cover
Contact Name
Nadirsah Hawari
Contact Email
nadirsahhawari@radenintan.ac.id
Phone
0812-72529387
Journal Mail Official
nadirsahhawari@radenintan.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan Lampung Jl.Letkol Endro Suratmin No.1 Sukarame Bandar Lampung, 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
ISSN : 02164396     EISSN : 26556057     DOI : 10.24042
Core Subject : Social,
Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jurnal Tapis membahas tentang tema-tema politik, pemerintahan dan isu-isu politik Islam kontemporer dengan frekuensi terbit sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Jurnal Tapis berkolaborasi dengan Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL). Dewan Editorial Jurnal Tapis mengundang ahli, cendekiawan, praktisi, mahasiswa, dan intelektual untuk menyumbangkan naskah ke Jurnal. Naskah bisa berupa hasil penelitian, kajian literatur, dan studi pemikiran tentang perkembangan politik Islam di Indonesia. Naskah akan diulas menggunakan double-blind peer-reviewer. Dimana mitra bebestari berasal dari universitas dan institusi akademik nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 245 Documents
Filsafat Sebagai Ruang Introspeksi dalam Menyikapi Isu Politisasi Agama Rais Dzulfikri; Kurnia Alfi Rianti; A. Fauzan Hidayatullah; Dzulfikri, Rais; Rianti, Kurnia Alfi; Hidayatullah, A. Fauzan
JURNAL TAPIS Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6821

Abstract

Artikel ini bertujuan sebagai introspeksi bahwasanya dalam menyikapi isu politisasi agama jika ditinjau dari segi filsafat yaitu dimana pada sintesa ini merupakan konsepsi dimana mengumpulkan semua pengetahuan yang diperoleh untuk menyusun suatu pandangan. Masalah difokuskan pada isu politisasi agama yang marak terjadi pada akhir-akhir ini dimana kontestasi calon penguasa di berbagai daerah di belahan Indonesia menggunakan agama dalam berpolitik yang bertujuan untuk mendominasi kekuasaan dengan membawa nilai agama sehingga memunculkan nilai holistik di kalangan masyarakat dan meraup suara sebanyak-banyaknya dalam pemilihan umum. Politisasi agama merupakan gerakan neo-khawarij jika memasukkan unsur teologi dalam doktrinnya. Guna mendekati masalah ini digunakan acuan teori berupa beberapa buku berupa buku hadits shahih, filsafat, dan politik serta artikel jurnal terkait yang berupa politisasi agama dan kaitannya dengan sumber daya alam dan dianalisis secara kualitatif. Kajian pada artikel ini menyimpulkan bahwa dengan adanya isu politisasi agama dikhawatirkan menjadi sebuah pengalihan isu di media massa oleh pihak kapitalis agar dapat menutupi eksploitasi sumber daya alam yang mereka lakukan.  
Menjelajahi Pemikiran Politik Nurcholis Madjid Tentang Agama dan Negara Rasyidin, Yusafrida
JURNAL TAPIS Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6840

Abstract

Abstract: Nurcholish Madjid is a prominent Muslim scholar and thinker who has national-minded ideas. One of his views on the relationship between religion and state. This thought, although it was controversial when it was first raised, it had a great influence on the national and Islamic discourse in Indonesia. In the relationship of religion and state Nurcholish argues that religion and state cannot be separated, because religion is the basis of life and becomes the culture of community life in the state, but Nurcholish Madjid strongly rejects the concept of an Islamic state, especially in the context of Indonesianism. Because according to him the Islamic State is a distortion of proportional relations between religion and the state. Therefore an Islamic state is neither a religious state nor a secular state.Keywords: Nurcholish Madjid, Politics, Religion and Country Abstrak: Nurcholish Madjid merupakan salah seorang tokoh cendikiawan dan pemikir muslim yang mempunyai gagasan-gagasan yang berwawasan kebangsaan. Salah satu pandangannya tentang hubungan agama dan negara. Pemikirannya ini, walaupun mendapat kontroversial ketika pertama kali dilontarkannya, namun mempunyai pengaruh besar terhadap wacana kebangsaan dan keislaman di Indonesia. Dalam hubungan agama dan negara Nurcholish berpendapat bahwa agama dan negara tidak dapat  di pisahkan, karena agama merupakan landasan hidup dan menjadi kultur kehidupan masyarakat dalam bernegara, namun Nurcholish Madjid menolak tegas konsep negara Islam, terutama dalam konteks keindonesiaan. Karena menurut beliau Negara Islam merupakan distorsi hubungan proposional antara agama dan negara. Oleh karena itu negara Islam bukanlah negara agama dan bukan pula negera sekuler.Kata Kunci: Nurcholish Madjid, Politik, Agama dan Negara
Menelisik Langkah Stategis PKS Tulang Bawang Pada Pemilu Tahun 2019 Hawari, Nadirsah
JURNAL TAPIS Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i2.6988

