cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
ANALISIS PENERAPAN UJI DAYA SERAP, GRADASI, DAN KETAHANAN PADA PRODUK KAIN BERDASARKAN STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP) YANG MENGACU ISO 9001:2008 Utami, Ajeng Sri; Purwaningsih, Ratna
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Daya Manunggal adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam industri tekstil dari pengolahan kapas (Spinnin) hingga kain jadi (Dyeing). PT Daya Manunggal menghasilkan berbagai spesifikasi kain dan bermacam ? macam warna sesuai pemesanan costumer (make to order). PT Daya Manunggal melayani pemesanan dalam Negri (Lokal), maupun Luar Negri (exspor),Costumer terbesar berada di Luar Negri. Order Produksi merupakan lembar permintaan dari costumer yang di miliki PT. Daya Manunggal untuk mengetahui permintaan dari costumer dari type kain, warna hingga test kualitas yang diminta oleh costumer. PT. Daya Manunggal membuat Work Intrustion sebagai dasar Standart Oprational Prosedur (SOP)  untuk mendapatkan ISO 9001 versi 2008. Dari 30 Data Order produksi menunjukkan bahwa Adanya ketidaksesuaian antara WI dengan Realisasi produk Untuk pengecekan test kuwalitas Daya serap, Gradasi sebesar 23,33%, dan Ketahanan sebesar 43,33%. Hal tersebut menyimpang dari ISO 9001 versi 2008 sehingga adanya ketidak puasan pelanggan. Untuk mengetahui ketidak sesuaian Work Instrutsion dengan realisasi produk dapat digunakan dengan metode Gap Analysis untuk mengetahui seberapa besar ketidak sesuaian, dengan metode fishbone diagram dapat diketahui sebab akibat dari penyimpangan ISO 9001:2008 . ABSTRACTPT Daya Manunggal is a manufacturing company engaged in the textile industry from processing cotton (Spinnin) to finished fabric (Dyeing). PT Daya Manunggal produces various specifications of fabrics and various colors according to customer orders (make to order). PT Daya Manunggal serves orders in the country (local), as well as overseas (exspor), the largest customer is overseas. Production Order is a request sheet from the customer owned by PT. Daya Manunggal to find out the demand of the customer from the type of fabric, color to the quality test requested by the customer. PT. Daya Manunggal makes the Intrusion Work as the basis of the Standard Oprational Procedure (SOP) to obtain the ISO 9001 version 2008. Of the 30 production order data shows that there is a discrepancy between the WI and product realization to check the absorption test quality, gradation of 23.33%, and resistance of 43.33%. This deviates from the ISO 9001 2008 version so that there is customer dissatisfaction. To find discrepancies Work Instrutsion with the realization of products can be used with Gap Analysis method to determine how big a discrepancy, with fishbone diagram method can be known causal deviation from ISO 9001: 2008.
ANALISIS EFISIENSI RELATIF PEMAKAIAN SUBER DAYA PADA PRODUKSI BATIK CAP DENGAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (STUDI KASUS: IKM BATIK PEKALONGAN, SOLO, DAN YOGYAKARTA) Pramudi Arsiwi; Sri Hartini; Wiwik Budiawan
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi dalam proses produksi, khususnya batik, memegang peranan penting, terlebih mengingat adanya tuntutan bagi industri garmen untuk selalu siap bersaing dalam ASEAN – China Free Trade Agreement. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, terdapat beberapa gejala inefisiensi penggunaan sumber daya pada Industri Kecil Menengah (IKM) batik di Pekalongan, Jogja dan Solo, khususnya pada proses produksi batik cap. Hasil pengukuran efisiensi relatif dengan DEA menggunakan software SIAD v.3.0 berdasarkan wilayah, menunjukkan IKM – IKM batik yang relatif inefisien pada wilayah Pekalongan adalah Bole Batik dan Rizka Batik, Jogja adalah Batik Ida dan Batik Tugiran, dan Solo adalah Batik Putra Laweyan. Sedangkan berdasarkan perhitungan keseluruhan Jateng dan DIY, urutan wilayah dengan IKM paling efisien adalah sentra batik Laweyan Solo, sentra batik Kauman Pekalongan, dan terakhir adalah sentra batik Wijirejo Yogyakarta. Rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi IKM – IKM  yang masih inefisien adalah dengan melakukan pengurangan maupun penambahan pada beberapa variabel yang berpengaruh dalam produksi batik cap. Dengan melakukan penyesuaian pada variabel produksi yang berpengaruh, maka IKM yang belum efisien nantinya diharapkan dapat meningkat efisiensinya mendekati index efisiensi (1,00), berdasarkan IKM yang menjadi acuannya.  Abstract Efficiency in production processes, especially batik industries, play an important role, considering the demand for garment industry to always ready to compete in ASEAN – China Free Trade Agreement. Based on the preliminary studies, there are symptoms of inefficiency in the use of resources in batik Small Medium Enterprises (SMEs) in Pekalongan, Yogyakarta, and Solo, in particular on the process of cap (stamp) batik production. The results of measurement from the relative efficiency with DEA method using software SIAD v.3.0 based on the region calculation, showed that batik SMEs which still relative ineficient in Pekalongan are Bole Batik and Batik Rizka, in Jogja are Batik Ida and Batik Tugiran, in Solo is Batik Putra Laweyan. While based on the calculation of the overall Central Java and Yogyakarta, the sequence of the region with the most efficient SMEs was Laweyan batik center Solo, Kauman batik center Pekalongan, and the last is Wijirejo batik center Yogyakarta. Recommendations for improving the efficiency of inefficient SMEs is to do a substraction or addition on several variables which are influential in the production of baik cap. With make adjustment in the production variables which influential, then the SMEs yet efficient later expected to increase efficiency approaching efficiency index (1,00), based on the SMEs reference.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN RENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DI CV. ALI GRIYA, SEMARANG Iyain Sihombing; Novie Susanto; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.495 KB)

