cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Tomalebbi
ISSN : 23556439     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Memuat Tulisan yang Menyangkut Pemikiran atau Gagasan Hasil Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Arjuna Subject : -
Articles 374 Documents
ANALISIS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 90/PUU-XXI/2023 TENTANG BATAS USIA CALON PRESIDEN DAN CALON WAKIL PRESIDEN Mustaring, Mustaring; Herman, Herman; Padli, Sul
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze two main things: (1) the consistency of the Constitutional Court in deciding cases as reflected in the Constitutional Court Decision Number 29/PUU-XXI/2023, Constitutional Court Decision Number 51/PUU-XXI/2023, Constitutional Court Decision Number 55/PUU-XXI/2023, and Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023. (2) the legal consequences arising from the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023.This study uses a normative legal method with a library research approach, which focuses on the study of the decisions of the Constitutional Court which are the objects of research. In addition, this study also examines various secondary legal sources such as books and scientific journals that are relevant to the topic. The results of the study show that: (1) The Constitutional Court rejected the application in Decisions Number 29, 51, and 55/PUU-XXI/2023 on the grounds that the case was part of an open legal policy. However, in Decision Number 90/PUU-XXI/2023, the Court granted part of the application on the grounds that there was an intolerable injustice, so that the principle of open legal policy was set aside. The difference in approach in these decisions reflects the inconsistency in the considerations of the Constitutional Court. (2) The legal consequences of Decision Number 90/PUU-XXI/2023 are final and binding, which requires a revision of the law by the DPR and the President as well as adjustments to regulations through the General Election Commission Regulation (PKPU). However, considering the principle of non-retroactivity in constitutional law and the complexity of the legislative process, this decision cannot be applied in the 2024 Election and will only apply in the 2029 Election.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar) Sudirman, Muh.; Wahyudi Gani, Andika; Asis, Nurul Asmi
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to determine (1) The implementation of the law for children who are victims of sexual violence in the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service (2) The obstacles to the Women's Empowerment and Child Protection Service in efforts to legally protect children who are victims of sexual violence. To achieve this goal, researchers used data collection techniques through interviews. The research data that has been collected and obtained is then analyzed qualitatively to determine the implementation of legal protection and the obstacles faced by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service. The results of the research show that (1) Implementation of the application of the law by the Women's Empowerment and Child Protection Service shows that significant efforts have been made in providing protection and justice for children who are victims (2) The obstacles faced by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service have several obstacles. such as from the victims themselves, obstacles in the field and also the lack of socialization or education from law enforcement officials.Keybords: Legal Protection, Sexual Violence, Children, DP3A Abstak: Penelitian in bertujuan untuk mengetahui (1) Implementasi penerapan hukum bagi anak yang menjadi korban kekerasan seksual di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar (2) Kendala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam upaya perlindungan hukum pada anak korban kekerasan seksual. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Dari data penelitian yang telah dikumpulkan dan diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui Implementasi perlindungan hukum dan Kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi Penerapan hukum oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menunjukkan bahwa upaya yang signifikan dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi anak yang menjadi korban (2) Kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota makassar memiliki beberapa kendala seperti dari korbannya sendiri,kendala di lapangan dan juga kurangnya sosialisasi atau edukasi dari apparat penegak hukum.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kekerasan Seksual, Anak, DP3A
EFEKTIVITAS PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PELESTARIAN CAGAR BUDAYA SAORAJA LAPINCENG DI DUDUN BULU DUA, DESA BALUSU, KECAMATAN BALUSU, KABUPATEN BARRU Rifdan, Rifdan; Herman, Herman; Nurdiana, Nurdiana
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah Desa dalam pelestarian cagar budaya Saoraja Lapinceng dan untuk mengetahui kendala apa yang mempengaruhi upaya pelestarian cagar budaya Saoraja Lapinceng. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan tehnik pengumpulan data yaitu: wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Data yang diperoleh dari penelitian ini diolah menggunakan analisis data yaitu reduktsi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan.verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Upaya pemerintaha Desa Balusu melibatkan beberapa Langkah staregis, antara lain: (1) adanya inisiatif untuk melestarikan cagar budaya budaya, (2) pemberian motivasi kepada Masyarakat untuk berpartisipasi, (3) pelaksanaan pembinaan yang berkelanjutan, (4) pengambilan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian cagar budaya. Meskipun demikian, yaitu kurangnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian cagar budaya.
