cover
Contact Name
Adang Cahya
Contact Email
adangcahya21@gmail.com
Phone
+6285722623536
Journal Mail Official
lppm@ikopin.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Koperasi Indonesia Gedung Graha Bustanil Arifin Lt.1 Kampus Ikopin Kawasan Pendidikan Tinggi Jatinangor, Sumedang, Indonesia
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
ISSN : 27223485     EISSN : 27763803     DOI : https://doi.org/10.32670
Core Subject :
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas E-ISSN: 2776-3803 dan P-ISSN: 2722-3485 adalah jurnal ilmiah pengabdian kepada masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Koperasi Indonesia, yang diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari dan Agustus. Tujuan Jurnal E-Coops Day adalah mendesiminasikan langkah-langkah kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis.
Arjuna Subject : -
Articles 148 Documents
Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Berbasis SAK ETAP bagi Juru Buku Koperasi Kabupaten Bandung Jawa Barat Endang Wahyuningsih
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan adalah bentuk informasi keuangan yang dihasilkan oleh suatu badan usaha yang akan sangat bermanfaat untuk pengambilan keputusan oleh pihak internal (manajemen) maupun untuk pihak eksternal. Suatu Laporan keuangan yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan harus memenuhi standar laporan keuangan yang berlaku secara nasional, untuk itu penyusunan laporan keuangan koperasi harus mengacu kepada standar akuntansi keuangan. Koperasi mengacu pada standar akuntansi keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Laporan keuangan yang dihasilkan terdiri dari lima jenis yaitu: laporan Perhitungan Hasil Usaha (PHU) atau Laporan Rugi/Laba; Neraca; Laporan Perubahan Modal; Catatan Atas Laporan Keuangan. Sebagai sebuah badan usaha yang mempunyai nilai dan prinsip yang berkarakter, maka penyusunan laporan keuangan koperasi juga harus memperhatikan dan menerapkan prinsip-prinsip koperasi. Penyusunan laporan keuangan koperasi yang menunjukkan informasi keuangan usaha selama satu periode, yang mana pada koperasi terdapat beberapa jenis usaha yaitu usaha jasa keuangan, usaha perdagangan dan usaha jasa sektor riil/non keuangan. Dalam bimbingan teknis ini laporan keuangan yang disusun adalah laporan keuangan untuk usaha jasa keuangan, yaitu kasus koperasi simpan pinjam.
Bimbingan Teknis Komputer Akuntansi Koperasi Simpan Pinjam untuk Juru Buku Koperasi di Kabupaten Bandung Jawa Barat Evan Firdaus
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari bimbingan teknis komputer akuntansi ini adalah untuk membantu para staf pembukuan keuangan koperasi dalam mengatasi masalah pencatatan transaksi simpan pinjam sebagai penunjang perolehan informasi keuangan (laporan keuangan) yang lebih cepat, efektif dan efisien dengan menggunakan software MYOB Accounting. Kegiatan teknis dimulai dengan rancang bangun profil koperasi dilanjutkan dengan pembuatan account list, saldo awal, kode pajak, card file, saldo awal pinjaman, saldo awal simpanan, dan general journal. Para pelaksana pembukuan menunjukkan antusiasmenya dalam pelaksanaan Bimtek Komputer Akuntansi Simpan Pinjam dikarenakan sistem informasi akuntansi simpan pinjam dengan menggunakan software MYOB Accounting dapat memberikan informasi keuangan dengan efektif dan efisien serta membantu pihak staf keuangan koperasi dalam meningkatkan kecepatan, ketepatan dan kemudahan dalam proses pencatatan transaksi.
