cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
ANALISIS KUALITAS HASIL TANGKAPAN KAPAL PURSE SEINE DENGAN PENDINGIN FREEZER DAN PENDINGIN ES DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PEKALONGAN Setiawati, Anggilaras; Bambang, Azis Nur; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.298 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan merupakan pelabuhan perikanan yang telah berhasil dalam pengelolaannnya, baik ditinjau dari segi fasilitas, produksi dan nilai produksi, maupun pengaturan secara lengkap mengenai fungsinya sebagai pelabuhan perikanan. Untuk menjadikan PPN Pekalongan menghasilkan ikan yang bermutu perlu dilakukan analisis kualitas/organoleptik ikan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kualitas mutu ikan segar pada hasil tangkapan kapal purse seine yang menggunakan pendingin freezer dan kapal purse seine yang menggunakan pendingin es dan mengkaji perbedaan kualitas mutu ikan, nilai produksi dan produksi ikan pada kapal purse seine yang menggunakan pendingin freezer dan kapal purse seine yang menggunakan pendingin es. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus, pengambilan responden serta analisis kualitas ikan/organoleptik, analisis uji normalitas, uji validitas dan uji beda nyata. Hasil uji organoleptik didapatkan selang kepercayaan untuk ikan layang beku sebesar  sedangkan untuk ikan layang segar sebesar . Dari hasil analisis uji normalitas dari data kualitas mutu ikan, nilai produksi dan produksi ikan berdistribusikan normal. Hasil uji validitas dari data kualitas mutu ikan, produksi ikan dan nilai produksi ikan dinyatakan valid dikarenakan nilai rhitung > nilai rtabel. Sedangkan hasil uji beda nyata dari data kualitas mutu ikan freezer dan es nilai sig < 0.05 bahwa H0 ditolak tidak sama (ada perbedaan) besarnya kualitas mutu ikan sangat mempengaruhi kenaikan harga jual ikan, sedangkan data produksi ikan dan nilai produksi ikan nilai sig > 0.05  bahwa H0 diterima pada freezer dan es adalah sama (tidak ada perbedaan). Nusantara Fishery Port (PPN) Pekalongan is a fishing port which has been successful in management, both in terms of facilities, production and value of production, as well as the complete setting of the function as a fishing port. To make PPN Pekalongan produce quality fish need to analyze the quality of the fish. This study analyzed the quality of quality fish in the catch of purse seiner and purse seiner freezer ice and study the differences in the quality of fish quality on purse seiner and purse seiner freezer ice. The method used the case study method with the quality difference purse seiner fishing purse seiner freezer with ice, sampling with purposive sampling and data analysis is the analysis of the quality of fish quality, normality test analysis, validity and real difference test. The result of the organoleptic test the confidence interval for  frozen fish float by while for fresh fish float by . The analysis of the data normality test of the quality of fish quality, value of production and normal is distributed fish production. The validity of test results from data on production of fish and fish production values declared invalid because the value rhitung > rtabel value. While the test results significantly different from data quality of the quality of the fish freezer and ice sig>0.05 that H0 is rejected is not the same (no difference) the amount of quality fish quality greatly affects the increase in the selling price of fish, while data on fish production and value of  production of fish sig>0.05 that H0 received in freezer and ice are the same (no difference).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN IKAN TEMBANG (Sardinella fimbriata) DI PPI BLANAKAN SUBANG JAWA BARAT Cahyaningrum, Dewi Setya; Wibowo, Bambang Argo; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.029 KB)

Abstract

Ikan tembang (Sardinella fimbriata) merupakan sumberdaya ikan pelagis kecil dan salah satu komoditas penting dalam perikanan. Banyaknya permintaan akan kebutuhan ikan ini menyebabkan ikan tembang sebagai salah satu target tangkapan yang banyak dicari oleh nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi dan alat tangkap ikan tembang serta faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ikan tembang di PPI Blanakan, Subang, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2014 di PPI Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan analisis deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 95 sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi rata-rata ikan tembang di PPI Blanakan tahun 2009-2013 adalah 1.591.363 kg. Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap ikan tembang di PPI Blanakan adalah mini purse seine. Variabel yang berpengaruh nyata terhadap permintaan ikan tembang segar adalah pendapatan, harga ikan tembang segar, dan harga telur ayam. Sedangkan variabel yang berpengaruh nyata terhadap permintaan olahan ikan tembang (ikan asin) adalah harga ikan asin, harga barang substitusi (daging ayam dan telur ayam), dan selera konsumen. The fringescale sardinella (Sardinella fimbriata) is the one of the pelagic fish that has become one of the most important commodities in Indonesian fishery. The higher demand to this kind of fish has resulted in the higher activities to catch the fish. The purpose of this study was to identify the production and the fishing gear used to catch the fringescale sardinella and the factors influencing the demand of fringescale sardinella at PPI Blanakan, Subang, West Java. The research was done in February 2014 at PPI Blanakan, Subang, West Java. The method used was case study method with a descriptive analysis. The sample was collected using purposive  sampling method that resulted in 95 samples. The data analysis was done using double linear regression method using SPSS 16. The result has shown that the average production of fringescale sardinella at PPI Blanakan in 2009-2013 are 1.591.363 kgs. The fishing gear used to catch the fish at PPI Blanakan is mini purse seine. The variables that has influenced to the demand of fringescale sardinella are the income, the price of fringescale sardinella and the price of chicken eggs. While the variables that has influenced to the demand of salted fish are the price of salted fish, the price of substitution goods (chicken meat and eggs) and the consumer’s attitude.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH PRODUKSI UNIT PENANGKAPAN HUHATE (POLE AND LINE) DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) LABUHAN LOMBOK Hutama, Darmadi Pergala; Mudzakir, Abdul Kohar; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.913 KB)

Abstract

Alat tangkap pole and line (huhate) di PPP Labuhan Lombok dapat menangkap ikan cakalang lebih banyak dibandingan alat tangkap lainnya. Alat tangkap huhate (Pole and Line) termasuk kedalam alat tangkap pancing, sebagai alat penangkap ikan alat ini sangat sederhana desainnya. Hanya terdiri dari joran, tali, dan mata pancing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap hasil tangkapan pada unit penangkapan huhate (Pole and Line) di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuhan, Lombok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Observasi untuk mengkaji teknis keragaan armada penangkapan huhate (Pole and Line). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor produksi pada unit penangkapan huhate (Pole and Line) di PPP Labuhan, Lombok terdapat 9 variabel, yaitu jumlah ABK (X1), Bahan Bakar (X2), pengalaman ABK (X3), pengalaman nakhoda (X4), mesin kapal (X5), jumlah alat tangkap (X6), ukuran kapal (X7), jumlah rumpon (X8) dan jumlah umpan (X9), sedangkan yang berperan nyata yaitu pengalaman ABK (X3), jumlah alat tangkap (X6), ukuran kapal (X7), jumlah rumpon (X8) dan jumlah umpan (X9). Hubungan antara faktor-faktor produksi dengan produksi unit penangkapan huhate (Pole and Line) di PPP Labuhan, Lombok dapat direpresentasikan dalam model fungsi Cobb-Douglas, yaitu sebagai berikut: lnY = - 446,852  + 3,354 ln X3 + 20,588 ln X6 + 45,417 ln X7 + 15,168 ln X8 + 0,460 ln X9.
ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) TASIKAGUNG, KARANGANYAR, DAN SARANG DI KABUPATEN REMBANG Rahayu, Listyo; Rosyid, Abdul; Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 1, No 1: Januari, 2012
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.221 KB)

Abstract

The biggest source of District pure income in Rembang Regency was captured from fishery production value that landed in auction place, TPI has an important role in fishing port and should be managed as well to reach the optimum function. But, not all the facilites and infrastructure are well available and optimum, that cause TPI efficiency. The purpose of this study was to identify the facilites and infrastructure, analyze the efficiency, and efficiency comparison of Tasikagung, Karanganyar, and Sarang fish auctin place in Rembang Regency. The reseach method in this reseach was descriptive method, while the sampling method was purposive sampling. Data analysis methods are Data Envelopment Analysis (DEA) Banxia Fontier Analysis. The result show that the identificatin the existing the facilites and infrastructure of the third in Rembang Regency was the auction floor is perforated, sanitation facilities dan garbages were disfunction, and nothing fish storage. The result of anlilysis of TPI Tasikagung and Sarang were got scor 100 %, while TPI Karanganyar 97,93%. To achieve efficient so needed to be reduction or increase input and output according to the potential value improvement.
APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS) DALAM PENENTUAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN TERI (Stolephorus spp) DI PERAIRAN PEMALANG JAWA TENGAH Saifudin, -; Fitri, Aristi Dian Purnama; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 4: Oktober, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1321.785 KB)

Abstract

Kegiatan penangkapan ikan teri (Stolephorus spp.) akan lebih efektif dan efisien apabila daerah penangkapan bisa diprediksi terkait dengan pengetahuan tentang penyebaran daerah penangkapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut, menganalisis hasil tangkapan dan daerah penangkapan ikan teri (Stolephorus spp.) berdasarkan citra satelit Aqua MODIS melalui klorofil-a dan suhu permukaan laut serta parameter oceanografi (kecepatan arus, kedalaman dan salinitas) sebagai parameter pendukung, menggunakan alat tangkap puring di perairan Pemalang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dan metode analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa sebaran klorofil a di perairan Pemalang berkisar antara 2 sampai 3 mg/m3dan sebaran suhu permukaan laut berkisar antara 29 sampai 32 0C. Berdasarkan uji statistik klorofil a, Suhu Permukaan Laut, kecepatan arus, kedalaman, salinitas  secara bersama-sama berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan teri (Stolephorus spp.) tetapi faktor yang menunjukkan pengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan di perairan Pemalang Jawa Tengah adalah khlorofil-a. Fishing activities anchovy (Stolephorus spp.) would be more effective and efficient when fishing area can be predicted associated with the spread of knowledge about arrest. The aim of this research is to determine distribution of chlorophyll-a and sea surface temperature, analyzing catches and fishing ground anchovies (Stolephorus spp.) based on Aqua MODIS satellite imagery through chlorophyll-a and sea surface temperatures and oceanographic parameters (flow velocity, depth and salinity ) as supporting parameters, using fishing gear puring in waters Pemalang. The method used in this research is descriptive method and the method of multiple linear regression analysis. The results of the analysis showed the distribution of chlorophyll a in the waters Pemalang ranging from 2 to 3 mg / m3 dan distribution of sea surface temperatures range from 29 to 32 ᴼC. Based on chlorophyll a statistical test, Sea Surface Temperature, flow velocity, depth, salinity jointly influence on anchovies (Stolephorus spp.) catches  But the factors that showed significant influence on catches In waters Pemalang Central Java is the chlorophyll-a.  
PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MAYANGAN DITINJAU DARI ASPEK PRODUKSI, KOTA PROBOLINGGO, JAWA TIMUR Prasetyowati, Wulan; Bambang, Azis Nur; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.532 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan yang berada di Kota Probolinggo Jawa Timur dilengkapi dengan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang. Fasilitas yang dimiliki oleh PPP Mayangan  sudah lengkap akan tetapi perlu adanya pengembangan untuk menampung hasil tangkapan dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas pelabuhan serta permasalahan yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas pelabuhan yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, pemetaan permasalahan dan pengembangan solusi bagi pengembangan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif serta menggunakan analisa data yaitu analisa tingkat pemanfaatan fasilitas, analisa estimasi dan analisis nilai Penting dan kondisi sekarang (NPKS). Hasil penelitian diperoleh bahwa kondisi fasilitas Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan cukup baik karena fasilitas-fasilitas tersebut terawat dan dalam kondisi masih bagus. Tingkat pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Perikanan  Pantai  Mayangan  didapatkan bahwa, lahan 100%, alur pelayaran 93,75%, kolam  pelabuhan  barat 107,27%, kolam  pelabuhan timur 64,87%, TPI 21% dan pemanfaatan dermaga sudah 100% untuk tambat sejajar dengan dermaga  tegak lurus 27,18%. Strategi yang dipilih adalah strategi pada kuadran I yaitu prioritas pengembangan. Fasilitas yang berada pada kuadran I dan menjadi prioritas pengembangan yaitu IPAL, Coldstorage dan drainase.
PENGARUH PERBEDAAN KONSTRUKSI MATA PANCING DAN JENIS UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus) DENGAN PANCING ULUR (hand line) DI PERAIRAN CIREBON CANGKOL, JAWA BARAT Oktafiani, Rizka; M.Pi., Asriyanto; M.Pi., Pramonowibowo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 2: April, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.696 KB)

Abstract

Cangkol waters is one of Cirebon’s area which has potensial of demersal fish has about 249,66 ton/year. Lutjanus argentimaculatus fish is one of demersal species the important economic and be the main target of the arrest. The success for fishing by using hand line does not only dependent on the use of the hook, but also bait that used to obtain the expected result. The study was conducted by hand line with the hook and bait treatments are different. The aims of the research are to know the effect of hook constructions (single and sequential double), the effect of bait types (live shrimp and pieces of squid) and the presence or absence of interaction between two factors towards the number of catch Lutjanus argentimaculatus. The method which are used in this research is experimental fishing method. The result of this research showing that the differences of hook construction effect to the catch, which is the sig values number of the catch are (0.000) <0.05 H0 is rejected, while the use of different types of bait did not effect to the catch, which is the sig values number of the catch are (0.109)> 0.05 H0 accepted. There is no interaction between the two factors are different bait and hook. So, the conclusion is that the use of single hook with yellow prawn bait although squid is better than using the sequential double.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS KAPAL PURSE SEINE BERPENDINGIN FREEZER DAN ES DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) BAJOMULYO KECAMATAN JUWANA, KABUPATEN PATI Winarsita, Niken; Wijayanto, Dian; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 3: Agustus, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.597 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo adalah salah satu Pelabuhan Perikanan yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kapal purse seine di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Bajomulyo menggunakan sistem pendingin freezer dan es, akan tetapi nelayan sekitar banyak yang beralih yang dulunya menggunakan sistem pendingin es menjadi pendingin freezer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara teknis antara kapal purse seine berpendingin freezer dengan es, mengetahui secara ekonomis antara kapal purse seine berpendingin freezer dengan es, dan mengetahui kualitas mutu ikan hasil tangkapan antara kapal purse seine berpendingin freezer dengan es. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Dalam pengolahan data menggunakan analisa statistik (uji beda nyata)  uji-t. Hasil penelitian menujukkan kebutuhan BBM kapal berpendingin freezer 152833 liter/tahun sedangkan kapal berpendingin es 35800 liter/tahun. Pada variabel lama melaut kapal berpendngin freezer adalah 243 hari/tahun dan kapal berpendingin es 335 hari/tahun. Sedangkan variabel kualitas mutu ikan dengan uji organoleptik pada kapal purse seine berpendingin freezer memiliki selang kepercayaan sebesar 7,825 < µ <8,178 dan pada kapal purse seine berpendingin es memiliki selang kepercayaan sebesar 7,456 <µ< 7,809 dengan nilai µ= 7(SNI 01-2346.1-2006) sehingga kedua sample ikan hasil tangkapan kapal purse seine tersebut layak di konsumsi. Pada variabel pendapatan kapal berpendingin freezer sebesar Rp.5.168.996.000/tahun dan kapal berpendingin es sebesar Rp3.268.073.333/tahun. Bajomulyo Fishing Port is one of Fishing Port in Central Java. Purse Seiner base in Bajomulyo use cooling system frezzer and ice. Most of purse seiner fisherman in Bajomulyo change their ice cooling system to freezer. The purposes of this research is to analysis the technically between purse seiner which use freezer refrigeration system and ice cooling system, and to economical analysis between purse seiner use freezer refrigeration system and ice cooling system, and also to analysis the fish quality between purse seiner use freezer refrigeration system and ice cooling system. Descriptive method is used in this research. Data analysis used T-test. The results proved if purse seiner use freezer refrigeration system is better than purse seiner use ice cooling system. Purse seiner use freezer system needs fuel as152833 liters/year compare with ice cooling system needs fuel as 35800 liters/year. Fishing trip of purse seiner use freezer refrigeration system is 243 days/year compare with ice cooling system is 335 days/year. While the fish quality of purse seiner use freezer system have confidence interval of 7.825 <μ <8.178 compare with ice cooling system have confidence interval of 7.456 <μ <7.809 with the value of μ = 7 (SNI 01-2346.1- 2006). So both of the fish samples is feasible to human consumption. Fisherman income of purse seiner use frezzer refrigeration system is Rp.5.168.996.000/year and compare with ice cooling system is Rp3.268.073.333/year.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP JARING NYLON (GILL NET) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) TANJUNGSARI KABUPATEN PEMALANG Saputra, Pradipta Diaz Dwi; Wijayanto, Dian; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 4: Oktober, 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.931 KB)

Abstract

Kabupaten Pemalang memiliki 5 PPI yaitu Tanjungsari, Asem Doyong, Mojo, Ketapang dan Tasikrejo. Dari kelima PPI tersebut, PPI Tanjungsari merupakan PPI terbesar pertama di Kabupaten Pemalang. Mayoritas penduduk di Tanjungsari sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan yaitu sebesar 9.011 orang. Alat tangkap yang paling dominan digunakan oleh nelayan di PPI Tanjungsari adalah alat tangkap Jaring Nylon (Gillnet) dengan jumlah 330 unit. Jaring Nylon (Gillnet) dioperasikan dengan motor tempel dengan lama pengoperasian 4 hari per trip pada musim biasa, sedangkan pada musim puncak pengoperasiannya dilaksanakan 4-5 hari dan pada musim paceklik pengoperasiannya dilakukan 1 trip sekali setiap bulan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2016 di PPI Tanjungsari Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang, Propinsi Jawa Tengah. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang bersifat deskriptif, dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan penentuan jumlah sampel ini menggunakan rumus Suparmoko pengambilan sampel menurut Margono dengan jumlah responden 12 orang. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis finansial dan kelayakan usaha yaitu NPV, IRR, B/C ratio, dan Payback Periode (PP). Dari analisis finansial yang dikaji untuk usaha perikanan tangkap jaring nylon (Gillnet) di PPI Tanjungsari diperoleh hasil sebagai berikut NPV dengan nilai Rp. 200.144.500,-, IRR 45% dengan nilai B/C 1,15 dan nilai PP 4,07. Dari penelitian ini kesimpulan yang diperoleh adalah usaha perikanan tangkap jaring nylon (Gillnet) di PPI Tanjungsari Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang, dikatakan layak dan menguntungkan
ANALISIS PENDAPATAN, BIAYA DAN KEUNTUNGAN BOTTOM GILL NET DENGAN ATRAKTOR UMPAN DAN ATRAKTOR UMPAN DI PERAIRAN JEPARA JAWA TENGAH Nurdyane, Novalida; Purnama Fitri, Aristi Dian; NND, Dian Ayunita
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.961 KB)

Abstract

Alat tangkap yang umumnya digunakan nelayan di Jepara merupakan jaring insang dasar (bottom gill net) yang terbuat dari nilon monofilament dan tanpa menggunakan umpan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat produksi serta menganalisis pendapatan, biaya dan keuntungan gill net dengan atraktor umpan (ikan asin, ikan petek dan pelet) dan tanpa umpan di Perairan Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif bersifat experimental fishing. Metode pengambilan sampel yang digunakan metode purposive sampling dengan sampel yang telah ditentukan yaitu 1 kapal nelayan gill net dengan 3 ABK. Metode analisis yang digunakan adalah uji F (Anova) SPSS 16. Hasil penelitian diperoleh bahwa usaha penangkapan gill net dengan atraktor umpan ikan asin memberikan hasil penerimaan terbesar dibandingkan perlakuan lainnya. Penerimaan jaring umpan ikan asin terbesar pada ulangan ke 6 sebesar Rp. 1.045.000, keuntungan Rp. 961.200. Analisis Uji F menunjukkan perbedaan perlakuan jaring gill net dengan pemasangan umpan dan tanpa umpan tidak berpengaruh nyata terhadap berat hasil tangkapan, pendapatan dan keuntungan..

Page 4 of 41 | Total Record : 404