cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 703 Documents
ANALISIS PENGARUH POLA PENTEKSTURAN PADA LINEAR SLIDING BEARING UNTUK MENGURANGI GAYA GESEK PADA WAVE ENERGY CONVERTER DENGAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) Muhammad Farhan Mulyana; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan energi listrik terus meningkat, sementara proses konversinya saat ini masih bergantung pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti bahan bakar fosil atau gas alam, yang persediaannya semakin menipis. Negara yang wilayahnya didominasi oleh laut dapat memanfaatkan potensi tersebut dengan menggunakan wave energy converter (WEC). Dalam mekanisme kerjanya, alat ini menggunakan journal bearing untuk memandu agar poros tetap bergerak secara translasi. Dikarenakan WEC bekerja menggunakan journal bearing, pelumasan diperlukan pada sistemnya untuk mengurangi gaya gesek yang terjadi pada pemukaan bantalan. Pada umumnya pelumasan yang digunakan untuk journal bearing adalah oli. Untuk mengurangi pencemaran dilaut sehingga pelumasan menggunakan air laut. Penelitian akhir-akhir ini menggunakan tekstur pada permukaan bantalan pada journal bearing untuk pelumasan dengan air laut mengurangi gaya gesek.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola penteksturan pada linear sliding bearing untuk mengurangi gaya gesek pada wave energy converter dengan metode computational fluid dynamic (CFD). Dengan pola penteksturan dengan sudut 0º memberikan kecepatan aliran maksimum 0.05747 m/s, koefisien gesek yaitu 0.1701862 dan load carrying capacity maksimum 9.18188 N.
ANALISA AERODINAMIK PADA MEKANISME FLAPPING WING DENGAN VARIASI SUDUT KEPAK Alwahidil Zuhri; Ismoyo Haryanto; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep sayap kepak (flapping wing) merupakan mekanisme terbang yang saat ini banyak difokuskan pada efisiensi dalam perancangannya. Untuk meningkatkan pemahaman mengenai efisiensi aerodinamika pada mekanisme ini, diusulkan analisis aerodinamic loads pada sayap kepak menggunakan steady vortex lattice method. Simulasi melibatkan variasi sudut kepak (-60°, -40°, -20°, 0°, 20°, 40°, 60°), dan variasi profil Airfoil (NACA2412 dan NACA 0012). Hasil simulasi ditunjukkan melalui beberapa parameter performa aerodinamika, yaitu koefisien lift (Cl), koefisien drag induksi (Cdi), dan koefisien momen (Cm). Hasil menunjukkan bahwa variasi sudut kepak dan sudut serang menghasilkan performa yang berbeda untuk setiap sudut kepak dan variasinya. Cl tertinggi dicapai pada sudut kepak 20°, Cdi tertinggi pada sudut kepak -60°, sedangkan Cm tertinggi pada sudut kepak 60°.
PENGARUH TEKANAN CHAMBER TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK PADA INTERFERENCE SCREW BERBAHAN PLA/PCL/HA YANG DIBUAT DENGAN METODE CASTING Maulana Ibrahim; Rifky Ismail; Athanasius Priharyoto Bayuseno
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi casting merupakan proses manukfaktur yang ada sejak lama, dengan menggunakan molding permanen berbahan polimer dapat digunakan untuk pembuatan interference screw dengan geometri yang terbentuk penuh. Parameter pencetakan menjadi hal yang harus diperhatikan untuk menghasilkan interference screw dengan sifat fisik dan mekanik yang baik. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah biokomposit (85% PLA, 15% PCL, dan 5% HA). Variabel tetap pada penelitian ini adalah suhu cetakan 30℃ dan suhu pada alat vertical heating chamber sebesar 175℃. Variasi parameter pada penelitian ini adalah tekanan chamber sebesar 1 bar dan 2 bar. Pada penelitian ini pembuatan dengan nilai tekanan 1 bar tidak dapat terbentuk sempurna sehingga tidak dapat dilakukan pengujian karakterisasi lebih lanjut. Untuk variabel tekanan chamber 2 bar memiliki sifat fisik dan mekanik terbaik, dari hasil karakterisasi yang dilakukan yaitu pengujian densitas, pengujian torsi, pengujian kekerasan, dan pengujian biodegradable. Berdasarkan pada penelitian ini disimpulkan bahwa nilai tekanan chamber berpegaruh pada sifat fisik dan mekanik pada screw yang dihasilkan. Titik leleh material yang digunakan juga harus diperhatikan karena sangat berpengaruh pada karakterisasi screw yang dihasilkan. Variasi tekanan chamber menghasilkan nilai densitas terbesar yaitu 1,22 gr/cm3 dimana nilai tersebut masuk dalam nilai densitas tulang manusia.
