Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurnal ini memuat artikel dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia serta sastra Indonesia. Ruang lingkup penelitian mencakup penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama, bahasa kedua, maupun bahasa asing. Penelitian dapat dilakukan di jenjang pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Subruang lingkup jurnal ini meliputi: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik, menyimak, berbicara, membaca, menulis, teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranisasi, sosiologi sastra, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, kurikulum, bahan ajar, dan media pembelajaran.
Articles
341 Documents
PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS NASKAH DRAMA
Marista Dwi Rahmayantis;
Andri Pitoyo;
Surjawoko;
Achmad Fathoni
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/rm9k2b72
ABSTRAK: Pembelajaran inovatif memfokuskan bagaimana proses pembelajaran berlangsung, bahan ajar dan media yang digunakan, dan penilaian yang dilakukan dalam pembelajaran. Upaya pengembangan kemampuan menulis naskah drama dapat dilakukan dengan cara mengembangkan sebuah bahan ajar untuk membantu pembelajaran. Pengembangan bahan ajar menulis naskah drama dapat menggunakan pendekatan kontekstual agar pembelajarannya beserta contohnya yang lebih dekat dengan kehidupan nyata siswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk bahan ajar menulis kreatif naskah drama dengan melihat aspek isi, bahasa, dan tampilan bahan ajar. Bahan ajar yang disajikan diintegrasikan dengan pembelajaran kontekstual. Penilaian yang disajikan dalam bahan ajar ini adalah penialain otentik yang nantinya akan bertujuan dapat melihat hasil belajar siswa secara proses. Penilaian dilakukan setiap kegiatan yang tertuang dalam bahan ajar karena penilaian yang digunakan dalam bahan ajar ini adalah penilaian proses. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan yang digagas oleh Borg and Gall yaitu reserch dan development (R&D). R&D ini memilik 7 langkah pengembangan, yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk, uji coba lapangan, revisi, uji coba langan yang pada tahap ini uji praktisi dan uji pengguna, dan penyempurnaan produk. Pada saat validasi kepa ahli materi mendapatkan rata-rata 91%. Hasil validasi pada ahli oembelajaran dan tampilan mendapatkan rerata 77% dari aspek isi, 76% dari kelayakan bahasa, dan 89% dari aspek penyajian. Hasil validasi lapangan diperoleh rerata 77%. Dari hasil validasi tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar menulis naskah drama ini layak digunakan dalam pembelajaran.
TEKNIK PEMODELAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PROPOSAL RESEARCH
Dedi Heryadi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/qhjc3028
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis proposal penelitian. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan eksperimen pembelajaran kepada dua kelompok mahasiswa melalui pembelajaran online. Pembelajaran dilaksanakan `empat belas kali pertemuan. Produk dari proses pembelajaran yaitu setiap mahasiswa dapat menghasilkan proposal research yang diserahkan kepada instruktur. Setiap proposal dievaluasi berdasar pada rubrik penilaian. Hasil penilaian dieksplisitkan dalam bentuk skor dengan rentang 10 - 100. Kemudian, dianalisis dengan menggunakan teknik statistika uji beda antara sebelum dangan sesudah pembelajaran, dan antara kelompok mahasiswa yang diberi perlakuan pembelajaran. Hasilnya, diketahui bahwa kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal research mengalami kenaikan yang signifikan. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa teknik pemodelan memiliki efektivitas yang baik dalam pembelajaran menulis proposal research.
Penggunaan Media Multi Modal dalam Menumbuhkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Siswa SMP
Leny Cibro;
Kristiawan Indriyanto;
Cristin Agustina Purba
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/24q2kj48
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan tentang penggunaan media pembelajaran audio visual dalam keterampilan menulis teks deskripsi siswa serta untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran audio visual dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Pangeran Antasari . Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Penerapan media pembelajaran audio visual dalam pembelajaran menulis teks deskripsi siswa Kelas VII SMP Pangeran Antasari, kota Medan dilakukan dalam dua siklus dan mampu menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Terjadi peningkatan dalam prose belajar. Siswa terlihat lebih antusias dan aktif bertanya serta berdiskusi. Saat proses penulisan, siswa lebih terfokus pada pekerjaannya. (2). Penerapan media audio visual sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP-2 Pangeran Antasari, kota Medan. Efektivitas ini dapat dilihat dari peningkatan dalam bentuk nilai. Peningkatan tersebut terjadi dari nilai rata-rata menulis deskripsi pratindakan hingga siklus II. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata siswa 62,5, siklus I nilai rata-ratanya 67,19, dan siklus II sebesar 78 88.
