cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Analisis: Jurnal Studi Keislaman
ISSN : 20889046     EISSN : 25023969     DOI : -
Core Subject : Education,
ANALISIS: Jurnal Studi Keislaman adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh IAIN Raden Intan Lampung dengan nomor ISSN: 2088-9046. ANALISIS terbit 2 (dua) kali dalam setahun (Juli dan Desember), dengan mengangkat tema tertentu per nomornya sesuai dengan pembidangan studi Islam secara luas. Dalam hal ini, ANALISIS menekankan spesifikasi pada pemaparan Islam dan isu-isu kontemporer ditinjau dari berbagai aspek dan pendekatan studi Islam. Redaksi mengundang akademisi, pakar, dan peminat bidang kajian keislaman untuk berkonstribusi mengirimkan artikel ilmiah hasil penelitian, refleksi dan kajian serius, juga timbangan buku yang sesuai dengan tema tiap nomor, baik karya klasik maupun kontemporer.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
EPISTEMOLOGI SAINS ISLAM PERSPEKTIF AGUS PURWANTO Yusuf, Mohamad Yasin
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 17 No 1 (2017): Analisis: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v17i1.898

Abstract

Tulisan ini mengkaji pemikiran Agus Purwanto tentang epistemologi Sains Islam sebagaimana yang dituangkannya dalam buku Ayat-Ayat Semesta dan Nalar Ayat-Ayat Semesta. Hubungan Islam dan sains memiliki 3 (tiga) macam model, yaitu: Islamisasi Sains, Saintifikasi Islam dan Sains Islam. Dari tiga macam model tersebut, Agus Purwanto memilih model yang ketiga, yaitu Sains Islam. Sains Islam adalah konstruksi sains yang berbasis wahyu (al-Qur’an dan as-Sunah). Karena itu, Agus Purwanto menawarkan 800 ayat-ayat kauniyah dalam al-Qur’an untuk dapat dilakukan analisis teks, yang kemudian dilanjutkan dengan observasi dan eksperimentasi fenomena alam secara langsung dengan menggunakan metode ilmiah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya dalam menemukan temuan-temuan baru ilmu pengatahuan yang berbasis wahyu. This paper examines the thoughts of Agus Purwanto on the epistemology of Islamic Science as he poured in the book by the title Ayat-Ayat Semesta dan Nalar Ayat-Ayat Semesta. The relationship between Islam and science have three (3) kinds of models, are: the Islamization of Science, Saintification of Islam and Islamic Science. From the models, Agus Purwanto chooses a third model, the Islamic Science. Islamic science is science-based construction revelation (al-Qur'an and as-Sunna). Therefore, Agus Purwanto offers kauniyah 800 verses in the Qur'an to analyse of the text, which is then followed by observation and experimen-tation natural phenomena directly by using the scientific method. This step is done as an effort to find new findings for the science-based revelation.
INTERFERENSI MORFOLOGIS PUISI RUBA‘I HAMZAH FANSURI Ihsanudin, Ihsanudin; Muslimah, Aimmatul
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 17 No 1 (2017): Analisis: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v17i1.924

