cover
Contact Name
Vivin Setiani
Contact Email
vivinsetiani@ppns.ac.id
Phone
+6289530032201
Journal Mail Official
prodi.tpl@ppns.ac.id
Editorial Address
Jl. Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
ISSN : -     EISSN : 26231727     DOI : https://doi.org/10.33863/cpwtt
Core Subject :
Aims of the CPWTT: The Conference is aimed at providing grounds for the exchange of ideas and data developed through research experience in the waste treatment dan environmental engineering. Scope of the CPWTT: Waste Treatment Life Cycle Assessment Solid Waste Management and Treatment Pollution Control and Monitoring (Air, Biota, Soil, Water) Water and Wastewater Treatment Environmental Management System Environmental Chemistry Environmental Modeling Environmental Mitigation and Remediation Global Warming Emerging Pollutant Environmental Microbiology
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Analisis Kemampuan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Privat Eksisting dalam Menyerap Emisi CO2 di Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya Moh Hasan Haibatul Islam; Ahmad Erlan Afiuddin; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karbon dioksida (CO2) merupakan salah satu penyebab terjadinya global warming. Aktivitas permukiman seperti penggunaan bahan bakar memasak, penggunaan listrik, dan septic tank di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya menghasilkan emisi CO2 sebesar 67.280,10 ton/tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Ruang Terbuka Hijau (RTH) privat eksisting di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya dalam menyerap emisi CO2 yang dihasilkan oleh Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam melakukan analisis data menggunakan intensitas cahaya untuk menghitung laju serap CO2, sehingga bisa menentukan kemampuan serapan emisinya. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan RTH privat eksisting di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya masih belum bisa mengurangi 50% dari total emisi CO2 yang dihasilkan. RTH privat eksisting di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya mampu menyerap emisi sebesar 9.715,13 ton/tahun sehingga sisa emisi yang masih belum terserap sebesar 57.564,97 ton/tahun.
Pengaruh Penggunaan Kotoran Kucing dan Sisa Makanan Terhadap Suhu Pengomposan dengan Metode Black Soldier Fly (BSF) Composting Debby Zintya Hayati; Vivin Setiani; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya timbulan sampah menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Kotoran hewan dapat menyebabkan bau menyengat apabila tidak diolah. Alternatif pengolahan yang dapat digunakan yaitu dengan pengomposan. Pengomposan memanfaatkan limbah organik kotoran kucing dan sisa makanan sebagai bahan pengomposan menggunakan larva BSF dengan bantuan MoL kulit pisang. Variasi bahan yang digunakan yaitu 100% kotoran kucing, 50% kotoran kucing dan 50% sisa makanan, serta 75% kotoran kucing dan 25% sisa makanan. Setiap variasi bahan yang digunakan ditambahkan MoL kulit pisang dengan konsentrasi 0 mL, 40 mL, dan 80 mL. Pengomposan menggunakan reaktor dengan ukuran 50 cm x 40 cm x 15 cm. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh variasi bahan dan penambahan MoL terhadap suhu pengomposan. Hasil pengukuran suhu dibandingan dengan SNI 19-7030-2004 tentang kematangan kompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu kompos memenuhi SNI 19-7030-2004 dengan nilai 30°C dan dipengaruhi oleh variasi bahan serta penambahan MoL kulit pisang.
Pengaruh Massa Adsorben Nanopartikel Fe3O4 – Karbon Aktif terhadap Efesiensi Penurunan Zat Warna Yusron Khoiru Nadhori; Novi Eka Mayangsari; Tarikh Azis Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu limbah cair industri tekstil adalah zat warna yang dapat mencemari lingkungan jika tidak diolah dengan benar. Kulit durian mengandung karbon yang tinggi, dengan proporsi 50-60% unsur selulosa, 5% lignin, dan 5% pati. Kadar selulosa yang tinggi ini membuatnya cocok untuk digunakan sebagai bahan pembuatan karbon aktif untuk adsorben yang dapat menurunkan kadar zat warna. Penelitian ini menggunakan kulit durian sebagai bahan dasar karbon aktif yang dimodifikasi dengan magnetik Fe3O4. Tujuan penelitian in adalah menganalisis kemampuan penyerapan adsorben Fe3O4@AC - kulit durian dalam menurunkan zat warna metilen biru dan kongo merah dalam sistem biner. Variasi yang diuji meliputi massa adsorben dengan waktu kontak 100 menit. Massa adsorben yang digunakan yaitu 0,25; 0,5; 0,75; 1; dan 1,25 gram. Hasil penelitian menunjukan massa adsorben optimum adalah 0.25 gram dengan penyisihan tertinggi metilen biru 93,46% dan kongo merah 95,32%.
