cover
Contact Name
Elmanani Simamora
Contact Email
paradikmajpm@unimed.ac.id
Phone
+6261-6613365
Journal Mail Official
paradikmajpm@unimed.ac.id
Editorial Address
Study Program of Mathematics Education Postgraduate Program of UNIMED Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Medan, 20221 Tel / fax : (061)6613365,6613276 / (061)6614002,6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 19788002     EISSN : 25027204     DOI : https://doi.org/10.24114/paradikma.v13i3
Core Subject : Education,
Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika (PJPM) focuses on presenting new ideas and essential developments for those working in mathematics education (subject matter: pedagogical, technological, psychological) and the application of mathematics in education. It seeks to reflect the diversity of research concerns in this field and the various methods used to study it. PJPM invites original research articles and not simultaneously submitted to other journals or conferences. The entire spectrum of research in mathematics education is welcome, which includes, but is not limited to the following topics: 1. Research Design in Mathematics Education, and Mathematics Ability. 2. Realistic Mathematics Education (RME) 3. Learning Mathematics uses the TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowledge) approach 4. PISA tasks 5. Mathematics Teacher Education and Development. 6. Development of Information and Communication Technology in Mathematics Education 7. Applied Mathematics (Application of Statistics, Algebra, Mathematical Models in education)
Articles 276 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY SISWA PADA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Rosmawaty Simatupang; Elvis Napitupulu; Asmin Asmin
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v13i1.22944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui: (1) tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah pembelajaran problem-based learning, (2) kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis setelah pembelajaran problem-based learning, (3) self-efficacay siswa pada pembelajaran problem-based learning. Adapun hasil penelitian sebagai berikut: (1) Kategori penilaian siswa berdasarkan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis dari tertinggi ke terendah secara berurutan: kemampuan tinggi 8 orang, sedang 20 orang, dan rendah 10 orang. (2) Kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah adalah siswa berkemampuan tinggi 1 orang melakukan kesalahan pada tahap melaksanakan rencana dan 3 orang salah pada tahap memeriksa kembali. Siswa berkemampuan sedang melakukan kesalahan pada tahap membuat rencana sebesar 7 orang, pada tahap melaksanakan rencana 11 orang dan tahap memeriksa kembali sebesar 20 orang. Siswa berkemampuan rendah melakukan kesalahan pada tahap membuat rencana sebesar 10 orang, pada tahap melaksanakan rencana 10 orang dan tahap memeriksa kembali sebesar 10 orang. (3) Self-efficacy siswa berdasarkan dimensi Magnitude dengan tingkat self-efficacy sangat tinggi sebanyak 1 orang, tingkat tinggi sebanyak 2 orang, tingkat sedang sebanyak 5 orang dan tingkat rendah seanyak 5 orang. Dimensi Streanght dengan tingkat self-efficacy tinggi sebanyak 3 orang, tingkat sedang sebanyak 8 orang, dan tingkat rendah sebanyak 6 orang. Dimensi Generality dengan tingkat self-efficacy sangat tinggi sebanyak 2 orang, tingkat tinggi sebanyak 2 orang, tingkat sedang sebanyak 3orang, dan tingkat rendah sebanyak 1 orang.Kata Kunci: analisis, kemampuan pemecahan masalah matematis, self-efficacy, problem- based learning
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DAN SELF-EFFICACY SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI MAN 1 PADANGSIDIMPUAN Diah khoiriyah; Kms.Muhammad AminFauzi; Edy Syahputra
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v7i2.2959

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) peeningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang memperoleh pembelajaran langsung. (2) peningkatan self-efficacy siswa yng memperoleh pembelajaran berbasisi masalah dan siswa yang memperoleh pembelajaran langsung. (3) proses penyelasaian jawaban siswa saat menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah pada masing-masingpembelajaran, (4) respon siswa terhadap pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini laksanakan di MAN 1 padang sidimpuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasai eksperimen dengan pre-test control group design. Populasi dalam penel,itian ini terdiri dari seluruh siswa MAN 1 Padangsidimpuan yang berjumlah 649 siswa, sedangkan sampelnya terdiri 39 siswa pada kelas X-4 sebagai kelas eksperimen dan 37 siswa pada kelas X-5 sebgai kelas control. Pengambilan sampel dilakukan melaluiteknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematik, angket self-efficacy siswa dan lembar observasi kegiaatan pembelajaran siswa.  Instrumen tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat validitas isis dengan koefesien reliabilitas 0,878 untuk tes kemampuan pemecahan masalah matematik dan 0,940 untuk angket self-efficacy. Pengujian hipotesisstatistik dalam penelitian ini mengunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis maslah lebih tinggi dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran langsung, (2)peningkatan self-efficacysisiwa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran langsung. Hasil rerata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberi pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran langsung masing-masing sebesar 0,82 dan 0,47 dan rerata peningkatan self-efficacy siswa yang diberi pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran langsung masing-masing sebesar 0,73 dan 0,60. Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa: (3) proses penyelesaian jawaban siswa yang diberi pembelajaran berbasis masalah lebih baik dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematik dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran langsung dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran berbasis masalah menunjukkan respon positif. Berdasarkan penelitian ini, disarankan agar pembelajaran berbasis masalah dijadikan alternatif bagi guru untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik dan self-efficacy siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Tusiran Tusiran; Sahat Saragih; Hasratuddin Hasratuddin
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 2 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v10i1.8685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah : (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dari pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa, (2) peningkatan kemandirian belajar siswa yang yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dari pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa,(3)terdapat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika terdahadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika, dan (4) terdapat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika terdahadap peningkatan kemandirian belajar siswa . Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan dengan sampel 78 siswa.  Penelitian  ini merupakan suatu studi eksperimen semu dengan pretest-postest control group design. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, dimana pemilihan sampel dilakukan secara random. Instrumen  penelitian ini menggunakan tes kemampuan awal matematika, tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan skala tes kemandirian belajar siswa. Analisis data yang digunakan  Anova dua jalur. Berdasarkan hasil analisis anova dua jalur diperoleh hasil penelitian yaitu : (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa. Rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah kelas ekperimen 0,683 dan kelas kontrol 0,540, (2) peningkatan kemandirian belajar  siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa.Rata-rata peningkatan kemandirian belajar siswa kelas ekperimen 0,4558 dan kelas kontrol 0,2310, (3) tidak ada interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan pemecahan masalah dan (4) tidak ada interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa.
PENGUNAAN MEDIA OHV DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TOPIK TRANSFORMASI Sehatta Saragih
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v1i2.23440