Abstract

Partai politik itu ibarat gerai yang menawarkan berbagai macam produk kebutuhan masyarakat berdampingan dengan gerai-gerai lainnya yang juga menawarkan produk yang sama. Maka gerai mana yang paling pandai dalam memasang taktik dan strategi pemasaran guna menarik minat calon pembeli maka dialah yang akan mendapat banyak pelanggan dan meraih keuntungan dari bisnisnya. Begitupun nasib parpol dalam kontestasi demokrasi di Indonesia, semua parpol bersaing untuk merebut hati voters. Tak ketinggalan PKS Tulang Bawang yang merupakan bagian dari rumah besar partai politik berasas Islam ini juga ikut serta dalam memainkan peran dan strategi politiknya di masyarakat. Kajian ini mencoba mentelaah secara dalam tentang strategi PKS pada pemilu legislatif tahun 2019 yang lalu di Kabupaten Tulang Bawang.  Jenis penelitian adalah kualitatif analitik dengan metode wawancara terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian mendapati bahwa PKS memainkan dua strategi utama dalam pemilu yaitu serangan udara berupa pendekatan media sosial dengan mengunggah konten-konten yang bisa menarik simpati kaum milenial secara khusus. Dan yang kedua adalah serangan darat seperti kerja-kerja sosial, dakwah, advokasi politik, bahkan tidak jarang aleg PKS harus melawan arus utama hanya sekedar untuk menyelamatkan idealitas politik partai dakwah mereka.  
Motif Politik Terbitnya Surat Edaran Walikota Malang tentang Himbauan Pelaksanaan Shalat Berjamaah Ridho Al-Hamdi; Diah Riski Hardiana; Nawang Kurniawati; Al-Hamdi, Ridho; Hardiana, Diah Riski; Kurniawati, Nawang
JURNAL TAPIS Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i2.7122

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang dinamika pemberlakuan peraturan daerah yang bernuansa Islam pasca runtuhnya Orde Baru tahun 1998. Secara spesifik, kajian ini mencoba menginvestigasi tentang motif politik atas munculnya surat edaran walikota Malang tentang himbauan pelaksanaan shalat berjamaah bagi aparatur sipil negara di Kota Malang pada tahun 2016. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terbitnya surat edaran Walikota Malang tentang himbauan shalat berjamaah bagi aparatur sipil negara di Kota Malang. Selain itu untuk mengetahui informasi tujuan personal Walikota tersebut. Artikel ini merupakan hasil penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kota Malang diambil sebagai kasus yang akan ditelaah secara lebih mendalam. Wawancara mendalam (in-depth interview) dan dokumentasi adalah dua teknik yang digunakan sebagai bagian dari proses pengumpulan data untuk memperkuat analisa dan pembahasan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor yang melatarbelakangi Walikota Malang dalam menerbitkan surat edaran tersebut terdapat dua indikator yang kurang mempengaruhi motif Walikota Malangdalam menerbitkan surat edaran tersebutantara lain: riwayat pendidikan dan pekerjaan. Sedangkan dua indikator lainnya yaitu relasi atau pergaulan dan faktor organisasi mempengaruhi motif Walikota Malangdalam menerbitkan surat edaran tersebut
Feminsme, Keamanan dan Isu Perdagangan Manusia YusnaridaEka Nizmi; Adianto; NIZMI, YUSNARIDA EKA; Adianto, Adianto
JURNAL TAPIS Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i2.7125