Analisis Suhu pada POC Lumpur Tinja berdasarkan Variasi Bahan dan Pengadukan Nabila Nurulita Maghfirani; Nora Amelia Novitrie; Vivin Setiani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk Organik Cair (POC) merupakan penyedia unsur hara yang mudah diserap akar dan daun tanaman. Bahan baku POC bisa diperoleh dari limbah seperti lumpur tinja, sisa makanan, dan kotoran kambing. Limbah-limbah tersebut memiliki kandungan unsur hara seperti C-organik, nitrogen, fosfor, dan kalium yang menunjang kandungan POC. Proses pengadukan dilakukan untuk meningkatkan kualitas POC yang dihasilkan. Pengadukan secara berkala bertujuan untuk mengoptimalkan proses homogenitas bahan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis variasi bahan dan variasi pengadukan terhadap suhu pada POC. Variasi pengadukan pada penelitian berupa tanpa pengadukan, 8 kali pengadukan (setiap 30 menit), dan 16 kali pengadukan (setiap 15 menit). Metode yang digunakan adalah fermentasi secara anaerob. Fermentasi dilakukan selama 12 hari dengan menggunakan MoL nasi sebagai bioaktivator. Hasil uji ANOVA (Analysis of Variance) menunjukkan bahwa variasi bahan dan pengadukan tidak berpengaruh pada suhu POC dengan nilai signifikansi ?>0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor dengan komposisi 40% lumpur tinja 60% kotoran kambing dan pengadukan setiap 15 menit (16 kali pengadukan) menghasilkan suhu tertinggi. Suhu tertinggi diperoleh oleh R6 dengan suhu sebesar 32,50C.
Studi Efektivitas Sistem Seeding Reaktor Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) Menggunakan Media Modifikasi Tutup Botol Bekas Vanessa Alfarizka Ranani; Ulvi Pri Astuti; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab air sungai tercemar yaitu dilakukannya pembuangan air limbah industri tahu ke badan airtanpa adanya pengolahan. Selain itu, perilaku konsumtif dalam membeli minuman kemasan botol plastik dapat meningkatkan jumlah timbulan sampah dari tutup botol plastik. Penelitian ini memanfaatkan tutup botol plastik bekas yang dimodifikasi dengan benang tampar sebagai media untuk menumbuhkan mikroorganisme yang kemudian dibandingkan dengan kinerja media komersial. Penelitian ini menggunakan variasi pada sistem seeding, yaitu sistem seeding batch dan sistem seeding batch-kontinu. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efektivitas sistem seeding batch dan batch-kontinu media tutup botol bekas sebagai media biofilter pada reaktor Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Proses seeding dilakukan selama 14 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem seeding batch dengan media modifikasi tutup botol bekas mampu menurunkan konsentrasi COD dengan efisiensi sebesar 96,07%, sedangkan sistem seeding batch-kontinu menggunakan media modifikasi tutup botol bekas mampu menurunkan konsentrasi COD dengan efisiensi sebesar 84,14%. Kesimpulan penelitian ini yaitu sistem seeding batch mampu menurunkan pencemar COD lebih baik dari sistem seeding batch-kontinu. Hal tersebut membuktikan bahwa tutup botol bekas berpotensi digunakan sebagai media biofilter pada reaktor MBBR.
