cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Tomalebbi
ISSN : 23556439     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Memuat Tulisan yang Menyangkut Pemikiran atau Gagasan Hasil Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Arjuna Subject : -
Articles 374 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANK SAMPAH DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Nurharsyah Khaer Hanafie; Muhammad Sudirman; Delliar Ramadan
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 2 (Juli 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing and finding 1). Implementation of waste bank policies in Rappocini District, 2). Knowing and discovering the contribution of waste banks to the environment, social and economy of the community in Rappocini District. The type of research used is phenomenological research. The data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The data collection process carried out by researchers included: data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show 1). The implementation of a waste bank based on research in the Rappocini District has been running well, this can be seen from the existence of a waste bank in the Rappocini District. However, in terms of resources, they are still considered inadequate due to the existence of waste disposal banks which have stopped operating because there has been no reorganization and the management has left. This is due to a lack of public awareness and interest in participating in waste collection. 2). The waste bank has contributed a lot to the environment, social and economy of the people in Rappocini District. In terms of the environment, for example, there has been a decrease in the transportation of waste that will be disposed of at the Final Disposal Site (TPA) because people whose social activities are starting to change are the ones who initially throw it away, since the existence of a waste bank, people prefer to store it and then exchange it for money in the form of savings or recycling. The waste becomes goods with sale or economic value so that it has an impact on the community's economy in meeting their daily needs.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI UPT SMAN 1 SOPPENG Andi Kasmawati; Muh. Sudirman; Salsabila Syamsul Rizal
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui peran guru sebagai pendidik dan pengajar dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa di UPT SMAN 1 Ssoppeng. (2) Untuk mengetahui metode yang digunakan guru dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa di UPT SMAN 1 Soppeng. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran guru dalam meningkatkan Pendidikan karakter siswa di UPT SMAN 1 Soppeng dalam hal ini diketahui dari hasil penelitian tersebut adalah peran guru dalam memberikan nilai karakter yang tercantum dalam RPP sudah diberikan kepada siswa di dalam kelas. Di mana guru telah mampu memunculkan nilai-nilai karakter dari delapan belas karakter di dalam kelas. Dengan demikian, seorang guru mempunyai peran dalam pencapaian prestasi belajar siswa dan membentuk karakter-karakter siswa di sekolah. 2) Metode yang digunakan guru dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa di UPT SMAN 1 Soppeng dari hasil penelitian diatas bahwa guru dalam meningkatkan pendidikan karakter tidak hanya terlihat pada saat proses pembelajaran berlangsung di kelas, namun saat di luar jam pelajaran guru juga senantiasa menjalankan peranannya terhadap Pendidikan karakter siswa. Guru sudah menunjukkan sebagai teladan bagi siswanya seperti datang tepat waktu di kelas, berpakaian sopan dan rapi, bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajibannya sebagai seorang guru maupun sebagai wali kelas.
