cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
sugengsnugroho@uny.ac.id
Phone
+628562977629
Journal Mail Official
sugengsnugroho@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga
ISSN : 02169940     EISSN : 27212823     DOI : 10.21831
Core Subject : Health, Education,
MEDIKORA is a sports health scientific journal published by the Sports Science Study Program of the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta which contains the results of critical analysis studies and research in the field of sports health. The Journal is published twice a year (April and October).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 314 Documents
PENEGAKAN DIAGNOSIS PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PROSEDUR UJI LATIH JANTUNG Novita Intan Arovah
MEDIKORA Vol. I, No. 1, April 2005
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2581.108 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4703

Abstract

Kata kunci : penyakit jantung koroner - uji latih jantung
MENSTRUASI DAN OSTEOPOROSIS (FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS JASMANI WANITA) Nopembri, Soni
MEDIKORA Vol. III, No. 2, Oktober 2007
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2439.167 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4726

Abstract

-
LATIHAN TIDAK TERATUR DANKERUSAKAN JARINGAN Widiyanto dan Yudik Prasetyo
MEDIKORA Vol II, No. 2,Oktober 2006
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3495.079 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v11i2.4764

Abstract

Prinsip latihan yang teratur dengan cara memberikantekanan fisik secara teratur, sistematik, berkesinambungansedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan kemampuan fisikdi dalam melakukan aktivitas. Latihan yang tidak teraturmerupakan latihan fisik yang dilakukan dengan frekuensi yang tidakteratur. Latihan yang tidak teratur ini tidak mempunyai programlatihan yang tepat dan juga tidak mempunyai dosis latihan yangtepat. Latihan yang dilakukan dengan frekuensi yang tidak teraturakan menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan. ' -Kerusakan jaringan adalah suatu kondisi dalam tubuh yangmenyebabkan terjadinya gangguan fungsi dari suatu jaringan salahsatu hal yang memicu terjadinya kerusakan jaringan adalahterjadinya ketidakseimbangan antara produksi oksidan dan amioksidan {stress oksidatif). Salah satu teori yang dapat digunakanuntuk menjelaskan tentang terjadinya kerusakan jaringan akibatlatihan adalah teori tentang radikal bebas.Indikator paling baik yang digunakan sebagai tandakerusakan jaringan adalah keratin kinase, karena mempunyai dayasensitivitas yang tinggi terhadap terjadinya kerusakan jaringan. ;..Kata kunci: latihan, kerusakan jaringan, radikal bebas.
PENGARUH LATIHAN BEBAN DENGAN METODEPYRAMID SYSTEM TERHADAP PENINGKATAN MASSA OTOTMEMBER FITNESS CAKRA SPORT CENTER Hadwi Prihartanta, Mulyadi dan
MEDIKORA Vol 14, No 1 (2015): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.492 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v14i1.4572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan beban dengan metodepyramid system terhadap peningkatan massa otot member fitness Cakra Sport center.Massa otot yang diukur yaitu otot dada, lengan, paha, dan betis.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desainpenelitian one group prestest-postest desaign. Populasi penelitian adalah memberfitness Cakra Sport centeryang berjumlah 125 orang. Pengambilan sampel padapenelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria, yaitu; (1)memberfitness cakra sport centeryang mengikuti program peningkatan massa otot, (2)berumur 19-24 tahun, (3) berjenis kelamin laki-laki, (4) sudah menjadi memberfitnessCakra Sport centerminimal 1 bulan, dan yang memenuhi kriteria berjumlah 25 orang.Data penelitian dianalisis dengan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ada pengaruh yang signigikan latihanbeban dengan pyramid system terhadap peningkatan massa otot dada, lengan, paha,dan betis. Dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Untuk nilai otot dada 9.347 > t tabel2.06, Kenaikan presentase sebesar 1.54 %. Untuk nilai otot lengan 7.742 > t tabel 2.06,Kenaikan pressentase sebesar 4.41 %. Untuk nilai otot paha 12.348 > t tabel 2.06,Kenaikan presentase sebesar 3.17 %. Dan untuk nilai otot betis 10.663 > t tabel 2.06,Kenaikan presentase sebesar 3.98 %.Kata Kunci: Latihan beban, pyramid system, massa otot
PENBINAAN KEBUGARAN JASMANI PADA USIA LANJUT Paiman, -
MEDIKORA Vol. IV No.2, Oktober 2008
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3738.319 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4816

Abstract

-
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP SEHAT DENGANKEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS ATASSEKOLAH DASAR NEGERI 2 TRIWARNOKECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN Wiwit Aryanto dan Sumarjo
MEDIKORA Vol. XIII No. 1 Oktober 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.342 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan perilakuhidup sehat dengan kebugaran siswa kelas atas Sekolah Dasar Negeri 2 TriwarnoKecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen.Penelitian ini merupakan penelitian korelasi menggunakan metode surveydengan instrumen berupa tes pengukuran, instrumen perilaku hidup sehat denganmenggunakan angket, sedangkan kebugaran jasmani menggunakan tes TKJI umur10 – 12 tahun. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas atas SekolahDasar Negeri 2 Triwarno Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen yangberjumlah 48 anak. Teknik analisis data menggunakan korelasi product momentpada taraf signifikasi 0,05.Hasil penelitian yang diperoleh nilai r hit (0,700) 0.05 artinya adahubungan yang signifikan antara hubungan perilaku hidup sehat terhadapkebugaran jasmani siswa kelas atas Sekolah Dasar Negeri 2 Triwarno KecamatanKutowinangun Kabupaten Kebumen. Hasil koefisien determinan (r²) diperolehsebesar 0,490 berarti perilaku hidup sehat memberikan pengaruh yang cukupbesar, dengan menyumbang 49,0 % bagi kebugaran jasmani pada anak, dansisanya sebesar 51,0 % dipengaruhi faktor lain. Beberapa faktor lain tersebutantara lain: Faktor keterlatihan, genetik, jenis kelamin dan umur.Kata kunci: Perilaku hidup sehat dan tingkat kebugaran jasmani
PERBEDAAN PENGARUH FREKUENSI LATIHAN SENAM AEROBIK TERHADAP PENURUNAN PERSENTASE LEMAK TUBUH DAN BERAT BADAN PADA MEMBERS WANITA Elfiannisa Azmy Andini , Eka Novita Indra
MEDIKORA Vol 15, No 1 (2016): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.166 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v15i1.10071

Abstract

Senam aerobik merupakan salah satu jenis latihan fisik yang digunakan sebagai sarana mencegah dan menurunkan berat badan serta sebagai sarana rehabilitasi atau terapi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh frekuensi latihan senam aerobik terhadap penurunan persentase lemak tubuh dan berat badan pada members wanita di Cakra Sport Club Yogyakarta.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian two group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah member wanita senam aerobik yang aktif di Cakra Sport Club Yogyakarta yang berjumlah 14 orang. Instrumen untuk mengukur lemak tubuh dan berat badan menggunakan alat elektrik dengan sistem digital yaitu Omron Body Composition Monitor, pengukuran dilakukan dengan cara memasukkan data tinggi badan, usia dan jenis kelamin. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dengan uji Kolmogorov-Smirnov Z, uji homogenitas dengan uji Bartllet dan pengujian hipotesis yang menggunakan analisis data kuantitatif dengan uji-t.Hasil analisis penelitian ini menunjukkan uji-t terhadap penurunan persentase lemak tubuh, menghasilkan thitung sebesar 2,509 % dengan p0,05 (signifikan). Rata-rata penurunan persentase lemak tubuh pada subjek penelitian dengan frekuensi latihan ≥3 kali adalah 2,386 %, nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata penurunan persentase lemak tubuh pada subjek penelitian dengan frekuensi latihan ≤2 kali yang hanya sebesar 0,829 %. Hasil analisis uji-t terhadap berat badan, menghasilkan thitung sebesar 2,650 kg dengan p0,05 (signifikan). Rata-rata penurunan berat badan pada subjek penelitian dengan frekuensi senam aerobik latihan ≥3 kali adalah 3,371 kg, nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata penurunan berat badan pada subjek penelitian dengan frekuensi latihan ≤2 kali sebesar 1,443 kg. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa frekuensi senam aerobik ≥3 kali dalam seminggu dapat menurunkan persentase lemak tubuh dan berat badan lebih tinggi daripada frekuensi senam aerobik ≤2 kali dalam seminggu.Kata Kunci: Senam Aerobik, Frekuensi Latihan, Persentase Lemak Tubuh, Berat Badan
PENGARUH LATIHAN CIRCUIT WEIGHT TRAINING TERHADAP KEKUATAN DAN DAYA TAHAN OTOT Nasrulloh, Ahmad
MEDIKORA Vol. VIII No. 2 April 2012
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.16 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan circuitweight training terhadap kekuatan dan daya tahan otot.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain the one grouppretest-posttest design. Populasi penelitian adalah mahasiswa IKORA angkatan 2009.Sampel dalam penelitian ini melibatkan seluruh mahasiswa prodi IKORA FIK UNYangkatan 2009 yang mengambil matakuliah konsentrasi Latihan Beban. Instrumen yangdigunakan adalah menggunakan alat ukur berupa leg & back dynamometer untukmengukur kekuatan otot tungkai, hand grip dynamometer untuk mengukur kekuatanotot tangan (menggenggam), dan pull and push dynamometer untuk mengukur kekuatanotot tangan (menarik dan mendorong). Sedangkan untuk mengetahui daya tahan ototdengan melakukan tes push up, sit up dan pull up. Teknik analisis data menggunakanuji t untuk mengetahui perbedaan variabel antara pretest dan posttest pada kelompokeksperimen.Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa {t | t < - 2,160 atau t > 2,160}dengan taraf signifikansi p=0,000 < 0,05. Jadi dapat dibuktikan hipotesis penelitiansecara signifikan yaitu: (1) Latihan circuit weight training memberikan pengaruh yangsignifikan terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai dengan hasil t test {t = - 4,561atau 4,561}, (2) Latihan circuit weight training tidak dapat memberikan pengaruh yangsignifikan terhadap peningkatan kekukatan otot tangan (menggenggam) dengan hasil ttest adalah {t = - 1,539 atau 1,539}, (3) Latihan circuit weight training memberikanpengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot tangan (menarik) denganhasil t test {t = - 4,040 atau 4,040}, (4) Latihan circuit weight training memberikanpengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot tangan (mendorong)dengan t test {t = - 3,998 atau 3,998}, (5) Latihan circuit weight training memberikanpengaruh yang signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot tubuh bagian atasdengan hasil t test {t = - 4,575 atau 4,575}, (6) Latihan circuit weight trainingmemberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot perut t test{t = - 7,590 atau 7,590}, dan (7) Latihan circuit weight training memberikan pengaruhyang signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot lengan dan bahu t test {t = - 3,782atau 3,782}. Kata kunci: circuit weight training, kekuatan otot, daya tahan otot
KAITAN ANTARA OBESITAS DAN AKTIVITAS FISIK Fathan Nurcahyo
MEDIKORA Vol. VII No. 1 April 2011
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1992.167 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4663

Abstract

Obesitas merupakan suatu keadaan di mana berat badan seseorang berada  di atas 120 % dari berat badan relatif (BBR) atau berada di atas 27 dari indeks  masa tubuh (IMT). Dewasa ini,insidensi obesitas anak semakin mengalami  peningkatan. Hal ini membawa dampak yang kurang  menguntungkan. Anak yang mengalami kegemukan cenderung malas bergerak dan beraktivitas jasmani sehingga  pengalaman motorik, keterampilan motorik serta kebugaran jasmaninya menjadi  terbatas dan kurang berkembang.Untuk mencegah terjadinya kegemukan maka sangat disarankan untuk  melakukan olahraga secara teratur, mengatur menu dan porsi makan, minum dan  makan yang berserat untuk melancarkan pencernaan. Apabila kegemukan sudah  terjadi, harus dilakukan balance energe negatif dengan melakukan diet (mengurangi  porsi makan) serta peningkatan aktivitas fisik.Kata Kunci: kegemukan, aktivitas jasmani Anak
HUBUNGAN STATUS HIDRASI DENGAN VO2 MAX PADA ATLET SEPAK BOLA Ari Widya Putra Pratama; Cerika Rismayanthi
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.326 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23496

Abstract

Masih banyak atlet yang kurang memperhatikan tingkat kebugaran jasmaninya agar dapat mencapai performa terbaik, dan juga pemenuhan cairan dalam tubuh yang masih dianggap tidak penting. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status hidrasi terhadap VO2max pada atlet sepak bola.Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes status hidrasi menggunakan kolorisasi warna urin atau PURI dan VO2max mengunakan tes balke (lari 15 menit). Subjek penelitian yang digunakan adalah atlet sepak bola Beringin Putra Football Club Wonosobo yang berjumlah 18 atlet. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment dan analisis regresi berganda dengan taraf signifikansi 5 %.Berdasarkan hasil analisis hubungan status hidrasi dengan VO2max diperoleh harga rhitung = -0,794 r(0.05)(17) = 0,389, hasil tersebut disimpulkan ada hubungan antara status hidrasi terhadap VO2max pada atlet sepak bola Beringin Putra Football Club Wonosobo.

Page 7 of 32 | Total Record : 314