cover
Contact Name
livana ph
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
Jln Laut 31 Ngilir, Kendal
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perawat Profesional
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : https://doi.org/10.37287/jppp
Core Subject :
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada temuan ilmiah yang menunjang keperawatan dan (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Identifikasi Faktor Ekstrinsik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Ipah Nurjanah; Onieqie Ayu Dhea Manto; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi; Ahmad Syahlani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.805

Abstract

Diabetes Melitus Tipe II merupakan salah satu penyakit kronis yang mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor termasuk dari luar atau faktor ekstrinsik pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor ekstrinsik yang berpotensi mempengaruhi angka kejadian pengelolaan Diabetes Melitus Tipe II pada pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dengan jumlah responden sebanyak 48 pasien Diabetes Melitus Tipe II yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan dan diuji dengan analia univariate. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar pasien memiliki akses yang baik terhadap layanan Kesehatan (100%), mendapatkan dukungan sosial dalam kategori sedang (25,0%) hingga baik (75,0%), pola makan dalam kategori sedang (95,8%) hingga kurang baik (4,2%), dan aktivitas fisik dalam kategori sedang (95,8%) hingga rendah (4,2%). Simpulan penelitian ini, ditemukan bahwa terdapat beberapa faktor ekstrinsik yang masih memerlukan perhatian dan pembenahan lebih lanjut, terutama bagi tenaga Kesehatan dipuskesmas. Faktor-faktor tersebut meliputi dukungan sosial, pola makan dan aktivitas fisik pada pasien Diabetes Melitus tipe II.
Kebutuhan Keluarga Pasien di Ruang Instalasi Rawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Adelse Prima Mulya; Esrha Theresya Siagian; Yanny Trisyani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.806

Abstract

Terdapatnya anggota keluarga yang sakit memiliki dampak pada keluarga. Hal ini menyebabkan munculnya masalah fisiologis, psikologis dan emosional saat menemani keluarga yang sakit di Instalasi Gawat Darurat. Masalah-masalah ini bisa diminimalisir dengan memenuhi kebutuhan keluarga selama di IGD. Memahami kebutuhan keluarga membantu perawat untuk memberikan pelayanan yang berpusat pada keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari kebutuhan keluarga pasien di ruang gawat darurat. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan populasi penelitian keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Sumedang. Teknik sampling menggunakan accidental sampling sehingga diperoleh sampel 97 keluarga pasien. Instrumen yang digunakan merupakan kuesioner CCFNI-ED dengan skala Likert dengan mencakup 5 sub variabel. Alat ukur ini sudah reliabel dengan nilai rerata alpha cronbach 0,920. Data dianalisis menggunakan analisis univariat yang disajikan dalam bentuk persentase tiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan keluarga yang sangat penting untuk dipenuhi adalah kebutuhan komunikasi (32.1). Diikuti oleh kebutuhan dukungan (26.2), kebutuhan dimengerti (22.7), kebutuhan kenyamanan (18.9) dan terakhir adalah kebutuhan dekat dengan pasien (14.8). Simpulan dari penelitian ini menunjukan kebutuhan komunikasi dianggap kebutuhan terpenting yang dibutuhkan oleh keluarga pasien selama di IGD. Berdasarkan temuan ini, peneliti menyarankan ini dapat menjadi sumber referensi bagi perawat IGD dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama di IGD dan diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan peran keluarga dalam penyembuhan pasien.
Pengaruh Penatalaksanaan ROM terhadap Peningkatan Pergerakan Sendi pada Pasien Gangguan Ektermitas Stefani Lidwina Yolanda Daeli; David Farman Hulu; Mansika Mansika; Ribka Patricia Marpaung; Zefanya Pratama Sembiring Milala; Kristina L Silalahi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.811

