cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 741 Documents
FABRIKASI PELAPISAN DAN KARAKTERISASI MATERIAL STAINLESS STEEL 304 MENGGUNAKAN PANi/Al2O3 DENGAN TEKNIK AIR SPRAY Zidan Hasbi Assidicky; Sulistyo Sulistyo; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kekasaran permukaan substrat, rasio komposit PANi/Al₂O₃ terhadap cat/thinner, serta perlakuan panas pasca-deposisi terhadap adhesi lapisan pada Stainless Steel 304 (SS304) menggunakan metode air spray. Variasi kekasaran permukaan diperoleh melalui pengamplasan menggunakan grit 400, 800, dan 1200, sedangkan variasi komposisi PANi/Al₂O₃ : cat/thinner yang digunakan adalah 1:10, 1:15, dan 1:20. Proses pelapisan dilakukan pada jarak semprot 15 cm dengan perlakuan panas pada suhu 150°C dan 250°C selama 2 jam. Karakterisasi meliputi pengujian kekasaran permukaan, morfologi lapisan, ketebalan lapisan, dan adhesi menggunakan metode cross-cut berdasarkan ASTM D3359-17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekasaran rata-rata tertinggi diperoleh pada grit 400 sebesar 0,948 µm, sedangkan grit 1200 menghasilkan kekasaran terendah sebesar 0,360 µm. Ketebalan lapisan yang dihasilkan berada pada rentang 141–194 µm. Adhesi terbaik diperoleh pada substrat grit 400 dengan komposisi 1:10 setelah pemanasan 250°C yang menghasilkan area terkelupas sebesar 0% dengan klasifikasi ASTM D3359 sebesar 5B. Sebaliknya, adhesi terendah diperoleh pada substrat grit 1200 dengan komposisi 1:20 yang menunjukkan area terkelupas sebesar 59,01% dengan klasifikasi 1B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kekasaran permukaan mampu meningkatkan ikatan mekanis antara lapisan dan substrat sehingga menghasilkan performa adhesi yang lebih baik.
PENGARUH VARIASI RPM MESIN TURNING KONVENSIONAL TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK INTERFERENCE SCREW BERBAHAN PLA/PCL/HA Rizal Renaldy; Rifky Ismail; Sri Nugroho
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan salah satu cedera lutut yang paling umum, khususnya di kalangan atlet. Rekonstruksi ACL sering menggunakan interference screw untuk menahan graft ligamen pada posisi yang tepat. Namun, keterbatasan penggunaan screw berbahan logam, seperti risiko korosi dan perlunya operasi lanjutan, mendorong pengembangan biodegradable interference screw berbahan komposit PLA (Poly-Lactic Acid), PCL (Polycaprolactone), dan HA (Hydroxyapatite). Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh variasi RPM mesin turning konvensional dalam metode machining terhadap sifat fisik, mekanik, dan biodegradasi dari interference screw berbahan PLA/PCL/HA. Metode penelitian ini melibatkan pemrosesan biokomposit PLA/PCL/HA menggunakan metode machining dengan RPM 360. Tujuan dari dilakukanya penelitian ini yaitu untuk menciptakan interference screw terbaik yang dapat digunakan di pasaran. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan mekanik, meliputi porositas, densitas, kekerasan, torsi, pullout serta laju biodegradasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPM mesin turning konvensional mempengaruhi sifat material yang dihasilkan, di mana rpm optimal pada RPM 360, memberikan kombinasi terbaik dari segi kekerasan, densitas, dan ketahanan torsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode machining dapat menghasilkan biodegradable interference screw berbahan PLA/PCL/HA dengan kualitas yang mendekati produk komersial. Pengembangan ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada produk import dan mendukung inovasi teknologi medis dalam negeri.
