cover
Contact Name
Adang Cahya
Contact Email
adangcahya21@gmail.com
Phone
+6285722623536
Journal Mail Official
lppm@ikopin.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Koperasi Indonesia Gedung Graha Bustanil Arifin Lt.1 Kampus Ikopin Kawasan Pendidikan Tinggi Jatinangor, Sumedang, Indonesia
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
ISSN : 27223485     EISSN : 27763803     DOI : https://doi.org/10.32670
Core Subject :
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas E-ISSN: 2776-3803 dan P-ISSN: 2722-3485 adalah jurnal ilmiah pengabdian kepada masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Koperasi Indonesia, yang diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari dan Agustus. Tujuan Jurnal E-Coops Day adalah mendesiminasikan langkah-langkah kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis.
Arjuna Subject : -
Articles 148 Documents
Pengembangan Desa Wisata di Wilayah Jabar Selatan: Identifikasi Aktivitas dan Atraksi Wisata, Desa Taraju, Kabupaten Tasikmalaya Ery Supriyadi R.; Dadan Hamdani; Albertus Deliar; Deni Suwaedhi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumberdaya alam yang dimiliki kawasan perdesaan di wilayah Jabar Selatan menjadi berkah potensial bagi pengembangan desa dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungannya. Kegiatan pengidentifikasian dan inventarisasi dilakukan terhadap potensi sumber daya yang dimiliki Desa Taraju, melalui serangkaian survey dan diskusi secara kolaboratif. Hasilnya menjadi bahan pertimbangan bagi penyusunan master-plan pengembangan ekonomi masyarakat perdesaan berbasis pada desa wisata. Hasil kegiatan ini dapat memberikan dukungan bagi aparat dan pemuda penggiat ekonomi masyarakat dalam memahami “penyusunan master-plan desa wisata” termasuk pertimbangan fisik, sosial-ekonomi, sosial-budaya, dan ekonomi-lingkungan. Kegiatan berorientasi dalam pemanfaatan potensi alam, sosial ekonomi yang ada di desa yang dapat memberikan nilai tambah dan nilai guna yang lebih tinggi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan lebih kuat melestarikan alam berbasis wisata dan masyarakat. Identifikasi dan inventarisasi aktivitas dan atraksi wisata desa sejak awal maupun pelaksanaan program ekonomi wisata desa sangatlah penting, karena akan menentukan capaian kinerja desa wisata. Kedua kegiatan ini memberi nilai manfaat langsung dan tidak langsung dari desa wisata berdampak positif dan berkelanjutan, terutama berhubungan dengan kebutuhan infrastruktur dan nilai tambahnya. Terlebih lagi pertimbangan kelayakan secara ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dapat diperoleh bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat perdesaan dari rancangan aktivitas dan atraksi wisata ini.
Event Management Praktik Lapang Mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia di Daerah Istimewa Yogyakarta Ami Purnamawati
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar mengajar (PBM) mahasiswa semester VII Universitas Koperasi Indonesia (Ikopin University) diselenggarakan tidak hanya di dalam kelas namun juga di lapangan. Salah satunya adalah Praktik Lapang Perkoperasian yang mana untuk penyelesaian PBM mata kuliah ini dikelola oleh pihak universitas dengan membentuk kepanitiaan Praktik Lapang yang melibatkan pejabat struktural dari ranah universitas, fakultas dan program studi. Sebagai sebuah event, pengelolaan Praktik Lapang harus mempertimbangkan dan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen untuk setiap elemen acara (event). Panitia merencanakannya dengan penyusunan Term of Reference (ToR) yang memuat latar belakang, maksud dan tujuan, tema kegiatan, anggaran, tempat praktik lapang, personel yang terlibat dan rangkaian kegiatannya secara menyeluruh. Pada tahun 2023, sebanyak 369 peserta terbagi ke dalam 65 kelompok mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan Praktik Lapang di Daerah Istimewa Yogyakarta yang tersebar di 65 koperasi yang berada di Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman. Peserta praktik lapang berada di koperasi selama satu bulan untuk melakukan berbagai aktivitas; seperti pengamatan, partisipasi aktif sesuai dengan arahan pengurus koperasi, melakukan sosialisasi tentang perkoperasian dan sosialisasi serta promosi Universitas Koperasi Indonesia kepada anak-anak sekolah menengah tingkat atas, serta mempelajari kegiatan bisnis dan budaya serta pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama kegiatan, mahasiswa dimonitor dan dikunjungi oleh dosen pembimbing lapangan dan dibimbing oleh dosen pembimbing dalam penulisan laporan.