Abstract

This study is the follow-up of previous study that showed that students’ mathematic learning output, especially in geometric topic was still low. One of the causes was strategy application that only gave little opportunity to students in building more meaningful knowledge, because strategy that was applied was not in accord with material and students characteristics. The aims of this study are to examine learning output enhancement, learning motivation and students’ activities in learning that apply The Use of Transparence Overhead Media in Cooperative Setting on Transformation Topic. The study is an experiment that took sample of 38 SMPN-1 Minas, eighth-grade students in 2005/2006 academic year. Data collections were collected by learning output test, questionnaire and class observation and then analyzed by using t-test for learning output, sign test for students motivation and descriptive test for students activities. The data analysis results show that strategies that were applied can enhance learning output, students motivation and students participation in building their knowledge.
ANALISIS KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DI SMP NEGERI 4 BENDAHARA ACEH TAMIANG Nurdiana Fahmi; Bornok Sinaga; Wamington Rajagukguk
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 2 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v13i3.23713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) kemampuan metakognitif siswa dalam menyelesaikan masalah, 2) jenis-jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika, 3) proses jawaban siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan metakognitif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dengan pembelajaran berbasis masalah. subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Bendahara Aceh Tamiang. Subjek yang dikenai wawancara mendalam terdiri dari 4 kategori yaitu : satu orang siswa dengan kemampuan tinggi, satu orang siswa dengan kemampuan sedang, satu orang siswa dengan kemampuan rendah dan satu orang siswa dengan banyak kesalahan. Data diperoleh dari tes yang diberikan dalam bentuk essay dan wawancara yang mendalam. Objek dalam penelitian ini adalah kemampuan metakognitif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada pembelajaran berbasis masalah pada materi penerapan konsep operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.berdasarkan analisis data diperoleh bahwa : 1) Siswa dengan kemampuan penyelesaian masalah tinggi memiliki tingkat kemampuan metakognitif Strategic Use, siswa dengan kemampuan sedang  memilikitingkat metakognitif Aware Use, dan siswa dengan kemampuan rendah memiliki kemampuan metakognitif Tacit Use. 2) jenis kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan kesulitan fakta, konsep, prinsip dan prosedur.Kata Kunci: Analisis, Kemampuan Metakognitif, Pemecahan Masalah, Problem Based Learning
TRANSPORTASI ANGKUTAN DARAT SEBAGAI KONTEKS UNTUK MEMBANTU SISWA SD MEMAHAMI OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN Kairuddin .
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1 (2011): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v6i1.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konteks transportasi umum di Indonesia (yaitu angkot) , dapat digunakan untuk membangun penalaran siswa dan memahami konsep dasar penjumlahan dan pengurangan angka untuk siswa SD . Akibatnya , penelitian desain terpilih sebagai metode yang tepat untuk mencapai tujuan penelitian ini . Dalam pendekatan desain penelitian , urutan kegiatan pembelajaran yang dirancang dan dikembangkan berdasarkan penyelidikan proses belajar siswa . 28 siswa dan seorang guru di kelas 2 sekolah dasar di Indonesia (yaitu MIN - 2 Palembang) yang terlibat dalam penelitian ini . Eksperimental Hasil menunjukkan bahwa mendapatkan dan turun penumpang di drama angkutan umum , bermain angkot - angkotan , dapat merangsang siswa untuk mendapatkan ide-ide tentang operasi bilangan . Selain itu , strategi dan alat yang digunakan oleh para siswa dalam bermain angkot - angkotan dapat dikembangkan secara bertahap , melalui pemodelan muncul, operasi penambahan dan pengurangan bilangan bulat. Dalam pengalaman belajar berbasis aktivitas untuk nomor penjumlahan dan pengurangan operasi, pemodelan muncul memainkan peran penting dalam penalaran pergeseran dari pengalaman konkret dalam tingkat situasional siswa terhadap konsep-konsep matematika formal .
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN SELF-ESTEEM SISWA SMP NEGERI 24 MEDAN Ana Febrianti Siregar; Izwita Dewi; Hasratuddin Siregar
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v12i3.22970

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis dan self-esteem siswa. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing, 2) menganalisis kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing, 3) menganalisis efektivitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing, 4) menganalisis peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang belajar dengan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing, dan 5) menganalisis peningkatan self-esteem siswa yang belajar dengan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli; (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing memenuhi kriteria praktis, ditinjau dari a) penilaian ahli dan b) hasil observasi keterlaksanaan perangkat pembelajaran; (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis penemuan terbimbing memenuhi kriteria efektif, ditinjau dari a) ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai pada uji coba II sebesar 91,43% dan tahap penyebaran sebesar 94,29%, b) ketercapaian tujuan pembelajaran telah tercapai untuk setiap butir soal, c) waktu pembelajaran yang digunakan tidak melebihi atau sama dengan waktu pembelajaran biasa, dan d) respon siswa positif terhadap perangkat pembelajaran; (4) kemampuan penalaran matematis siswa meningkat dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,53 pada kategori sedang; dan (5) self-esteem siswa meningkat dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,49 pada kategori sedang.Kata Kunci: pengembangan perangkat pembelajaran, model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel, pembelajaran berbasis penemuan terbimbing, kemampuan penalaran matematis, self-esteem
PERBEDAAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DI SMPN 4 PADANGSIDIMPUAN Puspa Riani Nasution; Edy Surya; Edi Syahputra
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 1 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v8i3.3360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis dan kemandirian belajar siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah (PBM) dan pembelajaran secara konvensional, untuk melihat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, serta untuk melihat proses penyelesaian jawaban siswa saat menyelesaikan soal berpikir kreatif matematis pada masing-masing pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan sampel penelitian sebanyak 44 siswa dengan kelas XII-1 sebanyak 20 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XII-4 sebanyak 24 siswa sebagai kelas kontrol. Data yang akan dikumpulkan pada penelitian ini adalah data kemampuan berpikir kreatif matematis dan kemandirian belajar siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data tersebut adalah tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan angket kemandirian belajar. Data yang dikumpulkan tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan anacova dan uji statistik non-parametrik Mann Whitney pada program SPSS. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar antara siswa yang mendapat pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal matematis (KAM) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL THIAGARAJAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DI MTS PESANTREN DAAR AL ULUUM KISARAN Muthia Dewi; Edi Syahputra; Asmin Asmin
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v10i2.8699

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul beserta perangkat pembelajaran melalui pendekatan pembelajaran matematika realistik yang  valid, praktis dan efektif dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII MTs. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan rancangan model pengembangan perangkat menurut Thiagarajan, tanpa tahap penyebaran. Uji coba terbatas dilaksanakan di kelas VII-E MTs Pesantren Daar Al Uluum Kisaran semester genap tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul beserta perangkat pembelajaran tergolong  kriteria baik karena telah teruji validitasnya. Hasil pelaksanaan perangkat pembelajaran  pada tahap implementasi  termasuk kriteria praktis. Efektivitas pengembangan perangkat pembelajaran ini diperoleh dari data hasil belajar siswa yang tuntas belajar    ≥ 85% secara klasikal  dan respon positif siswa berada diatas 80%. Hasil perhitungan uji-t memberikan nilai  signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan untuk kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan sesudah diberi perangkat pembelajaran melalui pendekatan pembelajaran matematika realistik
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Michael Christian Simanullang
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 2 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v13i3.22916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meganalisis pengaruh model pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik (PMR) terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain pretes-postes kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) lembar validasi dan (2) angket kemandirian belajar siswa. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) skor kemandirian belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PMR berada pada kategori baik; (2) terdapat perbedaan signifikan skor kemandirian belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PMR dengan pembelajaran langsung; (3) skor kemandirian belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PMR lebih baik daripada skor kemandirian belajar siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran langsung; dan (4) penerapan model pembelajaran PMR dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa.Kata Kunci: quasi eksperimen, model pembelajaran PMR, kemandirian belajar

Page 5 of 28 | Total Record : 276


Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2024): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (July - December 2024) Vol. 17 No. 1 (2024): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (January-June 2024) Vol 17, No 1 (2024): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (January-June 2024) Vol 16, No 2 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (July - December 2023) Vol. 16 No. 2 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (July - December 2023) Vol 16, No 1 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (January - June 2023) Vol 15, No 2 (2022): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 15, No 1 (2022): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 2 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 1 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 2 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 1 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 2 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 1 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 8, No 2 (2015): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 8, No 1 (2015): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 2 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 2 (2012): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2012): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2011): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1 (2011): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2010): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2010): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 1 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA More Issue