cover
Contact Name
Jurnal Agrotan
Contact Email
jurnalagrotan@umma.ac.id
Phone
+6282293711788
Journal Mail Official
jurnalagrotan@umma.ac.id
Editorial Address
https://ejournals.umma.ac.id/index.php/agrotan/about/editorialTeam
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Agrotan
ISSN : 24429015     EISSN : 24600075     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Agrotan diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros. Isi jurnal mencakup bidang keilmuan Agroteknologi meliputi Budidaya Tanaman, Pemuliaan Tanaman,Ilmu Benih, Agronomi, Hortikultura, Hama Penyakit Tanaman, Ilmu Tanah, Bioteknologi dan keilmuan pertanian secara luas. Jurnal ini diterbitkan sebagai sarana dan wadah para dosen, ilmuan, peneliti maupun pakar bidang pertanian mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya untuk menunjang Tugas dan Program Tri Dharma Perguruan Tinggi secara Umum. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali setahun, Maret dan September
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa L.) pada Pemberian Pupuk Organik Cair dari Buah Pepaya dan Komposisi Media Tanam yang Berbeda Sity Nurfadilah Ramadhany; Sofyan -; Andi Herwati
Jurnal Agrotan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lettuce has a fairly large market opportunity, both to meet the needs of the domestic and international markets. High demand for both domestic and foreign markets makes this horticultural commodity have high economic value. The aim of this study was to determine the growth of lettuce (Lactuca sativa L.) when given liquid organic fertilizer from papaya fruit and the composition of several types of planting media. This research was conducted from May to July 2022 in Batulotong Hamlet, Pucak Village, Tompobulu District, Maros Regency. This research method uses a factorial design with the RAK basic design consisting of two factors. The first factor in the form of giving liquid organic fertilizer from papaya fruit consists of four levels, namely: control, 100mL/liter, 150 mL/liter, 200mL/liter and the second factor is the comparison of planting media which consists of three levels, namely: soil, soil+compost, soil + compost + husk charcoal. The results showed that a dose of 150 mL of liquid organic fertilizer from papaya fruit had a significant effect on the growth of leaf length, leaf width and number of leaves. While the composition of the planting medium soil + compost + roasted husks and soil + compost had a very significant effect on the growth of leaf width and leaf length in lettuce plants. The interaction of giving liquid organic fertilizer from papaya fruit at a dose of 150 mL/liter and the composition of the planting medium soil + compost + husk charcoal has a significant effect on leaf width
Pengaruh Jarak Tanam dan Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Nining Haerani; Nurjannah -; Sofyan -
Jurnal Agrotan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The growth and production of green bean plants can be increased by improving the right cultivation techniques, namely the treatment of spacing and improving soil fertility by applying manure. This study aims to determine the spacing and type of manure as well as their interactions with the growth and production of green bean plants. This research was conducted in Kassi-Kassi Hamlet, Toddopulia Village, Tanralili District, Maros Regency. The time used in this study started from May to August 2022. This study used a factorial design method with a basic randomized block design , with 9 treatment combinations and repeated 3 times so that there were 27 units with the first factor, namely the application of distance plant 20x20, 20x30, 20x40 cm and the second factor is the application of chicken manure, cow manure and goat manure. The results showed that the spacing of 20x40 cm had a significant effect on plant height (102.89 cm) and flowering time (128.33 dap). While the application of chicken manure had a significant effect on the growth of the number of leaves (63.33 strands).
