cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sains
ISSN : 24423904     EISSN : 24423904     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sains (JPS) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan sains baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Sains (JPS) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-9117.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
Effect of Learning Search, Solve, Create and Share with Metacognitive Strategies to Solving Ability and Critical Thinking Physics Nia Suciati
Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2: Juni 2013
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.501 KB) | DOI: 10.17977/jps.v1i2.4163

Abstract

Pengaruh Pembelajaran Search, Solve, Create dan Share dengan Strategi Metakognitif terhadap Kemampuan Menyelesaikan Masalah dan Berpikir Kritis Fisika Abstract: This study aims to examine the differences in students 'abilities to think critically and solve problems of physics and the effectiveness of the learning model SSCS with metacognitive strategies to improve students' skills in problem solving and critical thinking physics compared with SSCS learning model and conventional learning. The design of the study is postest Only Control Group Design with a random sample selection. Data were collected through tests problem solving skills, critical thinking skills tests, and observation of learning. The results showed that there are differences in students 'abilities to think critically and solve problems of physics and SSCS learning model with a more effective metacognitive strategies to improve students' skills in critical thinking to solve the problem of physics than the SSCS learning model and conventional learning. Key Words: SSCS learning, metacognitive strategies, solve problems, think critically Abstrak: Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan kemampuan siswa menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika serta efektifitas model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika dibandingkan dengan model pembelajaran SSCS dan pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Postest Only Control Group Design dengan pemilihan sampel acak. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan menyelesaikan masalah, tes kemampuan berpikir kritis, dan observasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan siswa menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika serta model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah berpikir kritis fisika dibandingkan dengan model pembelajaran SSCS dan pembelajaran konvensional.Kata kunci: pembelajaran SSCS, strategi metakognitif, menyelesaikan masalah, berpikir kritis
Problems Synthesis representation through Activity Inquiry-Link Maps for Analyzing the Thermodynamics Conceptual Change Anis Fahrurotul Futihat
Jurnal Pendidikan Sains Vol 2, No 1: Maret 2014
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.953 KB) | DOI: 10.17977/jps.v2i1.4495

Abstract

Representasi Synthesis Problems melalui Aktivitas Inquiry-Link Maps untuk Menganalisis Perubahan Konseptual TermodinamikaAbstract: The objective of this study is to analyze students’s conceptual change after learning activity by inquiry-link maps model. Conceptual change is measured by analyzing both link maps and synthesis problems-representation created by students. The study used embedded research design while conducted on the class consisting of 25 students. After intervention, we obtained that: (1) there is a change in  students  conceptual, (2) link maps created by students is more structured, (3) synthesis problems-representation is better. Key Words: synthesis problems-representation, activity, inquiry-link maps, thermodynamics concep-tual changesAbstrak: Telah dilakukan penelitian analisis perubahan konseptual yang dibentuk siswa setelah dilaksanakan pembelajaran model inquiry-link maps. Perubahan konseptual diukur melalui analisis  terhadap link maps dan representasi synthesis problems yang dibuat siswa. Penelitian ini menggunakan metode embedded research design dan dilakukan pada satu kelas yang terdiri dari 25 siswa. Setelah intervensi diperoleh hasil: (1) terdapat perubahan konseptual pada siswa, (2) link maps menjadi lebih terstruktur, (3) representasi synthesis problems menjadi lebih baik. Kata kunci: representasi synthesis problems, aktivitas, inquiry-link maps, perubahan konseptual termodinamika
Science Processing Skill Improvement Through POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) Learning Model Mohamad Tofan Hanib; Suhadi Suhadi; Sri Endah Indriwati
Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 4: December 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.979 KB) | DOI: 10.17977/jps.v5i3.10340

Abstract

Abstract: This research is aimed to investigate the students’ improvement through POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) learning model. It is a classroom action reesarch. The research was taken under two cycles of four steps (planning, implementing, observing, and reflecting). The data was collected through observation, interviews, and questionnaires. The result of the research shows that there is a significant improvement upon the students’ science processing skill through POGIL learning model. Key Words: students’ science processing skill, Process Oriented Guided Inquiry Learning, POGILAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan siswa melalui pembelajaran POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dari 4 langkah (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan proses sains siswa melalui model pembelajaran POGIL.Kata kunci: kemampuan proses sains siswa, Proses Oriented Guided Inquiry Learning, POGIL
The Effect of Open Learning Achievement in Studying Physics Inquiry from the Scientific Working of Students in SMAN 1 Blitar Ratnaningtyas Martuti
Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 1: Maret 2013
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.361 KB) | DOI: 10.17977/jps.v1i1.3976

