cover
Contact Name
Jabes Pasaribu
Contact Email
jabespasaribu@institutkristenrealbatam.ac.id
Phone
+6285372472039
Journal Mail Official
kampuslppm@gmail.com
Editorial Address
Komplek House Of Glory, Eden Park. Jalan Ahmad Yani, Taman Baloi, 29432 Batam
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : https://doi.org/10.53547/tshqxa02
Core Subject :
Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is an open-access, peer-reviewed scientific journal managed and published by Institut Agama Kristen REAL Batam, Riau Islands, Indonesia, through its Institute for Research and Community Service or LPPM. The journal is registered under E-ISSN 2807-6044 and is published twice a year, in March and September. It accepts articles in both Indonesian and English. Real Coster publishes multidisciplinary and contextual community service works that disseminate ideas, empowerment models, and the outcomes of service activities oriented toward social transformation, education, spirituality, and the improvement of community welfare, in accordance with its Focus and Scope. Contributions are welcome from lecturers, students, and practitioners of Christian higher education institutions and other universities, both in Indonesia and abroad. Before submitting a manuscript, authors are required to read carefully the Author Guidelines and Submission Instructions available on the journal website, to ensure that the submission complies with the requirements and writing standards of the journal. All manuscripts that meet the submission requirements are evaluated by expert reviewers through a double-blind review process.
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
Pelatihan Penulisan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Bagi Guru Tingkat Sekolah Menengah Di Labuan Bajo Manggarai Barat Hendrik A.E Lao; Umar Ali; Junior Peni
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1: Maret 2025
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/fme2we52

Abstract

The purpose of Community Service is to provide education through Mentoring regarding the Independent Curriculum Teaching Module Writing Training for Middle School Teachers in Labuan Bajo, West Manggarai. To provide practice/simulation regarding concrete steps in Compiling the independent curriculum teaching module device for middle school education in Labuan Bajo-West Manggarai Regency. The method used in the implementation of PKM activities (Lecturers and Students) on "Independent Curriculum Teaching Module Writing Training for Middle School Teachers in Labuan Bajo, West Manggarai." namely focus group discussion (FGD). The PKM activity was applied with lecture activities and strengthened through focus group discussion (FGD)  discussions and questions and answers between presenters/stakeholders and participants. Focus Group Discussion is a form of data collection carried out through group discussions through lecture and question and answer processes and encouraging participants to convey information as deeply as possible related to the topic of discussion. The results of the training implementation found that the participation of teacher participants showed that 75% of the teachers who took part in the training were already capable and skilled in the independent curriculum teaching module. This proves that the participants were serious about listening to the material provided. While the remaining 25% still need additional guidance. However, overall it can be concluded that by taking part in this training, participants can understand and master the steps in compiling the independent curriculum teaching module. Keywords: teaching module; independent curriculum; teacher Abstrak Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk memberikan penguatan tentang penulisan modul ajar lewat Pendampingan mengenai Pelatihan Penulisan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Bagi Guru Tingkat Sekolah Menengah Di Labuan Bajo Manggarai Barat serta memberikan praktek/simulasi mengenai langkah-langkah konkrit dalam Menyusun perangkat modul ajar kurikulum merdeka tingkat Pendidikan menengah di Labuan Bajo- Kabupaten Manggarai Barat.  Metode  yang  digunakan  dalam  pelaksanaan  kegiatan  PKM  (Dosen  dan  Mahasiswa)  tentang “ Pelatihan Penulisan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Bagi Guru Tingkat Sekolah Menengah Di Labuan Bajo Manggarai Barat.” yaitu  focus group discussion (FGD). Kegiatan  PKM  tersebut,  diaplikasikan  dengan  aktifitas ceramah dan dikuatkan melalui diskusi  focus group discussion (FGD) serta tanya jawab antara pemateri/stakeholders dengan  peserta. Focus Group Discussion merupakan bentuk pengumpulan data yang dilakukan dengan diskusi berkelompok dengan melalui proses ceramah dan tanya-jawab serta memancing peserta menyampaikan informasi sedalam-dalamnya terkait topik pembahasan. Hasil Pelaksanaan Pelatihan didapati Partisipasi peserta guru menunjukkan 75% dari guru-guru yang mengikuti pelatihan sudah mampu dan terampil menyusunmodul ajar kurikulum merdeka. Ini membuktikan bahwa peserta serius dalam mendengar materi yang diberikan. Sedangkan sisanya 25% masih perlu bimbingan tambahan. Meskipun demikian secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa dengan mengikuti pelatihan ini para peserta dapat memahami dan menguasai langkah-langkah penyusunan modul ajar kurikulum merdeka. Kata Kunci: modul ajar; kurikulum merdeka; guru
Sinergi Free the Sea dan Prodi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Teologi Real Batam: Aksi Bersih Pantai Untuk Masa Depan Laut di Pulau Buluh Dewi Lidya Sidabutar; Didimus Sutanto B. Prasetya; Ellyzabeth Sinaga; Ester Debora Br Siburian; Alfred Mey Ronaldo Hia; Indah Wati Ndruru
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1: Maret 2025
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/6tf7bw45

