cover
Contact Name
LPPM UWGM Samarinda
Contact Email
lppm@uwgm.ac.id
Phone
+6282189998560
Journal Mail Official
abdimasmahakam@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wahid Hasyim No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3671
Core Subject : Education,
Universitas Widya Gama Mahakam publishes the journal Abdimas Mahakam twice a year, in January and July. The online version of the journal carries the ISSN 2549-5755 . Researchers from around the world who are interested in all aspects of community participation are represented here. English and Bahasa Indonesia versions of the article are both available
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
Sosialisasi Pengawasan Pemilu yang Berkualitas untuk Melahirkan Pemimpin yang Berintegritas Jaidun
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2642

Abstract

Pengawasan pemilihan umum yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum beserta perangkat pengawas di tingkat desa dan kecamatan adalah untuk menjamin terselenggaranya pemilihan umum yang langsung, umum, jujur, bebas dan rahasia. Jika penyelenggaraan pemilu benar-benar dilaksanakan secara bebas, rahasia, jujur, adil, berkualitas dan demokratis, maka sudah barang tentu akan menghasilkan pemimpin bangsa yang berkualitas, berwibawa, transparan, kredibel dan berintegritas. Penyelenggaraan pemilihan umum memiliki keterkaitan yang erat dengan instrumen hukum sebagai alat pengaturan dalam rangka penguatan sistem demokrasi. Hukum dan demokrasi ibarat dua sisi mata uang yang saling membutuhkan dalam sebuah negara demokrasi. Tanpa instrumen hukum sulit untuk mewujudkan pemilu yang adil dan berintegritas. Instrumen hukum dapat mewujudkan keadilan dan integritas peserta pemilu, termasuk penyelenggara pemilu. Instrumen hukum menjamin konsistensi dalam pengaturan pemilu. Artinya, jika tidak ada konsistensi mengenai pengaturan pemilihan umum, maka akan berdampak buruk bagi penyelenggaraan pemilihan umum. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh peserta dan penyelenggara pemilihan umum untuk melakukan kecurangan atau melanggar hukum dalam pemilihan umum. Instrumen hukum memberikan kepastian hukum dalam mencegah terjadinya kecurangan dalam pengaturan pemilihan umum. Instrumen hukum dapat menciptakan pemilihan umum yang efektif dan efisien.
Literasi dan Edukasi Bahaya Hiperkolesterolemia untuk Pencegahan Penyakit Kronis pada Masyarakat Kelurahan Pulau Panggang Kecamatan Kepulauan Seribu Primayanti Nurul Ilmi; Andiri Niza Syarifa; Ade Abiyyatun Mahdiyyah; Imam Prabowo
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i01.2653

Abstract

Penyakit kronis merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi urgensi di Indonesia. Penyakit kronis sangat erat kaitannya dengan pola hidup dan pola konsumsi makanan, khususnya pada makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Kadar kolesterol tinggi dan juga tingginya tekanan darah menjadi faktor risiko utama dalam berbagai penyakit kronis. Salah satu masalah kesehatan di Pulau Panggang adalah tinggi-nya jumlah masyarakat yang memiliki hipertensi, dan memiliki keterbatasan dalam menjangkau fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah melaksanakan medical check-up, dan pemberian edukasi terhadap bahaya hiperkolesterolemia. Pencegahan penyakit kronis dapat dimulai dari paparan literasi dan edukasi bahaya hiperkolesterolemia. Terdapat ± 56 masyarakat bergabung dalam kegiatan medical check up. Teridentifikasi hampir 51% mengidap hipertensi. Sekitar 47.3%, masyarakat memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan sekitar 32.7% memiliki kadar kolesterol berbahaya. Dalam rangka mengukur keberhasilan edukasi bahaya hiperkolesterolemia ini peserta diberikan pre-test dan post-test kepada masyarakat di Pulau Panggang. Uji komparatif t-berpasangan memiliki nilai sig. 0,019 < 0,05 yang bermakna bahwa kegiatan literasi dan edukasi yang dilaksanakan berarti bermakna bagi masyarakat Pulau Panggang. Diharapkan melalui pemberian edukasi ini, masyarakat bisa lebih paham menyadari dan mengaplikasikan dalam rangka menurunkan risiko bahaya penyakit kronis. Kata kunci: Literasi, Edukasi, Hiperkolesterolemia, Pulau Panggang
Pengembangan Lahan Budidaya Kopi sebagai Kandidat Olahan Herbal melalui Aplikasi Biochar dengan Memanfaatkan Limbah Kerajinan Kayu Rani Rubiyanti; Tovani Sri
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2674

