cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
ASPEK SOSIAL EKONOMI PENANGKAPAN IKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) CELONG, KABUPATEN BATANG Chairunnisa, Sasha; Bambang, Azis Nur; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 2: April 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.8 KB)

Abstract

Pengelolaan perikanan tangkap tidak dapat terlepas dari 3 aspek yaitu ekologi, ekonomi, dan sosial. Kondisi perikanan tangkap di Indonesia, khususnya di PPI Celong, dianggap masih belum dapat menyeimbangkan ketiga aspek tersebut. Maka dari itu dibutuhkan strategi agar usaha perikanan tangkap yang efisien secara ekonomi dan dapat diterima secara sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Benefit Cost Ratio (BC Ratio) usaha perikanan tangkap, serta persepsi, partisipasi, dan aspirasi nelayan terhadap Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 71/PERMEN-KP/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus mengenai penangkapan ikan yang berkelanjutan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Celong pada bulan Desember 2017 dengan wawancara dan observasi lapangan. Responden dipilih menggunakan metode snowball sampling dengan jumlah sampel 65 orang. Hasil analisis BC Rasio menghasilkan nilai 1,86 pada arad, 1,51 pada trammel net, dan 1,48 pada gill net. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah ktiga usaha perikanan tangkap di PPI Celong layak untuk dikembangkan dan sebagian besar nelayan tidak setuju terhadap Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 71/PERMEN-KP/20
ANALISIS PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN DAN VOLUME PRODUKSI NELAYAN CANTRANG DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) BRONDONG LAMONGAN JAWA TIMUR Sinaga, Renny Novianty; Wijayanto, Dian; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 2: April 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.839 KB)

Abstract

Penangkapan ikan merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang memanfaatkan faktor produksi (input) untuk menghasilkan sejumlah output. Setiap bidang usaha pada dasarnya ditujukan untuk mendapatkan hasil yang optimal dan para nelayan cantrang akan selalu berusaha untuk meningkatkan hasil tangkapan dengan tujuan untuk memperbesar pendapatan. Cantrang merupakan alat tangkap dominan yang digunakan nelayan di PPN Brondong. Tujuan dari penelitian ini antara lain adalah untuk menganalisis faktor produksi yang paling mempengaruhi pendapatan dan volume produksi nelayan cantrang dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor produksi terhadap  pendapatan dan volume produksi nelayan cantrang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2013 di PPN Brondong Lamongan Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni metode deskriptif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Model fungsi produksi  menggunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan faktor produksi yang mempengaruhi pendapatan dan volume produksi nelayan cantrang di PPN Brondong terdiri dari modal, ABK, kapal, mesin utama kapal dan mesin gardan. Uji statistik F menunjukkan bahwa secara serempak seluruh variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan dan volume produksi nelayan cantrang. Hasil uji Z menunjukkan bahwa variabel modal merupakan satu-satunya variabel independen yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan dan volume produksi nelayan cantrang. Fishing is the one of economy activity which utilize production factor (input) to make some output. Each sectors of bussines aims to get optimal result and denish seine fisherman will always try to increase the catch in order to increase revenue. Denish seine is dominant fishing gear which used by fisherman in Brondong fishing port. The purpose of this research were to analized the most influence production factor and  to analized an impact of production factors to revenue and production volume denish seine fisherman. These research was conducted at October-November 2013 in Brondong Fishing Port in Lamongan East Java. The method used in these research was descriptive method and used purposive sampling method. Model of production function used Cobb-Douglas production function to analyze the influence of the utilization of input variables to produce revenue and production volume of denish seine fisherman. The result of research showed that production factor which influence to revenue and production volume of denish seine fisherman in Brondong fishing port were capital, labor, vessel, main engine and axle engine.  F statistic test showed that simultaneously all of independent variables significanty influence to revenue and production volume denish seine fisherman. Z test result showed that capital variable was the only significant independent variable which affect to revenue and production volume of denish seine fisherman.
HUBUNGAN LAMA WAKTU PELINGKARAN JARING DAN PENARIKAN TALI KERUT TERHADAP TOTAL HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE DI MUNCAR, KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR Hermawan, Okky Dwi; Asriyanto, -; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 2: April, 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.718 KB)

