cover
Contact Name
Firman Sidik
Contact Email
firmansidik@iaingorontalo.ac.id
Phone
+6281356113648
Journal Mail Official
tadbirmpi@gmail.com
Editorial Address
IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jl. Gelatik No. 1, Heledulaa Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 23386673     EISSN : 24428280     DOI : https://doi.org/10.30603/tjmpi
Core Subject : Education,
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam is a scientific journal that published by IAIN Sultan Amai Gorontalo. This journal encompasses research articles, original research report, reviews in Islamic education in any fields including: Policy in Education, Leadership in Education, School/Madrasah/Pesantren Management, Higher Education Management, Management of Curriculum and Educational Programs, Regulation and Supervision in Education, Education Management Information System, Management of Educational Institutions, Islamic Education and Education.
Articles 450 Documents
Dinamika Perkembangan Spiritualitas dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam Nove Kurniati Sari
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v8i1.735

Abstract

Seiring pertumbuhan seorang individu berlangsung pula proses perubahan fisik serta spiritual. Berlangsungnya proses pertumbuhan berimbas pada fisik yang mencapai tingkat kematangannya. Puncak pertumbuhan adalah masa dewasa. Namun spiritual batas yang jelas tentang batas usia kematangan spiritual belum dapat dijabarkan oleh psikologi perkembangan. Di sinilah tampaknya pendidikan mengambil peran aktifnya. Demi mempersiapkan individu untuk puncak pertumbuhan spiritual yang sempurna, pendidikan spiritual harus dijalankan secara menyeluruh dan bertahap. Artikel ini diharapkan dapat memberi pemahaman terutama kepada pendidik tentang perkembangan spiritual anak yang berdampak pada kemudahan dalam melaksanakan pendidikan Islam. Selain itu diharapkan dapat memudahkan pendidik untuk membentuk dan mengembangkan sikap spiritual sedari dini dan dilakukan sesuai dengan karakteristik kognitif dan emosi anak itu sendiri. Artikel ini adalah penelitian kepustakaan dengan mengkaji buku-buku relevan serta jurnal cetak maupun online, baik jurnal nasional dan jurnal lain yang dapat menjadi sumber pembahasan permasalahan dalam topik penelitian ini. Hasil pembahasan artikel ini adalah apa saja tahapan perkembangan rasa spiritual anak dan bagaimana keberpengaruhan tahapan tersebut terhadap penerimaan anak dalam proses pendidikan Islamnya. Selain itu dapat diketahui bahwa setiap tahap perkembangan rasa spiritual seiringan dengan perkembangan fisik dan psikisnya, yang dipengaruhi juga oleh interaksi anak dengan lingkungan.Kata Kunci: Perkembangan, Spiritual, Pendidikan, Anak
Evaluasi Pelaksanaan Program Pahasa Arab di Pondok Pesantren Al-azhar Malang Irfan lhatif Mashur; Baili
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v8i1.753