Abstract

Community Service Activities (CSA) in Pulau Buluh by the Early Childhood Christian Education Program of Sekolah Tinggi Teologi REAL Batam collaborated with Free the Sea to raise public awareness about coastal cleanliness. The primary issue identified was the low awareness of the impact of waste on health and marine ecosystems. This PKM adopted a participatory approach through socialization and beach cleanup activities. The community was divided into groups, provided with cleaning tools, and taught to sort plastic waste, fabric, and other materials for further management. As a result, there was an increase in awareness and collective responsibility for environmental preservation. The collaboration with Free the Sea also demonstrated that plastic waste can be processed into valuable resources. It is hoped that this activity will not only drive sustainable positive change but also inspire similar movements in other coastal areas, encouraging more communities to care about marine conservation. Keywords: sustainability; clean sea; waste; healthy society Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pulau Buluh oleh Prodi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Teologi REAL Batam berkolaborasi dengan Free the Sea untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan pesisir. Rendahnya kesadaran masyarakat akan dampak sampah terhadap kesehatan dan ekosistem laut menjadi permasalahan utama. PKM ini menerapkan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi dan aksi bersih pantai. Masyarakat dibagi dalam kelompok, diberi alat kebersihan, serta diajarkan memilah sampah plastik, kain, dan lainnya untuk pengelolaan lebih lanjut. Hasilnya, terjadi peningkatan kesadaran dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi dengan Free the Sea juga menunjukkan bahwa sampah plastik dapat diolah menjadi sumber daya bernilai. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memicu perubahan positif yang berkelanjutan tetapi juga menginspirasi gerakan serupa di daerah pesisir lainnya, sehingga semakin banyak komunitas yang peduli terhadap kelestarian laut. Kata Kunci: kelestarian; laut bersih; sampah; masyarakat sehat
Misi Dan Pelayanan Kesehatan Serta Pendidikan Di Desa Air Gelubi Jabes Pasaribu; Candra Gunawan Marisi; Deo Purba; Upa Silaen; Tiurma Basa Marina Simanjuntak
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1: Maret 2025
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/wmkhec96