KAJIAN ETNOPEDAGOGI PADA CERITA RAKYAT IKAN DEWA DI KABUPATEN KUNINGAN
Edi Rohaedi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/71vr9611
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cerita rakyat ikan dewa yang berada di Kabupaten Kuningan. Cerita rakyat ikan dewa dikaji dengan pendekatan etnopedagogi, dengan menggunakan pandangan hidup manusia Sunda atau moral kemanusiaan sebagai bahan kajiannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskrriptif, data penelitian adalah cerita rakyat ikan dewa yang bersumber dari lapangan, observasi, dokumentasi dan wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data dan deskripsi analisis digunakan untuk mengolah data dengan menerapkan pendekatan etnopedagogi Sunda yang terfokus pada pandangan hidup manusia Sunda atau moral kemanusiaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 1) manusia harus mempunyai rasa iman terhadap takdir bahwa manusia adalah makhluk Tuhan. yang harus mentaati perintah Tuhan; 2) manusia harus berbakti dirinya kepada Tuhan dengan cara menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya; 3) manusia harus mempunyai self- harga diri yang dibuktikan dengan adanya rasa tanggung jawab, kejujuran, kehati-hatian dalam berjalan, sikap tersebut dapat meningkatkan harga diri manusia itu sendir; , 4) manusia harus mampu menjaga dan merawat alam; 5) manusia harus bisa membedakan mana yang menjadi haknya dan mana yang menjadi hak orang lain; 6 ) manusia harus bisa silih asih, silih asah dan silih asuh dengan sesama manusia lainnya; 7) dalam mengejar kepuasan batin, manusia harus mempunyai rasa ikhlas dan syukur dalam dirinya; 8) dalam cerita itu pun manusia diajarkan bagaimana dirinya dapat memanfaatkan waktu dengan bijak, dan; 9) ikhlas dan syukur nilai yang harus dimiliki manusia dalam mengejar kepuasan lahir batin. Nilai etnopedagogi merupakan salah satu sumber untuk memperkuat karakter bangsa.
RESEPSI MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR TERHADAP NOVEL HABIBIE & AINUN
Utari Purwaningsi;
Muhammad Rapi;
Juanda;
Iswan Afandi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/9pzjdj25
ABSTRAK: Dalam konteks pengajaran dan pembelajaran di lingkungan akademis, novel Habibie & Ainun menawarkan peluang yang substansial untuk menganalisis kompleksitas hubungan personal, sejarah, dan konteks sosial-politik yang memengaruhi kehidupan kedua tokoh utama. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons serta tanggapan mahasiswa terhadap novel "Habibie & Ainun" sebagai bagian integral dari pengajaran dan pembelajaran bahasa serta sastra Indonesia di lingkungan perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mixed method desain eksplanatori yang mengintegrasikan elemen kuantitatif dan kualitatif, bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai respons mahasiswa. Mayoritas responden memiliki ekspektasi sebelum membaca novel Habibie & Ainun dan merasa terhubung dengan karakter utama, menunjukkan pengaruh penggambaran tokoh. Latar dan konteks waktu dalam novel mempengaruhi pemahaman mahasiswa, sementara pemahaman bahasa memfasilitasi keterlibatan mereka. Alasan penerimaan mahasiswa membaca novel ini adalah dampak emosional, daya tarik pesan inspiratif, dan relevansi sejarah, sementara horizon pembaca mencakup dedikasi, pandangan hidup, dan pengaruh positif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia dengan mengungkap cara mahasiswa merespons dan mengaitkan karya sastra dengan realitas sejarah dan sosial, memberikan wawasan tentang efektivitas pengajaran sastra dalam membentuk pemahaman budaya dan sejarah, serta menawarkan pandangan tentang peningkatan pendekatan tersebut sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era kontemporer.
Representasi Perempuan dalam Pemberitaan Puan & Megawati di Instagram (AWK Sara Mills)
Kurnia Kusumawati;
Dewi Kusumaningsih;
Muhlis Fajar Wicaksana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/r5ance73
ABSTRAK: Kehadiran kembali perempuan dalam pemberitaan politik di instagram selalu menjadi pembahasan yang populer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan apa saja bentuk jenis-jenis representasi yang digunakan dalam pemberitaan dan pola bahasa yang terbentuk dari kolom deskripsi pemberitaan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik literature (dibacam ditandai, dan dicatat) dipergunakan untuk mengumpulkan data. Sumber data diambil dari kolom deskripsi yang terdapat pada unggahan instagram berisi pemberitaan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri di akun resmi media sosial instagram Kompas.com. Hasil penelitian ini kalimat dalam pemberitaan yang dianalisis menggunakan ilmu analisis wacana kritis Sara Mills yang dibagi menjadi 3 posisi, yaitu : posisi subjek-objek, posisi pembaca, dan posisi media. Selain itu, ditemukan 25 data yang masing-masing dikategorikan ke dalam berbagai jenis representasi seperti representasi nama, representasi kata ganti, representasi jabatan, dan representasi kekerabatan.
Tahap Perkembangan Pemerolehan Bahasa Pertama Pada Anak Usia Dini Berdasarkan Perspektif Psikolinguistik
Maria Goretti Magdalena Siregar;
Sadieli Telaumbanua;
Sartika Sari
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/ng69fc42
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tahapan pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini berdasarkan perspektif psikolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik observasi dalam pengumpulan data. Penelitian dilakukan di PAUD dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk pemilihan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pemerolehan bahasa pada anak usia dini dimulai dari tahap pra-linguistik, tahap satu kata, tahap dua kata, dan tahap banyak kata. Setiap tahapan tersebut berlangsung melalui interaksi dengan ibu dan orang sekitar dalam kehidupan sehari-hari. Anak usia dini mampu mengucapkan bunyi vokal yang tidak bermakna pada usia 0-7 bulan (tahap pra-linguistik), menggunakan satu kata pada usia 12-18 bulan (tahap satu kata), dua kata pada usia 18-24 bulan (tahap dua kata), dan tiga atau lebih kata pada usia 3-5 tahun (tahap banyak kata). Penelitian ini menambah justifikasi empiris tentang proses dan tahapan pemerolehan bahasa pada anak usia dini serta memberikan wawasan bagi mahasiswa dan pembaca di Program Studi Sastra Indonesia mengenai proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Terpadu Berbasis Model Discovery Learning Di Kelas IV SD Negeri 101781 Pematang Lalang
Rotua Rosalina Aritonang;
Sadieli Telaumbanua;
Esra Perangin-angin
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/wf3ytp11
ABSTRAK: Pengembangan Bahan Ajar sangat penting dalam proses pembelajaran karna dapat mendorong siswa untuk menerima dan memahami materi melalui penerapan bahan ajar tematik yang didasarkan pada pembelajaran discovery learning. Ketika guru memberikan menjelaskan tentang pembelajaran tematik, mereka tidak hanya membahas ide-ide yang dihafal atau ditulis, tetapi juga bagaimana mereka berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan lingkungan mereka. Namun, kenyataannya masih ada ketidaksesuaian yang menyebabkan siswa kurang memperhatikan pelajaran yang diberikan oleh guru. Ini terlihat dalam berbagai cara seperti tidak mengajukan pertanyaan, tidak memberikan saran, dan menolak untuk menyuarakan pendapat mereka. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan peran bahan ajar yang dimainkan oleh guru dan siswa ketika mengembangkan bahan ajar tematik berbasis discovery learning.
Potret Sosial Masyarakat Jawa di Era Orde Baru dalam Naskah Drama "Gapit" Karya Bambang Widoyo
Shynta Nur Fajriani;
Rahma Ari Widihastuti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/aqcrwv40
ABSTRAK: Era Orde Baru di Indonesia ditandai dengan berbagai kebijakan politik, ekonomi, dan sosial yang memengaruhi struktur masyarakat, termasuk masyarakat Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sastra dalam mencerminkan kondisi sosial masyarakat Jawa pada masa Orde Baru melalui naskah drama "Gapit" karya Bambang Widoyo S.P. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dari Ian Watt yang mengedepankan konteks sosial pengarang, sastra sebagai cermin masyarakat, dan fungsi sosial sastra. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka dan analisis isi. Data primer diperoleh dari naskah drama "Gapit" yang terdiri dari empat naskah, sedangkan data sekunder meliputi buku dan artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya “Gapit” berhasil menggambarkan kondisi sosial masyarakat Jawa pada masa orde baru yang tercermin dari kondisi sosial pengarang, kondisi sosial masyarakat yang ditinjau dari jenis masyarakat, aspek bahasa, dan genre sastra yang digunakan serta fungsi sosial sastra. Melalui dialog dan karakter dalam naskah, Bambang Widoyo menyuarakan kritik sosial dan mengadvokasi nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat pendidikan dan advokasi yang efektif dalam memengaruhi persepsi dan tindakan masyarakat. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan pendekatan interdisipliner dan penggunaan teknologi modern untuk memperkaya pemahaman tentang hubungan kompleks antara sastra dan masyarakat.
STRATEGI KESANTUNAN MEMINTA TOLONG DALAM BAHASA ANAK (STUDI KASUS TK ABA KEPUH WETAN)
Siti Salamah;
Dedi Wijayanti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/bf1gph43
Kesantunan merupakan hal penting dalam keterampilah hidup seorang anak dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kajian ini berusaha mendeskripsikan jenis strategi kesantunan anak usia 5-6 tahun dalam meminta tolong/bantuan. Pendekatan kajian ini merupakan kualitatif dengan desain prosedur studi kasus pada TK ABA Kepuh Wetan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa, anak usia 5-6 tahun telah mampu menggunakan strategi kesantunan dalam meminta tolong. Strategi kesantunan yang digunakan adalah strategi tuturan langsung (tanpa basa-basi), strategi kesantunan positif, dan strategi kesantunan negatif. Dalam meminta tolong/bantuan dengan strategi kesantunan positif, anak menggunakan beberapa teknik, antara lain teknik ungkapan tidak langsung, teknik melibatkan penutur atau mitra tutur dalam suatu aktivitas bersama, teknik bertanya, dan teknik mempertimbangkan keinginan mitra tutur. Lebih lanjut, anak menggunakan strategi kesantunan negatif dalam meminta tolong/bantuan dengan teknik ungkapan tidak langsung dan bersikap pesimis.