cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi
ISSN : 1978192X     EISSN : 26549344     DOI : 10.21831
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
Relasi mutualisme antara pemilik dan pekerja dalam usaha kecil dan menengah: studi kasus Denny Ice Cream Medan Johor Farhan Alpani Pane; Ias Dita Sitanggang; Primus Sihotang
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol 12, No 2 (2023): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v12i2.61087

Abstract

Hubungan pemilik usaha dan pekerja adalah saling membutuhkan, sehingga hubungan mereka seharusnya dipandang sebagai hubungan kemitraan. Kejelasan status relasi mereka  berdampak pada kelancaran usaha termasuk dalam usaha kecil menengah (UMKM) yang berkembang dalam masyarakat di Indonesia. Masing-masing pihak memiliki risiko selayaknya pekerja sektor formal, bahkan lebih besar khususnya risiko kehilangan pekerjaan. Urgensi untuk memperhatikan kesejahteraan pekerja dan melindungi dari kehilangan pekerjaan dan kecelakaan kerja merupakan suatu hal yang harus segera Studi pada usaha mikro Denny Ice Cream Medan Johor menunjukan kesadaran tentang hal ini. Manajemen usaha berbasis kekeluargaan, dimana pemilik usaha memperlakukan pekerjanya layaknya keluarga sendiri. Adanya jaminan sosial pekerja dan pemilik usaha meskipun sebatas pada BPJS kesehatan saja. Temuan ini mengaskan masih perlunya sosialisasi tentang perlindungan usaha bagi pemilik dan pekerja yang lebih baik dan pasti; sehingga mampu mengembangkan usahanya menjadi lebih produktif.  
Rehabilitasi spiritualitas Islam untuk pencandu narkoba di pondok rehabilitasi tetirah dzikir Erni Wulandari; Amika Wardana
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol 12, No 2 (2023): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v12i2.60985

Abstract

Penelitian mendalami metode rehabilitasi pecandu narkoba berbasis spiritualitas Islam yang dikembangkan di Pondok Rehabilitasi Tetirah Dzikir yang berlokasi di Berbah, Sleman, Yogyakarta. Data penelitian dikumpupulkan melalui wawancara kualitatif bersama pengurus dan pengelola pondok dan observasi langsung di lokasi; yang dianalisis untuk menjawab pertanyaan utama. Hasil penelitian menyatakan serangkaian aktifitas spiritualitas Islam dalam tradisi tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah yang dikembangkan untuk program rehabilitasi pecandu narkoba, meliputi: khalwat, mandi taubat, sholat wajib dan sunnah, dzikir rutin, talqin dzikir (managib), puasa dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Kombinasi antara disiplin diri, ritual tarekat, kebersamaan di pondok dan partisipasi dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan membantu proses rehabilitasi pecandu narkoba.
Perempuan dalam pemberdayaan sosial di Komunitas Pelangi Nusantara Malang Emilia Nanda Sartika; Ahmad Arif Widianto
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol 12, No 2 (2023): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v12i2.61513

Abstract

Penelitian mengkaji bentuk partisipasi perempuan dalam pemberdayan sosial di Komunitas Pelangi Nusantara Malang (Pelanusa). Penelitian menggunakan metode kualitatif melibatkan founder, pembina, ketua tim kreatif, anggota tim kreatif, dan anggota binaan di Pelanusa. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi aktif peserta perempuan dalam kegiatan kewirausahaan sosial dan pendampingan pada program pelatihan pembuatan produk kerajinan pembekalan kewirausahaan. Namun, disamping keterbatasan sumber daya di Pelanusa, kemauan dan kemampuan dasar peserta perempuan sedikit banyak menghambat partisipasi aktif mereka. Selain itu, beberapa peserta tidak mendapat dukungan penuh dari keluarga termasuk tidak sepernuhnya diizinkan oleh suami untuk terlibat di Pelanusa. 
Interaksi manusia dan alam pada tradisi sedekah bumi di Japon Blora Erwanda Mareta Putri; Vicensia Indah Sri Pinasti; Sasiana Gilar Apriantika
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol 12, No 2 (2023): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v12i2.60988

Abstract

Penelitian meengkaji perkembangan tradisi sedekah bumi sebagai bentuk relasi antara manusia dan alam di Japon , Blora, Jawa Tengah. Dengan pendekatan kualitatif melalui penelitian lapangan mewawancarai dan mengamati kegiatan dilokasi, penelitian mengidentifikaasi pergeseran makna tradisi sedekah bumi dalam kehidupan modern.  Tradisi ini tidak sekedar dipahami sebagai wujud syukur dari hasil panen yang didapatkan melainkan wujud syukur kepada Tuhan atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan. Bentuk relasi manusia dan alam pada tradisi sedekah bumi ini adalah masyarakat menggunakan hasil yang diperolehnya, kemudian diolah menjadi makanan. Tradisi ini mendapatkan dukungan penuh dari tokoh dan anggota masyarakat di Japon, Blora.
Bertahan sampai kapan? Becak motor versus moda transportasi online di Medan Malik, Rahman; Daulay, Harmona; Saladin, Tengku Ilham
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 2 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Volume 13, Edisi 2
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v13i2.68392

Abstract

Penggunaan becak bermotor sangat penting bagi masyarakat perkotaan di Indonesia karena minimnya layanan transportasi umum. Namun, maraknya layanan transportasi digital telah meminggirkan keberadaan mereka tanpa dukungan dari pemerintah dan pihak terkait. Sebuah studi lapangan di Medan, Sumatera Utara, yang melibatkan pengemudi becak bermotor mengungkap pengalaman dan upaya mereka untuk terus menyediakan layanan transportasi alternatif. Studi ini menyoroti kurangnya pilihan pekerjaan lain bagi para pengemudi ini dan alasan sosial budaya untuk tetap bertahan pada profesi mereka meskipun semakin tersedianya layanan transportasi digital. Selain itu, mereka berupaya meningkatkan layanan mereka dengan mengorganisasi diri dan berinvestasi dalam bisnis mereka.The use of motorized pedicabs is vital in urban communities in Indonesia due to insufficient public transportation services. However, the rise of digital transportation services has marginalized their existence without support from the government and related parties. A field study in Medan, North Sumatra, involving motorized pedicab drivers revealed their experiences and efforts to continue providing alternative transportation services. This study highlighted the lack of other job options for these drivers and the socio-cultural reasons for sticking to their profession despite the increasing availability of digital transportation services. Additionally, they are making efforts to improve their services by organizing themselves and investing in their businesses.
Konstruksi sosial tradisi Pesta Baratan Yayasan Lembayung Jepara Lestari, Khilma Ayu; Astutik, Dwi; Purwanto, Danang
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 1 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v13i1.64819

Abstract

Penelitian mendeskripsikan konstruksi sosial tradisi Pesta Baratan di  Yayasan Lembayung,  Kalinyamatan, Jepara. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus berbasis teori Konstruksi Sosial dari Berger dan Luckman, Pesta Baratan yang merupakan tradisi lokal asli Jepara merupakan hasil konstruksi sosial dengan Yayasan Lembayung. Lembaga ini berperan dari mulai proses pembentukannya hingga pelestariannya. Momen Eksternalisasi dimulai dari adanya stock of knowledge tradisi baratan serta adanya penyesuaian dengan kondisi sosial kultural dan keagamaan masyarakat sekitar. Objektivasi terjadi ketika masyarakat dapat menerima Pesta Baratan sebagai realitas objektif melalui tahap habitualisasi dan legitimasi. Momen internalisasi terjadi ketika masyarakat memiliki pemaknaan baru terhadap Pesta Baratan. Yayasan Lembayung berperan penting di dalam tahap sosialisasi dan pelestarian Pesta Baratan di Jepara.The research describes the social construction of the Baratan Festival tradition at the Lembayung Foundation, Kalinyamatan, Jepara. Using a descriptive qualitative method with a case study approach based on Berger and Luckman's Social Construction theory, the Baratan Festival, which is a local tradition native to Jepara, is the result of social construction with the Lembayung Foundation. This institution plays a role from the process of its formation to its preservation. The moment of externalization starts with the stock of knowledge of western traditions and adjustments to the socio-cultural and religious conditions of the surrounding community. Objectivation occurs when society can accept the Baratan Party as an objective reality through the stages of habitualization and legitimation. The moment of internalization occurs when people have a new meaning for the Baratan Party. The Lembayung Foundation plays an important role in the socialization and preservation stages of the Baratan Festival in Jepara.
Sosiabilitas Lapo tuak dalam pendampingan mayasrakat Batak Toba Simatupang, Andreas Fredriko; Tampake, Tony
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 2 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Volume 13, Edisi 2
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v13i2.71622

Abstract

Lapo tuak merupakan bagian penting dalam fasilitasi dan sosialisasi dalam masyarakat Batak Toba di Sumatera Utara. Anggota masyarakat bertemu, berkumpul, bercengkarama dan seringkali membahas berbagai masalah dan pencarian solusinya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungannya. Penelitian kualitatif ini berupaya mendalami potensi dan fasilitasi Lapo tuak sebagai wahana pemberdayaan dan pembimbingan kehidupan sosial kemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial di lapo tuak melibatkan berbagai aspek seperti tempat pertemuan sosial, pengembangan potensi diri, keterbukaan, keramahan, pola komunikasi, pertunjukan budaya, norma sosial, serta pemeliharaan hubungan keluarga. Pendampingan masyarakat di lapo tuak membantu pengembangan potensi diri, pencarian makna hidup, kerja sama, kolaborasi, dan pengembangan keterampilan kepemimpinan, yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan solidaritas komunitas masyarakat Batak Toba.Lapo tuak plays a significant role in facilitating social interactions within the Batak Toba community in North Sumatra. Members come together at Lapo tuak to socialize, engage in discussions, and seek solutions to everyday challenges. This qualitative research aims to investigate the potential of Lapo tuak as a tool for empowerment and social guidance within the community. The study's findings reveal that social interactions at Lapo tuak encompass various aspects, including acting as meeting places, fostering self-development, promoting openness and friendliness, shaping communication patterns, showcasing cultural performances, upholding social norms, and strengthening family ties. Community involvement at Lapo tuak contributes to the development of individuals' potential, the quest for life's purpose, cooperation, collaboration, and the enhancement of leadership skills. These outcomes reflect the cultural values and solidarity within the Batak Toba community.
Resiko dan dampak sosial judi dan pinjaman online pada remaja Rohmah, Yusriyyatur; Khodijah, K
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 1 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v13i1.66871

Abstract

Penelitian mengeksplorasi tren judi online dan pinjaman online pada kelompok remaja dengan mendalam pendorong dan resiko serta dampak sosial yang ditimbulkannya. Judli online termasuk yang dilarang di Indonesia mempertimbangkan berbagai dampak dan resiko sosialnya. Dengan melakukan kajian literatur yang relevan, beberapa aspek terkait pendorong, resiko dan dampak sosial judi online dan pinjaman online dieksplorasi dan didalami dengan seksama. Hasilnya, penelitian menyetakan bahwa faktor penyebab dari judi online dan juga  pinjaman online yang mayoritas berasal dari iklan-iklan yang ada di sebuah situs Internet ataupun media sosial. Dengan masih rendahnya pemahaman remaja tentang judi online ini, mereka menjadi kelompok yang sangat rentan mengalami dampak sosial pabila terjerat di dalamnya.The research explores the trend of online gambling and online loans among teenagers in depth on the drivers, risks and social impacts it causes. Online gambling is prohibited in Indonesia considering the various social impacts and risks. By conducting a review of relevant literature, several aspects related to the drivers, risks and social impacts of online gambling are explored and studied carefully. As a result, research states that the majority of factors causing online gambling and online loans come from advertisements on internet sites or social media. With teenagers' low level of understanding about online gambling, they are a group that is very vulnerable to experiencing social impacts if they are entangled in it.
Hubungan keanggotaan organisasi dan kepercayaan sosial dalam masyarakat Indonesia Pratama, Mandala; Pierewan, Adi Cilik; Wardana, Amika
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 2 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Volume 13, Edisi 2
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v13i2.66811

Abstract

Keberagaman budaya, ras, suku, dan kepercayaan yang terhimpun sebagai masyarakat merupakan tantangan bagi Indonesia dalam mewujudkan toleransi menjaga persatuan dan kesatuan. Kepercayaan sosial merupakan pilar utama dalam upaya dan pencapaiannya; yang dibentuk oleh nilai-nilai dasar dan interaksi dan partisipasi sosial yang terbangun di dalamnya. Penelitian bermaksud menginvestigasi hubungan dan pengaruh keangggotaan warga masyarakat dalam organisasi sosial terhadap derajat kepercayaan sosial di Indonesia. Dengan data Indonesia dari World Values Surveys 7 tahun 2020, penelitian menguji regresi hubungan kedua variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh keanggotaan organisasi dengan nilai (p-value: 0.048), dan dengan koefisien jalur sebesar 0.064. Berdasarkan pada hasil perhitungan tersebut, dapat diartikan bahwa keanggotaan organisasi, memiliki pengaruh terhadap peningkatan kepercayaan sosial masyarakat Indonesia.The diversity of culture, race, ethnicity, and beliefs that are gathered as a society is a challenge for Indonesia in realizing tolerance to maintain unity and integrity. Social trust is the main pillar in its efforts and achievements, which is formed by basic values and social interactions and participation that are built within it. The study intends to investigate the relationship and influence of community participation in social organizations on the degree of social trust in Indonesia. With Indonesian data from the World Values Surveys 7 in 2020, the study tested the regression of the relationship between the two variables. The results of the study showed the influence of organizational membership with a value (p-value: 0.048), and with a path coefficient of 0.064. Based on the results of these calculations, it can be interpreted that organizational membership has an influence on increasing social trust in the Indonesian people.
Pendidikan seks dan kesehatan repoduksi di Lapas khusus anak Gunung Kidul, Yogyakarta Lianita, Erika Indah Mey; Syahrul, S; Wardana, Amika
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 1 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v13i1.66243

Abstract

Pendidikan Seks da Kesehatan reproduksi sangat penting dan khususnya bagi kelompok remaja rentan. Pandangan ini mendorong Youth Forum Gunung Kidul  menyelenggarakan pendidikan seks dan kesehatan reproduksi kepada remaja Lembaga Pemasyarakatn Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gunung Kidul, Yogyakarta. Dengan melakukan wawancara kualitatif melibatkan pengurus dan sukarelawan Youth Forum, Penelitian mendalami dan mendokumentasikan program dan kegiatan pendidikan seks dan kesehatan reproduksi bagi anak binaan LPKA Kelas II Gunung Kidul Yogyakarta. Hasil enelitian menunjukan bahwa 1) Youth Forum Gunung Kidul berperan sebagai Agen Sosialisasi 2) Youth Forum sebagai Media Komunikasi Stakeholder 3) Youth Forum sebagai pendamping Andik Pas 4) Youth Forum memberikan pedoman kepada Andik Pas 5) Youth Forum meningkatkan keterampilan sukarelawan bekerja dengan remaja-remaja rentan dengan penuh perhatian. Sex education and reproductive health are very important, especially for vulnerable groups of teenagers. This view prompted the Gunung Kidul Youth Forum to organize sex and reproductive health education for teenagers at the Class II Special Children's Correctional Institution (LPKA) Gunung Kidul, Yogyakarta. By conducting qualitative interviews involving Youth Forum administrators and volunteers, the research explored and documented sex education and reproductive health programs and activities for children assisted by LPKA Class II Gunung Kidul Yogyakarta. The research results show that 1) the Gunung Kidul Youth Forum acts as a Socialization Agent 2) the Youth Forum as a Communication Media for Stakeholders 3) the Youth Forum as a companion for Andik Pas 4) the Youth Forum provides guidance to Andik Pas 5) the Youth Forum improves the skills of volunteers working with teenagers vulnerable teenagers with great care.