Bimbingan Teknis Kontrak Pinjaman/Pembiayaan dan Peningkatan Agunan bagi Manager Koperasi Kabupaten Bandung Iwan Mulyana
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan teknis uji kompetensi bagi manajer koperasi yang diadakan oleh Dinas KUKM Kabupaten Bandung dari tanggal 23 sampai dengan 25 Agustus 2022 bekerja sama dengan kampus Universitas Koperasi Indonesia merupakan kegiatan dalam mempersiapkan para manajer koperasi untuk dapat mengikuti uji kompetensi sesuai skill yang diperlukan sebagai seorang manajer yang bersertifikat. Bimbingan teknis yang dilakukan khususnya oleh pemateri terkait dengan Kontrak Pinjaman/Pembiayaan dan Peningkatan Agunan. Metode yang diberikan dalam Bimtek ini adalah dengan memberikan materi secara dua arah dan diskusi terkait masalah-masalah yang timbul dalam kontrak pinjaman/pembiayaan serta pengikatan jaminan dengan memberikan solusi-solusi yang dibutuhkan oleh peserta Bimtek. Topik yang diberikan kepada para manajer koperasi ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam lagi terhadap pelaksanaan kontrak pinjaman yang baik. Kegiatan Bimtek ini akan dijadikan sebagai penguatan dalam kepada para manajer koperasi dalam menghadapi uji kompetensi yang akan diikuti.
Pemanfaatan Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi untuk Mempermudah Pembukuan pada UMKM Kota Depok Rahmasari Fahria; Husnah Nur Laela Ermaya; Ayunita Ajengtiyas Saputri Mashuri
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan minimnya sosialisasi mengenai aplikasi sistem informasi akuntansi (SIA) masih menjadi salah satu hal yang dikeluhkan dari para pelaku UMKM pada komunitas Cemal Cemil Corner Kota Depok. Dari hasil observasi dan wawancara pendahuluan yang dilakukan oleh tim PKM, menunjukkan bahwa masih banyak dari para pelaku UMKM yang belum memahami dan dapat memanfaatkan aplikasi sistem informasi akuntansi untuk mempermudah pembukuan yang dimiliki. Pembukuan yang baik seringkali diabaikan oleh para pelaku UMKM, hal ini tentu akan berdampak buruk bagi perkembangan usahanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM khususnya pada komunitas Cemal Cemil Corner di kota Depok. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini diawali dengan melakukan observasi dan wawancara serta pelatihan dan pendampingan secara langsung kepada seluruh peserta kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa para pelaku UMKM sudah mulai memahami pentingnya aplikasi sistem informasi akuntansi, dan bagaimana memanfaatkan aplikasi sistem informasi akuntansi agar dapat diterapkan dan bermanfaat dalam kegiatan usahanya.
Pelatihan Penyusunan Business Plan bagi Pelaku Usaha UMKM di Gowa Sulawesi Selatan Dandan Irawan
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berhasilnya suatu kegiatan usaha pada umumnya selalu didahului oleh suatu perencanaan yang cermat. Fungsi perencanaan merupakan bagian dari fungsi manajemen, merupakan kumpulan-kumpulan keputusan dan dalam dunia usaha, secara sederhana diartikan sebagai perkiraan-perkiraan atas potensi dan prospek usaha di masa yang akan datang, sehingga masalah-masalah yang berkaitan dengan kebijakan-kebijakan dan penggunaan sumberdaya menjadi sesuatu yang sangat penting. Terdapat beberapa keuntungan apabila kegiatan usaha dimulai dengan perencanaan usaha (business plan) yang baik, di antaranya (1) Memunculkan kegiatan yang teratur dan sistematis, sebab perencanaan memberikan pedoman bagi pelaksanaan suatu kegiatan, (2) Dapat memperkirakan potensi dan prospek yang bersifat tangible maupun intangible, (3) Memberikan metode yang tepat dan sistematis dalam menghadapi kendala-kendala yang sifatnya spesifik, (4) Memberikan kesempatan yang terbaik dari berbagai alternatif serta menyusun kombinasi dari sumber daya yang tersedia, (5) Menjadi dasar dalam melakukan pengawasan dan evaluasi, (6) Memberikan kesempatan dalam menyusun skala prioritas dan (7) Menuntun dalam penggunaan alokasi sumberdaya secara lebih efisien dan efektif.
