cover
Contact Name
Nadirsah Hawari
Contact Email
nadirsahhawari@radenintan.ac.id
Phone
0812-72529387
Journal Mail Official
nadirsahhawari@radenintan.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan Lampung Jl.Letkol Endro Suratmin No.1 Sukarame Bandar Lampung, 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
ISSN : 02164396     EISSN : 26556057     DOI : 10.24042
Core Subject : Social,
Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jurnal Tapis membahas tentang tema-tema politik, pemerintahan dan isu-isu politik Islam kontemporer dengan frekuensi terbit sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Jurnal Tapis berkolaborasi dengan Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL). Dewan Editorial Jurnal Tapis mengundang ahli, cendekiawan, praktisi, mahasiswa, dan intelektual untuk menyumbangkan naskah ke Jurnal. Naskah bisa berupa hasil penelitian, kajian literatur, dan studi pemikiran tentang perkembangan politik Islam di Indonesia. Naskah akan diulas menggunakan double-blind peer-reviewer. Dimana mitra bebestari berasal dari universitas dan institusi akademik nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
KIPRAH POLITIK PURNAWIRAWAN (Studi Tentang Strategi Politik Pemenangan Calon Legislatif Purnawirawan TNI Pada Pemilu Legislatif di Kota Banjar Tahun 2019) anggoro, teguh; cahya mulyatin, tina
JURNAL TAPIS Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v15i2.5110

Abstract

ABSTRACTThis research is motivated by a number of retired TNI members who are candidates for the Regional Parliament of Banjar City, West Java. This research tries to answer (1) What motivates retired TNI personnel into politics, (2) How is the strategy carried out by TNI Retired Candidates in winning the legislative elections in Banjar City in 2019, this study uses qualitative methods, with a phenomenological study approach that is a study that seeks looking for the "essence" of the meaning of a phenomenon. Data collection is done through in-depth interviews, observation, documentation studies and literature studies. The informants in this study were retired TNI, elite and cadres of PDIP, Golkar, Gerindra and the United Nations in Banjar City. This study explains that there are three factors that cause retirement to enter the local political arena: First, the dynamics of local politics; second, retired internal factors; third, political party recruitment factors are poor. This study explains the strategy carried out by retired officers in winning the legislative election with a pattern of iteration clientelism and personalistic clientelism, the choice of the pattern because retired officers have a strong network formed while serving in the military, and the network building is very sturdy because the formation process is long. This pattern is also carried out because it is very effective in socializing themselves. In addition it can minimize political costs. This research concludes that the inclusion of retired military officers in local politics has nothing to do with their previous military agencies, but retired officers use the power of networks that they had made while in the military as their strength and winning strategy.Keywords: Patronage, Clientelism, Elections, Retired. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa purnawiran TNI yang menjadi Caleg  DPRD Kota Banjar, Jawa Barat. Penelitian ini mencoba menjawab (1)  Apa motivasi purnawirawan TNI masuk dalam Politik, (2) Bagaimana strategi yang dijalankan oleh Caleg Purnawirawan TNI dalam memenangkan pemilu legislatif  di Kota Banjar  tahun 2019, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi fenomenologi yaitu studi yang berusaha mencari “esensi” makna dari suatu fenomena. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi,  studi dokumentasi dan studi pustaka. Informan dalam penelitian ini adalah purnawirawan TNI, elit dan kader PDIP, Golkar, Gerindra dan PBB di Kota Banjar. Penelitian ini menjelaskan ada tiga faktor yang menyebabkan masuknya purnawirawan dalam kancah politik lokal : Pertama, Dinamika politik lokal; kedua, faktor internal purnawirawan;  ketiga, faktor Rekrutmen politik Parpol yang buruk. Penelitian ini menjelaskan strategi yang dilakukan oleh purnawirawan dalam memenangkan Pileg dengan pola  klientelisme iterasi dan  klientelisme  personalistik, pilihan pada pola tersebut karena purnawirawan  memiliki jaringan kuat yang terbentuk saat bertugas di militer, dan bangunan jaringannya sangat kokoh karena proses pembentukannya lama. Pola ini juga dilakukan karena sangat efektif dalam mensosialisasikan diri. Selain itu dapat meminimalisir biaya politik. penelitian ini menyimpulkan bahwa masuknya purnawirawan dalam politik lokal tidak ada hubungannnya dengan instansi militernya sebelumnya, akan tetapi purnawirawan menggunakan kekutan jaringan yang pernah dibuatnya saat di militer sebagai kekuatan dan strategi pemenangannya.     Kata Kunci : Patronase, Klientelisme, Pemilu, Purnawirawan.
URGENSI TATA KELOLA INOVASI PEREKAMAN DATA DAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN Maruapey, Husein
JURNAL TAPIS Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v15i2.5300

