cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
The Integration of Character Education in Social Sciences Learning Through Study of Macapat Song Ari Aromandani
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 3: September 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.669 KB)

Abstract

Pengintegrasian Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS Melalui Kajian Tembang MacapatAbstract: The research to describe how the implementation of character education which integrated by teaching process of IPS by local culture. The focus of this research are: (1) the form of the integration of character education in social studies learning through song Macapat study, (2) the value of the characters contained in the text of the song Macapat, (3) the implementation of the value of the character in the song Macapat daily life of students. This study uses a qualitative descriptive case study. Techniques used to collect the data: (1) interviews, (2) observation, (3) documentation. The data have been obtained and tested again using a triangulation technique that consists of triangulation methods, sources and theories as well as member check (checking membership).The result of these researches: (1) the integration of character education in learning of social studies subject by analyzing of Macapat song done in three time meetings and three steps, these was planning, implementing and evaluating. Every step was include character value religious, responsibility and honest, (2) Macapat song had so many character value which could be internalized in the development of student education. (3) the implementation of character values of Macapat song in student daily life had not been achieved the maximum result yet.Key Words: character education, learning of IPS, macapat song Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter yang diintegrasikan dalam proses belajar mengajar (PBM) IPS melalui budaya lokal. Fokus penelitian ini adalah: (1) bentuk pengintegrasian pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS melalui kajian tembang Macapat, (2) nilai karakter yang terkandung di dalam teks tembang Macapat, (3) implementasi nilai karakter tembang Macapat dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulkan datanya adalah: (1) wawancara, (2) observasi, (3) dokumentasi. Data yang telah diperoleh diuji lagi dengan menggunakan teknik triangulasi yang terdiri dari triangulasi metode, sumber, dan teori serta member check (pengecekan keanggotaan). Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Pengintegrasian pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS melalui kajian tembang Macapat dilakukan dalam tiga kali pertemuan serta tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. (2) Tembang Macapat mengandung banyak nilai karakter yang dapat diinternalisasikan dalam mengembangkan pendidikan karakter siswa. (3) Implementasi nilai karakter tembang Macapat dalam kehidupan sehari-hari siswa belum memberikan hasil yang maksimal.Kata kunci: pendidikan karakter, pembelajaran IPS, tembang macapat
The Effectiveness of Using Related Words and Unrelated Words in Teaching Vocabulary for Seventh Graders Anggi Mutia Marsaulina; Adnan Latief; Emalia Iragiliati
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 1: Maret 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.501 KB)

Abstract

Abstract: This present study is aimed at examining whether there is a significant difference in the vocabulary mastery of students who are taught using semantically related words and those who are taught using unrelated words. Quasi Experimental Research is used with Posttest Only Design involving 54 students from two classes. A vocabulary test is constructed as a main instrument. Data of students’ score are analyzed by using Independent T-test. Findings reveal that semantically related words method has positive effects on students’ retention. It is recommended that English teachers implement semantically related words. They should also consider the materials is beneficial for students. Key Words: semantically related words, unrelated words, teaching vocabularyAbstrak: Penelitian ini ini bertujuan untuk menguji keberadaan perbedaan signifikan dalam penguasaan kosakata siswa yang diajar menggunakan semantically related words dan siswa yang diajarkan menggunakan semantically unrelated words. Kuasi Experimental Research digunakan dengan Posttest Only Design dan melibatkan 54 siswa dari dua kelas. Sebuah tes kosakata dibangun sebagai instrumen utama. Data skor siswa dianalisis dengan menggunakan Independent T-test. Temuan menunjukkan bahwa semantically related words memiliki efek positif pada retensi siswa. Disarankan agar guru bahasa Inggris menerapkan semantically related words. Mereka juga harus mempertimbangkan materi-materi yang bermanfaat bagi siswa.Kata kunci: semantically related words, unrelated words, pengajaran kosakata
RETRACTED: Ernest Hemingway’s A Farewell to Arms: A Critical Study of War and Its Negative Impact from An Ironic Perspective Muhammad Dera Farhan Al-Fahdawi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 3: September 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.222 KB)

