cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 703 Documents
ANALISIS KARAKTERISTIK PENGERINGAN PADA DRYING CHAMBER BERTEMPERATUR RENDAH DENGAN KOMBINASI ALIRAN SWIRL DAN CO-CURRENT Farel Akbar Aulia; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teh adalah produk perkebunan paling banyak diminati oleh masyarakat luas. Alasan teh diminati karena kandungan di dalamnya, salah satu kandungannya adalah katekin yang berperan sebagai antioksidan alami. Pada zaman ini menuntut produk the yang lebih praktis seperti teh dalam bentuk bubuk. Sistem pengeringan semprot merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembuatan teh menjadi bentuk bubuk, salah satu bagian utama dari sistem pengeringan semprot yaitu ruang pengering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa fraksi massa pada udara di dalam ruang pengering sehingga didapatkan komposisi suhu yang cocok untuk proses pengeringan. CFD (Computational Fluid Dynamics) digunakan dalam penelitian ini yang meliputi proses permodelan geometri, pembentukan meshing, dan pengaturan kondisi batas. Variasi temperatur 60oC, 70oC, dan 80oC untuk mendapatkan komposisi temperatur yang paling optimal dalam proses pengeringan. Dari hasil penelitian distribusi H2O mass fraction di bawah nozzle memiliki nilai yang sangat tinggi karena udara untuk inlet nozzle yang digunakan memiliki kelembaban yang masih sangat tinggi. Sisi bawah keluaran nozzle memiliki nilai H2O(l) mass fraction semakin tinggi yang terjadi karena droplet yang disemportkan dari nozzle mengandung banyak kandungan air, di mana kandungan air ini akan perlahan-lahan lepas dari droplet dan pindah ke udara. Variasi temperatur 80oC memiliki penurunan temperature tertinggi yaitu sebesar 36.474oC sekaligus menjadi variasi dengan intensitas pengeringan tertinggi yaitu sebesar 2.422kg/m3.
ANALISIS THERMOELASTO-HYDRODYNAMIC PADA MULTILAYER GAS FOIL THRUST BEARING DENGAN VARIASI MATERIAL PELAPIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN FLUID STRUCTURE INTERACTION (FSI) Rhinoe Bima Amanta Sucaksono; Mohammad Tauviqirrahman; Budi Setiyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi material pelapis (polimer, komposit, logam, dan keramik) terhadap fenomena thermo-elasto-hydrodynamic pada multilayer gas foil thrust bearing yang beroperasi pada kecepatan 100.000 RPM. Tantangan utama pada mesin berkecepatan tinggi ini adalah interaksi thermal-fluid-solid kompleks yang dapat membatasi kapasitas beban serta stabilitas sistem. Melalui simulasi fluid-structure interaction (FSI) tiga dimensi, ditemukan bahwa penggunaan pelapis meningkatkan kinerja bantalan dibandingkan kondisi tanpa pelapis. Material Polytetrafluoroethylene (PTFE) menunjukkan hasil paling optimal dengan kapasitas beban tertinggi mencapai 99,91 N (naik 1,28%), penurunan suhu middle foil menjadi 403,05 K, serta reduksi equivalent stress pada top foil sebesar 8,69%. Peringkat performa selanjutnya diikuti oleh PEEK, YSZ, Ti-6Al-4V, dan NiCr+hBN. Hasil ini mengindikasikan bahwa karakteristik koefisien gesek dan modulus elastisitas yang rendah pada material polimer sangat efektif dalam mendistribusikan tekanan fluida sekaligus meminimalkan distorsi termal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan material pelapis yang tepat sangat krusial untuk menjaga stabilitas operasional pada aplikasi turbomachinery berkecepatan tinggi secara berkelanjutan.
SIMULASI NUMERIK PENGARUH GEOMETRI KOLAM TERHADAP EFISIENSI PEMBUANGAN ENDAPAN AMONIA PADA KOLAM BUDIDAYA PERIKANAN DARAT Moh. Faoji; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi perikanan dengan memperhatikan aspek internal seperti asal dan kualitas benih serta faktor eksternal meliputi kualitas air, pemberian pakan, teknologi, dan pengendalian hama serta penyakit. Salah satu permasalahan kualitas air adalah terbentuknya amonia yang bersifat toksik terhadap ikan, kadar amonia yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan ikan dan menyebabkan kematian. Amonia pada kolam terjadi karena adanya endapan sisa makanan dan kotoran dari ikan. Sistem kolam budidaya dengan mekanisme pembersihan mandiri sangat disarankan pada fase pembenihan dan pembesaran. Kolam dengan mekanisme pembersihan mandiri memungkinkan terbuangnya endapan secara berkala dan meminimalisir terbentuknya amonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh geometri kolam terhadap perilaku hidrodinamika aliran kolam dan menentukan kemiringan dasar kolam terbaik agar tercapai pembuangan endapan yang maksimal. Penelitian ini menggunakan simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics) dengan perangkat lunak ANSYS Fluent 2023  untuk memodelkan perilaku hidrodinamika. Untuk menganalisa endapan amonia, sebanyak 20 gram pelet diinjeksikan melalui permukaan air dan diamati pergerakannya selama 100 detik. Variasi kemiringan kolam pada simulasi ini adalah kemiringan 12o bentuk geometri kolam lingkaran. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perubahan kemiringan dasar kolam mempengaruhi perilaku hidrodinamika aliran kolam dan laju pelepasan partikel, dengan kemiringan 12° menunjukkan hasil terbaik dalam pembuangan partikel.
UJI EFEKTIVITAS AIR HEATER DENGAN FLUIDA PANAS BERUBAH TERHADAP WAKTU Akmal Hafidh Purnomo; Bambang Yunianto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan konsumsi energi listrik yang tinggi pada sistem pemanas dan pendingin ruangan atau HVAC (heating, ventilation, and air conditioning system), membuat energi terbarukan sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Sumber energi terbarukan seperti energi matahari, panas bumi, dan angin digunakan dalam mengurangi konsumsi energi listrik yaitu difungsikan untuk menghangatkan ruangan (space heating), pengeringan hasil pertanian, mencairkan jalanan penuh salju, pemanasan tanah pertanian (soil heating), pemanas rumah kaca (greenhouse heating), dan pemandian air panas. heat exchanger merupakan alat penghantar panas yang dapat melakukan transfer energi dari fluida dengan suhu panas ke fluida bersuhu dingin atau pun sebaliknya yang dapat dipakai pada pengaplikasian pengeringan produk-produk yang dihasilkan oleh para petani, perkebunan, dan perikanan skala besar atau kecil. Dikarenakan fungsi heat exchanger sebagai pemanas ruangan, maka dilakukan pengujian kinerja efektivitas pada penelitian alat air heater heat exchanger yang dilaksanakan di Lab Thermofluida, Departemen Teknik Mesin, Universitas Diponegoro. Pada pengujian ini dilakukan beberapa variasi debit aliran air dan kecepatan udara. Debit aliran air terdapat variasi 5 liter/menit, 2,5 liter/menit, dan 0 liter. Pada variasi kecepatan udara terdapat kecepatan 3,6 m/s, 2,7 m/s, dan 1,8 m/s. Analisis yang didapatkan pada penelitian yaitu nilai efektivitas paling besar terjadi pada variasi debit aliran air 2,5 liter/menit dengan kecepatan udara 1,8 m/s dengan nilai efektivitas maksimal 0,622 dan minimal 0,521.
UJI KARAKTERISTIK TURBINE PELTON DENGAN VARIASI SPEED DAN LOAD Aldila Daffa Adhiono; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin Pelton merupakan jenis turbin impuls yang umum digunakan pada sistem pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan karakteristik head tinggi dan debit rendah. Kinerja turbin ini sangat dipengaruhi oleh parameter operasi seperti kecepatan putar (speed) dan beban (load). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kerja turbin Pelton terhadap variasi kedua parameter tersebut guna menentukan kondisi operasi optimal. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan model turbin skala laboratorium tipe HM 150.19. Parameter yang diukur meliputi debit (Q), head (H), kecepatan putar (n), torsi (τ), dan daya keluaran poros (BHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban menyebabkan penurunan putaran namun meningkatkan torsi hingga titik tertentu. Efisiensi turbin mencapai nilai maksimum pada kombinasi speed dan load tertentu sebelum akhirnya menurun akibat rugi-rugi mekanis dan hidrolik.
