Jurnal Kesehatan
Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, health policies and systems, environmental, health information, Nursing: Neurologist, paediatrics, community and home care, gerontology, maternity, medical and surgical nursing, psychiatric mental health Midwifery: midwifery in complementary based, midwifery in community with gender-based.
Articles
493 Documents
PENGOLESAN EXTRA VIRGIN OLIVE OIL PADA STRIAE GRAVIDARUM
Ramadhanti, Indah Putri;
Amy, Gita Ruthika
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i1.408
Latar Belakang: Pada masa kehamilan, terjadi perubahan pada kulit yang berbeda antara satu wanita dengan wanita lain dikarenakan adanya pertambahan darah yang mengalir ke kulit yang menyebabkan perubahan kulit wanita hamil yaitu striae gravidarum. Hampir 90% ibu Hamil di Indonesia mengalaminya. Kandungan Extra Virgin Olive Oil (EVOO) dapat mengurangi permasalahan kulit tersebut yang masih jarang digunakan di Indonesia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengolesan EVOO terhadap perubahan striae gravidarum pada ibu hamil Trimester II di Klinik Bina Kasih Sarolangun.Metode: Metode penelitian adalah Quasy Eksperimen dengan pendekatan one group pre and post test design. Populasi sebanyak 14 orang ibu hamil, sampel 8 responden dengan Teknik purposive samplingHasil: Dari hasil uji normalitas saphiro wilc, didapati data berdistribusi normal sehingga uji bivariat menggunakan paired t-test. Hasil Analisa univariat didapati rerata striae gravidarum pretest adalah 2,38 dengan kategori II (warna merah tua) dan III (warna ungu), rerata striae gravidarum posttest adalah 1,25 dengan kategori I (warna merah muda). hasil Analisa bivariat dengan p-value Â0,012Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengolesan EVOO terhadap perubahan striae gravidarum pada ibu hamil Trimester II. Disarankan bahwa ibu hamil dapat menjaga dan memelihara kulit dari awal kehamilan sehingga dapat mengurangi perluasan striae gravidarum selama kehamilan yang dapat mengganggu kenyamanan selama kehamilan.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY DALAM MENGHENTIKAN KEBIASAAN MEROKOK REMAJA
Suri, Silvia Intan;
Anggraini, Dian;
Yulianti, Putri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i0.410
Kecenderungan peningkatan prevalensi merokok terlihat lebih besar pada kelompok anak-anak dan remaja. Prevalensi merokok pada remaja usia 10 -18 tahun mengalami peningkatan dari tahun 2013 (7,20%) ke tahun 2018 (9,10%). Perubahan dalam perilaku merokok dapat dicapai dengan penggunaan psikoterapi, salah satunya Cognitive Behaviour Therapy (CBT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Cognitive Behaviour Therapy dalam Menghentikan Kebiasaan Merokok Remaja Di Kota Bukittinggi. Metode penelitian ini adalah penelitian Quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest and post test design. Populasi penelitan ini adalah seluruh remaja di Kota Bukittinggi. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 1 kelompok intervensi yaitu sebanyak 30 orang responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan buku/modul CBT. Subjek pada penelitian ini diberi perlakuan CBT yang mengacu pada modul/panduan terapi yang telah melalui Uji Ahli. Dalam proses CBT terdapat pre-test dan post-test dalam bentuk skala kognisi, pemantauan perilaku menggunakan Behaviour Rating Scale (BRS). Dalam mendapatkan hasil penelitian, peneliti menggunakan analisis bivariat menggunakan Dependent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penurunan kebiasaan merokok remaja setelah diberikan Cognitive Behaviout Therapy (CBT) dengan nilai pvalue adalah 0,000 (p≤0,05). Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Cognitive Behavior Therapy (CBT) terhadap kebiasaan merokok remaja. Dalam penelitian ini direkomendasikan untuk menerapkan Cognitive Behavior Therapy kepada perokok oleh perawat yang mempunyai kompetensi.
EDUKASI KEMANDIRIAN KELUARGA TERHADAP PRILAKU PENCEGAHAN GIZI KURANG PADA BALITA: Systematika Review
Khasanah, Uswatul;
Keliat, Budi Anna;
Mulyono, Sigit;
Hariyanti, Rr Tutik Sri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i2.412
Latar Belakang Masalah: Balita merupakan populasi at risk karena memiliki beberapa faktor baik internal maupun eksternal yang dapat memengaruhi timbulnya masalah kesehatan diantaranya masalah Gizi kurang.Penyebab terjadinya gizi kurang balita terdiri atas penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung berupa biologis, usia, dan penyakit infeksi, sedangkan penyebab tidak langsung berupa ekonomi, karakteritik keluarga, dukungan  keluarga dan perilaku keluarga. Keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam menangani masalah gizi kurang. Peran perawat dalam mendukung agar keluarga secara mandiri melakukan perubahan perilaku pencegahan gizi kurang pada balita.Tujuan : Mengidentifikasi literatur tentang Edukasi keluarga dalam Perilaku pencegahan gizi kurang pada Balita.Metode: Pencarian artikel menggunakan tiga  mesin pencarian yang di publikasi dari tahun  2010 sampai 2021  Medline, Cinahl dan Science Direct. Fokus pencarian artikel untuk mengetahui efektifitas untuk menelaah efektivitas intervensi model promosi kesehatan terhadap kesiapan keluarga dalam melakukan pencegahan Gizi kurang pada ballita. Fokus  penelitian pada keluarga dan balita yang berjenis kelamin  perempuan dan laki-laki berusia   0 -60 bulan. Edukasi keluarga  berupa strategi yang diorientasikan kepada perubahan knowledge, affektif dan physcomotor agar keluarga balita memiliki kemandirian dalam perilaku pencegahan gizi kurang pada balita. Artikel penelitian menggunakan Randomized Controlled Trial..Hasil: Semua penelitian melaporkan bahwa promosi kesehatan berbasis keluarga di komunitas  meliputi couching, counselling dan guideining dapat melakukan pencegahan masalah gizi kurang pada balita.Dibutuhkan penguatan bagi keluarga agar komitmen melakukan tindakan pencegahan  gizi kurang pada balita.
PENGARUH KONSUMSI AIR KELAPA HIJAU TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID
Realita, Friska;
Dewi, Rosita Komala;
Susilowati, Endang
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i2.414
Latar Belakang : Nyeri haid atau sering disebut dismenore merupakan masalah ginekologis umum yang paling sering terjadi pada wanita saat menstruasi atau sebelum menstruasi, Dismenore dapat didefinisikan sebagai rasa kram yang hebat di daerah uterus atau secara superfisialnya bisa dirasakan pada perut bagian bawah, selama menstruasi.Tujuan : untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haid.Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest and posttest. Data nyeri haid diuji normalitas menggunkananshapiro wilk, jika datanya terdistribusi normal namun jika datanya tidak terdistribusinormal maka  menggunakan uji WilcoxonHasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan pemberian air kelapa hijaumenunjukkan nilai p=0,000 (<0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruhpemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haidKesimpulan : Ada pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haid.
STUDI KOMPARATIF : PENGGUNAAN KAYU MANIS DAN ASAM MEFENAMAT DALAM PENATALAKSANAAN DISMENOREA PRIMER
Miraturrofi'ah, Mira
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i3.420
Latar Belakang : Dismenorea berdampak pada berbagai macam aspek dikalangan wanita. Di Amerika Serikat, kerugian akibat dismenorea per tahunnya mencapai 600 juta jam kerja dan $ 2 milyar. Sementara itu, 42% wanita Mesir absen dalam kegiatan sehari-hari akibat dismenorea. Oleh karena itu, dibutuhkan pengelolaan yang dapat menurunkan angka kejadian dismenorea primer.Tujuan : Membandingkan efektifitas konsumsi larutan kayu manis dan asam mefenamat dalam menurunkan skala dismenorea primer.Metoda dan Bahan : Penelitian eksperimen design dengan rancangan two group pretest and posttest design. Pretest dilakukan untuk mengukur skala dismenorea melalui visual analogue scale (VAS), kemudian responden diberi intervensi. Grup I diberikan 500 mg larutan kayu manis (dibagi menjadi dua kali konsumsi), Grup II diberikan 500 mg asam mefenamat (2 tablet @ 250 mg). Pengelompokan didasarkan pada responden mana yang menstruasi dan memenuhi kriteria inklusi terlebih dahulu. Pengukuran post test dilakukan pada 4, 8. 16. 24, dan 48 jam setelah intervensi pertama. Penilaian efek samping dilakukan pada 24 dan 48 jam setelah intervensi pertama.Hasil : Kedua intervensi efektif menurunkan skala dismenorea (p-value Grup I = 0.005 < 0.05 & Grup II = 0.023 < 0.05), namun kelompok intervensi asam mefenamat memiliki nilai rata-rata penurunan lebih besar yaitu 1.4 dibandingkan kelompok intervensi larutan kayu manis 1.3. Responden dengan intervensi larutan kayu manis memiliki efek samping lebih sedikit dibandingkan kelompok asam mefenamat.Kesimpulan : Larutan kayu manis dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menurunkan skala dismenorea primer dengan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan dengan asam mefenamat.
PENGGUNAAN MOBILE TECHNOLOGY DAN PENELITIAN PARTISIPATORIS UNTUK PENCEGAHAN DROUP-OUT KB SELAMA PANDEMI COVID-19
Astuti, Andari Wuri;
Mufdlillah, Mufdlillah;
Anggraeni, Witriani Susasi;
Sewoko, Ewang
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i1.422
Latar Belakang Masalah: Pada masa pandemi COVID-19, Pasangan Usia Subur (PUS) di Indonesia mengalami hambatan untuk melakukan kunjungan di fasilitas kesehatan dikarenakan pembatasa sosial, hal ini juga mempersulit PUS mengakses kontrasepsi. Data menunjukkan bahwa pada rentang Maret sd Mei 2020, terdapat peningkatan jumlah kehamilan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah drop out KB pada PUS selama masa pandemi COVID-19 dengan menggunakan mobile technology dan PAR serta menggali pengalaman stakeholder KB.Metode: Kegiatan yang dimplementasikan dalam penelitian ini ada 2 kegiatan besar yaitu dengan melakukan PAR dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang kontrasepsi dan KB. Blended online-offline method diterapkan dalam pendidikan kesehatan ini. Mobile technology dipilih sebagai media untuk memberikan pendidikan kesehatan, WhatsApp dan Youtube video digunakan untuk mengirimkan pesan dan informasi tentang kontrasepsi dan KB, serta memberikan informasi tentang akses kontrasepsi pada masa pandemi COVID-19. Study PAR ini dilaksanakan pada bulan Juni sd Agustus 2020, dan one to one interview dilakukan untuk menggali pengalaman stakeholder.Hasil: Data interview menunjukkan bahwa PUS merasakan bahwa penggunaan mobile technology memberikan manfaat bagi mereka untuk dalam memperoleh pengetahuan dan informasi tentang kontrasepsi dan KB.PAR juga memberikan kesempatan kepada PUS untuk bisa berkontribusi pada sebuah program intervensi kesehatan yang menyebabkan emreka lebih bisa berpartisipasi pada program tersebut. Kader, tokoh masyarakt dan bidan juga merasakan manfaat positif dari program yang dijalankan dalam memberdayakan masyarakat di daerah tersebut.pada masa pandemi COVID-19. Namun demikian, ketidakstabilan jaringan internet dibeberapa daerah dianggap senagai salah satu tantangan pada saat implementasi.Kesimpulan: Diperlukan scope dan tempat yang luas untuk implementasi pada studi yang sam, sehingga mangaaf dari program bisa dirasakan oleh lebihnbanyak masyarat, hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan kesdaran ber KB serta menurunkan angka drop out KB pada masa pandemi COVID-19.
PENTINGNYA PELAYANAN ANTENATAL CARE SELAMA KEHAMILAN
Nasution, Suci Maisyarah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i1.423
Latar Belakang: Kehamilan sehat merupakan gambaran dari kelahiran sehat dan aman. Secara global hampir 15% bayi di seluruh dunia dilahirkan dengan berat badan lahir rendah, serta berdampak pada kematian dan kesakitan bayi. Pemeriksaan kehamilan sangat disarankan sebagai salah satu strategi untuk menurunkan angka kejadian BBLR.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dengan kejadian BBLR.Metode: Penelitian ini merupakan studi Analitik Observasional dengan rancangan case-control. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling seluruh Rekam medis pasien bersalin di RSUD sebanyak 65 kasus dan 65 kontrol, sampel yang di ambil dalam penelitian ini dengan memenuhi kriteria Inklusi ibu yang memiliki catatan pemeriksaan kehamilan, bayi tunggal, bayi lahir hidup, dan kriteria ekslusi : jumlah kehamilan ibu < 2x. Pengelompokan ANC yang baik dengan melakukan pemeriksaan kehamilan > 4 x. pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan α0,05.Hasil:Hasil menunjukkan 56,9% umur ibu pada kasus dan kontrol berada pada rentan yang bagus (<35 tahun) padan hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan ANC dengan kejadian BBLR dengan nilai p value = 0,001, penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara ANC dengan kejadian BBLR dimana ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan < 4 x selama kehamilan beresiko melahirkan bayi BBLR.
PENGARUH PEMBERIAN PUTIH TELUR TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PASIEN TB PARU
Arza, Putri Aulia;
Ilham, Dezi;
Irmarahayu, Agneta
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v11i2.424
Latar Belakang: TBC masih menjadi masalah kesehatan utama di Asia Tenggara dan menyebabkan morbiditas dan mortalitas.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas ekstra putih telur dengan asupan madu pada kadar kolesterol totalMetode: Penelitian ini merupakan randomized controlled trial menggunakan metode quasi experimental dengan desain penelitian control group pre-test post-test. Dilakukan di Rumah Sakit M. Zein Pesisir Selatan pada tahun 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan 32 pasien dialokasikan untuk intervensi (n = 16) dan kelompok kontrol (n = 16). Kedua kelompok menerima diet protein tinggi energi tinggi, kelompok intervensi menerima ekstra putih telur dan madu selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan paired sample t test untuk menganalisis perbedaan sebelum-sesudah dalam total Kolesterol). Tes Wilcoxon Sign Rank digunakan untuk menilai perbedaan dalam dua kelompok.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada kelompok perlakuan, ditemukan bahwa ada efek member tambahan putih telur dan madu pada kadar kolesterol total pada pasien TB paru. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada efek memberikan tambahan putih telur dan madu pada kadar kolesterol total pada pasien TB paru.Kesimpulan: Ekstra putih telur dan madu secara efektif dapat menurunkan kadar kolesterol total
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN PEMBERIAN SUPLEMENTASI KAPSUL VITAMIN A DI KOTA PEKANBARU
Maulida, Fathia;
Setiarini, Asih
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i1.425
Latar Belakang Masalah: Covid-19 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan disebabkan oleh virus bernama Coronavirus. Karena penyebarannya yang cepat dan penambahan kasus yang banyak, WHO kemudian mengumumkan penyakit ini sebagai pandemi di seluruh dunia. Untuk menanggapi hal tersebut, Pemerintah Indonesia menerapkan berbagai peraturan mengenai kedaruratan dan pembatasan sosial yang salah satunya adalah penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan covid-19.Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan suplementasi kapsul vitamin A di pelayanan kesehatan saat sebelum dan sesudah adanya pandemi covid-19 di Kota Pekanbaru.Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif kemudian disajikan dengan naratif deskriptif. Wawancara dilakukan dengan 4 orang petugas gizi dari 4 puskesmas yang berbeda di Kota Pekanbaru secara langsung dengan protokol kesehatan ketat. Data yang di hasilkan di buat transkrip kemudian di analisis konten berdasarkan analisis persepsi informan dalam memberikan pendapat dan pengalaman mengenai pelaksanaan suplementasi vitamin A.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan suplementasi kapsul vitamin A di puskesmas Kota Pekanbaru sebelum pandemi sudah berjalan dengan baik namun terjadi perubahan drastis dalam pelayanan kesehatan dan pelaksanaan suplementasi vitamin A saat pandemi covid-19 sehingga menyebabkan penurunan cakupan pencapaian keberhasilan yang signifikan jauh dibawah target nasional sebesar 82%. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya kebijakan pembatasan kegiatan (PSBB) sehingga berdampak pada pelaksanaannya dan juga rasa takut dari kader dan masyarakat untuk melaksanakan pelayanan kesehatan saat pandemi covid-19 ini.Simpulan: Dibutuhkan penguatan kinerja tenaga kesehatan dan dukungan dari tokoh masyarakat dalam optimalisasi pelaksanaan suplementasi vitamin A saat pandemi covid-19 ini.
EXTRACT VIRGIN OLIVE OIL AS A NATURAL REMEDY IN REMOVING CRADLE CAP IN INFANTS
Lubis, Kholilah;
Wardianti, Nofri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i1.426
Background: Cradle cap (Infantile Seborrhoeic Dermatitis), a form of dermatitis that manifested as patches of scale severity on the scalp of infants. The plaque is hard, thickness and tightly scale accompanied by red inflammation resembling a hat, cause itching, discomfort and causes stress to the parents with the prevalence rate of 3.5% in worldwide distribution. Extract Virgin Olive Oil (EVOO) have an anti-inflammatory, antioxidant, wound healing, skin ageing, and reduces the incidence of skin cancer.Purpose: The aim to determine the effect of EVOO with a duration time to recover the cradle cap.Method: This study was a queasy experiment with the control group (was not administration) and the intervention group (was given four drops of EVOO). The population was 21 infants and only five infants with cradle caps in the Siulak Mukai Public Medical Centre area, Kerinci Regency, Jambi. The sampling technique used the purposive sampling technique for as many as 10 samplings. Infants are aged 1-4 months; cradle cap confirmed in the head with a low degree (less than 10%) from the infant's head's frontal area and parietal areas. The statistical analysis used an independent sample t-test.Result: There were significant differences between the two groups in the duration of recovered the cradle cap (p = 0.000). Further analysis demonstrated a favourable effect of the intervention group with duration time to recovered 10.20 days than the control group is 27.60 days.Conclusion: EVOO is recommended to remove cradle caps in infants and nourish hair by making the infant's scalp moist by preventing oxidative damage.