cover
Contact Name
LPPM UWGM Samarinda
Contact Email
lppm@uwgm.ac.id
Phone
+6282189998560
Journal Mail Official
abdimasmahakam@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wahid Hasyim No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3671
Core Subject : Education,
Universitas Widya Gama Mahakam publishes the journal Abdimas Mahakam twice a year, in January and July. The online version of the journal carries the ISSN 2549-5755 . Researchers from around the world who are interested in all aspects of community participation are represented here. English and Bahasa Indonesia versions of the article are both available
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
Pelatihan Kemampuan Bahasa Prancis Pariwisata bagi Karyawan Candi Ratu Boko Rohali; Tri Kusnawati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2875

Abstract

Candi Ratu Boko Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara termasuk wisatawan Prancis setelahh candi Borobudur dan Prambanan. Sayangnya, sedikit pelaku wisata di sana yang dapat berkomunikasi dengan bahasa Prancis. Wisatawan asing  yang datang dipandu dan dilayani dalam bahasa Inggris. Terkait dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Bahasa Prancsi UNY bekerjasama dengan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko memberikan pelatihan kemampuan bahasa Prancis bagi karyawan di Candi Ratu Boko. Mengingat volume kerja para karyawan yang cukup padat, pelatihan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Kegiatan yang diikuti oleh 31 orang karyawan ini dilaksanakan 5 Mei samapai dengan 8 Juni 2023 dengan 4 orang dosen pengajar dan dibantu  oleh 5 orang mahasiswa sebagai tutor. Teknik pelatihan dilakukan dengan teori dan praktik berbicara dan menulis bahasa Prancis. Materi yang diajarkan meliputi penggunaan bahasa Prancis sehari-hari yang digunakan dalam melayani wisatawan yang berbahasa Prancis. Hasil pelatihan menunjukkan sebagai berikut. Pertama, kemampuan bahasa Prancis pariwisata karyawan Candi Ratu Boko meningkat dari sebelum pelatihan dan sesudah mereka mengikuti pelatihan. Kedua, pengaruh pelatihan bahasa Prancis pariwisata sangat baik karena dapat meningkatkan pelayanan para karyawan terutama bagi tamu berbahasa Prancis yang datang ke Candi Ratu Boko dan pada akhirnya dapat meningkatkan profesionlisme para karyawan.
Pengenalan Kata Kerja Bahasa Inggris Menggunakan Metode Total Physical Responses (TPR) di Sekolah Dasar Neni Nurkhamidah; Rizka Patrika Rizal; Adinda Apriliani Hardono; Christian Siregar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2876

Abstract

Beberapa sekolah dasar di Indonesia yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka tidak menyelenggarakan pembelajaran Bahasa Inggris karena kedudukannya adalah sebagai mata pelajaran pilihan. Hal ini menjadikan siswa tidak memiliki kesempatan untuk belajar. Fenomena ini juga terjadi di Sekolah Dasar (SD) Negeri Cengkareng Barat 07 Pagi. Keinginan siswa untuk belajar Bahasa Inggris dan tidak ada kesempatan untuk mempelajarinya menjadi permasalahan yang akan dipecahkan dalam Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Media Nusantara Citra. Kegiatan ini merupakan pengenalan kata kerja Bahasa Inggris menggunakan Total Physical Responses (TPR) di kelas 4. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Pre-test dan post-test diimplementasikan untuk mengukur keefektifan kegiatan pembelajaran ini. Perbandingan skor pre-test dan post-test menunjukkan bahwa penggunaan metode TPR efektif dalam pengenalan kosa kata dalam Bahasa Inggris. Selain itu, dari hasil wawancara yang dilakukan, siswa merasa senang dan termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris karena metode yang diberikan menyenangkan.
Sosialisasi Waspada Penipuan Digital bagi UMKM Kota Batam Dewi Rachmawati; Lamria Raya Fitriyani
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2899