Abstract

ABSTRACTManaging innovation involves many complex activities from organizations, stakeholders, and knowledge. Innovation is essential in improving the efficiency of the public sector. So the importance of governance innovation will provide the consequences of any failure or success of the innovation itself. Governance innovation also reflects the managing innovation in a way that is innovative as one strategy innovation process, so that innovation can show results and benefits. The focus of this research is the investigation phenomenon of governance innovations data and documents civil registration record with innovative ways in Southeast Aceh Regency. Also comparative with some other local government do it. Methods of qualitative analysis with phenomenology are used to be able to explain and illustrate and identify how the phenomenon occurs. Data collection is done inductively, interview, discussion, observation, and participation. Data reduction do with descriptive between empirical and secondary data. Images, tables, symbols, and lines used to realities revealed. Triangulation is used to conclude carefully from empirical and secondary data. The results of this research finding, governance innovation are innovative should be supported by policies, aside from the leadership capability as the executor. Citizen participation, cooperation various sector also contributes to a positive endorsement. Innovation is also an immediate need at this time for delivering excellent public services and competitive by the government. Keywords: governance innovation, innovative, public service, government.ABSTRAKMengelola inovasi melibatkan banyak aktivitas kompleks dari berbagai jenis organisasi, stakeholder, dan pengetahuan. Inovasi sangat penting dalam meningkatkan efisiensi sektor publik. Begitu pentingnya tata kelola inovasi akan memberikan konsekuensi timbulnya kegagalan atau kesuksesan inovasi itu sendiri. Tata kelola inovasi juga mencerminkan mengelolaan inovasi dengan cara yang inovatif sebagai salah satu strategi proses inovasi, agar inovasi bisa menunjukkan hasil dan manfaatnya. Fokus penelitian ini adalah penyelidikan fenomena pengelolaan inovasi secara inovatif pada sektor pengelolaan data dan dokumen kependudukan di Kabupaten Aceh Tenggara. Selanjutnya akan dikomparasikan dengan beberapa daerah yang juga melakukan pengelolaan data dan dokumen kependudukan secara inovatif. Metode kualitatif dengan analisis fenomenologi digunakan untuk dapat menjelaskan dan menggambarkan serta mengidentifikasi bagaimana fenomena itu terjadi. Pengumpulan data dilakukan secara induktif, wawancara, diskusi, dan observasi partisipasi. Reduksi data dilakukan dengan deskriptif antara data penyelidikan empiris, dan data sekunder. Gambar, tabel, simbol, dan garis digunakan untuk menggungkapkan realitas yang ada. Triangulasi digunakan untuk menarik kesimpulan secara hati-hati dari data empiris dan data sekunder. Hasil penelitian ini menemukan, pengelolaan inovasi secara inovatif harus didukung oleh berbagai kebijakan pendukung, selain dari kapasitas pimpinan sebagai eksekutor. Partisipasi masyarakat, kerjasama lintas batas juga memberikan kontribusi dukungan yang positif. Inovasi juga merupakan kebutuhan yang mendesak saat ini untuk menghantarkan pelayanan publik yang baik dan kompetitif oleh pemerintah.Kata kunci: tata kelola inovasi, inovatif, pelayanan publik, pemerintah.
Rahasia Surat At Tiin: Kajian Sejarah Analisa Geopolitik Menguasai Kota Al Quds Cahya, Nandang
JURNAL TAPIS Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v15i2.5360

