cover
Contact Name
Tri Yulianti
Contact Email
jts@uajy.ac.id
Phone
+62274-487711
Journal Mail Official
jts@uajy.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jl.Babarsari No.44 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 1411660X     EISSN : 25492918     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000. Frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. (ISSN 1411-660X).
Articles 430 Documents
STUDI KASUS IMPLEMENTASI SNI ISO 37001:2016 DALAM PENCEGAHAN KORUPSI PADA LINGKUNGAN PT. ADHI PERSADA GEDUNG Hermawan; Wishnu Aziz Syahfanil
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.10912

Abstract

Studi kasus ini mengkaji penerapan SNI ISO 37001:2016 dalam mencegah korupsi di lingkungan gedung PT. Adhi Persada. Karena korupsi masih menjadi tantangan yang signifikan di berbagai sektor, studi ini berfokus pada efektivitas Sistem Manajemen Antisuap (ABMS) yang diperkenalkan oleh SNI ISO 37001:2016 dalam mengurangi risiko yang terkait dengan suap dan korupsi. Penelitian ini mengeksplorasi tahapan penerapan, termasuk penetapan kebijakan, prosedur, dan pengendalian internal, serta komitmen untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan keabsahan data, dengan menganalisis data yang dikumpulkan dari wawancara dengan pemangku kepentingan utama, tinjauan dokumen, dan laporan organisasi, Temuan utama menyoroti peran komitmen kepemimpinan, pelatihan staf, dan pemantauan berkelanjutan dalam menjaga integritas sistem. Selain itu, studi ini memberikan wawasan tentang integrasi ABMS dengan kerangka tata kelola perusahaan yang ada, yang menekankan perlunya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas langkah-langkah antikorupsi. Penelitian ini diakhiri dengan rekomendasi perbaikan mekanisme pemantauan, pelibatan pemangku kepentingan, dan evaluasi berkala untuk memperkuat budaya antikorupsi di dalam perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang implikasi praktis dan manfaat SNI ISO 37001:2016 dalam membina lingkungan perusahaan yang bebas korupsi.
PENGARUH RCA PADA BETON DENGAN PENINGKATAN MUTU RCA OLEH BAHAN POZZOLAN Yudi, Ahmad; Sinta Aprilia, Ayu; Budi Ribowo, Anggarani; P, Kirtinanda; Puja Kusuma, Alfajar; Azhami, Sultan Aziz; Parulian Tambunan, Yoel
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.12356