Abstract

Interferensi dapat terjadi ketika seseorang menggunakan dua bahasa atau lebih, dan terjadi kontak bahasa. Lazimnya terjadi di bahasa lisan dan tulisan. Salah satu penggunaan bahasa tulis adalah puisi Rubā‘i karya Hamzah Fansuri. Ia dapat dikatakan seorang individu yang dapat memakai dua bahasa atau lebih di tengah masyarakat dan terjadi kontak bahasa sehingga terjadi interferensi bahasa. Lebih tepatnya terjadi permasalahan interferensi morfologis. Objek penelitian ini adalah kata-kata yang mengalami interferensi secara morfologis, tipe penelitian ini, kajian pustaka dan deskriptif-kualitatif. Teknik padan translasional digunakan untuk menganalisis data. Permasalahan yang ingin dijawab (1) bentuk-bentuk interferensi morfologis, dan (2) sebab-sebab terjadinya interferensi bahasa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini. Pertama, terdapat 241 kata yang mengalami interferensi secara morfologis. Bentuk-bentuk interferensi berupa afiksasi dan bentuk kata gandaan (majemuk). Afiksasi yang terjadi berupa imbuhan prefik (awalan), sufik (akhiran), dan konfik (awalan dan akhiran). Kedua, terdapat dua sebab utama terjadinya interferensi, yaitu faktor linguistik (kebahasaan) dan faktor non linguistik (non kebahasaan). Faktor linguistik, diantaranya: tidak ada padanan kata dalam bahasa Melayu, terbawanya bahasa ibu, kosakata Arab ringkas kata luas makna. Faktor nonlinguistik, diantaranya: Hamzah Fansuri seorang multilingual, Hamzah Fansuri seorang sufi, pengaruh Islamisasi di Nusantara, puisi sebagai budaya kesusastraan awal Islam di Nusantara, berkembangnya tulisan Jawi (Melayu-Arab).Interference is used to two languages or more by person and happened language contact, usually in speaking and writing. Rubā‘i of Hamzah Fansuri it is example interference in writing. Hamzah Fansuri is individual in his community whom used to two language or more and impact this phenomena it's call by interference language. Thats exactly, problem morphological interference. This objec research is interference words in Rubā‘i, type research is library research and descriptive-qualitative. Translational tecniques used for analysis data. The purpose study to describe (1) forms morphological interference in Rubā‘i poems, (2) interference factors in Rubā‘i poems. Results this research. The first, 241 words has morphological interference. Interference forms of affixation and the form of multiple word. Affixation is form of prefixs, suffixs, and confixs. The secondly, language interference has two factors: linguistic and non linguistic. In linguistic factors, Malay doesnt have synonim word in arabic, his poems also affected by his first language, Arabic word has little forms but more means. As for non linguistic factors are: Hamzah Fansuri is multilingual, he is a sufi, factor influence of Islamization in Nusantara, poetry as an early literary culture of Islam in Nusantara, the development of Jawi (Malay-Arabic).
S}AFWAT AL-TAFA Al-Munir, Abd Malik
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v16i2.1115

Abstract

Salah satu sarjana muslim yang turut berpartisipasi dalam khazanah tafsir al-Qur’an masa kini adalah Muhammad ‘Ali alSabuni.Salah satu karya monumentalnya di bidang tafsir adalahS}afwat al-Tafa>si>r. Diakui oleh al-Sabuni sendiri, bahwa ia menulistafsir tersebut dalam rangka memberikan pemahaman kepada umatdi tengah-tengah kesibukan mereka yang kesulitan untukmembuka berjilid-jilid tafsir yang ditulis ulama sebelumnya. Di dalamnya, ia merangkum beberapa intisari kitab-kitab tafsir terdahulu dan memadatkannya dalam suatu kitab tafsir. Namun, dalam posisinya sebagai seorang tokoh yang pernah mengajar di Universitas Ummul Qura dan King Abdul Aziz Universtity, dalam aktivitas menafsirkan ayat, al-Sabuni juga menuai kontra dari para ulama di Saudi, terutama terkait tafsir ayat-ayat sifat. Tulisan ini akan membahas seputar al-Sabuni dan tafsirnya Safwat al-Tafasir serta penafsirannya terhadap ayat-ayat sifat yang menuai kontroversi.
A PRELIMINARY SURVEY ON ISLAMIC MYSTICISM IN JAVA Sartini, Sartini; Putra, Heddy Shri Ahimsa; Al Makin, Al Makin
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v16i2.1116

Abstract

Berbagai praktik mistik telah berkembang di kalangan masyarakat Jawa. Kemunculan praktik tersebut sebenarnya dapat dilacak dari konteks sejarah masuknya Islam ke Indonesia, dan Jawa pada khususnya. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi Islam dan mistisime di Jawa, yakni menjelaskan rasionalitas dari penerimaan komunitas Muslim atas penyebaran mistisisme Islam dan penyebaran mistisisme Islam itu sendiri di Jawa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mistisime Jawa tumbuh subur dalam hampir setiap sendi kehidupan; di lingkungan keluarga istana, pesantren, grup kebatinan, dan di tingkat publik secara umum. Hal ini terjadi karena Islam yang sebenarnya diperkenalkan ke Indonesia dan Jawa, khususnya, adalah Islam yang dirumuskan sebagai Islam mistik. Mistisisme Islam lebih mudah berkembang sebagaimana ia juga dapat menyesuaikan diri dengan pemahaman pubik masyarakat Jawa.Kata kunci: Islam, mistisisme, Jawa,
HERMENEUTIKA AL-QUR’AN AL-SYATIBI; Telaah Gagasan al-Sya>tibi> tentang Signifikasi Ke-Araban al- Qur’an Amursid, M
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v16i2.1117

Abstract

Tulisan ini membicarakan salah satu pilar dari hermeneutika alQur’an Abu Ishaq al-Syatibi (w. 790 H), yakni signifikansi keAraban al-Qur’an. Dalam kapasitasnya sebagai sorang pakar hukum Islam, dengan gagasan maqa>s}id al-syari>’ah-nya, al-Syatibi> telah membangun sebuah rumusan hermeneutis terkait metodologi penemuan hukum Islam yang pada gilirannya juga bersinggungan dengan penafsiran al-Qur’an. Hal ini wajar karena sumber utama hukum Islam sendiri adalah al-Qur’an. Hermeneutika al-Qur’an yang dibangun oleh al-Syatibi dalam kapasitasnya sebagai seorang pemikir teori hukum Islam, menjadi bagian dari rangkaian tujuan syari’ dalam syariat dalam posisinya sebagai sesuatu yang harus difahami (qas}d al-sya>ri’ fi wad}’ al-syari>’ah li al-ifha>m). Dalam memahami syariat tersebut, ia berangkat dari sebuah prinsip dasar bahwa syariat Islam diturunkan dalam Bahasa dan konteks Arab, sehingga identitas ini tidak bisa dimarginalkan. Hal inilah yang juga mengantarkannya gagasan signifikansi ke-Araban al-Qur’an sebagai prasyarat mutlak ketika hendak menafsiran al-Qur’an.
AKOMODASI SAB’ATU AH}RUF DALAM RASM US|MA Syarif, Syarif
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v16i2.1118

Abstract

Artikel ini membahas salah satu aspek penting dalam kajian ortografi teks al-Qur’an, yakni akomodasi rasm us\ma>ni terhadap sab’atu ah}ruf. Sebagai sebuah wahyu yang pada akhirnya juga dituliskan dalam mushaf, al-Qur’an dengan beragam audiensnya dikemas dalam “tujuh huruf” yang pada dasarnya meniscayakan perbedaan pembacaan. Dalam upaya penyatuan mushaf al-Quran, Mushaf Utsman berhadapan dengan tugas untuk mengakomodir beberapa perbedaan tersebut. Tulisan ini menjelaskan beberapa aspek unik dalam rasm us\ ma>ni yang mengakomodir beberapaperbedaan yang ditimbulkan sebagai konsekuensi diturunkannya al-Qur’an dalam “tujuh huruf”.
POTRET JALALUDDIN AL-SUYUTI SEBAGAI SEORANG SEJARAWAN Daud, Safari
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v16i2.1119

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan salah salah satu pemikir paling prolifik dalam tradisi pemikiran Islam, yakni Jalaluddin al-Suyuti (1445 -1505 M), sosok yang memiliki kepakaran dalam berbagai macam disiplin ilmu. Meski demikian, ia hanya terlatih dalam lingkar ilmu-ilmu tradisional (al-‘ulum al-naqliyyah) dan dengan tegas menolak ilmu-ilmu rasional (al-‘ulum al-‘aqliyyah). Salah satu bidang kajian yang menjadi kepakarannya adalah sejarah (fann altarikh). Hal ini dibutikan lewat beberapa karya sejarah yang ia tulis mencakup literatur t}abaqat (prosopografi), tarikhhauliyyat (kronografi), dan ‘ilm al-tarikh (ilmu sejarah). Mendiskusikan alSuyuti sebagai seorang sejarawan menjadi hal yang menarik mengingat kepakaran tersebut berasal dari genealogi tradisionalis. Tulisan ini secara khusus memotret profil al-Suyuti sebagai seorang sejarawan dengan melakukan kajian bibliografis atas karya-karyanya serta analisis genealogis terhadap kepakarannya dalam kajian sejarah.
ORMAS ISLAM DI JAWA BARAT DAN PERGERAKANNYA; Studi Kasus Persis dan PUI Muhammad, Wildan Imaduddin
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v16i2.1120

