Articles
565 Documents
TEACHING SPEAKING BY COMBINING PMI (PLUS, MINUS, INTERESTING) AND GALLERY WALK STRATEGIES FOR JUNIOR HIGH SCHOOL
Elfita, Suryani;
Sariasih, Wiwit
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKÂ Berbicara (speaking) adalah salah satu keterampilan yang harus dikuasai siswa disamping keterampilan bahasa inggris lainnya. Melalui berbicara orang dapat mengembangkan ide mereka dan bisa saling mendapatkan informasi satu sama lainnya. Namun fenomena dilapangan masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam berbicara. Siswa tidak dapat mengembangkan ide karena mereka memiliki kosa kata yang terbatas dan merasa malu untuk mengatakan sesuatu dalam bahasa inggris. Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa strategi yang bisa digunakan dalam pembelajaran berbicara (speaking).Dalam makalah ini penulis mengkombinasikan dua strategi untuk membantu siswa dalam berbicara, yaitu PMI (Plus, Minus, Interesting) strategi dan Gallery Walk strategi. Dalam penerapan strategi kombinasi ini pada awalnya siswa diberikan sebuah topik untuk dibahas. Dimana strategi PMI (Plus, Minus, Interesting) dan Gallery Walk strategi ini saling berhubungan, sehingga penerapannya bisa dipraktekkan dengan sejalan. Penerapan strategi ini sangat memberikan manfaat bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada strategi kombinasi ini mampu membuat siswa berperan aktif dan melatih siswa untuk berbicara (speaking) sebagai tujuan dari penerapan strategi ini.Â
THE EFFECT OF USING SILENT CARD SHUFFLE STRATEGY TOWARD STUDENTSâ WRITING ACHIEVEMENT A Study at Eight Grade Students of SMP N 10 Padang
Safitri, Heni;
Dwitya Sani, Riny;
Ikhsan, M. Khairi
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKDalam pembelajaran Bahasa Inggris, banyak siswa yang masih memiliki kesulitan dalam menulis sebuah teks. Hal itu disebabkan karena beberapa faktor, baik dari siswa itu sendiri maupun dari guru yang mengajar. Dari sekian banyak strategi yang dapat digunakan dalam pembelajaran writing, peneliti memilih untuk menggunakan strategi Silent Card Shuffle Strategy yang bertujuan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Padang, .Peneliti mengambil sampel menggunakan cluster sampling dimana dua kelas di pilih untuk dijadikan sampel. Kemudian peneliti menggunakan flipping coin untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasilnya diperoleh kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Sebelum memberi treatment peneliti memberi pre-test di kedua kelas sampel untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam menulis. Peneliti mengajar selama 8 kali pertemuan di kelas VIII E menggunakan strategy Silent Card Shuffle dan strategi Interactive Writing di kelas VIII D. Test terakhir berupa posttest yaitu untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelas sample. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa strategi Silent Card Shuffle memberikan efek yang signifikan terhadap kemampuan menulis siswa kelas VIII di SMP N 10 Padang. Hal ini ditunjukan dengan tingginya nilai rata-rata differential di kelas eksperimen (VIII E), yaitu 1.57 dibandingkan dengan kelas kontrol (VIII D), yaitu 0.7, dan tingginya nilai T-tes di kelas experiment (3,14) dibanding dengan T-tes di kelas control (1.3).Oleh karena itu diharapkan kepada guru untuk dapat menggunakan strategi Silent Card Shuffle dalam pembelajaran dan pengajaran writing skill.