Abstract

Abstrak Program evaluation is a systematic series of activities in order to find information about performance results and criteria that have been predetermined standards in order to overcome problems, or problems in program implementation. Arabic language programs hosted by the Al-Azhal Islamic boarding school are one of several programs that are still in the development stage. However, this program is able to provide motivation and interest for students to learn Arabic. In general, the implementation of the program evaluation at the boarding school of poor al-Azhar is said to be successful with good achievement indicators. Among students are able to use Arabic as an oral language in communication, and the creation of a happy Arabic learning atmosphere. the purpose of the study was to find out the process of conducting an evaluation of the Arabic Language program in Al-Azhar Islamic boarding school. In this study using a type of qualitative descriptive research, as an instrument that researchers conduct observations and interviews directly with educators, students and related parties as a source of data in this study, and as additional data, namely study documents. This study concludes that the implementation of program evaluations at the poor al-Azhar boarding school uses a discrevancy model or gap model, a Goal-Oriented Evaluation Model and a Decision-Oriented Evaluation Model. Keyword: Evaluation, program implementation, Arabic language Abstrak Evaluasi program merupakan rangkaian kegiatan yang sistematis dalam rangka mencari informasi tentang hasil kinerja dan kriteria yang menjadi standar yang telah ditetapkan sebelumnya guna mengatasi masalah-masalah, ataupun kendala dalam pelaksanaan program. program Bahasa arab dipondok pesantren Al-azhal malang merupakan salah satu dari beberapa program yang masih dalam tahap pengembangan. Meski demikian, program ini mampu memberi motivasi dan ketertarikan bagi peserta didik untuk belajar Bahasa arab.. Secara umum, pelaksanaan evaluasi program dipondok pesantren al-azhar malang dikatakan sukses dengan indikator-indikator pencapain yang baik. Diantaranya peserta didik mampu mengunakan Bahasa arab sebagai Bahasa lisan dalam berkomunikasi, dan terciptanya suasana belajar Bahasa arab yang happy. tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui proses pelaksaan evaluasi program Bahasa Arab di pondok pesantren Al-azhar. Dalam penelitian ini mengunakan jenis penelitian deskriftif kualitatif, sebagai instrumennya yakni peneliti melakukan observasi dan wawancara langsung kepada pendidik, peserta didik dan pihak-pihak yang terkait sebagai sumber data dalam penelitian ini, dan sebagai data tambahan yakni study dokumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, pelaksanaan evaluasi program dipondok pesantren al-azhar malang mengunakan model discrevancy atau model kesenjangan, Model Evaluasi Berorientasi Tujuan dan Model Evaluasi Berorientasi Keputusan. Kata kunci: evaluasi, pelaksanaan program, Bahasa arab
Strategi Modeling Partisipan Dalam Meminimalkan Sikap Pemalu Anak: Studi Single Case Research Lian G. Otaya
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melihat perubahan perilaku belajar dalam hal meminimalkan sikap pemalu anak bercerita di depan kelas sebagai akibat dari perlakuan penggunaan strategi modeling partisipan. Subjek yang diteliti adalah salah seorang anak bernama “X” yang bersekolah disalah satu Taman Kanak-Kanak di Kota Gorontalo. Metode penelitian menggunakan single case research untuk menguji secara langsung pengaruh strategi modeling partisipan dalam meminimalkan sikap pemalu anak bernama “X” bercerita di depan kelas. Desain yang diambil dalam penelitian ini adalah desain A-B-A yaitu mengumpulkan data perilaku sasaran (target behavior) pada kondisi garis dasar (baseline) awal (A) sampai data stabil dan belum mendapat intervensi apapun. Setelah data stabil pada kondisi garis dasar (baseline) awal (A), lalu intervensi (B) diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi modeling partisipan efektif dalam meminimalkan sikap pemalu anak. Melalui strategi ini anak dapat lebih mudah belajar, berlatih, dan mengembangkan diri karena aktivitas utamanya difokuskan pada hal-hal yang menarik minatnya. Kemudian, menempatkannya pada lingkungan yang mendukung dan dapat menerima kondisinya yang berbeda dari rata-rata anak, karena hal tersebut akan dapat meningkatkan rasa percaya dirinya serta memudahkannya untuk lebih cepat belajar menyesuaikan diri. Mengingat untuk meningkatkan kepercayaan diri adalah sebuah proses yang butuh waktu, bukan hal yang sekali jadi.
Kultur Sekolah dan Kinerja Peserta Didik Man Yogyakarta Iii Nurul Imtihan
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan karakteristik kultur sekolah dan kinerja siswa fokus pada upaya mengkaji (1) karakteristik kultur sekolah terkait dengan aspek sejarah, visi dan misi, core value, dan artifak; (2) karakteristik kinerja siswa dan subkultur yang menopangnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kulaitatif-naturalistik. Objek penelitian ini adalah berupa aspek artifisial dan dinamika psikologis-behavioral dalam kehidupan sekolah di MAN Yogyakata III. Data penelitian ini dikumpulkan melalui dokumen, observasi berperan serta, dan wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, karyawan, dan peserta didik. Analisis data dilakukan mengacu pada model analisis induktif Guba. Langkah memproses data secara naturalistik dalam hal ini ialah: pertama, menyatukan ke dalam unit-unit; kedua, katagorisasi; ketiga, membuat dan merumuskan teori; keempat, menuliskan teori dengan cara menguraikan temuan-temuan dalam bentuk penelitian kasus. Temuan penelitian menunjukan: (1) karakteristik kultur sekolah yang berkembang terkait erat dengan aspek sejarah madrasah ini. (2) Kelahiran visi menjadi momentum upaya rekulturisasi yang membawa kemajuan. (3) ULTRAPRIMA adalah visi sekaligus konsep khas mengenai sistem nilai budaya utama (core value) yang diwujudkan dengan menanamkan kedisiplinan, kerja keras, kerja sama, kemandirian, kompetisi dan semangat membaca. (4) Internalisasi visi dan nilai ULTRAPRIMA pada pribadi komunitas sekolah dilakukan dalam sebuah lingkungan belajar yang didesain dengan konsep ‘Kampus Hijau’. (5). Karakteristik kinerja peserta didik dapat dikatagorikan dalam dua bagian yaitu peserta didik yang berkinerja tinggi, memiliki subkultur positif yang berasumsi bahwa memenangkan persaingan membutuhkan kesungguhan, dan bahwa prestasi dan prestise adalah sesuatu yang harus diperjuangkan dan dipertahankan. Kedua, siswa yang berkinerja rendah, memiliki subkultur negatif yakni menganggap bahwa masih terdapat inkonsistensi dalam pengawasan penerapan tata tertib yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pelanggaran, dan krisis persepsi diri.
Asesmen Perkembangan Anak (Studi Kasus Asesmen Perkembangan Anak Usia 2 Tahun) Sitti R. Talango & Wiwik Pratiwi
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman terhadap tahapan tumbuh kembang dapat dilakukan melalui proses asesmen. Asesmen yaitu suatu proses pengumpulan informasi dalam rangka mengambil keputusan. Pengmpulan informasi berupa data yang didapatkan melalui proses pengamatan dengan berbagai macam alat penilaian seperti, skala penilaian, ceklis, rubrik. Jika ruang lingkupnya perkemangan anak usia dini, maka keputusan yang diambil adalah pemberian layanan atau pun perlakuan yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan tumbuh kembangnya.
Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Model Pisa Konten Numerik Level 1 Sampai 3 Suciati & Hary Bangkit Subagyo
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal model PISA konten numerik khususnya materi operasi hitung bilangan pada level 1 sampai 3 (level rendah). Penelitian dilakukan dengan teknik survey dengan subjek sebanyak 32 siswa kelas VII SMP N 10 Tarakan. Identifikasi kesalahan siswa dihimpun dengan menggunakan 24 butir tes pilihan ganda beralasan (two tier multiple choice item). Instrumen dikembangkan dengan mengacu framework literasi matematika dari PISA. Data respon peserta tes dianalisis dengan statistik deskriptif dan selanjutnya dibuat persentase dari masing-masing jenis kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rerata capain kompetensi siswa hanya 34 % atau hanya mampu menyelsaikan 4 soal dari 12 soal yang diberikan pada masing-masing komptensi. Kesalahan yang banyak dilakukan siswa adalah kesalahan dalam menginterprestasikan simbol – simbol, grafik, tabel dalam matematika. Selain itu siswa juga kurang cermat dalam melakukan proses perhitungan
Sistem Manajemen Lembaga Pendidikan Islam Dipengaruhi oleh Politik Sri Sudiarti; Kasful Anwar US; Ahmad Syukri Saleh
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v8i1.965

Abstract

Respons negara terhadap kebutuhan umat Islam dengan memasukkan lembaga pendidikan Islam baik pada tingkat madrasah sampai pada tingkat pendidikan tinggi Islam sebagai pendidikan yang sama dengan sekolah umum dan pendidikan tinggi umum dalam sistem pendidikan nasional merupakan upaya pemerintah dalam memajukan pendidikan umat Islam di Indonesia. Perlu disadari bahwa kebijakan yang diambil terhadap pendidikan seharusnya tidak di intervensi oleh politik dan tekanan pihak manapun. Sehingga kebijakan tersebut dapat menghasilkan sebuah aturan yang berorientasi pada tujuan pendidikan serta melahirkan generasi yang baik.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah Karmila Karmila
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dengan subjek penelitian berjumlah 41 siswa yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 20 perempuan pada kelas IV SDN Telaga Kecamatan Telaga Hulawa, Kota Gorontalo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN Telaga Kecamatan Telaga Hulawa, Kota Gorontalo. Fokus penelitian adalah penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dan hasil belajar IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Tekhnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan hasil belajar IPA melalui Pembelajaran Berbasis Masalah pada siswa kelas IV SDN Telaga Kecamatan Telaga Hulawa, Kota Gorontalo. Dimana siklus I berada pada kategori sedang sedangkan pada siklus II berada pada kategori tinggi. Selain itu aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan. Dengan demikian Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Telaga Kecamatan Telaga Hulawa, Kota Gorontalo.
KEPEMIMPINAN KETUA YAYASAN DALAM MEWUJUDKAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN DI SD SWASTA Lisdawati Muda
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2019): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v7i1.1006

Abstract

Lembaga pendidikan dasar /SD swasta merupakan sebuah organisasi formal untuk melaksanakan kegiatan pendidikan dan pembelajaran di tingkat dasar yang melibatkan peran yayasan, guru, peserta didik, orang tua dan semua stakeholder terkait. Di dalam sebuah lembaga pendidikan dasar khususnya SD berstatus swasta tentunya sangat dipengaruhi oleh peran yayasan dalam menggerakkan semua aspek yang meliputi seluruh proses pembelajaran. Terkait dengan hal tersebut, maka seyogyanya peran yayasan yang dimotori oleh Ketua Yayasan amat dibutuhkan bukan hanya sekedar memberi dan menerima kritik dan saran dalam rangka perbaikan dan pengembangan lembaga pendidikan akan tetapi lebih daripada itu seorang Ketua Yayasan diharapkan bisa menjalankan peran kepemimpinannya dalam mengayomi, mengatur, mengarahkan dan membimbing SDM di lembaga pendidikan. Demikian pula seorang Ketua Yayasan dituntut agar dapat menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan orang tua peserta didik (komite), pemerintah dan semua komponen yang berkepentingan dalam membangun, menumbuhkembangkan dan mempertahankan kualitas pendidikan khususnya di lembaga pendidikan dasar/SD swasta.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN (STUDY KASUS MTS DARUL KHAIR MASING, KEC. BATUI, KAB. BANGGAI, SULAWESI TENGAH) Nur Gamar
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2019): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v7i1.1009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) sumber-sumber pembiayaan pendidikan MTs Darul Khair Masing Luwuk Banggai; (2) prosedur Manajemen anggaran pendapatan pembiayaan pendidikan MTs Darul Khair Masing Luwuk Banggai; (3) penggunaan anggaran belanja pembiayaan pendidikan MTs Darul Khair Masing Luwuk Banggai; (4) Pertanggungjawaban pembiayaan pendidikan MTs Darul Khair Masing Luwuk Banggai ; dan (5) Pengawasan pembiayaan pendidikan TK An-Nur Luwuk Rajawali Banggai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, yaitu proses data, penyajian data, dan kesimpulan awal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Sumber-sumber pembiayaan pendidikan bersumber dari masyarakat umum, orang tua santri, dan donator tetap, (2) prosedur Manajemen anggaran pendapatan pembiayaan pendidikan sudah dibuat dalam bentuk program pencapaian anggaran pendapatan. Program-program tersebut berdasarkan jangka waktu yang telah ditetapkan, yaitu: Manajemen anggaran pendapatan pembiayaan jangka pendek dan menengah; (3) penggunaan anggaran belanja pembiayaan pendidikan disesuaikan dengan manajemen awal yang telah dibuat dan disepakati bersama dengan berdasarkan panduan atau patokan yang ada; (4) pertanggungjawaban pembiayaan pendidikanm MTs Darul Khair Masing Luwuk Banggai sudah sesuai dengan manajemen dan dilaksanakan pada akhir tahun. Pelaku penanggungjawab penggunaan anggaran pembiayaan di tersebut adalah bendahara selaku koordinator keuangan; dan (5) dan pengawasan pembiayaan pendidikan MTs Darul Khair Masing Luwuk Banggai ditugaskan pada tim khusus yang bertugas mengawasi dan mengotrol keuangan. Tim yang terlibat dalam pengawas anggaran adalah masyarakat selaku orang tua santri, humas, stakeholders pondok, dan pembina santri.