PENERAPAN DIMENSI BERNALAR KRITIS PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMP ISLAM TERPADU WAHDAH ISLAMIYAH KOTA MAKASSAR Manan Sailan; Andi Aco Agus; Muhammad Haerul Imam
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 4 (Desember 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to: (1) Knowing the teacher's strategy in implementing the critical reasoning dimension of the Pancasila student profile at Wahdah Islamiyah Integrated Islamic Junior High School Makassar and (2) inhibiting factors in implementing the critical reasoning dimension of the Pancasila student profile at Wahdah Islamiyah Integrated Islamic Junior High School Makassar. The approach used in this research is a qualitative approach with descriptive analysis research type. The data collection techniques used are observation, interview, and documentation. The data sources used are primary and secondary data. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation with data analysis using an inductive model.The results of this study indicate that: (1) the teacher's strategy in implementing the critical reasoning dimension is discussion, reflection, and motivation. The discussion method used by the teacher is group discussion and pro and contra discussion. Reflection aims to get feedback from the learning that has been carried out and provide opportunities for students to evaluate the learning process. Giving motivation aims to provide external encouragement to students in order to increase learning motivation. (2) The inhibiting factors for teachers in implementing the critical reasoning dimension are the lack of understanding of the implementation mechanism of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) and inconsistent students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui strategi guru dalam menerapkan dimensi bernalar kritis profil pelajar pancasila di SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar dan (2) faktor penghambat Penerapan dimensi bernalar kritis profil pelajar pancasila di SMP Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang diperoleh pada penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) strategi guru dalam menerapkan dimensi bernalar kritis adalah diskusi, refleksi, dan pemberian motivasi. Metode diskusi yang digunakan guru yaitu diskusi kelompokdan diskusi pro dan kontra. Refleksi bertujuan untuk mendapatkan umpan balik dari pembelajaran yang telah dilaksanakan dan memberikan kesempatan peserta didik untuk mengevaluasi proses pembelajaran. Pemberian motivasi bertujuan untuk memberikan dorongan ekternal kepada peserta didik agar dapat meningkatkan motivasi belajar. (2) Faktor penghambat guru dalam menerapkan dimensi bernalar kritis adalah kurangnya pemahaman guru tentang mekanisme pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan peserta didik tidak konsisten.
Penerapan Model Pembelajaran Penalaran Moral (Moral Reasoning) Pada Pembelajaran PPKN SISWA KELAS IX SMPN 1 TURIKALE Mustari Mustari; Andi Aco Agus; Ittihad Salsabilah Zahrah
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 4 (Desember 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to investigate (1) How the Implementation of the moral reasoning model in Civic Education Learning for 9th-grade students at SMPN 1 Turikale. (2) Are there any challenges encountered in applying the moral reasoning method for 9th-grade students in Civic Education Learning at SMPN 1 Turikale. The research method employed is descriptive research with a qualitative approach. The sources utilized include primary and secondary sources, and data collection techniques involve observation, interviews, and documentation.The results of this research conclude that (1) Teachers' readiness in implementing the Moral Reasoning learning model in PPKn learning at SMPN 1 Turikale is less prepared due to (a) Lack of teachers in compiling and planning Moral Reasoning Model learning (b) There are deficiencies in the application of learning syntax and in (c) learning evaluations have not been implemented optimally (2) Teachers' obstacles in implementing the Moral Reasoning Learning Model include difficulty designing suitable case scenarios, time constraints, complex assessments, and the need for further support and training. Students' obstacles include facing challenges in understanding the moral context, low critical thinking skills, and difficulty speaking in front of groups Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kesiapan Guru Dalam Menerapkan Model Pembelajaran moral reasoning pada Pembelajaran PPKn Siswa Kelas IX SMPN 1 Turikale. (2) Kendala yang dihadapi dalam penerapan Model Pembelajaran Moral Reasoning Siswa Pada Pembelajaran PPKn Kelas IX SMPN 1 Turikale. Metode Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data  primer dan data sekunder dengan teknik dan prosedur pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Kesiapan guru dalam menerapkan  model pembelajaran Moral Reasoning Pembelajaran PPKn di SMPN 1 Turikale kurang siap disebabkan oleh (a) Kurangnya Guru dalam menyusun dan merencanakan pembelajaran Model Moral Reasoning (b) Terdapat kekurangan dalam penerapan sintaks pembelajaran dan dalam (c) evaluasi pembelajaran belum optimal dilaksanakan (2) Kendala guru dalam menerapkan Model Pembelajaran Moral Reasoning yaitu kesulitan merancang skenario kasus yang cocok, keterbatasan waktu, penilaian yang kompleks, serta kebutuhan dukungan dan pelatihan lebih lanjut. Kendala siswa yaitu menghadapi tantangan memahami konteks moral, kemampuan berpikir kritis yang rendah, dan kesulitan berbicara di depan kelompok.