Abstract

Kebutuhan beton yang terus meningkat mendorong pencarian alternatif material konstruksi yang lebih berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan recycled concrete aggregate (RCA) sebagai subtitusi sebagian agregat kasar alami. Namun, karakteristik RCA seperti adanya residu pasta semen dan porisitas yang relatif tinggi dapat menurunkan kinerjanya dalam campuran beton. Oleh karena itu penelitian ini menerapkan treatment menggunakan bahan pozzolan untuk meningkatkan kualitas RCA sebelum digunakan. Penelitian ini membandingkan sifat fisik RCA yang telah dan belum mengalami treatment, serta mengevaluasi pengaruh subtitusi RCA terhadap kuat tekan beton. Peningkatanm mutu RCA dilakukan melalui perendaman dalam campuran bahan pozzolan (nano silica, silica fume dan fly ash) serta semen Portland selama 3,4, dan 5 jam. RCA hasil treatment kemudian digunakan sebagai subtitusi sebagian agregat kasar dengan variasi 25%, 50%, dan 75% dari total berat agregat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RCA treatment selama 4 jam memberikan performa terbaik. RCA yang telah melalui treatment memiliki berat jenis lebih tinggi, penyerapan air lebih rendah, dan keausan lebih kecil dibandingkan RCA non treatment. Pada umur 28 hari, beton dengan subtitusi 25% RCA hasil treatment menunjukkan kuat tekan tertinggi, yaitu 24,83 MPa (nano silica), 24,19 MPa (silica fume), dan 23,55 MPa (fly ash), dibandingkan RCA non treatment yang hanya mencapai 23,17 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa treatment RCA menggunakan bahan pozzolan efektif dalam meningkatkan mutu agregat daur ulang dan kuat tekan beton, sehingga berpotensi digunakan sebagai material struktural yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
PENGARUH VARIASI POLA PARKIR TERHADAP KINERJA ARUS LALU LINTAS JALAN DIPONEGORO AMBON WAAS, RICHRISNA; Matitaputty, Vemara; Ranlele, Stephanus; Elizaberth, Jenifer
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.13192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan pengaruh penataan pola parkir terhadap kinerja lalu lintas di Ruas Jalan Diponegoro, Kota Ambon, serta merekomendasikan manajemen parkir yang tepat. Ruas jalan ini merupakan kawasan pusat kegiatan (perkantoran dan perdagangan) dengan status Jalan Nasional, yang mengalami peningkatan volume kendaraan dan perubahan kebijakan pola parkir dari paralel (0∘) menjadi serong (45∘). Metode analisis yang digunakan meliputi perhitungan Karakteristik Parkir (Akumulasi, Turnover, dan Indeks Parkir), analisis Kinerja Lalu Lintas (Kapasitas, Derajat Kejenuhan/DK, dan Level of Service/LOS) berdasarkan PKJI 2014, serta analisis persepsi masyarakat menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Hasil penelitian menunjukkan 1) Karakteristik Parkir: Aktivitas parkir didominasi oleh sepeda motor dengan Turnover (TO) yang tinggi (14,25 kali/hari) dan Indeks Parkir yang mencapai kondisi Overload (112,5%) pada jam puncak. 2) Persepsi Masyarakat: Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap penataan parkir secara keseluruhan berada pada kategori “Baik” dengan nilai 78,43. Masyarakat menyadari adanya gangguan akibat parkir liar dan penyempitan ruang lalu lintas, dan menyarankan perlunya penyediaan kantong parkir khusus (off-street). 3) Pengaruh Pola Parkir terhadap Kinerja Lalu Lintas: Pola parkir 0∘ (Sejajar) menghasilkan Derajat Kejenuhan (DK) maksimum 0,53, menjaga Level of Service (LOS) pada kategori C yang stabil. Pola parkir 45∘ (Serong) menyebabkan penurunan Kapasitas Jalan secara signifikan (sekitar 20-25%) dan meningkatkan DK maksimum hingga 0,69. Nilai ini membawa kinerja jalan sangat rentan terhadap kemacetan, mendekati ambang batas LOS D (arus tidak stabil). Kesimpulan dan Rekomendasi: Pola parkir 45∘ memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, manajemen parkir yang direkomendasikan adalah mempertahankan atau kembali menerapkan Pola Parkir 0∘ (Sejajar) sebagai standar di badan Jalan Diponegoro untuk menjamin DK tetap di bawah 0,55. Selain itu, disarankan implementasi tarif parkir progresif dan pengembangan fasilitas parkir di luar badan jalan (off-street parking) untuk mengendalikan permintaan parkir dan mencegah penurunan Level of Service jalan. Kata Kunci: Parkir 0∘, Parkir 45∘, Derajat Kejenuhan, Level of Service (LOS), Manajemen Parkir, Jalan Diponegoro Ambon.
ANALISIS POSISI DINDING GESER TERHADAP KEKAKUAN DAN KETAHANAN STRUKTUR BANGUNAN 4 LANTAI Nitia, Nitia Indah Pertiwi; Purwandito , Meilandy; Purwandito , Irwansyah
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.13733