Abstract

                                                             AbstractAl Quds or “Jerusalem” is a small town, it is only around 1 km square, this old city knew in the history as laden and bloodshed city, there was many several great empires and strength that overwhelm this city, like Babylon, Peria, Roman, and before 14 century Muslims came and open this city. Nowadys, this city “Al Quds” is under Israeli occubation. The invaders from Zionist movement wanted to establish Israile Kingdom stretching from the Nile in Egypt to the river of Euphrate in Iraq. Certainly “Al Quds” for Muslims is not only a Holy City, it is a political capital, and libarate Al Quds from the hands of Israel is a duty. This liberation project is not easy; Muslims must understand the geopolitical map. This paper is a historical study about the strategy of Omar bin Khattab and Saladin Ayyubi to libarate Al Quds. Research method used the geopolitics with geographical analysis to study Al Quds sitaution as referd in Surat At-Tiin. With this full understanding, Umar Ibn Al-Khattab and Saladin Ayyubi make the same strategi to open the cities around Al-Quds buffer, Especially Egypt and Syria (the Sham). Up to the present these two areas (Syria and Egypt) have significance to Al Quds and Palestine, so if these areas opened, the way to liberation of Holy City will be easy. So the secret key to libarate Al Quds is in Egypt and Syria, Also God said in the first of Surat At-Tiin with his swear, “Wattiini wazzaitun, watuurisina” (By the Fig and the Olive, And the Mount of Sinai). Al-Muffaseron (explainers) said that Tiini refers to Al-Sham and Olive Refers to Al-Quds and the hill of Sinai refers to Egypt.Keywords: Al Quds, Geopolitical, Surat At Tiin                                                              Abstrak Al Quds atau Yerusalem adalah kota kecil yang luasnya hanya kurang lebih 1 km persegi, sejarah mengenalnya sebagai kota tua yang sarat dengan pertumpahan darah, berbagai kekuatan imperium besar silih berganti menguasai kota ini, Babilonia, Peria, Romawi, dan dan 14 abad yang lalu Islam hadir sebagai pembebas kota ini. Hingga kini kota Al Quds berada dibawah kekuasaan bangsa penjajah Israel yang dengan gerakan zionismenya ingin mendirikan Negara Israel Raya yang terbentang dari sungai Nil di Mesir sampai sungai Euprat di Irak. Tentu bagi kaum muslimin Al Quds bukan sekedar kota suci, namun sebagai ibukota politik, maka membebaskan Al Quds dari tangan Israel adalah keharusan. Proyek pembebasan ini tidaklah mudah, kaum muslimin harus memahami peta geopilitik sebagai prasaratnya. Artikel ini merupakan kajian penelitian sejarah bagaimana strategi Umar bin Khattab dan Shalahuddin Al Ayyubi dalam membebaskan Al Quds. Metode penelitian ini menggunakan kajian strategi geopolitik dengan analisa letak geografis Al Quds yang diisyaratkan dalam surat At Tiin. Dengan memahami ini, strategi yang pertama kali dilakukan oleh Umar bin Khattab dan Shalahuddin Al Ayyubi adalah melakukan penaklukan-penaklukan kecil terhadap wilayah-wilayah penyangga kota Al Quds, terutama Mesir dan Suriah (wilayah bagian Syam). Hingga dalam kontek kekinian kedua wilayah ini memiliki arti penting Al Quds dan Palestina, dengan menguasainya akan mempermudah jalan menuju pembebasan kota suci itu. Jadi kunci rahasia pembeasan Al Quds adalah Mesir dan Suriah, sebagaimana Allah mengisyaratkan di awal surat At Tiin dengan sumpahnya, Wattiini wazzaitun watuurisina (Demi buah Tiin, zaitun, dan bukit Sinai). Para ahli tafsir mengatakan bahwa itu adalah Tiin adalah Syam,  Zaitun adalah Al Quds, dan Bukit Sinai adalah Mesir.   Kata kunci: Al Quds, geopolitik, At Tiin     
Kerja Sama Bilateral Cina-Rusia dalam Sektor Gas Alam Tahun 2014 untuk Meningkatkan Keamanan Energi Cina Simanjuntak, Citra Uliana; Abdul Rachman, Muhammad Fauzi
JURNAL TAPIS Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6122