PERAN SEKOLAH PENGGERAK DALAM MENINGKATKANKOMPETENSI PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 7 MAKASSAR Bakhtiar Bakhtiar; Muh Sudirman; Juniawaty Norma Saputri
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to determine (1) The implementation of driving school activities at SMP Negeri 7 Makassar (2) The impact of driving school activities at SMP Negeri 7 Makassar (3) What factors influence the implementation of the driving school program at SMP Negeri 7 Makassar. This research method uses a descriptive qualitative research type with a qualitative approach. The data sources used consist of primary data and secondary data with data collection techniques and procedures, namely observation, interviews and documentation. The data analysis used is a. Data reduction; b. Presentation of data ordisplay;c. Drawing data conclusions and verifying is the final activity of qualitative research.The results of this research conclude that (1) Implementation of driving school activities at SMP Negeri 7 Makassar includes: (a) Human resource development through PMO, IHT, Workshops, Independent Training, and Utilization of PMM. (b) Implementing a learning process with a new paradigm through implementing teaching modules, teachers acting as facilitators, and integrating technology. (c) Optimizing school digitalization through the procurement of computers, smart TVs and developing school websites. (2) The impact of driving school activities at SMP Negeri 7 Makassar provides an increase in students in cognitive and affective terms. Then, the impact on teachers provides freedom to innovate in designing learning plans. And the impact on schools is optimizing facilities, infrastructure and systems based on digital management. (3) Factors that influence the implementation of the driving school program through (a) adequate facilities and infrastructure, (b) optimal teacher competency. (c) Funding for activities provided by the central and regional governments.Keywords: Driving School, Competence, and Students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan kegiatan sekolah penggerak di SMP Negeri 7 Makassar (2) Dampak kegiatan sekolah penggerakdi SMP Negeri 7 Makassar (3) Faktor-faktor apa yang memengaruhi pelaksanaan program sekolah penggerak di SMP Negeri 7Makassar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder dengan teknik dan prosedur pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu a. Reduksi data; b. Penyajian data atau display;c. Penarikan kesimpulan data dan verifikasi artinya kegiatan akhir penelitian kualitatif.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Pelaksanaan kegiatan sekolah penggerak di SMP Negeri 7 Makassar meliputi: (a) Pengembangan sumber daya manusia melalui PMO, IHT, Workshop, Pelatihan Mandiri, dan Pemanfaatan PMM. (b) penerapan proses pembelajaran dengan paradigma baru melalui pengimplementasian modul ajar, guru berperan sebagai fasilitator, dan pengintegrasian teknologi. (c) pengoptimalan digitalisasi sekolah melalui pengadaan komputer, smart tv dan pengembangan website sekolah. (2) Dampak kegiatan sekolah penggerakdi SMP Negeri 7 Makassar memberikan peningkatan terhadap peserta didik dalam hal kognitif dan afektifnya. Kemudian, dampak kepada guru memberikan kebebasan berinovasi dalam merancang perencanaan pembelajaran. Dan dampak kepada sekolah yaitu pengoptimalan sarana, prasarana dan sistem berbasis manajemen digital. (3) Faktor-faktoryang memengaruhi pelaksanaan program sekolah penggerak melalui (a) Sarana dan pra-sarana yang memadai, (b) kompetensi guru yang optimal. (c) pendanaan kegiatan yang diberikan oleh pemerintah pusat maupun daerah.Kata Kunci: Sekolah Penggerak, Kompetensi, dan Peserta didik 