Abstract

Pengaruh Pembelajaran Open Inquiry terhadap Prestasi Belajar Fisika Ditinjau dari Kerja Ilmiah Siswa SMA Negeri 1 Blitar Abstract:  Learning physics are still teacher-centered learning. Students tend to be passive in following the teaching of physics. While there are experiments to be followed, the students carry out the instructions were very clear with no cognitive challenges and physics learning achievement is less. Open inquiry learning provides learning opportunities for students to develop the ability of scientific work. The design of the study is a 2x2 factorial with purposive sampling technique. The population is all class XI IPA SMAN 1 Blitar in odd semester of academic year 2012/2013 with 6 classes as samples. The experimental group and the control group was divided into two groups containing 36 students. Data collection instrument is a scientific work and student achievement. Data were analyzed by two-way ANOVA and Tukey test. The results showed: (1) learning achievement of students studying physics using open inquiry learning is higher than with conventional learning, (2) there is an interaction between the learning ability of open inquiry and scientific work on physics learning achievement, (3) study the physics student achievement has the ability of high scientific work and learn to use open inquiry learning is higher than learning with conventional learning, and (4) achievement of students who have studied physics low scientific work ability by learning using open inquiry learning is lower than learning with conventional learning. Key Words: open inquiry, academic achievement, scientific work. Abstrak: Pembelajaran fisika yang digunakan selama ini masih banyak berpusat kepada guru. Siswa cenderung pasif dalam mengikuti pembelajaran fisika. Walaupun ada eksperimen yang harus diikuti, siswa melaksanakan petunjuk yang sangat jelas tanpa ada tantangan kognitif dan prestasi belajar fisika kurang. Pembelajaran open inquiry menyediakan kesempatan belajar siswa untuk mengembangkan kemampuan kerja ilmiah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah faktorial 2x2 dengan teknik purposive sampling. Populasinya adalah seluruh kelas XI IPA SMA Negeri 1 Blitar semester gasal tahun pelajaran 2012/2013 dengan 6 kelas sebagai sampel. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terbagi menjadi dua kelompok yang berisi 36 siswa. Instrumen pengambilan data adalah kerja ilmiah dan prestasi belajar siswa. Data dianalisis dengan Anava dua jalan serta uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan: (1) prestasi belajar fisika siswa yang belajar menggunakan pembelajaran open inquiry lebih tinggi daripada dengan pembelajaran konvensional, (2) terdapat interaksi antara pembelajaran open inquiry dan kemampuan kerja ilmiah terhadap prestasi belajar fisika, (3) prestasi belajar fisika siswa yang mempunyai kemampuan kerja ilmiah tinggi dan belajar menggunakan pembelajaran open inquiry lebih tinggi daripada belajar dengan pembelajaran konvensional, dan (4) prestasi belajar fisika siswa yang mempunyai kemampuan kerja ilmiah rendah dengan belajar menggunakan pembelajaran open inquiry lebih rendah daripada belajar dengan pembelajaran konvensional.Kata kunci: open inquiry, prestasi belajar, kerja ilmiah
Analisis Pengetahuan Mahasiswa Pencinta Alam Tentang Tumbuhan Survival Di Hutan Sebagai Bahan Pengembangan Buku Pegangan Ilmiah Populer M. Eval Setiawan; Suhadi Suhadi; Sri Endah Indriwati
Jurnal Pendidikan Sains Vol 4, No 4: Desember 2016
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.774 KB) | DOI: 10.17977/jps.v4i4.8194

Abstract

Abstract: This research aims to analyze ‘mahasiswa pencinta alam’ knowledge in utilizing survival plants. The research method was quantitative descriptive, which involved 60 respondents. The data were collected through questionnaire and interview. The results showed that 54 % respondents had very low knowledge about plant survival. The respondent lack of knowledge about identification and species of plant survival and in the forest and also difficultto get information sources such as the book of survival guide in order to support their knowledge. It is required to develop a popular scientific guidance book about survival plants.Key Words:Survival Plants, Pencinta Alam, popular scientific guide book Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan mahasiswa pencinta alam dalam memanfaatkan tumbuhan survival.Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54% responden memiliki pengetahuan yang rendah tentang tumbuhan survival.Responden kurang mengetahui tentang identifikasi jenis tumbuhan survival di hutan dan kesulitan mendapatkan sumber informasi seperti buku pegangan dalam mendukung pengetahuan mereka.Diperlukan untuk mengembangkan sebuah buku pegangan ilmiah populer tentang tumbuhan survival.Kata kunci: Tumbuhan Survival, Pencinta Alam, Buku Pegangan Pencinta alam
Learning Function Composition and Inverse Functions Through Realistic Mathematics Approach to Improve Learning Outcomes High School Students Hudzaifah Hudzaifah
Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 4: Desember 2013
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.581 KB) | DOI: 10.17977/jps.v1i4.4189

Abstract

Pembelajaran Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers Melalui Pendekatan Matematika Realistik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Abstract: To describe the learning function of the composition and inverse function with realistic mathematics approach, conducted research with the following objectives. (1) Knowing how to study the composition and function of the inverse function with realistic mathematics approach can improve learning outcomes math class XI student of SMAN 1 Lubuk Want Jaya, and (2) determine how students' response to the learning function of the composition and inverse function using a mathematical approach to realistic , This research is a classroom action research with qualitative approach. The experiment was conducted in class XI-1 SMA Negeri 1 Lubuk Want Jaya. Interviews were conducted with selected 3 students with different academic abilities, consisting of high-ability students, medium, and low. The results showed most students were able to resolve the problem properly given in LKS. Based on the results obtained by the observation that the percentage of the average score is 86.25% of student activity or are in the very good category, most of the students participate and be actively involved in working on worksheets, ask questions, discuss, and give feedback. Results of the final test showed students who obtain a minimum value of 65 is 90% of the total number of students in the classroom. Key Words: learning, realistic approach, learning outcomes Abstrak: Untuk mendeskripsikan pembelajaran fungsi komposisi dan fungsi invers dengan pendekatan matematika realistik, dilakukan penelitian dengan tujuan sebagai berikut. (1) Mengetahui bagaimana pembelajaran fungsi komposisi dan fungsi invers dengan pendekatan matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lubuk Ingin Jaya, dan (2) mengetahui bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran fungsi komposisi dan fungsi invers dengan menggunakan pendekatan matematika realistik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada kelas XI IPA-1 SMA Negeri 1 Lubuk Ingin Jaya. Wawancara dilakukan dengan memilih 3 orang siswa dengan kemampuan akademik yang berbeda, terdiri dari siswa yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa mampu menyelesaikan dengan benar masalah yang diberikan dalam LKS. Berdasarkan hasil pengamatan diperoleh bahwa persentase skor rata-rata aktivitas siswa adalah 86,25 % atau berada pada kategori sangat baik, sebagian besar siswa berpartisipasi dan terlibat aktif dalam mengerja-kan LKS, bertanya, berdiskusi, dan memberikan tanggapan. Hasil tes akhir menunjukkan siswa yang memperoleh nilai minimal 65 adalah 90 % dari jumlah total siswa dalam kelas. Kata kunci: pembelajaran, pendekatan realistik, hasil belajar
Developing Android-Based Mobile Learning On Cell Structure And Functions Lesson Subject Topic To Optimize Grade XI Students’ Cognitive Comprehension Muhammad Saefi; Betty Lukiati; Endang Suarsini
Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 2: June 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.719 KB) | DOI: 10.17977/jps.v5i2.9521

Abstract

Abstracts: The objective of this study is to develop an android-based mobile learning media for Cell Structure and Function lesson subject in compliance with ADDIE development mode. The developed mobile learning takes in general explanation, learning objective, animal and plant cells material explanation complemented with activities and cell exploration clip, evaluation questions, dictionary, and technical guidance. In addition, the reviews of media expert, material expert, and academicians have shown that the developed media is valid. Also, the response of students has proven that the practicality rate of the developed media is 84.65%-100% and the classical pass of Abstrl cognitive tests upon learning by way of the developed media is equal to 84.61%.Key Words: learning media, mobile learning, android system, cellAbstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan media mobile learning berbasis android pada pembelajaran Struktur dan Fungsi Sel yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Mobile learning yang dikembangkan terdiri dari penjelasan umum, tujuan pembelajaran, pemaparan materi sel hewan dan tumbuhan yang dilengkapi aktivitas dan video jelajah sel, soal evaluasi, kamus, dan petunjuk penggunaan. Penilaian ahli media, ahli materi, dan praktisi pendidikan menunjukkan bahwa media yang dikembangkan valid. Tanggapan siswa menunjukkan bahwa tingkat kepraktisan media hasil pengem-bangan sebesar 84,65%-100% dan ketuntasan klasikal tes kognitif setelah pembelajaran menggunakan media yang dikembangkan sebesar 84,61%. Kata kunci: media pembelajaran, mobile learning, sistem android, sel
Contextual Learning Mathematics mediated with Beads to Enhance Elementary School Student Learning Outcomes Vitiarti .
Jurnal Pendidikan Sains Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.68 KB) | DOI: 10.17977/jps.v2i4.4540

Abstract

Pembelajaran Kontekstual Matematika Bermedia Manik-Manik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Abstract: The purpose of this research is to improve the learning process and learning outcomes of elementary school students in the addition and reduction of integers through the application of contextual learning mathematics with beads media. The type of research is classroom action research (PTK). This study was conducted in two cycles which each cycle consists of 3 meetings. Based on the results of data analysis and reflection in this study, it shows that the increasing students’ under-standing of concepts of addition and reduction of integers turns higher after obtaining contextual learning of beads media rather than students who received conventional learning. The improved cognitive learning outcomes characterized by the increasing of the percentage in classical complete-ness and the average score of competency test on the second cycle which could exceed the minimum score (KKM). Also, there is a higher tendency of students in doing learning activities after obtaining contextual learning with beads media on the second cycle compared to students who obtain teacher-centered learning.Key Words: learning outcomes, beads media, contextual learning Abstrak: Tujuan penelitian untuk meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa SD tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat melalui penerapan pembelajaran kontekstual matematika bermedia manik-manik. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Hasil analisis data dan refleksi menunjukkan bahwa peningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat lebih tinggi setelah memperoleh pembelajaran kontekstual bermedia manik-manik daripada dengan pembelajaran konvensional. Peningkatan hasil belajar kognitif ditunjukkan dengan peningkatan persentase ketuntasan klasikal dan skor rata-rata uji kompetensi pada siklus II yang mampu melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Peningkatan terhadap aktivitas siswa dalam belajar setelah memperoleh pembelajaran kontekstual bermedia manik-manik lebih tinggi pada siklus II daripada aktivitas siswa pada pratindakan yang memperoleh pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered).Kata kunci: hasil belajar, media manik-manik, pembelajaran kontekstual
Distributed Scaffolding Influences in Inquiry Learning on High Order Thinking Skills Muji Sobirin; Supriyono Koes . H; Sentot Kusairi
Jurnal Pendidikan Sains Vol 6, No 4: December 2018
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.029 KB) | DOI: 10.17977/jps.v6i4.11806

Abstract

Abstract: The study aims to investigate the effect of distributed scaffolding in inquiry learning to higher order thinking skills (HOTS) of students, especially on optical geometry subject. This study used a quasi-experimental design with pretest and posttest control group design. The study used 10 multiple choices with open-ended questions. The data were analyzed using ANCOVA. The results showed that higher order thinking skills of students learned by inquiry learning with distributed scaffolding better than the control class. Every inquiry stage which integration with scaffolding train student to organize prior knowledge with new knowledge. Further research can deepen qualitatively about the thinking process of students in learning Physics with distributed scaffolding.Key Words: higher order thinking skills (HOTS), distributed scaffolding, inquiryAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh scaffolding terdistribusi dalam pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa, pada pokok bahasan optik geometri. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan pretest and posttest control group design. Instrumen penelitian untuk mengukur HOTS berbentuk pilihan ganda beralasan sebanyak 10 soal. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan Ancova. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang belajar dengan pembelajaran inkuiri disertai scaffolding terdistribusi lebih baik dari pada kelas kontrol. Setiap tahapan inkuiri yang terintegarasi bersama scaffolding melatih siswa untuk berpikir pemecahan masalah yang komplek. Penelitian lanjutan dapat memperdalam secara kualitatif tentang proses berpikir siswa dalam pembelajaran Fisika dengan scaffolding terdistribusi.Kata kunci: keterampilan berpikir tingkat tinggi, scaffolding terdistribusi, inkuiri
Development of Multimedia Interactive Learning Style Intermolecular Topics in Chemical Bonding Course Muhammad Muchson
Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 1: Maret 2013
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.969 KB) | DOI: 10.17977/jps.v1i1.3964

Abstract

Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Topik Gaya Antarmolekul pada Matakuliah Ikatan Kimia Abstract: One of the topics in the course of chemical bonds in the college are intermolecular forces). Intermolecular forces will be more easily understood by the learner if visualized using dynamic microscopic representation. The representation can be packaged in the form of computer-based interactive multimedia. The purpose of this study is to develop a computer-based multimedia interactive learning topic of intermolecular forces in the course of chemical bonds. Multimedia development adopting 4D models developed by Thiagarajan, Semmel, and Semmel consists of four stages: (1) front-end analysis and task analysis, (2) multimedia design, (3) multimedia development, and (4) the distribution of multimedia. Multimedia results consisted of the development of multimedia usage instructions, introductions, presentation topics and questions. Chemistry lecturer assessment showed that the level of multimedia feasibility of the development of 95.5% in terms of content, while media expert assessment showed that the level of multimedia feasibility of the development of 88.2% in terms of appearance. Based on the assessment of experts, multimedia development outcomes feasible to use in teaching the topic of intermolecular forces. Improved student achievement before and after using multimedia development results are significant Students stated that multimedia development results effectively assist them in learning the topic of intermolecular forces. Based on the improvement of student achievement and the statement multimedia development results effectively used in learning topics intermolecular forces. Key Words: multimedia interactive learning, the topic of intermolecular forces, chemical bonds subject Abstrak: Salah satu topik dalam matakuliah ikatan kimia di perguruan tinggi adalah gaya antarmolekul (intermolecular forces). Gaya antarmolekul akan lebih mudah dipahami oleh pebelajar jika divisualisasikan menggunakan representasi mikroskopik dinamis. Representasi tersebut dapat dikemas dalam bentuk multimedia interaktif berbasis komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis komputer topik gaya antarmolekul pada matakuliah ikatan kimia. Pengembangan multimedia mengadopsi model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel yang terdiri atas 4 tahap, yaitu (1) front-end analysis dan task analysis, (2) desain multimedia, (3) pengembangan multimedia, serta (4) distribusi multimedia. Multimedia hasil pengembangan terdiri atas petunjuk penggunaan multimedia, pendahuluan, pemaparan topik, dan soal. Penilaian dosen kimia menunjukkan bahwa tingkat kelayakan multimedia hasil pengembangan sebesar 95,5% dari segi isi, sedangkan penilaian ahli media menunjukkan bahwa tingkat kelayakanmultimedia hasil pengembangan sebesar 88,2% dari segi penampilan. Berdasarkan penilaian para ahli, multimedia hasil pengembangan layak digunakan dalam pembelajaran topik gaya antarmolekul. Peningkatan prestasi belajar mahasiswa sebelum dan sesudah menggunakan multimedia hasil pengembangan adalah signifikan. Mahasiswa menyatakan bahwa multimedia hasil pengembangan efektifmembantu mereka dalam pembelajaran topik gaya antarmolekul. Berdasarkan peningkatan prestasi dan pernyataan mahasiswa tersebut multimedia hasil pengembangan efektif digunakan dalam pembelajarantopik gaya antarmolekul.Kata kunci: multimedia pembelajaran interaktif, topik gaya antarmolekul, matakuliah ikatan kimia