Abstract

Dinding geser merupakan slab beton bertulang yang dipasangkan sebagai salah satu komponen struktur bangunan dalam posisi vertikal dan berfungsi untuk meningkatkan kekakuan pada struktur bangunan. Penelitian ini menganalisis simpangan antar lantai pada pengaruh letak posisi dinding geser untuk menentukan posisi dinding geser yang paling optimal dalam menahan gaya yang terjadi dan melakukan perencanaan perhitungan penulangan dinding geser. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membuat permodelan struktur menggunakan software ETABS, analisis variasi posisi dinding geser tipe I jenis frame walls, analisis variasi posisi dinding geser tipe II jenis kombinasi, dan evaluasi hasil perhitungan. Simpangan terbesar yaitu pada dinding geser tipe I arah-x 38,218 mm dan simpangan terkecil yaitu arah-y 10,212 mm. Analisis drift ratio menunjukkan bahwa struktur dinding geser tipe I lebih lentur dengan nilai tertinggi 1,0 % pada arah-x daripada struktur dinding geser tipe II dengan nilai terendah 0,3 % pada arah-x dan arah-y. Perhitungan perencanaan penulangan dinding geser diperoleh nilai ketebalan dinding geser sebesar 20 cm untuk ukuran panjang dinding geser 2,5 meter dan 30 cm untuk ukuran panjang dinding geser 3 meter. Tulangan dalam perencanaan menggunakan tulangan web (badan) pada arah horizontal digunakan tulangan D16-100 serta untuk arah vertikal menggunakan tulangan 2 lapis tulangan D22-100.
PENGARUH MORTAR BUSA TERHADAP PENINGKATAN NILAI CBR DAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG Pangestu, Bayu Dwi; Artandi, Muhammad Renald; Abdul Rochim
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.14570

Abstract

Kondisi struktur jalan di sekitar terminal peti kemas Kawasan Industri Tanjung Mas Semarang yang berliku, retak dan sering rusak menimbulkan ketidaknyamanan pengemudi, beresiko merusak kendaraan, serta menghambat distribusi barang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan mortar busa dengan variasi komposisi terhadap pengingkatan nilai CBR dan parameter kuat geser pada tanah lempung eksisting di Kawasan Industri Tanjung Emas Semarang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan sempel tanah lempung eksisting dari JL.Baruna Selatan, Kota Semarang, Variasi campuran mortar busa yang ditambahkan sebesar 10%, 15%, 20%, dan 25%. Pengujian meliputi sifat fisis tanah (analisis saringan, berat jenis, kadar air, berat isi tanah) dan pengujian mekanis (Proctor, Kuat Geser Tanah dan CBR Unsoaked). Hasil penelitian menunjukkan tanah asli memiliki nilai CBR Unsoaked 4,92% dan sudut geser dalam (∅) 14,22. Nilai CBR Unsoaked tertinggi diperoleh pada campuran mortar busa 25% sebesar 15,65%, yang termasuk kategori sedang (7%-20%). Nilai kuat geser (∅) tertinggi juga dihasilkan oleh campuran 25% mortar busa, yaitu sebesar 38,87°. Dengan demikian, penambahan mortar busa terbukti mampu meningkatkan daya dukung dan parameter kuat geser tanah lempung eksisting secara signifikan.
ANALISIS STRUKTUR DINDING TERKEKANG MENGGUNAKAN ELEMEN LAYERED SHELL DAN ELEMEN SOLID Ida Ayu Made Budiwati; Wirasukma, I G. A. Dibyacitta; Pringgana, Gede; Sukrawa, Made; Setyana, I Putu Dwi Adi
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i3.10222

