cover
Contact Name
Pipin Firdaus
Contact Email
pipin@upi.edu
Phone
+6285135062385
Journal Mail Official
abmas@upi.edu
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Setiabudhi No. 229, Isola, Sukasari Kota Bandung, Jawa Barat 40154 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abmas
ISSN : 14121891     EISSN : 27981436     DOI : https://doi.org/10.17509/abmas
Core Subject :
Jurnal Abmas is a peer‑reviewed community‑service journal published by the Directorate of Research and Community Service (DPPM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). The journal disseminates results of Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) that address pressing socio‑economic, environmental, and educational challenges in Indonesia and other emerging countries, with explicit relevance to the Sustainable Development Goals (SDGs). By documenting innovative, context‑sensitive service projects, the journal aims to strengthen the link between university‑based community engagement and sustainable development at local, national, and global levels.
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Utilization of the YouTube platform as a distance learning media for the basic theory of music in junior high school Muhamamd Alif Mukti; Asep Bayu Dani Nandiyanto; Tedi Kurniawan; Muhammad Roil Bilad
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.38716

Abstract

The YouTube platform. The purpose of this study was to see students using YouTube as a learning media to increase students' interests and talents in the field of music. YouTube can be used as a practical learning tool that accommodates various materials in it. The method used is quantitative with data collection techniques using questionnaires as a data collection tool. The results of this study show an average pretest value of 49% to an average posttest value of 75% so the difference is 26%. Therefore, we can use YouTube as a distance learning media for the basic theory of music.
The role of infographic learning media in increasing literature interest of SMP students during pandemic Nuke Rizkiyanti; Muktiarni Muktiarni; Jonah Mupitah
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.38718

Abstract

The beginning of 2020 is a time when the world undergoes enormous changes. Enactment deployment virus Covid-19 as a pandemic by the WHO (World Health Organization) makes almost all sectors of life required to adapt to activities without meeting face to face. No exception in the sectors of education, teaching and learning activities are also activities due to this pandemic situation. The changes felt by the training staff and students are great, especially in terms of literacy. Children's literacy interest in Indonesia is still very low, this is certainly a concern that must be considered given the importance of literacy. During the pandemic, which relies on technology, it must also be used as a way to improve student literacy in Indonesia. The use of learning media provided online can certainly be used as an effort to increase student literacy interest. This research is motivated by the low interest in student literacy and distance learning. Therefore, researchers are looking for efforts through the use of learning media to increase student literacy interest, namely by using infographics. The purpose of this study was to determine how far the level of students' literacy understanding after using infographics as a medium for delivering subject matter. This research is descriptive qualitative, with a phenomenological approach as well as conducting observations and interviews. The research was conducted on students of SMPN 2 Margahayu, Bandung Regency. The results of this study indicate the effectiveness given in the use of infographics as learning media to increase student literacy interest.
Pelatihan pembuatan briket kotoran segar sapi untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan di Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Wanjat Kastolani; lwan Setiawan; Ghoitsa Rohmah Nurazizah
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.38542

Abstract

Lembang adalah salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Selain pariwisata, potensi kecamatan ini adalah agroindustri dan peternakan sapi perah. Selama ini sebagian besar peternak sapi di Lembang masih membuang limbah kotoran sapi langsung ke sungai sehingga mencemari lingkungan. Di beberapa tempat kotoran sapi sudah dimanfaatkan untuk biogas dan pupuk kompos namun kedua cara tersebut masih memiliki kekurangan. Pemanfaatan menjadi biogas masih menghasilkan sludge (lumpur) yang harus ditampung atau sebagian besar dibuang langsung ke saluran atau sungai. Sedangkan pengomposan kotoran sapi dengan cara diangin-anginkan memerlukan waktu yang lama untuk menjadi pupuk kompos. Oleh karena itu diperlukan cara lain untuk mendukung pengolahan limbah kotoran sapi, salah satunya dengan membuat briket kotoran segar sapi. Kotoran sapi yang baru keluar diaduk dengan mikroorganisme lokal (MOL) lalu dicetak dan dikeringkan. Lokasi pelatihan pembuatan briket yaitu di Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Metode pelatihan pembuatan briket kotoran sapi adalah ceramah dan praktik langsung di lapangan. Pelatihan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak.
Peningkatan kemampuan literasi sains melalui penerapan pembelajaran praktikum kimia pada siswa SMAN 4 Jayapura Florida Doloksaribu; Irwandi Yogo Suaka
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.38832