ZAKAT SEBAGAI KEWAJIBAN BAGI UMMAT ISLAM (Suatu Kajian Terhadap Perintah membayar Zakat) Muhammad Dahlan; Misbahuddin Misbahuddin; Rahman Ambo Masse
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 2 (Juli 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam adalah pandangan hidup yang seimbang dan terpadu didesain untuk mengantarkan kebahagiaan manusia melalui peningkatan kebutuhan melalui kebutuhan-kebutuhan moral dan materil Manusia, dan akulturasi hubungan sosio ekonomi dan persaudaraan antar masyarakat. Hal ini dapat tercermin dalam praktek beribadah misalnya dalam ibadah Zakat karena didalamnya mencakup dua unsur tersebut yaitu sosial dan ekonomi masyarakat muslim pada umumnya. Yang mendorong penulisan makalah ini adalah niat untuk memberikan nasehat dan peringatan akan kewajiban zakat yang telah diremehkan oleh kebanyakan kaum muslimin, mereka tidak mengeluarkanya sebagaimana cara yang disyariatkan, meski perkara ini adalah besar, dan merupakan salah satu dari lima rukun Islam di mana bangunan Islam tidak akan tegak tanpanya.“Islam dibangun di atas lima landasan: Syahadat bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhamad utusan Alah, menegakan sholat, menunaikan zakat, puasa ramadhon dan haji”. Ini menunjukkan bahwa zakat merupakan bagian penting dalam kehidupan umat Islam. Bahkan pada masa Khalifah Abu Bakar As-Siddiq orang-orang yang enggan berzakat diperangi sampai mereka mau berzakat. Itu karena kewajiban berzakat sama dengan kewajiban mendirikan sholat.”Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. Kewajiban zakat atas muslim adalah di antara kebaikan Islam yang menonjol dan perhatianya terhadap urusan para pemeluknya, hal itu karena begitu banyak manfaat zakat dan betapa besar kebutuhan orang-orang fakir kepada zakat. Kitab dan sunnah serta ijma' telah menunjukan kewajibanya, barang siapa mengingkari kewajibanya maka ia adalah kafir dan murtad dari Islam dan harus diminta agar bertaubat, jika tidak bertaubat dibunuh, dan barang siapa kikir dengan enggan mengeluarkan zakat atau mengurangi sesuatu darinya maka ia termasuk orang-orang dzolim yang berhak atas sangsi dari Allah swt. Namun sayang, zakat yang seharusnya menjadi potensi ekonomi umat yang sangat baik, pada umumnya belum digarap secara baik. Akibatnya kemiskinan di kalangan umat Islam jumlahnya masih cukup banyak. Padahal kita pun tahu bahwa kemiskinan dan kemelaratan merupakan bibit potensial untuk kemurtadan dan kekufuran. 
Keamanan Sibernetika dan Tantangan Geopolitik di Era Digital Dwi Maharani, Anindia; Luthfitasari, Aulia Ryndha; Alif Rachman, Bagas; Rahman, Aditya; Ediyono, Suryo
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan manusia senantiasa mengalami perubahan dan peningkatan akibat kemajuan peradaban yang terjadi akibat munculnya penemuan-penemuan oleh para ilmuwan. internet merupakan salah satu penemuan terbesar dalam sejarah peradaban manusia yang memberikan banyak kemudahan sekaligus tantangan. Hal tersebut harus disikapi secara bijaksana sehingga perubahan yang ada dapat membawa kemajuan bangsa. Namun apabila tidak dapat disikapi dengan baik akan membawa dampak negatif khususnya bagi pertahanan negara. Salah satu dampak perubahan tersebut adalah saat ini siber dianggap sebagai salah satu masalah penting yang menjadi fokus pemerintah. Peran pemerintah dalam memberantas kejahatan siber ini sangat diperlukan supaya tidak ada lagi kebocoran data seperti kebocoran data BPJS. Artikel ini bertujuan menyelidiki dinamika serangan siber terhadap sekitar. Artikel ini juga mengusulkan beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan untuk keamanan nasional Indonesia dalam menanggapi ancaman cybercrime.
