cover
Contact Name
Diana Eka Pratiwi
Contact Email
diana.eka.pratiwi@unm.ac.id
Phone
+6285242047236
Journal Mail Official
sainsmat@unm.ac.id
Editorial Address
Unit Publikasi Lantai 11 Gedung ICP FMIPA UNM Jln. Daeng Tata, Kampus UNM Parangtambung, Makassar, Indonesia 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : 20866755     EISSN : 25795686     DOI : https://doi.org/10.35580/sainsmat
Core Subject :
The objective of this journal is to publish original, fully peer-reviewed articles on a variety of topics and research methods in sciences, mathematics, statistics, education, and applied science. The journal welcomes articles that address common issues in mathematics, sciences, statistics, education, applied science, and cross-curricular dimensions more widely.
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
Peningkatan Aktivitas, Hasil Belajar Afektif dan Kognitif pada Mata Pelajaran Biologi melalui Penerapan Model Brain Based Learning Peserta Didik Kelas VII-A SMP Negeri 4 Sungguminasa Kabupaten Gowa Hamsinar Hamid; Nurhayati B.; Alimuddin Ali
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 (Maret 2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas, hasil belajar afektif dan kognitif biologi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) pada materi “Keseimbangan Ekosistem dan Pengelolaan Lingkungan” di kelas VIIA SMP Negeri 4 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014, pada bulan Desember 2014 yang bertempat di SMP Negeri 4 Sungguminasa Jl. Lapangan Syekh Yusuf No 03 Kabupaten Gowa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas peserta didik, tes hasil belajar kognitif dan lembar hasil kegiatan afektif. Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes hasil belajar kognitif yang dianalisis secara kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Brain Based Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dengan nilai rata-rata siklus I sebesar 48,74% dan pada siklus II meningkat menjadi 75,89%, meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik dengan presentase ketuntasan pada siklus I sebesar 52,78%, pada siklus II meningkat menjadi 94,44%. Demikian juga dengan hasil belajar afektif yang setiap indikatornya mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Brain Based Learning meningkatkan aktivitas, dan hasil belajar pada materi “Keseimbangan Ekosistem dan Pengelolaan Lingkungan, peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 4 Sungguminasa Kabupaten Gowa.
E-Learning pada Mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Manusia: Alternatif untuk Menunjang Perkuliahan yang Lebih Efektif Andi Asmawati Azis; Adnan; Faisal
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 (Maret 2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi telah berkembang sangat pesat, termasuk penerapannya dalam kegiatan pembelajaran. Dampak positif dari perkembangan tersebut, yaitu dengan adanya teknologi e-learning. Teknologi ini dapat menjadi sebuah solusi dan teknologi alternatif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian research & development dengan menggunakan model pengembangan Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluation (ADDIE). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan elearning pada matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia dan dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2014, di Kelas Anatomi Fisiologi Manusia, Prodi Biologi FMIPA UNM. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa e-learning sangat bermanfaat dalam meningkatkan efektifitas perkuliahan matakuliah anatomi dan fisiologi manusia. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil validasi konten, respon dosen, dan respon mahasiswa, terhadap fasilitas e-learning.
Validasi Metode Analisis Bahan Pembanding Sekunder Anhidrotetrasiklin Hasil Transformasi In Situ Tetrasiklin Hidroklorida dengan Asam Hidroklorida Fajar Kurniyati; Asep Saefumillah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 (Maret 2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parameter mutu dan keamanan obat seringkali dikaitkan dengan kandungan cemaran di dalamnya terutama terkait dengan cemaran yang bersifat racun atau karsinogenik. Dalam konteks pengawasan obat di Indonesia, analisis yang akurat dalam mendeteksi dan mengkuantisasi cemaran pada senyawa obat maupun produk obat perlu dilakukan. Namun demikian, ketersedian bahan pembanding cemaran yang merupakan salah satu faktor penentu jaminan mutu hasil pengujian laboratorium, seringkali menjadi kendala karena sukar diperoleh dan cukup mahal harganya. Penelitian ini dimaksudkan untuk membuat bahan pembanding sekunder cemaran secara in situ dengan cara mengubah senyawa aktifnya dalam hal ini anhidrotetrasiklin hidroklorida yang dibuat melalui transformasi tetrasiklin hidroklorida dengan asam hidroklorida. Analisis kualitatif pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan HPLC yang dilengkapi detektor dioda array, sementara analisis kuantitatifnya dilakukan menggunakan HPLC UV-vis pada panjang gelombang 280 nm. Anhidrotetrasiklin hasil transformasi diuji stabilitasnya dengan microwave dan paparan sinar matahari dan hasilnya menunjukkan bahwa senyawa yang terbentuk bukan produk intermediet. Semua parameter validasi metode seperti spesifisitas/selektivitas, rentang, linearitas, presisi dan akurasinya telah terpenuhi dengan nilai sangat baik. Uji homogenitas juga dilakukan dan tetrasiklin hidroklorida yang diuji dapat dinyatakan homogen dalam hal pembentukan anhidrotetrasiklin hidroklorida. Nilai yang ditetapkan terhadap baku pembanding primer anhydrotetracycline hydrochloride EPRS adalah 102,05%, n=10, SD=0,64%, RSD=0,63% tanpa data outlier. Nilai estimasi ketidakpastian pengukuran diperluas yaitu 3,19%.
Pembelajaran Matematika melalui Model Kooperatif Tipe Make a Match dan Tipe Scramble Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Palopo Muhammad Ilyas; Fitriani A
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 (Maret 2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran yang menjadikan siswa sebagai pusat pembelajaran. Model ini memiliki beberapa tipe dengan keuntungan masing-masing. Penelitian ini membandingkan keefektifan dua tipe dari model pembelajaran kooperatif yakni tipe Make a Match dan tipe Scramble. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang bertujuan untuk (1) mengetahui aktivitas siswa selama pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble, (2) mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble, (3) mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa sesudah pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble, dan (4) mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan menggunakan model kooperatif tipe Make a Match dan yang diajar dengan menggunakan model kooperatif tipe Scramble. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2011/2012 di Kelas VIISMP Negeri 4 Palopo dengan memilih secara acak dua kelas dari sembilan kelas. Kelas pertama diberikan pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan kelas kedua diberikan pembelajaran kooperatif tipe Scramble. Selanjutnya, keefektifan pembelajaran yang terdiri atas tiga aspek, yakni aktivitas siswa, respons siswa, dan hasil belajar siswa. Pada penelitian ini dilakukan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial. Berdasarkan analisis statistika deskriptif diperoleh kesimpulan bahwa (1) aktivitas siswa selama pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble berada pada kriteria batasan efektif (2) respons siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble berada pada kategori baik (3) hasil belajar siswa sesudah diajar dengan model kooperatif tipe Make a Match mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari hasil belajar setelah diajar mencapai nilai rata-rata 72,39 sedangkan hasil belajar sebelum diajar mencapai nilai rata-rata 19,00 dan hasil belajar siswa sesudah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Scramble juga mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari hasil belajar setelah diajar mencapai nilai rata-rata 75,79 sedangkan hasil belajar sebelum diajar mencapai nilai rata-rata 22,00. Berdasarkan analisis statistika inferensial diperoleh kesimpulan bahwa (4) pembelajaran model kooperatif tipe Make a Match dengan pembelajaran model kooperatif tipe Scramble untuk materi segiempat dapat dikatakan sama (tidak ada perbedaan).
Perancangan Sistem Informasi Wirausaha Studi Kasus : Program Mahasiswa Wirausaha Politeknik Negeri Ujung Pandang Nahlah; Andi Gunawan
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 (Maret 2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Wirausaha khususnya untuk Program Mahasiswa Wirausaha (PMW)Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) merupakan model pelaporan terkomputerisasi mengenai kegiatan PMW-PNUP.Penelitian ini bertujuan merancang model basis data untuk pembuatan aplikasi. Aktivitas penelitian menggunakan metode waterfall yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pemrograman dengan pemanfaatan Microsoft Office Access (MS.Access), pengujian program, pengujian sistem, perbaikan dan pemeliharaan. Pada perancangan sistem yang dilakukan berupa perancangan basis data dengan konsep diagram konteks, Data Flow Diagram (DFD), dan Entity Relationship Diagram (ERD). Aplikasi yang dihasilkan berupa prototyping program berbasis MS.Access, dengan berbagai informasi seperti informasi mengenai daftar hadir peserta PMW dalam setiap tahap kegiatan, informasi mengenai pembimbing dan jenis usaha, modal usaha, alamat usaha, dan proses usaha. Selain itu dapat pula diperoleh Informasi peserta dari berbagai jurusan, tahun, sumber dana, waktu pelaksanaan, dan laporan perkembangan usaha. Informasi-informasi tersebut dapat terfilter berdasarkan tahun yang dikehendaki.
Ethnic Study of Traditional Medicinal Plants of Buton Jahidin; La Maronta Galib; Muzuni; Damhuri
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 (Maret 2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan tumbuhan atau organnya sebagai obat tradisional oleh komunitas etnisButon bertahan dan turun temurun dari generasi ke generasi. Penelitian kegunaan tumbuhan dalam obat tradisional oleh Etnis Buton Keknauwe dilakukan di Desa Barangka, Kamelanta, Lawela Selatan, Pogalampa, Watiginanda, Kaongkeongkea, Lontoi, Lapara, Biwinapada, dan Karae. Metode penelitian merupakan survei eksploratif dengan interview dan pengamatan langsung di lapangan. Subjek merupakan dukun atau tabib yang berjumlah 11 orang yang diwariskan cara pengambilan tumbuhan atau oragannya untuk obat tradisional. Pengumpulan organ tumbuhan obat terdiri dari: (1) daun dikumpulkan selama musim perbungaan dan sebelum buah ranum, (2) batang dan ritidoma dikumpulkan setelah pertumbuhan batang yang sempurna, (3) hasil dikumpulkan sebelum atau setelah musim berbunga, (4) buah dipetik saat matang, (5) biji dikumpulkan sebelum buah matang,dan (6) akar (Radix), rimpang (rhizome), umbi (tuber) dikumpulkan selama tumbuh. Hasil tercatat 78 spesies, 75 Genera, dan 49 familitumbuhan yang digunakan komunitas Etnis Buton sebagai komposisi obat tradisional. Umumnya jenis tumbuhan merupakan 22 spesies tumbuhan liar kecuali ditanam atau dipelihara sebagai tumbuhan dapur. Tumbuhan yang digunakan yaitu daun sebanyak 44 spesies, 6 spesies akar dan umbi, 14 spesies kulit dan batang, 8 macam yang digunakan seluruhnya (herba), 12 macam digunakan buah dan bijinya, 2 macam bunga yang digunakan, dan 2 macam resin yang digunakan. Dalam penggunaannya tumbuhan obat digunakan untuk mengobati 59 macam penyakit. Penggunaan tumbuhan jenis lain, diproses sendiri atau dicampur organ tumbuhan lainnya. Ada 9 spesies tumbuhan dalam penggunaannya sebagai herba obat dicampur dengan organ tumbuhan lain contoh tumbuhan wou(Garuga floribunda Decne), kumis kucing (Orthosipon spictus BBS), nipa (Nypa fruticans Wurmb), tolise (Terminalia catappa L.),fafa (Vitex cofassus Reinw. Ex Blume), rabundalili (Euphorbia tirucalli L.), kaai'ai (Phyllanthus niruri L.), wua (Areca catechu L.), and katimboka (Drynaria sparsisora Moore).
Ethnomathematics Exploration of Maggurecceng, Engklek, and Sayyang Pattudu in the Concept of Number Muhammad Ammar Naufal; Ja'faruddin; Hisyam Ihsan
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 (September 2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ethnomathematics connects cultural practices with mathematical concepts, offering an engaging learning approach for students. This study conducts a Systematic Literature Review (SLR) of 178 articles from the Google Scholar database (2012 2022) to explore the relationship between traditional cultural activities and the concept of numbers. It focuses on cultural elements such as Maggurecceng, Engklek, and Sayyang Pattudu, revealing how these traditional games can enhance students’ understanding of number concepts, such as addition, multiplication, and numerical comparisons. The findings highlight the potential of ethnomathematics to foster mathematical abilities through culturally relevant learning activities, thereby promoting both mathematical comprehension and cultural appreciation in educational contexts. This review emphasizes the integration of culture into mathematics education as a tool for improving learning outcomes, particularly in developing numerical literacy.
Seagrass As A Leading Commodity To Drive The Sustainable Fisheries Sector In Sulampua Jusniar; Wisnu Adi Agung Nugroho
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 (September 2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aquaculture sector is a potential sector because it has long-term outputs with minimal risk. One of the best commodities in the aquaculture sector is seaweed. Indonesia, the world’s largest exporter of seaweed makes this commodity has an incridible value as gold. Furthermore, its high economic value and international trade potential solidify seaweed's nickname as 'green gold'.. Sulampua as the heart of seaweed producers should be able to maximize the potential of this commodity. The economic conditions of the fishing sector have been fluctuating over the last decade. A study of the blue economy is needed to maximize the potential of fishing potential commodities to accelerate economic growth sustainably. This research aims to look at a general view of the potential commodities of seaweed as green gold in the ocean of Sulampua. The variables used to measure seaweed's potential for economic growth in Sulampua are the value of seaweed production, the weight of seaweed production, the number of households in seaweed farming, and the amount of seaweed fishermen. The method used to analyze the impact of seaweed commodity variables on the economic growth of the fishing sector is panel data regression analysis with the Random Effect Model (REM). The selected model shows R-Squared value of 0,4470, which means that 44.70% of the model can explain the influence of the independent variable on the dependent variable. The results show that the variables value of seaweed production and the weight of seaweed production has a significant impact on the economic growth of the fishing sector.
Identifikasi Daerah Rawan Bencana Longsor Lahan Sebagai Upaya Penanggulangan Bencana di Kabupaten Sinjai Nasiah; Ichsan Invanni
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 (September 2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Longsor merupakan bencana alam yang dapat mengakibatkan kerugian baik berupajiwa maupun harta benda. Oleh karena itu, maka perlu dilakukan penelitian inventarisasi daerah rawan bencana longsor. Model yang diterapkan untuk menentukan daerah rawan bencana longsor yaitu metode penjumlahan harkat dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG). Beberapa faktor penyebab longsor adalah geologi (sifat batuan, stratigrafi, stuktur geologi, tingkat pelapukan dan kegempaan), iklim (curah hujan), tanah (tebal solum), topografi (kemiringan lereng), vegetasi (kerapatan vegetasi) dan manusia (penggunaan lahan). Hasil analisis menunjukkan bahwa di Kabupaten Sinjai terdapat 4 kelas tingkat rawan bencana longsor yaitu tidak rawan, agak rawan, cukup rawan, dan rawan. Secara umum Kabupaten Sinjai cukup rawan bencana longsor, tetapi ada dua kecamatan yang rawan yaitu kecamatan Sinjai Barat dan Sinjai Borong.
Long-Term Changes In Rainfall Under Climate Change In East Nusa Tenggara Province 1971-2020 Original file 56917-140210-1-SM.docx 2023-12-10 Ofana Tri Wibowo; Fadhli Aslama Afghani; Imawan Mashuri; Hasyid Agha Zuhairul Asifin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 (September 2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The current climate change is when the Earth's temperature increases due to increased greenhouse gas concentrations. The increase in greenhouse gasses has the potential to change the global climate system, one of which can impact changes in rainfall patterns. As a result, changes occur in various aspects of the planet, especially the atmosphere's composition, which can affect life on Earth. This study aims to analyze the characteristics of rainfall changes in East Nusa Tenggara Province during the 1971-2020 period. The data used is ERA5 reanalysis data in the form of daily rainfall with a spatial resolution of 0.25° X 0.25° for 50 years in East Nusa Tenggara Province for the period 1971-2020. The results of the analysis show that rainfall in East Nusa Tenggara Province has decreased from 1971-2020, with monthly and seasonal averages per period. The highest average monthly rainfall occurred in period 1 (1971-2000), with an average value of 137,491 mm, while the lowest value occurred in period 3 (1991-2020), with an average value of 125,242 mm. The highest average seasonal rainfall occurred in period 1 (1971-2000) of the DJF season, with an average of 757.19 mm, while the lowest value occurred in period 3 (1991-2020) of the SON season, with an average of 143.69 mm.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 (Maret 2026) Vol. 14 No. 01 (2025): Volume 14 Nomor 1 (Maret 2025) Vol. 13 No. 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 (September 2024) Vol. 13 No. 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 (Maret 2024) Vol. 12 No. 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 (September 2023) Vol. 12 No. 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 (Maret 2023) Vol. 11 No. 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 (September 2022) Vol. 11 No. 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 (Maret 2022) Vol. 10 No. 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 (September 2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 (Maret 2021) Vol. 9 No. 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 (September 2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 (Maret 2021) Vol. 8 No. 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 (September 2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 (Maret 2019) Vol. 7 No. 2 (2018): Volume 7 Nomor 2 (September 2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Volume 7 Nomor 1 (Maret 2018) Vol. 6 No. 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 (September 2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 (Maret 2017) Vol. 5 No. 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 (September 2016) Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 (Maret 2016) Vol. 4 No. 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 (September 2015) Vol. 4 No. 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 (Maret 2015) Vol. 3 No. 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 (September 2014) Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 (Maret 2014) Vol. 2 No. 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 (September 2013) Vol. 2 No. 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 (Maret 2013) Vol. 1 No. 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 (September 2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 (Maret 2012) More Issue