Pengaruh Media Tanam dan Pemanfaatan Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras terhadap Pertumbuhan Tanaman Seledri (Apium graveolus L.) Andi Herwati; Nur Haenir; Haerul -
Jurnal Agrotan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Celery is commonly used as a food mixture as a flavor enhancer and can also be used as a medicinal plant. In order to meet public demand, it is necessary to increase the production of celery plants, one of which can be increased by using planting media to fulfill the appropriate nutrients. The purpose of this study was to determine the effect of planting media and liquid organic fertilizer from rice washing water which had the best effect on celery plants. This research was conducted from January to April 2022 at Samangki Village, Simbang District, Maros Regency. The research design used was a randomized block design which was arranged in a factorial manner, where the first factor was the planting medium which consisted of 3 treatments and the second factor was liquid organic fertilizer from rice washing water which consisted of 4 treatments so that there were 12 combinations of repeated treatments. 3 times so that there are 36 experimental units. The results of the study gave the best growth in the sandy soil media treatment on plant height parameters, while the soil growing media gave the best growth on the number of leaves, number of petioles, number of stems per clump and plant fresh weight. Meanwhile, the application of liquid organic fertilizer from rice washing water and the interaction between the treatment of growing media and the application of liquid organic fertilizer from rice washing water had no significant effect on the growth of celery plants
Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) pada Pemberian Air Kelapa Tua Lisnayanti Lisnayanti
Jurnal Agrotan Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari masyarakat dan mudah dibudidayakan. Air kelapa tua merupakan salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai penambah kesuburan bagi tanaman karena mengandung komposisi kimia terdiri dari mineral, vitamin, gula, asam amino, dan fitohormon yang memiliki efek signifikan terhadap pertumbuhan tanaman. Senyawa organik yang dimiliki air kelapa tua yakni auksin dan sitokinin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis air kelapa tua yang memberikan pengaruh terbaik terhadap sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2022 bertempat di Desa Samanggi, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), perlakuan yang yang digunakan adalah penggunaan 4 dosis air kelapa tua yang di ulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 12 tanaman yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata terhadap pemberian air kelapa tua dengan dosis 400 ml (t4) pada parameter tinggi tanaman 17,71 cm, dan panjang daun 14,50 cm, serta berpengaruh sangat nyata pada lebar daun 7,50 cm..
Efektifitas kompos limbah kulit pisang dan bubuk cangkang telur terhadap pertumbuhan dan produksi terung ungu(solanum melongena L.) Nur Hidayah
Jurnal Agrotan Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman terung (Solanum melongena L.)mempunyai anti oksidan alami yang mudah tumbuh diindonesia. Penggunaan dosis kompos kulit pisang dan bubuk cangkang telur yang dapat digunakan untuk memperbaiki kesuburan tanah dan mengurangi sampah masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksiterhadap dosis kompos kuit pisang dan bubuk cangkang telur dan interaksikeduanya yang memberikan pengaruh terbaik terhadap tanaman terung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Agustus 2022 di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Faktorial dalam rancangan dasar RAK yang terdapat 16 perlakuan dan 3 ulangan sehngga terdapat 48 unit tanaman percobaan, dimana faktor pertama kompos kulit pisang (p) terdiri dari 4 taraf dan faktor kedua bubuk cangkang telur (t) terdiri dai 4 taraf.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sangat nyata pada pemberian dosis kompos kulit pisang dengan dosisi 800g dan bubuk cangkang telur pada parameter 4,30 g diameter batang. Dan terdapat pengaruh nyata pada interaksi keduanya dengan dosis 800g dan 5,30g pada perlakuan parameter jumlah daun tanaman terung
Pertumbuhan dan Produksi Padi pada Aplikasi Pupuk Kandang Sapi dan Itik Mabrur Mabrur; Haerul Haerul; Sofyan Sofyan
Jurnal Agrotan Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi tanaman padi menempati urutan ketiga setelah tanaman jagung dan gandum karena lebih dari setengah penduduk dunia tergantung pada tanaman padi sebagai sumber bahan pangan, salah satu teknologi budidaya pada padi yang menjadi unggulan dalam mendukung peningkatan produktivitas padi secara nasional. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk kendang sapi dan itik pada tanaman padi. Rancangan Penelitian yang digunakan adalah metode RAK dalam bentuk faktorial yang terdiri dua faktor, faktor 1 jenis pupuk kandang yang terdiri dari pupuk kandang sapi dan itik dan faktor 2 dosis pupuk kandang terdiri dari 3 taraf yaitu 0,4 kg/perpetak, 0,6 kg/perpetak, 1 kg/perpetak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat terdapat intraksi antara pupuk kandang sapi dan dosis 0,4kg/petak (setara 2 ton/ha) yang memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan parameter berat 1000 butir dan memberikan rata-rata hasil terbaik pada parameter panjang malai, berat gabah perpetak, berat gabah berisi.
Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine Max L. Merill) pada Aplikasi Pupuk Kompos dengan Berbagai Macam Bioaktivator MOL dan Media Tanam Sekam Muhammad Riski Wahyudi; Bibiana Rini Widiati Giono; Andi Herwati
Jurnal Agrotan Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesuburan media tanam dapat ditingkatkan dengan aplikasi pupuk kompos dengan bioaktivator MOL dan media tanam sekam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bioaktivator MOL dengan kompos dan jenis media tanam sekam serta adanya interaksi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Waktu yang di gunakan dalam penelitian ini di mulai pada bulan Februari sampai bulan Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan metode rancangan factorial dengan rancangan dasar yaitu: rancangan acak kelompok (RAK), dengan 9 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 27 unit dengan faktor pertama yaitu bioaktivator (MOL bonggol pisang, MOL batang pisang, dan MOL kulit pisang) dan faktor kedua yaitu sekam(sekam mentah dan sekam bakar). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bioaktivator Mol bonggol pisang memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya pada parameter tinggi tanaman 55 cm, jumlah daun 61,33 helai, umur berbunga 38 hari, jumlah polong 47 polong, bobot biji 30,33 gram, berat akar 0,27 gram dan produksi kacang kedelai. Pemberian sekam bakar memiliki nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman 55 cm, jumlah daun 63,33 helai, diameter batang 0,77 mm, jumlah polong 46,33, berat tajuk 20,94 gram dan produksi kacang kedelai. Interaksi antara aplikasi pupuk kompos dengan bioaktivator MOL bonggol pisang dan media tanam sekam bakar memberikan pengaruh yang lebih baik pada produksi tanaman kacang kedelai 93,33 biji (jumlah biji).
Uji Antagonis Cendawan Rhizosfer Tanaman Sawit Dalam Mengendalikan Patogen Ganoderma Boninense Secara In Vitro Survira Firhalzar; Eka Wisdawati
Jurnal Agrotan Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan isolat cendawan rhizosfer tanaman kelapa sawit terhadap patogen Ganoderma boninense secara in vitro dan untuk memperoleh isolat cendawan terbaik dalam mengendalikan patogen Ganoderma boninense. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit, Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep pada bulan Januari sampai April 2022. Metode pelaksanaan meliputi pembuatan medium potato dextrosa agar, perbanyakan patogen Ganoderma boninense dan isolat cendawan rhizosfer, uji antagonis cendawan rhizosfer dan patogen G. boninense. Hasil uji antagonisme isolat cendawan rhizosfer terhadap G. boninense, menunjukkan keempat isolat cendawan mampu menghambat pertumbuhan G. boninense tersebut dengan kemampuan yang berbeda-beda yaitu dari keempat isolat cendawan rhizosfer yang memiliki kemampuan terbesar dalam menghambat pertumbuhan G. boninense adalah pada isolat 2 (Aspergillus sp) dengan persentase daya hambat sebesar 80%.
Efek Beberapa Ekstrak Tanaman terhadap Kutu Beras (Sitophillus Oryzae) Dian Ekawati Sari; Rahmawati Arma; Nurmalasari -
Jurnal Agrotan Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangan hama yang menyebabkan kerusakan selama penyimpanan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas produk pertanian. Salah satu hama yang paling sering muncul dalam penyimpanan adalah Sitophilus oryzae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia), ekstrak daun serai (Cymbopogon citratus), ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dan ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) sebagai insektisida alami dalam pengendalian S. oryzae. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari ekstrak kasar dengan konsentrasi masing-masing sebesar yaitu 2% dan 4% Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak kasar daun serai 4 % merupakan konsentrasi terbaik dengan efek repellent pada kutu beras
Uji Efektifitas PGPR Akar Bambu dan Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Rawit (Capsicum frutescens L). Anriyani -; Andi Herwati; Nining Haerani
Jurnal Agrotan Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dosis PGPR akar bambu terbaik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi cabai rawit, dosis POC terbaik yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi cabai rawit, dan interaksi antara PGPR akar bambu dan POC pada pertumbuhan dan produksi cabai rawit. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2022 sampai bulan Juni 2022 di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPT BPTPH) Provinsi Sulawesi Selatan, Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode RAK faktorial yang terdiri dua faktor, faktor 1 dosis PGPR akar bambu terdiri atas 3 taraf, yakni: Kontrol (0 L/L air), 30 mL/L air dan 40 mL/L air. Sementara dosis pupuk organik cair terdiri dari 3 taraf yaitu: Kontrol (0 L/L air), 90 mL/L air, dan 100 mL/L air. Hasil penelitian menunjukkan dosis PGPR 40 mL/L memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap jumlah daun (42 helai), umur berbunga (42,00 hst), dan jumlah cabang produktif (6 cabang). Dosis pupuk organik cair 90 mL/L memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap jumlah daun (42 helai), umur berbunga (42,00 hst), dan jumlah cabang produktif (6 cabang). Terdapat interksi antara dosis PGPR akar bambu dan pupuk organik cair pada parameter umur berbunga, jumlah bunga, dan jumlah buah.

Page 9 of 12 | Total Record : 115