Abstract

Desa Pasir batang merupakan wilayah dengan kasus diare tinggi. Salah satu senyawa yang memiliki aktivitas antidiare adalah asam klorogenat (terdapat pada biji kopi arabika). Desa pasir batang memiliki luas perkebunan yang dapat dijadikan perkebunan tanaman obat, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu dibutuhkan adanya inovasi teknologi budidaya kopi dan peningkatan kesuburan tanah melalui pemanfaatan limbah pertanian dengan aplikasi biochar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan bulan April – Agustus 2023. Tahapan penerapan teknologi yang dilaksanakan adalah tahap penjajagan, penyuluhan dan pelatihan penerapan teknologi budidaya kopi sesuai dengan GAP, pembuatan biochar dan konservasi lahan. Hasil dan luaran pengabdian adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat yang ditunjukkan hasil analisis menggunakan paired sample t test nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara hasil penilaian kuesioner pre-test dan post-test. Hal ini membuktikan penyuluhan efektif untuk meningkatkan pengetahuan target sasaran (petani dan perangkat desa) mengenai kopi dan aplikasi biochar.
Peningkatan kemampuan tes berbahasa Inggris mahasiswa Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Arbain Arbain
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 2 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v3i2.2688

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini penting untuk dilaksanakan karena mahasiswa Indonesia wajib menguasai bahasa Inggris secara efektif. Mayoritas universitas di Indonesia mewajibkan mahasiswa mereka untuk lulus ujian bahasa Inggris dengan standar nilai tertentu, sebagai prasyarat kelulusan dan sebagai persiapan untuk menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi. Berbagai jenis tes seperti IELTS, EAP, TAEP, TOEIC, dan TOEFL digunakan, dengan ciri khas dan tujuan yang berbeda-beda. Mengatasi masalah skor Tes Kemampuan bahasa Inggris (selanjutnya disebut TKBI) yang rendah di UWGM Samarinda, di mana sebagian besar mahasiswa berjuang dengan skor rata-rata 360 atau rendah, inisiatif ini bertujuan untuk menggalakkan ketertarikan dan pemahaman tentang TKBI. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemahiran bahasa Inggris mahasiswa, terutama dalam menghadapi TKBI. Pendekatan yang diambil melibatkan materi pendidikan tingkat dasar hingga menengah, serta penggunaan teknik kognitif dan metakognitif dalam belajar TOEFL. Harapan dari program ini adalah peningkatan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, khususnya dalam mencapai nilai TOEFL yang lebih baik. Ini akan membantu mereka dalam menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan. Hasilnya diharapkan bisa membentuk generasi mahasiswa yang lebih terampil dalam bahasa Inggris, memberikan keunggulan dalam peluang karir dan pendidikan lebih lanjut.
Pengaruh Penyuluhan Manajemen Laktasi terhadap Pengetahuan Ibu dengan Balita di Kota Depok Firlia Ayu Arini; Chandra Tri Wahyudi; Iin Fatmawati; Nur Intania Sofianita
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2719

Abstract

Background: Menurut WHO, pada usia 0-6 bulan pertama kehidupan, anak diberikan ASI secara eksklusif dan dilanjutkan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada usia 6 bulan. Angka pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih kurang dari capaian persentase cakupan yang ditetapkan pemerintah yaitu 80%. Berdasarkan data Profil Kesehatan Kota Depok tahun 2020, capaian ASI eksklusif masih di bawah target pemerintah yaitu 68,49%. Artinya, masih terdapat bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif dan kemungkinan mendapat MP-ASI dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memberikan penyuluhan gizi mengenai manajemen laktasi, agar pengetahuan ibu meningkat dan ibu dapat memberikan ASI secara eksklusif. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan metode memberikan ceramah dan diskusi menggunakan lembar balik dan mempraktikkan pemijatan laktasi yang dapat melancarkan ASI. Jumlah ibu dari balita yang mengikuti kegiatan ini yaitu 21 orang yang berasal dari 2 kelurahan. Sebelum penyuluhan, peserta melakukan pretest, kemudian menerima materi manajemen laktasi. Setelah penyuluhan manajemen laktasi diikuti praktik melakukan pijat oksitosin, peserta diminta mengerjakan posttest. Hasil: Setelah menerima penyuluhan manajemen laktasi, pengetahuan ibu balita mengenai ASI eksklusif dan manajemen laktasi meningkat secara signifikan, hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pretest dan posttest (p= 0,003). Sebanyak 51,7% peserta memiliki skor posttest yang lebih tinggi dari pretest. Kesimpulan: Penyuluhan manajemen laktasi meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai ASI eksklusif dan manajemen laktasi. Setelah mendapatkan penyuluhan ini, diharapkan ibu balita dapat memberikan ASI secara eksklusif dan mempraktikkan manajemen laktasi dengan tepat.
Pemberdayaan Isteri-Isteri Nelayan Pabean Udik Kecamatan Indramyu dalam Diversikasi Ikan Tongkol menjadi Abon Ikan Tongkol Tatiana Siregar; Ritanti Ritanti; Nelly Febriani; Indah Permatasari
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i01.2720

Abstract

Wilayah Indonesia teridiri atas lautan dan daratan dan dua pertiganya merupakan lautan Salah satu daerah pesisir pantai adalah Kuwu Pabean Udik terletak di Indramyu Jawa Barat. dan pekerjaan warga adalah sebagai nelayan, namun penghasilan dari nelayan tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga kebutuhan dan kehidupan rumah tangga katagorik miskin. Isteri-isteri nelayan di Pabean Udik 90% sebagian adalah ibu rumah tangga, dan sebagian mereka 28 orang terlibat dalam kegiatan PKK atau Kader Kesehatan Posyandu. Tujuan pengabdian kepada masayarakat untuk memberdayakan perempuan isteri-isteri nelayan dalam memanfaatkan tangkapan nelayan berupa diversifikasi olahan ikan tongkol menjadi abon ikan sehingga bernilai ekonomis serta dapat menambah income bagi keluarga dan dapat meningkatkan status kesehatan keluarga. Metode abdimas dengan cara training of trainers (ToT) dan pendampingan kepada perempuan nelayan terkait diversifikasi Ikan Tongkol menjadi Abon Ikan Tongkol. Kegiatan berlangsung 3 bulan dengan melibatkan 10 mahasiswa sebagai fasilitator pada saat peroses pengabdian kepada masyarakat.Hasil kegiatan produk Abon Ikan Tongkol dengan nilai standar gizi dan sertifikat halal siap diapsarakan. Diharapakan peran Pemda setempat untuk memberikan sumbangan modal agar produk rumah tangga ini bermanfaat bagi warga Kuwu Pabean Udik Indramyu.
Workshop Penggunaan Kinesio Taping bagi Atlet di Sekolah Khusus Olahragawan Internasional Samarinda Kalimantan Timur Galih Priyambada; Januar Abdilah Santoso; Jeane Betty Kurnia Jusuf; Julianur; Andri Tria Raharja; Pitra Ashrin Ristiana
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2754

Abstract

Kinesio taping merupakan metode yang biasa digunakan dalam upaya pemulihan dari cedera olahraga dan kondisi lainnya. Olahraga merupakan bentuk kegiatan yang memiliki risiko tinggi terjadinya cedera, upaya pencegahan dan perawatan fisik dan cedera bisa dilakukan menggunakan beberapa metode, kinesio tape adalah alternatif yang tepat untuk memberikan manfaat dan kontribusi terhadap pemulihan kondisi cedera dan sebagai antisipasi terhadap terjadinya cedera. Pelatihan penggunaan kinesio tape dilakukan di Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI), Samarinda Kalimantan Timur. Peserta yang ditunjuk yaitu atlet dari berbagai cabang olahraga yang berjumlah 60 orang yang berada di SKOI Samarinda Kalimantan Timur. Pelatihan dilakukan dengan diawali pemaparan materi secara teori untuk memberikan pemahaman awal dan memberikan informasi untuk atlet. selanjutnya pada sesi berikutnya diberikan materi terkait pengenalan perlengkapan taping dan dilanjutkan dengan praktik Bersama secara berpasangan dan didalam bimbingan narasumber secara langsung. Setelah dilakukan kegiatan atlet menunjukan peningkatan pemahaman dan keterampilan pemasangan kinesio tape secara dasar dan dalam hal ini memberikan kontribusi yang positif terhadap upaya pengembangan olahraga di Kalimantan Timur. Sehingga upaya yang dilakukan mampu memberikan kontribusi dan rekomendasi yang positif sehingga bisa diharapkan untuk menjadi perhatian bahwa kinesio tape adalah metode yang tidak bisa dikesampingkan.
Program Pemberdayaan Kader Kesehatan melalui Pelatihan IT di Pulau – Pulau Terluar Ferry Fadzlul Rahman; Hendra Saputra; Ade Ismail Ramadhan Hamid
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2761

