cover
Contact Name
Adang Cahya
Contact Email
adangcahya21@gmail.com
Phone
+6285722623536
Journal Mail Official
lppm@ikopin.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Koperasi Indonesia Gedung Graha Bustanil Arifin Lt.1 Kampus Ikopin Kawasan Pendidikan Tinggi Jatinangor, Sumedang, Indonesia
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
ISSN : 27223485     EISSN : 27763803     DOI : https://doi.org/10.32670
Core Subject :
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas E-ISSN: 2776-3803 dan P-ISSN: 2722-3485 adalah jurnal ilmiah pengabdian kepada masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Koperasi Indonesia, yang diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari dan Agustus. Tujuan Jurnal E-Coops Day adalah mendesiminasikan langkah-langkah kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis.
Arjuna Subject : -
Articles 148 Documents
Pelatihan Kreativitas Santri Pondok Pesatren Aisyarahmat Desa Cigentur Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung Propinsi Jawa Barat Deddy Rusyandi; Dede Ropiq Yunus; Yudi Wahyudin Suwandi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 2 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Santri adalah suatu sebutan atau gelar yang bagi sebagian orang dianggap kurang begitu membanggakan, karena adanya asumsi negatif di masyarakat yang menganggap remeh para santri. Mayoritas masyarakat mungkin membayangkan bahwa santri adalah figur anak muda bersarung, kemeja dan peci di kepala, dan ini tidak salah bahwa memang umumnya santri berpenampilan seperti itu, terutama santri di pondok-pondok pesantren tradisional. Interpretasi tentang makna santri mengkerucut pada satu pemahaman bahwa santri itu merupakan komunitas yang menerima ajaran-ajaran Islam dari para kiai atau Ustadz. Bahkan terdapat opini ekstrim di mana pesantren merupakan tempat pendidikan bagi orang miskin atau tempat buangan anak-anak nakal. Salah satu peluang bagi pesantren untuk berkembang di era sekarang ini, adalah kemampuan untuk meningkatkan daya kreativitas sumber daya manusia (SDM) termasuk pengurus pesantren maupun para santrinya. Kreativitas santri juga menjadi sarana dakwah yang efektif untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang dinamis dan relevan di segala zaman. Pesantren dapat melakukan kegiatan berwirausaha untuk meningkatkan pendapatan pesantren dan memberikan bekal kepada para santri untuk melakukan suatu bisnis atau berwirausaha. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan dasar tentang kreativitas.
Pelatihan Public Speaking: Meningkatkan Kepercayaan Diri Berkomunikasi Bagi Mahasiswa Timika Farida Farida
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 2 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Public Speaking: Meningkatkan Kepercayaan Diri Berkomunikasi bagi Mahasiswa Timika adalah sebuah upaya yang dilakukan sebagai sarana pemberdayaan komunikasi bagi mahasiswa asal Timika penerima beasiswa YPMAK, Papua yang menempuh perkuliahan di Universitas Koperasi Indonesia, Sumedang, Jawa Barat. Melalui pelatihan public speaking tersebut, mahasiswa diharapkan dapat membangun kepercayaan diri menyampaikan gagasannya di depan umum. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan andragogi dengan metode diskusi, ceramah, praktik, self-feedback dan peer feedback. Materi yang disampaikan mencakup hambatan berbicara di depan umum, meningkatkan kepercayaan diri dengan self-talk dan teknik power posing, membangun ikatan dengan audiens melalui pendekatan budaya asal, dan pola dasar penyampaian presentasi. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan public speaking ini dapat meminimalisir kecemasan berbicara dan membangun kepercayaan diri mahasiswa Timika yang berkuliah di Universitas Koperasi Indonesia untuk menyampaikan gagasan di depan audiens, dan juga menjadi langkah awal mahasiswa untuk mempraktikkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan mereka, terutama kehidupan akademisnya.