Abstract

Purse seine adalah suatu alat penangkapan ikan yang digolongkan dalam kelompok jaring lingkar. Faktor melingkarkan jaring dan penarikan tali kolor (purse line) merupakan faktor keberhasilan dalam penangkapan dengan menggunakan purse seine. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan dan pengaruh lama waktu pelingkaran jaring dan penarikan tali kerut terhadap total hasil tangkapan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2015 di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Muncar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif pendekatan studi kasus. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat tangkap purse seine dua kapal dan satu kapal. Metode Analisis data yang digunakan adala regresi liniear sederhana dan berganda, uji-F ANAVA (satu arah). Total hasil tangkapan berdasarkan kedua variabel tesebut pada purse seine dua kapal adalah 3794 dan 1891 kg, sedangkan total hasil tangkapan pada purse seine satu kapal adalah 446 dan 168 kg. Hasil regresi menunjukkan nilai keeratan hubungan (r) kedua variabel secara sederhana pada purse seine dua kapal adalah 0,91 dan 0,88. Nilai keeratan hubungan (r) kedua variabel secara sederhana pada purse seine satu kapal adalah 0,94 dan 0,89. Nilai keeratan hubungan (r) secara berganda pada purse seine dua kapal dan satu kapal adalah 0,74 dan 0,94. Uji-F ANAVA (satu arah) menunjukkan lama waktu pengkaran jaring dan penarikan tali kerut tidak mempengaruhi total hasil tangkapan purse seine dua kapal, sedangkan pada purse seine satu kapal kedua variabel tersebut mempengaruhi total hasil tangkapannya. Purse seine is a fishing gear that classification on surrounding net group. The factors of encircled the net and pulled the purse line are the succesful factors on fishing operation by purse seine. The aim of this research were to analyzed relationship and affect long times of encircled the net and pulled the purse line on the total catches. This research was conduced on August 2015 in Coastal Fishing Port of Muncar. The method on this research using descriptive study case nearest. The materials were used in this research are purse seine two boats system and one boat system. The data analyze method use partial and multiple linear regression,  f-test ANOVA (one way). Total catches based both that variables on purse seine two boats system are 3794 and 1891 kg, while total catches on purse seine one boat system are 446 and 168 kg. The results of regression showed that correlation (r) both that variables by partial on purse seine two boats system are 0,91 and 0,88. Correlation (r) both that variables by partial on purse seine one boat system are 0,94 and 0,89. Purse seine two boats system and one boat system correlation’s (r) both that variables by multiple are 0,74 and 0,94. F-Test ANOVA (one way) showed that long times of encircled the net and pulled the purse line factors on purse seine two boats system are not affect to the total catches, while on purse seine one boat system both that variables are affect to the total catches.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERBENTUKNYA HARGA IKAN BAWAL PUTIH (Pampus argenteus) DENGAN ALAT TANGKAP GILL NET DI TPI TEGAL KATILAYU KABUPATEN CILACAP Susanti, Ika; Bambang, Azis Nur; Asriyanto, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.552 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah produksi dan nilai produksi ikan Bawal putih (Pampus argenteus) serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga ikan Bawal Putih (Pampus argenteus). Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Pengambilan responden menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi dan analisis korelasi dengan software SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi rata-rata ikan Bawal Putih tahun 2009 - 2013 di TPI Tegal Katilayu sebesar 572.738,28 kg/tahun dan nilai produksi rata-rata sebesar Rp 4.202.080.876,-./tahun. Faktor mutu dan berat ikan memiliki pengaruh yang kuat terhadap terbentuknya harga ikan Bawal Putih. The research aims to analyze the volume and value of fish production of Silver Pomfret (Pampus argenteus) and to determine the factors that influence to price Silver Pomfret (Pampus argenteus). The research method used by descriptive case study method. Respondens took by purposive sampling method. Data analyzed by multiple linear regression and multiple linear correlation used by software SPSS 20. Research results showed that the averages of volume Silver Pomfret at year 2009-2013 in TPI Tegal Katilayu are 572.738,28 kg/year and averages production value of Rp 4.202.080.876,-. Quality and weight factor of fish are most influence factors of Silver Pomfret price.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA TEMPAT PELELANGAN IKAN DENGAN METODE POTENTIAL GAIN CUSTOMER VALUE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP Saputra, Muhammad Rizqi; Mudzakir, Abdul Kohar; Dewi, Dian Ayunita Nugraheni Nurmala
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.981 KB)

Abstract

TPI merupakan salah satu fasilitas fungsional yang memberikan pelayanan kepada nelayan. Pelayanan yang diberikan berupa tempat untuk melakukan proses lelang, penanganan dan pemasaran. Kepuasan peserta lelang terhadap TPI ditentukan oleh kualitas pelayanan yang disediakan oleh TPI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan dan menganalisis atribut-atribut pelayanan jasa yang mempengaruhi tingkat kepuasan peserta lelang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling  dengan jumlah populasi nelayan Trammel net 550 orang, bahwa sampel sebanyak 50 orang sudah mewakili populasi nelayan Trammel net sebesar 10%. Tingkat kepuasan peserta lelang dihitung menggunakan metode Importance Performance Analysis sedangkan kualitas pelayanan dianalisis menggunakan metode Potential Gain Customer Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta lelang terhadap pelayanan Tempat Pelelangan Ikan di PPS Cilacap adalah sebesar 98,01% disimpulakan bahwa belum memuaskan dilihat dari angka yang belum mencapai 100% (Memuaskan). Berdasarkan hasil penelitian, atribut-atribut yang diprioritaskan untuk diperbaiki dilihat dari nilai angka Indeks PGCV tebesar. Terdapat angka indeks PGCV terbesar ialah 5,74 adalah “Ketersedian Dana sosial untuk nelayan”.atribut perlu diperbaiki untuk mengurangi peluang ketidakpuasan. Hal tersebut dikarenakan masih terdapat atribut yang harus diperbaiki kinerjanya agar memenuhi harapan peserta lelang.
PENGARUH PERBEDAAN JENIS UMPAN DAN MATA PANCING TERHADAP HASIL TANGKAPAN PADA PANCING COPING (hand line) DI DAERAH BERUMPON PERAIRAN PACITAN, JAWA TIMUR Siswoko, Paris; Wibowo, Pramono; Fitri, Aristi Dian Purnama
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 1: Januari, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.213 KB)

Abstract

Production fisheries in the waters of Pacitan increase, recorded in 2008 data about 1692.179 tons and in 2011 increased by 4544.863 tons. Effort to exploitation the fishery resources can do in various ways, catching is one of the efforts in the field of fisheries, whether it's catching in the sea, lakes or rivers. Catching effort requires a fishing gear, one of which is coping (hand line) where used fishing in the waters of Pacitan. Using different of bait and hook expected to give different catches. The purpose of this study was to analyze the effect of the type of imitation bait and natural bait, use a single hook and three hook, as well as to determine whether there is interaction of both factors. The method used is experimental fishing, and data collected in this study is the primary form of data directly from the field objects and documentation, as well as secondary data from production data in relevant institution. Data retrieval was conducted in March-April 2012. From the research data that have been obtained if the results that the use of a single hook and imitation bait most of their catch 138 fish. No interaction of the two treatments.
PENGARUH PENGGUNAAN UMPAN DAN LAMA PERENDAMAN JARING KEPLEK (Set Gill Net) TERHADAP HASIL TANGKAPAN LOBSTER (Panulirus sp.) DI PANTAI WARU, WONOGIRI Aji, Stefanus Bayu; Pramonowibowo, -; Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 2: April, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.31 KB)

Abstract

Udang karang (Spiny lobster, Panulirus sp) termasuk komoditi perikanan laut yang mempunyai peranan penting sebagai komoditas ekspor dari jenis udang-udangan (Crustacea) setelah udang Penaid. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam usaha perikanan ialah faktor efisiensi dan efektivitas penangkapan, dimana dengan menggunakan waktu dan tenaga yang seminimal mungkin untuk mendapatkan hasil tangkapan yang optimal. Penggunaan umpan pada alat tangkap akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengoperasian alat tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan umpan dan juga pengaruh lama perendaman 12 jam dan 24 jam pada alat tangkap terhadap hasil tangkapan. Ada tidaknya interaksi dari dua perlakuan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Analisa data menggunakan uji kenormalan data dan uji ANOVA dengan SPSS 17.0. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan umpan dan lama perendaman 12 jam lebih banyak hasil tangkapannya. Tidak ada interaksi dari kedua perlakuaan tersebut. Crawfish (spiny lobster, Panulirus sp) including marine fishery commodities which have an important role as an export commodity of the types of crustaceans (Crustacea) after shrimp Penaid. One of the aspects that need to be taken care of in the effort of fishing are efficiency and effectiveness factors, where by using time and energy intensity as minimum as possible to get the optimal catch. The use of bait on a capture tool will improve the efficiency and effectiveness of the operation of a capture tool. This research aims to know the effect of the using bait and also long soaking 12 hours and 24 hours on a fishing gear of catches. There are at least two such treatment interactions. The methods used in this study was an experimental method. The analyze of the data was used in this research normality test and ANOVA test with SPSS 17.0. Based on the results of the study it can be concluded that by using bait and long 12 hour soaking more catch. There is no interaction of both the treatment.
STRATEGI PENGEMBANGAN BERDASARKAN TINGKAT PEMANFAATAN DAN TINGKAT KEPUASAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SUNGAI RENGAS, KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT Kartika P, Primusdika; Triarso, Imam; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 4: Oktober, 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.803 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai Sungai Rengas di Kota Pontianak Kalimantan Barat, perlu menangkap peluang-peluang baru dengan meningkatnya persaingan, tantangan dan tuntutan masyarakat perikanan, ke arah perbaikan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, pengambilan sampel menggunakan kuota sampling, analisa tingkat pemanfaatan, analisa likerts dan analisa SWOT . Hasil penelitian diperoleh dari analisis likerts responden nelayan sekitar pengguna pelabuhan, nilai skor pemanfaatan fasilitas pelabuhan 2,81 dan responden pegawai pelabuhan, nilai skor pemanfaatan fasilitas pelabuhan berkisar antara 3,22 dengan hasil baik. Hasil perhitungan tingkat pemanfatan alur pelayaran adalah 80%, tingkat pemanfatan dermaga barat 62%, tingkat pemanfatan dermaga timur 82% dan tingkat pemanfatanTPI adalah 26% dengan hasil kurang optimal. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pemanfaatan fasilitas fungsional secara keseluruhan belum termanfaatkan secara optimal. Hasil analisa SWOT total skor pada faktor internal dan eksternal matrik. Dari perhitungan skoring faktor total nilai skor untuk faktor internal didapatkan 2,96 sedangkan untuk faktor eksternal didapatkan 2,85 yang untuk selanjutnya ditempatkan pada matrik  didapatkan  pada kuadran I yaitu strategi S-O (strength-opportunity). Strategi ini dibuat untuk menggunakan seluruh kekuatan untukmemanfaatkan peluang yang ada Oleh karena itu adanya PPP Sungai Rengas perlu terus dikembangkan
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI BUBU LIPAT DAN BOTTOM SET GILLNET TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus Pelagicus) DI PERAIRAN ASEMDOYONG PEMALANG Novita, Heni; Bambang, Azis Nur; Asriyanto, Asriyanto
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.413 KB)

