cover
Contact Name
Hidayatun Nafi'ah
Contact Email
hidayatun@uii.ac.id
Phone
+622748984442136
Journal Mail Official
ctr@uii.ac.id
Editorial Address
Gedung Soekiman Wirjosandjojo Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Community Transformation Review
ISSN : -     EISSN : 31238858     DOI : prefix 1.20885/ctr
Core Subject :
To affirm the role of community services as an integral part of building a civilization grounded in Islamic values, this journal is established as a platform for the dissemination of knowledge and best practices in the fields of community empowerment in social sciences and humanities. Published by Universitas Islam Indonesia (UII), this journal is committed to uniting thoughts and practices that align with Islamic moral and ethical principles in the realm of community engagement. In the spirit of promoting social justice and well-being, the journal aspires to ignite positive change and contribute to the development of a dignified and prosperous society. Scopes of Journal : Community and communication empowerment Digital literacy Dakwah communication Media community Public service media Citizen journalism Mental Health Work-life balance Creativity Leadership Character and Value Development Education for the marginal Education for empowerment Linguistic training Global Diplomacy Humanitarian advocacy Political literacy Student services Less developed region Community Psychology Educational Psychology Intercultural Psychology Digital Psychology and Social Media
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Evaluasi pelayanan pemerataan suplai air sebagai pemetaan teknologi tepat guna bagi ketahanan akses air bersih di Desa Sambori, Bima
Community Transformation Review Vol. 2 No. 1 (2026): Volume 2, Number 1, 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi layanan pemerataan suplai air bersih rumah tangga di Desa Sambori, Bima, Nusa Tenggara Barat sebagai bahan pemetaan teknologi tepat guna bagi ketahan akses air bersih melalui survei di tingkat rumah tangga. Fokus analisis ini merliputi pengeluaran biaya air, kualitas air, sumber air bersih, layanan dan ketersediaan air hingga jarak akses jalan menuju sumber air. Data survei dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur kepada responden rumah tangga yang kemudian diolah dengan pembersihan data, klasifikasi jawaban dan analisis deskriptif melalui perbandingan persentase serta visualisasi kompratif antar musim kemarau dan hujan. Hasil menunjukkan bahwa masih ada sekitar 30% masyarakat Desa Sambori yang mengeluarkan biaya air bersih lebih dari 10% pendapatan rumah tangga menandakan tidak terjangkaunya akses air bagi sebagian kecil masyarakat. Masyarakat di Desa Sambori tidak terlalu mempermasalahkan kualitas air namun lebih memprioritaskan kuantitas sumber daya air dan solusi yang adil dari distribusi air bersih desa. Dalam observasi ini, kami melihat bahwa 65% masyarakat Sambori menggunakan mata air untuk dikonsumsi secara langsung dan lainnya menggunakan penyaringan serta pendidihan, menandakan bahwa sistem secara kualitas sudah reliabel. Namun, untuk memperoleh mata air tersebut, sekitar 33% masyarakat Sambori memerlukan perjalanan lebih lama untuk mengakses air, menandakan kurangnya ketersediaan air bagi sebagian masyarakat dan adanya ketimpangan akses antar-lokasi karena kurangnya pipa distribusi. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan air bersih yang responsif iklim yang meliputi usulan penguatan penyediaan air bersih lintas musim dan usulan peningkatan kapasitas air bersih di hulu melalui intervensi infrastruktur air bersih bagi masyarakat Sambori.
Pelatihan pemanfaatan limbah kulit singkong menjadi POC di Dusun Kedunglo, Desa Giritirto, Dusun Kedunglo, Desa Giritirto, Kab. Kebumen.
Community Transformation Review Vol. 2 No. 1 (2026): Volume 2, Number 1, 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 71 ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Dusun Kedunglo, Desa Giritirto, Kabupaten Kebumen melalui pemanfaatan limbah kulit singkong menjadi pupuk organik cair (POC). Masyarakat setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani selama ini masih bergantung pada pupuk yang dibeli dari luar desa akibat keterbatasan akses ke toko pertanian, sementara limbah kulit singkong dari proses pengolahan oyek belum dimanfaatkan secara optimal dan hanya digunakan sebagai pakan ternak. Metode kegiatan yang dilakukan meliputi observasi kondisi masyarakat, sosialisasi, serta praktik langsung pembuatan POC berbahan dasar kulit singkong melalui proses fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kulit singkong menjadi POC dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta menghasilkan pupuk cair yang efektif dalam meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan membuka peluang pemanfaatan limbah organik bernilai ekonomis bagi masyarakat petani di Dusun Kedunglo.  