Evaluasi Pengajuan Dokumen Persetujuan Teknis Pembuangan Air Limbah dan Emisi di DLH Kabupaten Gresik Iswatun Khasanah; Ahmad Erlan Afiuddi; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persetujuan teknis adalah izin yang diberikan oleh pemerintah pusat atau daerah yang menetapkan standar perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang harus dipenuhi oleh usaha atau kegiatan yang berdampak pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengajuan persetujuan teknis di DLH Kabupaten Gresik. Metode pengumpulan data melibatkan evaluasi pengajuan persetujuan teknis, wawancara, dan pengambilan kuisioner. Sampel dokumen yang dievaluasi terdiri dari 27 dokumen persetujuan teknis pembuangan air limbah dan 5 dokumen persetujuan pembuangan emisi. Evaluasi dilakukan pada tiga aspek yaitu alur pengajuan, kelengkapan administrasi, dan kelengkapan teknis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa alur pengajuan persetujuan teknis pembuangan emisi lebih sesuai dengan SOP. Dari aspek kelengkapan administrasi, 23 dari 27 dokumen pembuangan air limbah dinyatakan lengkap, sementara hanya 2 dari 5 dokumen pembuangan emisi yang lengkap. Pada aspek kelengkapan teknis, 8 dari 27 dokumen pembuangan air limbah memenuhi semua persyaratan teknis, sedangkan hanya 1 dari 5 dokumen pembuangan emisi yang lengkap. Wawancara dilakukan dengan Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan untuk memperkuat hasil evaluasi. Hasil kuisioner didapatkan 10 responden dengan hasil rata-rata responden setuju dengan adanya rekomendasi penyusunan panduan persetujuan teknis dan digitallisasi pengajuan persetujuan teknis.
Preliminary Investigation Karakteristik Limbah Blasting Kapal dan Fly Ash PLTU menjadi Beton Ferrosemen Firda Fardina; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah timbulan limbah blasting yang dihasilkan dari industri galangan kapal dan limbah fly ash dari PLTU tergolong tinggi, serta mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3) yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serius. Pada penelitian ini, limbah blasting dan fly ash tersebut dimanfaatkan sebagai bahan material matriks pada beton ferosemen, di mana sebagian semen digantikan dengan silika dan aluminium oksida dari fly ash, dan agregat halus digantikan dengan pasir silika dari limbah blasting. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif berupa uji XRF dan uji TCLP pada limbah blasting, dan uji kuat tekan pada mortar yang sudah jadi. Hasil uji XRF menunjukkan adanya kandungan logam berat B3 berupa barium (Ba) sebesar 0,06%, Seng (Zn) sebesar 0,76%, dan Copper (Cu) sebesar 1,83%. Berdasarkan uji TCLP yang telah dilakukan, ketiga logam berat tersebut nilainya berada di bawah baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 Lampiran XI. Pada penelitian ini, mortar beton yang dibuat memiliki komposisi dengan rasio 1 semen:2 limbah blasting (1C-2SB) dan 1 semen:1 limbah blasting:50 fly ash (1C-1SB-50FA). Mortar 1C-2SB menghasilkan kuat tekan rata-rata yang lebih besar, yaitu 27,20 MPa (K-350) yang cocok untuk pembuatan saluran air, sedangkan 1C-1SB-50FA menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 21,07 MPa (K-250) yang cocok untuk pembangunan rumah bertingkat.
Sistem Monitoring Kualitas Air Limbah Industri Pakan Ternak Berbasis Internet of Things Fitri Nur Kusumatuti; Alma Vita Sophia; Ryan Yudha Adhitya
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan IPAL di Indonesia seringkali dilakukan oleh operator IPAL secara manual yang membutuhkan waktu lama dalam pelaporan hasil pengujian dan tidak dapat dilakukan setiap saat. Penelitian ini bertujuan untuk meringankan beban operator dan mempercepat pelaporan hasil pengujian parameter air limbah secara terus-menerus. Perancangan alat ini terdiri dari tiga tahap yaitu desain perangkat keras, desain perangkat lunak dan pengumpulan data. Perangkat keras yang digunakan meliputi ESP32 sebagai mikrokontroler, sensor untuk mengukur parameter pH, dan gas amonia, serta LCD ukuran 16x2 karakter untuk menampilkan hasil pengukuran sensor. Perangkat lunak yang digunakan adalah aplikasi Thonny IDE untuk pembuatan program python dan website Thingspeak untuk menampilkan hasil pemantauan IPAL. Metode pengumpulan data melibatkan pengujian kinerja sistem alat pemantauan dengan membandingkan hasil pengukuran sensor dengan pengukuran pada alat ukur. Keakuratan alat terbagi atas keakuratan masing-masing sensor. Hasil Root Mean Square Error (RMSE) Sensor pH menunjukkan nilai 0,446. Sedangkan nilai korelasi antara variabel ppm dan tegangan keluaran sensor gas amonia sebesar 94,86%. Kadar gas amonia yang terukur meningkat seiring dengan meningkatnya nilai pH pada sampel air. Platform Thingspeak menampilkan hasil pemantauan alat setiap 20 detik dan dapat diakses dimana saja dengan koneksi internet dan link website.
PERANCANGAN PENGUKURAN KINERJA LINGKUNGAN MENGGUNAKAN KEY ENVIRONMENT PERFORMANCE INDICATOR Ahmad Azhar Cholil; Faizatul Asfiya Hikmah; Mirna Apriani; Dika Rahayu Widiana; Laili Fitria; Endang Fitria Rahmawati
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring merupakan unit usaha dari ID Food dalam bidang industri karung plastik di kabupaten Sidoarjo. Adanya potensi dampak lingkungan yang dihasilkan PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring membutuhkan pengukuran kinerja lingkungan. Pengukuran kinerja lingkungan menggunakan Key Environment Performance Indicator (KEPI). KEPI dianalisis dan dievaluasi menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penilaian KEPI menggunakan Scoring System metode Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System. Hasil perancangan kinerja lingkungan perusahaan didapatkan 39 KEPI dengan 30 KEPI kuantitatif dan 9 KEPI kualitatif. Hasil KEPI tervalidasi sebanyak 36 KEPI dengan 30 KEPI kuantitatif dan 6 KEPI kualitatif. Berdasarkan penilaian scoring system didapatkan hasil 5 KEPI kategori merah, 5 KEPI kategori kuning dan 26 KEPI kategori hijau dengan Total scoring system sebesar 8,93 berada dalam Traffic Light System kategori hijau.
Perbandingan Penggunaan Koagulan Alami dan Magnetik dari Biji Kelor (Moringa oleifera) terhadap Efisiensi Penurunan Warna Congo Red Dhiya’ Arnada Ramadhani; Novi Eka Mayangsari; Tarikh Azis Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Congo red merupakan zat warna yang terdapat dalam industri tekstil yang bersifat beracun dan tidak terurai. Koagulasi-flokulasi menjadi metode yang paling sederhana dan relatif murah untuk menghilangkan zat warna congo red. Biji kelor (Moringa Oleifera) merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai koagulan alami karena mengandung protein kationik. Nanopartikel Fe3O4 merupakan salah satu bahan yang dapat dilakukan sintesis dengan metode ko-presipitasi untuk meningkatkan kemampuan koagulan. Ko-presipitasi merupakan metode sintesis sederhana yang digunakan untuk memperoleh serbuk nanopertikel. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penggunaan koagulan alami dan koagulan magnetik terhadap efisiensi penurunan konsentrasi zat warna congo red. Variasi konsentrasi congo red yang digunakan yaitusebesar 100, 250, 400, 550 ppm dengan dosis koagulan sebanyak 125 mg/l. Efisiensi penurunan menggunakan koagulan magnetik memiliki hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan koagulan alami pada semua konsentrasi congo red. Konsentrasi congo red yang bervariasi membuat hasil efisiensi penurunan pada koagulan magnetik relatif stabil dan pada koagulan alami semakin tinggi konsentrasi congo red efsiensi penurunannya semakin rendah dikarenakan penurunan kemempuan koagulan dalam mengikat ion-ion pada air limbah congo red.