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi selain memudahkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam bisnis, juga terdapat tantangan karena maraknya penipuan digital. Tidak jarang banyak UMKM yang menjadi sasaran empuk penipuan digital ini. Lokasi kota Batam yang bertetangga dengan Negara Malaysia dan Singapura, membuat penjualan secara online maupun penggunaan pembayaran digital menjadi masif dilakukan karena banyak dikunjungi wisatawan asing maupun lokal. Dalam hal ini sangat dibutuhkan kehati-hatian bagi UMKM dalam bertransaksi, terlebih kepada orang yang baru dikenal baik di dunia maya ataupun dunia nyata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengarah kepada para pelaku UMKM di Kota Batam, yaitu yang tergabung dalam binaan PLUT (Pusat Latihan Usaha Terpadu) kota Batam. Kegiatan ini berupa sosialisasi literasi digital kepada 24 pelaku UMKM, dengan kriteria yang dalam aktivitas jual beli produknya menggunakan media digital. Materi yang diberikan adalah konsep pada literasi digital yang dapat meningkatkan pengetahuan maupun pemahaman para pelaku UMKM di Kota Batam. Juga jurus-jurus agar terhindar dari penipuan digital. Sebelum sosialisasi, para peserta diberikan pre-test untuk mengukur pengetahuan dan pemahamannya selama ini, kemudian penyampaian materi literasi digital dan ditutup dengan pengisian post-test untuk dapat melihat apakah pengetahuan dan pemahaman peserta meningkat. Harapan tim pengabdian masyarakat tentunya pelatihan ini dapat membuat peserta memiliki pemahaman literasi digital sebagai pelaku UMKM Digital.
Penerapan Metode Break Even Point Pada UMKM Warung Kopi Erchola Muara Wahau Rudy Syafariansyah Dachlan; Ali Mushofa; Hendra; Angelika Fera
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2911

Abstract

Perencanaan laba menjadi bagian yang penting dalam berusaha. Tentunya sebelum laba direncanakan, perlu diketahui terlebih dahulu titik impas atau break even point yang menunjukkan kondisi dimana perusahaan telah menutup seluruh biayanya walaupun belum memperoleh laba. Mitra kegiatan adalah UMKM ERCHOLA, bergerak di bidang perdagangan minuman kopi (coffee shop). Usaha ini berlokasi di Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur. Konsumen adalah warga Muara Wahau dan sekitarnya. Proses usaha sederhana, yaitu menjual dan menyajikan berbagai jenis minuman kopi dan beberapa cemilan ditempat usahanya. Konsumen datang untuk minum di tempat atau take away. Proses usaha dibantu oleh beberapa orang karyawan. Perolehan laba menjadi sangat penting untuk menjamin kelangsungan usaha ini. Dalam prakteknya, pemilik usaha telah melakukan pencatatan keuangan secara sederhana dengan mencatat penerimaan dan pengeluaran usahanya. Dengan penerapan Metode BEP, menggunakan pendekatan matematis dan kuantitatif, dengan memperhitungkan biaya dan volume penjualan akan bermanfaat bagi pengusaha sehingga mampu menentukan titik impas usahanya, menghitung bagian biaya tetap dan bagian biaya variabel hingga menentukan target penjualan untuk perencanaan laba setelah titik impasnya ditentukan. Metode Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan cara pengajaran langsung, penjelasan dan diskusi. Tahapan yang dilakukan adalah Mengumpulkan data laporan keuangan UMKM Erchola; Merekap data penjualan dan volume penjualan; Melakukan pengelompokan biaya yang terdiri atas biaya tetap dan biaya variabel; Menghitung pencapaian titik impas dengan metode Break Even point (BEP); Menjelaskan hasil perhitungan dan diskusi. Kegiatan ini bertujuan agar UMKM ERCHOLA dapat menghitung titik impas usahanya dengan Metode BEP. Menggunakan metode ini, diharapkan dapat membantu UMKM ERCHOLA menghitung break even usahanya dan merencanakan labanya. Penggunaan metode BEP pada Warung Kopi Erchola sangat bermanfaat bagi perusahaan. Pengusaha dapat lebih efektif merencanakan penjualannya termasuk memproyeksikan penjualan untuk memperoleh laba sehinggan disarankan agar Warung Kopi Erchola memanfaatkan metode BEP saat mengelola usahanya.
Analisis Kanvas Model Bisnis Unit Usaha Damar Segaran Gallery Desty Kirana; Camelia Rizki Agrina
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2913