SIMULASI SISTEM LOKALISASI BERBASIS EXTENDED KALMAN FILTER PADA ROBOT CLEARPATH HUSKY Abang M. Rayhan M. Saputra; Munadi Munadi; Joga Dharma Setiawan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokalisasi yang akurat sangat penting untuk pengoperasian robot otonom, terutama dalam lingkungan dinamis dan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis sistem lokalisasi berbasis Extended Kalman Filter (EKF) pada robot Clearpath Husky. Sistem ini mengintegrasikan data dari sensor GPS, IMU, dan odometri untuk meningkatkan akurasi dan keandalan lokalisasi. Metode penelitian melibatkan simulasi menggunakan ROS (Robot Operating System) dan pengujian di lingkungan Gazebo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sensor GPS, IMU, dan odometri menghasilkan deviasi posisi yang lebih kecil dibandingkan dengan penggunaan odometri saja. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan akurasi lokalisasi robot otonom dalam berbagai kondisi lingkungan, termasuk lingkungan perkotaan dan dalam ruangan.
STUDI NUMERIK PENGARUH VARIASI PANJANG SIRIP INSERTED WAVY TAPE TERHADAP PHOTOVOLTAIC Bachtiar Rahmanto; Nazaruddin Sinaga; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel surya cenderung mengalami penurunan efisiensi pada suhu tinggi, sehingga diperlukan metode pendinginan yang efektif untuk menjaga performa konversi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendinginan panel surya menggunakan Material Berubah Fasa (Phase Change Material, PCM) yang dilengkapi dengan sirip dan inserted wavy tape sebagai metode pengatur aliran panas. Penggunaan PCM bertujuan menyerap panas berlebih dari panel surya melalui perubahan fase, sementara sirip dan inserted wavy tape meningkatkan konduktivitas termal dan memperluas area perpindahan panas di dalam PCM, memungkinkan distribusi suhu yang lebih merata. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kombinasi PCM dengan sirip dan inserted wavy tape mampu menurunkan suhu panel surya secara signifikan dibandingkan dengan sistem tanpa pendinginan. Efek sirip dan pola wavy tape pada PCM meningkatkan laju perpindahan panas melalui mekanisme konveksi paksa dan mempercepat distribusi panas pada PCM. Kesimpulan dari penelitian ini menyarankan bahwa desain sistem pendinginan yang mengkombinasikan PCM dan inserted wavy tape efektif dalam meningkatkan efisiensi termal panel surya dan dapat menjadi solusi pendinginan pasif yang efisien untuk aplikasi energi terbarukan.