Pelatihan Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola Koperasi Modern Sektor Pangan di Pekanbaru Provinsi Riau Endang Wahyuningsih
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penguatan kelembagaan dan tata kelola koperasi modern sektor pangan di Provinsi Riau, Kota Pekanbaru dilaksanakan selama tiga hari yaitu dari tanggal 24 sampai dengan 26 September 2024 dengan jumlah jam pelatihan sebanyak 24 JPL. Peserta pelatihan berasal adalah pengurus dan pengawas koperasi sebanyak 30 orang. Pelatihan diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM bekerjasama dengan Universitas Koperasi Indonesia dengan pemberian materi-materi Manajemen Koperasi, Manajemen Keuangan Koperasi Dan Digitalisasi Bisnis Koperasi. Metode pelatihan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pemaparan materi, diskusi dan pembahasan kasus-kasus koperasi peserta pelatihan. Materi yang diberikan tentang Manajemen Koperasi terdiri dari: pengertian, organisasi dan nilai serta prinsip-prinsip koperasi sebagai jatidiri yang merupakan landasan kegiatan koperasi. Materi manajemen keuangan koperasi terdiri konsep dan penerapannya di koperasi dalam hal permodalan, dan cara menilai kinerja keuangan koperasi. Materi Digitalisasi koperasi terdiri dari konsep dan penerapan yang dapat diambil sebagai contoh untuk dapat diterapkan pada koperasi masing-masing peserta
Pelatihan Pengembangan Usaha Pada Koperasi Modern yang Bergerak di Sektor Pangan Iwan Mulyana; Tryiis ARR
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi berbasis komunitas di Indonesia, terutama di sektor pangan. Namun, dinamika era digital dan globalisasi menuntut koperasi untuk bertransformasi menjadi entitas yang modern dan berdaya saing tinggi. Tulisan ini menguraikan beberapa topik yang disampaikan dalam pelatihan yaitu Memilih Alternatif dan Menilai Kelayakan Investasi, Perencanaan dan Penganggaran Keuangan Koperasi dan Menyusun study kelayakan bisnis. Pelatihan ini melibatkan 30 peserta dari berbagai koperasi sektor pangan di Jawa Barat, menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan aplikatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap Kelayakan Investasi, Perencanaan dan Penganggaran Keuangan Koperasi dan Menyusun study kelayakan bisnis. Kegiatan pelatihan ini sudah efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia tetap menjadi hambatan. Pelatihan ini berkontribusi pada penguatan kemampuan peserta, mendorong transformasi digital, dan peningkatan daya saing koperasi sektor pangan. Untuk keberlanjutan, direkomendasikan pendampingan pasca pelatihan, pengembangan program pelatihan lanjutan, serta kolaborasi antar koperasi.
Pelatihan Penyusunan Strategi Business Model Canvas (BMC) dalam Perencanaan dan Pengembangan usaha Koperasi di Banda Aceh Wahyudin Wahyudin
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi bisnis koperasi merupakan faktor yang sangat krusial dalam pengembangan sebuah koperasi. Banyak koperasi yang tidak berkembang karena berbagai masalah misalnya pengurus koperasi yang sudah sepuh, pengetahuan manajemen perkoperasian yang masih minim dan strategi pengembangan usaha yang salah menjadikan koperasi tidak berkembang mengarah pada koperasi menujukemunduran dan kegagalan. Sampai saat ini permasalahan koperasi salah satunya masih yang itu-itu juga yaitu permasalahan usaha koperasi yang belum sepenuhnya menjalankan prinsip-prinsip koperasi secara utuh dan benar. Banyak koperasi menjalankan usahanya sama seperti perusahaan umum, mencari laba yang tinggi, menawarkan bunga pinjaman yang tinggi dan tidak adanya perbedaan perlakuan antar anggota koperasi dengan non anggota. Sehingga manfaat beranggota koperasi menjadi tidak dirasakan oleh anggota. Pendidikan dan pelatihan perkoperasian penting bagi pengurus juga bagi anggota koperasi. Hal ini untuk menumbuhkan kecintaan pada koperasi sebagai badan usaha milik anggota dan milik bersama. Kemauan untuk melakukan transaksi di koperasi dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhannya. Tanpa adanya pengetahuan berkoperasi bagi anggota maka anggota akan menganggap sama saja antara bertransaksi di koperasi dengan di non koperasi. Padahal maju mundurnya koperasi sangat tergantung pada partisipasi anggota dalam berkoperasi. Pemupukan modal koperasi akan lebih baik dan akan mempunyai keuangan yang sehat bila lebih banyak bersumber dari anggota koperasi. Bagi pengurus strategi pengembangan usaha penting untuk memajukan dan mengembangkan koperasi. Tetapi tentunya pengembangan usaha ini harus layak dan sesuai dengan kebutuhan anggota. Sehingga sangat penting dan diperlukan pendidikan dan pelatihan bagi pengurus dan anggota koperasi untuk menuju menjadi koperasi modern. Seperti yang dilakukan oleh Kementerian koperasi dan UKM bekerja sama dengan dinas koperasi daerah istimewa Provinsi Aceh yang dilaksanakan dari tanggal 14 Oktober 2024 sampai dengan tanggal 17 Oktober 2024 di kota Banda Aceh.