Abstract

Abstract: China was the highest rank in energy demand in 2017 and was predicted to be the highest-ranking in Asia in primary energy demand in 2033. One of China's strategies to secure these energy needs is by cooperating with Russia, particularly in the natural gas sector agreed in 2014. This research analyzes the collaboration in terms of energy security. The method used in this research is descriptive qualitative method with bilateralism cooperation, national interest, energy security concepts, and is limited to 10 years before both parties successfully agree to the cooperation contract. This cooperation successfully because of the terms of availability, China has a safe supply because Russia has the second-largest natural gas reserves in the world, from the accessibility point of view it will be better and reduce shipping risk if China imports natural gas from Russia because it has a direct border. When the delivery of natural gas is realized, it will be able to reduce 46 million tons of carbon emissions, so that in terms of affordability this cooperation in the field of natural gas is very profitable for China and in terms of price, China gets a lower price compared to the European Union.Keywords: Energy, China, Russia, Cooperation, Natural gas Abstrak: Cina menjadi negara dengan permintaan energi tertinggi pada tahun 2017 dan diprediksi menjadi nomor satu di Asia dalam permintaan energi primer pada tahun 2033. Salah satu strategi Cina untuk memenuhi kebutuhan energinya adalah bekerja sama dengan Rusia, khususnya di bidang gas yang disepakati tahun 2014. Penelitian ini menganalisis kerja sama tersebut dari sisi keamanan energi. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan konsep kerja sama bilateral, kepentingan nasional dan keamanan energi serta terbatas pada 10 tahun sebelum kontrak kerja sama ini disepakati.Kata sepakat dicapai karena bila ditinjau dari sisi availability, Cina mendapat pasokan yang aman dari Rusia yang memiliki cadangan gas terbesar kedua di dunia.Dari sisi accessibility akan lebih baik dan mengurangi risiko pengiriman apabila Cina mengimpor gas dari Rusia karena berbatasan langsung. Ketika pengiriman gas direalisasikan, maka akan mampu mengurangi 46 juta ton emisi karbon, sehingga dari sisi affordability kerja sama ini sangat menguntungkan Cina. Dari segi harga, Cina memperoleh harga yang murah. Kerja sama bilateral antara Cina dan Rusia memfasilitasi kepentingan nasional Cina di dalam keamanan energi di masa depan.Kata Kunci: Energy, China, Russia, Cooperation, Natural gas
Faktor Penghambat Pelaksanaan Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor Secara Online di Samsat Kota Metro Tahun 2019 Daud, Daud
JURNAL TAPIS Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6123

Abstract

Abstract: Bureaucracy is a government instrument to create efficient, effective, fair, transparent and accountable public services. This means that to be able to carry out government functions properly, bureaucratic organizations must be professional, aspirational and have a high responsiveness to the demands of the people being served so that service user communities are satisfied with the services they receive. Based on the results of research at the Metro City Samsat office in motor vehicle tax services it can be stated that the online Samsat system in Metro City functions in helping the process of finding taxpayer data when paying taxes. The obstacles encountered in the online tax payment process are the speedy network system which is often an error caused by other non-technical factors such as weather, besides the inadequate computer capacity. Excellent and skilled human resources in their fields are still lacking in online samsat operations in Metro City. This resulted in less effective use of Samsat online media in Samsat Metro City.Keywords: Public Services, Government Bureaucracy, Good Governance Abstrak: Birokrasi merupakan instrumen pemerintah untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien, efektif, berkeadilan, transparan, dan akuntabel. Hal ini berarti untuk mampu melaksanakan fungsi pemerintahan dengan baik maka organisasi birokrasi harus profesional, aspiratif dan memiliki daya tanggap yang tinggi terhadap tuntutan masyarakat yang dilayani agar masyarakat pengguna jasa merasa puas terhadap pelayanan yang diterimanya. Berdasarkan hasil penelitian pada kantor Samsat Kota Metro dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor dapat dikemukakan bahwa sistem Samsat online di Kota Metro berfungsi dalam membantu proses pencarian data wajib pajak saat pembayaran pajak. Kendala-kendala yang ditemui dalam proses pembayaran pajak secara online adalah sistem jaringan speedy yang sering error yang diakibatkan oleh faktor non teknis lainnya seperti cuaca, selain itu kapasitas komputer yang belum memadai. Sumberdaya manusia yang unggul serta terampil dalam bidangnya masih kurang dalam pengoperasian samsat online di Kota Metro. Hal ini mengakibatkan kurang efektifnya penggunaan media samsat online di samsat Kota Metro.Kata Kunci: Pelayanan Publik, Birokrasi Pemerintah, Pemerintahan yang Baik.
Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Rawat Inap Sumbersari Bantul Kota Metro Widodo, Tri
JURNAL TAPIS Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6124

