpen “Merdeka” karya Putu Wijaya. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa sastra merupakan gambaran kehidupan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca dan mencatat kata, frasa, kalimat, ataupun paragraf dalam cerpen tersebut. Setelah data dikumpulkan, dilakukan klasifikasi berdasarkan berbagai refleksi yang merepresentasikan masyarakat Indonesia. Setelah itu, data diolah dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra perspektif Alan Swingewood sebagaimana melihat karya sastra sebagai media untuk menuliskan kembali fakta-fakta sosial di masyarakat. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah (1) ijazah palsu dalam pendidikan Indonesia, (2) komersialisasi jabatan, (3) tuntutan laki-laki untuk menikah, (4) materi sebagai sumber kesuksesan dan kebahagiaan, dan (5) mitos “keberatan nama”. Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi masyarakat yang ada di dalam cerpen “Merdeka” masih relevan hingga saat ini. Melalui karya ini, sastrawan mengungkapkan kegelisahan atas realita sosial yang ada di masyarakat.
MENULIS TEKS DESKRIPSI BERTEMAKAN LINGKUNGAN SOSIAL Risnandar Sudarman; Gusti Yarmi; Siti Ansoriyah
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/1wzxa660

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pembelajaran menulis teks deskripsi bertemakan lingkungan sosial di kelas V sekolah dasar. Menulis sebagai salah satu wujud penggunaan bahasa dengan bermediakan bahasa tulis. Untuk itu, belajar menulis suatu belajar berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tulis, sehingga menulis suatu kemampuan seseorang menuangkan hasil pikirannya menjadi suatu ungkapan dan perasaan dituangkan dalam bentuk tulisan. Teks deskripsi sebagai suatu untuk menggambarkan, melukiskan dan mendeskripsikan objek dengan kata-kata. Lingkugan sosial sebagai suatu faktor individu (peseta didik) dalam menuangkan gagasan atau ide kedalam bentuk tulisan. Menulis teks deskripsi bertemakan lingkungan sosial dipandang sebagai pembelajaran berbahasa diajarkan dan dilatihkan untuk menghasilkan bahasa tulis, sehingga pembelajaran menulis menjadi penambahan pengetahuan, pembentukan sikap dan pengembangan keterampilan pada aktivitas ruang maupun waktu. Metode penelitian ini menggunakan sistematika literature review. Sebanyak 25 jurnal direview, dari empat database dicari untuk pembelajaran menulis di sekolah dasar, pembelajaran bahasa berbasis genre teks, menulis teks deskripsi, lingkungan sosial dan model pembelajaran. Hasil review ini akan memberikan informasi tentang menulis teks deskripsi bertemakan lingkungan sosial di kelas V sekolah dasar, sehingga dapat mengembangkan pembelajaran apa saja dapat dikembangkan dalam konteks pembelajaran menulis di sekolah dasar.