Pembinaan Koperasi Jamur Merekah Menuju Koperasi Modern Deddy Supriyadi; M. Akmal R.; Yuli Y.; Salsadilla R.; Hafidhah A.; Ferlin B.; Krisvin A.
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pembinaan Koperasi Jamur Merekah dilakukan dengan maksud untuk meningkatkan koperasi Jamur Merekah menjadi Koperasi Modern. Metode yang dilakukan dalam pembinaan ini adalah dengan terjun langsung ke lapangan/koperasi untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan melalui observasi, wawancara dengan pengurus, pengawas, karyawan dan anggota, kemudian melakukan identifikasi potensi dan masalah serta kebutuhan pembinaan selanjutnya disusun program pembinaan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan yang diintegrasikan dengan kegiatan Praktik Lapang Mahasiswa. Adapun substansi materi yang disampaikan adalah digitalisasi koperasi, penyusunan laporan keuangan dan pengembangan usaha. Untuk efektifnya kegiatan pembinaan ini dilakukan dengan observasi dan partisipasi aktif mahasiswa praktik lapang dalam proses-proses di koperasi dengan arahan dosen pembimbing. Selanjutnya dilakukan diskusi dan pembahasan dengan pengurus serta dosen pembimbing untuk kemudian materi-materi pembinaan ini diterapkan di koperasi. Kegiatan pembinaan dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang direncanakan. Koperasi Jamur Merekah memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi koperasi Modern. Hanya saja untuk itu Koperasi harus melakukan pembenahan dan melakukan pengembangan usaha secara terus menerus dan konsisten.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK-ETAP Bagi Pengurus Koperasi di Kabupaten Halmahera Utara Eka Setiajatnika; Dady Nurpadi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK-ETAP bagi pengurus di wilayah Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara adalah agar para pengurus dapat meningkatkan kemampuannya dalam hal pencatatan dan pengelolaan keuangan melalui laporan keuangan. Para pengelola koperasi sebagian besar belum memahami cara yang baik dalam pencatatan laporan keuangan, khususnya yang berkaitan dengan akuntansi koperasi serta kegunaannya sehingga para pengelola koperasi membutuhkan dukungan dari pihak akademisi untuk mendapatkan pelatihan penyusunan laporan keuangan bagi pengurus koperasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan koperasi melalui kegiatan Tutorial dan Diskusi berkaitan dengan masalah penyusunan dan pengelolaan keuangan di masing-masing koperasi. Metode pengumpulan data kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui observasi dan wawancara dengan beberapa pengurus koperasi. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 26 orang yang merupakan pengurus koperasi. Hasil kegiatan pelatihan ini dapat dikatakan berhasil dilihat dari antusiasme para pengurus koperasi selama proses pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan koperasi berbasis SAK-ETAP.
Bimbingan Teknis Pengalokasian dan Pembagian Sisa Hasil Usaha Kepada Anggota Sesuai Dengan Prinsip-Prinsip Perkoperasian di Koperasi Gula RAFINASI, Kota Yogyakarta Endang Wahyuningsih
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sisa hasil usaha merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan usaha sebuah badan usaha. terbentuknya sisa hasil usaha adalah bukti kerjasama yang solid di antara para anggota sebagai pemilik sekaligus pelanggan koperasi dengan para pengelola koperasi yang selalu berusaha bekerja dengan optimal, efektif dan efisien. Dengan demikian jika terdapat kelebihan/surplus/sisa dari pendapatan setelah mampu menutup semua beban usaha dan beban organisasi koperasi, maka sudah sewajarnya jika surplus tersebut dialokasikan kepada semua pihak yang ikut menghasilkannya. Koperasi merupakan badan usaha yang bekerja dengan prinsip-prinsip yang telah diatur dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 1992, dengan demikian dalam mengalokasikan sisa hasil usahanya juga harus berdasarkan prinsip-prinsip yang dianutnya. Dalam mengalokasikan sisa hasil usaha sesuai prinsip koperasi yaitu antara lain: Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota; Pemberian balas jasa yang terbatas atas modal; kemandirian; pendidikan anggota koperasi; kerjasama antar koperasi. Sedangkan pembagian sisa hasil usaha koperasi kepada anggota terdiri dari unsur pembagian sisa hasil usaha atas jasa (kontribusi) modal masing-masing anggota dan pembagian sisa hasil usaha atas jasa (transaksi) usaha masing-masing anggota.