Abstract

Abstract: Discrimination in services often arises because perceptions of rights and obligations between service providers and users have not yet reached a common ground. For example the right for each service user to get fair and friendly treatment from service providers. Instead, it is the service user who must be friendly to the service provider so that his affairs become fast and smooth. Of the various types of public services provided by the government, including health services at the Sumbersari Bantul Inpatient Health Center in Metro Selatan Sub-District Metro City. This research will try to find out complaints made by patients or community users of Inpatient Health Centers related to service problems by nursing staff, facilities and facilities available at the Inpatient Health Centers. The results of the study showed that the services provided by the Inpatient Health Center were already good and in accordance with the wishes of the patients, although there were still a number of complaints that needed to be addressed by the Sumbersari Bantul Inpatient Health Center.Keywords: Public Service, Quality of Service, the Health Service Abstrak: Diskriminasi pelayanan sering kali muncul karena persepsi mengenai hak dan kewajiban antara penyedia dan pengguna layanan belum mencapai titik temu. Misalnya  hak bagi setiap pengguna layanan untuk mendapatkan perlakuan yang wajar dan ramah dari penyedia layanan. Sebaliknya, justru pengguna layanan yang harus bersikap ramah terhadap penyedia layanan agar urusannya menjadi cepat dan lancar. Dari berbagai jenis pelayanan publik yang diberikan pemerintah, diantaranya adalah pelayanan kesehatan di Puskesmas Rawat Inap Sumbersari Bantul Kecamatan Metro Selatan Kota Metro.Penelitian ini akan berusaha  mengetahui keluhan yang disampaikan pasien atau masyarakat pengguna Puskesmas Rawat Inap terkait dengan masalah pelayanan oleh tenaga keperawatan, sarana dan  fasilitas yang ada di Puskesmas Rawat Inap tersebut. Hasil penelitan menunjukan pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Rawat Inap tersebut sudah baik dan sesuai dengan keinginan pasien, meskipun masih ada beberapa keluhan yang perlu menjadi perhatian Puskesmas Rawat Inap Sumbersari Bantul.Kata Kunci: Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan, Pelayanan Kesehatan.
Rekrutmen Politik Calon Kepala Daerah (Studi Tentang Seleksi Kandidat Pada Partai Amanat Nasional Pada Pemilukada di Kota Tasikmalaya Tahun 2017) Anggoro, Teguh; Yani, Yanyan M.; Setiabudi, Widya; Muradi, Muradi
JURNAL TAPIS Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6125

Abstract

Abstract: Recruitment of regional head candidates is part of the political process within the internal party facing the General Election. Candidate selection is a "secret garden" for each party, besides the easy selection process by other powers outside political parties. This study answers the research question "What is the method of selection in the political recruitment of regional head candidates by the National Mandate Party in the General Election in Tasikmalaya City 2017". This study attempts to review, analyze candidate selection. The theory used is the theory of candidate selection from Rahat (2001). The results of this study indicate that the election in PAN is determined by party elites. Selection is also superior by the strength of "local strongmen" and large financials. The process of selecting candidates in the PAN shows a degree of semi-democracy. The selection of PAN internal cadres is not a qualified cadre who is not qualified, but the selection process of candidates approved by local strongmen, and great financial strength.Keywords: Political Parties, Political Recruitment, Candidate Selection, Elections. Abstrak: Rekrutmen calon kepala daerah merupakan bagian dari proses politik di internal partai dalam menghadapai Pemilukada. Seleksi kandidat merupakan “secret garden” bagi setiap partai, selain itu proses seleksiterkadang mudah dipengaruhi oleh kekuatan lain di luar partai politik. Penelitian ini untuk menjawab pertanyaan penelitian “Bagaimana metode seleksi dalam rekrutmen politik calon kepala daerah oleh Partai Amanat Nasional pada Pemilukada di Kota Tasikmalaya 2017”. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan, menganalisis seleksi kandidat. Teori yang digunakan adalah teori seleksi kandidat dari Rahat (2001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seleksi pada PAN ditentukan oleh elit partai. Seleksi juga dipengaruhi oleh kekuatan “local stronge man” dan financial yang besar. Proses seleksi kandidat pada PAN menunjukan derajat semi demokratis. Tidak terpilihnya kader internal PAN bukan disebabkan kader yang maju tidak berkualitas, akan tetapi proses seleksi kandidat dipengaruhi oleh local stronge man, dan kekuatan financial yang besar.Kata Kunci: Partai Politik, Rekrutmen Politik, Seleksi Kandidat, Pemilu.
Konstitusi Madinah Dalam Membangun Civil Society Ibrahim, Faiz; Wakhid, Ali Abdul; Suhandi, Suhandi; Shomad, Bukhori Abdul
JURNAL TAPIS Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6541

Abstract

Abstract: The Constitution of Medina is the most important element in the establishment of Civil Society. This constitution by the collective consensus of the population of Medina as a common reference in multicultural social life, that is diverse in religion, race, ethnic and nation. This constitution was formed to create social integration after the migration of the Prophet Muhammad SAW to Medina and anticipating the emergence of different interests which often triggers horizontal conflicts caused by tribal fanaticism and religion underlying the social life of Medina. The study of this article is qualitative – descriptive with a historical approach. This study seeks to explore the values contained in the Medina Charter by reflecting the values of leadership of the Prophet  Muhammad SAW Medina Period. The result of the study found that: the Constitution of Medina is a Charter of peace to unite the tribes that are still tribal and often in conflict which is contained in the policies and principles of the state ot the Prophet Muhammad SAW that are democratic and humane in the frame of spirituality by upholding the values of brotherhood, openness, equality of right, respect for human right and law enforcement.Keywords: Medina Constitution, Pluralistic Society, Civil Society Abstrak: Konstitusi Madinah merupakan unsur terpenting tegaknya Masyarakat Madani. Konstitusi ini terbentuk atas konsensus kolektif penduduk Madinah sebagai rujukan bersama dalam kehidupan bemasyarakat yang multikultural yang beragam agama, ras, suku dan bangsa. Konstitusi ini dibentuk untuk menciptakan integrasi sosial Masyarakat pasca hijrah Nabi Muhammad Saw ke Madinah dan mengantisipasi munculnya perbedaan kepentingan yang sering memicu konflik horizontal yang disebabkan fanatisme kesukuan dan agama yang melatarbelakangi kehidupan sosial Masyarakat Madinah. Studi artikel ini yaitu kualitatif-deskriptif dengan pendekatan sejarah. Studi ini berusaha mengeksplorasi nilai-nilai yang termaktub dalam Piagam Madinah dengan merefleksikan nilai-nilai kepemimpinan Nabi Muhammad SAW Periode Madinah. Hasil penelitian mendapatkan bahwa; Konstitusi Madinah merupakan Piagam perdamaian untuk menyatukan kabilah atau suku-suku yang masih bersifat kesukuan dan sering berada dalam konflik yang termaktub di dalamnya kebijakkan dan prinsip kenegaraan Nabi Muhammad Saw yang demokratis dan manusiawi dalam bingkai spritualitas dengan menegakkan nilai-nilai persaudaraan, keterbukaan, persamaan hak, penghormatan hak-hak asasi manusia, dan penegakan hukum.Kata Kunci: Konstitusi Madinah, Masyarakat Pluralistik, Masyarakat Madani
DECREASE OF ISLAMIC PARTY VOTES IN LEGISLATIVE ELECTIONS: THE BULAN BINTANG PARTY (PBB) IN GENERAL ELECTIONS IN 2019 Adlin; Adlin, adlin
JURNAL TAPIS Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i2.6609

Abstract

Tulisan ini berusaha menggambarkan mengapa terjadi penurunan siginifikan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai sebuah partai Islam pada Pemilihan Umum Legislatif tahun 2019 yang hanya mendapatkan suara 0,79 persen dari suara sah nasional. Metode kualitatif digunakan dalam mengumpulkan data dan menganalisa data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penurunan suara PBB berhubungan erat dengan keputusan elit partai yang memutuskan mendukung Jokowi-Ma‟ruf pada pemilihan Presiden tahun 2019, yang tidak sejalan dengan aspirasi basis massa PBB dari kalangan Islam modernis. Elit partai terlalu percaya diri, kondisi pemilih yang independen dan bersifat ideologis, serta ulama meminta umat tidak mendukung PBB
STRATEGI KAMPANYE PARTAI ISLAM: KASUS PARTAI KEADILAN SEJAHTERA PADA PEMILU 2019 Erna Trianggorowati; Ridho Al-Hamdi; Trianggorowati, Erna; Al-Hamdi, Ridho
JURNAL TAPIS Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6814

Abstract

Abstract: This article examines the campaign strategy of the Islamist party, namely PKS in the 2019 legislative election. It is fascinating to be investigated further because this party can ward a lot of predictions and surveys which stated that PKS could not exceed the parliamentary threshold of four percent. PKS has an outstanding performance and can reach 8.62 percent. Methodologically, this study is a qualitative research by applying the case study approach. For data-gathering, this study collects data and information through social media such as news channels and social networking sites. In the analysis process, this uses the mix marketing theory consisting of four Ps (4P), i.e., product, price, place, and promotion. On the product, PKS promotes four main programs: reinforcing the realization of the driving license for the long-life term, removing the motorcycle tax, protecting Muslim scholars, and removing the wage tax for eight billion IDR per month. Concerning the price, PKS spent roughly 150 Billion IDR. On the place or distribution, the PKS’ legislative candidates did socialize to the grass-root with various activities. Meanwhile, regarding the promotion, PKS promotes itself through event publications and social media conducted by its cadres and devotees. The most significant strategy which affects to the increase of PKS’ vote in 2019 is the promotion mainly the event publication with roadside flashmob activities. Indeed, the cadres and devotees’ loyalty has a significant role as the vote-getters in mobilizing electorate. Keywords: Campaign Strategy,PKS, Legislative Election, Flashmob Abstrak: Artikel ini mengkaji tentang strategi kampanye partai Islam yaitu PKS pada pemilihan legislatif tahun 2019. Penelitian ini menarik dilakukan karena keberhasilan PKS dalam menepis asumsi berbagai lembaga survei yang memprediksi PKS tidak lolos ambang batas parlemen. PKS berhasil meningkatan suaranya hingga di 8,62 persen. Secara metodologis, artikel ini merupakan hasil penelitian kualitatif dengan penggalian sumber data dari berbagai berita terpercaya di media massa online. Sebagai kerangka analisa, penelitian ini menggunakan teori mix marketing (4P) yang terdiri dari empat indikator: produk, harga, penempatan/distribusi, dan promosi. Pada indikator produk, PKS menjual empat program unggulan: pemberlakuan SIM seumur hidup, pembebasan pajak bermotor, perlindungan ulama, tokoh agama dan simbol agama, pembebasan pajak penghasilan di bawah Rp. 8 juta. Pada indikator harga, PKS mengeluarkan biaya kurang lebih Rp. 150 Milyar. Pada indikator penempatan, para caleg melakukan sosialisasi melalui beragam kegiatan. Sementara itu, pada indikator promosi, PKS melakukan kegiatan flashmob dan disebarluaskan melalui media sosial. Dari empat indikator tersebut, PKS lebih menekankan pada strategi promosi melalui publikasi even terutama kegiatan flashmob di pinggir jalan berkat loyalitas kader dan simpatisan PKS sebagai motor penggerak sekaligus pengepul suara partai di Pemilu 2019.Kata Kunci: Strategi Kampanye, PKS, Pileg, Flashmob

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 2 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Politik Islam Vol 9 No 1 (2013): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 8 No 2 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam More Issue