Abstract

Makalah ini berupaya untuk memaparkan sejarah dua organisasi Islam di Jawa Barat; Persis (Persatuan Islam) dan PUI (Persatuan Umat Islam), dan dampaknya terhadap konstruksi sosial, terutama dalam hal pendidikan Islam. Keduanya telah memainkan peran penting dalam aktivitas sosial, terutama dalam konteks da'wah Islam dan pendidikan. Signifikansi dari karya ini terletak pada temuannya bahwa sebuah pergeseran telah muncul baik di bidang praktik maupun konsep doktrinal dalam wacana Islam di Jawa Barat, sejak kemunculan Persis dan PUI. Artikel ini membangun sebuah opini bahwa kemunculan keduanya telah menandai modernisasi pemikiran umat Islam di Jawa Barat. Secara praktis, masyarakat Sunda yang menganut Islam tradisional pada akhirnya terpinggirkan dari daerah perkotaan ke pedalaman.Kata kunci: PUI, Persis, Jawa Barat, Peralihan Tradisi.
PENDEKATAN BEHAVIOR DALAM MENANGANI PERILAKU INDISIPLINER SISWA KORBAN PERCERAIAN DI SMP DIPONEGORO, YOGYAKARTA Wahyudi, Muchamad Agus Slamet
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v16i2.1121

Abstract

Artikel ini memapakan konsep pendekatan behavior dalam menangani perilaku insdisipliner pada siswa korban perceraian di SMP Diponegoro, Sleman, Yogyakarta. Behavior sendiri merupakan salah satu pendekaan dalam bimbingan dan konseling untuk mengatasi perilaku mal-adaptif menuju ke sikap adaptif. Pendekatan behavior merupakan pendekatan yang tepat guna menangani keidakdisiplin siswa di sekolah, agar siswa mampu menjalankan tugasnya dengan baik di sekolah, tanpa mengalami hambatan. Perilaku tidak disiplin ini dipengaruhi oleh beberapa alasan, termasuk masalah-masalah privat siswa yang merupakan akibat dari perceraian. Tulisan ini berdasarkan kepada sebuah penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan behavior danmetode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini memaparkan beberapa upaya proses konseling bagi beberapa siswa tersebut; dimulai kontrak konseling, relaksasi, modeling, reward dan punishment sampai tahap follow-up. Dengan tahapan alur behavior ini, proses pengubahan sikap siswa yang tidak disiplin dapat ditingkatkan dan siswa mampu bersikap adaptif.
تفاعلية البيئة في اكتساب اللغة العربية بمعهد دار اللغةوالدراسات الإسلامية سنينان اكور بالنجائن باميكاسن مدورا Mustaqim, Mustaqim
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v16i2.1123

Abstract

Interaksi lingkungan tidak dapat dipisahkan dari praktek berbahasanya. Kajian ini melibatkan dua pendekatan, yaitu sosio-linguitik dan psikolinguistik dalam mengkaji pemerolehan satu bahasa atau lebih di Pesantren Dar alLughah, Pamekasan, Madura. Pemerolehan bahasa kedua mempunyai kedentikan dengan pemerolehan bahasa pertama, tidak ada perbedaan langkah-langkah dalam praktek pemerolehannya. Dari hal itu, tentunya praktek dalam pemerolehan bahasa ibu juga dapat diperaktekkan dalam pemerolehan bahasa kedua. Adapun pemerolehan kemampuan bahasa Arab sebagai bahasa kedua, yaitu kemampuan medengar, kemampuan berbicara, kemampuan membaca dan kemampuan menulis, dimana kemampuantersebut dapat diperoleh dalam proses pemerolehan bahasa pertama.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 2 (2025): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 25 No 1 (2025): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 24 No 2 (2024): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 24 No 1 (2024): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 23 No 2 (2023): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 23 No 1 (2023): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 22 No 2 (2022): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 22 No 1 (2022): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 21 No 2 (2021): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 21 No 1 (2021): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 20 No 2 (2020): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 20 No 1 (2020): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 19 No 2 (2019): Anaisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 19 No 1 (2019): Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 18 No 2 (2018): Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 18 No 1 (2018): Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 17 No 2 (2017): ANALISIS: JURNAL STUDI KEISLAMAN Vol 17 No 1 (2017): Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 16 No 1 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 15 No 2 (2015): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 15 No 1 (2015): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 14 No 2 (2014): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 14 No 1 (2014): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 13 No 2 (2013): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 13 No 1 (2013): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 12 No 1 (2012): Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 11 No 2 (2011): Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 11 No 1 (2011): Analisis : Jurnal Studi Keislaman More Issue