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI SWERVE DRIVE ROBOT AUTONOMOUS BERBASIS FIELD ORIENTED CONTROL DAN PROPORSIONAL INTEGRAL DERIVATIF CONTROL UNTUK KONTROL POSISI Aufa Rofiqi Abdillah; Munadi Munadi; Mochammad Ariyanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot swerve drive memiliki kemampuan gerak omnidireksional yang tinggi, namun memerlukan sistem kendali posisi motor steering yang cepat, presisi, dan stabil. Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi sistem kendali tertanam (embedded control) untuk satu modul steering swerve drive berbasis motor BLDC dengan menggunakan arsitektur cascaded control loop pada mikrokontroler STM32F405RGT6. Arsitektur ini terdiri atas loop dalam (inner loop) yang menjalankan algoritma Field-Oriented Control (FOC) untuk mengatur arus dan torsi motor secara presisi, serta loop luar (outer loop) yang menggunakan kontroler PID untuk mengatur posisi sudut roda. Penelitian dilakukan melalui perancangan PCB kustom, pembuatan firmware FOC dan PID, serta pengujian eksperimental guna mengevaluasi performa sistem. Hasil pengujian inner loop FOC menunjukkan bahwa arus sumbu-d dapat dipertahankan mendekati 0 ampere, sesuai teori FOC untuk efisiensi maksimum. Pengujian outer loop PID dilakukan dengan analisis respons langkah (step response). Parameter awal PID menghasilkan osilasi tinggi dan waktu tunak (settling time) yang lama (Ts > 2000 ms). Setelah dilakukan tuning, terutama pada gain derivatif (Kd), sistem menunjukkan peningkatan signifikan dengan rise time sekitar 100 ms, settling time sekitar 160 ms, dan overshoot sebesar 2,7%. Sistem juga terbukti mampu melacak perubahan setpoint multi-langkah secara akurat dan stabil. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan arsitektur PID dan FOC pada STM32 efektif dalam menghasilkan kendali posisi motor yang cepat, dan stabil untuk aplikasi steering pada sistem swerve drive.
ANALISIS PENGARUH SUHU DAN MATERIAL LINER DAN COMPOSITE TERHADAP KEKUATAN STRUKTUR DINDING HYDROGEN TANK TYPE III DENGAN FINITE ELEMENT METHOD Ilhan Raznand Allabib; Mohammad Tauviqirrahman; Sulistyo Sulistyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu dan kombinasi material terhadap kekuatan struktur dinding tangki hidrogen Tipe III dengan menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method). Material yang digunakan pada bagian liner adalah baja AISI 4130, sedangkan untuk bagian komposit digunakan E-Glass/Epoxy. Simulasi dilakukan pada tekanan internal sebesar 70 MPa dengan tiga kondisi suhu operasi, yaitu -20°C, 20°C, dan 70°C. Hasil analisis menunjukkan bahwa deformasi struktural meningkat seiring dengan kenaikan suhu, yang disebabkan oleh penurunan kekakuan material akibat pelunakan termal. Meskipun demikian, nilai deformasi masih berada dalam batas aman. Di sisi lain, tegangan maksimum pada lapisan liner menunjukkan tren penurunan seiring naiknya suhu, mengindikasikan terjadinya relaksasi tegangan pada material logam. Penurunan ini bersifat moderat, sehingga struktur tetap menunjukkan stabilitas yang baik terhadap fluktuasi suhu. Secara keseluruhan, kombinasi material AISI 4130 dan E-Glass/Epoxy terbukti cukup andal dalam mempertahankan kekuatan struktural tangki hidrogen Tipe III di bawah kondisi termal yang bervariasi.