Penguatan literasi politik pemuda berbasis nilai Islam melalui pembelajaran partisipatif di Yogyakarta Aswar, Hasbi; Ashadi , Willi; Munzilin , Khairul
Community Transformation Review Vol. 2 No. 2 (2026): Volume 2, Number 2, 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membumikan pemikiran politik Islam sebagai kerangka perubahan sosial serta menguatkan kesadaran politik di kalangan pemuda melalui program "Interkoneksi Konsep Politik Islam: Membumikan Pemikiran Politik sebagai Gerakan Perubahan". Program ini dilaksanakan pada September–Oktober 2025 dengan pendekatan pembelajaran partisipatif melalui diskusi intensif dan dialog kritis yang melibatkan 53 peserta terdaftar dari kalangan mahasiswa dan pemuda di Yogyakarta (rata-rata kehadiran 30–36 peserta per pertemuan) serta menghadirkan lima pemateri dari latar belakang akademisi, aktivis, dan praktisi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme peserta, pemahaman kritis terhadap konsep politik Islam, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya basis ideologis dan strategi yang tepat dalam perubahan sosial, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas pemuda dalam penguatan literasi politik Islam yang kontekstual dan aplikatif.
Edukasi dan sosialisasi produk keuangan syariah santri pondok pesantren Al-Fatah Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan Trimulato, Trimulato; Ismawati, Ismawati; Supriadi, Supriadi; Mustamin, Asyraf; Sabyan, Sabyan
Community Transformation Review Vol. 2 No. 2 (2026): Volume 2, Number 2, 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pemahaman generasi muda terhadap produk dan layanan keuangan syariah menunjukkan pentingnya edukasi keuangan syariah sejak berada di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman santri mengenai prinsip, akad, jenis, dan karakteristik produk keuangan syariah. Santri mampu membedakan antara produk keuangan syariah dengan produk keuangan konvensional. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Fatah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dengan sasaran utama para santri. Metode pelaksanaan menggunakan edukasi dan sosialisasi melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi prinsip dasar keuangan syariah, larangan riba, gharar, dan maysir, pengenalan akad syariah, produk penghimpunan dana, produk pembiayaan, serta layanan keuangan syariah. Bahaya transaksi judi online dan pengaruh game online. Penyampaian materi dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada santri untuk menghubungkan konsep muamalah dengan praktik keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan tidak diukur melalui tes secara khusus, melainkan melalui diskusi secara langsung dan antusias dalam merespon materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi dan sosialisasi memberikan tambahan pengetahuan dan pemahaman kepada santri mengenai prinsip, akad, dan ragam produk keuangan syariah. Kegiatan juga menunjukkan bahwa pesantren memiliki posisi strategis sebagai lingkungan pendidikan untuk memperkuat literasi keuangan syariah bagi generasi muda. Kegiatan edukasi keuangan syariah di lingkungan pesantren perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pesantren, dan lembaga keuangan syariah untuk mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah.
Pemberdayaan komunitas tuli melalui pendidikan inklusif dan literasi bahasa isyarat di Kabupaten Bulukumba Mufrita, Ita; Herdianto, Enggar Furi; Silitonga, Derina Faslig; Haripa, Tri Inov
Community Transformation Review Vol. 2 No. 2 (2026): Volume 2, Number 2, 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas Tuli di daerah Bulukumba menghadapi tantangan multidimensi yang mencakup keterbatasan akses pendidikan, diskriminasi sosial, hambatan komunikasi, serta rendahnya literasi bahasa Indonesia. Kondisi ini diperparah oleh kurangnya kompetensi tenaga pendidik di Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam menggunakan bahasa isyarat, sehingga alumni SLB pun kerap tidak mengalami peningkatan berarti dalam kemampuan komunikasi dan literasi. Artikel pengabdian masyarakat ini mendokumentasikan dan menganalisis kegiatan Komunitas Panrita Inklusi, sebuah organisasi berbasis komunitas yang berdiri sejak Desember 2020 dan berbadan hukum sejak Januari 2022. Panrita Inklusi berperan sebagai ruang interaksi antara komunitas Tuli dan Dengar di wilayah Bulukumba dan sekitarnya. Melalui program kelas bahasa isyarat, pelatihan literasi bahasa Indonesia, dan sinergi lintas sektor, komunitas ini telah memberikan dampak nyata: belasan anggota Tuli kini mampu berkomunikasi secara tertulis menggunakan bahasa Indonesia melalui telepon genggam, dan beberapa di antaranya berhasil mendapatkan pekerjaan. Artikel ini memaparkan latar belakang, metode, hasil, dan kendala yang dihadapi dalam upaya pemberdayaan komunitas Tuli di daerah dengan keterbatasan sumber daya.