Abstract

Mesin reng CV. Ali Griya, yang digunakan untuk memproduksi atap baja ringan jenis reng V belum sepenuhnya bekerja secara efektif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya downtime, penurunan kecepatan produksi mesin, dan menghasilkan produk-produk yang tidak sesuai standard yang telah ditetapkan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui tingkat efektivitas mesin reng dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi faktor penyebab six big losses dengan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA), dan memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan tingkat efektivitas mesin.              Dari hasil penelitian,  OEE mesin reng mencapai rata-rata 57,55%, dan masih berada di bawah nilai OEE ideal (85%). Usulan perbaikan yang direkomendasikan meliputi eliminasi six big losses, mengembangkan program pemeliharaan, dan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan maintenance dan operasional. Abstract              The analysis of reng machine effectiveness by using Overall Equipment Effectiveness (OEE) and Fault Tree Analysis (FTA) method in  CV. Ali  Griya, Semarang. The reng machine of CV. Ali Griya, which is used to produce  lightweight steel roof with a kind V reng, has not fully worked effectively. This is indicated by the presence of downtime, speed losses, and produce products that are not according to standards that have been determined. This study aims to measure and determine the level of effectiveness of reng machine using Overall Equipment Effectiveness (OEE) method, identify factors that cause six big losses by using Fault Tree Analysis (FTA), and proposes improvements to increase the effectiveness of the machine.              From the research, OEE of reng machine reached an average of 57.55%, and still was below the ideal OEE (85%). Proposed improvements that recommended include the elimination of six big losses, develop a maintenance program, and provide training to improve the ability of maintenance and operations.
Analisis Penilaian Resiko dan Bahaya pada Area Filling dan Syrup making Line 8 di PT. COCA COLA Bottling Indonesia dengan menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) Rushita Dian Pratiwi; Darminto Pudjotomo
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.648 KB)

