cover
Contact Name
Vivin Setiani
Contact Email
vivinsetiani@ppns.ac.id
Phone
+6289530032201
Journal Mail Official
prodi.tpl@ppns.ac.id
Editorial Address
Jl. Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
ISSN : -     EISSN : 26231727     DOI : https://doi.org/10.33863/cpwtt
Core Subject :
Aims of the CPWTT: The Conference is aimed at providing grounds for the exchange of ideas and data developed through research experience in the waste treatment dan environmental engineering. Scope of the CPWTT: Waste Treatment Life Cycle Assessment Solid Waste Management and Treatment Pollution Control and Monitoring (Air, Biota, Soil, Water) Water and Wastewater Treatment Environmental Management System Environmental Chemistry Environmental Modeling Environmental Mitigation and Remediation Global Warming Emerging Pollutant Environmental Microbiology
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Analisis Karakteristik Fisik Kompos dari Proses Vermikomposting menggunakan Cacing Tanah Merah Dinda Maya Kristina; Vivin Setiani; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di Kota Surabaya. Data SIPSN menyebutkan bahwa 40,46% sampah di Kota Surabaya berasal dari rumah tangga. Sampah sayur, sampah daun, dan limbah ikan merupakan jenis sampah organik yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat. Upaya untuk mengolah sampah tersebut adalah dimanfaatkan sebagai bahan kompos vermikomposting menggunakan cacing merah atau disebut Lumbricus rubellus. Penambahan bioaktivator seperti EM4 berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan. Proses vermikomposting dilakukan di dalam reaktor Continuous flow bin dengan ukuran 45cm x 40cm x 35cm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas bau, warna, dan tekstur kompos berdasarkan standart SNI 19-7030-2004, dan untuk mengetahui penyusutan kompos serta biomassa cacing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur, bau, dan warna kompos telah memenuhi SNI 19-7030-2004 tentang spesifikasi kompos matang, kemudian penyusutan kompos terbesar mencapai 71,7% dan biomassa cacing terbesar adalah 33 gram pada reaktor A8 yang menggunakan bahan kompos 45% limbah ikan, 35% serbuk gergaji, 20% sampah sayur, dan diberi 15 ml EM4.
Analisis Kualitas Kompos Jeroan Ikan dan Kotoran Kambing 70:30 dengan Penambahan MoL Tomat Menggunakan Metode Larva Composting Ela Tiara Nahesti; Mirna Apriani; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran masyarakat yang meningkat akan manfaat konsumsi produk perikanan bagi kesehatan berbanding lurus dengan meningkatnya konsumsi ikan secara global. Aktivitas pengolahan ikan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan konsumsi sehingga berakibat pada semakin bertambahnya produksi limbah ikan. Kotoran kambing yang dibuang begitu saja tanpa pengolahan lebih lanjut sehingga menimbulkan bau yang kurang sedap. Hal ini akan berdampak negatif apabila tidak dilakukan pengolahan sampah dengan baik. Salah satu upaya mengatasi hal tersebut dengan melakukan upaya daur ulang dengan proses pengomposan. Pengomposan menggunakan metode larva komposting menggunakan larva Black Soldier Fly selama lima belashari. Penelitian menggunakan penambahan mikroorganisme lokal (MoL) dari limbah tomat. Konsentrasi yang digunakan yaitu 30 mL dan variasi komposisi bahan yaitu 70% jeroan ikan + 30% kotoran kambing. Parameter yang diamati yaitu fisik meliputi suhu, kadar air, bau, tekstur, dan warna. Hasil dari kompos pada parameter fisik kadar air 50%, suhu sebesar 30°C, bau seperti tanah, tekstur remah tanah dan warna coklat kehitaman. Parameter kimia seperti C-Organik sebesar 17,34, N-Total sebesar 1,27 dan rasio C/N sebesar 13,65 dan memenuhi baku mutu kompos.