Bimbingan Teknis Manajemen Perkoperasian bagi Pengurus Koperasi Kota Cimahi: Pengembangan Jaringan Usaha Koperasi Gijanto Purbo Suseno
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja usaha koperasi adalah melakukan pengembangan jaringan usaha koperasi. Kemajuan usaha akan lebih kompatibel apabila dilakukan dengan sinergi melalui kerjasama dengan pihak lain. Dengan demikian SDM koperasi, khususnya pengurus, dituntut untuk mampu mengimplementasikan pengembangan jaringan usaha koperasi. Salah satu upaya dalam peningkatkan SDM koperasi ini, adalah melakukan bimbingan teknis. Untuk maksud tersebut,Dinas koperasi Kota Cimahi, melakukan aktivitas Bimtek perkoperasian, dalam rangka meningkatkan kompetensi para pengurus koperasi di wilayah kerjanya. Khusus untuk materi pengembangan jaringan usaha koperasi, metode Bimtek yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab dan studi kasus. Peserta pelatihan adalah pengurus koperasi di wilayah kerja Dinas Koperasi Kota Cimahi. Peserta cukup termotivasi dalam mengikuti kegiatan ini. Beberapa koperasi sudah mulai merintis dan mengimplementasikan pengembangan jaringan usaha. Pemahaman peserta bimtek cukup baik. Tindak lanjut bimtek perlu dilakukan, salah satunya dengan memberikan pendampingan pada peserta Bimtek dalam implementasinya, serta melakukan evaluasi minimal tiga bulan pasca bimtek.
Pendampingan Penyusunan Proposal Bisnis UKM bagi Masyarakat Desa Cileunyi Wetan di Kabupaten Bandung Iwan Mulyana
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan Penyusunan proposal bisnis usaha kecil menengah merupakan kegiatan yang dilakukan secara rutin oleh Desa Cileunyi Wetan untuk memberikan bantuan dengan cara mendampingi masyarakat UKM yang berminat menyusun proposal bisnis. Metode yang dilakukan dengan cara langsung mendampingi dalam menyusun proposal bisnis yang akan diajukan ke kreditur, kegiatan ini dilakukan di Gedung Desa Cileunyi Wetan oleh Pengajar dari Universitas Koperasi Indonesia. melalui pemberian materi, tanya jawab dan pendampingan penyusunan proposal secara langsung kepada peserta. Materi yang diberikan kepada masyarakat yaitu Kredit dan Penyusunan Proposal Bisnis. Sedangkan diskusi dilakukan setelah pemberian materi. Sesi terakhir penyusunan proposal bisnis dengan didampingi secara langsung sampai peserta paham. Kegiatan pendampingan ini dijadikan sebagai dasar untuk membantu peserta dalam mengajukan pendanaan usaha mereka sehingga siap untuk di ajukan kepada lembaga yang terkait.
Pelatihan Penerapan Prinsip Koperasi dan Manfaat Koperasi dalam Rangka Meningkatkan Partisipasi Bagi Anggota Koperasi di PRIMKOP B 07 SETYA ANDIKA KODIM 0729-Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Lely Savitri Dewi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi anggota akan tumbuh dan berkelanjutan jika anggota termotivasi untuk selalu berkontribusi baik sebagai pemilik dan pengguna jasa koperasi. Motivasi tersebut ditimbulkan oleh adanya kepuasan anggota terhadap layanan koperasi, dalam hal ini penting bagi anggota koperasi merasakan manfaat berkoperasi baik secara langsung dan tidak langsung. Dengan adanya variabel-variabel tersebut maka keberlanjutan usaha koperasi akan terjamin beroperasi sesuai kaidah dan landasan operasional berdasarkan prinsip koperasi. Dalam rangka menanamkan kesadaran anggota terhadap kedudukan ganda anggota di koperasi sehingga dapat berpartisipasi dengan aktif maka diselenggarakan pelatihan bagi anggota koperasi di PRIMKOP B 07 SETYA ANDIKA Kodim 0729 - Bantul DIY bekerjasama dengan Universitas Koperasi Indonesia sebagai rangkaian kegiatan Praktik Lapang Perkoperasian Mahasiswa Ikopin University Tahun akademi 2023/2024 dalam rangka pengabdian dosen dan mahasiswa kepada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pelatihan Ekonomi Syariah: Migrasi Koperasi Konvensional Menjadi Koperasi Syariah dan Pendirian Koperasi Syariah Nanang Sobarna
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan koperasi dengan sistem konvensional menjadi koperasi berdasarkan prinsip syariah menjadi penting dalam kegiatan usaha koperasi karena berdampak pada prinsip dan penggunaan akad dalam melakukan penghimpunan dan penyaluran pembiayaan kepada anggota. Peningkatan edukasi yang sistematis mengenai migrasi koperasi konvensional kepada koperasi syariah dalam bentuk pelatihan merupakan upaya pengikatan pemahaman bagi pengawas, pengurus dan pengelola Koperasi Purnakarya Bank BTN Cabang Bandung yang memiliki keinginan untuk melakukan migrasi dari koperasi konvensional kepada koperasi yang berdasarkan prinsip syariah. Tujuan dilaksanakan pelatihan ini adalah untuk mengenal dan meningkatkan pemahaman bagi pengawas, pengurus dan pengelola Koperasi Purnakarya Bank BTN Cabang Bandung mengenai migrasikoperasi konvensional kepada koperasi syariah. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah yang dibantu dengan menampilkan materi secara visual agar materi pelatihan dapat mudah dipahami. Kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi disertai solusi pemecahan masalah. Melalui pelatihan ini, pengawas, pengurus dan pengelola telah mampu memahami proses dan tahapan migrasi koperasi konvensional kepada koperasi syariah, di antaranya bahwa proses migrasi tersebut harus berdasarkan persetujuan Rapat Anggota, adanya proses transisi, dilakukan perubahan Anggaran Dasar, harus menerapkan prinsip syariah, adanya perubahan kegiatan usaha, dan koperasi konvensional yang telah menjadi koperasi syariah tidak dapat kembali menjadi koperasi konvensional.
Pelatihan Pengembangan Usaha Koperasi bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi Primer Tempe Tahu Indonesia (KOPTI) Sleman Yogyakarta Nanik Risnawati
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Tahu dan Tempe Indonesia merupakan salah satu jenis koperasi yang beranggotakan para perajin yang memproduksi tahu dan tempe bagi masyarakat. Sehingga sebagai koperasi produsen, usaha-usaha yang dilaksanakan oleh KOPTI ditujukan untuk membantu dan memfasilitasi kebutuhan para anggota untuk memajukan usahanya. Salah satu KOPTI yang ada di Kabupaten Sleman mengeluhkan mengenai tantangan dan hambatannya dalam mengembangkan usaha, khususnya dalam usaha pengadaan kedele dan usaha rumah tempe. Oleh karena itu dalam Pendidikan perkoperasian di bulan Maret ini, dilaksanakanlah pelatihan dan bimtek mengenai pengembangan usaha koperasi yang dilaksanakan secara interaktif. Dalam Pendidikan perkoperasian tersebut,dibahas bahwa tujuan pengembangan usaha adalah untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, daya saing, pendapatan dan meningkatkan peran koperasi dalam melayani para anggotanya. Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan mengembangkan usaha yang ada ataupun menambah usaha yang baru. Dalam mengatasi persaingan harga kedele, koperasi disarankan untuk membeli kedele dari importir yang berkedudukan di Semarang dan jika perlu mengemas dan memberikan merek kedele tersebutdengan merek sendiri hasil modifikasi merek yang sudah ada yang lebih dulu dikenal oleh para perajin tempe dan tahu, untuk mengatasi fanatisme perajin atas merek tertentu. Sementara untuk mengatasi hambatan pemasaran produk tempe premium yang dihasilkan KOPTI Kabupaten Sleman, KOPTI bisa menjajagi kerjasama dengan mini market ataupun super market serta melakukanpersonal selling ke restoran-restoran kelas menengah atas yang menyediakan menu berbahan baku tempe serta menyasar konsumen di komplek-komplek perumahan kelas menengah atas. Di sisi lain untuk meningkatkan loyalitas anggota pada koperasinya disarankan secara kontinyu koperasi dapat melaksanakan Pendidikan keanggotaan bagi para perajin anggota KOPTI secara bertahap.

Page 3 of 15 | Total Record : 148