Abstract

Bidang Industri mengalami perkembangan yang cukup pesat, hal ini dapat dilihat dengan semakin banyaknya industri yang berdiri di Indonesia. Industri tersebut menghasilkan berbagai macam hasil produksi dengan menggunakan peralatan atau mesin yang berteknologi tinggi. Dan salah satu Industri yang saat ini sedang berkembang adalah Industri Kimia.Industri Kimia merupakan industri yang menggunakan, mengelola serta memproses bahan kimia dengan suhu tinggi. Di dalam proses ini banyak digunakan mesin dan peralatan modern. Dengan adanya bahan kimia dan mesin didalam proses produksi, tentu memiliki potensi bahaya yang cukup besar. Potensi ini jika kurang terkendali dengan baik dapat menimbulkan gangguan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan. Seperti halnya potensi bahaya dari bahan kimia, perlu mendapatkan perhatian yang serius karena daat menyebabkan kecelakaan, atau penyakit akibat kerja serta pencemaran.Metode yang digunakan yaitu Job Safety Analysis dengan menganalisis potensi-potensi atau bahaya yang dapat ditimbulkan dari suatu pekerjaan pada area produksi. Manfaat dan tujuan ilmu ini adalah untuk enghindari atau mengurangi terjadinya kecelakaan kerja Dengan demikian JSA berguna sebagai media pencegahan terhadap kecelakaan kerja sedini mungkin sebelum berakibat fatal.Keselamatan kerja yang dimaksud di sini tidak hanya sebatas dengan pencegahan tetapi juga upaya untuk melindungi tenaga kerja secara menyeluruh agar pekerja dapat meminimalisasi terjadinya kecelakaan kerja dan mengetahui penanggulangannyaUntuk mencapai tujuan ini maka semua karyawan dituntut melakukan segala usaha guna mencegah terjadinya kecelakaa kerja, mengendalikan semua bahaya ditempat kerja dan melindungi kesehatan para karyawan. Yang menjadi tanggung jawab.Salah satu tempat yang berpotensi terjadinya kecelakaan adalah pada tempat produksi. Beberapa pekerja tidak menggunakan APD dengan tertib sehingga hal ini merupakan salah satu potensi bahaya yang harus segera ditindak lanjuti. Dengan melihat langsung ke lapangan dan banyak literatur yang ada, serta lingkungan kerja yang tidak kondusif merupakan sebagian banyak penyebab terjadinya kasus-kasus yang berkaitan dengan ergonomi.Oleh sebab itu, Dalam melakukan penelitian ini penulis menganalisis potensi bahaya yang dapat timbul di area produksi line 8 Coca  Cola Bottling Indonesia 
REDESAIN ALAT BANTU PRES TAHU DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DAN TEORIJA REZHENIJA IZOBRETATELSKIH ZADACH (TRIZ) ( Studi Kasus: CV. Sumber Rejeki , Lampung ) Garda Kharisma Sidanta; Wiwik Budiawan; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.708 KB)