Training and Capacity Building for Eligible SME's Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Programme (Yess Programme) untuk Wilayah Malang Jawa Timur Deddy Supriyadi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), dikembangkan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian. Program ini bertujuan untuk mendorong dan menciptakan peluang bagi kaum muda, khususnya di perdesaan untuk dapat mengembangkan ekonomi mereka melalui kewirausahaan/pengembangan bisnis dan kesiapan memasuki dunia pekerjaan pada bidang pertanian. Melalui Program YESS, diharapkan akan bermunculan petani/pengusaha muda di tingkat perdesaan, sehingga terjadi kaderisasi petani secara berkelanjutan. Program Yess dilakukan melalui berbagai kegiatan antara lain pelatihan kewirausahaan dan manajemen. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para petani muda/petani pemula sekaligus mempersiapkan dan meningkatkan kapasitas usaha para petani senior yang diharapkan dapat menjadi offtaker. Materi inti yang disampaikan, meliputi Kewirausahaan, Manajemen Usaha Kecil, Business Model Canvas, Business Plan, Kelembagaan Pertanian, Strategi Pengembangan Usaha, Instrumen Keuangan dan Negosiasi. Adapun Metode yang digunakan adalah metode pendidikan orang dewasa (andragogy), dengan lebih banyak dilakukan studi kasus dan diskusi. Di dalam pelatihan ini dilakukan business matching antara petani muda dengan petani senior yang diproyeksikan untuk menjadi offtaker. Secara keseluruhan pelatihan dapat berjalan dengan baik. Semua peserta bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan dan sebagian besar peserta berpartisipasi aktif bertanya dan diskusi. Hal yang menarik dalam pelatihan ini terciptanya peluang kerjasama antara petani muda dengan petani senior yang siap untuk menjadi offtaker dan mentor.
"Training and Capacity Building for Eligible SMEs" Kewirausahaan Sosial bagi Pemuda Bidang Pertanian pada Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Programme (YESS) di Bogor Jawa Barat Nanik Risnawati
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha pertanian merupakan salah satu bidang usaha yang paling banyak digeluti oleh penduduk Indonesia. Namun demikian saat ini tren minat generasi muda untuk berusaha di bidang pertanian semakin menurun dan memudar. Sementara kebutuhan akan hasil pertanian terutama pangan justru semakin tinggi seiring dengan pertambahan penduduk yang terus meningkat. Oleh karena itu pemerintah meluncurkan program YESS yang ditujukan untuk membantu para pemuda agar mau dan mampu berkiprah di dunia pertanian. Salah satu kegiatan program YESS adalah pemberian pelatihan Kewirausahaan dan kewirausahaan Sosial. Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta yang berprofesi sebagai Offtaker. Peserta yang berusaha di bidang pertanian, baik on farm ataupun off farm ini secara pribadi usahanya sudah cukup baik, bahkan beberapa di antaranya sudah melaksanakan bisnis ekspor seperti ke Belanda, Malaysia, dan beberapa negara Eropa. Setelah diukur kualitas kewirausahaan pribadinya, maka dapat dilihat bahwa para peserta secara umum sudah memiliki kualitas kewirausahaan yang baik dengan skor di atas 15. Hanya saja yang masih perlu perbaikan atau peningkatan adalah kepercayaan diri dan kemampuan pencarian peluang usahanya. Karena offtaker diharapkan dapat menampung hasil usaha para petani pemula calon penerima manfaat (CPM) maka dipesankan pada peserta untuk belajar mengembangkan kewirausahaan sosial, agar tumbuh kepedulian pada masyarakat sesama pengusaha tani dalam rangka untuk bersama-sama bisa memberi manfaat dari kegiatan usaha yang dilaksanakannya, bukan saja untuk dirinya sendiri tetapi juga masyarakat yang bisa dibantu.