Abstract

Perdagangan manusia semakin berkembang dilihat sebagai sebuah ancaman keamanan. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah perdagangan manusia yang dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir mengancam keamanan apa dan siapa. Pendekatan keamanan tradisional terhadap perdagangan manusia membutuhkan analisis bahwaperdagangan manusiamerupakan sebuah ancaman terhadap negara dan kontrol negara atas perbatasan. Analisa feminis mengenai perdagangan manusiamemprioritaskan keamanan dari orang-orang yang diperdagangkan dan dikenal sebagai pelaku dimana korban diancam baik oleh pelaku kejahatan terorganisirmaupun oleh negara. Penelitian ini berpendapatbahwa pendekatan feminis terhadap perdagangan manusia penting untuk memahami dan melawan kejahatanini. Tidak untuk mengatakan, bahwa pendekatan keamanan manusia terhadap perdagangan manusiaakan digolongkan pada pendekatanfeminis; namun tulisan ini mencoba untuk memaparkan analisa feminis mengenai perdagangan manusiamembangun perlunya jender sebagai sebuah kategori analisis Sebagaimana dicatat, feminis tidak hanya menjadikan perempuan masuk dalam kerangka keamanan dan fokus jender berhubungan dengan pelanggaran hak asasi manusia namun juga secara signifikan mempelajari prilaku dimana stereotype gender dulunya hadir dalam praktek-praktek jender dan menjadikan perempuansebagaikorban
KAJIAN STRATEGIS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA METRO Sudarman Mersa; Bambang Utoyo; 123, Sudarman Mersa
JURNAL TAPIS Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i2.7715

Abstract

Pengembangan aparatur merupakan salah satu upaya untuk menyesuaikan antara tugas dan tanggung jawab pekerjaan dengan kemampuan, ketrampilan dan kecakapan dari aparatur daerah. Karena itu pengembangan sumber daya aparatur merupakan faktor yang harus diperhatikan dalam paradigma administrasi modern dengan tujuan untuk mendapatkankan aparat yang mampu, cakap, trampil memahami tugas dan tanggung jawab dan mempunyai wawasan yang luas. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuatitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Bappeda Kota Metro beberapa aspek strategi pengembangan sumber daya manusia belum terlaksana dengan baik. seperti strategi pengembangan sumber daya aparatur melalui peningkatan kedisiplinan dan kompetensi teknisyang mana pada kenyataannya etos kerja pegawai Bappeda masih rendah dan strategi pengembangan melalui kegiatan evaluasi yang dilakukan hanya sebagai bentuk formalitas. Sementara itu strategi pengembangan sumber daya aparatur melalui pendidikan dan pelatihan, strategi pengembangan sumber daya aparatur melalui penempatan pegawai dan eselonisasi, strategi pengembangan sumber daya aparatur melalui pengembangan karirdilakukan melalui kenaikan pangkat, mutasi jabatan serta pengangkatan dalam jabatan telah terlaksana dengan baik
Patologi Pengetahuan Dan Keterampilan Dalam Birokrasi Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (Ktp-El) Di Kabupaten Lampung Tengah Mirnawati, Mirnawati
JURNAL TAPIS Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i2.7763

Abstract

Penyakit birokrasi (Patologi) dalam pelayanan KTP elektronik (KTP-el) lebih sering terjadi pada kecamatan-kecamatan yang letaknya jauh dari ibukota Kabupaten Lampung Tengah yang letaknya paling ujung dari wilayah Kabupaten Lampung Tengah. Masalah dalam penelitian ini adalah adalah: Bagaimanakah Patologi pengetahuan dan keterampilan dalam birokrasi pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) di Kabupaten Lampung Tengah? Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif. Berdasarkan hasil pembahasan, maka dapat dikemukakan kesimpulan bahwa: 1) Patologi birokrasi dari tingkat pengetahuan dan keterampilan yang tidak sesuai dengan tuntutan pekerjaan adalah petugas perekaman KTP-el kurang profesional dalam bekerja, petugas perekaman KTP-el jika saat menginput data jaringan internet mengalami gangguan signal, petugas perekaman KTP-el menghentikan pekerjaannya sampai signal jaringan internet membaik dan tidak mau mencari solusi lain. Akhirnya pekerjaan yang seharusnya dapat diselesaikan pada hari itu harus tertunda dan dikerjakan keesokan harinya. 2) Patologi birokrasi dari rekrutmen pegawai masih tradisional, ini terjadi karena keterbatasan anggaran pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sehingga tidak mencari tenaga perekaman KTP-el yang menguasai keterampilan informasi telekomunikasi, melainkan merekrut tenaga yang ada dan diberi keterampilan perekaman KTP-el. 3) Patologi birokrasi dari penetapan pegawai tidak objektif, tidak rasional (baik pendidikan, pelatihan, pengalaman, minat dan bakat) adalah kurangnya tenaga operator KTP-el, dimana untuk setiap kecamatan hanya ada satu tenaga operator KTP-el, sehingga saat operator KTP-el tidak masuk karena izin atau sakit tidak ada yang menggantikannya.  
Peran KPK Dalam Mengawal Pengalokasian Dana Bantuan Sosial Di Masa Pandemi Covid-19 Solihah, Ratnia; Triono, Triono
JURNAL TAPIS Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i2.7764

Abstract

Wabah Covid-19 berdampak pada banyak aspek, antara lain pada aspek sosial dan ekonomi. Salah satu upaya pemerintah menanggulangi dampak ekonomi dan sosial tersebut adalah melalui program bantuan sosial bagi masyarakat yang terkena dampak tersebut. Pemberian dana bansos di situasi pandemi  membuka celah korupsi, dimana pengawasan dan keterbukaan itu menjadi lemah dan kurang karena yang diutamakan kecepatan dan keterjangkauan yang luas, serta ditengarai oleh adanya berbagai penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang oleh pihak-pihak berwenang yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu KPK sebagai lembaga yang bertugas melakukan pencegahan tindak korupsi, berperan aktif mengawal pengalokasian dan penggunaan dana bansos Covid-19 di Pusat & berbagai daerah. Melalui  metode kualitatif dengan studi literatur, dapat diidentifikasi dan dijelaskan bahwa peran KPK dalam mengawal pengalokasian dana bantuan sosial di masa pandemi Covid-19 dapat dilihat melalui pendekatan pencegahan, penindakan dan edukasi yang merupakan implementasi tugas KPK berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019.  
Tinjauan Konstruktivisme dan Ashabiyah Ibnu Khaldun Terhadap Uni Eropa Hartanto, Hartanto
JURNAL TAPIS Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v16i2.7788

Abstract

Penelitian ini melihat membandingkan perspektif konstruktivisme dan Asabiyah. Pembahasan paper ini meliputi penjelasan tentang konsep kontruktivisme dan asabiyyah Ibnu Khaldun, akan dijelaskan pula dua konsep tersebut dalam studi kasus Uni Eropa, dari studi kasus tersebut akan terlihat bagaimana kedua perspektif tersebut mempunyai beberapa karakter yang sama tetapi ada juga yang berbeda. konstruktivisme dan asabiyyah dalam konteks integrasi Eropa sama-sama mempunyai faktor yang bersifat pemersatu, tetapi faktor tersebut berbeda jika pada konstruktivisme berupa kepentingan pada Ashabiyah faktornya adalah cultural project. Konstruktivisme dan asabiyyah sama-sama mengarah pada sebuah kepentingan bersama dalam mewujudkan sebuah tatanan sosial atau institusi politik, yang berbeda adalah jika pada konstruktivisme aktor berusaha membentuk identitas yang membentuk kepentingan dengan membuat sebuah institusi politik maka asabiyyah aktor membentuk sebuah solidaritas sosial dan persaudaraan untuk mewujudkan sebuah institusi politik yang mengakomodasi kepentingan. Jadi konstruktivis menekankan pada pembentukan identitas baru oleh aktor atas dasar kepentingan yang sama sedangkan dalam asabiyyah tidak ada penekanan pada identitas tetapi pada pembuatan cultural project yang bisa diterima oleh semua institusi politik.  
Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Penganiayaan Anak di Lingkungan Pendidikan (Studi Kasus Nomor: B-01281/SAP-01/XI/2018) Tan, Cindy; Stone, Vionita; Charles, Michail; Batubara, Sonya Airini
JURNAL TAPIS Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v17i1.8006

Abstract

Masalah perlindungan anak adalah suatu masalah manusia yang merupakan kenyataan sosial, terutama di dunia pendidikan, karena merupakan salah satu pilar utama dalam menentukan perubahan sosial - perubahan menuju ke arah kemajuan dan kesejahteraan hidup yang berkualitas. Pentingnya perlindungan anak di lingkungan sekolah agar mereka bisa memperoleh hak dan kesempatan seluas-luasnya, baik dalam materi teori maupun praktek; bukan hanya di luar sekolah, melainkan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Dengan menggunakan metode Penelitian Yuridis Normatif, data yang dikumpulkan melalui analisis terhadap kasus disposisi nomor : B-01281/SAP-01/XI/2018; yang berupa wawancara di sekolah-sekolah, buku, jurnal, serta Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pemerintah dan sekolah terhadap perlindungan hukum anak di lingkungan sekolah. Hasilnya menunjukan bahwa pentingnya membuat sistem yang baik dengan menyeimbangkan antara UU dengan kondisi sekolah, dimulai dari akarnya, sehingga akan menghasilkan buah yang baik pula dengan sistem nyata – yang bisa dipertanggungjawabkan dan direalisasikan secara praktisi. Terlebih lagi, di dunia pendidikan dan pihak yang berperan di dalamnya, pentingnya untuk meregulasi sistem secara faktual dan nyata.  

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 2 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Politik Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Politik Islam Vol 9 No 1 (2013): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 8 No 2 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam More Issue