Abstract

Permintaan produk tahu terus meningkat sehingga perusahaan tahu dituntut untuk memenuhi kebutuhan pasar. Permasalahan yang sering muncul adalah tidak tercapainya target produksi yang disebabkan oleh produktivitas menurun dan meningkatnya kelelahan kerja pada karyawan di perusahaan Tahu. Permasalahan tersebut disebabkan oleh sistem kerja yang belum optimal dikarenakan rancangan peralatan yang kurang ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu pres tahu. Perancangan alat bantu pres tahu menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) dan Teorija Rezhenija Izobretatelskih Zadach (TRIZ). Hasil penelitian menggunakan QFD dan TRIZ didapat rancangan alat bantu pres tahu dengan tinggi meja pres tahu 886 cm, panjang alat pres tahu 650 mm, lebar alat pres tahu 785 mm. AbstractDemand of tofu (soybeans) continues to increase so the company is required to meet the market demand. A problem that frequently occurs is the production is not achieve the target which caused by the decreasing of productivity and the increasing of work fatigue on workers the company of tofu (soybeans). These problems are caused by the system of work that is not optima yet. This because of less ergonomic equipment design. This research aims to design the tool for press the tofu. The design of the tool using the method Quality Function Deployment (QFD) and Teorija Rezhenija Izobretatelskih Zadach (TRIZ). The results of research using the QFD and TRIZ obtains the draft tool for press the tofu with high press desk of tofu 886 cm, length 650 mm of tofu pressing tools, width tool press of tofu785 mm
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN WIFI ID CORNER DENGAN METODE SERVICE QUALITY DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA WILAYAH USAHA TELEKOMUNIKASI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK. TANGERANG Nabilla Rohadhatul Aisy; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.796 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa keluhan pelanggan dan pengguna Wifi Id di Wilayah Usaha Telekomunikasi PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Tangerang. Kedua, mengetahui perbandingan antara persepsi dan ekspektasi pelanggan mengenai layanan dan produk Wifi Id. Ketiga, mengetahui kualitas dari layanan dan produk sebagai acuan perbaikan produk. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang telekomunikasi, membantu program pemerintah dalam memudahkan masyarakat untuk mengakses internet kapanpun, dan dimanapun, dengan membuat suatu layanan yang disebut Wifi Id. Penelitian ini dilakukan dengan memeriksa apakah layanan Wifi Id sebagai pendukung program pemerintah telah berjalan sesuai dengan harapan pelanggan dengan menggunakan metode Service Quality, dan membuat usulan perbaikan layanan tersebut dengan menggunakan metode Quality Function Deployment dengan House of Quality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dimensi kualitas memiliki gap atau celah antara persepsi dan ekspektasinya, sehingga perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil House of Quality, perbaikan yang diusulkan diantaranya adalah melakukan training kepada pegawai, mengganti perangkat yang lebih berkualitas, dan memperbaiki jaringan di sekitar lokasi Wifi Id Corner. Abstract[CUSTOMER SATISFACTION ANALYSIS OF WIFI ID CORNER WITH SERVICE QUALITY AND QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT METHOD IN TELECOMMUNICATION BUSINESS REGION PT. TELECOMMUNICATION INDONESIA, TBK. TANGERANG] This study has three objectives. First, this study aims to identify and analyze customer complaints and users of Wifi Id in the Telecommunication Business Region of PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Tangerang. Second, to know the comparison between customer perception and expectation about Wifi Id service and product. Third, know the quality of services and products as a reference product improvement. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. as one of the State-Owned Enterprises engaged in telecommunications, helps government programs in facilitating the public to access the internet anytime, anywhere, by creating a service called Wifi Id. This study was conducted by checking whether the Wifi Id service as a supporter of the government program has been run in accordance with customer expectations using Service Quality method, and make the proposed service improvement using Quality Function Deployment method with House of Quality. The results showed that all dimensions of quality have gaps or gaps between perceptions and expectations, so it needs to be improved. Based on House of Quality results, the proposed improvements include training employees, replacing higher quality devices, and improving the network around the Wifi Id Corner location.
PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA RESTORAN OEN SEMARANG MENGGUNAKAN METODE CRM SCORECARD Afrizal Putranto; Aries Susanty; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.788 KB)

Abstract

Sebagai  salah satu perusahaan yang bergerak dibidang kuliner, Restoran Toko Oen berusaha agar layanan yang diberikan kepada pelanggan mampu mencapai kepuasan yang tinggi dan mempertahankan tingkat loyalitas para pelanggannya. Dilihat dari banyaknya komplain pelanggan terhadap kualitas pelayanan yang diperoleh dari form guest comment, serta hasil dari penyebaran kuesioner pendahuluan yang menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan yang masih rendah, maka pengukuran kinerja perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga nantinya akan diperoleh kepuasan pelanggan yang optimal. Pengukuran kinerja perusahaan dapat digunakan sebagai tolak ukur kontribusi pencapaian kinerja kepuasan pelanggan. Untuk meningkatkan kinerja perusahaan, dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan CRM Scorecard dan metode AHP. Selain itu pengukuran dilakukan dengan OMAX untuk mengetahui nilai pencapaian terhadap target yang telah ditetapkan untuk setiap indikator kinerja.                Perancangan pengukuran kinerja perusahaan dengan kerangka CRM Scorecard menghasilkan 39 Key Performance Indicator (KPI) dengan rincian 2 KPI perspektif kinerja organisasi, 10 KPI untuk kinerja perspektif pelanggan, 9 KPI untuk kinerja perspektif proses, dan 18 KPI untuk perspektif infrastruktur. Dari hasil pengolahan data dan pengukuran kinerja untuk mencapai kepuasan pelanggan diketahui bahwa indeks pencapaian kinerja  Restoran OEN sebesar 4,3 yang masuk dalam skala “sedang” (skala 1-10). Perusahaan harus dapat meningkatkan kinerja karyawannya sehingga dalam beberapa kurun waktu ke depan kinerja karyawan dapat masuk ke dalam kategori “baik” dan target target yang telah ditetapkan dapat tercapai. ABSTRACT                 As a company engaged in culinary , Oen Reastourant is trying to services provided to customers are able to achieve and maintain a high satisfaction level of the customers loyalty . Judging from the number of customer complaints on the quality of service provided by the guest comments form , as well as preliminary results from the questionnaires showed that customer satisfaction levels are still low , the performance measurement needs to be done to improve the quality of services that will be obtained optimum customer satisfaction . Corporate performance measurement can be used as a measure of the contribution of performance achievement of customer satisfaction . To improve the performance of the company , carried out the study using a CRM Scorecard approach and AHP method . In addition measurements were performed with the OMAX to determine the value of the achievement of the targets set for each performance indicator .                The design of the company 's performance measurement framework using CRM Scorecard produces 39 Key Performance Indicator ( KPI ) with details of 2 KPIs perspective of organizational performance , 10 performance KPIs for a customer perspective , 9 KPIs performance perspective to the process , and 18 KPIs for infrastructure perspective . From the data processing and measurement of performance in order to achieve customer satisfaction in mind that the attainment of the performance index of 4.3 OEN Restaurant are included in the scale of " moderate " ( scale of 1-10 ) . The company should be able to improve the performance of employees so that in some future period to the employee's performance can be fit into the category of " good " and the set target can be achieved .
Pengaruh Dimensi E – Servqual, Satisfaction Dan Trust Terhadap Loyalitas Pengguna Layanan E-Commerce Indonesia (Studi Kasus : Pengguna Layanan e-commerce di Pulau Jawa) Hasanudin, Mochammad; Pujotomo, Darminto; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.997 KB)

Abstract

Besarnya peluang dalam dunia e-commerce di Indonesia harus disikapi dengan bijak oleh para pengelola e-commerce yang ada. Menurut data penelitian APJII, tingkat penggunaan layanan e-commerce di Indonesia masih rendah. Rendahnya tingkat pengguna layanan e-commerce ini di indikasikan karena adanya ketidakpuasan pengguna dan adanya persepsi akan buruknya kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengelola e-commerce selain itu juga adanya ketakutan pengguna akan tingginya angka kriminal mengenai transaksi online yang mempengaruhi kepercayaan mereka. Dengan adanya fenomena tersebut pengelola perlu mengetahui besarnya pengaruh dari variabel – variabel tersebut terhadap loyalitas dari pengguna layanan e-commerce di Indonesia. Untuk mengetahui pengaruh dari variabel e-servqual (electronic service quality), satisfaction (kepuasan), dan variabel trust (kepercayaan) terhadap tingkat loyalitas pengguna e-commerce dapat dilakukan analisis menggunakan metode structural equation modelling. Dari hasil penelitian didapatkan hanya variabel kepuasan dan kepercayaan yang memiliki pengaruh positif, sedangkan variabel e-servqual justru memiliki pengaruh negatif. Variabel yang paling mempengaruhi loyalitas pengguna e-commerce adalah variabel kepuasan dengan nilai estimate value 3,22. AbstractThe Effect Of E-Servqual, Satisfaction, And Trust On E-Commerce Customer Loyalty In Indonesia (Case Study : E-Commerce Customer In Java). A big oppurtunity for e-commerce business in Indonesia should be responded wisely by e-commerce enterprise . According to research from APJII, Indonesia only have a few e-commerce user’s. The low level of e-commerce users is indicated because of the dissatisfaction of users and their perception of the poor service quality from e-commerce and also the fear from customer about high rates online and transaction crime in Indonesia that affect their trust. With that fact, the enterprise of e-commerce in Indonesia should know how it affects the loyalty of e-commerce users.  To determine the effect of e-servqual, satisfaction, and trust variabe on the level of e-commerce user’s loyalty, we analyze it using structural equation modelling (SEM) method. The result showed that only satisfaction and trust which have a positive effect to e-commerce user’s loyalty, when e-servqual showed a negative effect. Variabel with the biggest influence to e-commerce user’s loyalty with estimate value 3,22.
PENERAPAN EFSD DALAM MENJAGA KETERSEDIAAN BAHAN BAKU KAYU PADA UD. MITRA KARINA BANJARNEGARA Rofi Widi Nugraha; Haryo Santoso
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.889 KB)

Abstract

Industri pengolahan kayu merupakan barometer peningkatan perekonomian nasional dan faktor terpenting dalam upaya meningkatkan penerimaan negara dari sektor kehutanan. EFSD adalah pendidikan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, yaitu pendidikan yang memberi kesadaran dan kemampuan kepada semua orang terutama generasi mendatang untuk berkontribusi lebih baik bagi pengembangan berkelanjutan. Untuk dimulainya penerapan EFSD pada UD Mitra Karina sebagai bentuk keberlanjutan menjaga ketersediaan bahan baku produksi di masa mendatang dilakukan dengan kuesioner dimana ada empat variabel diantaranya evaluasi kegiatan penebangan kayu, sistem penyuluhan berbasis EFSD, materi penyuluhan dan penugasan penyuluh swadaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan In-Depth Interview, Focus Group Discussion dan Observasi. Dari hasil kuesioner tersebut diperoleh kesimpulan program EFSD ini telah disetujui pihak UD. Mitra Karina dan petani kayu sebagai responden untuk diterapkan. Penyuluhan dan penerapan program EFSD ini meliputi penebangan dan pengambilan bahan baku yang terdiri dari kegiatan penebangan, pola penebangan, pemilihan jenis dan umur kayu serta pengalaman dalam penebangan serta pembuatan sistem penyuluhan yang meliputi dari beberapa aspek terdiri dari umur dan pendidikan, peran serta masyarakat, sosial-ekonomi, budaya, hukum dan pembuatan materi penyuluhan yang terstruktur sehingga dapat diterima dengan baik oleh para responden. Dampak dari program EFSD ini dirasakan UD Mitra Karina pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dengan memperoleh manfaat seperti pengembangan kualitas SDM dan teknologi ramah lingkungan, pemeliharaan lingkungan dan diversitas, keselarasan dan kelestarian budaya, keseimbangan produksi dan konsumsi, membangun rasa aman bagi generasi ke depan serta pendidikan agar sadar melakukan tindakan nyata untuk kehidupan.  AbstractWood processing industry is a barometer of the national economy and the improvement of the most  important factors in an effort to increase state revenue from the forestry sector. EFSD is an education to support sustainable development, namely education and the ability to give awareness to everyone, especially future generations to better contribute to sustainable development. For the commencement of the implementation of the UD Mitra Karina EFSD as a form of sustainability in an effort to maintain the availability of raw material production in the future is done with a questionnaire in which there are four variables including logging evaluation, based extension system EFSD, material non-public information and extension assignment. The method used is qualitative method with in-depth interviews, focus group discussions and observation. From the results of the questionnaire conclusion EFSD program has been approved by UD. Mitra Karina and of farmers wood as respondents to apply. Extension and application of this EFSD program includes logging and retrieval of raw materials consisting of logging, logging pattern, the selection of the type and age of wood as well as experience in logging and making extension system covering consists of several aspects of the age and education, community participation, social -economic, cultural, legal and manufacturing extension materials which can be structured so well received by the respondent. The impact of the program is perceived EFSD UD. Mitra Karina in particular and society in general to obtain benefits such as the development of human resources quality and environmentally friendly technologies, environmental preservation and diversity, harmony and preservation of culture, the balance of production and consumption, building security for future generations as well education to consciously take action for life.
ANALISIS PENYEBAB PRODUK CACAT PADA BAGIAN FOUNDRY DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) (Studi Kasus: PT. Austenite Foundry Medan) Naibaho, Herdianto Marasi; Susanty, Aries
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.561 KB)

Abstract

PT. Austenite Foundry merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengecoran logam. Produk-produk yang dihasilkan perusahaan berupa bagian- bagian mesin dan alat berat pada bidang pertanian. Perusahaan tersebut menggunakan metode pengecoran permanent mold casting dan lost foam casting. Dalam melakukan pengecoran logam, PT. Austenite Foundry melibatkan berbagai bagian diantaranya, bagian pattern, molding, pengecoran, quality control, fettling, dan bagian finishing. Bagian yang riskan dalam perusahaan foundry adalah bagian pengecoran, apabila proses pengecoran yang dilakukan bentuknya tidak sempurna maka akan dianggap cacat. PT. Austenite Foundry telah menetapkan batas produk cacat maksimal sebesar 10% tetapi belum dapat dipenuhi oleh perusahaan. Pada bulan Desember 2016 rata-rata produk cacat tiap minggunya mencapai 20,83% sehingga mengakibatkan banyaknya keluhan dari pelanggan dan perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 229.789.138. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penyebab produk cacat yang paling dominan serta memberikan solusi perbaikan pada proses produksi agar dapat mengurangi jumlah produk cacat. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode Effects Analysis (FMEA) dan menggunakan metode 5W+1H. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah jenis cacat yang paling dominan yaitu pin hole (lubang kecil) dan crack (patah) sebesar 80,2%. Penyebab terbesar pin hole adalah  pengisian pasir pada pattern yang tidak sempurna dan saluran udara kurang, sementara pada crack terjadi akibat proses pendinginan dan pembukaan cetakan pasir yang tidak sempurna, saluran udara kurang dan penuangan cairan logam ke dalam cetakan kurang tepat. Usulan perbaikan yang diberikan adalah melakukan briefieng sebelum melakukan pekerjaan, menetapkan standar operasional pekerja, dan meningkatkan kenyamanan pada lantai produksi.ABSTRACT[Analysis Causes Of Defective Products in Foundry Using Filure Mode and Effect Analysis (FMEA) Method] PT. Austenite Foundry is a company engaged in metal casting. Products produced by the company in the form of machinery parts and heavy equipment in agriculture. The company uses the permanent mold casting method and lost foam casting. In conducting metal casting, PT. Austenite Foundry involves various parts including, pattern parts, molding, casting, quality control, fettling, and finishing parts. The risky part of the foundry company is the casting part, if the casting process is not perfect, it will be considered defective. PT. Austenite Foundry has set a defective product limit of up to 10% but has not been met by the company. In December 2016 the average defective product reached 20.83% per week, resulting in a large number of complaints from customers and companies experiencing a loss of Rp 229,789,138. This study has a purpose to find out the most dominant causes of defective products and provide solutions to improvements in the production process in order to reduce the number of defective products. This study uses the Failure Mode Effects Analysis (FMEA) method and uses the 5W + 1H method. The results obtained from the study were the most dominant types of defects, namely pin holes and cracks of 80.2%. The biggest cause of pin holes is filling sand with imperfect patterns and less airways, while cracks occur due to imperfect cooling and opening of sand molds, less airways and less precise pouring of metal fluids into the mold. Proposed improvements are given briefing before doing work, setting operational standards for workers, and increasing comfort on the production floor.

Page 3 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue