cover
Contact Name
Irwan Effendi
Contact Email
jipas@ejournal.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kurniawanronal09@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bina Widya KM. 12,5 Simpang Baru, Tampan, Pekanbaru 28293 Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science)
Published by Universitas Riau
ISSN : 16932862     EISSN : 27763080     DOI : https://doi.org/10.31258/jipas
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) memiliki ruang lingkup seperti bidang biologi, fisika dan kimia perairan, pemanfaatan hasil perairan, teknologi di bidang penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan, konservasi sumber daya kelautan, perencanaan pengembangan wilayah perairan dan pesisir, serta wilayah sosial-ekonomi dan budaya masyarakat pesisir. Jurnal ini diterbitkan sebagai sarana dan wadah para dosen, ilmuan, peneliti maupun pakar bidang perikanan mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya untuk menunjang Tugas dan Program Tri Dharma Perguruan Tinggi secara Umum
Articles 481 Documents
Status Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Melalui Pendekatan Ekosistem di Kelurahan Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, Riau Nainggolan, Vica Meyana Anthika; Prianto, Eko; Fajri, Nur El
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.401-412

Abstract

Kelurahan Lipat Kain, terletak di Sungai Kampar Kiri, memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar. Masyarakat desa ini memanfaatkan Sungai Kampar Kiri untuk menangkap ikan hampir sepanjang tahun. Pengelolaan perikanan berbasis ekosistem atau dikenal EAFM (Ecosystem Approach to Fisheries Management) merupakan suatu konsep pengelolaan perikanan dengan pendekatan ekosistem untuk menyeimbangkan antara tujuan sosial ekonomi dalam pengelolaan perikanan dengan mempertimbangkan pengetahuan, informasi, faktor biotik serta abiotik, dan interaksi manusia dengan melalui pengelolaan perikanan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status pengelolaan perikanan di Kelurahan Lipat Kain melalui pendekatan ekosistem serta merumuskan upaya pengelolaan untuk melestarikan sumberdaya di Kelurahan Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2024. Pemilihan responden pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Analisis data untuk menilai status pengelolaan dilakukan dengan indikator EAFM, dimana indikator EAFM terdiri dari domain teknologi penangkapan ikan, domain sumber daya ikan dan domain lingkungan. Penilaian masing-masing domain dilakukan dengan cara merangking dan memberi bobot serta skor pada setiap domain. Penilaian status pengelolaan sumber daya perikanan melalui pendekatan ekosistem di Kelurahan Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Provinsi Riau termasuk dalam kategori ”sedang” dengan nilai komposit 2565. Indikator pada domain teknologi penangkapan ikan menunjukkan kategori ”sedang” dengan nilai komposit sebesar 793, indikator pada domain sumber daya ikan menunjukkan kategori ”buruk” dengan nilai komposit sebesar 600, indikator pada domain lingkungan menunjukkan kategori ”baik” dengan nilai komposit sebesar 1171.
Kelimpahan Bakteri Nitrosomonas sp. dan Nitrobacter sp. di Waduk PLTA Koto Panjang Pardede, Secilia Emmanuel Septio; Budijono, Budijono; Simarmata, Asmika Harnalin
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.413-418

Abstract

Waduk PLTA Koto Panjang digunakan untuk berbagai fungsi (waduk serbaguna) salah satunya budidaya keramba jaring apung (KJA). Kegiatan budidaya ini memberikan dampak berupa bahan organik yang meningkat didasar perairan diakibatkan pemberian pakan berlebih, akibatnya konsentrasi amoniak relatif tinggi di dasar, dimana amoniak bersifat toksik. Apabila amoniak diubah menjadi nitrit atau nitrat dalam proses nitrifikasi, tentunya membutuhkan oksigen dan bakteri nitrifikasi sehingga keberadaan oksigen akan mempengaruhi proses nitrifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan bakteri nitrifikasi di Waduk Koto Panjang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari- Maret 2024 di perairan Waduk PLTA Koto Panjang, Riau. Lokasi penelitian ditetapkan 3 stasiun dengan karakteristik yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan berupa metode survei. Pengambilan sampel air dilakukan 3x selama 6 minggu dengan interval 2 minggu dengan titik sampling vertikal ditentukan, yaitu di permukaan air, kolom air 5 m, dan kolom air 10m. Parameter kualitas air yang diukur, antara lain suhu, pH, oksigen terlarut, kecerahan, amoniak, nitrit, dan nitrat. Kelimpahan bakteri Nitrosomonas sp. di permukaan berkisar 3,06-11,93 MPN/mL dan dikolom air berkisar 6,06-93,66 MPN/mL, dengan konsentrasi oksigen terlarut dipermukaan air berkisar 7,77-8,59 mg/L dan dikolom air air 10m berkisar 4,45-5,44mg/L. Berdasarkan data yang diperoleh, bakteri Nitrosomonas sp. meningkat seiring bertambahnya kolom air, sedangkan oksigen menurun seiring bertambahnya kolom air. Tetapi, bakteri Nitrobacter sp. tidak ditemukan selama penelitian.
Hubungan Panjang Berat dan Faktor Kondisi Ikan Lelan (Diplocheilichthys pleurotaenia) di Bagian Hilir Bendungan PLTA Koto Panjang Caprica, Refwina; Fauzi, Muhammad; Sumiarsih, Eni
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.419-427

Abstract

Ikan Lelan (Diplocheilichthys pleurotaenia) merupakan jenis ikan tawar famili Cyprinidae asli perairan Sungai Kampar, Riau yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan lelan di Sungai Kampar bagian hilir Bendungan PLTA Koto Panjang. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2023 - Januari 2024 dengan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan setiap dua minggu sekali dengan menggunakan jala. Parameter yang diukur meliputi panjang berat, jenis kelamin, dan kualitas air, serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ikan lelan yang tertangkap yaitu 166 ekor terdiri dari 96 jantan dan 70 betina dengan rasio 1,4:1 dengan kisaran panjang total 121-278 mm dan berat tubuh 19-169 g. Hasil analisis hubungan panjang berat menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan lelan di hilir bendungan PLTA Koto Panjang bersifat allometrik negatif dengan nilai b=2,684, artinya pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan berat. Nilai faktor kondisi ikan lelan secara keseluruhan berkisar antara 0,669 - 1,836. Faktor lingkungan meliputi suhu, kecerahan, pH, oksigen terlarut, CO2 bebas, ammonia, nitrat, dan fosfat masih mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lelan
Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik pada Lambung Ikan Lelan (Diplocheilichtys pleurotaenia Bleeker) di Sungai Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau Agesti, Annisa Wirna; Purwanto, Eko; Yuliati, Yuliati
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.428-436

Abstract

Sungai Kampar merupakan salah satu perairan penting di Provinsi Riau yang menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, termasuk ikan lelan (Diplocheilichthys pleurotaenia), ikan asli bernilai ekonomis. Namun, populasinya menurun akibat terganggunya aktivitas migrasi oleh pembangunan bendungan serta pencemaran lingkungan, terutama dari limbah plastik yang berpotensi menjadi mikroplastik. Mikroplastik ini dapat tertelan oleh ikan dan menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan ikan serta berisiko masuk ke rantai makanan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada lambung ikan lelan di Sungai Kampar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 – Januari 2024 pada 3 stasiun, yaitu: Stasiun 1 (hulu - Desa Merangin), Stasiun 2 (tengah - Desa Langgini) dan Stasiun 3 (hilir –Desa Sungai Tonang) sebanyak 2 kali dengan rentang waktu 1 bulan. Sampel ikan yang tertangkap dibedah dan diambil lambungnya, kemudian diberi larutan KOH 10% dan diinkubasi selama 2 minggu.Selanjutnya diamati dengan menggunakan mikroskop binokuler untuk mengetahui jenis mikroplastiknya. Hasil dari penelitian didapatkan 3 jenis tipe mikroplastik yang terdapat pada lambung ikan ini yaitu fiber, fragmen dan film. Tipe mikroplastik yang paling banyak ditemukan adalah fiber, diikuti film dan fragmen. Total kelimpahan mikroplastik pada lambung ikan lelan memiliki nilai berkisar antara 11,74 – 13,54 partikel/individu
Hubungan Panjang Berat dan Faktor Kondisi Ikan Pantau (Rasbora caudimaculata) di Danau Tuok Tonga Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau Simanjuntak, Anita; Fauzi, Muhammad; Purwanto, Eko
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.437-441