Abstract

Desa Sukomulyo menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan dan pengelolaan usaha, meskipun desa ini memiliki potensi bisnis yang besar. Pendampingan dan pelatihan menggunakan Kanvas Bisnis Model akan membantu memaksimalkan peran Damar Segaran sebagai unit usaha dari BUMDesa di Desa Sukomulyo sebagai marketplace untuk dapat meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar. Pendampingan dan pelatihan dilakukan untuk mengoptimalkan peran Damar Segaran, unit usaha BUMDesa di Desa Sukomulyo, sebagai lokapasar. Analisis Kanvas Model Bisnis digunakan untuk memetakan proses bisnis, mengidentifikasi kelemahan, dan menyarankan strategi pengembangan. Kegiatan pendampingan dan pelatihan di Desa Sukomulyo dilaksanakan pada bulan Juli 2023 dengan target peserta adalah para perangkat Desa Sukomulyo, Pengelola BUMDesa Sukomulyo, Pegiat UMKM dan juga para Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Sukomulyo. Diharapkan hasil analisis ini dapat membantu BUMDesa dalam memahami proses bisnis, meningkatkan kinerja, dan mencapai tujuan pengembangan. Melalui pendekatan ini, BUMDesa diharapkan dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang untuk memperkuat ekonomi lokal di era digital. Strategi yang diusulkan, seperti perluasan pemasaran, kemitraan yang lebih kuat, peningkatan kualitas produk, pengembangan produk baru, program loyalitas pelanggan, dan optimasi biaya, dapat menjadi panduan bagi BUMDesa dalam menghadapi dinamika pasar dan meningkatkan daya saing.
Pelatihan Optimasi Promosi UMKM melalui Pelatihan Literasi 'Product Labelling' di Desa Slatri Larangan Brebes Febri Dhany Triwibowo; Rahmanti Asmarani
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2936

Abstract

Brebes, khususnya desa Slatri, dikenal sebagai salah satu produsen bawang merah terbesar di Indonesia, dengan banyak penduduk yang bergantung pada pertanian bawang merah sebagai mata pencaharian utama. UMKM di desa ini menghadapi kendala dalam pengemasan dan pelabelan produk, yang berdampak pada daya tarik dan pemasaran produk. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengemasan dan pelabelan produk menghambat UMKM di desa Slatri untuk bersaing di pasar yang lebih luas. Pengemasan dan pelabelan yang menarik dan informatif sangat penting untuk meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk bawang merah olahan. Untuk mengatasi masalah ini, tim dosen dari Universitas Dian Nuswantoro melaksanakan proyek pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi dan keterampilan pengemasan dan pelabelan produk bagi pelaku UMKM di desa Slatri. Pelatihan dilaksanakan di desa Slatri selama satu hari, pada tanggal 28 September 2022. Peserta terdiri dari 40 pelaku UMKM lokal yang bergerak di bidang pengolahan bawang merah. Pelatihan ini melibatkan berbagai sesi teori dan praktik mengenai teknik pengemasan dan pembuatan label produk yang sesuai standar pasar. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM di desa Slatri. Manfaat jangka pendeknya adalah peningkatan keterampilan pengemasan dan pelabelan bagi pelaku UMKM. Sementara itu, manfaat jangka panjangnya meliputi keberlanjutan usaha, peningkatan ekonomi desa, dan kemampuan UMKM untuk bersaing di pasar yang lebih luas dan kompetitif.
Pemberdayaan Generasi Muda Kota Banjarmasin pada Kegiatan Urban Farming dengan Metode Hidroponik Sistem Wick Fuzi Ash'ari; Gt. Khairun Ni’mah; Yarna Hasiani; Ilhamiyah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2955

Abstract

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan lahan untuk menghasilkan produk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, maupun peternakan. Kegiatan pertanian identik dilakukan di wilayah pedesaan sehingga akan menjadi salah satu faktor dalam ketidaktertarikan generasi muda pada sektor pertanian. Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan generasi muda yang memiliki tingkat curiosity yang besar dengan semangat yang masih dan energi yang tinggi, serta mereka memiliki akses terhadap teknologi informasi yang lebih luas jika dibandingkan generasi sebelumnya, Urban farming merupakan kegiatan bercocok tanam di daerah perkotaan. Kegiatan ini dilakukan untuk memanfaatkan lahan yang terbatas di perkotaan untuk menghasilkan pangan dan produk pertanian lainnya. Urban farming memiliki banyak manfaat, antara lain meningkatkan ketahanan pangan, Peserta Kegiatan ini adalah siswa/I kelas XI SMAS PGRI 1 Kota Banjarmasin. Pelaksanaan kegiatan terbagi atas penyampaian materi dan diskusi atau tanya jawab, pengenalan alat dan bahan hidroponik sistem wick serta praktik dan demonstrasi. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan mampu menambah wawasan pengetahuan generasi muda di kota Banjarmasin tentang pertanian terutama budidaya dengan hidroponik sistem wick.
Pelatihan Keterampilan Public Speaking bagi Pelaku Usaha Pariwisata Guna Meningkatkan Pelayanan Kepada Wisatawan Ponco Budi Sulistyo; Sofia Aunul
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2969