Abstract

RETRACTEDFollowing a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Jurnal Pendidikan Humaniora to article entitled “Ernest Hemingway’s A Farewell to Arms: A Critical Study of War and Its Negative Impact from An Ironic Perspective" Vol 5, No 3, pp. 140-144, September 2017. This paper has been found to be in violation of the Jurnal Pendidikan Humaniora Publication principles and has been retracted.The article contained redundant material, the editor investigated and found that the paper published in International Journal of English Literature and Social Sciences (IJELS), Vol. 2, No. 4 (Jul-August 2017), pp. 111-115, 2017, DOI: 10.24001/ijels.2.4.13, URL: http://ijels.com/detail/ernest-hemingway-s-a-farewell-to-arms-a-critical-study-of-war-and-its-negative-impact-from-an-ironic-perspective/ entitled "Ernest Hemingway’s A Farewell to Arms: A Critical Study of war and its negative impact From an Ironic Perspective".The document and its content has been removed from Jurnal Pendidikan Humaniora, and reasonable effort should be made to remove all references to this article. 
Manajemen Program Internasionalisasi di International Office (IO) dalam Mewujudkan World Class University Shelly Andari; Hendyat Soetopo; Mustiningsih Mustiningsih
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 4: Desember 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.259 KB)

Abstract

Abstract: This research is aimed to describe how to manage internationalization program of International Office in order to bring them into World Class University. Internationalization program is a way to raise excellence factors, such as concentration of talent. I used qualitative approach and multi cases study to describe the management process. The result showed that internalization program management that consisted of planning, actuating, and monitoring and evaluation of internationalization program were done by all of components in each university that related to internationalization program.Key Words: management, internationalization program, International Office, World Class UniversityAbstrak: Penelitian ini mendeskripsikan manajemen program internasionalisasi International Office dalam mewujudkan universitas berkelas dunia atau World Class University. Program internasionalisasi merupakan salah satu strategi untuk memenuhi kriteria dalam mencapai universitas berkelas dunia atau excellence factors yakni concentration of talent. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi multikasus. Peneliti melakukan Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program internasionalisasi yang terdiri dari penyusunan program, implementasi program, dan monitoring serta evaluasi program dilaksanakan oleh International Office dan dibantu oleh segenap komponen yang bersangkutan dengan program tersebut.Kata kunci: manajemen, program internasionalisasi, International Office, World Class University
PERBEDAAN KOMITMEN TUGAS SISWA SMP DALAM PENERAPAN TEKNIK REFRAMING DAN SELF INSTRUCTION Rosalia Dewi Nawantara; Andi Mappiare -AT; Carolina Ligya Radjah
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 4: Desember 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.732 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed at knowing (1) the differences of student’s task commitment at SMPN 4 Malang in application of reframing and self-instruction techniques; (2) the differences of student’s task commitment at SMPN 4 Malang based on sex in application of reframing and self-instruction techniques; (3) the interaction effect of sex with reframing and self-instruction techniques in increasing student’s task commitment at SMPN 4 Malang. This study used factorial experiment with a 2x2 factorial design. Subjects were 20 students. Data were analyzed with statistical procedures Two Ways Anova. The results showed that there was a difference in students' task commitment at SMPN 4 Malang in the application of reframing and techniques of self-instruction, and there is no significant difference in students' task commitment at SMPN 4 Malang based on sex in the application of reframing and self-instruction techniques, and also there is no interaction between sex and techniques (reframing and self-instruction) in increasing students' task commitment at SMPN 4 Malang. Key Words: task commitment, cognitive behavior therapy, reframing, self-instruction Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan komitmen tugas siswa di SMPN 4 Malang pada penggunaan teknik reframing dan instruksi mandiri; (2) perbedaan komitmen tugas siswa berdasarkan jenis kelamin pada penggunaan teknik reframing dan instruksi mandiri; (3) dampak interaksi antar jenis kelamin dengan teknik reframing dan instruksi mandiri dalam meningkatkan komitment tugas siswa SMPN 4 Malang. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen faktorial 2 x 2. Subyek penelitian ini berjumlah 20 siswa. Two Ways Anova digunakan dalam penelitian ini untuk mengaanalisis data statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada komitmen tugas siswa SMPN 4 Malang dalam penggunaan teknik reframing dan instruksi mandiri. Akan tetapi, tidak ditemukannya perbedaan yang signifikan dalam penggunaan teknik reframing dan instruksi mandiri berdasarkan jenis kelamin dan juga tidak terdapat interaksi antara jenis kelamin dan penggunaan teknik reframing dan instruksi mandiri dalam meningkatkan komitmen tugas siswa SMPN 4 Malang.Kata kunci: komitmen tugas, terapi kognitif tingkah laku, reframing, instruksi mandiri
Improving the Students’ Skill in Writing English Abstract through the Directed Writing Activity (DWA) Sigit Budisantoso
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 2: Juni 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.94 KB)

Abstract

Abstract: Every year, most of the fifth-semester students in the Accounting Department, State Poly-technic of Malang always had a problem in writing English abstracts. This study was intended to im-prove students’ skill in writing English abstracts through the Directed Writing Activity (DWA). This research is a collaborative classroom action research. The data were collected through students’ portfolios, questionnaires on the students’ responses, and the observation sheet on the teacher’s performance. The assessment was done by evaluating the students’ portfolios, the students’ res-ponses on the DWA implementation in their classroom, and the observation on the teacher’s perfor-mance. After evaluating all the data, it can be concluded that the DWA was successfully done in class 3A, semester 5, the Accounting Department, State Polytechnic of Malang.Key Words: skill in writing, english abstract, directed writing activity Abstrak: Sebagian besar mahasiswa semester 5 Jurusan Akuntasi, Politeknik Negeri Malang bermasa-lah dengan penulisan abstrak Inggris setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menulis abstrak Inggris melalui Directed Writing Activity (DWA). Penelitian ini merupakan collaborative classroom action research. Data dikumpulkan dari portofolio siswa, kuesioner tanggapan siswa, dan lembar observasi kinerja dosen. Penilaian dilakukan dengan mengeva-luasi portofolio siswa, tanggapan siswa tentang pelaksanaan DWA di kelas, dan pengamatan kinerja guru. Simpulannya adalah bahwa DWA berhasil dilakukan di kelas 3A, semester 5, Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Malang.Kata kunci: kemampuan menulis, abstrak inggris, directed writing activity
A Development of Questionnaire for Assessing Implementation 0f Multicultural Education In Learning at Elementary School Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 2: June 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.342 KB) | DOI: 10.17977/um030v5i22017p064

Abstract

Abstract: The aim of this research is to develop a questionnaire of multicultural education implementation in learning at elementary schools. As a preliminary study, this research target is to identify a factor(s) underlying questionnaire items. Questionnaire was developed based on four of five dimension of multicultural education proposed by James Banks in four point Likert Scale. Data were collected from 150 elementary school teachers employed in Lombok, West Nusa Tenggara. In order to achieve above goal, exploratory factor analysis was conducted through maximum likelihood method with promax extraction procedure. Eigenvalues greater than 1 and scree test were used to retain a factor(s) underlying items construct. Whereas Cronbach’s alpha is used to determine questionnaires reliability. This research found that from 54 items, there are 29 items valid for 6 factors of multicultural education dimensions with item load 0.40 or larger and 0.878 Cronbach’s alpha. These 6 factors are critical thinking practices for student, opportunity for student to reduces prejudice, cultural diversity as a learning resource, equality in learning opportunity, teacher’s knowledge about students’ cultural background, and encouragement for students learning initiatives. Based on this result, researcher suggests for further research to clarify and test those six factors by engaging larger sample size.Key Words: assessment of multicultural education implementation, elementary school Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kuesioner implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran di sekolah dasar. Sebagai studi pendahuluan, sasaran penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendasari butir kuesioner. Kuesioner dikembangkan berdasarkan empat dari lima dimensi pendidikan multikultural yang diajukan oleh James Banks dalam empat titik Skala Likert. Data dikumpulkan dari 150 guru sekolah dasar di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Untuk mencapai tujuan di atas, analisis faktor eksploratori dilakukan melalui metode maximum likelihood dengan prosedur ekstraksi promax. Eigenvalues lebih besar dari 1 dan scree test digunakan untuk mempertahankan butir yang mendasari item construct. Sedangkan alpha Cronbach digunakan untuk menentukan reliabilitas kuesioner. Penelitian ini menemukan bahwa dari 54 item, ada 29 item yang valid untuk 6 faktor dimensi pendidikan multikultural dengan item load 0,40 atau lebih besar dan 0,878 alpha Cronbach. Keenam faktor ini adalah praktik berpikir kritis bagi siswa, kesempatan bagi siswa untuk mengurangi prasangka, keragaman budaya sebagai sumber belajar, persamaan dalam kesempatan belajar, pengetahuan guru tentang latar belakang siswa, dan dorongan untuk inisiatif belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan untuk penelitian lebih lanjut untuk mengklarifikasi dan menguji keenam faktor tersebut dengan melibatkan ukuran sampel yang lebih besar.Kata kunci: penilaian pelaksanaan pendidikan multikultural, sekolah dasar
Translation Error of Thai Folktales into Indonesian Language by Asean Studies College Students Walailak University Thailand Sirirawadee Boonyakiat; A. Syukur Ghazali; Gatut Susanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 6, No 4: December 2018
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.764 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to describe the error of translation Thai folklore texts into Indonesian language by Thai students which in the results of the translation are divided into two analysis as follows: the mistake of word selection and the mistake of composing the sentence. This research use approach and descriptive qualitative research type. Mistakes are mostly caused by the lack of comprehension of Indonesian language as a target language, especially Indonesian language in various contexts minimized the vocabulary of Indonesia language by Thai studentsKey Words: error in translation, Thai language folktales texts Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penerjemahan teks cerita rakyat bahasa Thai ke dalam bahasa Indonesia oleh mahasiswa Thailand yang muncul dalam hasil terjemahan terbagi menjadi dua analisis, yaitu: kesalahan pemilihan kata dan kesalahan penyusunan kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Kesalahan banyak disebabkan oleh minimnya pemahaman ketatabahasan bahasa Indonesia sebagai bahasa sasaran, terutama bahasa Indonesia dalam berbagai konteks serta minimnya kosa kata dalam bahasa Indonesia yang dimiliki oleh mahasiswa Thailand.Kata kunci: kesalahan terjemahan, teks cerita rakyat bahasa Thai
The Role of Coach to Improve The Competence of Leadership Training Program Participants in Arranging Innovation Planning and Implementing Change Management Suyono Suyono
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 3: September 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.645 KB)

Abstract

Peran Coach  dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Diklat  Kepemimpinan Menyusun Rancangan Inovasi dan Mengimplementasikan Manajemen PerubahanAbctract: This study was evaluate the results of training participants in the planning of innovationand change management with coaching. The subjects were 10 participants of the training the results of the assessment concluded that the coaching activity that the average value of participants for Planning of Innovation is 81,09, consultation frequency of training participant to actualize the project is a change of 82,7%,  the frequency of consultation phases of activity by 82,5%, and the average value Change Management is at 82,24. Results of this study conclude coaching activities can improve the competence of training participants in compiling Planning of Innovation and Change Management.Key Words: competence, coach, planning of innovation, change management Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hasil peserta diklat dalam perencanaan inovasi dan manajemen perubahan dengan coaching. Metodenya menggunakan  action research dengan kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta diklat yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan datanya menggunakan pembimbingan langsung dan pembimbingan jarak jauh (coaching). Analisisnya menggunakan teknik analisis deskriptis . Hasil penilaian kegiatan coaching disimpulkan bahwa nilai rata-rata peserta untuk Perencanaan Inovasi adalah 81,89, frekuansi konsultasi peserta diklat dalam mengaktualisasikan proyek perubahan adalah sebesar 82,7%, frekuensi konsultasi tahapan kegiatan sebesar 82,5%, dan nilai rata-rata Manajemen Perubahan adalah sebesar 82,24. Hasil penelitian secara umum menunjukkan kegiatan coaching dapat meningkatkan kompetensi peserta diklat dalam menyusun Perencanaan Inovasi dan  Manajemen Perubahan.Kata kunci: kompetensi, coach, perencanaan inovasi, manajemen perubahan
Communication Strategies Employed by EFL Learners in A Speaking Class Syarifudin Syarifudin; Nur Mukminatien; Sri Rachmajanti; Achmad Effendi Kadarisman
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.136 KB)

Abstract

Abstract: The present study explored verbal and nonverbal communication strategies (CSs) employed by learners both as message senders (speakers) and as message receivers (listeners) in English in a speaking class. It employed a qualitative design with an ethonography of communication approach in a limited situation setting (speaking class). Thirty two students taking Speaking II subject at the English Education of IKIP Mataram were selected by using a purposeful technique. The techniques used to collect data consisted of non-participant observation and video recording. The research findings showed that there were eleven verbal CSs employed by message senders and six non-verbal. Furthermore, on the learners’ strategies to deal with communication problems encountered by message receivers (listeners) were found as many as seven verbal strategies and seven nonverbal strategies Key Words: communication strategies (CSs), EFL Learners, speaking courseAbstrak: Penelitian ini mengeksplorasi strategi komunikasi verbal dan nonverbal yang digunakan oleh pembelajar baik sebagai pengirim pesan (pembicara) maupun sebagai penerima pesan (pendengar) untuk mengatasi masalah komunikasi dalam berkomunikasi berbahasa Inggris perkuliahan speaking. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi dalam situasi terbatas (perkuliahan speaking). Tiga puluh dua mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah speaking II pada jurusan Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Mataram, dipilih dengan menggunakan purposeful technique. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi non partisipan dan merekam video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sebelas strategi verbal digunakan oleh pengirim pesan (pembicara). Sementara itu, ditemukan enam strategi nonverbal yang diterapkan oleh pembicara dalam mengatasi masalah komunikasi. Selanjutnya, ada tujuh strategi verbal yang diterapkan oleh pendengar dan ada tujuh strategi nonverbal yang diterapkan oleh pendengar: Kata kunci: strategi komunikasi, siswa EFL , pembelajaran berbicara

Page 11 of 30 | Total Record : 294