THE EFFECT OF PHILOSOPHICAL CHAIRS STRATEGY TOWARD STUDENTSâ SPEAKING COMPETENCE A Study at XI Grade Students of SMAN 11 Padang in Academic Year 2013/2014
Ayumon, Ayumon;
Sesmiyanti, S.S,, Sesmiyanti, S.S,;
Agusni, S.Pd, Agusni, S.Pd
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKÂ Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan strategi Philosophical Chairs terhadap nilai speaking siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris, karena masih banyak nilai siswa yang rendah dalam pembelajaran speaking. Jenis penelitian ini adalah eksperiment. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 11 Padang. Dalam pemilihan sample peneliti menggunakan Software Minitab. Data yang diambil untuk menentukan sample adalah nilai semester 1 kelas XI tahun akademik 2013/2014. Sample yang digunakan adalah kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen, XI IPA 5 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 3 sebagai kelas try out.Dalam meneliti, peneliti menggunakan strategi Phiosophical Chairs dalam kelas eksperimen dan strategi Pair Work dalam kelas control. Perlakuan yang diberikan sebanyak 5 kali pertemuan, materi yang diberikan sesuai dengan silabus percobaan, peneliti mengadakan posttest untuk mengetahui hasil dari pengaruh strategi yang telah dicobakan. Setelah mendapatkan data tersebut, peneliti menganalisa dengan menngunakan rumus Sudjana (2001). Hasil yang didapat menunjukan tidak adanya peningkatan nilai setelah diperlakukan dikelas eksperimen yaitu XI IPA 4, diperoleh t-hitung yaitu 0.16 lebih kecil
TEACHING READING BY COMBINING DISCUSSION AND CIRCLE THE SAGE STRATEGIES AT JUNIOR HIGH SCHOOL
Sari, Risa Mulya;
Sesmiyanti, Sesmiyanti
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
 ABSTRAK   Membaca merupakan keahlian yang diajarkan dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Tujuan pembelajaran reading adalah menjadikan siswa mampu untuk memahami teks yang mereka baca. Siswa mampu memahami dan mengambil informasi dari teks yang dibaca, bahkan bisa meningkatkan pengetahuan dan kosakata siswa. Ada banyak strategi pengajaran yang bisa digunakan oleh guru untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca. Dalam makalah ini, penulis mambahas bagaimana pengajaran reading dengan menggabungkan dua strategi, yaitu; Discussion dan Circle the Sage. Discussion strategi adalah menganalisa ide pokok dari isi bacaan, kalimat pendukung dan point-point penting dalam teks, kemudian didiskusikan secara bersama dalam bentuk kelompok. Circle the sage strategi yaitu dimana siswa disuruh duduk dalam kelompok yang mana setiap kelompok harus menyediakan beberapa pertanyaan yang akan dijawab oleh kelompok lain, dan membagi kelompoknya masing-masing untuk menjawab pertanyaan dari kelompok lain dengan cara bagian kelompok yang dipilih untuk menjawab pertanyaan disuruh untuk pindah kekelompok yang memberi pertanyaan, kemudian kembali kekelompok masing-masing dan membagi hasil jawabannya kekelompoknya. Dari informasi yang diperoleh, siswa membuat sebuah kesimpulan. Dengan demikian kombinasi Discussion dan Circle the Sage Strategi sangat membantu siswa sekolah menengah pertama dalam mempelajari dan memahami teks yang mereka baca.
TEACHING READING BY COMBINING BUDDY READING WITH DOUBLE ENTRY DIARY STRATEGIES AT SENIOR HIGH SCHOOL
Rahmadeni, Haryati;
Hadi, M.Pd, Imron
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKMembaca adalah proses interaksi antara pembaca dan penulis dengan menggunakan teks sebagai media membaca. Berdasarkan pengalaman penulis, ditemukan beberapa masalah yang dihadapi oleh siswa-siswi sekolah tingkat atas dalam pengajaran membaca, seperti: siswa kurang tertarik dalam membaca teks bahasa inggris dan mereka tidak punya kosa kata yang cukup. Didalam mengajar, guru meminta siswa untuk membaca teks sendiri dan membuat latihan tanpa dipandu oleh guru. Akibatnya, siswa tidak mempunyai motivasi dalam membaca dan membuat latihan. Strategi Buddy Reading dengan Double Entry Diary adalah strategi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami sebuah teks. Strategi ini di terapkan di whilst teaching yang di awali dengan siswa membaca sebuah teks bersama pasangannya, tugas pasangannya adalah menyimak dan mengoreksi bacaan pasangannya. Setelah itu, guru meminta siswa membuat kolom. Di kolom bagian kiri, siswa mengkopi langsung kalimat yang terdapat dalam text. Di kolom bagian kanan siswa membagi pemikiran/ide mereka terhadap text yang ada di bagian kiri. Bagaimanapun, semua kegiatan di atas tidak terlepas dari pantauan dan kontrol dari guru yang mengajar. Dalam praktiknya, penerapan strategi Buddy Reading and Double Entry Diary akan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga menimbulkan suasana belajar yang menyenangkan. Dengan demikian, tujuan pembelajaran tercapai dengan baik.
Teaching Listening by Combining Metacognitive and Three-Step Interview Strategy for Senior High School Students
MORINA, ENI;
Octavia,S.Pd, Shanty
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan journal ini bertujuan untuk membahas strategi Metacognitive dan Three-Step Interview dalam pengajaran mendengar (listening) untuk siswa sekolah menengah atas (SMA). Berdasarkan pengalaman penulis, ditemukan beberapa masalah dalam pelajaran mendengar. Adapun permasalahan tersebut sebagai berikut : pertama, siswa tidak dapat memahami kosa kata dalam yang disebabkan kurangnya perbendaharaan kata yang dimiliki siswa. Kedua, kurang menariknya strategi yang diterapkan guru untuk menarik minat siswa mengikuti pelajaran.Strategi Metacognitive dan Three-Step Interview merupakan strategi yang dapat diterapkan dalam memahami materi listening agar siswa/i tertarik dalam mempelajari bahasa inggris. Dalam journal ini, penulis mengajarkan bagaimana mengajarkan listening dengan menggabungkan dua strategi Metacognitive dan Three-Step Interview. Ada tiga proses tahapan yakni: planning, dimana siswa melakukan perencanaan terhadap materi yang akan di pelajari. Monitoring, Pada tahap ini, siswa dapat memantau hasil kerja dengan cara menulis catatan kecil yang berhubungan dengan materi. Evaluating, pada tahap ini siswa dapat mengecek kembali kesesuaian hasil kerja dengan materi yang diperdengarkan.Kemudian, guru membagi siswa kedalam kelompok yang terdiri dari pewawancara dan orang yang akan diwawancarai. Guru memberikan pertanyaan yang akan menjadi topik wawancara pada kelompok. Pada akhir pembelajaran, siswa mempresentasikan hasil wawancara. Guru manyatukan ide dan menyimpulkan materi yang didapat. Hal ini juga diharapkan untuk tercapainya tujuan pembelajaran mendengar (listening) untuk siswa menengah atas (SMA).
TEACHING READING BY USING COMBINING âTHREE MINUTE PAUSEâ STRATEGY AND âSAY IT LIKE THE CHARACTERâ STRATEGYTO THE FIRST GRADE OF SENIOR HIGH SCHOOL
Kurnia, Nike;
Sandi Sukandi, Syayid
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
 ABSTRAKMembaca merupakan salah satu keahlian yang penting dalam pembelajaran bahasa Inggris yang harus diajarkan oleh seorang guru kepada siswanya. Dalam mengajarkan membaca, guru harus bisa membuat siswanya mengerti akan apa yang dibacanya, tidak hanya mengerti tapi juga harus bisa memahami informasi, menggingat kembali dan juga mampu membuat kesimpulan dari teks bacaan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus punya strategi untuk membuat siswanya mengerti dengan apa yang diajarkan, sehingga siswanya mengerti, tertarik, memahami dan dapat menyimpulkan apa yang mereka baca. Strategi tersebut adalah âThree Minute Pauseâ strategi dan âSay it Like the Characterâ strategi. Strategi ini diajarkan supaya siswa mampu untuk mengingat kembali informasi penting dalam sebuah teks, dan kemudian mereka membuat kesimpulan makna tersendiri dengan menggunakan di beri jeda waktu dan kemudian menyimpulkan dalam bentuk ekspresi diri tentang persaan di depan kelas perorang atau pun berkelompok kata. Ini bertujuan supaya siswa cepat memahami apa yang mereka baca dan mendapatkan inti dari bacaan tersebut. Strategi ini menggunakan narrative text sebagai bahan bacaan untuk siswa. Jadi dengan menggabungkan dua strategi tersebut, siswa akan tertarik dalam belajar membaca dan cepat memahami inti dari teks yang mereka baca.
TEACHERSâ STRATEGIES TO BUILD STUDENTSâ VOCABULARY IN TEACHING READING (A Descriptive Study at Senior High School Teachers in Padang)
Dianata, Efelina;
Yelfiza, Yelfiza;
Perpisa, Lili
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKKosa kata merupakan hal yang paling mempengaruhi dalam setiap pembelajaran bahasa, termasuk dalam mempelajari bahasa Inggris. Ketidaktahuan dan kekurangan pemahaman siswa terhadap kata-kata sangat berpengaruh pada penguasaan siswa terhadap apa yang sedang dibacanya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, peran guru dalam membangun pemahaman siswa sangat penting. pemahaman siswa terhadap sebuah teks diawali dengan pemahaman mereka terhadap kata-kata yang membentuk teks tersebut. Pemahaman siswa ini mencakup mereka mengetahui arti dari kata-kata yang ada di dalam teks dan penguasaan mereka untuk memilih arti yang tepat ketika menemukan kata tersebut didalam teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisa strategi yang digunakan guru untuk membangun pemahaman siswa terhadap kata kata dalam teks. Penilitian ini juga dianalisa melalui beberapa tahapan yaitu, mengumpulan semua data, membaca semua data, menganalisa data, mengelompokan data dan mendeskripsian data. Oleh sebab itu, penelitian ini tergolong kepada penelitian deskriptif-kualitatif. Sumber data untuk penelitian ini adalah guru-guru bahasa Inggris yang mengajar di MAN 2 Padang dan SMA 11 Padang. Adapun yang menjadi partisipan adalah berjumlah 6 orang yang masing-masing sekolah terdiri 3 orang. Berdasarkan data pengamatan yang dikumpulkan dan dianalisa, peneliti menemukan bahwa dalam membangun pemahaman siswa guru mengaplikasikan using translation dan using context. Sementara itu strategi yang lain tidak diaplikasikan.Â
THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTAL SUPPORTS WITH STUDENTS ACHIEVEMENT IN LEARNING ENGLISH (A Study at Tenth Grade Students of SMA N 6 Padang in Academic Year 2013-2014)
Lestari, Mega;
Sesmiyanti, Sesmiyanti;
Octavia, Shanty
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK     Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi belajar bahasa Inggris siswa adalah dukungan orang tua. Semakin baik dukungan yang diberikan orang tua terhadap anak, maka semakin tinggi prestasi belajar yang diperoleh oleh anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dengan prestasi belajar bahasa Inggris di SMA Negeri 6 Padang, khususnya pada kelas X. Ada 9 kelas untuk kelas X di SMA Negeri 6 Padang yang dijadikan populasi untuk penelitian ini, dengan jumlah total populasi 292 siswa. Selanjutnya penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling, dengan total 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 20 sampai dengan 24 Januari 2014. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 24 pertanyaan. Hasil analisis menunjukkan lebih sebagian besar (53,1%) responden mendapatkan dukungan yang baik dari orang tua, sebagian besar (59,3%) siswa prestasi belajar bahasa Inggris yang tinggi. Dan hasil Chi-Square dengan X2 calculate > X2 table menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan orangtua dengan prestasi belajar bahasa Inggris di SMA Negeri 6 Padang kelas X. Diharapkan kepada orang tua untuk memberikan dukungan kepada anak dalam belajar bahasa Inggris agar anak mendapatkan prestasi belajar yang bagus.
TEACHING READING BY USING MINDâS EYE STRATEGY AND STORY IMPRESSION STRATEGY FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT
Englasari, Dini;
Sariasih, Wiwit
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKÂ Membaca merupakan keahlian penting yang harus dimiliki seorang siswa, karena dengan membaca siswa dapat memperluas wawasannya. Banyak siswa yang malas dan tidak tertarik untuk membaca. Untuk itu penulis akan mengenalkan kombinasi strategy, dimana pendidik mengajar dengan mengkombinasikan dua strategy dalam satu waktu pengajaran. Strategy itu adalah Mindâs Eye dan Story Impression.Mindâs Eye dan Story Impression strategy adalah penggabungan dua buah strategy yang akan membantu siswa untuk mampu dan semangat dalam proses belajar mengajar dikelas, karena siswa akan disuruh untuk bekerja dalam sebuah kelompok kecil untuk membuat sebuah paragraph dari sebuah text yang akan diberikan guru berdasarkan pemikiran dan kerjasama mereka dalam kelompok tersebut. Sehingga dengan adanya kegiatan tersebut juga akan membuat siswa menjadi lebih aktif, mampu bekerjasama dalam sebuah kelompok dan mereka bisa membandingkan hasil pemikiran mereka dengan teman sekelasnya.Dalam penulisan makalah ini, penulis berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi guru, terutama guru bahasa inggris. Selain itu strategy pembelajaran ini bisa membuat siswa untuk tidak merasa malas dan bosan dalam pelajaran membaca serta bisa membuat siswa mengembangkan pemikiran mereka, lebih aktif didalam kelas dan bisa menghargai serta menerima masukan dalam kerjasama sebuah kelompok.