Pelatihan Transformasi Digital untuk Modernisasi Kelembagaan dan Tata Kelola Koperasi Sektor Pangan di Jawa Barat Muhammad Haris Fadhillah
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan transformasi digital yang diadakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dan tata kelola koperasi modern di sektor pangan, khususnya di Jawa Barat. Dengan meningkatnya tantangan kompetitif, koperasi diharapkan dapat meningkatkan daya saing melalui penguatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi era digital. Pelatihan ini mencakup dua materi inti: transformasi digital dalam pengelolaan koperasi dan bisnis koperasi, yang disampaikan melalui metode ceramah dan diskusi interaktif dengan para pengurus dan manajer koperasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada 18 September 2024 di Sukajadi Hotel and Gallery, Bandung, dengan partisipasi 15 koperasi sektor pangan yang telah ditentukan. Materi yang diajarkan mencakup pentingnya digitalisasi dalam manajemen anggota, profesionalisme dalam pengelolaan, serta penerapan sistem informasi untuk mendukung operasional koperasi. Peserta juga diperkenalkan pada aplikasi digital yang dapat meningkatkan efisiensi operasional dan layanan kepada anggota. Hasil dari pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, meskipun terdapat tantangan terkait infrastruktur dan literasi digital yang masih perlu diperbaiki. Oleh karena itu, keberlanjutan pelatihan sejenis sangat disarankan untuk memperkuat pemahaman praktis peserta mengenai penerapan teknologi dalam koperasi. Dengan demikian, diharapkan koperasi dapat bertransformasi menjadi lebih modern dan kompetitif dalam pasar nasional maupun internasional.
Pelatihan Implementasi Good Corporate Governance Pada Koperasi Dandan Irawan
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan koperasi dapat dicapai apabila koperasi sudah memiliki pedoman yang baik dalam mengelola sumber daya yang ada. Good Corporate Governance atau tata kelola perusahaan yang baik merupakan pedoman yang sangat efektif digunakan oleh koperasi untuk meningkatkan daya saing serta akan menciptakan pedoman bagi pengelola koperasi dengan mengelola manajemennya yang baik dengan memperhatikan kepentingan stakeholders. Penerapan good corporate governance pada koperasi diharapkan dapat meningkatkan kinerja serta nilai dari koperasi sendiri dengan memperhatikan prinsip-prinsip good corporate governance antara lain transparancy (keterbukaan), accountability (akuntabilitas), responsibility (responsibilitas), independency (kemandirian), dan fairness (kewajaran dan kesetaraan), dibutuhkan agar tercapainya kesinambungan usaha (sustainability) perusahaan. Pelatihan diikuti oleh para pengurus dan pengawas koperasi binaan Pusat Investasi Pemerintah (PIP).
Membangun Koperasi Modern: Peningkatan Kapasitas Aparat Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (DISKUK) Provinsi Jawa Barat Gijanto Purbo Suseno
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan peningkatan kapasitas ASN di lingkungan Diskuk Provinsi Jawa Barat bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ASN terkait pemahaman konsep dan strategi membangun koperasi modern. Dilaksanakan secara hybrid di Program Studi Magister Manajemen Universitas Koperasi Indonesia pada 24 hingga 26 Juli 2024, pelatihan ini diikuti oleh 85 peserta. Salah satu materi utama mencakup Konsep dan Strategi Membangun Koperasi Modern, dengan metode pengajaran yang meliputi ceramah, diskusi, dan studi kasus. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, di mana 85% memahami konsep dan strategi dalam membangun koperasi modern. Pelatihan ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan penerapan prinsip koperasi yang efektif oleh ASN Diskuk dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Selain itu, disarankan agar Diskuk Provinsi Jawa Barat memperluas jangkauan pelatihan ke daerah lain demi meningkatkan dampak positif terhadap pengembangan koperasi di seluruh provinsi.
Peningkatan Pemahaman Perkoperasian bagi Anggota dan Non Anggota KOPSIS Melalui Pengenalan Digitalisasi Layanan di Koperasi Siswa (KOPSIS) SMAN Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat Agus Nugraha
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Siswa (Kopsis) adalah unit usaha koperasi yang berada dalam lingkungan sekolah yang anggotanya merupakan siswa dari sekolah tersebut yang dapat melakukan kegiatan ekonomi tanpa badan hukum usaha (akta notaris). Pada perkembangannya keberadaan Kopsis ini tidak serta merta diikuti oleh seluruh siswa untuk bergabung menjadi anggota Kopsis. Umumnya disebabkan oleh dua hal yaitu belum meratanya tentang pengetahuan perkoperasian dan manfaat menjadi anggota Kopsis. Salah satu sarana promosi dan sosialisasi tentang Kopsis ini adalah pelatihan untuk para pengurus, anggota dan calon anggota dengan keterkaitannya terhadap adaptasi teknologi digital pada layanan Kopsis, dengan harapan siswa dapat lebih memahami tentang perkoperasian serta keberadaan Kopsis di sekolahnya. Dengan pendekatan tersebut Kopsis ini akan lebih menarik, kekinian, modern serta memudahkan pelayanan kepada anggota yang pada akhirnya diharapkan meningkatnya ketertarikan siswa untuk menjadi anggota Kopsis.
Peningkatan Kompetensi Pengusaha Muda Melalui PelatihanTeknik Promosi Berbasis Digital Asep Saepudin; Destania Cintani; Iis Malnava; Rahma Juwita; Silmi Fakhrina; Widiawati Widiawati; Ani Rindiani
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan promosi digital untuk mahasiswa dan pengusaha muda bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan pelatihan (TNA), pelatihan ini difokuskan pada teknik- teknik promosi digital, termasuk penggunaan media sosial, SEO, dan alat digital lainnya. Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, hingga evaluasi dan tindak lanjut. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi kelompok, dan studi kasus untuk meningkatkan keterampilan praktis peserta. Meskipun ada kendala terkait ketidaksesuaian dengan rundown yang telah disusun, pelaksanaan pelatihan secara keseluruhan berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 12 peserta. Evaluasi pelatihan dilakukan melalui dua metode utama, yaitu pre-test dan post-test serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor awal sebesar 79,2, sedangkan post-test meningkat menjadi 83,3, dengan peningkatan sebesar 4,1%. Ini mencerminkan efektivitas materi pelatihan dalam meningkatkan pemahaman peserta. Selain tes, kuesioner kepuasan peserta juga digunakan untuk mengukur persepsi mereka terhadap materi, narasumber, dan fasilitas. Skor rata-rata dari kuesioner menunjukkan umpan balik positif, dengan nilai tinggi pada kualitas materi (2,75) dan penyampaian narasumber (2,58). Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam promosi digital dan memberikan dampak positif yang dapat diimplementasikan langsung oelh peserta pelatihan.

Page 9 of 15 | Total Record : 148