UJI EFEKTIVITAS AIR COOLER DENGAN FLUIDA DINGIN BERUBAH TERHADAP WAKTU Dimas Satrio Puspo Menggolo; Bambang Yunianto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin meningkat berpengaruh terhadap meningkatnya penggunaan teknologi tersebut. Salah satunya adalah penggunaan teknologi pada pengkondisian udara atau AC (Air Conditioner). Heat exchanger merupakan alat yang memungkinkan terjadinya perpindahan panas dan juga dapat berfungsi sebagai pemanas ataupun pendingin. Penukar panas dirancang sebisa mungkin agar proses perpindahan panas antar fluida dapat berlangsung secara efisien dan efektif. Metode penelitian yang dilakukan yaitu secara eksperimental dengan memberi variasi kecepatan kecepatan udara dan debit aliran air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh efektivitas air cooler heat exchanger dengan fluida air dingin yang berubah terhadap waktu. Metode perhitungan yang digunakan pada penelitian eksperimental ini dilakukan dengan menggunakan metode LMTD (Log Mean Temperature Difference) yang mana merupakan perhitungan rata-rata logaritmik dari perbedaan suhu aliran panas dan dingin pada suatu heat exchanger.
ANALISIS SIGNIFIKANSI PARAMETER PROSES PEMBUATAN PELET KATALIS ZEOLIT ALAM MENGGUNAKAN ANOVA Rizky Aryo Suryo Nugroho; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zeolit alam sebagai katalis heterogen memerlukan proses peletisasi untuk meningkatkan stabilitas mekanis dan kemudahan penanganan dalam aplikasi industri. Penelitian ini bertujuan menganalisis signifikansi pengaruh empat parameter proses pembuatan pelet katalis zeolit alam terhadap sifat fisik pelet menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA). Parameter proses yang dianalisis meliputi status kalsinasi, ukuran mesh serbuk, tekanan kompaksi, dan asal zeolit. Tiga respons yang dievaluasi adalah kekuatan tekan pelet, kehilangan massa pada uji pelarutan, dan densitas pelet. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari penelitian terdahulu dan dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan bahwa asal zeolit merupakan faktor yang paling dominan dan signifikan secara statistik (p < 0,01) dalam mempengaruhi variasi sifat fisik pelet katalis, diikuti oleh tekanan kompaksi. Sementara itu, status kalsinasi dan ukuran mesh tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ketiga respons yang diamati. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian kualitas bahan baku zeolit sebagai prioritas utama dalam proses manufaktur pelet katalis berbasis zeolit alam.
PENGARUH TERMAL TERHADAP AKURASI HASIL NUMERIK: STUDI KASUS PADA TANGKI HIDROGEN BERTEKANAN TINGGI Jonathan Pulung Kudadiri; Mohammad Tauviqirrahman; Sulistyo Sulistyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen termal pada tangki hidrogen tekanan tinggi tipe 1 sangat vital untuk memastikan keamanan dan efisiensi dalam operasi, terutama dalam kendaraan sel bahan bakar hidrogen dan sistem penyimpanan energi. Seiring dengan kemajuan teknologi penyimpanan hidrogen, pemahaman terhadap dinamika termal selama proses pengisian dan penyimpanan menjadi semakin penting. Tangki hidrogen bertekanan tinggi yang biasanya terbuat dari baja, dirancang untuk menahan tekanan hingga 700 bar. Namun, proses pengisian dapat menyebabkan peningkatan suhu yang signifikan akibat kompresi adiabatik yang berpotensi mengurangi integritas struktural tangki. Stres termal akibat variasi suhu dapat memengaruhi umur pakai dan keamanan tangki ini. Ekspansi termal di bawah kondisi tekanan tinggi dapat menyebabkan konsentrasi tegangan. Teknik pemodelan canggih seperti analisis elemen hingga (Finite Element Analysis/FEA) digunakan untuk mensimulasikan perilaku termal, memprediksi distribusi suhu, dan mengidentifikasi titik-titik kegagalan potensial. Penerapan bahan dan strategi isolasi termal dapat mengurangi dampak negatif, sehingga meningkatkan keamanan dan efisiensi. Studi ini menyajikan pendekatan baru dengan mengintegrasikan pemodelan termal lanjutan dan modul kontrol ke dalam desain tangki, serta mengembangkan modul kontrol termal waktu nyata untuk memprediksi, memantau, dan mengatur respons termal selama operasi kritis. Analisis komparatif dari hasil simulasi menunjukkan bahwa suhu internal yang rendah secara signifikan meningkatkan regangan dan tegangan equivalent Von Misses, menekankan pentingnya penggunaan material yang kuat dan tahan terhadap stres termal dan tekanan ekstrem.