ANALISIS PELANGGARAN KODE ETIK OLEH HAKIM DALAM PERSIDANGAN PERKARA TINDAK PIDANA FERDY SAMBO Bakhtiar Bakhtiar; Mustaring Mustaring; Richlah Nur Majdina
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 4 (Desember 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Ketentuan hukum terhadap kode etik dan perilaku hakim. (2) Analisis pelanggaran kode etik oleh hakim dalam persidangan perkara tindak pidana Ferdy Sambo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengangkat suatu kasus yang ditelaah melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan dua hal yaitu, (1) Ketentuan hukum terhadap kode etik dan perilaku hakim mengharuskan hakim dalam persidangan untuk bersikap seimbang, netral, dan senantiasa menunjukkan sikap arif dan bijaksana. (2) Ketua Majelis Hakim dalam persidangan perkara tindak pidana yang dilakukan oleh Ferdy Sambo secara nyata dan meyakinkan kurang bersikap arif dan bijaksana saat mendengarkan dan menanggapi keterangan Kuat Ma’ruf yang juga terlibat dalam perkara tindak pidana yang didalangi oleh Ferdy Sambo, sehingga melanggar kode etik dan perilaku hakim dalam persidangan.Kata Kunci: Pelanggaran, Kode Etik Hakim, Persidangan, Tindak Pidana Ferdy Sambo
PERAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MAHASISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF PRODI PPKN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Irsyad Dahri; Bakhtiar Bakhtiar; Fidya Septiani Mansyur
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aims to determine, (1) Campus teaching helps students develop the ability to develop innovative plans (2) The contribution of campus teaching programs in developing students' abilities to develop innovative learning plans. To achieve these objectives, this research uses data collection techniques through interviews and documentation. Together with alumni of the Teaching Campus Program. 1 batch 2 alumni, 6 batch 3 alumni, 3 batch 4 alumni. The data obtained from the research results were collected and processed by qualitative analysis.Keywords : Teaching Campus Programs, Students, Innovative Learning Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Kampus mengajar dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan menggunakan model pembelajaran inovatif (2) Model Pembelajaran inovatif yang diterapkan mahasiswa saat pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Bersama Mahasiswa alumni Program Kampus Mengajar. 1 orang alumni angkatan 2, 6 orang alumni angkatan 3, 3 orang alumni angkatan 4. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian dikumpulkan dan diolah dengan analisis secara kualitatif.Kata Kunci : Kampus Mengajar, Mahasiswa, Model Pembelajaran Inovatif
EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN BAGI KELUARGA PENERIMA MANFAAT DI KELURAHAN DERI KECAMATAN SESEAN KABUPATEN TORAJA UTARA Prof. Dr. Hasnawi Haris; Andi Aco Agus; Imanuel Imanuel
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 2 (Juli 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine 1) Profile of Family Hope Program (PKH) in Deri Village, 2) Implementation of Family Hope Program in Deri Village, 3) Determinants of Family Hope Program implementation in Deri Village. This research is qualitative research with descriptive analysis method. The data collection techniques used were observational interviews and documentation. The results showed 1) The family hope program in Deri Village is a program of the Ministry of Social Affairs of the Republic of Indonesia that provides conditional assistance to poor people who are registered in the integrated social welfare data and meet the criteria of health, education and social welfare components. The Family Hope Program provides assistance in the form of non-cash money whose nominal is adjusted to the criteria of each component and provides assistance to beneficiary families. 2) The family hope program in Deri sub-district has not been fully effective because in its implementation there are still several problems such as delays in disbursing funds, funds disbursed not as nominal as they should, the presence of beneficiaries whose assistance is not disbursed and lack of awareness of beneficiary families to attend monthly meetings in the mentoring range. 3) The determinants of the implementation of the family hope program in Deri sub-district are, Supporting factors: a) local government support, b) community access is quite easy, in this case information access and road access. Inhibiting factors: a) delay in disbursement of funds, b) aid funds are not disbursed and less than the nominal should be, c) there is still a lack of PKH companions, d) lack of awareness of PKH beneficiary families to attend regular meetings every month in the context of Family Development Session (FDS) assistance.