Articles
1,572 Documents
RESILIENSI SEBAGAI PENDUKUNG KESIAPAN ANAK MASUK SEKOLAH DASAR
Ria Novianti;
Sabrina Sabrina;
Tri Umari;
Titi Maemunaty;
Aswandy Bahar
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (624.764 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8642
Kesiapan anak masuk sekolah dasar merupakan kondisi yang harus menjadi perhatian oleh orang tua dan guru pendidikan anak usia dini. Bila anak siap untuk masuk sekolah dasar, maka akan berdampak pada penyesuaian diri anak, kemampuan berinteraksi, juga prestasi akademis di sekolah. Salah satu aspek penting yang perlu dimiliki anak agar siap masuk ke sekolah dasar adalah resiliensi atau kemampuan untuk bertahan pada saat menghadapi permasalahan dan kesulitan. Artikel ini memberikan pandangan mengenai kesiapan anak dalam memasuki pendidikan selanjutnya dilihat dari aspek resiliensi. Ulasan resiliensi sebagai kesiapan anak memasuki pendidikan tingkat lanjut merupakan sebuah hal yang menarik, karena resiliensi dirasakan semakin dibutuhkan dalam pemenuhan kesiapan anak memasuki pendidikan formal, mengingat persaingan dan tekanan yang semakin banyak dihadapi anak di sekolah. Penulisan artikel menggunakan kajian literatur dengan mengumpulkan berbagai referensi terkait dengan resiliensi dan kesiapan anak masuk sekolah untuk dibahas lebih lanjut. Hasil yang ditemukan adalah bahwa kasih sayang, komunikasi, empati serta dukungan yang tepat diberikan oleh orang dewasa dan menempatkan anak pada sekolah dengan iklim yang kondusif, serta adil akan menumbuhkan dan meningkatkan resiliensi pada anak. Dengan resiliensi yang baik, maka anak menjadi tangguh dalam menghadapi tantangan yang ditemui pada lingkungan sekolah.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KINERJA GURU DAN MUTU PENDIDIKAN DI SDN 16 RUPAT
Syahrial Syahrial
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (701.053 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8614
Penelitian tindakan sekolah merupakan salah satu penelitian yang dilakukan oleh kepala sekolah yang bertujuan untuk memperbaiki serta meningkatkan mutu pendidikan disekolah yang dipimpinya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja guru dan mutu pendidikan di SDN 16 Rupat. Tempat penelitian dilakukan di SDN 16 Rupat, subjek penelitian yaitu guru-guru yang mengajar. Hasil penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru dan mutu pendidikan, dapat dikatakan kepemimpinan yang dilakukan kepala sekolah sudah berhasil diterapkan. Data hasil analisis observasi kinerja guru dalam proses pembelajaran pada aitem kedisiplinan didapat persentase sebesar 87%, selanjutnya pada aitem prestasi kerja didapat persentase sebesar 80.2%, selanjutnya pada aitem 75.4%, kemudian pada aitem ketaatan terhadap aturan didapat persentase sebesar 77.2%, dan pada aitem tanggung jawab didapat persentase sebesar 70.2%. dapat dilihat secara keseluruha rata-rata peningkatan kinerja guru didapat persentase sebesar 77.9%, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah sudah efektif terhadap peningkatan kinerja guru dan mutu pendidikan di SDN 16 Rupat.
