cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Panji Tilar Negara No. 99X, Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pariwisata
ISSN : 20884834     EISSN : 26855534     DOI : 10.47492
Core Subject :
Jurnal Ilmiah Hospitality (JIH) is an open-access, peer-reviewed academic journal published by Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram (STP Mataram), Indonesia. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, practitioners, and students to disseminate original research and scholarly studies related to tourism, hospitality, hotel management, destination development, tourism business, and related interdisciplinary fields. Jurnal Ilmiah Hospitality is committed to advancing knowledge and encouraging evidence-based discussion on contemporary issues in tourism and hospitality, particularly those relevant to the development of tourism in Indonesia and Southeast Asia. The journal welcomes empirical research, conceptual studies, case studies, applied research, and interdisciplinary perspectives that contribute to the advancement of tourism and hospitality scholarship and practice. The journal particularly encourages manuscripts addressing emerging issues such as sustainable tourism, community-based tourism, destination management, tourism marketing, tourist behavior, hospitality management, hotel operations, culinary tourism, tourism innovation, digital tourism, tourism economics, tourism policy, cultural and heritage tourism, halal tourism, wellness tourism, and tourism development. JIH promotes rigorous academic standards through a peer-review process and editorial evaluation. Submitted manuscripts are evaluated based on their originality, academic relevance, methodological rigor, clarity of presentation, and contribution to the development of tourism and hospitality knowledge. The journal is published twice a year, in June and December, and provides immediate open access to its published articles
Arjuna Subject : -
Articles 548 Documents
A TOURISM & HOSPITALITY PERSPEKTIF I Made Murdana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 1: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i1.3396

Abstract

The dynamics of hotel operations are closely related to financing to obtain profits. Various tactics and strategies were implemented, including tightening job evaluations. The housekeeping linen category is prone to losses in hotels and needs to be controlled in the implementation of its duties, one of which is the bed stripping process. This research uses a descriptive qualitative approach. Observational, interviews, FGDs, and empirical approaches were used for data collection. Determining the members of an Indonesia housekeeper association (IHKA) and the various management levels of hotel operational are used a purposive nethod. This study justifies the central role of stripping beds in controlling damaged linen during housekeeping operational. This research also found a significant relationship between the influence of stripping beds on competency, expenditure, budget control, and hotel profitability. The results also confirm the critical purpose of stripping beds in three aspects: efficiency, effectiveness, and safety
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP BUDAYA INOVASI KARYAWAN HOTEL BERBINTANG DI KOTA PADANG Arif Adrian; Rian Surenda; Yolandafitri Zulvia
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 1: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i1.3418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan sektor industri perhotelan di kota Padang sehubungan dengan pentingnya peranan budaya inovasi di dalam sebuah organisasi, dimana hal ini akan memiliki dampak substansial terhadap kinerja bisnis. Dengan kompetisi yang intens di industri perhotelan dan iklim investasi global yang dinamis. Studi ini menilai kesiapan hotel-hotel di kota Padang dalam menyikapi persoalan pentingnya gaya kepemimpinan dan budaya organisasi yang inovatif. Sebanyak 180 responden yang merupakan karyawan hotel berbintang di kota Padang berpartisipasi dalam penelitian ini, data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner. Analisis regresi linier berganda digunakan, untuk mengungkapkan hubungan gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, dan laissez-faire secara bersama-sama mempengaruhi budaya inovasi. Uji-F mengkonfirmasi pengaruh ini, sementara uji-t menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh parsial yang signifikan (p=0,001<0,05), dan kepemimpinan transaksional memiliki efek parsial (p=0,000<0,05). Sebaliknya, kepemimpinan laissez-faire tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap budaya inovasi (p=0,481>0,05). Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen berkontribusi 31,8% terhadap varians. Temuan ini membawa implikasi praktis untuk pengambilan keputusan, perumusan kebijakan, dan standar dalam manajemen hotel di masa depan, secara khusus dalam membentuk budaya inovatif di dalam organisasi hotel. Hal ini menjadi penting untuk menjadi pertimbangan manajemen hotel untuk menjalankan organisasi hotel dalam situasi persaingan bisnis hotel yang semakin kompleks
PERAN TGH. IBRAHIM KEDIRI DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN ISLAM DI LOMBOK NTB Murdianto Murdianto
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i1.3626

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran TGH. Ibrahim Kediri dalam mengembangkan pendidikan Islam di Lombok NTB. Sebagai tokoh ulama kharismatik, kontribusinya dalam pembangunan dan pengembangan pendidikan Islam sangat signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TGH. Ibrahim Kediri berperan penting dalam empat aspek utama: (1) pendirian dan pengembangan lembaga pendidikan formal dan non-formal, (2) modernisasi sistem pendidikan pesantren yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan nilai-nilai tradisional, (3) pengembangan program pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan, dan (4) penguatan jaringan kerjasama pendidikan baik nasional maupun internasional. Dampak dari peran tersebut terlihat dari meningkatnya kualitas pendidikan Islam, terbentuknya masyarakat yang religius dan berkarakter, serta berkembangnya ekonomi berbasis syariah di wilayah Lombok. Model pengembangan pendidikan yang diterapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan Islam di daerah lain.
PENGEMBANGAN GILI TRAWANGAN SEBAGAI DESTINASI DIGITAL NOMAD Siti Hamdiah Rojabi; Diswandi Diswandi; Ihyana Hulfa
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3720

Abstract

Gili Trawangan di Lombok memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata digital nomad. Penelitian ini mengkaji ketersediaan fasilitas pendukung serta dampak ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan dari keberadaan wisatawan digital nomad di Gili Trawangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akses internet di Gili Trawangan telah memadai, meskipun kecepatan dapat menurun saat cuaca buruk. Wisatawan umumnya bekerja dari penginapan mereka, sementara co-working space yang nyaman masih jarang tersedia. Dari segi ekonomi, sosial budaya dan lingkungan menunjukkan keberadaan wisatawan digital nomad memberikan dampak positif dan negatif. Penelitian ini menyarankan pengembangan infrastruktur teknologi dan ruang kerja untuk menunjang aktivitas digital nomad, serta edukasi masyarakat lokal dan pengelolaan lingkungan guna mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Gili Trawangan.
ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DESA TEGAL MAJA KABUPATEN LOMBOK UTARA MENJADI DESA WISATA Adhitya Bagus Singandaru; Rizal Kurniansah; Taufan Handika Putra; Bun Bun Jr; I Komang Tegar Agustyawan
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3721

Abstract

Sektor pariwisata dapat memberikan dampak pada pembangunan ekonomi melalui tiga jalur manfaat, yaitu Direct Effects of tourism on the Poor, Secondary Effects, dan Dynamic Effect. Ketiga efek tersebut bisa didapatkan dengan menelusuri potensi yang dimiliki sebuah wilayah dan menganalisis strategi pengembangan potensi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Teknik analisis SWOT dalam menelusuri potensi yang dimiliki oleh Desa Tegal Maja Kabupaten Lombok Utara dan menganalisis strategi pengembangan potensi tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan perubahan Desa Tegal Maja menjadi Desa Wisata. Berdasarkan temuan yang didapatkan di lapangan, Desa Tegal Maja memiliki berbagai potensi wisata yang beragam dari potensi wisata alam, seni, dan budaya seperti air terjun lokok sekoah, air terjun sepanjang, perkebunan, seni presean, gendang beleq, makam leluhur, dan kegiatan Puja Bakti Mayu-Ayu Pebuan Dangupati. Sedangkan untuk strategi pengembangannya dapat dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dalam memasarkan pariwisata Desa Tegal Maja, membuat peraturan daerah dalam menetapkan event-event pariwisata (S-O), mengembangkan sarana pendukung di setiap daya tarik wisata Desa Tegal Maja, mengembangkan aksesibilitas, promosi pariwisata Desa Tegal Maja dengan bekerjasama dengan stakehoders, dan memaksimalkan anggaran pengembangan pariwisata melalui kerjasama (W-O), membuat aturan /perda khusus tentang pengembangan pariwisata Desa Tegal Maja (S-T), Melakukan penyuluhan kepada masyarakat setempat, pengembangan SDM dalam bidang pariwisata melalui pelatihan atau lembaga pendidikan, dan peningkatan pengawasan terhadap aktivitas wisata (W-T)
POTENSI DAN KARAKTERISTIK EKOWISATA DESA BONJERUK KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rizal Kurniansah; Mahmudah Budiatiningsih; Siti Hamdiah Rojabi; Baiq Nikmatul Ulya; Hasnia Minanda; Ihyana Hulfa
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3722

Abstract

Desa Bonjeruk merupakan salah satu desa wisata yang berlokasi di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Desa wisata Bon Jeruk memiliki konsep tentang ekowisata, hanya saja dalam penerapannya terdapat beberapa kekurangan seperti keterlibatan pemerintah dalam memberikan arahan terhadap masyarakat tentang pentingnya mengelolah sebuah destinasi yang memiliki potensi besar di wilaya Desa Bon Jeruk. Kurangnya kepekaan masyarakat terhadap lingkungan wisata. Serta keterlibatan masyarakat terhadap desa wisata masih minim. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk melakukan kajian yang lebih mendalam lagi terkait karakteristik ekowisata di desa Bonjeruk, karena karakteristik desa wisata Bon Jeruk masih hanya berbasis alam dan belum melibatkan masyarakat sehingga potensi yang ada di desa tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi Pustaka. Sedangkan metode analisis data yang digunakan yaitu metode analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari hasil tersebut diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa desa wisata Bonjeruk memiliki karakteristik antara lain Nature Based, Ecologically Sustainable, Environmentally educative, Bermanfaat bagi masyarakat setempat, dan Kepuasan Wisatawan. Sedangkan potensi yang dimiliki antara lain Kegiatan Belajar Bahasa Inggris, Menyatu Dengan Alam dan Kegiatan lainnya, dan Berfoto di Bangunan Belanda.
PERKEMBANGAN SIKLUS HIDUP PARIWISATA DI DESA WISATA NGLANGGERAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Mahmudah Budiatiningsih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenai perkembangan siklus hidup pariwisata di Desa Wisata Nglanggeran ditinjau dari konsep Tourism Area Life Cycle (TALC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengambilan data dilakukan melalui studi literatur, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Nglanggeran memiliki indikasi yang sesuai dengan TALC pada tahap exploration dan tahap involvement, namun terjadi hal unik pada tahap development. Pada tahap development kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan dan selanjutnya mengalami penurunan signifikan dalam waktu relatif singkat. Hal tersebut bukan indikasi destinasi akan memasuki tahapan selanjutnya karena penurunan kunjungan wisata merupakan salah satu upaya responsif pengelola dalam menyelesaikan dampak negatif puncak kunjungan wisata. Modifikasi segmentasi pasar dan jenis paket wisata yang ditawarkan berhasil menekan kunjungan wisata tanpa menurunkan omzet kunjungan. Kemanfaatan ekonomi, sosial budaya dan lingkungan justru semakin dirasakan baik oleh masyarakat. Hal ini berperan dalam mempertahankan fase development di Desa Wisata Nglanggeran.
ANALISIS IMPLEMENTASI DIGITAL TOURISM SEBAGAI UPAYA PROMOSI PARIWISATA DI DESA WISATA KEMBANG KUNING LOMBOK TIMUR Hasnia Minanda; Baiq Nikmatul Ulya; Mahmudah Budiatiningsih; Arya Anggara; Jingga Suryani
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai implementasi digital tourism di Desa Wisata Kembang Kuning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 strategi penerapan digital tourism di Desa Wisata Kembang Kuning Lombok Timur sudah diterapkan dengan baik. Pengelola telah mengikuti rekomendasi strategi yang telah diberikan terkait dengan upaya strategis yang efektif untuk mempromosikan pariwisata lokal menggunakan digital tourism seperti memanfaatkan platform digital seperti media sosial, situs web, dan konten digital sehingga berhasil memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan daya tarik wisatawan. Penggunaan media digital juga membantu meningkatkan interaktivitas antara pengelola dan pengunjung, meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap layanan dan informasi yang disediakan.
IDENTIFIKASI TAHAP PENGEMBANGAN DESA WISATA SURANADI, NARMADA LOMBOK BARAT Nur Afiah; Siti Anggriana; Lalu Ferdi Ferdiansyah; Ahmad Rizaldi Aspri
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3726

Abstract

Desa Wisata Suranadi merupakan salah satu desa wisata yang berlokasi di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Desa wisata Suranadi saat ini dikelola oleh masyarakat sekitar tanpa adanya organisasi dari Pemerintah Desa seperti POKDARWIS dan BUMDES. Keterlibatan masyarakat terhadap desa wisata sangat baik di karenakan salah satu yang menjadi atraksinya adalah Pura yang digunakan oleh masyarakat agama hindu sekitar. Pengembangan Suranadi sebagai desa wisata tidak lepas dari faktor fisik dan psikologis yang akan di sajikan kepada wisatawan yang mempengaruhi siklus hidup destinasi wisata yang pada akhirnya mengarah pada tahap kemajuan atau kemunduran. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk melakukan kajian yang lebih mendalam terkait tahap siklus hidup pariwisata Suranadi. Teori tourism area life cycle (TALC) digunakan dalam rangka mengetahui eksistensi Desa Wisata terhadap tingkat kunjungan wisatawan dan pengembangan yang akan dilakukan agar tidak berada pada tahap stagnation atau kejenuhan yang berakibat pada semua sektor pada Desa Wisata Suranadi. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari hasil diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Desa Wisata Suranadi Narmada Lombok Barat telah menunjukkan adanya perkembangan yang telah dikelola oleh masyarakat. Desa Wisata Suranadi yang berada pada tahapan pembangunan (development) memberikan arahan dalam penentuan strategi dalam pembangunan lingkungan berkelanjutan. Penentuan kebijakan yang diambil disesuaikan dengan tahapan siklus hidup wisata.
DAMPAK URBANISASI BAGI PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT KOTA DENPASAR I Dewa Nyoman Juniasa; I Nengah Merta; Ni Luh Putu Erma Mertaningrum
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3727

Abstract

Urbanisasi yang terjadi di Kota Denpasar dipicu karena berbagai faktor baik berupa faktor pendorong yang meliputi kemiskinan, minimnya fasilitas di pedesaan, standar hidup yang rendah, dan terbatasnya lapangan pekerjaan, serta faktor penarik yang meliputi fasilitas kota Denpasar sebagai kota lengkap yang sangat memadai dan standar hidup yang tinggi. Denpasar kota metropolitan Bali, merupakan tempat strategis yang dekat dengan pusat keramaian bisnis, pemerintahan dan pendidikan. Selain itu, terdapat beberapa pasar tradisional yang dimanfaatkan sebagai pasar malam yang buka nonstop 24 jam yang menjadi tempat pencarian nafkah bagi para penduduk pendatang luar Bali. Hal ini secara langsung berpengaruh terhadap tingginya variasi nilai dalam kehidupan masyarakat sekitarnya. Terjadi perubahan sosial dalam bentuk perebutan sumber daya ekonomi. Pembangunan pasar tradisional oleh desa adat di masing-masing wilayahnya bertujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya masyarakat lokal membangun kehidupan ekonominya dengan membuka usaha berjualan dipasar. Namun ironisnya sebagian besar kesempatan tersebut telah dimanfaatkan dengan cepat oleh para pendatang. Bahkan untuk membuka pasar malam seribu tenda usaha kuliner di malam hari. Banyak orang berpandangan bahwa bisnis kuliner tersebut belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Bali di sekitar, bahkan cenderung memarginalkan masyarakat setempat. Salah satu penyebabnya adalah 80% aset kuliner tersebut dimiliki oleh pendatang dari luar Bali.