KAJIAN MEKANISME FUEL FILTER CLOGGING PADA ENGINE CFM56-5B DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERAWATAN PREVENTIF Sandi Hanggara Yudha Utama; Norman Iskandar; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fuel filter merupakan komponen penting pada sistem bahan bakar engine CFM56-5B karena berfungsi menahan partikel padat, produk korosi, dan debris agar tidak terbawa menuju komponen pengatur aliran dan fuel nozzle. Salah satu gangguan yang dapat terjadi pada komponen ini adalah fuel filter clogging, yaitu penyumbatan media filter akibat akumulasi kontaminan sehingga luas pori efektif berkurang dan tekanan diferensial meningkat. Artikel ini bertujuan menyusun kajian teknis mengenai alur terjadinya fuel filter clogging, sumber kontaminan, dampaknya terhadap sistem bahan bakar, serta implikasinya terhadap perawatan preventif. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif terhadap referensi sistem bahan bakar pesawat, kontaminasi bahan bakar, wear debris, dan preventive maintenance. Kontribusi artikel ini adalah penyusunan kerangka konseptual yang menghubungkan sumber kontaminan, pembentukan deposit pada filter, kenaikan differential pressure, potensi bypass, dan konsekuensi terhadap komponen downstream. Kajian ini diposisikan sebagai dasar konseptual untuk penelitian lanjutan mengenai evaluasi interval penggantian fuel filter berbasis analisis reliabilitas, analisis debris, dan pertimbangan perawatan preventif secara lebih kuantitatif.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI HIDROKSIAPATIT DARI LIMBAH CANGKANG TELUR AYAM MENGGUNAKAN REAGEN KH2PO4 DENGAN METODE KALSINASI DAN HIDROTERMAL Gilbert Dosroha Partogi; Athanasius Priharyoto Bayuseno; Jamari Jamari
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring meningkatnya konsumsi telur ayam di Indonesia, jumlah limbah cangkang telur ayam juga mengalami peningkatan. Cangkang telur ayam memiliki kandungan kalsium karbonat (CaCO₃) yang cukup tinggi, sekitar 94%. Kandungan mineral utamanya berupa kalsium dan fosfor, unsur penting yang juga terdapat pada tulang dan gigi, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan dasar sintesis hidroksiapatit (HAp). Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pembuatan HAp berbasis limbah cangkang telur ayam dengan kombinasi metode kalsinasi dan hidrotermal, serta menganalisis karakteristiknya. Serbuk cangkang telur dikalsinasi pada suhu 900 °C selama 2 jam, kemudian diuji XRF dan diproses lebih lanjut melalui metode hidrotermal dalam autoclave pada  suhu 180 °C dan dengan variasi waktu 14 jam, 16 jam, dan 18 jam. Karakterisasi dilakukan menggunakan XRD, FT-IR, SEM-EDX, dan DTA-TGA. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif-eksperimen dengan analisis data secara statistik untuk menguji kesesuaian hasil terhadap teori.
ANALISIS PENGARUH DIMENSI COMPOUND VORTEX FINDER TERHADAP KECEPATAN DAN KINERJA PEMISAHAN PADA STAIRMAND CYCLONE SEPARATOR BERBASIS METODE CFD-DEM Fahmi Syahputra; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vortex finder merupakan elemen geometris yang sangat menentukan pada cyclone separator dan secara dominan mengatur struktur medan aliran serta efektivitas pemisahan partikel. Kajian-kajian sebelumnya pada umumnya meninjau geometri vortex finder konvensional melalui pendekatan Discrete Phase Model (DPM) yang tidak mengakomodasi interaksi antar-partikel secara eksplisit, sehingga fenomena re-entrainment maupun penumpukan partikel di dustbin sulit dimodelkan secara akurat. Penelitian ini menelaah secara numerik dampak variasi panjang compound vortex finder (0,25D; 0,35D; 0,45D; dan 0,55D) terhadap medan aliran serta kinerja pemisahan pada Stairmand cyclone separator. Fase gas direpresentasikan dengan Reynolds Stress Model (RSM) di ANSYS Fluent, sementara dinamika fase partikel dihitung melalui pendekatan one-way coupling Computational Fluid Dynamics–Discrete Element Method (CFD–DEM). Hasil simulasi mengungkapkan bahwa perpanjangan vortex finder secara konsisten mengintensifkan kecepatan tangensial dan aksial pada inti pusaran, sekaligus menaikkan pressure drop akibat meningkatnya gesekan permukaan dan disipasi energi turbulen. Efisiensi pengumpulan total dari keseluruhan variasi terhimpun dalam rentang yang sempit (sekitar 55%), yang mengindikasikan bahwa keragaman kinerja lebih ditentukan oleh mekanisme short-circuiting dan re-entrainment ketimbang semata-mata besarnya gaya sentrifugal. Konfigurasi dengan panjang vortex finder sebesar D memberikan keseimbangan paling baik karena sanggup meniadakan short-circuiting serta menekan re-entrainment pada tingkat konsumsi energi yang masih wajar. Temuan ini diharapkan berkontribusi bagi pengembangan rancangan cyclone separator yang lebih efisien.