Analisis Emisi Karbon Monoksida (CO) dari Aktivitas Transportasi di Jalan Tenaru Driyorejo Gresik Elsa Izabel Sugihono; Luqman Cahyono; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Gresik Jawa Timur telah menjadi salah satu sektor pusat industri dengan jumlah industri mencapai 6.653 pada tahun 2015 (BPS Pemerintah 2022). Bertambahnya industri di Gresik berbanding lurus dengan kenaikan kemacetan yang terjadi di jalan raya juga semakin tinggi. Hal ini menyebabkan jumlah kendaraan meningkat sehingga, berdampak pada tingkat pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beban emisi CO pada aktivitas transportasi di Jalan Tenaru Driyorejo Gresik berdasarkan waktu yakni hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Metode dalam penelitian ini menggunakan traffic counting yang dilakukan pada 3 jam puncak yakni pagi pada pukul 06.00 – 09.00 WIB, siang pada pukul 12.00 – 14.00 WIB, dan sore pada pukul 16.00 – 18.00 WIB. Hasil penelitian ini menunjukkan volume lalu lintas rata – rata tertinggi sebesar 20.187 unit/jam di zona 2 pada waktu siang dengan nilai beban emisi sebesar 33.167,0 g CO/km. Volume lalu lintas terendah sebesar 7.809 unit/Jam pada zona 1 waktu pagi dengan nilai beban emisi sebesar 9.921,3 g CO/km.
Rancang Bangun Prototype Smart Parking Dengan Metode Rotary Vertical Mohammad Ali; Faizatur Rohmah; Ike Dayi Febriana
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi saat ini, jumlah kendaraan selalu meningkat setiap tahunnya, namun lahan parkir yang ada tidak dapat mengimbanginya. Sehingga dapat menimbulkan akibat seperti macet dimana-mana, polusi udara, dan lain- lain. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan sistem parkir mobil rotary, Sistem parkir rotary merupakan sistem parkir otomatis dengan menggunakan sistem rotary yang hanya membutuhkan space dan floor space yang kecil. Berdasarkan kegunaannya maka penulis membuat prototype tempat parkir putar cerdas berbasis keypad, hasil perancangan menunjukkan bahwa tempat parkir berputar dirancang dengan enam tempat parkir yang disusun secara vertikal. Oleh karena itu, pada penelitian tugas akhir ini akan melakukan perancangan suatu alat bantu rotary car parking system dengan bantuan sebuah komponen motor stapper agar parkir dapat berputar. Tujuan pembuatan alat ini agar dapat membantu dan memudahkan pemarkir dalam memarkirkan kendaraanya. Dengan tinggi rangka 11548 mm, panjang 6400 mm, lebar rangka 3100 mm, lebar total 4906 mm. Dari spesifikasi di atas system smart parking rotary vertical dapatmenampung 6 buah mobil dengan spesifikasi mobil yang di izinkan. Dari hasil pengujian dengan spesifikasi tersebut alat mampu berputar berkisar 4- 5 detik dari rak 1 ke rak 2, dan dari rak 1ke rak 3 mampu menempuh waktu sebesar 8 detik.
IDENTIFIKASI JENIS LIMBAH KONSTRUKSI PADA PROYEK KONSTRUKSI PABRIK MINYAK GORENG Febe Yemima Henvy; Alma Vita Sophia; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia mengalami perkembangan sarana-prasarana seperti pembangunan fasilitas umum, gorong-gorong, pabrik, dan gudang. Perkembangan ini dapat menimbulkan peningkatan jumlah limbah konstruksi. Limbah konstruksi yang dihasilkan bisa berbeda-beda tergantung jenis konstruksi dan manajemen proyek. Limbah konstruksi memiliki dampak negatif seperti pencemaran tanah dan degradasi lingkungan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis limbah konstruksi berdasarkan bentuk, sifat, dan proses dalam konstruksi pabrik minyak goreng. Penelitian ini menggunakan metode kuesioner dan menyebarkannya kepada kontraktor, konsultan, warga sekitar, dan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan uji friedman untuk mengidentifikasi hubungan perbedaan jenis pekerjaan dengan hasil kuesioner sedangkan mean value untuk menganalisis jawaban. Limbah konstruksi yang ada di proyek ini berupa sisa kayu (2,97), pembungkus semen (3,19), sisa potongan besi atau baja (3,03), kaleng cat (2,72), ember cat (2,75), sisa tanah galian (2,97), serta batu pecah (2,94). Limbah konstruksi berupa fisik dan tergolong menjadi inert, non inert, natural waste, dan direct waste. Limbah konstruksi yang termasuk inert seperti sisa potongan besi, batu pecah, kaleng, dan ember cat. Limbah konstruksi yang termasuk non inert seperti pembungkus semen, sisa kayu, dan sisa tanah galian.Natural waste pada proyek ini seperti sisa tanah sedangkan yang termasuk direct waste seperti sisa kayu, pembungkus semen, kemasan cat, dan batu pecah.