Abstract

Ikan Pantau (Rasbora caudimaculata) merupakan ikan tawar yang sering dijumpai di Danau Tuok Tonga. Ikan pantau sering ditangkap nelayan karena ikan ini digemari oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan pantau di Danau Tuok Tonga. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2024. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali pengambilan dengan interval waktu 2 minggu sekali. Metode yang digunakan ialah metode survei. Parameter yang diukur adalah hubungan panjang dan berat, faktor kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan pantau yang ditangkap sebanyak 124 ekor yang terdiri dari 72 ekor jantan dan 52 ekor betina. Panjang total ikan pantau jantan dan betina masing-masing berkisar 77-155 mm dan 79-140 mm dengan berat masing-masing 3,7 -25,4 g dan 5-16,8 g. Pola pertumbuhan ikan jantan dan betina adalah allometrik negatif dengan nilai b ikan jantan dan betina masing- masing 2,7574 dan 2,6009. Faktor kondisi berkisar 0,8312-1,2974. Hasil menunjukkan bahwa faktor kondisi ikan pantau masih dalam kondisi yang baik
Komposisi Hasil Tangkapan Alat Tangkap Gill Net yang Dioperasikan Diperairan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi Purba, Delila Dwi Saputri; Yani, Alit Hindri; Brown, Arthur
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.442-447

Abstract

Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan sentra produksi perikanan yang cukup potensial, hal tersebut karena Kabupaten ini memiliki wilayah geografis yang sangat strategis dalam sektor perikanan dan perdagangan. Penghasil utama dari sektor perikanan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yaitu Kecamatan Kuala Jambi, Mendahara, Nipah Panjang, Sadu dan Muara Sabak Timur. Penelitian ini dilakukan di perairan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi pada bulan Desember 2024. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui komposisi hasil tangkapan Gillnet. Metode yang digunakan adalah metode survei yaitu pengumpulan informasi atau data pada masa lalu atau sekarang yang saling terkait untuk menguji hipotesis baik melalui wawancara ataupun pengamatan langsung. Peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kuesioner, tes tertulis, wawancara terstruktur dan sebagainya (perlakuan tidak seperti dalam eksperimen). Hasil yang ditemukan pada penelitian ini adalah jenis ikan yang mendominasi hasil tangkapan terdiri dari terdiri dari 8 spesies, yaitu ikan gulama (Micropogonias undulatus), gulama panjang (Johnieops sina), sampah (Abalistes stellatus), udang galah (Macrobrachium rosenbergii), malung (Muraenesox cinereus), sembilang (Euristhmus microceps), manyung (Arius thalassinus), bawal (Colossoma macropomum). Jumlah total hasil tangkapan yang diperoleh selama penelitian berlangsung sebanyak 5069 ekor dengan total berat sebesar 6955,5 kg
Pengaruh Perbedaan Ukuran Mata Jaring (Mesh Size) terhadap Hasil Tangkapan Jaring Patin di Kelurahan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau Dewi, Lita Juliani; Zain, Jonny; Brown, Arthur
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.448-453

Abstract

Secara geografis, Desa Teluk Meranti terletak pada posisi 0º10'-0º40' Lintang Utara (LU) dan 102º 30'-102º 50' Bujur Timur (BT). Desa ini berada di wilayah Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Beberapa nelayan di Perairan Teluk Meranti belum menjadikan profesi nelayan sebagai pekerjaan utama yang mereka miliki, usaha perikanan juga masih tergolong kecil karena pengoperasian alat tangkap masih menggunakan perahu penangkapan yang sederhana seperti perahu dan motor tempel dengan alat tangkap utama adalah jaring patin. Salah satu komoditas penting di perairan Teluk Meranti adalah ikan patin. Jaring patin yang digunakan nelayan di perairan Teluk Meranti menggunakan ukuran 8 inchi dan 9 inchi. Penelitian ini menggunakan metode experiment dan survey, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji normalitas dan uji t. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jaring 8 inchi memiliki lebih banyak tangkapan dibandingkan jaring patin ukuran 9 inchi. Uji t menunjukkan p-value sebesar 0.828 menurut jumlah individu (ekor) dan 0.807 menurut jumlah berat (kg).
Komposisi Hasil Tangkapan Jaring Kembung (Gillnet) di Perairan Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan Kota Medan, Sumatera Utara Sitompul, Muhammad Sayid Naufal; Zain, Jonny; Yani, Alit Hindri
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.454-462