Abstract

Desa Danasari Pemalang merupakan tempat pendaratan Rajungan yang penting di Kabupaten Pemalang. Alat tangkap yang digunakan nelayan Danasari untuk penangkapan Rajungan yaitu Jaring Rajungan (Bottom set gillnet), Bubu Lipat, dan Jaring Arad. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hasil tangkapan Rajungan (Portunus pelagicus) dengan Bubu Lipat dan Bottom set gillnet, menganalisis produktivitas dan efisiensi alat tangkap Bubu Lipat dan Bottom set gillnet di perairan Asemdoyong Pemalang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Metode analisis data yaitu analisis produktivitas alat tangkap dan uji perbandingan alat tangkap dengan SPSS 17 yang meliputi uji normalitas dan uji independent T-test. Sedangkan metode analisis efisiensi memggunakan metode skoring dengan mengambil keputusan terhadap suatu penilaian kriteria yang mempunyai satuan berbeda. Hasil tangkapan kapal Bubu Lipat yang sedikit diperoleh sebesar 9,0 kg/trip dengan nilai Rp. 272.880,- per trip dan dengan hasil tertinggi mencapai 13,0 kg/trip dengan nilai Rp. 360.000,- per trip, sedangkan hasil tangkapan kapal Bottom set gillnet yang sedikit sebesar 5,40 kg/trip dengan nilai Rp. 162.000,- per trip dan hasil tangkapan tertinggi adalah sebesar 7,50 kg dengan nilai Rp. 225.000,- per trip. Hal ini berarti terdapat perbedaan tingkat produktivitas kapal Bottom set gillnet lebih tinggi dibanding dengan kapal Bubu Lipat dengan nilai t sebesar 2,243 dan probilitas sebesar 0,029 p >0,025, sedangkan efisiensi kapal Bubu Lipat lebih besar dengan nilai 62.2014 > 29.3291 kapal Bottom set gillnet sehingga kapal Bubu Lipat lebih efisien dibanding dengan menggunakan kapal Bottom set gillnet.
ANALISIS HASIL TANGKAPAN PADA ALAT TANGKAP ANCO (Lift Net) BERDASARKAN PERBEDAAN WAKTU PENGOPERASIAN SIANG DAN MALAM DI WADUK KEDUNGOMBO BOYOLALI Kirana, Esalistya Nuring; Boesono, Herry; Fitri, Aristi Dian Purnama
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 4: Oktober, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.234 KB)

Abstract

Waduk Kedung Ombo merupakan salah satu bagian dari sumberdaya perikanan perairan umum dan berperan sebagai tempat usaha perikanan tangkap, sumber protein hewani dan sumber pendapatan rumah tangga. Perairan Waduk Kedung Ombo memiliki potensi sumberdaya perikanan dalam kegiatan penangkapan. Salah satu alat tangkap yang yang di gunakan masyarakat nelayan kedung ombo di kenal dengan nama jaring Branjang. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan data dan informasi komposisi jenis ikan, hasil tangkapan, operasional alat tangkap dan lingkungan. Penelitian dilakukan di Waduk Kedung Ombo, JawaTengah. Peneliti memusatkan penelitian pada perbedaan hasil operasi penangkapan antara siang dan malam. Metode penelitian dengan melakukan survey pada siang dan malam hari, yaitu pada bulan April 2015. Teknik pengambilan data dengan sampling,observasi dan wawancara pada nelayan dengan mencatat data dalam wawancara dan data perolehan hasil tangkapan. Data yang dihasilkan selanjutnya dikumpulkan dan dianalisa dengan metode deskripif. Hasil tangkapan yang didapat adalah ikan nila, Tawes, Sepat, Wader pari dan Wader andong, dengan ikan nila sebagai target utama. Hasil dari penangkapan pada siang hari didapat ikan nila dengan rata-rata  20,5 kg dan malam hari 16,7 kg dengan nilai signifikansi 0,003 (<α=0,05). Hasil penelitian di dapat menunjukkan bahwa, perbedaan waktu penangkapan antara siang dan malam berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan, dengan hasil tangkapan pada malam hari lebih banyak dari pada siang hari. Kedung Ombo is one part of the public waters of fishery resources and act as a fishery business, source of protein and a source of household income. Kedung Ombo waters have the potential of fisheries resources in fishing activities. One of the fishing gear in use fishing communities kedung ombo known by the name Branjang nets. The research objective is to obtain data and information on the composition of species of fish, catch, fishing gear and operating environment. The study was conducted in Kedung Ombo, Central Java. Researchers focused research on fishing operations yield difference between day and night. Research methods to conduct a survey on the day and night, ie in April 2015. Data collection techniques by sampling, observation and interviews on fishing by recording data in interviews and data acquisition catches. The data produced is collected and analyzed with descriptive methods. Catches obtained are tilapia, Tawes, Snakeskin, Wader Wader rays and buggy, with tilapia as the main target. Results of arrests during the day obtained tilapia with an average of 20.5 kg and 16.7 kg evenings with a significance value of 0.003 (<α = 0.05). Results of research on can show that, the time difference between day and night arrests significantly affect the catch, with catches at night more than during the day.

Page 2 of 41 | Total Record : 404