KARAKTERISASI PELAPISAN MATERIAL BERPORI MENGGUNAKAN METODE SPIN COATING Muchammad Fahmi; Sulistyo Sulistyo; Agus Suprihanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapisan tipis memiliki banyak penerapan berbeda dalam teknologi modern digunakan di sebagian besar aplikasi industri. Dengan mengontrol ketebalan dan sifat lapisan tipis, dimungkinkan untuk membuat bahan dengan sifat spesifik yang berguna untuk berbagai aplikasi teknologi. Salah satu proses untuk menghasilkan lapisan tipis adalah dengan metode spin coating, yang memiliki beberapa parameter untuk berpengaruh dalam menghasilkan lapisan tipis diantaranya adalah kecepatan putar, konsentrasi larutan pelapis dan lama proses pelapisan. Material berpori dapat dibuat dari berbagai jenis material, meliputi material logam, material polimer, dan material keramik. Salah satu tipe material berpori yang berbahan dari material keramik adalah corundum yang terbuat dari alumunium oksida (Al2O3). Material berpori memiliki karakteristik dan sifat tertentu seperti porositas dan permeabilitas, karakterisasi ini memiliki nilai yang mungkin berubah setelah dilakukan proses pelapisan pada material tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari proses pelapisan dan parameter pelapisan terhadap ketebalan lapisan tipis yang terbentuk, porositas dan permeabilitas material setelah pelapisan. Penelitian dilakukan dengan membuat piringan berpori berdiameter 25 mm dan tebal sebesar 2 mm yang terbuat dari bahan alumunium oksida (Al2O3) sebesar 97% dan Polyethylene Glicol (PEG) sebesar 3%. Selanjutnya proses pelapisan menggunakan alat spin coater dengan variasi kecepatan putar 1500, 1800, 2100, dan 2400 rpm serta variasi konsentrasi 10%, 15%, dan 20% dengan lama proses perputaran selama 120s. Setelah akan dilakukan beberapa pengujian berupa ketebalan lapisan tipis yang terbentuk menggunakan mikroskop makro, nilai porositas menggunakan metode massa, dan permeabilitas menggunakan alat uji permeabilitas. Dari hasil pengujian didapat bahwa semakin besar kecepatan putar yang digunakan maka hasil ketebalan lapisan tipis yang dihasilkan semakin tipis sementara konsentrasi sebanding dengan lapisan tipis yang dihasilkan. Untuk nilai porositas dan permeabilitas material mengalami penurunan setelah proses pelapisan.
SIMULASI NUMERIK PENGARUH U-GROOVE TERHADAP PERFORMA TURBIN GORLOV UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK ARUS LAUT Rizlan Riyadi; Syaiful Syaiful; Joga Dharma Setiawan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi terbarukan dengan memanfaatkan arus laut untuk membangkitkan energi listrik telah menjadi perhatian banyak peneliti. Turbin Gorlov dapat dimanfaatkan untuk mengubah energi kinetic arus laut menjadi menjadi energi listrik. Beberapa parameter turbin Gorlov , seperti sumbu bilah bertikal, sumbu bilah heliks, dan sumbu bilah horizontal menjadi parameter yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk memodelkan kinerja Turbin Gorlov dengan membuat groove pada permukaan sudu turbin. Groove dengan bentuk U dengan kedalaman 0,5 cm diberikan pada permukaan sudu turbin. Bilah turbin dirancang dengan bentuk airfoil NACA 4412. Hasil penelitian menunjukan, adanya peningkatan nilai coefficient power dengan menggunakan variasi groove dibandingkan dengan bilah turbin normal. Hal ini disebabkan oleh perbedaan luas permukaan yang terkena  aliran fluida pada permukan bilah turbin. Coefficient power dengan groove mencapai nilai tertinggi sebesar 0.88. Sedangkan pada bilah turbin normal, coefficient power tertinggi adalah sebear di 0.84.
KARAKTERISASI HIDROKSIAPATIT BERBAHAN DASAR CANGKANG KERANG HIJAU DENGAN VARIASI DAYA MICROWAVE Roihan Aristo Faizal; Athanasius Priharyoto Bayuseno; Rifky Ismail
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroksiapatit merupakan salah satu biokeramik yang pengembangannya sudah banyak diaplikasikan untuk membantu pertumbuhan tulang manusia. Hidroksiapatit merupakan senyawa yang komponen utamanya terbentuk dari kalsium fosfat dan memiliki biokompatibilitas yang baik. Pada penelitian ini hidroksiapatit berhasil disintesis pada semua variasi yang dilakukan, sintesis hidroksiapatit pada penelitian ini menggunakan metode microwave dengan variasi daya 30 Watt, 50 Wat, dan 80 Watt masing-masing menggunakan prekusor asam fosfat dan diammonium fosfat. Kristalinitas terbaik yang dihasilkan adalah 99,8% pada daya 50 watt dengan prekusor diammonium fosfat. Karakteristik dan morfologi hidroksiapatit yang dihasilkan berbeda-beda pada setiap variasi penelitian.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue