cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
TEACHING WRITING NARRATIVE TEXT BY USING COMBINING NUMBERED HEADS AND PLACEMAT STRATEGIES FOR VIII GRADE JUNIOR HIGH SCHOOL Rahayu, Melta Kemala; M.Pd, Belinda Analido
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

        AbstractMelta Kemala Rahayu.(09040418). Mengajar Writing Narrative teks dengan menggunakan gabungan Numbered Heads and placemat Strategies  untuk kelas VIII  Sekolah Menengah Pertama.Makalah. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris . STKIP PGRI Sumatera Barat. 2014.            Dalam makalah ini, penulis akan menerangkan tentang pengajaran writing untuk anak-anak SMP kelas VIII dengan mengabungan dua strategi ‘Numbered Heads’ and ‘Placemat’ strategi. Tujuan pembuatan makalah ini adalah memberikan informasi tentang langkah - langkah pengajaran writing dengan menggunakan Numbered Heads dan placemat strategi yang bertujuan untuk menulis narrative text untuk murid SMP kelas VIII .Numbered heads strategi adalah kelompok diskusi yang mana setiap siswa dalam kelompok diberi “Numbered Heads” (1, 2, 3 dan 4) yang digunakan guru untuk meningkatkan tanggung jawab siswa pada pertanyaan dalam diskusi kelompok dan strategi ini dapat membantu siswa untuk aktif dan efektif dalam mengungkapkan ide untuk menulis sebuah paragraph kemudian guru memanggil siswa secara acak, Sedangkan, Placemat Strategi adalah strategi yang menggunakan beberapa pertanyaan kemudian siswa bisa mengungkapkan ide – ide mereka ke dalam kertas besar yang dibagi empat bagian kemudian ditengahnya dibuat persegi empat atau lingkaran untuk ide kuncinya, selanjutnya dari beberapa ide dikembangkan menjadi  paragraf.. Tujuan dari penggabungan dua strategi ini agar siswa menjadi lebih aktif, efektf, efisien dalam menulis dan panduan bagi guru dalam mengajar menulis.
TEACHING READING BY COMBINING CLICK AND CLUNK AND ABOUT/ POINT STRATEGIES AT GRADE ELEVENTH OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS WULAN SARI, SRI WAHYUNI; Riza, Armilia
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenulisan makalah ini bertujuan untuk menambahkan pengetahuan guru dalam mengajarkan  membaca Narrative Text dan memberikan informasi tentang teknik-teknik pengajaran Reading dengan menggunakan Click and Clunk dan About/Point strategi yang bertujuan untuk memahami narrative text untuk murid SMA kelas XI. Click and Clunk adalah strategi yang membantu siswa mudah untuk memahami kata-kata sulit yang ditemukan di dalam teks yang mereka baca. Strategi ini lebih mengedepankan pada aktifitas siswa dalam mendapatkan informasi yang diperoleh dari sumber bacaan. About/ Point adalah cara membuat siswa mudah untuk mencari tahu ide pokok dan ide pendukung yang mereka temukan didalam teks yang mereka baca. Perpaduan dua strategi ini sangat membantu perkembangan siswa untuk mendapatkan informasi tentang sebuah teks, dengan strategi ini siswa juga bisa mengetahui makna atau arti dari teks yang mereka baca. Dan juga untuk memotivasi siswa dalam membaca. Penulis juga mengharapkan agar penggabungan strategi- strategi ini bisa menjadi panduan bagi guru dalam mengajar membaca.
TEACHING READING ON NARRATIVE TEXT BY COMBINING VOCABULARY SELF COLLECTION STRATEGY WITH IT SAYS I SAY AND SO STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Putra, Deski Yuli; Hadi, M.pd, Imron
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMembaca adalah salah satu keahlian yang harus dikuasai, namun banyak dari siswa mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan dasar membaca, kosa kata, pengetahuan tentang latar belakang topik yang mereka baca, dan ketidakpahaman siswa tentang struktur organisasi dalam teks. Salah satu strategy yang dapat digunakan umtuk membantu siswa mengatasi kesulitan itu adalah dengan mengkombinasikan Vocabulary Self-Collection strategy dengan it says… I say and so strategy. Konsep dari kedua strategi ini adalah guru membimbing siswa dalam mengembangkan ide untuk menemukan informasi di dalam teks dan menuliskan ke dalam teks yang telah disediakan. Setelah membaca teks yang di berikan, mereka harus menuliskan pengetahuan dasar mereka mengenai materi yang di ajarkan. Kemudian guru memberikan waktu dan membatasi waktu tersebut kepada siswa. Kemudian mereka harus menemukan dan menuliskan informasi yang terdapat di dalam teks. Pada akhir kegiatan  siswa harus membuat sebuah kesimpulan yang mereka dapatkan dengan menggabungkan pengetahuan dasar mereka dan informasi yang ada di dalam teks sehingga mereka bisa memahami isi teks yang telah dipelajari.
PRACTICING READING ALOUD BY COMBINING CHORAL READING AND FLEXIBLE GROUPING STRATEGIES FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Wuarlela, Yunita Synthia; M.Pd, M. khairiIkhsan,
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Membaca Nyaring ( reading aloud ) adalah aktivitas yang dilakukan dengan membaca teks secara lantang berdasarkan teks tersebut. Oleh karena itu, siswa harus memiliki kemampuan dalam membaca nyaring sehingga mereka dapat memahami materi yang diajarkan oleh guru. Akan tetapi, siswa masih mempunyai kesulitan dalam membaca nyaring. Oleh sebab itu, guru harus menemukan strategi yang menarik agar siswa memiliki semangat dan senang serta tertarik untuk belajar bahasa Inggris dan siswa mampu melakukan aktivitas membaca nyaring. Dalam makalah ini penulis membahas bagaimana mengajarkan membaca nyaring dengan menggunakan dua strategi yaitu choral reading and flexible grouping. Choral reading merupakan strategi yang mengajarkan bagaimana membaca sebuah teks  dengan suara yang pas serta intonasi yang tepat sesuai dengan teks yang dibaca. Flexible Grouping ialah salah satu strategi yang cocok untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca nyaring ,  siswa mampu menyumbangkan ide – ide kepada siswa lain yang mempunyai sedikit pengetahuan bagaimana membaca sebuah teks dengan ekspresi dan gaya bahasa yang bagus. Dalam melakukan strategi ini, siswa diminta untuk memberikan ide mereka kepada siswa lain dengan memilih kelompok mana yang mereka minati. Dan mendiskusikan hasil dari apa yang telah mereka pelajari. 
TEACHING WRITING ON DESCRIPTIVE BY COMBINING FLOWER AND COPS (CAPITALIZATION, OVERALL APPEARANCE, PUNCTUATION, AND SPELLING) STRATEGIES AT JUNIOR HIGH SCHOOL Riri P, Angla; Susanti, Rina
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Dalam penulisan makalah ini, penulis akan mendiskusikan salah satu dari empat keterampilan berbahasa, yakni keterampilan menulis. Menulis merupakan suatu keterampilan yang harus dikuasai oleh setiap siswa karena dengan menulis dapat menyalurkan dan menyampaikan wawasan dan ilmu pengetahuan kepada orang lain melalui teks. Tetapi kenyataannya di lapangan masih ditemukan kesulitan siswa dalam menulis teks yang benar. Dalam makalah ini penulis membahas dua strategi yang dikombinasikan untuk membantu siswa dalam menulis yaitu strategi Flower dan Capitalization Overall Appearance Punctuation Spelling (COPS).Strategi ini mudah untuk diterapkan. Dimulai dengan siswa memilih topic yang menarik dan sesuai yang nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah teks. Dalam menyusun kalimat siswa menggunakan diagram yang ada di dalam strategi ini dalam menyusun sebuah teks yang benar. Setelah itu siswa dibantu dalam mengoreksi kesalahan-kesalahan yang biasa terjadi dalam menulis seperti penggunaan huruf besar, kerapian, tanda baca, dan ejaan. Adapun kelebihan strategi ini adalah siswa akan memiliki kemampuan untuk memerintahkan dirinya sendiri dengan berdasarkan pertanyaan yang menjadi acuan utama dalam menulis sebuah teks yang benar.
TEACHING WRITING REPORT TEXT BY USING TREE AND COLA STRATEGY FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Angraini, Ridia; Hadi, M.Pd, Imron
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKMenulis merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai selain keterampilan berbicara, keterampilan mendengar, dan keterampilan membaca. Namun kebanyakan dari siswa mengalami kesulitan dalam menulis terutama mengeluarkan ide. Hal ini dapat dilihat dari rendahnya nilai siswa dalam kemampuan menulis (writing skill). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan menulis siswa, baik dari guru ataupun dari siswa itu sendiri. Faktor dari siswa seperti yang pertama, siswa kesulitan mencari topik yang akan ditulisnya, kedua lemahnya kemampuan siswa dalam mendapat ide untuk menulis, sedangkan dari guru permasalahanya adalah guru sangat sulit menemukan strategi dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa sehingga mengurangi ketertarikan terhadap proses pembelajaran menulis. Dalam makalah ini penulis mencoba menguraikan salah satu streategi baru dengan cara mengkombinasikan dua buah strategi agar siswa termotivasi untuk mengeluarkan ide-ide nya ke dalam sebuah essay berdasarkan pengalamannya. strategi tersebut adalah kombinasi Tree dan COLA strategi . Tree strategi adalah sebuah strategi yang membantu siswa dapat menulis dengan baik berdasarkan langkah-langkah penulisan yang baik. Sedangkan, COLA strategi adalah sebuah strategi yang mengarahkan siswa untuk menrefisi kembali tulisan yang telah mereka tulis sehingga akan membuat tulisan mereka menjadi lebih kelihatan baik. Maka dari tiu, penulis mengkombinasikan dua buah strategi tersebut dengan tujuan siswa akan lebih bisa untuk meningkatkan kemampuan menulis dan juga siswa akan mendapatkan pengetahuan sekaligus nilai yang bagus.
TEACHING READING BY COMBINING REQUEST AND QUESTIONING THE AUTHOR STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Vionita, Foni; Analido, M.Pd, Belinda
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Membaca adalah salah satu keterampilan bahasa yang perlu di kembangkan oleh berbagai jenjang pendidikan, karena membaca adalah salah satu hal penting disamping berbicara, mendengar, dan menulis. Dengan membaca kita lebih banyak mengetahui hal-hal yang dulunya tidak kita ketahui menggunakan bahasa Inggris. Dari teks yang di baca tersebut kita dapat memperoleh informasi yang berhubungan dengan hal yang kita senangi. Minat yang timbul itu merupakan dorongan yang membuat kita merasa tertarik untuk membaca dan memahami apa yang di sampaikan oleh penulis melalui tulisannya. Makalah ini bertujuan untuk membantu mengatasi salah satu satu dari sekian banyak permasalahan yang ada dalam pengajaran membaca (reading) pada sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu makalah ini juga dimaksudkan sebagai masukan bagi guru-guru bahasa inggris dalam melaksanakan pelajaran sehingga siswa tertarik dan termotivasi untuk belajar membaca khususnya dalam pemahaman narrative text. Untuk proses belajar mengajar Bahasa Inggris, diperlukan adanya suatu strategi pembelajaran yang tepat dan efektif, yang bisa membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan mereka di dalam belajar Bahasa Inggris. Request strategi dan Questioning the Author strategi  adalah sebagai salah satu dari strategi dalam pengajaran membaca dikelas, yang dapat membantu siswa lebih aktif untuk  mengidentifikasi konsep dan pernyataan yang berhubungan dengan teks, dan siswa dapat memahami teks dengan mudah. Tujuan dari penggabungan dua strategi ini agar siswa termotivasi untuk membaca dan siswa menjadi lebih aktif dan kreatif dalam belajar bahasa Inggris khususnya membaca. 
TEACHING READING OF DESCRIPTIVE TEXT BY COMBINING OF SAY SOMETHING STRATEGY AND THREE MINUTE PAUSE STRATEGIES AT JUNIOR HIGH SCHOOL Sari Putri, Eka; Elmiati, Elmiati
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMakalah ini bertujuan untuk membantu guru dalam mengatasi permasalahan yang ada dalam pengajaran Reading pada Sekolah Menengah Pertama  (SMP). Selain itu makalah ini bertujuan sebagai masukan bagi guru-guru bahasa Inggris dalam melaksanakan pengajaran reading untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa.Dalam makalah ini penulis membahas dan menjelaskan penggunaan penggabugan strategi Say Something dengan strategi Three Minute Pause dalam pengajaran reading teks Descriptive untuk pengajaran Reading di SMP. Strategi ini digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam memahami teks. Dalam penggunaan dua strategi yang dikombinasikan tersebut, siswa diminta untuk membaca sebuah teks dan menceritakan isi teks sesuai pemahaman siswa.   Setelah itu, siswa diminta untuk berbagi informasi dengan teman yang lainnya.  Untuk menguji pemahaman siswa disuruh untuk membuat ringkasan dari teks yang tealah di baca. Kemudian siswa membaca hasil ringkasannya tersebut di depan kelas. Sehingga siswa tidak hanya memahami teks tersebut tetapi juga mampu mengucapkan dan berbagi informasi dengan siswa yang lainnya tentang apa yang mereka pahami dari teks bacaan yang telah dibaca.Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa dengan mengkombinasikan dua strategi ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca, terutama dalam memahami isi teks yang dibaca oleh siswa. Siswa dapat dengan mudah memahami dan mengungkapkan secara lisan dari teks yang akan dibaca. Selain itu,  dengan mengkombinasikan dua strategi ini juga melatih siswa untuk berpikir lebih kritis.
TEACHING SPEAKING BY COMBINING INSTRUCTIONAL CONVERSATION AND DIRECT INSTRUCTION STRATEGIESOF SENIOR HIGH SCHOOL Wulandari, Delvia; S.S, M.Pd, Siska,
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract               Makalah ini ditulis bertujuan untuk membantu mengatasi salah satu dari sekian banyak permasalahan yang ada dalam pengajaran membaca (speaking) pada sekolah menengah atas (SMA). Selain itu makalah ini juga dimaksudkan sebagai masukan bagi guru-guru Bahasa Inggris dalam melaksanakan pelajaran Speaking agar siswa tertarik dan bisa belajar lebih aktif dan lancar berbicara di kelas.            Dalam makalah ini penulis membahas bagaimana pengajaran Speaking melalui penggabungan strategi Instructional Conversation dan strategi Direct Instruction. Ada beberapa langkah yang digunakan dalam penggabungan dua strategi ini secara garis besar, strategi yang pertama adalah strategi Instructional Conversation yang membuat siswa mudah untuk mengembangkan ide sehinggga ketika mereka berbicara menjadi lebih lancar dan tidak banyak membutuhkan waktu dalam berfikir . Strategi yang kedua adalah Direct Instruction yang membuat siswa lebih mudah dalam memahami materi atau informasi yang diberikan guru terkait dengan materi. Perpaduan dua strategi ini sangat membantu perkembangan siswa untuk mengembangkan ide dan siswa juga lebih aktif dan lancar lagi saat berbicara di kelas, dengan strategi ini juga bisa menimbulkan kreativitas siswa dalam menghasilkan sebuah percakapan yang bagus dan berkualitas dalam berbicara. Penulis juga mengharapkan agar penggabungan strategi-strategi ini bisa menjadi panduan bagi guru dalam mengajar berbicara. 
TEACHING READING COMPREHENSION BY COMBINING REQUEST STRATEGY AND 3-2-1 (THREE TWO ONE) STRATEGY FOR SENIOR HIGH SCHOOL Suriani, Neneng; S.S, M.Pd, Siska,
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenulisan makalah ini bertujuan untuk menambahkan pengetahuan guru dalam mengajarkan  membaca Explanation Text dan memberikan informasi tentang strategi - strategi pengajaran dalam memahami Reading dengan menggunakan Request dan 3-2-1 (Three Two One) strategi yang bertujuan untuk memahami explanation text untuk murid SMA kelas X. Request  adalah strategi meminta guru untuk model perilaku pertanyaan yang baik , untuk memberikan umpan balik kepada siswa tentang pertanyaan mereka , dan untuk membantu siswa memahami isi dari teks yang siswa baca. 3-2-1 (Three Two One) adalah strategi yang minta siswa untuk bisa menentukan 3 hal yang mereka temukan dari membaca teks . 2 hal yang menarik yang mereka temukan dalam teks, dan 1 pertanyaan  yang mereka miliki dalam teks. Membaca adalah salah satu keahlian yang harus dikuasai, namun banyak dari siswa mengalami kesulitan dalam memahami sebuah teks.Hal ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan dasar membaca, kosa kata, pengetahuan tentang latar belakang topik yang mereka baca dan ketidak pahaman siswa tentang struktur organisasi dalam teks. Salah satu yang bisa membantu siswa dalam memahami sebuah teks yaitu dengan mengkombinasikan Request Strategy and Three Two One (3-2-1) Strategy. Dalam strategy ini siswa diminta memahami sebuah teks mengenai materi yang di ajarkan. Tujuan dari strategy ini adalah guru membantu siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan dengan baik. Kemudian guru membentuk mereka dalam beberapa kelompok. Setelah mereka membaca sebuah teks yang telah diberikan, mereka harus bisa menemukaan hal –hal yang penting didalam sebuah teks, bisa juga berupa pertanyaan. Mereka saling berdiskusi antara kelompok yang satu dengan yang lain, Sampai mereka mengerti. Di akhir kegiatan  siswa harus bisa membuat sebuah kesimpulan dari apa yang mereka diskusikan tadi.