Abstract

The community in Air Gelubi Village is one of the villages that is part of public attention that is still in the development stage with limited access to electricity, health facilities, and transportation. The majority of the population comes from the Sea tribe with their main livelihood as fishermen. Economic and geographical challenges cause gaps in health and education services. This Community Service Program is carried out by the Sekolah Tinggi Teologi Real batam (STT), in collaboration with the Klinik Rumah Sehat Bethel and GBI My Home Rawasari, aiming to answer the needs of the community through free medical treatment, health education, and education services for elementary school children. So it can be concluded that this activity is not only for the vital needs of residents but also a commitment to Air Gelubi Village in reflecting the spirit of community development that is still in the development stage. Keywords: mission; health; education; sea tribe Abstrak Masyarakat di Desa Air Gelubi Merupakan salah satu desa bagian dari perhatian publik yang masih dalam tahap perkembangan dengan keterbatasan akses terhadap listrik, fasilitas kesehatan, dan transportasi. Penduduk mayoritas berasal dari suku Laut dengan mata pencaharian utama sebagai nelayan. Tantangan ekonomi dan geografis menyebabkan kesenjangan dalam pelayanan kesehatan dan pendidikan. Program Pengabdian ini dilakukan oleh Sekolah Tinggi Teologi (STT) Real Batam, bekerja sama dengan Klinik Rumah Sehat Betel dan GBI My Home Rawasari, bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, serta pelayanan pendidikan bagi anak-anak sekolah dasar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kegiatan ini bukan saja untuk kebutuhan vital bagi warga tetapi juga keberpihakan kepada masyarakat Desa Air Gelubi dalam menyuarakan semanagat pembangunan masyarakat yang masih tahapan pembangunan. Kata Kunci: misi; kesehatan; pendidikan; suku laut
SOSIALISASI NILAI-NILAI ANTI KORUPSI BERBASIS PENDIDIKAN KRISTEN BAGI MAHASISWA STAK ARASTAMAR GRIMENAWA JAYAPURA Jeffrit Kalprianus Ismail; Rezeki Putra Gulo
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2: September 2025
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/900j9p89

Abstract

This Community Service Program was implemented at STAK Arastamar Grimenawa Jayapura with the aim of instilling and internalizing Christian education-based anti-corruption values ??among students. A crucial issue identified was the lack of student awareness and understanding of corruption from a Christian faith perspective. This activity was implemented through educational and contextual socialization methods, with a participatory approach tailored to the characteristics of students in the Theology and Christian Religious Education program. The novelty of this community service program lies in the systematic integration of anti-corruption education with Christian moral and spiritual teachings, which emphasize honesty, justice, loyalty, and humility as ethical foundations. The results showed a significant increase in students' understanding of anti-corruption principles and their relevance to the Christian calling. Furthermore, this program succeeded in fostering an academic community committed to integrity and capable of acting as agents of change, both within the church context and the broader society. Keywords: anti-corruption; christian religious education; church and change; corruption; faith Abstrak Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di STAK Arastamar Grimenawa Jayapura dengan tujuan menanamkan dan menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi berbasis pendidikan Kristen kepada mahasiswa. Isu krusial yang teridentifikasi adalah kurangnya kesadaran dan pemahaman mahasiswa tentang korupsi dari perspektif iman Kristen. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode sosialisasi edukatif dan kontekstual, dengan pendekatan partisipatif yang disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa program Teologi dan Pendidikan Agama Kristen. Program kebaruan pengabdian kepada masyarakat ini terletak pada integrasi sistematis pendidikan antikorupsi dengan ajaran moral dan spiritual Kristen, yang menekankan kejujuran, keadilan, kesetiaan, dan kerendahan hati sebagai landasan etika. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mahasiswa tentang prinsip-prinsip antikorupsi dan relevansinya dengan panggilan Kristen. Lebih lanjut, program ini berhasil membina komunitas akademik yang berkomitmen pada integritas dan mampu bertindak sebagai agen perubahan, baik dalam konteks gereja maupun masyarakat yang lebih luas. Kata Kunci: anti-korupsi; gereja dan perubahan; iman; korupsi; pendidikan agama kristen
Peningkatan Pengetahuan tentang Dampak Negatif Penggunaan Gadget yang Berlebihan bagi Siswa SMP Negeri Desa Padang Alang Alor Selatan Nurmalia Pardede; Harls Evan R. Siahaan; Daniel Runtuwene; Jemima Saragih; Moses Nababan
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2: September 2025
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/g64dze28