Pengajian TPA Al-Ummah jamaah lansia wanita di dusun Mudal, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Nafiah, Hidayatun; Faraz; Hafidzah, Yurna
Community Transformation Review Vol. 2 No. 2 (2026): Volume 2, Number 2, 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan kelompok masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, baik dalam aspek sosial, spiritual, maupun psikologis. Seiring bertambahnya usia, individu mengalami berbagai perubahan dalam kehidupan, termasuk berkurangnya aktivitas sosial dan interaksi dengan lingkungan. Oleh karena itu, keterlibatan lansia dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga kebermaknaan hidup, memperkuat hubungan sosial, serta mendukung kesejahteraan mereka. Dalam konteks masyarakat Muslim, kegiatan keagamaan seperti pengajian memiliki peran yang tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan penguatan hubungan antaranggota masyarakat. Pengajian dapat menjadi wadah bagi jamaah untuk memperoleh pengetahuan keislaman, melakukan refleksi diri, serta membangun kebersamaan melalui interaksi yang berlangsung secara rutin. Bagi kelompok lansia wanita, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang yang mendukung keterlibatan aktif mereka dalam kehidupan sosial dan keagamaan di lingkungan tempat tinggal. Dusun Mudal, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan salah satu lingkungan masyarakat yang memiliki kegiatan pengajian jamaah lansia wanita. Kegiatan ini menjadi bagian dari aktivitas keagamaan masyarakat sekaligus ruang pertemuan bagi para lansia wanita untuk menjalin silaturahmi dan memperoleh penguatan nilai-nilai keislaman. Namun, keberlangsungan kegiatan tersebut perlu terus didukung agar tidak hanya menjadi aktivitas rutin, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan jamaah lansia.
Membumikan isu global:: Edukasi partisipatif untuk membangun kesadaran global youth citizenship pelajar SMA dan sederajat di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Dewi, Karina Utami; Putri, Alfredha Shinta; Naqsabandiyah, Ayu Heryati; Silitonga, Derina Faslig; Pertiwi, Elyana Ade; Majiid, Farhan Abdul; Robby, Hadza Min Fadhli; Rohma, Masitoh Nur; Utama, Mohamad Rezky
Community Transformation Review Vol. 2 No. 2 (2026): Volume 2, Number 2, 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda sebagai bagian dari warga negara (Global Youth Citizenship) dalam pelaksanaan Global Citizenship Education (GCE) yang kritis di tengah tantangan globalisasi dan isu-isu hubungan internasional yang semakin berkembang. Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga pilar yang menjadi fokus utama dari pelaksanaan kegiatan ini, yaitu edukasi anti-kekerasan dan gender, gaya hidup berkelanjutan, serta peran generasi muda dalam masyarakat sipil dan demokrasi. Kegiatan dilaksanakan di lima sekolah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui empat tahapan: identifikasi kebutuhan, koordinasi dan persiapan dengan sekolah mitra, pelaksanaan edukatif-partisipatif, serta evaluasi. Metode pelaksanaan memadukan penyampaian materi interaktif dengan Focus Group Discussion, studi kasus, mind mapping, presentasi kelompok, dan kuis interaktif. Evaluasi dilakukan melalui prates dan paskates, observasi partisipasi, serta umpan balik peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pada sebagian besar kegiatan, termasuk perluasan pemahaman mengenai bentuk kekerasan berbasis gender serta peningkatan skor pada kegiatan gaya hidup berkelanjutan dan masyarakat sipil-demokrasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 17