Kajian Isoterm Adsorpsi Metilen Biru Menggunakan Komposit Adsorben Karbon Aktif Sekam Padi - Hidroksiapatit Tulang Ikan Fitria Nur Hamidah; Novi Eka Mayangsari; Adhi Setiawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kandungan zat warna metilen biru yang dihasilkan dari proses produksi industri mengakibatkan kerusakan lingkungan terutama di area perairan. Salah satu alternatif yang efektif adalah dengan metode adsorpsi. Adsorben yang digunakan berbahan dari tulang ikan. Daya serap tulang ikan masih rendah sehinggadiperlukan kombinasi adsorben organik lain. Limbah sekam padi memiliki kandungan selulosa yang berpengaruh dalam adsorpsi zat warna metilen biru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kemampuan penyerapan adsorben komposit Hidroksiapatit tulang ikan – karbon aktif sekam padi dalammenurunkan zat warna metilen biru dalam air limbah dan menganalisis model isoterm adsorpsi. Penelitian dilakukan dengan sistem batch menggunakan variasi konsentrasi zat warna metilen biru 25 ppm dan 50 ppm dengan rasio komposit adsoren (AC:HAp = 1:1 dan 1:2) pada pH 9 dan waktu kontak 120 menit. Hasilpenelitian adsorpsi menunjukkan konsentrasi zat warna metilen biru optimum (25 ppm) yang teradsorpsi menggunakan rasio komposit adsorben optimum (1:1) menghasilkan efisiensi penyisihan sebesar 90,95%. Adsorpsi dari kedua adsorben komposit (AC:HAp=1:1 dan 1:2) mengikuti model isotherm Freundlich dengankoefisien determinasi masing-masing sebesar R2=0,9644 dan R2=0,9644.
Range Finding Test (RFT) Tanaman Canna indica Sebagai Penelitian Pendahuluan dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Iga Ayu Wiratih; Tanti Utami Dewi; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah di salah satu industri tahu di Mojokerto memiliki kadar COD sebesar 4531 mg/L, TSS sebesar 380 mg/L dan pH sebesar 4,7. Nilai parameter tersebut tidak memenuhi baku mutu air limbah menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014. Alternatif pengolahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu fitoremediasi mengunakan tanaman Canna indica yang telah melalui tahap propagasi, aklimatisasi dan RFT. Propagasi merupakan tahap awal dalam rangkaian pengolahan air limbah industri tahu. Tujuan dari proses RFT pada penelitan ini adalah untuk menganalisis kemampuan tumbuhan dalam menyerap polutan pada konsentrasi tertentu. Proses RFT berlangsung selama 4 hari dengan variasi air limbah yang diberikan pada tanaman yaitu 65%, 70%, 75%, 80%, dan 85%. Selama proses RFT air limbah mengalami kenaikan PH pada semua variasi konsentrasi dan suhu air limbah berada pada kisaran 31°C - 32°C, serta tanaman mengalami pertambahan tinggi sekitar 1-3 cm setiap harinya. Konsentrasi air limbah yang dipilih dari hasil RFT adalah konsentrasi 85% yang merupakan konsentrasi optimum yang bisa ditoleransi untuk tanaman Canna indica.
Isoterm Adsorpsi Karbon Aktif Tulang Ikan Dalam Penurunan Konsentrasi Metilen Biru Ilul Zakiyah Rahmatika; Tarikh Azis Ramadani; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metilen biru merupakan zat warna kationik yang bersifat toksik dan karsinogenik. Keberadaannya di lingkungan akibat dari kegiatan industri dapat membahayakan lingkungan dan makhluk hidup, sehingga konsentrasinya harus rendah. Adsorpsi adalah teknologi pengolahan limbah cair yang dapat diaplikasikan untuk menurunkan polutan metilen biru. Tulang ikan mengandung senyawa hidroksiapatit (HAp) yang stabil dengan berbagai karakteristik permukaan yang menguntungkan, sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai karbon aktif pada proses adsorpsi. Penelitian ini memanfaatkan limbah tulang ikan yang dijadikan sebagai karbon aktif untuk menurunkan konsentrasi metilen biru. Model isoterm Langmuir dan Freundlich dilakukan analisis untuk memperkirakan kapasitas adsropsi karbon aktif tulang ikan. Tulang ikan dilakukan kalsinasi pada suhu 600°C selama 2 jam dan dilakukan aktivasi dengan NaOH 3,0 M selama 24 jam. Pengujian adsorpsi dilakukan secara batch dengan variasi konsentrasi awal metilen biru (100-400 mg/L) pada waktu kontak 180 menit, dosis adsorben 0,025 g, dan pH 7. Hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa pengujian adsorpsi mengikuti model isoterm Langmuir dengan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 303,03 mg/g. Model isoterm ini menunjukkan adsorspi metilen biru dengan karbon aktif tulang ikan terjadi mekanisme secara kimia.
Analisis Penurunan Konsentrasi Logam Besi (Fe) Pada Minyak Pelumas BekasMenggunakan Metode Acid Clay Treatment dengan Substitusi Bentonit SebagaiAdsorben Simatupang Rudolf Kevin; Intan Dwi Wahyu Setyo Rini; Adrian Gunawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dapat meningkatkan angka kebutuhan transportasi mobil sehingga jumlah pelumas bekas juga meningkat. Kandungan logam Fe pada pelumas bekas dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentonit yang berperan sebagai adsorben pada metode acid clay treatment terhadap penurunan kadar logam besi (Fe) pada minyak pelumas bekas. Metode yang digunakan adalah acid clay treatment terhadap pelumas bekas. Pada penelitian ini menggunakan asam sulfat (H2SO4) 2 M dengan variasi volume 5 ml, 10 ml, dan 15 mlserta variasi massa adsorben bentonit 50 g, 60 g, dan 70 g. Karakterisasipelumas bekas mencakup parameter kadar logam besi (Fe), viskositas kinematik pada suhu 40°C dan 100°C, specific gravity, kadar air, danwarna. Hasil dari penelitian menunjukkan terjadi penurunan kadar logam besi (Fe) pada pelumas bekas dengan efisiensi penurunan optimal sebesar 63,84% seperti pada variasi E dengan campuran 10 ml H2SO4 dan 60 g bentonit. Adapaun hasil uji pada setiap parameter yaitu kadar logam besi (Fe)berada pada 26,487-52,91 ppm. Parameter viskositas kinematik pada suhu 40°C dan 100°C masing-masing berada pada 83,34-89,45 cSt dan 11,46- 12,52 cSt. Kemudian nilai parameter specific gravity berada pada 0,837-0,856. Pada nilai parameter kadar air berada pada 0,23-1,45%. Parameter warna berada pada tingkat D8,0 (too dark).
Analisis Penurunan Konsentrasi Logam Berat Timbal (Pb) Pada Limbah Berbahaya dan Beracun Pelumas Bekas Menggunakan Metode Acid Clay Treatment dengan Substitusi Bentonit Sebagai Adsorben Yehezkiel Wijaya Oey; Intan Dwi Wahyu Setyo Rini; Adrian Gunawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelumas bekas merupakan limbah B3 dari proses gesekan mesin yang tercampur dengan zat pengotor sehingga tidak dapat digunakan kembali tanpa pengolahan lebih lanjut. Minyak pelumas bekas mengandung kontaminan logam berat, salah satunya logam berat timbal. Timbal yang terkandung dalam minyak pelumas bekas yang bersifat racun dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penggunaan bentonit sebagai adsorben pada perlakuan acid clay untuk menurunkan konsentrasi logam berat Timbal (Pb) pada minyak pelumas bekas. Metode Acid Clay Treatment menggunakan asam kuat sebagai pelarut utama, kemudian dilanjutkan dengan menambahkan bentonit dalam penelitian ini sebagai pengikat atau adsorben. Asam kuat yang digunakan adalah asam sulfat (H2SO4) 2 M dengan variasi volume 5, 10, 15 ml dan clay yang digunakan sebagai adsorben adalah bentonit dengan variasi massa sebesar 50 g, 60 g, dan 70 g. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan kondisi optimum penurunan kadar logam berat timbal (Pb) sebesar 100 % dengan variasi (10 ml H2SO4 dan 70 gram bentonit). Adapun parameter karakteristik minyak pelumas lain yang dihasilkan yaitu: viskositas kinematik 40°Csebesar 80,96 cSt; viskositas kinematik 100°C sebesar 11.82 cSt; specific gravity sebesar 0,888; kadar sebesar 0.06 % dan warna yang dihasilkan adalah D 8.0.