cover
Contact Name
Ulya Rahmanita
Contact Email
islamic.almarkazi@gmail.com
Phone
+6282280494565
Journal Mail Official
islamic.almarkazi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pancur Mas Kelurahan Sukarami Kota Bengkulu 38212
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29619866     DOI : https://doi.org/10.67528
Core Subject :
Insan Cendekia Journal publishes field study results, research articles, practices, and policies within the scope of Islamic studies, social sciences, and education in general. The scope of our journal are Islamic Studies, Philosophy, Education, Business Economics, Dakwah, Psychology, Law and Other Social Sciences
Arjuna Subject : -
Articles 102 Documents
PENGARUH PENGAMALAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA TERHADAP KEDISIPLINAN BERAGAMA PESERTA DIDIK SMPN 13 KOTA BENGKULU Nurul Hidayati; Asiyah Asiyah; Adi Saputra
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i2.74

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh faktor yang mempengaruhi dalam berkembangnya Kedisiplinan Beragama para peserta didik yang ada disekolah.salah satunya adalah pengamalan pendidikan agama islam dalam keluarga yang ada dirumah atau pengamalan nilai nilai yang ditanamkan di dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah; untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh Pengamalan pendidikan agama islam dalam keluarga terhadap kedisiplinan beragama Peserta didik SMPN 13 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 6 (Enam) kelas yaitu VIII A, VIII B, VIII C, VIII D , VIII E dan VIII F di SMPN 13 Kota Bengkulu. Jumlah sampel dari populasi yang ada adaah 26 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Hasil penelitian terdapat pengaruh pengamalan Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga Terhadap Kedisiplinan Beragama peserta didik SMPN `13 Kota Bengkulu. Hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi linear sederhana yaitu Y = 7,46 + 0,83 X dengan Keeratan hubungan sebesar 0,83 yang artinya tingkat hubungannya sangat kuat.
GURU MILENIAL DAN PERUBAHAN POLA INTERAKSI SOSIAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH Vidyanandita Santikirana; Nur Khasanah
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v4i3.75

Abstract

Guru-guru milenial hadir di sekolah dan membawa perubahan besar dalam cara orang berinteraksi sosial. Mereka berperan sebagai penggerak perubahan yang mendorong komunikasi yang lebih setara, kolaboratif, dan menggunakan teknologi. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, melibatkan 12 guru milenial di MTs At-Taqwa Kota Pemalang melalui wawancara dan pengamatan. Hasil menunjukkan bahwa guru milenial memiliki kemampuan adaptif terhadap teknologi, terbuka terhadap inovasi, dan menghargai kebebasan berekspresi serta kerja sama. Penggunaan media digital seperti Google Classroom dan WhatsApp membantu memperkuat komunikasi dua arah antara guru, siswa, dan rekan kerja. Namun, ada tantangan karena perbedaan generasi dengan guru senior, terutama dalam hal profesionalisme dan penggunaan teknologi. Untuk mengatasi ini, diperlukan kerja sama antar generasi, pelatihan yang melibatkan berbagai usia, serta kebijakan sekolah yang inklusif agar menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, modern, dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dalam pendidikan.
GURU SEBAGAI AGEN SOSIALISASI NILAI SOSIAL DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI PENDIDIKAN: Kenaya Haniatur Rizqi; Nur Khasanah
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v4i3.76

Abstract

Social values play an important rolein shaping students' personalities at school. Teachers have a strategic roleas role models, not only transferring subject matter, but alsoguiding students in developing attitudes, behaviors, and ways of interactingwith others. However, the process of internalizing these valuesis not always easy, especially in creating attitudes of discipline, responsibility,empathy, honesty, and tolerance amid the diversity of students' abilities and characters. To find out more about this, this study uses adescriptive qualitative approach that focuses on the role of teachers as agents ofsocial values from the perspective of educational sociology. The research was conducted at SMPNegeri 2 Kota Batang, involving three teachers from two classes, namely gradesVII and VIII, who were selected using purposive sampling. The main datawas obtained through classroom observation using structured observation guidelines, covering aspects of value delivery, learning strategies, andstudent social interaction. The data were analyzed using a descriptive qualitative methodwith the steps of data reduction, data presentation, and conclusion drawing.The results showed that teachers were active in shaping students' social characterthrough various strategies such as exemplary behavior, habituation, and the application ofvalues in everyday life at school.
STRATEGI PENGASUHAN ORANGTUA DALAM MENGATASI PERILAKU SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN PINO KABUPATEN BENGKULU SELATAN Cice Periska Putri; Evi Selva Nirwana; Wiwinda
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai strategi pengasuhan orang tua dan bagaimana perilaku Sibling rivalry yang terjadi pada anak usia dini di Kelurahan Rawamangun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah orang tua dan kakak adik dari 3 (tiga) keluarga di Kecamatan Pino, Bengkulu Selatan. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian memperoleh teori subtantif yaitu perilaku Sibling rivalry yang terjadi karena pertengkaran antar saudara, sikap berkuasa kakak, pengaruh teman sebaya, dan perilaku saling merebutkan perhatian dari orang tua. Strategi pengasuhan yang dilakukan orang tua untuk mengatasi perilaku Sibling rivalry pada anak usia dini yaitu orang tua mengajarkan sikap mandiri, memberi pengertian, mendapingi, mencari solusi, membiarkan anak, dan mengajarkan disiplin pada anak.
PENDIDIKAN KARAKTER MARIA MONTESORI DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Muridian Wijiati; Nelly Marhayati; Buyung Surahman
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengganalisis dan memaparkan mengenai lima nilai karakter menurut sudut pandang tokoh pendidikan yaitu Maria Montessori dalam tinjauan pendidikan Islam anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka (Library Research) dengan pendekatan Kualitatif deskriptif, yaitu untuk menguraikan mengenai pendidikan karakter Maria Montessori dalam tinjauan pendidikan Islam anak usia dini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter Maria Montessori dalam tinjaun pendidikan Islam anak usia dini ialah konsep pendidikan Maria Montessori sangat baik jika diterapkan pada pendidikan anak usia dini, karena konsep pendidikan montessori ini menekankan pada pengembangan karakter anak, Montessori menerapkan pendidikan karakter pada setiap proses pembelajarannya. Nilai karakter yang diajarkan bukan hanya kognitif melainkan juga nilai karakter religius, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab dan perduli lingkungan yang kemudian lima nilai karakter tersebut menyentuh pada pengalaman anak di kehidupan sehari hari baik dengan keluarga, sekolah dan masyarakat. dan jika ditinjau dari pendidikan Islam anak usia dini konsep pendidikan karakter Maria Montessori sangatlah relavan mengingat Montessori juga mengedepankan fitrah manusia seperti yang terdapat dalam Al-Qur’an Surah Ar-Rum:30, dan lima nilai karakter Maria Montessori sesuai dengan seruan yang terdapat dalam Al-Qur’an Surah At-Tahrim:6, Montessori membebaskan anak untuk mengekspresikan dirinya dan membiarkan anak untuk bertindak sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
MENJADI CALON GURU PAUD YANG PROFESIONAL MELALUI PENDEKATAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS Ulya Rahmanita; Nelly Marhayati; Alimni
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan, kekhawatiran dan permasalahan yang dimiliki oleh para calon guru PAUD dan bagaimana pendekatan kesejahteraan psikologis dapat membantu dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi guru yang profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa survei google form, wawancara dan observasi. Partisipan pada penelitian ini adalah 3 orang dosen dan 37 orang mahasiswa prodi S1 PIAUD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Hasil yang diperoleh adalah (1) lebih dari 50% mahasiswa masih memiliki cita-cita untuk bekerja menjadi guru PAUD dan membuka lembaga PAUD milik pribadi sesuai dengan jurusan mereka saat ini; (2) calon guru PAUD menganggap masalah pendapatan, kreativitas dan mengelola emosi serta kepribadian mereka sebagai tantangan terberat seorang guru PAUD; (3) tidak semua mahasiswa memahami dan pernah mendapatkan pembelajaran mengenai kesejahteraan psikologis; (4) diperlukannya suatu pelatihan atau intervensi mengenai kesejahteraan psikologis untuk calon guru PAUD untuk menunjang kompetensi kepribadian mereka sebagai guru PAUD yang profesional.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN GIZI SEIMBANG PADA ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBENTUK KREASI MAKANAN KELOMPOK B DI TK PORLES BENGKULU PEDULI KOTA BENGKULU Nadia Oktari; Asiyah Asiyah; Fatrica Syafri
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.80

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan gizi seimbang pada anak melalui kegiatan membentuk kreasi makanan kelompok B di TK Polres Bengkulu Kota Bengkulu. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru yang dilakukan guru dalam meningkatkan gizi seimbang pada anak melalui kegiatan membentuk kreasi makanan adalah dengan cara meningkatkan gizi seimbang membiasakan mengkonsumsi aneka ragam pangan, menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, membentuk kreasi makanan, pola hidup aktif dan berolahraga, menjaga berat badan ideal, dan faktor penghambat guru dalam meningkatkan gizi seimbang pada anak melalui kegiatan membentuk kreasi makanan, yaitu faktor internal peserta didik tidak membiasakan mengkonsumsi anaeka ragam pangan, faktor eksternalnya kurangnya perhatikan orang tua terhadap gizi seimbang pada anak dalam membentuk kreasi makanan gizi seimbang.
PENERAPAN REWARD PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI 006 BENGKULU UTARA Hessya Millenia Al Fitri
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.81

Abstract

Reward merupakan hadiah sebagai balasan atas tindakan perbuatan baik atau timbal balik. Dalam dunia pendidikan, reward merupakan alat pendidikan yang diberikan ketika siswa melakukan hal yang baik atau telah mencapai sebuah tahap perkembangan tertentu, sehingga siswa termotivasi untuk menjadi lebih baik. Di SD Negeri 006 Bengkulu Utara sudah menerapkan reward khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Reward bertujuan untuk memotivasi siswa agar lebih terdorong meningkatkan prestasi dan perilaku terpujinya. Reward diberikan kepada siswa yang telah berhasil menyelesaikan tugas yang diberikan. Reward juga diberikan kepada siswa yang aktif bertanya di dalam kelas. Bentuk-bentuk reward yang diberikan yaitu pujian, tepuk tangan, acungan jempol, nilai plus, hadiah berupa alat tulis (buku, pena, pensil, penghapus), dan uang Rp. 2000. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Data kualitatif dalam penelitian ini dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kemudian untuk mengecek keabsahan data menggunakan triangulasi yaitu membandingkan data yang diperoleh dengan sumber yang ada. Hasil penelitian menggambarkan dengan detail penerapan reward pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SD Negeri 006 Bengkulu Utara berdasarkan cara pemberian reward, waktu pemberian reward, bentuk-bentuk reward dan tujuan pemberian reward.
PEMBENTUKAN KOGNITIF PADA MATA PELAJARAN PAI MELALUI METODE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER PADA SISWA KELAS VII SMPN 04 PASEMAH AIR KERUH Fika Gustina; Mindani; Fatrica Syafri
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.82

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui proses pembentukan kognitif siswa pada mata pelajaran PAI kelas VII SMPN 04 Pasemah Air Keruh 2) untuk mendeskripsikan implementasi metode giving question and getting answer pada mata pelajaran PAI dalam membentuk kognitif siswa kelas VII SMPN 04 Pasemah Air Keruh 3) untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi guru PAI dan siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SMPN 04 Pasemah Air Keruh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research). Tempat penelitian dilaksanakan di SMPN 04 Pasemah Air Keruh. Subjek dalam penelitian ini ada guru PAI, waka kurikulum dan perwakilan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru PAI sudah menerapkan metode giving question and getting answer dalam pembelajaran PAI untuk membentuk kognitif siswa dengan baik, yang mana dalam penerapan metode ini mendapat respon positif dengan keterlibatan aktif siswa mengikuti proses pembelajaran di kelas. Dalam proses penerapan metode giving question and getting answer terdapat kendala, yaitu kurangnya waktu dalam mengajar, terbatasnya media pembelajaran, dan kurangnya sarana dan prasarana.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA LITERASI PADA ANAK USIA DINI DI PAUD RAMADHANI DESA PADANG KEDEPER BENGKULU TENGAH Widian Winarti; Ali Akbarjono; Wiwinda
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.83

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengembangan keterampilan literasi awal dapat dimulai sejak anak lahir melalui penataan lingkungan yang mendukung munculnya literasi pada anak serta kegiatan sehari-hari bersama orang tua atau keluarga lain. Saat mengenalkan literasi, guru harus memperhatikan bahwa makna dari suatu tulisansangat penting bagi anak. Anak akan lebih mudah mengenali tulisan-tulisan yang merupakan simbol sesuatu yang bermakna bagi dirinya, misalnya nama dirinya, benda kesukaannya dan barang-barang yang ada di sekitarnya. Tahap perkembangan membaca anak dapat dalam empat tahap, yaitu: (1) Tahap timbulnya kesadaran terhadap tulisan yang ditandai dengan kegemaran anak melihat-lihat dan membolak balik buku dan anak mulai menyadari bahwa buku itu penting; (2) Tahap membaca gambar, pada tahap ini anak berpura-pura membaca buku dengan mencocokkan gambarnya walaupun tidak sesuai dengan tulisan. Anak menyadari bahwa buku memiliki karakteristik tertentu, seperti judul, halaman, kata dan kalimat serta tanda baca; (3) Tahap pengenalan bacaan, dimana anak dapat menggunakan tiga sistem bahasa, seperti fonem (bunyi huruf), semantik (arti kata) dan sintaksis (aturan kata dan kalimat).; (4) Tahap membaca lancar, pada tahap ini anak sudah dapat membaca lancar berbagai jenis buku berbeda dan bahan-bahan yang langsung berhubungan dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Page 6 of 11 | Total Record : 102