Abstract

Pasien dengan masalah atau gangguan pada ektermitas merupakan masalah yang sangat menganggu terutama dalam hal melakukan aktivitasnya sehari-hari, hal ini dikarenakan ektermitas merupakan salah satu alat gerak yang akan selalu digunakan dalam melakukan gerakan dalam mendukung aktivitasnya sehari-hari. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penatalaksanaan ROM terhadap peningkatan pergerakan sendi pada pasien gangguan ekstremitas di ruang terapi Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2025. Penelitian ini dilakukan dengan jenis ekperimen semu melalui rencangan penelitian one group pre-test dan post-test design dimana satu kelompok subjek penelitian diobservasi sebelum dilakukan intervensi, kemudian kelompok peneltian tersebut diobservasi kembali setelah dilakukan intervensi. Populasi penelitian diambil dari seluruh jumlah pasien penderita rematik yang mengalami gangguan ektermitas di ruang rawat inap. Tehnik accidental sampling yaitu mengambil sampel yang kebetulan ada pada saat penelitian dilakukan. Sampel penelitian adalah seluruh pasien yang menderita penyakit rematik mengalami permasalahan atau gangguan pada ektermitas yang dirawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Medan sebanyak 30 orang. Analisis data penelitian dengan univariat dan bivariat. Data penelitian dikumpulkan melalui pengisian instrument penelitian yaitu kuesioner. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada pengaruh penatalaksanaan ROM terhadap peningkatan pergerakan sendi pada pasien gangguan ekstremitas di ruang terapi Rumah Sakit Royal Prima Medan diperoleh hasil dengan nilai Pvalue 0,004 dan Z -3,790.
Efektivitas Penerapan Terapi Minyak Zaitun terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien HD Akibat Tusukan Cimino Sherly Dwi Antika Br Tarigan; Imelda Roma Basa Uli Munthe; Yunita Sarah Tampubolon; Andika Tarigan; Kristina L Silalahi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.812

Abstract

Setiap pasien yang melakukan hemodialisa biasanya akan mengalami nyeri akibat luka tusuk, luka tusuk ini sering disebut dengan luka tusuk cimino. Prosedur pemasangan alat hemodialisa menimbulkan kerusakan lapisan kulit dan pembuluh darah yang menyebabkan nyeri, kondisi seperti ini jika tidak segera ditangani maka akan mengakibatkan gangguan kenyaman pasien, gangguan istrahat dan gangguan pada integritas kulit pasien. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan terapi minyak zaitun terhadap penurunan skala nyeri pada pasien Hemodialisa akibat tusukan cimino di RSU Royal Prima Medan Tahun 2025. Penelitian ini dilakukan dengan jenis ekperimen semu melalui rencangan penelitian one group pre-test dan post-test design dimana satu kelompok subjek penelitian diobservasi sebelum dilakukan intervensi, kemudian kelompok peneltian tersebut diobservasi kembali setelah dilakukan intervensi. Populasi penelitian diambil dari seluruh jumlah pasien penderita rematik yang mengalami gangguan ektermitas di ruang rawat inap. Tehnik accidental sampling yaitu mengambil sampel yang kebetulan ada pada saat penelitian dilakukan. Sampel penelitian adalah seluruh pasien yang menderita gagal ginjal menjalani hemodialisa di ruang terapi Rumah Sakit Royal Prima Medan pada saat penelitian dilakukan sebanyak 30 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui pengisian lembar kuesioner yang di isi langsung oleh sampel pada saat penelitian. Analisis data penelitian dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada pengaruh terhadap penerapan terapi minyak zaitun terhadap penurunan skala nyeri pada pasien Hemodialisa akibat tusukan cimino di RSU Royal Prima Medan tahun diperoleh hasil dengan nilai Pvalue 0,004 dan Z -3,790.
Efektivitas Aplikasi Kompres Dingin terhadap Nyeri dan Hematoma pada Pasien Pasca Kateterisasi Jantung Koroner” Herdiman Herdiman; Usep Saepudin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 4 (2025): Agustus 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i4.816

Abstract

Komplikasi vaskuler yang timbul pasca kateterisasi jantung koroner diantaranya hematoma dan nyeri di area penusukan. Manajemen dalam rangka meminimalisir komplikasi vaskuler yaitu dengan melakukan titik tekan manual/mekanik yang adekuat sehingga hemostasis tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres cold pack terhadap skala nyeri dan hematoma pada pasien pasca kateterisasi jantung koroner. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan study desain Quasy-Experiment dengan rancangan penelitian Two Group Pre-Post Test, jumlah sampel sebesar 38 kelompok intervensi dan 38 kelompok kontrol, dengan pengumpulan data menggunakan teknik Purposive sampling , dan instrumen yang digunakan untuk nyeri adalah Numeric Rate Scale dan untuk hematoma adalah penggaris. Dengan tehnik analisa data menggunakan uji paired t-test dan independen t-test. Hasil: Kompres cold pack pada variabel nyeri, untuk kelompok intervensi terdapat pengaruh dengan nilai p-value 0,000, namun untuk kelompok kontrol tidak berpengaruh dengan nilai 0,324. Sedangkan kompres cold pack pada variabel hematoma, untuk kelompok intervensi dan kelompok kontrol terdapat pengaruh dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian kompres cold pack memberikan pengaruh terhadap skala nyeri dan hematoma pasien pasca kateterisasi jantung koroner.
Hubungan Tingkat Stres dan Emotional Eating (Over Eating) dengan Risiko Diabetes Mellitus pada Mahasiswa Kesehatan Semester Akhir Cindy Maulida; Onieqie Ayu Dhea Manto; Cynthia Eka Fayuning Tjomadi; Subhannur Rahman
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.818

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir seringkali menghadapi stres akademik yang tinggi akibat tuntutan tugas akhir. Kondisi stres ini dapat memicu perubahan pola makan yang dikenal sebagai emotional eating (over eating), yaitu kecenderungan makan sebagai respons terhadap emosi negatif. Perilaku makan ini menjadi salah satu faktor risiko gaya hidup yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya diabetes mellitus di kemudian hari. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan emotional eating (over eating) dengan risiko diabetes mellitus pada mahasiswa kesehatan semester akhir. Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, sampel penelitian dipilih dengan purposive sampling, sampel penelitian berjumlah 68 orang. Data dikumpulkan dengan membagikan kuesioner perceived stres scale (PSS-10), dutch eating behavior questionnaire (DEBQ), dan finnish diabetes risk score (FINDRISC). Analisis data menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Penelitian ini menunjukan nilai Sig.(2-tailed) tingkat stres dan emotional eating (0,879 dan 0,382). Nilai ini menunjukan tidak ada hubungan antara tingkat stres dan emotional eating (over eating) dengan risiko diabetes mellitus pada mahasiswa kesehatan semester akhir. Tingkat Stres dan Emotional Eating (Over Eating) tidak memiliki risiko Diabetes Mellitus saat ini akan tetapi hal ini bisa menjadi salah satu faktor penyebab apabila hal tersebut tidak ditangani dengan baik untuk jangka panjang.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Manajemen dengan Pelaksanaan Pencegahan Pengendalian Infeksi oleh Perawat Risdha Purnama Sari; Kusnindyah Praedevy Reviagana; Rusdiana Rusdiana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.826

Abstract

Infeksi terkait pelayanan kesehatan atau Health Care Associated Infections (HAIs) merupakan masalah serius dalam sistem pelayanan kesehatan yang dapat dicegah melalui program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Pengetahuan perawat dan dukungan manajemen menjadi dua faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan PPI di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan perawat dan dukungan manajemen dengan pelaksanaan PPI di RSUD H. Damanhuri Barabai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 133 perawat di ruang rawat inap, dan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden. Instrumen yang digunakan di dalam penelitian ini adalah kuesioner karakteristik responden (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status kepegawaian, dan masa kerja), pengetahuan perawat tentang PPI, dukungan manajemen, dan pelaksanaan PPI oleh perawat. Kuesioner ini dilakukan uji validitas dengan menggunakan expert judgement. Analisis data bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan yang berarah positif antara pengetahuan perawat dengan pelaksanaan PPI (r = 0,288; p = 0,03) walaupun dengan kekuatan yang rendah. Kemudian antara dukungan manajemen dengan pelaksanaan PPI didapatkan hasil (r = -0,387; p = 0,003) yang berarti hubungan negatif yang rendah antara dukungan manajemen dengan pelaksanaan PPI.
Hubungan Emotional Intelligence dengan Managerial Skills pada Mahasiswa Program Profesi Ners Riani Jihan Septiani; Iyos Sutresna; Heri Ridwan
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.828

Abstract

Keterampilan manajerial merupakan kemampuan untuk melaksanakan tindakan, berkomunikasi, dan memecahkan masalah. Salah satu kecerdasan yang mempengaruhi keterampilan manajerial adalah kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan keterampilan manajerial pada mahasiswa profesi ners angkatan I yang telah menyesesaikan praktik klinik di UPI Kampus Sumedang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional cross-sectional. Jumlah sampel terdiri dari 46 responden menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Schutte Emotional Intelligence Scale (SEIS) untuk mengukur kecerdasan emosional dan kuesioner yang dibuat peneliti berdasarkan teori Katz (1955) untuk mengukur keterampilan manajerial. Hasil uji validitas menunjukkan nilai r hitung=0,39-0,69 > r tabel=0,27. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha 0,893 untuk kecerdasan emosional dan 0,904 untuk keterampilan manajerial. Analisis bivariat data menggunakan uji Pearson’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional mahasiswa berada pada kategori tinggi (80,43%) dan keterampilan manajerial berada dalam kategori tinggi (95,66%). Berdasarkan hasil uji statistik Pearson’s, terdapat hubungan dengan keeratan rendah antara kecerdasan emosional dengan keterampilan manajerial pada mahasiswa (p value=0,007; r=0,396). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional mahasiswa, semakin baik keterampilan manajerial yang mereka miliki.
Efektivitas Mindfulness Loving Kindness Meditation terhadap Penurunan Tingkat Stres, Kecemasan dan Depresi pada Pasien Kanker Paru Arza Rufli; Dewi Gayatri; Muhammad Reza Rizki
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.831

Abstract

Kanker paru merupakan masalah kesehatan global yang serius yang ditandai dengan tingginya angka kejadian dan kematian. Teori gejala tidak menyenangkan berfokus pada penilaian, pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi, dan pengelolaan gejala tidak menyenangkan yang kompleks dan saling terkait termasuk gejala psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan beraktivitas pasien kanker paru. Tujuan: Untuk memberikan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien kanker paru yang mengalami distres psikologis dengan pendekatan teori TOUS. Metode: Desain studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan dengan menerapkan Teori Gejala Tidak Menyenangkan. Asuhan keperawatan onkologi yang diberikan pada sepuluh kasus diberikan di ruang rawat inap dan ruang rawat jalan Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais yang dilakukan selama tujuh hari pada bulan April hingga awal Mei 2025. Terdapat sepuluh kasus kanker paru yang dikonfirmasi mengalami tekanan psikologis seperti stres, cemas dan depresi. Hasil: Proses keperawatan pemenuhan kebutuhan dasar pasien kanker paru yang mengalami distress psikologis dan gejala yang dialami mengalami penurunan. Dari intervensi tersebut, pasien mengalami peningkatan fokus, lebih mandiri dalam melakukan aktivitas dan penurunan stres, cemas dan depresi.
Potensi Air Rebusan Biji Ketumbar (Coriandrum sativum L.) sebagai Agen Antihipertensi Alami: Suatu Tinjauan Literatur Syahna Rizkiya Qatrunnada; Susianti Susianti; Linda Septiani; Indri Windarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.832

Abstract

Salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular adalah hipertensi, suatu permasalahan kesehatannya umum terjadinya dari keseluruhan dunia. Terapi farmakologis memang efektif, namun efek samping dan kepatuhan pasien yag rendah mendorong penelitian terhadap bahan alami seperti Coriandrum sativum L. (ketumbar) sebagai agen antihipertensi alternatif. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara naratif efektivitas air rebusan biji ketumbar pada penurunan tekanan darah berdasarkan literatur terkini. Metodologi riset memakai tinjauan Pustaka (literature review) dengan pencariannya sistematis melalui basis data PubMed, ScienceDirect, serta Google Scholar selama periodenya 2020-2025 menggunakan kata kunci “(hypertension OR blood pressure) AND (Coriandrum sativum OR coriander OR coriander seed) AND (blood pressure reduction)”. Pada tahap awal diperoleh sebanyak 12 artikel dari PubMed, 96 artikel dari Google Scholar, serta 3 artikel dari ScienceDirect. Dari 111 artikel tersebut, yag memenuhi kriteria inklusi adalah 5 artikel. Pada beberapa kelompok demografis, termasuk lansia, wanita yang mengalami menopause, dan pasien dengan hipertensi umum, temuan menunjukkan bahwa pemberian rebusan biji ketumbar secara konsisten dan signifikan menurunkannya tekanan darah sistolik serta diastolik. Mekanisme yang mendasari efek antihipertensi ketumbar meliputi peningkatan produksi nitric oxide yang memicu vasodilatasi, efek diuretic ringan, penghambatan saluran kalsium, serta aktivitas antioksidan yang melindungi endotel vascular. Berdasarkan hasil tinjauan ini, air rebusan biji ketumbar berpotensi digunakan sebagai terapi komplementer yang aman, terjangkau, dan efektif bagi penderita hipertensi.