PENGARUH DISSOLVED OXYGEN (DO) TERHADAP LAJU KOROSI STAINLESS STEEL 316 PADA LARUTAN NaCl 0.9% Insannul Hakim; Agus Suprihanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stainless steel 316 merupakan paduan baja austenitik sekitar 16–18% kromium, 10–14% nikel, dan 2–3% molibdenum. Stainless steel 316 tergolong material serbaguna (versatile) karena kemampuannya untuk digunakan di berbagai sektor industri dengan kondisi lingkungan yang sangat berbeda. Keunggulan ini berasal dari kombinasi ketahanan korosi yang tinggi, sifat mekanis yang stabil, serta kemudahan fabrikasi dan pengelasan. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pengaruh dissolved oxygen (DO) terhadap laju korosi stainless steel 316 pada larutan natrium klorida 0.9%, dan menentukan material stainless steel 316 merupakan material yang tahan terhadap laju korosi larutan natrium klorida 0.9%. Penelitian dengan tentang pengaruh dissolved oxygen (DO) terhadap laju korosi stainless steel 316 dalam larutan natrium klorida 0.9% terdiri dari 5 (lima) tahapan. Pertama, membuat 12 spesimen uji yang dilakukan untuk 4 variasi. Kedua, variasi waktu pemberian gelembung oksigen pada larutan NaCl 0.9%. Ketiga, pengujian surface roughness. Keempat, membandingkan hasil foto makrostruktur untuk melihat permukaan yang akan sebelum dan setelah pengujian korosi. Kelima, pengujian korosi dengan metode Potensiostat. Hasil pengujian laju korosi pada stainless steel 316 dalam larutan elektrolit NaCl 0.9% dengan 4 (empat) variasi waktu pemberian gelembung oksigen selama 0-9 menit menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai DO maka laju korosi semakin meningkat, dengan laju korosi terbesar diperoleh pada pemberian gelembung oksigen selama 9 menit dengan konsentrasi DO sebesar 5,76 ppm dan nilai laju korosi 0,00143360 mmpy. Stainless steel 316 merupakan baja yang tahan korosi, sesuai dengan hasil yang ditunjukkan pada pengujian makrostruktur, korosi yang terjadi pada stainless steel 316 sangat sedikit.
REKONSTRUKSI DISKUS INTERVERTEBRALIS LUMBALIS 1 DAN LUMBALIS 2 MENGGUNAKAN APLIKASI SOLIDWORKS Ruth Febrianti Berlian Wahyudi; Jamari Jamari; Tri Indah Winarni
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi biomekanika tulang belakang atau vertebra lumbalis memiliki interpretasi yang lebih baik terhadap temuan klinis dan radiologis yang dapat membantu dalam pengobatan atau prediksi masalah medis pada lumbal. Maka dari itu diperlukan pengkajian mengenai metode komputasi untuk merekonstruksi model tulang belakang. Fokus pada penelitian ini adalah pada vertebra lumbalis 1 dan 2 yang dimodelkan dari data CT scan pasien menggunakan software MIMICS dan SOLIDWORKS 2020 untuk memodelkan komponen diskus intervertebralis. Model ini nantinya dapat digunakan untuk menganalisis mekanika kontak menggunakan software ANSYS.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue