SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Schoulid | Indonesian Journal of School Counseling is a peer-reviewed journal that publishes research articles, theoretical studies, and program applications in the fields of education, counseling, social sciences, and the humanities. The journal is dedicated to advancing knowledge and practice that support the academic, career, social-emotional, and holistic development of individuals. It also welcomes interdisciplinary contributions that bridge education, counseling, social sciences, humanities, and related fields. The scope of the journal includes, but is not limited to: 1. Education and Counseling: school and community counseling services, career counseling, academic support, social-emotional and multicultural development, counseling approaches and models, and the integration of technology in counseling practices. 2. Social Sciences and Humanities: studies addressing social, cultural, legal, and community issues, including linguistics, economics, management, and business within the context of education, student development, and counseling interventions. 3. Leadership and Advocacy: coordination of services, consultation, collaboration and teamwork, policy advocacy, educational leadership, and resource management in schools and communities. 4. Data and Technology Use: innovations in technology for counseling, education, and social research; data-driven program evaluation; and policy development. 5. Scientific Publications: empirical research articles, conceptual and methodological studies, program evaluations, book reviews, and reports on educational or counseling practices and materials. Schoulid Journal welcomes contributions from researchers, academics, practitioners, and policymakers who work on individual development as well as those engaged in broader studies in education, counseling, social sciences, and the humanities.
Articles
213 Documents
Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Expressive Writing Untuk Menurunkan Perilaku Self-Injury Pada Siswa
Mahyuni Harahap;
Abdul Aziz Rusman
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086033011
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik expressive writing dalam menurunkan perilaku self-injury pada siswa Madrasah Aliyah Tahfidz Qur'an As Syafariyah. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri dari 8 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria kecenderungan perilaku self-injury tinggi. Intervensi dilakukan dalam empat sesi bimbingan kelompok yang memfokuskan pada eksplorasi dan ekspresi emosi melalui tulisan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada skor kecenderungan perilaku self-injury setelah intervensi, dengan nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,011 karena nilai ini lebih kecil dari 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik expressive writing efektif dalam membantu siswa mengelola emosi dan menurunkan perilaku menyakiti diri.Oleh karena itu, layanan bimbingan kelompok dengan teknik ini dapat dijadikan alternatif intervensi psikologis di lingkungan sekolah untuk menangani perilaku self-injury pada remaja.
Pemetaan Jalur Pengaruh Self-Efficacy terhadap Kematangan Karir dengan Locus of Control sebagai Mediator
Ramadhan Syah;
Risydah Fadillah;
Hasanuddin Hasanuddin
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086035011
Di tengah ketidakpastian masa depan karir, remaja memerlukan keyakinan terhadap kemampuan diri dan kendali atas hidupnya untuk membentuk kematangan karir yang solid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap kematangan karir dengan locus of control sebagai variabel mediasi pada siswa SMA. Kematangan karir mencerminkan kemampuan individu dalam merencanakan masa depan karirnya secara mandiri dan realistis, yang ditunjukkan melalui perilaku pengambilan keputusan, pencarian informasi, dan pemahaman terhadap dunia kerja. Sebanyak 295 siswa kelas XII dipilih melalui teknik cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan tiga skala psikologis: self-efficacy, kematangan karir, dan locus of control. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan uji mediasi melalui Sobel Test. Hasil menunjukkan bahwa self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap kematangan karir siswa dengan locus of control sebagai mediator (p = 0,03 < 0,05; z = 2,073 > 1,96). Temuan ini menegaskan pentingnya keyakinan diri dan kontrol internal dalam membentuk kesiapan karir remaja. Penelitian ini bermanfaat sebagai dasar pengembangan intervensi psikologis, seperti konseling karir, untuk meningkatkan self-efficacy dan locus of control dalam rangka memfasilitasi kematangan karir siswa.
Pengaruh Kecemasan Sosial Terhadap Fear of Missing Out di Mediasi Oleh Komunikasi Orang Tua Anak
Atika Azzakamal;
Amanah Surbakti;
Hasanuddin Hasanuddin
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086040011
Kecemasan sosial yang dialami anak dan remaja dapat memicu munculnya Fear of Missing Out (FOMO), yaitu perasaan cemas berlebihan karena takut tertinggal atau tidak terlibat dalam aktivitas sosial yang dilakukan oleh orang lain, terutama yang ditampilkan di media sosial. Dalam kondisi ini, komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak memegang peran penting sebagai faktor mediasi yang dapat mengurangi dampak negatif dari kecemasan sosial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis Pengaruh Kecemasan Sosial terhadap FoMO (Fear of Missing Out) dengan Komunikasi orang tua-anak sebagai mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel siswa kelas X dan XI jurusan TKJ yang berjumlah 211 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kecemasan sosial, skala FoMO (fear of missing out), dan skala komunikasi orang tua-anak. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa tidak ada pengaruh kecemasan sosial terhadap FoMO siswa SMA dengan komunikasi orang tua-anak sebagai mediasi. Hasil tersebut didapatkan melalui pengujian dengan teknis Sobel Test, dimana berdasarkan nilai probability (two-tailed) sebesar 0,198 > 0,05, dan atau dengan nilai Sobel test statisctik sebesar -1.286 < 1,96. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa upaya mengurangi FoMO pada remaja tidak cukup hanya melalui komunikasi orang tua-anak, sehingga perlu pendekatan tambahan yang lebih komprehensif dalam menangani kecemasan sosial.
Pengaruh Smartphone Addiction Terhadap Student Engagement dengan Peer Group Sebagai Variabel Mediasi
Rizska Rabayani;
Amanah Surbakti;
Hasanuddin Hasanuddin
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086050011
Di era digital saat ini, penggunaan smartphone yang berlebihan telah menjadi fenomena umum di kalangan remaja, yang tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga mengancam keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh smartphone addiction terhadap student engagement dengan peer group sebagai variabel mediasi pada siswa SMAN 1 Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh smartphone addictive terhadap keterlibatan siswa dengan peer group sebagai mediasi. Sampel yang digunakan adalah 250 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik simple sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala smartphone addiction, skala student engagement, dan skala peer group. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada pengaruh smartphone addiction terhadap student engagement siswa SMAN 1 Medan, dengan peer group sebagai mediasi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa intervensi pendidikan untuk meningkatkan keterlibatan siswa perlu mempertimbangkan faktor sosial seperti peer group, yang dapat dimanfaatkan sebagai agen perubahan positif dalam mengurangi dampak negatif kecanduan smartphone serta membangun kembali semangat belajar dan keterikatan siswa terhadap sekolah.
Pengaruh Hafalan Al-Qur'ȃn Terhadap Pengamalannya pada Pondok Tahfizh Al-Qur’ȃn di Kota Medan
Mahfudin Arif Ridho;
Syahrin Harahap
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086056011
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh hafalan Al-Qur’an terhadap pengamalan ayat-ayatnya di kalangan santri pondok tahfizh di Kota Medan. Pondok tahfizh yang diteliti terdiri dari lima tipe, yaitu pondok tahfizh tradisional, modern, rumah tahfizh, pesantren salafiyah, dan pesantren terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan angket. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi hubungan antara hafalan dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hafalan Al-Qur’an berkontribusi secara signifikan terhadap empat aspek utama kehidupan santri, yakni peningkatan spiritualitas, pembentukan akhlak, peningkatan prestasi akademik, dan penguatan perilaku sosial. Meskipun demikian, santri menghadapi sejumlah hambatan, seperti manajemen waktu yang kurang efektif, gangguan lingkungan, niat yang tidak konsisten, serta distraksi teknologi. Pihak pondok tahfizh merespons tantangan ini melalui strategi pembinaan berbasis motivasi, penguatan lingkungan kondusif, pembatasan penggunaan teknologi, dan penyediaan fasilitas pendukung. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pendidikan tahfizh yang tidak hanya berfokus pada kuantitas hafalan, tetapi juga pada kualitas pengamalan dalam kehidupan santri. Implikasinya, pondok tahfizh perlu merancang pendekatan yang lebih integratif agar mampu mencetak generasi Qur’ani yang unggul secara spiritual, intelektual, dan sosial
Exploring EFL teachers' technological pedagogical content knowledge (tpack) in digital classrooms
Bajuri Sahnan;
Sholihatul Hamidah Daulay;
Maslathif Dwi Purnomo
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086078011
This study explores the application of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework among English as a Foreign Language (EFL) teachers within digital classroom environments. As educational technology continues to reshape language teaching, it becomes essential to understand how EFL teachers integrate technological, pedagogical, and content knowledge in their instructional practices. Using a qualitative research design, this study employed in-depth semi-structured interviews with 30 EFL teachers from diverse educational institutions. The findings reveal nuanced patterns in teachers’ integration of TPACK components, shaped by factors such as access to professional development, institutional support, individual attitudes toward technology, and contextual barriers unique to EFL digital classrooms. Notably, the study highlights inconsistencies in TPACK application, with many teachers demonstrating strong pedagogical or content knowledge but struggling with technological integration. These insights contribute to a deeper understanding of TPACK implementation in digitally mediated language instruction and underscore the need for targeted support in teacher education programs. The study concludes by offering recommendations for professional development that address the evolving demands of digital language teaching and proposes directions for future research across broader educational contexts
Implementasi program tahfiz Qur’an dalam membentuk karakter peserta didik di madrasah aliyah negeri
Anisa Oktaviana;
Hasan Asari
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086083011
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program tahfiz Qur’an dalam membentuk karakter peserta didik di MAN 2 Deli Serdang. Fokus penelitian mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfiz dirancang secara sistematis melalui penetapan target hafalan, penyusunan jadwal, serta keterlibatan guru pembimbing yang kompeten. Pelaksanaan dilakukan secara rutin dalam kegiatan harian dan intensif, sedangkan evaluasi dilakukan secara berkala untuk menilai hafalan dan perkembangan karakter. Program ini terbukti mampu membentuk karakter religius, disiplin, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati pada peserta didik. Keterbatasan penelitian terletak pada ruang lingkup yang terbatas pada satu madrasah, serta variasi motivasi siswa yang belum tergali secara mendalam. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menyoroti program tahfiz sebagai strategi efektif dalam pendidikan karakter di lingkungan sekolah Islam.
Pengaruh Dukungan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Melalui Mediasi Kepercayaan Diri
Teti Kristiani Ziliwu;
Risydah Fadilah;
Suaidah Lubis
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086100011
Di lapangan, banyak siswa yang mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, seperti fasilitas belajar yang memadai dan perhatian terhadap proses akademiknya, namun tetap menunjukkan motivasi belajar yang rendah. Sebaliknya, ada siswa yang dengan dukungan orang tua yang terbatas tetap memiliki semangat belajar tinggi. Perbedaan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang memengaruhi hubungan antara dukungan orang tua dan motivasi belajar, salah satunya adalah kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris peran mediasi kepercayaan diri dalam pengaruh dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 243 siswa yang dipilih melalui teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen yang valid dan reliabel, yaitu: instrumen dukungan orang tua, motivasib belajar dan kepercayaan diri. Analisis data dilakukan menggunakan analisis path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri, dan kepercayaan diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar. Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan dari dukungan orang tua terhadap motivasi belajar melalui kepercayaan diri, yang menegaskan peran penting kepercayaan diri sebagai mediator.
Pengaruh bimbingan kelompok dengan social skill training terhadap kecemasan bicara di depan umum pada siswa
Khairika Mahrani;
Nefi Darmayanti
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086103011
Kecemasan berbicara di depan umum merupakan tantangan signifikan bagi remaja, terutama saat diminta melakukan presentasi di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas bimbingan kelompok berbasis Social Skill Training (SST) dalam menurunkan kecemasan berbicara siswa. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Populasi terdiri dari 70 siswa kelas XI-F dan XI-G di MAN 2 Langkat, dengan purposive sampling memilih 14 siswa dengan tingkat kecemasan tinggi. Kelompok eksperimen (n=7) menerima empat sesi bimbingan kelompok menggunakan SST, sedangkan kelompok kontrol (n=7) hanya mengikuti kegiatan kelas reguler tanpa intervensi SST. Kecemasan diukur menggunakan angket 30-item Likert yang menilai aspek fisik, kognitif, dan emosional, dengan reliabilitas Cronbach’s α = 0,872. Analisis data dilakukan menggunakan Wilcoxon signed-rank test dan Cohen’s d untuk ukuran efek. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada kelompok eksperimen (P = 0,018), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan (P = 1,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa bimbingan kelompok berbasis SST secara efektif mengurangi kecemasan berbicara di depan umum dengan efek yang besar pada siswa.
Pengembangan bahan ajar digital berbasis studi kasus untuk meningkatkan minat dan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMK Sinar Husni 1
Veni Oktapiani Putri Harahap;
Saidun Hutasuhut;
Kustoro Budiarta
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/086105011
Rendahnya minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi menunjukkan perlunya inovasi bahan ajar yang kontekstual dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar digital berbasis studi kasus untuk meningkatkan minat dan hasil belajar ekonomi siswa kelas X AKL di SMK BM Sinar Husni 1. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate). Instrumen penelitian meliputi angket, tes, wawancara, dan observasi, dengan analisis uji validitas, reliabilitas, prasyarat, serta uji hipotesis menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dinilai layak oleh ahli materi, media, desain, guru, serta uji coba siswa pada berbagai skala, dengan skor rata-rata berada pada kategori tinggi. Uji efektivitas memperlihatkan peningkatan signifikan pada minat belajar (M = 105,90) dibandingkan kelas kontrol (M = 83,09; p < 0,05; d = 2,71) dan pada hasil belajar (M = 90,73) dibandingkan kelas kontrol (M = 82,60; p < 0,05; d = 1,96). Temuan ini mengindikasikan bahwa bahan ajar digital berbasis studi kasus tidak hanya layak, tetapi juga efektif dalam menumbuhkan minat dan meningkatkan capaian belajar siswa. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya pemanfaatan media digital interaktif yang relevan dengan konteks nyata siswa sebagai strategi pembelajaran di SMK, serta membuka peluang penelitian lanjutan pada mata pelajaran dan jenjang pendidikan lain untuk memperluas validitas temuan.