Abstract

Confined Masonry (CM) has been recommended for use in low-rise buildings by EERI (2011). Implementing CM in multi-story buildings in Indonesia has yet to be found, and this may be due to no design guidelines. This paper describes a numerical study to develop and calibrate a numerical method suitable for nonlinear monotonic static analysis (pushover analysis) of CM. The research began with validating 2D CM models using layered shell element (MSH) and solid element (MSD) in SAP2000. MSH was able to model the behavior of CM with for masonry and a modification factor of 0.1 E for concrete. In contrast, MSD could simulate CM behavior by gradually reducing the cracked moment of inertia (Icr) and the concrete and masonry's elastic modulus (E). However, the solid elements analysis proved impractical for application in multi-story structures, making the layered shell element more suitable for the analysis of the 3D CM models. Significant stress concentrations were observed at the corners of The CM openings, indicating the necessity for reinforcement around these openings. The analysis results demonstrated that the reinforcement effectively mitigated the risk of failure due to openings. Keywords: confined masonry, layered shell element, solid element, pushover analysis Abstrak: Struktur dinding terkekang (SDK) telah direkomendasikan pemakaiannya oleh EERI, (2011) pada bangunan bertingkat rendah pada daerah rawan gempa. Namun SDK jarang diimplementasikan pada bangunan bertingkat di Indonesia dikarenakan belum ada pedoman perencanaan yang secara eksplisit mengatur mengenai SDK. Oleh sebab itu, studi numerik dilakukan untuk mengembangkan dan mengkalibrasi metode numerik yang sesuai untuk analisis statik monotonik nonlinier (analisis pushover) SDK. Penelitian dimulai dengan validasi model SDK 2D menggunakan elemen layered shell (MSH) dan elemen solid (MSD) pada software SAP2000. MSH dapat memodelkan perilaku SDK dengan nilai modulus elastisitas pasangan bata dan faktor modifikasi 0,1E pada beton. Sedangkan MSD dapat memodelkan perilaku SDK dengan mereduksi Icr dan E material beton dan pasangan bata secara bertahap. Namun analisis dengan metode elemen solid tidak cukup praktis dan terlalu rumit jika diterapkan pada struktur bangunan bertingkat, sehingga pemodelan validasi SDK 3D selanjutnya dianalisis dengan elemen layered shell. Konsentrasi tegangan yang besar terjadi pada sudut-sudut lubang pada SDK sehingga diperlukan perkuatan di sekitar lubang. Hasil analisis SDK dengan perkuatan menunjukkan bahwa perkuatan dapat meminimalisir kegagalan akibat bukaan
EFISIENSI METODE MONITORING KESEHATAN STRUKTUR JEMBATAN BERBASIS IOT DI INDONESIA Sebastian, Darryl; Oei Fuk Jin
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i3.10373

Abstract

Jembatan merupakan infrastruktur vital yang mendukung aktivitas manusia dan perekonomian, namun pemeliharaannya menjadi sebuah tantangan yang besar, khususnya di negara rawan bencana seperti Indonesia. Structural Health Monitoring (SHM) berbasis Internet of Things (IoT) menawarkan solusi pemantauan real-time yang akurat untuk mendeteksi dini kerusakan, mencegah kegagalan struktur, dan mengurangi biaya rekonstruksi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan dan menganalisis 17 referensi relevan yang diseleksi dengan menggunakan bantuan aplikasi Vosviewer, dalam mengidentifikasi kesenjangan penelitian dan strategi optimal dalam implementasi SHM berbasis IoT di Indonesia. Hasilnya menunjukkan pentingnya langkah-langkah sistematis dalam penerapan SHM untuk meningkatkan efisiensi energi dan menekan biaya pemeliharaan yang tidak diperlukan. Selain itu, SHM diharapkan mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan sesuai target Sustainable Development Goals (SDGs), dengan memastikan keamanan jembatan sekaligus memperpanjang masa layanannya. Penelitian ini memberikan kontribusi strategis dalam meningkatkan ketangguhan dan keberlanjutan infrastruktur kritis di Indonesia, menjadikan SHM sebagai elemen utama dalam menjawab kebutuhan pembangunan modern.
RISK-BASED ROAD RESOURCE ALLOCATION USING SDI AND ADT DATA Sulistyowati; Diah Aryati Puji Lestari; Son Haji; Sutik
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 4 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i4.13075

Abstract

Safety is the most important aspect of a road to consider. Road safety means the road is in good condition for a vehicle to pass on. Maintenance and reconstruction are the two means that should be performed to preserve road performance and safety. Bina Marga Semarang, as the road administrator, uses Surface Distress Index (SDI) data to determine the appropriate maintenance/reconstruction (M/R) work on a road within the road network in Semarang. The SDI method gives a score based on each road segment condition; the lower the score, the better the road condition, which means the less road damage. This research aimed to allocate resources based on the risk inherent in each road section. SDI in 2024 and Average Daily Traffic (ADT) data in 2023 were used to quantify the risk magnitude of each road section in the Kecamatan Tugu, Semarang road network. The maintenance/reconstruction cost of each segment was also calculated to determine the road M/R cost. Road segments were then ranked based on the risk magnitude and M/R cost. The result showed that JL. Stasiun Jrakah was the riskiest road, but held the 7th position in M/R cost.
KINERJA REOLOGI ASPAL MODIFIKASI BELERANG BERDASARKAN PENGUJIAN STANDAR AASHTO Susanto, Hery Awan; Saputro, Dani Nugroho; Pangestika, Safety Husna; Pamudji, Gandjar; Bhagaskara, Miftah Gita
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 4 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i4.13166

Abstract

Peningkatan permintaan infrastruktur jalan mendorong inovasi aspal modifikasi belerang (4-6%) untuk meningkatkan ketahanan perkerasan. Berdasarkan uji propertis AASHTO/SNI pada aspal PEN 60/70, kadar 4% belerang meningkatkan densitas (+7,7%) tanpa segregasi, sedangkan kadar 5-6% meningkatkan fleksibilitas (daktilitas +12,3%) dan kelunakan (penetrasi +17,7%). Namun, kadar >4% menurunkan titik nyala (-39,8%) dan viskositas (-30,01%), meningkatkan risiko kebakaran dan rutting. Kadar 4-5% optimal untuk menyeimbangkan performa reologi dan risiko, direkomendasikan untuk aplikasi di iklim dingin dengan pengawasan suhu ketat dan uji emisi gas (H₂S/SO₂). Penelitian lanjutan dapat mengkombinasikan belerang dengan polimer seperti crumb rubber untuk mitigasi kelemahan. Kata kunci: Aspal modifikasi, Belerang, Reologi, AASHTO, Uji Propertis
EVALUASI MUTU STRUKTUR ATAS GEDUNG KRIS RSUD KEDIRI Shofiyah, Qurrotus; Ayu Kumala, Erfinda; Tri Budiatma, Angga
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i3.13189

Abstract

The Construction Project of the KRIS Building at RSUD Kediri Regency serves as a crucial effort in the development of healthcare facilities in the region. It is located at Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa No.1, Palem Village, Pare District. The quality of the superstructure in a construc- tion project is significantly influenced by its compliance with the technical specifications that have been established. This study aims to evaluate the conformity of the superstructure work quality in the construction of the KRIS Building at RSUD Kediri Regency with technical specifications, in- cluding the Work Plan and Requirements (RKS), construction drawings, and the Indonesian Na- tional Standard (SNI). The research employs methods such as comparison through a conformity checklist form, analysis of laboratory test results for concrete and steel materials, and distribution of questionnaires to contractors and project supervisors. The assessed factors include materials, imple- mentation methods, labor, supervision, and the equipment used in the project. Based on the research findings on the superstructure work of the KRIS Building construction project at RSUD Kediri Re- gency, the conformity with technical specifications in the reinforcement inspection items (X.1–X.7) and casting items (Y.1–Y.8) recorded 100% compliance in Column Zone 1, 99% in Column Zone 2, 98% in beams and slabs of Zone 1, and 95% in Zone 2. The questionnaire results revealed that 20 key variable factors affecting the quality compliance in the construction of the KRIS Building con- tributed to 78,27% of the total influence on quality.