STUDI NUMERIK EFEK GEOMETRI CONE DAN INCOMING FLOW TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN PADA SPOUTED BED Rendy Augustino Sam; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reaktor spouted bed merupakan salah satu teknologi yang banyak ditemukan pada proses Fluidized Bed Chemical Vapor Deposition (FBCVD). Teknologi lini digunakan untuk pelapisan partikel bahan bakar nuklir TRISO karena mampu menghasilkan sirkulasi partikel yang stabil serta perpindahan panas dan massa yang sangat baik. Karakteristik hidrodinamika reaktor ini sangat dipengaruhi oleh geometri cone dan kondisi aliran gas masuk (incoming flow) yang digunakan. Studi ini diarahkan untuk menganalisis pengaruh variasi geometri cone dan incoming flow terhadap karakteristik aliran pada spouted bed menggunakan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi dilakukan secara dua dimensi (2D) dengan pendekatan multiphase Eulerian Two-Fluid Model (TFM) pada kondisi transien menggunakan udara sebagai fase gas dan partikel padat sebagai fase granular. Hasil simulasi ditemukan bahwa variasi geometri cone dan incoming flow berpengaruh terhadap pola sirkulasi partikel, kestabilan zona spout, pembentukan fountain, serta luas dead zone. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menentukan konfigurasi geometri yang memberikan karakteristik hidrodinamika paling stabil dengan pressure drop yang rendah sehingga dapat menjadi acuan dalam pengembangan dan optimasi desain reaktor spouted bed untuk proses pelapisan partikel TRISO.
STUDI SIMULASI COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS MEDAN ALIRAN PADA VERTICAL-INLINE CENTRIFUGAL PUMP Achmad Romy Fatchi Aydin; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa sentrifugal vertical-inline banyak digunakan pada industri minyak dan gas karena memiliki konfigurasi yang kompak serta mampu diintegrasikan langsung dengan sistem perpipaan. Namun, keberadaan curved inlet sebelum impeler berpotensi menimbulkan distorsi aliran, distribusi kecepatan yang tidak seragam, serta peningkatan kerugian hidraulik yang berdampak terhadap penurunan performa pompa. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik medan aliran pada pompa sentrifugal vertical-inline menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) serta mengevaluasi pengaruh modifikasi geometri inlet terhadap distribusi tekanan, distribusi kecepatan, pola streamline, head, dan efisiensi pompa. Simulasi dilakukan menggunakan ANSYS Fluent dengan pendekatan steady-state dan model turbulensi k-ω SST. Geometri dianlisis pada empat kondisi operasi yaitu 70%, 85%, 100%, dan 115% dari Best Efficiency Point (BEP). Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh model menghasilkan distribusi tekanan dan kecepatan yang berbeda pada masing masing debitdesign.
ANALISA PENGARUH GEOMETRI TAPERED IN-OUT VORTEX FINDER PADA CYCLONE SEPARATOR PADA COLLECTION EFFICIENCY MENGGUNAKAN METODE CFD-DEM Muhammad Fahmi Al Kahfi; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyclone separator merupakan instrumen pemisah gas-padat yang banyak diterapkan pada industri, namun kerap dibatasi oleh tingginya penurunan tekanan (pressure drop) dan lolosnya partikel halus akibat resirkulasi turbulensi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh dimensi modifikasi geometri tapered pada vortex finder terhadap performa dan medan aliran cyclone separator tipe Stairmand menggunakan metode gabungan Computational Fluid Dynamics – Discrete Element Method (CFD-DEM). Fasa fluida dimodelkan dengan Reynolds Stress Model (RSM) untuk merepresentasikan aliran berpusar secara anisotropik, sedangkan lintasan partikel berukuran 1–10 µm dilacak menggunakan DEM. Lima konfigurasi dievaluasi, yaitu desain baseline konvensional (V0) dan empat variasi panjang profil tapered (V1–V4). Hasil simulasi yang ditinjau melalui data kecepatan aksial, kecepatan tangensial, tekanan, serta lintasan partikel menunjukkan bahwa modifikasi tapered menstabilkan aliran aksial pada pusaran dalam, meredam puncak kecepatan tangensial yang berlebihan, dan menurunkan penumpukan tekanan statis sehingga menekan pressure drop sistem. Akan tetapi, pemanjangan profil yang berlebihan melemahkan medan gaya sentrifugal sehingga menurunkan efisiensi pengumpulan. Secara umum, variasi dengan panjang tapered moderat memberikan keseimbangan terbaik antara penghematan energi dan performa pemisahan partikel.
DESAIN WELDING FIXTURE TUBULAR CHASSIS PROTOTIPE MOBIL LISTRIK Bayu Setiawan; Susilo Adi Widyanto; Mochammad Ariyanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan industri kendaraan listrik yang pesat turut mendorong kebutuhan produksi kendaraan khusus, salah satunya prototipe mobil listrik penarik anhang hidrogen. Proses pengelasan chassis tubular kendaraan ini yang masih dilakukan secara manual berisiko menimbulkan distorsi dan ketidakakuratan dimensi. Penelitian ini bertujuan merancang welding fixture untuk tubular chassis prototipe mobil listrik menggunakan software CAD SolidWorks 2023 guna mendukung proses produksi yang presisi, konsisten, dan efisien. Perancangan diawali dengan pengumpulan data spesifikasi chassis, identifikasi kebutuhan welding fixture, penentuan parameter desain, pembuatan konsep desain, pemodelan 3D, assembly, hingga pembuatan gambar teknik. Hasil penelitian berupa tiga unit welding fixture, yaitu welding fixture chassis kanan, welding fixture chassis kiri, dan welding fixture chassis full, yang masing-masing terdiri dari main frame, locator, dan clamping device (toggle clamp, split ring clamp, dan thick half clamp). Evaluasi desain menunjukkan seluruh locator mampu memposisikan chassis sesuai gambar teknik tanpa ketidaksesuaian dimensi yang signifikan, penerapan prinsip 3-2-1 berhasil mengunci 6 derajat kebebasan (6 DoF) chassis secara penuh, seluruh titik pengelasan dapat diakses elektroda las, dan komponen chassis dapat dipasang-lepas oleh satu welder dengan mudah. Gambar teknik yang dihasilkan sebanyak 35 lembar dapat digunakan sebagai acuan proses manufaktur welding fixture di lini produksi. Kata kunci: gambar teknik; mobil listrik; solidworks; tubular chassis; welding fixture
ANALISIS KEGAGALAN FUEL FILTER CLOGGING PADA MESIN GE90-115B PADA PESAWAT BOEING 777-300ER MENGGUNAKAN PENDEKATAN ROOT CAUSE ANALYSIS Dhafin Rahmat Ramdhani; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fuel filter merupakan salah satu komponen kritis pada sistem bahan bakar mesin GE90 yang berfungsi menyaring kontaminan sebelum bahan bakar dialirkan menuju komponen presisi tinggi, seperti Hydromechanical Unit (HMU) dan fuel nozzle. Penyumbatan (clogging) pada fuel filter dapat menyebabkan peningkatan differential pressure, menurunkan efektivitas filtrasi, serta berpotensi mengganggu kontinuitas suplai bahan bakar dan performa mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab fuel filter clogging pada mesin GE90 menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan analisis dokumentasi berdasarkan diagram Engine Fuel Distribution Functional Description Boeing 777 AMM Chapter 73-11-00. Identifikasi akar penyebab dilakukan menggunakan diagram fishbone yang mengelompokkan faktor penyebab ke dalam enam kategori, yaitu Material, Machine, Method, Man, Environment, dan Measurement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor material merupakan penyebab dominan terjadinya fuel filter clogging, yang meliputi kontaminasi partikel padat, air bebas, mikroorganisme, serta produk degradasi bahan bakar. Faktor lain seperti keausan komponen sistem bahan bakar, ketidaksesuaian prosedur pemeliharaan, kesalahan manusia, kondisi lingkungan, dan keterbatasan sistem pemantauan turut mempercepat terjadinya penyumbatan filter. Hasil analisis menunjukkan bahwa mekanisme fuel filter clogging diawali oleh akumulasi kontaminan pada media filter yang menyebabkan penurunan porositas dan permeabilitas media, sehingga meningkatkan differential pressure dan akhirnya menyebabkan penyumbatan filter. Oleh karena itu, pengendalian kualitas bahan bakar, penerapan pemeliharaan preventif, dan implementasi Condition-Based Maintenance (CBM) direkomendasikan untuk meningkatkan keandalan sistem bahan bakar mesin GE90.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026 Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue