cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
sugengsnugroho@uny.ac.id
Phone
+628562977629
Journal Mail Official
sugengsnugroho@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga
ISSN : 02169940     EISSN : 27212823     DOI : 10.21831
Core Subject : Health, Education,
MEDIKORA is a sports health scientific journal published by the Sports Science Study Program of the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta which contains the results of critical analysis studies and research in the field of sports health. The Journal is published twice a year (April and October).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 314 Documents
RERAN SENAM DIABETES INDONESIA BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS Suryanto, -
MEDIKORA Vol. V, No. 2, Oktober 2009
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2249.281 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4681

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai oleh tingginyakadar gula pada darah dan air seni. D M yang sekarang dikenal ada 2macam, yaim (1) Diabetes mellitus terganmng insulin (DMTI), dan (2)Diabetes mellitus tidak terganmng instilin (DMTTI). Penatalaksanaan DMdengan cara edukasi, perencanaan makanan, olahraga, dan obat-obatan.Olahraga yang teratur dapat digunakan sebagai program pengobatanDM, terutama diabetes tipe II dan sudah dikenal sejak lama selain diet danobat-obatan. Meskipun olahraga yang teramr pada penurunan gula darahD M tipe I masih kontroversial, namun mempunyai beberapa keuntungan,seperti dapat mengurangi resiko penyakit jantung, gangguan pembuluhdarah dan saraf.Prinsip olahraga bagi penderita D M harus mengikuti pemnjuk yangtelah ditentukan, yaim (1) Program latihan, (2) Porsi latihan, dan (3) Latihankaki. D i samping mengikuti pemnjuk tersebut, penderita masih mengikutipemnjuk lainnya demi keberhasilan dalam mengikuti latihan senam D Mtersebut.Kata kunci: Senam, Diabetes Mellims
TINGKAT KEPUASAN MEMBERS TERHADAP STRATEGI PEMASARAN DI LEMBAH FITNESS CENTRE UNIVERSITAS GAJAH MADA Yuniana, Rina; Nasrulloh, Ahmad
MEDIKORA Vol 18, No 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.175 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v18i1.29195

Abstract

Lembah Fitness Centre UGM juga perlu melakukan pengelolaan dan menerapkan strategi pemasaran yang baik agar members dapat merasakan kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan members terhadap strategi pemasaran di Lembah Fitness Centre Universitas Gajah Mada. Populasi dalam penelitian ini adalah members Lembah Fitness Centre UGM yang aktif mengikuti latihan beban sebanyak 240 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode nonprobability sampling menggunakan teknik accidental sampling, sebanyak 120 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket atau kuesioner. Angket tersebut diujicobakan terhadap 40 members  Lembah Fitness Centre UGM. Hasil ujicoba menunjukkan dari 48 butir pernyataan gugur 3 butir, sahih 45 butir. Teknik untuk mengukur validitas menggunakan teknik korelasi product moment dari Karl Pearson dengan taraf signifikasi 5 % atau a = 0,05. Butir pernyataan dikatakan valid apabila nilai korelasi dari product moment (rxy) lebih besar dari r-tabel. Nilai koefisien alpha (rtt) yang diperoleh sebesar 0,912 dengan status reliabel. Teknik analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum tingkat kepuasan members masuk ke dalam kategori memuaskan dengan pencapaian persentase 60,8 %. Secara rinci, tingkat kepuasan members terhadap strategi pemasaran di Lembah Fitness Centre UGM dijelaskan sebagai berikut: (1) Price atau harga masuk kedalam kategori sangat memuaskan dengan persentase 60 %, (2) Promotion atau promosi masuk kedalam kategori memuaskan dengan persentase 55 %, (3) Place atau tempat masuk kedalam kategori memuaskan dengan persentase 49,2 %, (4) Product atau produk/jasa masuk kedalam kategori memuaskan dengan persentase sebesar 55,8 %.  MEMBERS SATISFACTION LEVEL TOWARD MARKETING STRATEGY IN LEMBAH FITNESS CENTER UNIVERSITAS NEGERI GAJAH MADA AbstractFitness center companies must manage fitness club well. In process, club must be applied  marketing strategy, same as Lembah Fitness Center UGM where need to be manage and use marketing streategy so that members satisfied with their services. This study aims to know about level of satisfaction members toward marketing strategy in Lembah Fitness center Universitas Negeri Gajah Mada. Participants in this study are members of Lembah Fitness Center UGM that enganged actively in resistance training for almost 240 people. Sampling technique using nonprobability method include accidental sampling method, 120 people. Questionnaire used as instrument in this study. This questionnaire being trial into 40 members, then the result showed only 45 questions from 48 which have validity based on product moment correlation technique (Karl Pearson) with significance level a = 0,05. Validity of each question attained if its have correlation value from product moment (rxy)  more than r-tabel. Data analysis using quantitative descriptive analysis with precentage. The results of this study indicate that the level of satisfaction members toward marketing strategy at the UGM Fitness Center resulted in satisfactory category with a percentage of 60.8%. In detail, the level of satisfaction of members of the marketing strategy at the Lembah Fitness Center UGM is through the following factors: (1) Price belong to very satisfying category with a percentage of 60%, (2) Promotion percentage reach 55 %, (3) Place percentage is 49.2%, and (4) Product achieve 55.8%.
TERAPI PERNAPASAN PADA PENDERITA ASMA Sigit Nugroho
MEDIKORA Vol. V,No. 1, April 2009
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3125.5 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4698

Abstract

-
Analisis standarisasi fasilitas gedung olahraga Universitas Negeri Yogyakarta Duwi Kurnianto Pambudi
MEDIKORA Vol 19, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.105 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v19i1.30887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standarisasi ruang lingkup sebagai berikut : 1) Tipologi gedung olahraga. 2) Arena, 3) Fasilitas pengelola gedung olahraga. 4) Fasilitas Penonton pada GOR UNY sesuai dengan Permenpora  No 0445 Tahun 2014. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan analisis kualitatif dengan menggunakan teknik pengamatan langsung, studi dokumen, dan wawancara kepada pihak pengelola/ manajemen dan karyawan GOR UNY. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa Tipologi untuk GOR UNY masuk dikategori Tipe A dengan beberapa kelebihan yang dimiliki GOR UNY diantaranya : Kapasitas GOR dengan 6000 tempat duduk, memiliki 30 pintu keluar GOR yang bisa mempercepat arus keluar penonton dan pemain jika terjadi hal-hal yang membahayakan/ bencana alam. Jumlah toilet yang tersedia di GOR UNY berjumlah 52 toilet yang tersebar dilantai 1,2,3. Memiliki ruangan-ruangan yang siap digunakan dalam kegiatan event dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan/multifungsi. Tempat Parkir yang luas dan terpadu dalam satu tempat dan berada disekitar GOR dengan kapasitas parkir yang besar,mampu menampung kendaraan dalam jumlah yang banyak. Beberapa kekurangan yang ditemukan di GOR UNY adalah akses untuk difabel menuju ke tribun penonton, jumlah toilet khusus difabel. Standardization analysis facility Yogyakarta State University sports hallAbstractThis study aims to determine the standardization scope as follows: 1) Typology gymnasium. 2) Arena, 3) Facility manager gymnasium. 4) Spectator facilities in accordance with the YSU Sporthall Permenpora 0445 No. 2014. The method used is the method of qualitative analysis approach using direct observation techniques, the study of documents and interviews to the manager / management and employees YSU Sporthall. The results of this study found that the typology of YSU Sporthall sign categorized Type A with some of the advantages of YSU Sporthall include: Capacity YSU Sporthall with 6000 seating, has 30 exits YSU Sporthall which could accelerate the outflow of spectators and players when things happen that endanger / natural disasters. Number of toilets available in YSu Sporthall amounted to 52 toilets were scattered on the floor of 1,2,3. Had rooms that are ready to be used in events and activities can be tailored to the needs / multifunctional. Parking place extensive and integrated in one place and being around the YSU Sporthall with a large parking capacity, able to accommodate vehicles in large numbers. Some of the deficiencies found in YSU Sporthall is access for the disabled to get to the stands, the number of special disabled toilet.
OLAHRAGA BAGI PENDERITA HIPERTENSI Prasetyo, Yudik
MEDIKORA Vol. III, No. 1, April 2007
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2453.789 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4721

Abstract

-
PENDEKATAN BARU TERAPI KANKER - Sugiharto
MEDIKORA Vol. II, No 1, April 2006
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3508.316 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4753

Abstract

Penyakit kanker merupakan suatu penyakit degencradf yangsering menyebabkan kemauan apabila tidak mendapat perawatandengan baik. Terapi kanker yang saat ini dilakukan adalah pembedahan,radioterapi dan kemoterapi. Terapi tersebut bila dilakukansendiri atau bersama-sama, kira-kira dapat menyembuhkan setengahdari penderita kanker. Hal ini berarti terapi tersebut belummemberikan hasil yang memuaskan, oleh karena itu dicobaberbagai macam pendekatan baru terapi kanker.Tiga target molekulcr baru yang saat ini merupakan targetdari pengobatan penyakit kanker adalah onkogm^ tumor suppressorgenes, serta gen pengatur replikasi D N A dan D N A repair. Obatgenetik baru yang dipakai untuk terapi kanker adalah antisense agentdan triples agent. Terapi gen unmk kanker dapat dilakukan secaraex vivo dan in vivo. Terapi gen ex vivo dilakukan dengan caramodefikasi genetik sel tumor, modifikasi genetik fibroblas, dantransfer gen kepada tumor-infiltrating Ijmphocytes (TIL). Terapi genin vivo dilakukan dengan cara meningkatkan imunogenesitas seltumor atau menginsersikan suicide genes pada sel tumor.Pendekatan baru terapi kanker juga dilakukan dengankombinasi terapi gen dan terapi radiasi, onkolisis denganperantaraan virus atau dengan cara merusak pembuluh darahtumor yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan penyebarantumor. Dengan adanya pendekatan baru dalam terapi kanker,diharapkan dapat dilakukan pengobatan penderita penyakit kankerdengan hasil yang lebih baik serta tidak menimbulkan efek sampingyang berarti bagi penderita.
KESADARAN MASYARAKAT BEROLAHRAGA UNTUK PENINGKATAN KESEHATAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL Yudik Prasetyo
MEDIKORA Vol. XI No. 1 Oktober 2013
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.785 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v11i2.2819

Abstract

Olahraga pada dasarnya merupakan kebutuhan setiap manusia di dalam kehidupan, agar kondisi fisik dan kesehatannya tetap terjaga dengan baik. Olahraga dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoporosis, bentuk kanker, obesitas, dan cedera. Partisipasi dalam olahraga juga dikenal untuk mengurangi depresi, stres dan kecemasan, meningkatkan kepercayaan diri, tingkat energi, kualitas tidur, dan kemampuan untuk berkonsentrasi. Ada tiga faktor yang berdampak pada partisipasi olahraga, yaitu faktor individu, faktor lingkungan, dan faktor sosial budaya. Partisipasi masyarakat dalam melakukan kegiatan olahraga semakin meningkat yang ditunjukkan dengan peningkatan partisipasi masyarakat pada indeks pembangunan olahraga (SDI). Olahraga yang secara spesifik dapat meningkatkan derajat kesehatan bagi pelakunya adalah olahraga kesehatan. Dalam olahraga kesehatan tidak hanya melatih aspek jasmaniah, juga menjangkau aspek rohaniah dan aspek sosial. Kesadaran masyarakat untuk berolahraga memberikan kontribusi dalam pembangunan individu dan masyarakat yang cerdas, sehat, terampil, tangguh, kompetitif, sejahtera, dan bermartabat.Kata Kunci: kesadaran, olahraga, pembangunan
PENGARUH KOMUNIKASI EFEKTIF DAN PELAYANAN PRIMA BAGI WANITA UNTUK MELAKUKAN LATIHAN BEBAN Eka Novita Indra
MEDIKORA Vol. I, No . 2, Oktober 2005
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3139.803 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v1i2.4775

Abstract

Oleh: AbstrakKomunikasi adalah suatu kata yang mencakup segalabentuk interaksi dengan orang lain yang berupa percakapanbiasa, membujuk, mengajar, dan negosiasi. Komponen utamaproses komunikasi, yaitu: komunikator, pesan, dan komunikan,sedangkan secara umum bentuk komunikasi dibagi dalamdua bagian, yaitu: komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal.Komunikasi efektif merupakan bagian dari pelayanan prima.Pelayanan prima merupakan terjemahan dari istilahexcellent service yang secara harafiah berarti pelayanan yangsangat baik, karena sesuai dengan standar pelayanan yang berlakuatau dimiliki oleh instansi yang memberikan pelayanan. Tujuanpelayanan prima adalah memberikan pelayanan yang sesuaidengan harapan dan dapat memuaskan konsumen.Motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong seseoranguntuk melakukan sesuatu dengan tujuan tertentu, baik itu yangbersifat intrinsik maupun yang bersifat ekstrinsik. Pengaruhpelayanan prima dan komunikasi efektif cukup signifikan terhadappeningkatan motivasi ekstrinsik seorang khususnyawanita untuk bergabung dan mengikuti program latihan di klubkebugaran.Kata k u n c i : komunikasi, pelayanan prima, motivasi
HUBUNGAN TINGKAT KECANDUAN NIKOTIN DENGANKEBUGARAN JASMANI MAHASISWA TEKNIK OTOMOTIF Arif Wibowo Tri Junianto dan Yudik Prasetyo
MEDIKORA Vol. XII No. 1 April 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.594 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4583

Abstract

Kebiasaan merokok dikalangan mahasiswa cenderung meningkat. Hal ini bisaberdampak buruk, karena dalam rokok terdapat zat yang berbahaya salah satunya yaitunikotin. Zat ini mampu membuat efek candu bagi pemakainya. Nikotin juga dapatmempercepat penyempitan pembuluh darah sehingga beresiko mengganggu kinerjajantung paru. Sebagian mahasiswa Teknik Universitas Negeri Yogyakarta terlihatmengkonsumsi rokok. Seorang mahasiswa teknik dituntut untuk mempunyaikebugaran yang baik untuk mengikuti perkuliahannya. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan tingkat kecanduan nikotin dengan kebugaran jasmanimahasiswa Teknik Otomotif angkatan 2010Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional bertujuan untuk mengetahuiada tidaknya hubungan antara tingkat kecanduan nikotin dengan kebugaran jasmani.Pengambilan data dengan tes dan pengukuran. Adapun angket untuk mendukungdalam mengetahui tingkat kecanduan nikotinnya. Populasi yang digunakan dalampenelitian ini adalah mahasiswa fakultas teknik UNY. Penelitian ini menggunakan16 mahasiswa dari 39 mahasiswa Diploma III (D3) Teknik Otomotif angkatan 2010sebagai sampel yang diambil dengan metode purposive sampling. Analisa datamenggunakan teknik uji korelasi product moment dari pearson.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecanduan nikotin mahasiswa D3teknik otomotif UNY dalam kategori rendah dengan nilai rerata 2,94. Sedangkanuntuk tingkat kebugaran jasmaninya dalam kategori sangat kurang dengan nilairerata 1623,44 meter. Untuk Hasil uji hipotesis penelitian menunjukkan nilaisignifikansi 0,853. Berdasarkan nilai tersebut dapat dibaca bahwa ada hubungan yangsignifikan antara tingkat kecanduan nikotin dengan tingkat kebugaran jasmanimahasiswa D3 Teknik Otomotif Angkatan 2010Universitas Negeri Yogyakarta.Kata kunci: Kecanduan nikotin, kebugaran jasmani
PROFIL SOMATOTIPE DAN TINGKAT KELAINAN PERILAKU MAKAN PADA ATLET PABBSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Arbiarso Wijatmoko dan Cerika Rismayanthi
MEDIKORA Vol 14, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.825 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v14i2.7939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil somatotipe dan tingkat kelainan perilakumakan pada atlet PABBSI DIY.Somatotipe adalahadalah keadaan tubuh dari seseorang yangpada awalnya sangat menentukan atau cocok karena sangat memungkinkan untuk melakukanaktifitas terhadap suatu cabang olahraga. Sedangkan, kelainan perilaku makan adalahsebuahpenyakit ketika penderita mengalami gangguan dalam perilaku makan terkait pikiran danemosinya serta biasanya memperhatikan makanan dan beratbadannya.Penelitianinimerupakanpenelitian deskriptif menggunakanmetodesurvei denganteknik pengambilan data menggunakan angket dan pengukuran. Populasi dalam penelitian iniadalah atlet PABBSI DIY, pengambilan sampel menggunakan teknik purposif yaitu atletPABBSI DIY yang berjumlah 20 orang dengan rincian 9 atlet angkat besi, 8 atlet angkat berat,dan 3 atlet binaraga. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profil somatotipe yang dimiliki oleh atletPABBSI DIY adalah mesomorphic endomorph sebanyak 7 atlet atau sebesar 35 %, tipe tubuhendomorphic mesomorph sebanyak 4 atlet atau sebesar 20 %, tipe tubuh mesomorphendomorph sebanyak 5 atlet atau 25 %, tipe tubuh balanced mesomorph sebanyak 2 atlet atau10 %, tipe tubuh ectomorphic endomorph sebanyak 1 atlet atau 5 % dan tipe tubuh balancedendomorph sebanyak 1 atlet atau 5 %. Sedangkan, tingkat kelainan perilaku makan yangdialami oleh atlet PABBSI DIY adalah kategori tinggi sebanyak 4 orang atau sebesar 20 %,kategori rendah sebanyak 9 orang atau sebesar 45 %, dan tingkat rendah sebanyak 7 orang atau35 %. Secara rata-rata, gangguan kelainan perilaku makan dari atlet PABBSI adalah padakategori “sedang”.Kata Kunci : Somatotipe, kelainan perilaku makan

Page 8 of 32 | Total Record : 314