Abstract

Excessive use of gadgets remains a serious challenge for students in the digital age, including for junior high school students in Padang Alang Alor Selatan Village. The impacts include impaired concentration in learning, discipline, motivation to achieve, as well as physical and mental health issues. This study aims to examine the impact of smartphone use on students' learning processes while designing and implementing an educational awareness program to promote mindful gadget use. The activities were conducted using an educational participatory approach based on awareness-raising. The materials covered include an introduction to social media, the short-term and long-term positive and negative impacts of media, and the importance of social environment involvement in shaping children's digital behavior. The evaluation showed an increase in students' knowledge about the positive and negative impacts of smartphone use, with an average score of 85/100 based on survey results, as well as changes in the effectiveness of the time management workshop intervention, which resulted in improved monitoring and guidance capabilities of parents and teachers. These results highlight the importance of early educational interventions to foster digital literacy and personal responsibility in technology use, supporting academic achievement and readiness for the future. Keywords: digital problems; negative impact of gadgets; student learning; teacher and parent support Abstrak Penggunaan gadget yang berlebihan masih menjadi tantangan yang serius bagi siswa di era digital, termasuk bagi siswa SMP Desa Padang Alang Alor Selatan. Dampaknya meliputi gangguan konsentrasi belajar, kedisiplinan, motivasi untuk berprestasi, hingga gangguan kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan smartphone terhadap proses belajar siswa sekaligus merancang dan melaksanakan program penyuluhan edukatif untuk meningkatkan kesadaran akan penggunaan gadget yang bijak. Kegiatan dilakukan dengan metode pendekatan edukatif partisipatif berbasis penyuluhan. Materi mencakup pengenalan sosial media, dampak positif dan negatif media jangka pendek dan panjang, serta pentingnya keterlibatan lingkungan sosial dalam membentuk perilaku digital anak. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang dampak positif negatif penggunaan smartphone dengan skor rata-rata adalah 85/100 berdasarkan hasil survey, serta perubahan efektivitas intervensi workshop manajemen waktu yang diterapkan menghasilkanpeningkatan kemampuan pengawasan dan pendampingan orang tua dan guru. Hasil ini menunjukkan bahwa pentingnya intervensi edukatif sejak dini untuk menumbuhkan literasi digital dan tanggung jawab pribadi dalam penggunaan teknologi, guna mendukung pencapaian akademik dan kesiapan menghadapi masa depan. Kata Kunci: belajar siswa; dampat negatif gadget; masalah digital; pendampingan guru dan orang tua
Refitalisasi Spiritualitas Jemaat melalui Pendekatan Iman  Kontekstual di Gereja GKSI Anugerah Padang Harun Puling; Emilia Wori Hana
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2: September 2025
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/b023dc54

Abstract

The congregation of GKSI Anugerah Padang faces the challenge of a limited connection between church worship and the local Minangkabau culture. This condition requires a contextual faith approach so that congregational spirituality becomes more relevant to everyday life. The purpose of this program is to revitalize congregational spirituality through faith formation based on contextual liturgy and reflection. The implementation method involved joint planning with pastors and members, the execution of three sessions (faith awareness, contextual worship, reflection–evaluation), as well as participatory observation and interviews. The results indicate that active congregational involvement reached 69–75%, with improvements in faith awareness, spiritual engagement through local culture, and the emergence of a commitment to follow-up actions. The contribution of this program lies in presenting a model of contextual faith ministry that can be replicated in other congregations with cultural adjustments, while also encouraging sustainable formation through small groups. Keywords: congregational spirituality; contextual; faith awareness; faith formation; local culture Abstrak Pelayanan jemaat di GKSI Anugerah Padang menghadapi tantangan rendahnya keterhubungan antara ibadah gereja dan budaya lokal Minangkabau. Kondisi ini menuntut pendekatan iman kontekstual agar spiritualitas jemaat lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan program pengabdian ini adalah merevitalisasi spiritualitas jemaat melalui pembinaan iman berbasis liturgi dan refleksi kontekstual. Metode pelaksanaan mencakup perencanaan bersama gembala dan jemaat, implementasi tiga sesi (kesadaran iman, ibadah kontekstual, refleksi–evaluasi), serta observasi partisipatif dan wawancara. Hasil menunjukkan keterlibatan aktif jemaat mencapai 69–75%, dengan peningkatan kesadaran iman, penghayatan spiritualitas melalui budaya lokal, serta munculnya komitmen untuk tindak lanjut. Kontribusi program ini terletak pada model pelayanan iman kontekstual yang dapat direplikasi di jemaat lain dengan penyesuaian budaya, sekaligus mendorong keberlanjutan pembinaan melalui kelompok kecil. Kata Kunci: budaya lokal; kesadaran iman; kontekstual; pembinaan iman; spiritualitas jemaat
Edukasi Model Pendampingan Orang Tua dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Terhadap Pendidikan Inklusi Berbasis Kolaborasi SDN 4 Palangka Raya Yuherlita Marneci; Yuel Yuel; Lisa Maneli; Yoan Colina; Sapta Lelunu; Susilawati Susilawati; Debi Silvia Dinata
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/tekj3e13

Abstract

This community service activity aims to increase the understanding and active involvement of parents in supporting inclusive education at SDN 4 Palangka Raya. This activity uses the Participatory Action Research (PAR) approach through the following stages: knowing, understanding, planning, acting, reflecting, and evaluating. The activity involves teachers, parents, and accompanying teachers through collaborative educational forums and intensive mentoring. The results of the implementation of this service activity stated that before the implementation and implementation of the collaboration-based parent mentoring model, the aspect of parental understanding and involvement in inclusive education was only 32%. However, after implementation and mentoring, the aspect of understanding and involvement of parents in inclusive education became 80%. This means that there was an increase of 48 percentage points. Thus, this service program succeeded in increasing the level of understanding and active involvement of parents in inclusion education at SDN 4 Palangka Raya. This program also produces a mentoring model that can be replicated as a strategy to strengthen the school community in realizing an inclusive learning environment. Through this community service activity, it makes a real contribution to strengthening inclusive education practices in elementary schools through a collaborative and participatory approach. Keywords: children with special needs; collaborative mentoring model; inclusive education; parental involvement; participatory action research Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung pendidikan inklusi di SDN 4 Palangka Raya. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan: knowing, understanding, planning, acting, reflecting, dan evaluating. Kegiatan melibatkan guru, orang tua, dan guru pendamping melalui forum edukasi kolaboratif serta pendampingan intensif. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menyatakan bahwa sebelum pelaksanaan dan implementasi model pendampingan orang tua berbasis kolaborasi, aspek pemahaman dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan inklusi hanya 32%. Namun setelah pelaksanaan dan pendampingan, aspek pemahaman dan keterlibitan orang tua dalam pendidikan inklusi menjadi 80%. Artinya terjadi peningkatan sebesar 48 poin persentase. Dengan demikian, program pengabdian ini berhasil meningkatkan tingkat pemahaman dan keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan inklusi di SDN 4 Palangka Raya. Program ini juga menghasilkan model pendampingan yang dapat direplikasi sebagai strategi penguatan komunitas sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi nyata bagi penguatan praktik pendidikan inklusi di sekolah dasar melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Kata kunci: anak berkebutuhan khusus; kolaborasi sekolah-keluarga; model pendampingan; participatory action research; pendidikan inklusi
Penguatan Iman Jemaat Berdasarkan Kolose 2:7 Melalui Kegiatan Pembinaan di Gereja Beth-El Tabernakel Bukit Hermon Mangkupalas, Samarinda Fianus Tandiongan; Tri Astuti
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2: September 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/09375r61

Abstract

This Community Service Program (PkM) aims to strengthen the faith of the congregation of Beth-El Tabernacle Bukit Hermon Church, Mangkupalas, Samarinda, based on Colossians 2:7 through planned and contextual faith formation activities. The program was motivated by the congregation’s need for systematic spiritual guidance to develop a firm, growing, and resilient faith amid modern life challenges. A participatory approach was applied using Bible-based faith formation methods, including material presentation, interactive discussions, and faith reflection. The program involved approximately 250 congregation members and was conducted within a worship and fellowship setting. The results indicate an increased understanding of Colossians 2:7, particularly regarding living rooted in Christ, being built up in faith, and growing steadfast in faith. Furthermore, the program strengthened spiritual attitudes, faith awareness, and the congregation’s commitment to spiritual disciplines and active involvement in church ministry. Therefore, Bible-based faith formation within the framework of community service is effective in strengthening the congregation’s faith foundation and has strong potential for sustainable implementation in local churches. Abstrak Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menguatkan iman jemaat Gereja Beth-El Tabernakel Bukit Hermon Mangkupalas, Samarinda, berdasarkan Kolose 2:7 melalui kegiatan pembinaan iman yang terencana dan kontekstual. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan jemaat akan pendampingan rohani yang sistematis agar memiliki iman yang kokoh, bertumbuh, dan relevan dengan tantangan kehidupan modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pembinaan iman berbasis Alkitab melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan refleksi iman. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 jemaat dan dilaksanakan dalam suasana ibadah serta persekutuan gerejawi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jemaat terhadap makna Kolose 2:7, khususnya tentang hidup berakar di dalam Kristus, dibangun dalam iman, dan bertambah teguh dalam iman. Selain itu, pembinaan ini juga memperkuat sikap spiritual, kesadaran iman, serta mendorong komitmen jemaat dalam disiplin rohani dan keterlibatan pelayanan gereja. Dengan demikian, pembinaan iman berbasis Alkitab terbukti efektif sebagai model PkM untuk memperkuat fondasi iman jemaat secara berkelanjutan.
Integrasi Etika Kristen dan Literasi Digital dalam Penyuluhan Remaja: Refleksi Pengabdian kepada Masyarakat di SMTK Mardhi Wacana Alor Kurniawati Aseleo; Merling Messakh; Eko Paulus A Kale; Gidion Padamani; Fera Dekabesi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/yshecm79

Abstract

Social media has become an important part of adolescents' lives, but its use also presents various ethical challenges and psychosocial risks, such as cyberbullying, digital addiction, and compromised psychological well-being. Adolescents, who are in a critical stage of identity and moral formation, require appropriate guidance in navigating the complexities of digital spaces. This Community Service (PKM) activity, conducted at SMTK Mardhi Wacana Alor, aims to enhance students' understanding of Christian ethics and the impact of social media, as well as to cultivate critical and values-driven digital literacy. The method used is interactive education through lectures, discussions, case studies, simulated ethical decision-making in social media contexts, and guided collective reflection. The activity was conducted from September 29 to October 3, 2025, involving 30 students as the primary participants. The evaluation results showed that the PKM activity received an excellent rating, with high scores in material comprehension, relevance, and the perceived benefits of applying Christian ethics to social media use. This counseling demonstrated promising effectiveness in fostering students' critical awareness of the impact of social media and strengthening their moral and spiritual responsibility in digital practices. This activity affirms the potential of integrating Christian ethics and digital literacy as a strategic approach to adolescent character formation in the digital era.  Keywords: christian ethics; digital literacy; social media; OTAK model; teenagers and digital characters Abstrak Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja, namun penggunaannya juga menghadirkan berbagai tantangan etis dan risiko psikososial, seperti cyberbullying, kecanduan digital, dan gangguan kesejahteraan psikologis. Remaja berada pada fase krusial pembentukan identitas dan nilai moral, sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dalam menghadapi kompleksitas ruang digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMTK Mardhi Wacana Alor mengenai etika Kristen dan dampak media sosial, serta menumbuhkan literasi digital yang kritis dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan edukasi interaktif melalui ceramah, diskusi, studi kasus, simulasi pengambilan keputusan etis dalam bermedia sosial, serta refleksi kolektif terbimbing. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September - 03 Oktober 2025 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta utama. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan PKM memperoleh penilaian sangat baik, dengan skor tinggi pada aspek pemahaman materi, relevansi, dan manfaat penerapan etika Kristen dalam praktik bermedia sosial. Penyuluhan ini menunjukkan efektivitas yang menjanjikan dalam menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap dampak media sosial serta memperkuat tanggung jawab moral dan spiritual dalam praktik digital. Kegiatan ini meneguhkan potensi integrasi etika Kristen dan literasi digital sebagai pendekatan strategis dalam pembinaan karakter remaja di era digital. Kata Kunci: etika kristen; literasi digital; media sosial; model OTAK; remaja dan karakter digital
Penerjemahan Alkitab Berbasis Church-Centric Bible Translation sebagai Model Pengabdian kepada Masyarakat pada Komunitas Suku Laut Fredy Simanjuntak; Russ Perry; Matius Lim; Timotius Mangiring Tua Togatorop; Daniel Robert Tangkere
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/fecyvr44

Abstract

This community service program examines the process of Bible translation into the Seaman language, hereafter referred to as Seaman, using a church-centric Bible translation approach that places the local church and community as active participants in the translation process. The Seaman community is a coastal group facing serious challenges, including the endangerment of their mother tongue, low literacy levels, and the marginalization of cultural and religious identities. This program was implemented through collaboration between a theological institution, a Bible translation foundation, a local church, and Seaman families who still possess competence in the indigenous language. The method employed a participatory and contextual approach, involving intergenerational speakers as well as ongoing spiritual and community accompaniment. The results indicate that Bible translation functions not only as a means of Christian faith proclamation but also as a medium for language preservation, strengthening community identity, and empowering the local church in contextual mission. Furthermore, the process created spaces for interfaith dialogue within families and the wider community. This program demonstrates that Church-centric Bible translation can serve as a holistic, transformative, and relevant model of community service for indigenous and minority language communities. Keywords: bible translation, church-centric bible translation, community empowerment, community service, seaman community Abstrak Program pengabdian masyarakat ini mengkaji proses penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Seaman, selanjutnya disebut "Seaman," dengan menggunakan pendekatan penerjemahan Alkitab yang berpusat pada gereja, yang menempatkan gereja lokal dan komunitas sebagai peserta aktif dalam proses penerjemahan. Komunitas Seaman adalah kelompok pesisir yang menghadapi tantangan serius, meliputi terancamnya bahasa ibu mereka, rendahnya tingkat literasi, serta terpinggirkannya identitas budaya dan keagamaan. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara lembaga teologi, yayasan penerjemahan Alkitab, gereja lokal, dan keluarga-keluarga Seaman yang masih memiliki kompetensi dalam bahasa asli tersebut. Metode yang digunakan menerapkan pendekatan partisipatif dan kontekstual, dengan melibatkan penutur antargenerasi serta pendampingan spiritual dan komunitas yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemahan Alkitab tidak hanya berfungsi sebagai sarana proklamasi iman Kristen, tetapi juga sebagai media pelestarian bahasa, penguatan identitas komunitas, dan pemberdayaan gereja lokal dalam misi kontekstual. Lebih lanjut, proses ini menciptakan ruang dialog antaragama dalam keluarga dan komunitas yang lebih luas. Program ini membuktikan bahwa penerjemahan Alkitab yang berpusat pada gereja dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang holistik, transformatif, dan relevan bagi komunitas bahasa asli dan bahasa minoritas. Kata Kunci: penerjemahan Alkitab; penerjemahan Alkitab berpusat gereja; pemberdayaan komunitas; pengabdian masyarakat; komunitas Seaman

Page 9 of 10 | Total Record : 96