Abstract

Pengabdian ini ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan program pemberdayaan kader kesehatan melalui pelatihan IT serta memperkenalkan telemedicine sebagai alternatif dalam mendapatkan informasi di bidang kesehatan di pulau derawan. Kader Posyandu dapat menghadapi kesulitan dalam menggunakan aplikasi telemedicine dan perangkat lunak mobile yang dirancang untuk mendukung pekerjaan mereka. Kegiatan ini berlangsung pada tangal 16 hingga 20 februari 2024 di aula PKK pulau derawan bekerjasama dengan puskesmas Derawan. Metode yang digunakan pada tahap awal adalah Identifikasi anggota kader kesehatan yang akan berpartisipasi dalam program sehingga ditentukan 20 kader Kesehatan yang mendapat pelatihan IT dan Telemedicine. Bentuk pelatihan pelatihan intensif kepada anggota kader kesehatan tentang penggunaan aplikasi Google, termasuk Google Form, Google Sheet dan Google Calender serta simulasi telemedicine dengan melibatkan anggota komunitas sebagai pasien. evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program di lapangan yaitu anggota kader kesehatan telah mencapai kemampuan yang cukup untuk system pelaporan sederhana menggunakan google form, google sheet dalam pelaporan tumbuh kembang anak di posyandu, serta dapat mengatur jadwal kegiatan posyandu selanjutnya menggunakan google calender, sehingga seluruh peserta posyandu dapat mengetahui kegiatan posyandu. Selanjutnya menggunakan teknologi dan praktik telemedicine dengan kompeten. Melalui simulasi telemedicine yang diadakan, akan mengukur tingkat kesiapan mereka dalam mengimplementasikan teknologi dan layanan telemedicine dalam situasi sebenarnya
Program Literasi Informasi sebagai Sarana Peningkatan Layanan Perpustakaan Dwi Fajar Saputra
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi informasi merupakan kemampuan seseorang dalam membaca, melakukan identifikasi, membuat sintesa, mempromosikan segala hal yang dapat dijadikan pengetahuan. Namun pada era ini, literasi informasi juga berkaitan dengan implementasi sebuah perangkat untuk menghasilkan informasi yang tersedia baik elektronik, big data dan berkaitan dengan artificial intelligence. Oleh sebab itu, kemampuan literasi informasi di masyarakat harus ditingkatkan setiap individudan komunitas agar dapat meningkatkan nilai kehidupan. Perpustakaan sebagai layanan yang memiliki aksesibilitas terhadap seluruh golongan, diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung peningkatan nilai kehidupan di masyarakat dengan salah satu program yaitu program literasi informasi. Program literasi informasi dinilai mudah untuk dilaksanakan secara langsung tanpa memiliki anggaran yang besar dan efektif dalam memberikan edukasi ke masyarakat dengan issue-issue hangat mengenai literasi digital.
Dapur Kampus: Pelatihan Pembuatan Bakso Krispi dan Kuah Pedas Berbahan Dasar Ikan Tuna untuk Membangkitkan Semangat Wirausaha Mahasiswa Desire Atna Sridanty Rumondor; Jakub Saddam Akbar; Stefan Marco Rumengan; Chaleb Paul Maanari; Djakariah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2830

Abstract

Pelatihan pembuatan bakso ikan bagi mahasiswa sangat penting karena dapat memberikan keterampilan praktis, mendorong kewirausahaan, memanfaatkan sumber daya lokal, meningkatkan kesehatan dan gizi, serta mempersiapkan mahasiswa untuk dunia kerja. Dengan mendukung pelatihan ini, institusi pendidikan tidak hanya meningkatkan kualitas lulusannya tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat. Pelatihan ini bertujuan memberikan wawasan mendalam kepada mahasiswa mengenai inovasi dalam pengembangan produk kuliner dengan fokus pada pembuatan bakso krispi dan kuah pedas berbahan dasar ikan tuna. Pelatihan berlangsung selama satu hari pada tanggal 21 Februari 2024 di Jurusan Kimia yang diikuti oleh mahasiswa Jurusan Kimia Universitas Negeri Manado. Dengan pendekatan praktis, peserta dibimbing untuk memahami secara detail proses produksi bakso krispi dan kuah pedas, serta melibatkan kreativitas dalam pengembangan varian rasa yang menarik. Fokus utama pelatihan ini adalah memotivasi semangat wirausaha mahasiswa dengan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang aspek produksi, pemasaran, dan potensi bisnis dari produk inovatif ini. Melalui kombinasi sesi teori dan praktik langsung, diharapkan peserta dapat mengasah keterampilan kulinernya sambil memahami strategi pemasaran yang efektif untuk memperkenalkan produk ini ke pasar.  Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan mahasiswa yang tidak hanya memiliki keterampilan praktis dalam pembuatan bakso berbahan dasar ikan tuna, tetapi juga memupuk semangat kewirausahaan yang diperlukan untuk memasuki dunia bisnis kuliner. Kesuksesan produk ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para peserta untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka sendiri dan meraih peluang di pasar kuliner yang terus berkembang.