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi secara ilmiah kepada dunia pendidikan untuk meningkatkan literasi sains di bidang kimia melalui praktikum kimia pada siswa SMAN 4 Jayapura. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 31 orang siswa dengan 4 percobaan praktikum yaitu indikator asam basa, teori asam basa, kecepatan reaksi dan pembuatan larutan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang diamati, siswa melaksanakan dengan sangat serius dan antusias. Setelah pelaksanaan praktikum diberikan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan materi yang diberikan, hasil menunjukkan siswa mengalami peningkatan ilmiah yang sangat baik. Demikian juga tanggapan siswa dan guru terhadap pelaksanaan kegiatan ini sangat positif.
Calistung learning effectiveness using Zoom Cloud Meeting video for students in elementary school during Covid-19 pandemic Adelia Eka Putri Nuraini; Asri Wibawa Sakti
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.39324

Abstract

During the Covid-19 pandemic, learning loss is vulnerable to occur in early grade students, as well as what happens to learning basic skills in Calistung. This study aims to determine the effectiveness of e-learning during the Covid-19 pandemic in Indonesia using Zoom Cloud Video Meeting. The approach that we used in this study is quantitative, which is the type of research designed with a pretest-posttest control group. The results showed that the average effectiveness of the students in elementary school was categorized as still effective despite changes in learning time and the use of learning media. Students' understanding of the material for the Calistung learning can be improved by providing material via games or YouTube, which is done online by using the Zoom Cloud Meeting Video application with educators. The results of the research show that the average posttest score of students is 77.77%, greater than the average pretest score of 67.93%, so the difference is 9.84%. Therefore, Zoom Cloud Video Meeting can increase students' achievement in Calistung learning.
Implementasi penyusunan bahan ajar otentik berbasis media sosial bagi guru bahasa Sunda di Kabupaten Pangandaran Dingding Haerudin; Dedi Koswara; Danan Darajat
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.39993

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh kurangnya sarana pembelajaran otentik untuk mata pelajaran bahasa Sunda. Jenis sarana dalam pembelajaran bahasa Sunda meliputi jenis faktual, konsep, prinsip, dan prosedur. Hingga kini terasa sulit bagi guru untuk mengimplementasikan jenis materi faktual. Adapun yang menyebabkannya adalah belum terampilnya mengolah materi pengajaran yang ada dalam KIKD Kurikulum Mulok Bahasa Sunda 2013 Revisi 2017 dengan materi jenis yang otentik dalam pembelajaran otentik. Berdasarkan hasil analisis situasi tersebut yang kemudian menjadi latar belakang dari permasalahannya, maka tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan memilih dan menyusun bahan pembelajaran otentik bagi guru bahasa Sunda di Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah hybrid learning dengan teknik penjelasan, tanya jawab, dan lokakarya. Khalayak sasarannya adalah guru yang tergabung dalam MGMP bahasa Sunda SMP dan SMA di Kabupaten Pangandaran. Khalayak sasaran yang hadir secara luring sebanyak 40 orang dan yang mengikuti secara daring sebanyak 260 orang. Lokasi tempat pelaksanaan adalah Aula Hotel Grand Mutiara Pangandaran. Materi yang disampaikan meliputi tiga topik, yaitu 1) Bahan Ajar Berbasis Media Sosial, 2) Aplikasi Digital untuk Pembelajaran Bahasa Sunda, dan 3) Evaluasi Pembelajaran Otentik. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah 1) khalayak memperoleh ilmu tentang cara mengelola pembelajaran bahasa Sunda di abad 21 dengan memanfaatkan teknologi modern; 2) khalayak memiliki keterampilan memilih dan menyusun bahan ajar otentik serta evaluasinya yang sesuai dengan KIKD, maupun kebutuhan siswa pada setiap jenjang pendidikan.
Pelatihan las dekoratif bagi masyarakat Desa Kertamulya sebagai bekal merintis usaha bengkel las Asep Hadian Sasmita; Yayat Yayat; Haipan Salam
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.40138

Abstract

Masyarakat yang berstatus pengangguran di Desa Kertamulya diharapkan dapat berwirausaha untuk menaikan taraf hidupnya dibandingkan menunggu pekerjaan yang belum jelas. Namun minat, motivasi dan bekal berwirausaha masyarakat belum cukup untuk mewujudkan hal itu. Tujuan pada pelatihan ini untuk memberikan bekal untuk merintis usaha khususnya usaha bengkel las. Metode kaji tindak digunakan pada pengabdian ini. Implementasinya dengan pelatihan yang dilanjutkan pendampingan. Untuk mengukur pencapaian hasil pelatihan dilakukan tes diakhir pelatihan. Khalayak sasaran ialah pemuda berusia 20 – 30 tahun. Hasil dari pelatihan ini didapatkan bahwa peserta pelatihan dapat menguasai pengetahuan dan keterampilan berupa materi dasar perbengkelan dan pengelasan dengan rata rata pencapaian 78% dari keseluruhan materi. Keberhasilan pelatihan juga dapat dilihat dari produk yang dihasilkan yaitu dudukan pot bunga dari besi yang mempunyai kualitas yang sama dengan yang ada di pasaran. Kesimpulannya melalui pelatihan las dekoratif, peserta pelatihan yaitu pemuda Desa Kertamulya dapat menguasai bekal merintis usaha bengkel las.
Pembinaan etika dan tata krama bermedia sosial pada komunitas Mojang Jajaka Kota Tasikmalaya Nunuy Nurjanah; Haris Santosa Nugraha; Temmy Widyastuti; O. Solehudin; Yatun Romdonah Awaliah
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.40168

Abstract

Kasus pelanggaran etika dan tata krama yang kerap muncul di media sosial menimbulkan kekhawatiran berbagai kalangan terhadap degradasi moral para generasi muda. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pembinaan kepada generasi muda untuk senantiasa menggunakan etika dan tata krama bahasa Sunda yang baik dan benar dalam bermedia sosial. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini didasarkan pada hasil penelitian Model 3W (Wiwaha, Wiraga, Wibawa) sebagai alternatif solusi mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan empat langkah kegiatan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam pengabdian ini adalah pengurus dan anggota komunitas Mojang Jajaka (Moka) Kota Tasikmalaya. Para peserta dibimbing untuk memahami dan menguasai konsep etika dan tata krama bahasa Sunda yang baik dan benar (wiwaha), terampil menerapkannya dalam media sosial (wiraga), serta mampu menjadi figur atau teladan bagi masyarakat luas (wibawa). Kegiatan pembinaan ini diharapkan mampu membekali para peserta agar lebih bijak menggunakan media sosial yang didasarkan pada penerapan etika dan tata krama Sunda dalam kehidupan sehari-hari.
Cookies hanjeli gluten free produk unggulan wisata Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark Yulia Rahmawati; Asep Maosul; Ai Mahmudatussa’adah; Muktiarni Muktiarni; Nia Lestari
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.40342

Abstract

Kebutuhan pangan akan terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan jumlah penduduk yang terus naik, sehingga perlu dikembangkan bahan pangan alternatif, salah satunya hanjeli. Sebelum diolah hanjeli mengalami beberapa proses, yaitu pengeringan, pemecahan kulit luar, penyosohan lapisan aleuron, pemisahan beras hanjeli dari dedak, dan penepungan. Hanjeli merupakan bahan pangan yang memiliki gizi tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas. Permasalahan yang terjadi di Desa Waluran Mandiri Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi adalah pengolahan hanjeli menjadi produk turunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tepung hanjeli dapat digunakan sebagai bahan pengganti tepung terigu dalam pembuatan cookies. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Produk yang dihasilkan dari pelatihan ini adalah chocochips cookies hanjeli, pizza cookies hanjeli, nastar hanjeli, dan peanut cookies hanjeli. Masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan. Simpulannya tepung hanjeli dapat menggantikan seratus persen tepung terigu di dalam pembuatan aneka cookies.
Pendekatan participatory rural appraisal dalam mengembangkan kemampuan literasi bagi masyarakat di Desa Cibeureum Wetan, Sumedang Lilis Widaningsih; Elly Malihah; Vina Adriany
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.259

Abstract

Artikel ini bermaksud menjelaskan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat di Desa Cibeureum Wetan, Sumedang yang bertujuan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat. Pendekatan dalam kegiatan ini adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal di mana pendekatan ini mengadopsi teori kritis yang dikemukakan oleh Paulo Freire. Pendekatan menekankan kepada pendekatan yang bottom-up, di mana partisipan dilihat sebagai individu yang memiliki suara dan agency sehingga mereka mampu mengambil keputusan yang memberikan manfaat bagi diri dan lingkungannya. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa melalui pendekatan yang partisipatoris, keikutsertaan dan rasa memiliki warga terhadap program pengembangan literasi mengalami peningkatan. Hasil dari kegiatan ini juga menegaskan bahwa pendekatan program-program pembinaan desa hendaknya berangkat dari sebuah kesadaran bahwa masyarakat desa memiliki hak penuh untuk menentukan bentuk partisipasi penuh bagi desa mereka.