MEASURING THE STUDENTS' LEARNING ACHIEVEMENT AT THE HEALTH AND RECREATION PHYSICAL EDUCATION STUDY PROGRAM DURING ONLINE LEARNING
Nuryati Nuryati
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.243 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8639
This research was evaluation research aiming to determine the students' learning achievement during the online learning period. The research subjects were the 5th-semester students of the SB Banten PJKR Study Program. The evaluation method used in this research was CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation. The study results indicated that the learning activities used a blended learning model, which combined online learning activities for the theory and face-to-face (offline) learning for practical activities. Judging from the condition of the campus, it had adequate facilities. The infrastructure or the media for the learning process was quite complete. Then, the institution had comfortable classrooms, multipurpose fields, and adequate equipment. The curriculum followed the KKNI. However, the activities were not optimal due to the pandemic conditions that limited the number of students in each meeting. Only 50% of the total students were in one class. At the same time, the evaluation or assessment was carried out through practical activities following the subjects taught.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEBERMAKNAAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR
Evi Nurhayati;
Aris Fauzan
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (581.524 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8498
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model project based learning dalam meningkatkan kebermaknaan belajar pada pembelajaran jarak jauh PAI sub Pelajaran “Mari Ikhlas Beramal” di SDN Pereng dan SDN 2 Cucukan, Prambanan 2021.Variabel yang menjadi sasaran perubahan adalah kebermaknaan belajar yang dilihat dari peningkatan penguasaan konsep, aktivitas belajar, respon peserta didik dan kemampuan berfikir kritis peserta didik dengan model project based learning. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus yang terdiri dari dua siklus. Sebagai subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN Pereng yang berjumlah 18 peserta didik dan peserta didik kelas V yang berjumlah 25. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi aktivitas belajar dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan Kebermaknaan belajar pada peserta didik kelas V Sub Pelajaran “Mari Ikhlas Beramal” setelah dilaksanakan tindakan kelas dengan penggunaan model project based learning.
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN PADA SISWA KELAS IV MELALUI KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SDN KARAWACI BARU 6
Rita Novia Elviana;
M. Hosnan;
Suparno Suparno
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (533.128 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8141
Disiplin adalah salah satu kunci sukses. Disiplin tidak hanya dimiliki oleh siswa, tetapi semua pekerjaan harus disiplin untuk menunjukkan bahwa nilai-nilai ketaatan dan ketertiban sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku. Guru juga berperan penting dalam memecahkan masalah kurangnya disiplin di kalangan siswa. Karena siswa banyak mengabiskan waktunya di sekolah dengan guru, terutama guru kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru menanamkan kedisiplinan pada siswa kelas IV melalui kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, obeservasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru SDN Karawaci Baru 6 dapat melakukan proses penanaman karakter disiplin pada siswa kelas IV dan mengetahui bagaimana cara mencapai karakteristik mata pelajaran melalui kegiatan pembelajaran.
HUBUNGAN PENGUASAAN STRUKTUR KALIMAT DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN KETERAMPILAN MENULIS EKSPOSISI SISWA KELAS V SD
Annisa Arma Harningrum;
Gusti Yarmi;
Juhana Juhana
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (515.414 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8421
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan baik secara parsial maupun simultan antara penguasaan struktur kalimat (X1) dan pola pikir kritis (X2) terhadap keterampilan menulis eksposisi (Y). Penelitian dilaksanakan di SDN Wilayah Binaan I Makasar, Jakarta Timur tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey tes tulis dengan teknik korelasional (keterhubungan). Penelitian mengambil sampel dengan teknik cluster random sampling. Hasil analisis menunjukan bahwa (1) ada hubungan kuat antara penguasaan struktur kalimat dan keterampilan menulis eksposisi (2) ada hubungan kuat antara kemampuan berpikir kritis dan keterampilan menulis eksposisi (3) ada hubungan sangat kuat antara penguasaan struktur kalimat dan kemampuan berpikir kritis secara bersama-sama dengan keterampilan menulis eksposisi.