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2023 dan berlokasi di Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis ikan yang tertangkap, mengetahui komposisi hasil tangkapan jaring kembung (main catch dan bycatch), dan mengetahui cara tertangkap ikan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa hasil tangkapan jaring kembung adalah ikan kembung, tenggiri, gelek, caru, alu-alu, todak, seroja, kerong-kerong, senangin, parang-parang, dan layar. Hasil tangkapan utama (68%) adalah ikan kembung, sedangkan tangkapan sampingan (32%), yaitu ikan tenggiri, gelek, caru, alu-alu, todak, seroja, kerong-kerong, senangin, parang-parang, dan layar. Spesies yang tertangkap secara gilled, yaitu kembung, caru, kerong-kerong, senangin, parang-parang, dan tenggiri. Spesies yang tertangkap secara wedged, yaitu gelek, alu-alu, dan seroja. Spesies yang tertangkap secara entangled, yaitu layar dan todak
Produktivitas dan Kelayakan Usaha Perikanan Tangkap Bubu Lipat di Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang Kota Batam Pranata, Depa; Brown, Arthur; Darwis, Darwis
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.463-472

Abstract

Kota Batam, yang terdiri dari lebih dari 400 pulau, termasuk enam pulau besar, memiliki potensi besar di sektor perikanan berkat kekayaan biodiversitas lautnya. penelitian ini dilakukan pada bulan April 2024 dan berlokasi di Patam Lestari Kecamatan Sekupang Kota Batam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, yaitu dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan serta teknik pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara kepada nelayan bubu lipat sebagai responden, kuisioner sebagai alat pengumpul data pokok mengenai bagaimana usaha penangkapan bubu lipat di Kelurahan Patam Lestari. Hasil menunjukkan produktivitas per trip tertinggi mencapai 7 kg, sementara efisiensi per alat tangkap lebih tinggi pada nelayan dengan jumlah alat tangkap bubu lipat yang lebih sedikit. Analisis finansial menunjukkan usaha ini layak dengan BCR > 1, FRR positif dan PPC cepat menandakan pengembalian modal yang singkat. Meskipun demikian, tantangan seperti pencemaran dan degradasi habitat berpengaruh pada hasil tangkapan dan pendapatan nelayan. Oleh karena itu, pengelolaan yang lebih baik dan praktik perikanan berkelanjutan diperlukan untuk menjaga kelangsungan usaha ini
Estimasi Pola Musim Penangkapan Ikan Tuna (Thunnus albacares) yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus Deviko, Cavita Dwi Lestari; Brown, Arthur; Isnaniah, Isnaniah
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.473-485

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Bulan Februari s.d. Maret 2024 di PPS Bungus Sumatera Barat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menghitung produktivitas penangkapan (CPUE) dan Pola Musim Penangkapan (waktu musim ikan, waktu penangkapan yang optimal) ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang didaratkan di PPS Bungus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan desk study, yaitu suatu cara pengumpulan data dan informasi melalui pemeriksaan serta menggunakan data sekunder, berupa data Logbook yang berisikan data bulanan (catch dan effort) dalam periode 5 tahun dan metode survey yaitu dengan wawancara dengan pemilik kapal dan ABK. Kajian pola musim penangkapan akan menghasilkan informasi mengenai waktu dan musim yang paling tepat untuk melakukan kegiatan operasi penangkapan ikan sehingga dapat mengurangi resiko kerugian penangkapan ikan. Produktivitas Tuna sirip Kuning dari tahun 2019 hingga 2023 cenderung menurun, hal tersebut perlu diwaspadai karena diduga terjadinya overfishing. Efisiensi penangkapan (CPUE) menurun dari 2019 - 2023, dengan tertinggi pada 2019 (4001,55 kg/trip) dan terendah pada 2023 (3550,30 kg/trip), menunjukkan perlunya pemantauan terhadap stok tuna. Musim penangkapan berdasarkan Indeks Musim Penangkapan (IMP), berfluktuasi sepanjang tahun. Pada bulan Maret, hasil tangkapan relatif tinggi (129%), sementara pada bulan Agustus hasil tangkapan terendah signifikan (74%). Musim penangkapan ikan tuna sirip kuning, yang memiliki nilai IMP di atas 100 berlangsung dari bulan Februari-Mei, September, dan Desember, dengan puncaknya terjadi pada bulan Maret. Pada bulan Januari, Juni-Agustus, dan Oktober-November nilai IMP berada di bawah 100, menandakan musim sedang