STUDI TENTANG PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI UPTD SMP NEGERI 1 TURIKALE Al Karimah, Rusyda; Rifdan, Rifdan; Mustaring, Mustaring
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peningkatan Profesionalisme Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di UPTD SMP Negeri 1 Turikale dengan fukos pada aspek kompetensi pedagogic meliputi. Pertama, mengidentifikasi upaya untuk mendukung profesionalisme guru PPKn. Kedua, mengekplorasi faktor -faktor yang mendukung peningatan profesionalisme guru di SMP Negeri 1 Turikale. Ketiga, mengamati persepsi peserta didik terhadap profesionalisme guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Metode pengumpulan data melalui wawancara serta dokumentasi langsung dengan guru dan peserta didik. Penelitian ini di olah mengguanakan analisis data secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam program pelatihan dan forum musyawarah guru sangat berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi pedagogik  dan profesionalisme guru, baik pada guru yang telah sertifikasi maupun guru honorer. Guru yang aktif dalam diskusi dan berbagai pengalaman cenderung lebih siap mengahadapi tantangan dalam mengajar dan mampu menerapkan metode yang lebih efektif, menarik dan inovatif. Selain itu, Perspektif dari peserta didik menunjukkan bahwa mereka menghargai pengajaran yang interaktif dan penggunaan media yang variatif sehingga dapat berkontribusi terhadap pemahaman materi. Penelitian ini di harapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengembangan profesionalisme guru PPKn di masa mendatang.
PENGUASAAN PENYUSUNAN MODUL AJAR GURU PPKn DI SMP NEGERI 3 GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR Bachtiar, Nuraeni; Haris, Hasnawi; Mustari, Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract: This study aims to find out, (1) the ability of PPKn teachers at SMP Negeri 3 South Galesong in compiling teaching modules in accordance with the Independent Curriculum, (2) the obstacles faced by PPKn teachers at SMP Negeri 3 Galesong Selatan in compiling teaching modules in accordance with the Independent Curriculum, (3) the efforts made by PPKn teachers at SMP Negeri 3 South Galesong in compiling teaching modules in accordance with the Independent Curriculum. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, while the data collection procedures used are interviews, observations, and documentation. The results of the study show that (1) Teachers have the ability to compile teaching modules based on the Independent Curriculum at a "moderate" level. The main components in the teaching module have been well arranged, but there is still room for improvement, especially in integrating the values of the Pancasila Student Profile and the implementation of project-based learning. (2) Teachers face obstacles such as limited resources, lack of advanced training, and administrative workloads that reduce the time to prepare teaching modules optimally. (3) Efforts have been made by teachers to improve the quality of teaching modules, including through participation in the Subject Teacher Conference (MGMP), the use of digital technology, and independent training. Teachers also use local contexts to make learning materials more relevant and easy for students to understand. However, the implementation of project-based learning methods has not been fully implemented due to limited technical understanding.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMA MANDIRI MAKASSAR Fadilah, Nur Aisyag Alya; Agus, Andi Aco; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis media pembelajaran inovatif yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Pendidikan Pancasila serta mendeskripsikan pengaruh penggunaan media tersebut terhadap aktivitas belajar peserta didik. Fokus penelitian ini terletak pada efektivitas media pembelajaran inovatif, khususnya video animasi interaktif, dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas X pada materi Pendidikan Pancasila sebagai dasar negara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SMA Negeri Mandiri Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran inovatif memiliki kontribusi signifikan dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Penggunaan media seperti video animasi interaktif, permainan edukatif, serta visualisasi materi mampu membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak secara lebih konkret dan menyenangkan. Penerapan media tersebut juga mendorong peningkatan motivasi, partisipasi aktif, dan keterlibatan emosional siswa selama proses pembelajaran. Selain itu, keberhasilan penggunaan media pembelajaran sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting seperti kesesuaian materi dengan media yang digunakan, keterlibatan aktif peserta didik, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung di lingkungan sekolah. Dengan demikian, media pembelajaran inovatif, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.
CORPORATE SOCIAL RESPONBILITY (CSR) PLN DI WILAYAH TELLO DALAM PELESTARIAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI KELURAHAAN TELLO BARU Togon, Prisca Oktavia; Haris, Hasnawi; Mustari, Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Lingkungan atau yang umum disebut dengan sebagai Corporate Social Responbility adalah suatu konsep bahwa perusahaan memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang diantaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, masyarakat dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan Corporate Social Responbility pada PT PLN (Persero) Unit Bisnis Pembangkitan Tello Makassar sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dibidang sumber daya alam tidak dikecualikan untuk melaksanakan Corporate Social Responbility. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan Corporate Social Responbility PT PLN Unit Bisnis Pembangkitan Tello Makassar telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007,Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaaan Lingkungan Hidup, Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 dan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-05/MBU/04/2021. Bentuk-bentuk bantuan program Corporate Social Responbility terhadap masyarakat difokuskan untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan, sehingga dampak bantuan yang diberikan oleh PT PLN Unit Bisnis Pembangkitan Tello Makassar dapat lebih bermanfaat dalam jangka Panjang dengan cakupan yang lebih luas
PENERAPAN STANDAR PELAYANAN OMBUDSMAN RI SULAWESI SELATAN DALAM MENANGANI PENGADUAN MASYARAKAT DI KOTA MAKASSAR Marham, Aulianti; Rifdan, Rifdan; Herman, Herman
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the implementation of Ombudsman service standards in handling public complaints in Makassar City and to identify the challenges encountered during their implementation. The data collection method involved direct interviews with staff in the report reception, report examination, prevention, and service user communities, as well as documentation in the form of data collection from service standard billboards and photographs of the research location's conditions. The data obtained from the results of this study were processed using descriptive qualitative data analysis. The results of the study show that: Based on the six components of service standards according to Permen PAN-RB Number 15 of 2014, the results of the study show that (1) the South Sulawesi Representative of the Republic of Indonesia Ombudsman has implemented effective, open, and responsive service standards, including administrative requirements, complaint systems and mechanisms, free service fees, structured completion periods, transparent service products, and organized complaint handling. (2) Challenges in the form of limited human resources and obstacles to the direct examination process to the reported agency caused by the blocking of the field investigation budget. These obstacles result in the examination and complaint resolution process being less than optimal and have an impact on the speed of service.
STUDI TENTANG KETERAMPILAN GURU MENGGUNAKAN VARIASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN PPKN DI KELAS VIII UPT SMP NEGERI 1 BANGKALA Intang, Ratih Purnama; Mustari, Mustari; Suyitno, Imam
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Keterampilan guru menggunakan variasi dalam proses pembelajaran PPKn di Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bangkala. (2) Faktor penghambat guru dalam menggunakan variasi pembelajaran pada proses pembelajaran PPKn di Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bangkala. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data terkait dengan tujuan penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdidi dari 1 Guru PPKn Kelas VIII, Kepala Sekolah dan 3 orang siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bangkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan guru menggunakan variasi dalam proses pembelajaran telah diterapkan oleh guru PPKn Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bangkala, yang meliputi variasi gaya mengajar (berupa variasi suara, pemusatan perhatian, menggunakan kontak pandang, gerakan badan dan mimik wajah, kesenyapan dan pergantian posisi), variasi penggunaan media dan alat pengajaran (berupa media dan alat pengajaran yang dapat dilihat, didengar dan diraba, seperti handphone dan video pembelajaran) dan variasi pola interaksi (berupa variasi pola guru-murid (komunikasi sebagai aksi/satu arah), pola guru-murid-guru (komunikasi sebagai interaksi) dan pola guru-murid, murid-murid (komunikasi multi arah)). (2) Faktor penghambat guru dalam menggunakan variasi pembelajaran dapat dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan ekternal. Faktor internal berasal dari dalam diri guru yang meliputi kurangnya pemahaman dan pengetahuan guru tentang metode pengajaran, kurangnya manajeman waktu guru dan kurangnya keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Sedangkan faktor eksternal berasal dari lingukungan sekitar yang meliputi perbedaan tingkat kemampuan peserta didik, kurangnya rasa percaya diri peserta didik dan kurangnya perhatian siswa dalam proses pembelajaran.
Implementasi Perda Kabupaten Tana Toraja No.7 Tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ( Studi Penggunaan Bambu Pada Bambu Upacara Adat Rambu Solo’ di Tana Toraja) Brigita, Gabriela Nade; Kasmawati, Andi; Mustaring, Mustaring
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui:(1). Program pemerintah Tana Toraja dalam mengimplementasikan Perda Kab Tana Toaja No.7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terkait penggunan bambu pada upacara adat Rambu Solo’. (2) Mekanisme Pengawasan pelaksanaan program kerja pemerintah dalam mengimplementasikan Perda Kab Tana Toaja No.7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terkait penggunan bambu pada upacara adat Rambu Solo’. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan Dinas Lingkungan Hidup  tokoh adat , serta analisis dokumen terkait  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pemerintah Daerah Tana Toraja belum  memiliki program yang secara spesifik dirancang untuk mengatur atau mendampingi masyarakat terkait penggunaan bambu. Implementasi perda masih bersifat normatif dan belum ditransformasikan ke dalam program-program konkret. (2) Mekanisme pengawasan program kerja penggunaan bambu pada upacara adat Rambu Solo' di Tana Toraja belum ada. Tidak terdapat program kerja formal yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Toraja, penggunaan bambu dalam konteks upacara Rambu Solo'. Praktik pelakasanaan hanya berupa penghimbauan dan tidak sistematis.