Penyuluhan Pengolahan Sukun Menjadi Beberapa Jenis Olahan Makanan pada Kelompok Tani Amanah, Desa Cipanileman, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung Gijanto Purbo Suseno; Nataliningsih Nataliningsih; Edang Juliana
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan program kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberi solusi pada masyarakat Desa Cipanileman untuk mengolah sukun menjadi beberapa jenis olahan makanan sehingga menghasilkan nilai tambah yang berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok tani. Penyajian materi dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, pemberian tugas dan partisipatif. Sebagai alat bantu memahami tahapan pengolahan digunakan gambar yang berisi tahapan pengolahan atau media dua dimensi, sedangkan untuk meningkatkan keterampilannya dilakukan demonstrasi secara langsung. Materi yang disampaikan terdiri dari: pengolahan sukun menjadi abon sukun, pengolahan sukun menjadi cookies dan pengolahan sukun menjadi cake., Antusiasme peserta dalam mengikuti penyuluhan cukup tinggi dalam mengikuti pelatihan. Penyuluhan pengolahan sukun menjadi abon, cookies dan cake , dapat dikembangkan untuk membuka usaha baru dalam bidang pengolahan makanan. Oleh karena itu perlu pembinaan lanjutan agar rintisan usaha pengolahan sukun menjadi abon, cookies dan cake dapat berjalan dan berkembang dengan lancar. Analisis kebutuhan masih perlu ditingkatkan. Selain pelatihan teknis juga diberikan penyuluhan yang berkaitan dengan pemahaman Kewirausahaan dan Perhitungan Harga Jual, serta Pemahaman Perkoperasian. Pelaksanaan pembinaan (pendampingan) lapangan perlu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektifitas pelatihan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Ekonomi Kreatif dalam Mewujudkan Kemandirian Masyarakat di Desa Jayi Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka Asep Saepudin; Iip Saripah; Yusmanto Yusmanto; Jaenal Mutakin; Ani Rindiani
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Masyarakat (community development) sebagai strategi pembangunan nasional dalam rangka pemberdayaan (empowerment) masyarakat, merupakan hal penting yang bertujuan menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang dimilikinya sehingga mampu memiliki kemampuan adaptasi sesuai berkembangnya zaman. Untuk itu, pemberdayaan (empowerment) merupakan suatu proses tindakan sosial yang dilakukan baik oleh individu, keluarga, kelompok, masyarakat maupun organisasi pendamping dalam rangka pencapaian indeks pembangunan manusia (Human Development Indeks) yang berkualitas. Berdasarkan alur pemikiran tersebut, maka diperlukan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ekonomi kreatif bagi anggota masyarakat petani untuk mendukung percepatan peningkatan pendapatan masyarakat khususnya di Desa Jayi Kec. Sukahaji, Kab. Majalengka. Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa program studi masyarakat terhadap para petani melalui tahapan persiapan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Hasil akhir dari kegiatan pelatihan adalah adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang masalah yang dihadapinya dan potensi yang dimilikinya sehingga muncul kesiapan masyarakat sekitar untuk mendapatkan intervensi edukasi (education intervention) dalam rangka peningkatan pengetahuan (cognitive), sikap (afektif) dan keterampilan (skills) anggota masyarakat sebagai peserta pelatihan.
Pendampingan Pengembangan Usaha Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah “Baso Aci Cingcay Radja Rasa” di Kecamatan Rancaekek Dadan Hamdani
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelola usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu pihak yang berperan dalam memajukan ekonomi masyarakat. Namun demikian para pengelola masih menghadapi beberapa kendala dan memiliki beberapa kekurangan di mana pengelola tidak sepenuhnya memahami manajemen bisnis. Oleh karena itu, untuk berperan aktif dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi salah satunya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Bentuk aktivitas pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam kesempatan ini yaitu pendampingan dalam pengembangan usaha bagi pelaku usaha “Baso Aci Cingcay Radja Rasa” di Rancaekek Kabupaten Bandung. Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha. Upaya mencapai tujuan tersebut adalah dengan menggelar diskusi antara narasumber dan pelaku usaha. Output dari pengembangan usaha dan pendampingan bagi UMKM adalah adanya penambahan wawasan mengenai ilmu bisnis yang dapat mendukung pengembangan bisnis selanjutnya agar usaha ini dapat berkembang pesat dan bertahan dalam jangka panjang.

Page 2 of 15 | Total Record : 148