Abstract

Seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di tanah air, memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor pariwisata di Indonesia. Pertumbuhan sektor pariwisata juga terjadi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Dalam konteks ini masyarakat perlu diberi peran sebagai pemimpin, karena berdasarkan kenyataan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan tentang potensi alam dan budaya serta nilai jualnya sebagai daya tarik wisata, maka masyarakat harus menjadi subjek pengembangan pariwisata. Untuk itu dalam rangka mendukung peningkatan usaha pariwisata, perlu dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) bagi pelaku usaha pariwisata khususnya skala mikro dan kecil, serta duta pariwisata guna meningkatkan kualitas pelayanannya kepada wisatawan. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Mercu Buana di Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada tanggal 21 Februari 2023.  Metode yang digunakan adalah penyajian materi, diskusi interaktif, simulasi dan praktik, serta evaluasi pelaksanaan untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa program ini berjalan efektif dan tujuan program tercapai yaitu memberikan pengetahuan dan keterampilan public speaking kepada pelaku usaha pariwisata dan duta pariwisata, di mana 65,79 persen peserta menyatakan sangat puas dan 34,21 persen peserta menyatakan puas terkait manfaat yang diperoleh dengan mengikuti kegiatan ini.
Membangun Sumber Daya Manusia Unggul melalui Pendekatan Coaching bagi Guru SD Negeri 20 Suryabumi Agrolanggeng Kabupaten Pali Susi Handayani; Fauziah Afriyani; Emilda
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2981

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tridharma juga inti dari misi perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di sekitarnya. Pengabdian masyarakat melibatkan penerapan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya akademis untuk memecahkan masalah dunia nyata dan meningkatkan kualitas hidup orang-orang sekitar kita. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dikolaborasikan kedalam merdeka belajar kampus merdeka serta sesuai dengan kurikulum merdeka belajar dengan materi berhubungan dengan strategi pengembangan sumber daya manusia di era inovasi dan perubahan menuju keunggulan kompetitif membangun sumber daya manusia unggul melalui pendekatan coaching. Pendekatan coaching dimaksudkan sebagai sebuah inisiatif yang sangat bernilai dalam konteks pengembangan sumber daya manusia (SDM) di masyarakat dimana peserta akan dibantu untuk mengidentifikasi potensi dan mengembangkan keterampilan yang relevan, pendekatan coaching juga tidak hanya tentang pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga membantu dalam aspek-aspek seperti kepemimpinan, komunikasi, dan resolusi masalah. Peserta diharapkan dapat belajar untuk mandiri dan terus-menerus mengembangkan diri mereka sendiri setelah program coaching selesai.
Sosialisasi Sumber Mata Air dan Dampak Sumur Bor di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar Tigo Mindiastiwi; Pipit Skriptianata Putra Pranida; Bambang Widodo; Nicko Fadhil Muhammad
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2992

Abstract

Desa Kemuning terletak di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar memiliki obyek wisata Jembatan Kaca Kemuning Sky Hills. Permasalahan pada obyek wisata yaitu belum adanya sarana toilet umum. Desa Kemuning memiliki potensi sumber mata air yang melimpah, akan tetapi lokasinya terlalu jauh dari obyek wisata. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk mengkaji serta melakukan sosialisasi sumber mata air dan dampak yang ditimbulkan dari pembuatan sumur bor. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan survey untuk mengetahui kondisi eksisting dan permasalahan yang ada, survey dilakukan pada tanggal 18 Desember 2023. Tahap kedua yaitu identifikasi masalah terkait sumber mata air dan dampak sumur bor. Tahap selanjutnya yaitu perencanaan terkait permasalahan di lokasi pengabdian. Tahap akhir dilakukan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Desa Kemuning pada tanggal 3 Januari 2024, kegiatan ini dihadiri oleh 13 peserta yang terdiri dari Pemerintah Desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan perwakilan tokoh Masyarakat. Berdasarkan kajian dan diskusi bersama maka di Desa Kemuning khususnya di lokasi obyek wisata tidak diperlukan pembuatan sumur bor karena dampak yang ditimbulkan sangat berisiko yaitu penurunan muka air tanah. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi kepada peserta dalam memahami sumber mata air serta dampak dari pembuatan sumur bor.