PENGARUH MODEL CTL (PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V SDN SEPATHI PURWOREJO
Elvina Zulaikhah;
Rasidi Rasidi
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.045 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8505
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) Berbasis Mi (Multiple Intelligence) Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V SD Negeri Sepathi Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre eksperimental one group pretest posttest desain dengan populasi dan sampel 21 siswa kelas V SD yang terdiri dari 7 siswa laki-laki, dan 14 siswa perempuan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Instrumen test pilihan ganda yang terdiri dari 14 butir soal dan lembar observasi kemudian diolah menggunakan program SPSS 22 dengan analisis uji statistic non parametrik dengan menggunakan uji wilcoxon yang menunjukan nilai Asymp. Sig 2- tailed sebesar 0,001, yang berarti Ha diterima sehingga disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) Berbasis MI (Multiple Intelligence) memiliki pengaruh terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V SD Negeri Sepathi Purworejo.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS IPS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI SDN 111 PEKANBARU
Elpri Darta Putra;
Siti Quratul Ain;
Eva Astuti Mulyani;
Mitha Dwi Anggriani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (905.182 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8616
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis IPS melalui model discovery siswa di SDN 111 Pekanbaru. Desain penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SD Negeri 111 Pekanbaru, pada semester ganjil Tahun Ajaran 2020/2021, dengan jumlah siswa 27 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus pertama dan siklus kedua. Setiap satu siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/observasi dan refleksi untuk dilanjutkan ke siklus berikutnya. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan data-data tentang aktifitas guru dan siswa yang akan diamati. Hasil penelitian yang didapatkan adalah bahwa dengan menggunakan model Discovery Learning dapat meningkatkan berpikir kritis siswa dilihat dari hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas V SDN 111 Pekanbaru, terlihat jelas bahwa proses pembelajaran IPS sebelum dilaksanakannya model Discovery Learning yaitu memiliki tingkat persentase yang rendah yaitu 3.70% Sementara itu, sesudah diterapkannya model Discovery Learning di kelas V SDN 111 Pekanbaru ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada siklus I, hasil sebanyak 37.04% sedangkan pada siklus II, hasil belajar 92.59% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 25 siswa dari 27 siswa di kelas V SDN 111 Pekanbaru.
PENGEMBANGAN MODUL CERITA BERGAMBAR BERBASIS E-LEARNING MATERI AKTIVITAS EKONOMI PADA MATA PELAJARA IPS
nopiani nopiani;
Nana Hendracipta;
Ahmad Syachruroji
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (674.806 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8345
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengembangan dan kelayakan modul cerita bergambar berbasis e-learning materi aktivitas ekonomi pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial, serta mengetahui respon peserta didik terhadap modul cerita bergambar berbasis e-learning materi aktivitas ekonomi pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial. Metode yang diguakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dari Borg & Gall. Pengembangan ini hanya menggunakan 6 langkah dari 10 langkah, karena keterbatasan waktu dan biaya peneliti. Penilaian produk untuk uji kelayakan modul dilakukan oleh 3 ahli yaitu ahli media, ahli bahasa dan ahli materi dengan sasaran uji coba produk skala terbatar yaitu siswa kelas IV-B SD Negeri Serang 13 yang berjumlah 20 orang. Hasil dari uji kelayakan penelitian pengembangan modul cerita bergambar berbasis e-learning sebesar 88%, artinya nilai persentase tersebut termasuk kedalam kriteria “sangat layak”. Sedangkan untuk hasil angket respon peserta didik yang telah diakumulasikan mendapatkan hasil persentase sebesar 94% dengan demikian hasil persentase tersebut termasuk kedalam kriteria “sangat layak” dan melampaui kriteria keberhasilan penelitian yang telah ditetapkan.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SDN 010 TEMBILAHAN HULU
Ariana Ariana
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.379 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8768
Penerapan pembelajaran tematik menekankan pada keterampilan 4 C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity). Keempat keterampilan tersebut merupakan prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Maka dari itu, dalam pembelajaran tematik membutuhkan langkah pemecahan masalah, dan keterampilan. Salah satu keterampilan itu adalah keterampilan berpikir kritis (Critical Thinking). Model problem based learning dapat menstimulasi kemampuan siswa untuk berpikir kreatif, analitis, sistematis, dan logis dalam menemukan alternatif pemecah masalah melalui eksplorasi data secara empiris untuk menumbuhkan sikap ilmiah. Penelitian yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 010 Tembilahan Hulu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV (Empat), jumlah siswa sebanyak 28 siswa. Siklus I sebelum menerapkan problem based learning yang memperlihatkan kemampuan berfikir kritis dengan ketuntasan klasikal 40% dan rata-rata yang diperoleh 53.4. Sedangkan pada siklus II nilai ketuntasan klasikal 80% dan rata-rata diperoleh 77. Penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa dan daya tarik siswa terhadap mata pelajaran matematika.